Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

RE: [astronomi_indonesia] Inti galaksi bimasakti.

Expand Messages
  • Faidzin Firdhaus
    Mungkin gak, supermassive blackhole itu berasal dari blackhole biasa yang kemudian menelan massa di sekitarnya sehingga bertambah massive. Menelan terus dan
    Message 1 of 15 , Apr 30, 2007
    • 0 Attachment

      Mungkin gak, supermassive blackhole itu berasal dari blackhole biasa yang kemudian ‘menelan’ massa di sekitarnya sehingga bertambah massive. Menelan terus dan begitu terus hingga menjadi supermassive dan menekan kurva gravitasi semakin dalam, mengayun bintang-bintang di sekitarnya dan jadilah galaksi.

      (hehe teori ngawur dari akuntan)

       

      Atau dengan kata lain: mungkin gak sih blackhole menambah massa dan gravitasinya dengan menelan massa di sekitarnya?

       

      Mr. Pleiades

       

      From: astronomi_indonesia @ yahoogroups.com [mailto:astronomi_indonesia @ yahoogroups.com] On Behalf Of anton william
      Sent: 01 Mei 2007 13:10
      To: astronomi_indonesia @
      yahoogroups.com
      Subject: Re: [astronomi_indonesia] Inti galaksi bimasakti.

       

      Halo Adi,

      Tepat di tengah Galaksi Bima Sakti, terdapat seekor naga besar yang siap mencaplok setiap benda yang terpeleset mendekati si naga :). Baru-baru ini  diketahui kalau naga itu adalah sebuah lubang hitam super masif (supermassive blackhole, persis salah satu judul lagu Muse :P).

      Lubang hitam super masif  tidak seperti lubang hitam yang "wajar" kita kenal karena massanya sangat-sangat- sangat besar (mungkin sekitar 10 miliar kali massa matahari!!!) .

      Akibat keberadaan lubang hitam super masif di pusat Galaksi maka bintang-bintang di dekat pusat Galaksi akan berayun dengan hebat, dan efek ayunan kencang inilah yang membuat ilmuwan mengetahui ada lubang hitam super masif di sana .

      Tentunya lubang hitam super masif di pusat galaksi membuat ilmuwan bertanya-tanya: bagaimana benda semacam ini bisa berbentuk? Menurut teori yang kita ketahui tentang evolusi bintang, lubang hitam adalah hasil akhir dari evolusi bintang bermassa besar (saya beri rentang massa bintang ini >10 massa matahari). Teori lain juga meneyebutkan lubang hitam adalah hasil dari penggabungan dua bintang neutron. tetapi batas massanya mungkin maksimal hanya 200 massa matahari.

      Berarti dari mana asalnya lubang hitam super masif itu ya (ingat, massanya 10 milyar kali massa matahari!!!) ? Ga tau pasti.. dari langit kali ya? :)). Hehehe..

      Pastinya jawaban dari teka-teki mengenai lubang hitam super masif harus melibatkan teori astrofisika yang lebih baru. Satu lagi, teori baru ini harus berhubungan baik dengan sejarah pembentukan Galaksi yang sampai saat ini masih dalam perdebatan.

      Saya harap "orang galaksi" bisa menjelaskan hal ini lebih lanjut. Atau peneliti tentang lubang hitam super masif mau unjuk suara? Saya juga ingin tahu kelanjutan cerita ini.

      Berikutnya, kenapa kita bisa berputar mengelilingi matahari? Gawat! Pertanyaannya adalah "kenapa".. Kalau begini mah bisa diinterpretasi macam-macam :D. Kalau pertanyaannya adalah "bagaimana" mungkin saya bisa sedikit menjelaskannya. :)

      Matahari mengelilingi pusat galaksi akibat berlakunya rumusan gravitasi Newton . Dua benda bermassa akan saling berinteraksi secara gravitasional. Efeknya adalah kedua benda tersebut akan saling mengorbit satu sama lain memutari pusat massa sistem. Untuk kasus matahari-Galaksi pusat massa ada di sekitar pusat Galaksi, sehingga efeknya seolah-olah mataharilah yang memutari pusat Galaksi.

      Sedikit informasi, sebenarnya rumusan Newton tentang Gravitasi diuji pada kasus kurva rotasi Galaksi. Pengamatan menunjukkan bahwa kurva rotasi galaksi tidak fit dengan teori gravitasi Newton . Kenapa tidak fit? Sebagian ahli mengatakan karena keberadaan materi gelap, sebagian kecil lainnya mengatakan karena teori Newton itu keliru untuk objek besar seperti galaksi. Saya harap saudar Hanief bisa membantu menjelaskan masalah ini, karena beliau meneliti tentang kurva rotasi galaksi.

      Segitu dulu deh..
      AW



      adi_primanda <adi_primanda@ yahoo.co. id> wrote:

      Saya mau nanya apa sih yang ada di tengah-tengah galaksi Bima

       

       


      Ahhh...imagining that irresistible "new car" smell?
      Check out new cars at Yahoo! Autos.


      **


      “This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee and could contain information that is confidential; If you are not the intended recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of e-mail transmission through Internet”

    • A-Putra P
      Halo Adi (kaya Anton...) Karena TA gw kmrn ttg galaksi (interaksi galaksi tepatnya) mudah2an bisa cukup menjelaskan... - Apa yang ada di tengah2 galaksi
      Message 2 of 15 , May 1, 2007
      • 0 Attachment
        Halo Adi (kaya Anton...)
        Karena TA gw kmrn ttg galaksi (interaksi galaksi tepatnya) mudah2an bisa cukup menjelaskan...
        - Apa yang ada di tengah2 galaksi Bimasakti?
        Tengah2 tuh maksudnya apa? Pusat galaksi? Sbnrnya kalo exactly pusat galaksi, hmm cukup susah ditentuin...
        Kita harus pny batasan2nya dulu... misal diameter di setiap sisi galaksi itu sbnrnya kan ga mungkin sama di semua tempat...
        Jadi kita menganggap galaksi (spiral) itu piringan yang simetris...
         
        Galaksi spiral adalah salah satu tipe morfologi galaksi (selain eliptical, lenticular, dan irregular)... Contoh galaksi spiral itu
        adalah Bimasakti dan Andromeda. Kenapa disebut spiral? karena dia pny lengan spiral... Nah, galaksi spiral ini dikenal
        memiliki fitur2 sbb, yaitu disk (bagian yang memipih), bulge (bagian yang menonjol di pusat galaksi) dan halo (bagian diluar disk
        n bulge)...
         
        Ada ada di pusat galaksi? yang pasti, bulge itu ada di pusat galaksi... Setiap galaksi spiral punya fitur ini di pusatnya... Kerapatan
        bintang di bulge sangat besar dibandingkan kerapatan di daerah disk, bisa sampe 10.000 kalinya dibandingkan daerah disekitar
        matahari. berarti rapat massa di daerah bulge itu lebih besar dibandingkan disk...gerak bintang2 yang dominan di bulge itu gerak random...
        kurang terstruktur... seperti pada galaksi eliptik. beda sama di disk, gerakan terstrukturnya lebih banyak dibandingkan gerak randomnya... ini
        yang membuat disk itu berbentuk memipih, karena kurangnya gerak acak/random.
         
        Nah, ini berlaku untuk semua galaksi spiral, bukan hanya bimasakti aja... jadi di pusat galaksi Bimasakti (n galaksi2 spiral lainnya) itu ada
        bintang2 biru (karena masih muda) yang jarak antar satu dengan lainnya relatif kecil...
         
        Sebenernya yg gw tangkep dari pertanyaan mas Adi itu kan cuma satu... "Apa yang ada di tengah galaksi Bimasakti sehingga bisa
        membuat kita (matahari) berputar mengelilingi inti galaksi?" Bener ga?
         
        Kalo masalah mengeliling-ngelilingi, itu kan kita bisa menerapkan hukum Newton... Kenapa planet2 bisa mengelilingi matahari?
        sebenernya kan bukan mengelilingi matahari, tapi semua planet (n benda2 langit sekitar) di tata surya + Matahari mengililingi pusat massa
        mereka. Karena Massa matahari JAUH lebih besar dibandingkan massa2 planet, maka pusat massanya ada di Matahari...
         
        Secara prinsip, ini juga bisa diterapkan pada galaksi... tapi kita harus ati2... Galaksi tidak seperti tata surya... Tapi intinya, semua bintang2
        di galaksi harus mengelilingi pusat massa mereka. Dimana gerak2nya itu ntar dikendalikan oleh central force... Dengan memikirkan bahwa
        bintang2 di pusat (bulge) galaksi itu relatif lebih masif dengan kerapatan yang lebih besar dibandingkan bintang2 di disk, ini udah bisa
        menjadi pengarahan kita akan central force-nya galaksi... Tapi seperti td dibilang, bahwa galaksi tidak sepenuhnya sprt tata surya...
        Daerah disk pun menyumbangkan massa kumulatif yang besar kedalam gerak rotasi galaksi... sehingga gerak pada galaksi itu tidak sepenuhnya
        central force...
         
        Untuk masalah supermassive blackhole... mungkin ini juga ada hubungannya... karena dia juga punya efek sampe ke edge galaksi.
        Tapi apakah selalu supermassive blackhole yang "disalahkan" untuk rotasinya galaksi? Kalo, ya... apakah disetiap galaksi spiral
        (pada khususnya) selalu terdapat supermassive blackhole? Kalo tidak... kayanya supermassive blackhole ini jangan sepenuhnya dijadikan
        tersangka...hehehehehe
         
        Maaf kalo ada kesalahan dan keterbatasan...
        Kalo ada (pasti ada) tolong dibenarkan oleh yang lebih ahli...
        Semoga bisa diambil manfaatnya
        Makasih

        ----- Original Message ----
        From: adi_primanda <adi_primanda@...>
        To: astronomi_indonesia@yahoogroups.com
        Sent: Tuesday, May 1, 2007 12:34:08 PM
        Subject: [astronomi_indonesia] Inti galaksi bimasakti.

        Saya mau nanya apa sih yang ada di tengah-tengah galaksi Bima
        Sakti,kenapa kitabisa berputar mengelilingi inti galaksi?




        Ahhh...imagining that irresistible "new car" smell?
        Check out new cars at Yahoo! Autos.
      • nggieng
        logika-nya sih mungkin, tapi ada beberapa hal yang harus dipikirkan. Berapa massa black hole tunggal? Apakah total massa black hole di pusat galaksi itu bisa
        Message 3 of 15 , May 1, 2007
        • 0 Attachment
          logika-nya sih mungkin, tapi ada beberapa hal yang harus dipikirkan.

          Berapa massa black hole tunggal? Apakah total massa black hole di pusat
          galaksi itu bisa mencerminkan persatuan dari blackhole massa tunggal? Itu
          perkara massa.

          Perkara berikutnya adalah, waktu. Berapa waktu yang diperlukan oleh
          bintang untuk menjadi black hole massa tunggal, dan kemudian menjadi black
          hole ber-massa massif? Apakah black hole di pusat galaksi ada lebih
          dahulu? Atau ada bersamaan dengan terbentuknya galaksi? Atau galaksi dulu
          baru ada black hole?

          Apa tidak mungkin ada pre-historic bintang, yang (mungkin) jauh lebih
          'murni' dari bintang2 sekarang (sehingga menjadi lebih massif & umur-nya
          menjadi lebih pendek, sehingga menjadi kandidat kuat untuk menjadi
          super-massif black-hole)?

          Atau, bahwa black-hole ultra massif tersebut merupakan fosil-fosil
          keruntuhan gravitasi di suatu saat di masa lalu, yang, alih-alih jadi
          kumpulan bintang tidak, jadi galaxi tidak; malah 'menggerombol' menjadi
          kumpulan massa super-massif (massif black hole).

          ah, entahlah, setiap kemungkinan itu mungkin, dan seperti-nya masih
          menjadi pembahasan. Gimana teman2 dari galaksi & kosmologi?

          Gpp ngawur, paling tidak, dari masa ke waktu, keingin-tahuan akan
          melahirkan upaya untuk mempelajari, dan akhirnya menjadi 'teori'. Toh pada
          akhirnya, teori yang paling canggih pun harus dipertemukan dengan fakta di
          lapangan.

          So, keep on thinking, cause we are learning something by then!

          > Mungkin gak, supermassive blackhole itu berasal dari blackhole biasa
          > yang kemudian 'menelan' massa di sekitarnya sehingga bertambah massive.
          > Menelan terus dan begitu terus hingga menjadi supermassive dan menekan
          > kurva gravitasi semakin dalam, mengayun bintang-bintang di sekitarnya
          > dan jadilah galaksi.
          >
          > (hehe teori ngawur dari akuntan)
          >
          >
          >
          > Atau dengan kata lain: mungkin gak sih blackhole menambah massa dan
          > gravitasinya dengan menelan massa di sekitarnya?
          >
          >
          >
          > Mr. Pleiades
          >
          >
          >
          > From: astronomi_indonesia @ yahoogroups.com [mailto:astronomi_indonesia
          > @ yahoogroups.com] On Behalf Of anton william
          > Sent: 01 Mei 2007 13:10
          > To: astronomi_indonesia @ yahoogroups.com
          > Subject: Re: [astronomi_indonesia] Inti galaksi bimasakti.
          >
          >
          >
          > Halo Adi,
          >
          > Tepat di tengah Galaksi Bima Sakti, terdapat seekor naga besar yang siap
          > mencaplok setiap benda yang terpeleset mendekati si naga :). Baru-baru
          > ini diketahui kalau naga itu adalah sebuah lubang hitam super masif
          > (supermassive blackhole, persis salah satu judul lagu Muse :P).
          >
          > Lubang hitam super masif tidak seperti lubang hitam yang "wajar" kita
          > kenal karena massanya sangat-sangat-sangat besar (mungkin sekitar 10
          > miliar kali massa matahari!!!).
          >
          > Akibat keberadaan lubang hitam super masif di pusat Galaksi maka
          > bintang-bintang di dekat pusat Galaksi akan berayun dengan hebat, dan
          > efek ayunan kencang inilah yang membuat ilmuwan mengetahui ada lubang
          > hitam super masif di sana.
          >
          > Tentunya lubang hitam super masif di pusat galaksi membuat ilmuwan
          > bertanya-tanya: bagaimana benda semacam ini bisa berbentuk? Menurut
          > teori yang kita ketahui tentang evolusi bintang, lubang hitam adalah
          > hasil akhir dari evolusi bintang bermassa besar (saya beri rentang massa
          > bintang ini >10 massa matahari). Teori lain juga meneyebutkan lubang
          > hitam adalah hasil dari penggabungan dua bintang neutron. tetapi batas
          > massanya mungkin maksimal hanya 200 massa matahari.
          >
          > Berarti dari mana asalnya lubang hitam super masif itu ya (ingat,
          > massanya 10 milyar kali massa matahari!!!)? Ga tau pasti.. dari langit
          > kali ya? :)). Hehehe..
          >
          > Pastinya jawaban dari teka-teki mengenai lubang hitam super masif harus
          > melibatkan teori astrofisika yang lebih baru. Satu lagi, teori baru ini
          > harus berhubungan baik dengan sejarah pembentukan Galaksi yang sampai
          > saat ini masih dalam perdebatan.
          >
          > Saya harap "orang galaksi" bisa menjelaskan hal ini lebih lanjut. Atau
          > peneliti tentang lubang hitam super masif mau unjuk suara? Saya juga
          > ingin tahu kelanjutan cerita ini.
          >
          > Berikutnya, kenapa kita bisa berputar mengelilingi matahari? Gawat!
          > Pertanyaannya adalah "kenapa".. Kalau begini mah bisa diinterpretasi
          > macam-macam :D. Kalau pertanyaannya adalah "bagaimana" mungkin saya bisa
          > sedikit menjelaskannya. :)
          >
          > Matahari mengelilingi pusat galaksi akibat berlakunya rumusan gravitasi
          > Newton. Dua benda bermassa akan saling berinteraksi secara
          > gravitasional. Efeknya adalah kedua benda tersebut akan saling mengorbit
          > satu sama lain memutari pusat massa sistem. Untuk kasus matahari-Galaksi
          > pusat massa ada di sekitar pusat Galaksi, sehingga efeknya seolah-olah
          > mataharilah yang memutari pusat Galaksi.
          >
          > Sedikit informasi, sebenarnya rumusan Newton tentang Gravitasi diuji
          > pada kasus kurva rotasi Galaksi. Pengamatan menunjukkan bahwa kurva
          > rotasi galaksi tidak fit dengan teori gravitasi Newton. Kenapa tidak
          > fit? Sebagian ahli mengatakan karena keberadaan materi gelap, sebagian
          > kecil lainnya mengatakan karena teori Newton itu keliru untuk objek
          > besar seperti galaksi. Saya harap saudar Hanief bisa membantu
          > menjelaskan masalah ini, karena beliau meneliti tentang kurva rotasi
          > galaksi.
          >
          > Segitu dulu deh..
          > AW
          >
          >
          >
          > adi_primanda <adi_primanda@...> wrote:
          >
          > Saya mau nanya apa sih yang ada di tengah-tengah galaksi Bima
          >
          >
          >
          >
          >
          >
          >
          > ________________________________
          >
          > Ahhh...imagining that irresistible "new car" smell?
          > Check out new cars at Yahoo! Autos.
          > <http://us.rd.yahoo.com/evt=48245/*http:/autos.yahoo.com/new_cars.html;_
          > ylc=X3oDMTE1YW1jcXJ2BF9TAzk3MTA3MDc2BHNlYwNtYWlsdGFncwRzbGsDbmV3LWNhcnM-
          >>
          >
          >
          >
          > ________________________________
          >
          > **
          >
          >
          >
          > “This e-mail (including any attachments) is intended solely for the
          > addressee and could contain information that is confidential; If you are
          > not the intended recipient, you are hereby notified that any use,
          > disclosure, copying or dissemination of this e-mail and any attachment is
          > strictly prohibited and you should immediately delete it. This message
          > does not necessarily reflect the views of Bank Indonesia. Although this
          > e-mail has been checked for computer viruses, Bank Indonesia accepts no
          > liability for any damage caused by any virus and any malicious code
          > transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient should check again
          > for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of e-mail
          > transmission through Internet�
          >


          --
          mundus vult decipi, ergo decipiatur
        • ainil syalvianty
          halo , salam kenal, nama saya ainil, mahasiswa astro 2003 ikutan nimbrung yah. untuk memberikan gambaran apakah sebuah lubang hitam dengan massa sebesar
          Message 4 of 15 , May 1, 2007
          • 0 Attachment
            halo , salam kenal, nama saya  ainil, mahasiswa astro 2003
            ikutan nimbrung yah.
            untuk memberikan gambaran apakah sebuah lubang hitam dengan massa sebesar bintang mampu berkembang dengan memakan materi sampai menjadi sebuah supermasif blackhole mari kita tinjau berapa banyak massa yang mampu "dimakan" oleh lubang hitam bintang tunggal ini,
            seberapa banyak materi yang dimakan oleh lubang hitam ini amatlah bergantung dengan  besar massanya, analoginya mungkin seperti ini semakin gemuk badan seseorang kemungkinan asupan makannya lebih besar. untuk lubang hitam seukuran bintang, ia memiliki massa sekitar 3 sampai belasan kali massa matahari. dari perhitungan yang dilakukan oleh pak Eddington (dikenal dengan limit Eddington) diketahui bahwa laju makan si lubang hitam kecil ini hanyalah sekitar 1/100000 massa matahari per tahun, kecil sekali bukan. asumsikan  si lubang hitam ini terbentuk di awal alam semesta dan semenjak saat itu terus menerus memakan materi di sekelilingnya, maka massa  yang dipunyai sekarang adalah sekitar 130000 massa matahari. itupun dengan syarat bahwa tersedia cukup massa di sekelilingnya
            padahal massa sebuah supermassif blackhole adalah sekitar 10 miliar massa matahari.
            belum ada mekanisme pembentukan supermassif blackhole yang memuaskan sampai saat ini, namun diperkirakan lubang hitam ini terbentuk akibat adanya runtuh gravitasi saat terjadi kondensasi (proses pengumpulan awan gas) dalam jumlah awan yang besar pada saat awal galaksi terbentuk. sama halnya dengan proses awal saat  awan berkumpul untuk membentuk bintang, terdapat dua gaya yang bekerja saling berlawanan, yaitu gaya gravitasi yang cenderung menarik materi ke tengah dengan gaya tekan gas yang cenderung mencerai-beraikan awan gas. Nah kemungkinan besar yang terjadi saat pembentukan pusat galaksi adalah gaya gravitasi yang menang. jadi si materi tersebut tidak sempat membentuk struktur yang setimbang semacam bintang, namun langsung menjadi lubang hitam supermassif yang kita temui sekarang.

            nggieng <nggieng@...> wrote:
            logika-nya sih mungkin, tapi ada beberapa hal yang harus dipikirkan.

            Berapa massa black hole tunggal? Apakah total massa black hole di pusat
            galaksi itu bisa mencerminkan persatuan dari blackhole massa tunggal? Itu
            perkara massa.

            Perkara berikutnya adalah, waktu. Berapa waktu yang diperlukan oleh
            bintang untuk menjadi black hole massa tunggal, dan kemudian menjadi black
            hole ber-massa massif? Apakah black hole di pusat galaksi ada lebih
            dahulu? Atau ada bersamaan dengan terbentuknya galaksi? Atau galaksi dulu
            baru ada black hole?

            Apa tidak mungkin ada pre-historic bintang, yang (mungkin) jauh lebih
            'murni' dari bintang2 sekarang (sehingga menjadi lebih massif & umur-nya
            menjadi lebih pendek, sehingga menjadi kandidat kuat untuk menjadi
            super-massif black-hole)?

            Atau, bahwa black-hole ultra massif tersebut merupakan fosil-fosil
            keruntuhan gravitasi di suatu saat di masa lalu, yang, alih-alih jadi
            kumpulan bintang tidak, jadi galaxi tidak; malah 'menggerombol' menjadi
            kumpulan massa super-massif (massif black hole).

            ah, entahlah, setiap kemungkinan itu mungkin, dan seperti-nya masih
            menjadi pembahasan. Gimana teman2 dari galaksi & kosmologi?

            Gpp ngawur, paling tidak, dari masa ke waktu, keingin-tahuan akan
            melahirkan upaya untuk mempelajari, dan akhirnya menjadi 'teori'. Toh pada
            akhirnya, teori yang paling canggih pun harus dipertemukan dengan fakta di
            lapangan.

            So, keep on thinking, cause we are learning something by then!

            > Mungkin gak, supermassive blackhole itu berasal dari blackhole biasa
            > yang kemudian 'menelan' massa di sekitarnya sehingga bertambah massive.
            > Menelan terus dan begitu terus hingga menjadi supermassive dan menekan
            > kurva gravitasi semakin dalam, mengayun bintang-bintang di sekitarnya
            > dan jadilah galaksi.
            >
            > (hehe teori ngawur dari akuntan)
            >
            >
            >
            > Atau dengan kata lain: mungkin gak sih blackhole menambah massa dan
            > gravitasinya dengan menelan massa di sekitarnya?
            >
            >
            >
            > Mr. Pleiades
            >
            >
            >
            > From: astronomi_indonesia @ yahoogroups. com [mailto:astronomi_ indonesia
            > @ yahoogroups. com] On Behalf Of anton william
            > Sent: 01 Mei 2007 13:10
            > To: astronomi_indonesia @ yahoogroups. com
            > Subject: Re: [astronomi_indonesi a] Inti galaksi bimasakti.
            >
            >
            >
            > Halo Adi,
            >
            > Tepat di tengah Galaksi Bima Sakti, terdapat seekor naga besar yang siap
            > mencaplok setiap benda yang terpeleset mendekati si naga :). Baru-baru
            > ini diketahui kalau naga itu adalah sebuah lubang hitam super masif
            > (supermassive blackhole, persis salah satu judul lagu Muse :P).
            >
            > Lubang hitam super masif tidak seperti lubang hitam yang "wajar" kita
            > kenal karena massanya sangat-sangat- sangat besar (mungkin sekitar 10
            > miliar kali massa matahari!!!) .
            >
            > Akibat keberadaan lubang hitam super masif di pusat Galaksi maka
            > bintang-bintang di dekat pusat Galaksi akan berayun dengan hebat, dan
            > efek ayunan kencang inilah yang membuat ilmuwan mengetahui ada lubang
            > hitam super masif di sana.
            >
            > Tentunya lubang hitam super masif di pusat galaksi membuat ilmuwan
            > bertanya-tanya: bagaimana benda semacam ini bisa berbentuk? Menurut
            > teori yang kita ketahui tentang evolusi bintang, lubang hitam adalah
            > hasil akhir dari evolusi bintang bermassa besar (saya beri rentang massa
            > bintang ini >10 massa matahari). Teori lain juga meneyebutkan lubang
            > hitam adalah hasil dari penggabungan dua bintang neutron. tetapi batas
            > massanya mungkin maksimal hanya 200 massa matahari.
            >
            > Berarti dari mana asalnya lubang hitam super masif itu ya (ingat,
            > massanya 10 milyar kali massa matahari!!!) ? Ga tau pasti.. dari langit
            > kali ya? :)). Hehehe..
            >
            > Pastinya jawaban dari teka-teki mengenai lubang hitam super masif harus
            > melibatkan teori astrofisika yang lebih baru. Satu lagi, teori baru ini
            > harus berhubungan baik dengan sejarah pembentukan Galaksi yang sampai
            > saat ini masih dalam perdebatan.
            >
            > Saya harap "orang galaksi" bisa menjelaskan hal ini lebih lanjut. Atau
            > peneliti tentang lubang hitam super masif mau unjuk suara? Saya juga
            > ingin tahu kelanjutan cerita ini.
            >
            > Berikutnya, kenapa kita bisa berputar mengelilingi matahari? Gawat!
            > Pertanyaannya adalah "kenapa".. Kalau begini mah bisa diinterpretasi
            > macam-macam :D. Kalau pertanyaannya adalah "bagaimana" mungkin saya bisa
            > sedikit menjelaskannya. :)
            >
            > Matahari mengelilingi pusat galaksi akibat berlakunya rumusan gravitasi
            > Newton. Dua benda bermassa akan saling berinteraksi secara
            > gravitasional. Efeknya adalah kedua benda tersebut akan saling mengorbit
            > satu sama lain memutari pusat massa sistem. Untuk kasus matahari-Galaksi
            > pusat massa ada di sekitar pusat Galaksi, sehingga efeknya seolah-olah
            > mataharilah yang memutari pusat Galaksi.
            >
            > Sedikit informasi, sebenarnya rumusan Newton tentang Gravitasi diuji
            > pada kasus kurva rotasi Galaksi. Pengamatan menunjukkan bahwa kurva
            > rotasi galaksi tidak fit dengan teori gravitasi Newton. Kenapa tidak
            > fit? Sebagian ahli mengatakan karena keberadaan materi gelap, sebagian
            > kecil lainnya mengatakan karena teori Newton itu keliru untuk objek
            > besar seperti galaksi. Saya harap saudar Hanief bisa membantu
            > menjelaskan masalah ini, karena beliau meneliti tentang kurva rotasi
            > galaksi.
            >
            > Segitu dulu deh..
            > AW
            >
            >
            >
            > adi_primanda <adi_primanda@ yahoo.co. id> wrote:
            >
            > Saya mau nanya apa sih yang ada di tengah-tengah galaksi Bima
            >
            >
            >
            >
            >
            >
            >
            > ____________ _________ _________ __
            >
            > Ahhh...imagining that irresistible "new car" smell?
            > Check out new cars at Yahoo! Autos.
            > <http://us.rd. yahoo.com/ evt=48245/ *http:/autos. yahoo.com/ new_cars. html;_
            > ylc=X3oDMTE1YW1jcXJ 2BF9TAzk3MTA3MDc 2BHNlYwNtYWlsdGF ncwRzbGsDbmV3LWN hcnM-
            >>
            >
            >
            >
            > ____________ _________ _________ __
            >
            > **
            >
            >
            >
            > “This e-mail (including any attachments) is intended solely for the
            > addressee and could contain information that is confidential; If you are
            > not the intended recipient, you are hereby notified that any use,
            > disclosure, copying or dissemination of this e-mail and any attachment is
            > strictly prohibited and you should immediately delete it. This message
            > does not necessarily reflect the views of Bank Indonesia. Although this
            > e-mail has been checked for computer viruses, Bank Indonesia accepts no
            > liability for any damage caused by any virus and any malicious code
            > transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient should check again
            > for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of e-mail
            > transmission through Internet�
            >

            --
            mundus vult decipi, ergo decipiatur


            Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com

          • anton william
            Kalau ada lubang hitam super masif maka semua bintang akan ditelan? Wah, anda baru saja mengajukan salah satu teori mengenai bagaimana proses kehancuran
            Message 5 of 15 , May 2, 2007
            • 0 Attachment
              Kalau ada lubang hitam super masif maka semua bintang akan ditelan? Wah, anda baru saja mengajukan salah satu teori mengenai bagaimana proses kehancuran Galaksi Bima Sakti. Setidaknya teori ini adalah salah satu teroi yang diterima secara luas (namun kebenarannya belum pasti).

              Oh iya, skala waktu memang memegang peran penting dalam penyusunan teori lubang hitam super masif. Selanjutnya kita harus cocokkan teori ini dengan teori pembentukan Galaksi. Seingat saya teori pembentukan Galaksi secara garis besar terpecah menjadi dua, yaitu:
              • Galaksi terbentuk dari subgalaksi. Yang dimaksud subgalaksi ini adalah bintang-bintang, gugus bola. Dalam teori ini bintang terbentuk lebih dahulu dari galaksi. Kemudian bintang-bintang berkumpul akibat gravitasi, dan logika tentang kecepatan sudut membuat galaksi akhirnya memipih.
              • Subgalaksi terbentuk dari Galaksi. Teori ini merupakan akibat dari teori pembentukan alam semesta, dibuktikan dengan pemodelan. Mungkin mirip dengan teori kondensasi.
              Pembentukan lubang hitam super masif dari bintang-bintang juga sering tidak memuaskan jika diujikan pada pemodelan.

              Pastinya "membuat" sebuah galaksi tidak semudah bikin telur dadar; telurnya dipecahkan terus ditumpahkan ke minyak goreng panas dan jadilah telur dadar lengkap dengan "buldge" di tengahnya, hehehehe.. jadi lapar.

              The devil is in the details

              salam,
              AW



              ainil syalvianty <ainilsyalv_01@...> wrote:
              halo , salam kenal, nama saya  ainil, mahasiswa astro 2003
              ikutan nimbrung yah.
              untuk memberikan gambaran apakah sebuah lubang hitam dengan massa sebesar bintang mampu berkembang dengan memakan materi sampai menjadi sebuah supermasif blackhole mari kita tinjau berapa banyak massa yang mampu "dimakan" oleh lubang hitam bintang tunggal ini,
              seberapa banyak materi yang dimakan oleh lubang hitam ini amatlah bergantung dengan  besar massanya, analoginya mungkin seperti ini semakin gemuk badan seseorang kemungkinan asupan makannya lebih besar. untuk lubang hitam seukuran bintang, ia memiliki massa sekitar 3 sampai belasan kali massa matahari. dari perhitungan yang dilakukan oleh pak Eddington (dikenal dengan limit Eddington) diketahui bahwa laju makan si lubang hitam kecil ini hanyalah sekitar 1/100000 massa matahari per tahun, kecil sekali bukan. asumsikan  si lubang hitam ini terbentuk di awal alam semesta dan semenjak saat itu terus menerus memakan materi di sekelilingnya, maka massa  yang dipunyai sekarang adalah sekitar 130000 massa matahari. itupun dengan syarat bahwa tersedia cukup massa di sekelilingnya
              padahal massa sebuah supermassif blackhole adalah sekitar 10 miliar massa matahari.
              belum ada mekanisme pembentukan supermassif blackhole yang memuaskan sampai saat ini, namun diperkirakan lubang hitam ini terbentuk akibat adanya runtuh gravitasi saat terjadi kondensasi (proses pengumpulan awan gas) dalam jumlah awan yang besar pada saat awal galaksi terbentuk. sama halnya dengan proses awal saat  awan berkumpul untuk membentuk bintang, terdapat dua gaya yang bekerja saling berlawanan, yaitu gaya gravitasi yang cenderung menarik materi ke tengah dengan gaya tekan gas yang cenderung mencerai-beraikan awan gas. Nah kemungkinan besar yang terjadi saat pembentukan pusat galaksi adalah gaya gravitasi yang menang. jadi si materi tersebut tidak sempat membentuk struktur yang setimbang semacam bintang, namun langsung menjadi lubang hitam supermassif yang kita temui sekarang.

              nggieng <nggieng@students. itb.ac.id> wrote:
              logika-nya sih mungkin, tapi ada beberapa hal yang harus dipikirkan.

              Berapa massa black hole tunggal? Apakah total massa black hole di pusat
              galaksi itu bisa mencerminkan persatuan dari blackhole massa tunggal? Itu
              perkara massa.

              Perkara berikutnya adalah, waktu. Berapa waktu yang diperlukan oleh
              bintang untuk menjadi black hole massa tunggal, dan kemudian menjadi black
              hole ber-massa massif? Apakah black hole di pusat galaksi ada lebih
              dahulu? Atau ada bersamaan dengan terbentuknya galaksi? Atau galaksi dulu
              baru ada black hole?

              Apa tidak mungkin ada pre-historic bintang, yang (mungkin) jauh lebih
              'murni' dari bintang2 sekarang (sehingga menjadi lebih massif & umur-nya
              menjadi lebih pendek, sehingga menjadi kandidat kuat untuk menjadi
              super-massif black-hole)?

              Atau, bahwa black-hole ultra massif tersebut merupakan fosil-fosil
              keruntuhan gravitasi di suatu saat di masa lalu, yang, alih-alih jadi
              kumpulan bintang tidak, jadi galaxi tidak; malah 'menggerombol' menjadi
              kumpulan massa super-massif (massif black hole).

              ah, entahlah, setiap kemungkinan itu mungkin, dan seperti-nya masih
              menjadi pembahasan. Gimana teman2 dari galaksi & kosmologi?

              Gpp ngawur, paling tidak, dari masa ke waktu, keingin-tahuan akan
              melahirkan upaya untuk mempelajari, dan akhirnya menjadi 'teori'. Toh pada
              akhirnya, teori yang paling canggih pun harus dipertemukan dengan fakta di
              lapangan.

              So, keep on thinking, cause we are learning something by then!

              __


              Ahhh...imagining that irresistible "new car" smell?
              Check out new cars at Yahoo! Autos.

            • Djengkar Subagyo
              wah mengikuti diskusi inti galaksi ternyata sangat2 menarik dan makin bingung.... maklum orang awam.... saya ada pertanyaan : kalau memang inti galaksi
              Message 6 of 15 , May 2, 2007
              • 0 Attachment
                wah mengikuti diskusi inti galaksi ternyata sangat2 menarik dan makin bingung.... maklum orang awam....
                saya ada pertanyaan :
                kalau memang inti galaksi tersebut selalu menelan apa saja yg ada di dekatnya, bagaimana dengan volumenya apakah juga bertambah atau tetap ? dan apakah massanya menjadi sangat2 buesar (tak terbatas) ?
                kalau dia menelan terus.... apakah itu mungkin juga dikeluarkan di tempat yang lain ? spt dalam Input-Proces-Output. 
                kalau dia menelan terus tanpa dikeluarkan (dan volume juga tetap), bearti suatu saat dia akan meletus (kekenyangan)....walaupun didekatnya masih banyak bintang yg akan ditelan..... gitu ya pak?
                 
                maaf ya....maklum orang awam yg bingung 
                 
                 
                salam.
                Djs   


                From: anton william [mailto:astro_william@...]
                Sent: 02 Mei 2007 17:40
                To: astronomi_indonesia@yahoogroups.com
                Subject: RE: [astronomi_indonesia] Inti galaksi bimasakti.

                Kalau ada lubang hitam super masif maka semua bintang akan ditelan? Wah, anda baru saja mengajukan salah satu teori mengenai bagaimana proses kehancuran Galaksi Bima Sakti. Setidaknya teori ini adalah salah satu teroi yang diterima secara luas (namun kebenarannya belum pasti).

                Oh iya, skala waktu memang memegang peran penting dalam penyusunan teori lubang hitam super masif. Selanjutnya kita harus cocokkan teori ini dengan teori pembentukan Galaksi. Seingat saya teori pembentukan Galaksi secara garis besar terpecah menjadi dua, yaitu:

                • Galaksi terbentuk dari subgalaksi. Yang dimaksud subgalaksi ini adalah bintang-bintang, gugus bola. Dalam teori ini bintang terbentuk lebih dahulu dari galaksi. Kemudian bintang-bintang berkumpul akibat gravitasi, dan logika tentang kecepatan sudut membuat galaksi akhirnya memipih.
                • Subgalaksi terbentuk dari Galaksi. Teori ini merupakan akibat dari teori pembentukan alam semesta, dibuktikan dengan pemodelan. Mungkin mirip dengan teori kondensasi.
                Pembentukan lubang hitam super masif dari bintang-bintang juga sering tidak memuaskan jika diujikan pada pemodelan.

                Pastinya "membuat" sebuah galaksi tidak semudah bikin telur dadar; telurnya dipecahkan terus ditumpahkan ke minyak goreng panas dan jadilah telur dadar lengkap dengan "buldge" di tengahnya, hehehehe.. jadi lapar.

                The devil is in the details

                salam,
                AW



                ainil syalvianty <ainilsyalv_01@ yahoo.com> wrote:
                halo , salam kenal, nama saya  ainil, mahasiswa astro 2003
                ikutan nimbrung yah.
                untuk memberikan gambaran apakah sebuah lubang hitam dengan massa sebesar bintang mampu berkembang dengan memakan materi sampai menjadi sebuah supermasif blackhole mari kita tinjau berapa banyak massa yang mampu "dimakan" oleh lubang hitam bintang tunggal ini,
                seberapa banyak materi yang dimakan oleh lubang hitam ini amatlah bergantung dengan  besar massanya, analoginya mungkin seperti ini semakin gemuk badan seseorang kemungkinan asupan makannya lebih besar. untuk lubang hitam seukuran bintang, ia memiliki massa sekitar 3 sampai belasan kali massa matahari. dari perhitungan yang dilakukan oleh pak Eddington (dikenal dengan limit Eddington) diketahui bahwa laju makan si lubang hitam kecil ini hanyalah sekitar 1/100000 massa matahari per tahun, kecil sekali bukan. asumsikan  si lubang hitam ini terbentuk di awal alam semesta dan semenjak saat itu terus menerus memakan materi di sekelilingnya, maka massa  yang dipunyai sekarang adalah sekitar 130000 massa matahari. itupun dengan syarat bahwa tersedia cukup massa di sekelilingnya
                padahal massa sebuah supermassif blackhole adalah sekitar 10 miliar massa matahari.
                belum ada mekanisme pembentukan supermassif blackhole yang memuaskan sampai saat ini, namun diperkirakan lubang hitam ini terbentuk akibat adanya runtuh gravitasi saat terjadi kondensasi (proses pengumpulan awan gas) dalam jumlah awan yang besar pada saat awal galaksi terbentuk. sama halnya dengan proses awal saat  awan berkumpul untuk membentuk bintang, terdapat dua gaya yang bekerja saling berlawanan, yaitu gaya gravitasi yang cenderung menarik materi ke tengah dengan gaya tekan gas yang cenderung mencerai-beraikan awan gas. Nah kemungkinan besar yang terjadi saat pembentukan pusat galaksi adalah gaya gravitasi yang menang. jadi si materi tersebut tidak sempat membentuk struktur yang setimbang semacam bintang, namun langsung menjadi lubang hitam supermassif yang kita temui sekarang.

                nggieng <nggieng@students. itb.ac.id> wrote:
                logika-nya sih mungkin, tapi ada beberapa hal yang harus dipikirkan.

                Berapa massa black hole tunggal? Apakah total massa black hole di pusat
                galaksi itu bisa mencerminkan persatuan dari blackhole massa tunggal? Itu
                perkara massa.

                Perkara berikutnya adalah, waktu. Berapa waktu yang diperlukan oleh
                bintang untuk menjadi black hole massa tunggal, dan kemudian menjadi black
                hole ber-massa massif? Apakah black hole di pusat galaksi ada lebih
                dahulu? Atau ada bersamaan dengan terbentuknya galaksi? Atau galaksi dulu
                baru ada black hole?

                Apa tidak mungkin ada pre-historic bintang, yang (mungkin) jauh lebih
                'murni' dari bintang2 sekarang (sehingga menjadi lebih massif & umur-nya
                menjadi lebih pendek, sehingga menjadi kandidat kuat untuk menjadi
                super-massif black-hole)?

                Atau, bahwa black-hole ultra massif tersebut merupakan fosil-fosil
                keruntuhan gravitasi di suatu saat di masa lalu, yang, alih-alih jadi
                kumpulan bintang tidak, jadi galaxi tidak; malah 'menggerombol' menjadi
                kumpulan massa super-massif (massif black hole).

                ah, entahlah, setiap kemungkinan itu mungkin, dan seperti-nya masih
                menjadi pembahasan. Gimana teman2 dari galaksi & kosmologi?

                Gpp ngawur, paling tidak, dari masa ke waktu, keingin-tahuan akan
                melahirkan upaya untuk mempelajari, dan akhirnya menjadi 'teori'. Toh pada
                akhirnya, teori yang paling canggih pun harus dipertemukan dengan fakta di
                lapangan.

                So, keep on thinking, cause we are learning something by then!

                __


                Ahhh...imagining that irresistible "new car" smell?
                Check out new cars at Yahoo! Autos.

              • anton william
                Pak Djengkar, Waduh.. mohon maaf kalau diskusi ini bikin bingung, tidak bermaksud demikian :(. Kalau ternyata teori lubang hitam super masif berasal dari
                Message 7 of 15 , May 2, 2007
                • 0 Attachment
                  Pak Djengkar,

                  Waduh.. mohon maaf kalau diskusi ini bikin bingung, tidak bermaksud demikian :(.

                  Kalau ternyata teori lubang hitam super masif berasal dari lubang hitam yang kecil-kecil itu benar, maka massa lubang hitam tersebut akan semakin besar bahkan bisa sama dengan massa Galaksi sendiri (kalau seluruh Galaksi sudah ditelan). Untuk masalah volume saya tidak tahu pasti bagaimana ceritanya. Jika kita tinjau kasus bintang neutron, semakin besar massa bintang neutron maka semakin kecil ukuran bintangnya, CMIIW.

                  Dikeluarkan ke tempat lain? Wah ini mah menjurus ke teori blackhole-wormhole yah? Wah.. oposisi biner selalu bermain :D. Masalah ini saya tidak tahu pasti.

                  Ada yang bilang kalau materi yang diserap oleh lubang hitam akan dikeluarkan di sebuah lubang cacing. Begitu hebohnya teori ini sampai-sampai quasar sempat dihipotesakan sebagai lubang cacing :D. Sekarang teori lubang cacing kalah populer dibandingkan, anggaplah, teori string. Lubang cacing mungkin masih berada dalam wacana "fiksi ilmiah" karena sampai sekarang belum dipastikan keberadaaannya melalui pengamatan.

                  Kalau lubang hitamnya kekenyangan? Nah.. itu dia yang bikin ilmuwan penasaran. Kalau pakai logika sederhana seharusnya lubang hitamnya akan terus menggendut. Tapi apa logika ini masih berlaku jika diaplikasikan ke lubang hitam? Masalahnya singularitas sih.. Fisika kesulitan masuk ke sini.

                  Dah ah, ntar malah bikin makin bingung. Saya minta yang ahli saja buat ngejelasin :).

                  Salam,
                  AW


                  Djengkar Subagyo <jengkars@...> wrote:
                  wah mengikuti diskusi inti galaksi ternyata sangat2 menarik dan makin bingung.... maklum orang awam....
                  saya ada pertanyaan :
                  kalau memang inti galaksi tersebut selalu menelan apa saja yg ada di dekatnya, bagaimana dengan volumenya apakah juga bertambah atau tetap ? dan apakah massanya menjadi sangat2 buesar (tak terbatas) ?
                  kalau dia menelan terus.... apakah itu mungkin juga dikeluarkan di tempat yang lain ? spt dalam Input-Proces- Output. 
                  kalau dia menelan terus tanpa dikeluarkan (dan volume juga tetap), bearti suatu saat dia akan meletus (kekenyangan) ....walaupun didekatnya masih banyak bintang yg akan ditelan..... gitu ya pak?
                   
                  maaf ya....maklum orang awam yg bingung 
                   
                   
                  salam.
                  Djs 
                  _


                  Ahhh...imagining that irresistible "new car" smell?
                  Check out new cars at Yahoo! Autos.

                • anton william
                  Halo semua, Beberapa minggu yang lewat universetoday.com mendiskusikan mengenai bagaimana sebaiknya membeli teleskop, berikut cara perawatannya. Bagi yang
                  Message 8 of 15 , May 2, 2007
                  • 0 Attachment
                    Halo semua,

                    Beberapa minggu yang lewat universetoday.com mendiskusikan mengenai bagaimana sebaiknya membeli teleskop, berikut cara perawatannya. Bagi yang berminat (berminat membeli teleskop atau berminat dengan rekamannya) bisa mengunduh rekaman pembicaraaannya di alamat INI (cukup klik kanan dan simpan, ukuran ~16 Mb).

                    Oh iya, halamannya bisa dilihat di SINI.
                    http://www.universetoday.com/2007/04/25/podcast-choosing-and-using-a-telescope/

                    Semoga membantu.

                    Salam,
                    AW


                    Ahhh...imagining that irresistible "new car" smell?
                    Check out new cars at Yahoo! Autos.
                  • punkasstoo
                    katanya juga inti galaksi bima sakti merupakan sumber dari FIR atau Far Infra Red yang kebetulan sedang populer di bidang bio energy/penyembuhan alternatif...
                    Message 9 of 15 , May 2, 2007
                    • 0 Attachment
                      katanya juga inti galaksi bima sakti merupakan sumber dari FIR atau
                      Far Infra Red yang kebetulan sedang populer di bidang bio
                      energy/penyembuhan alternatif...

                      --- In astronomi_indonesia@yahoogroups.com, "Djengkar Subagyo"
                      <jengkars@...> wrote:
                      >
                      > wah mengikuti diskusi inti galaksi ternyata sangat2 menarik dan
                      > makin
                      > bingung.... maklum orang awam....
                      > saya ada pertanyaan :
                      > kalau memang inti galaksi tersebut selalu menelan apa saja yg ada
                      di
                      > dekatnya, bagaimana dengan volumenya apakah juga bertambah atau
                      tetap ?
                      > dan apakah massanya menjadi sangat2 buesar (tak terbatas) ?
                      > kalau dia menelan terus.... apakah itu mungkin juga dikeluarkan di
                      > tempat yang lain ? spt dalam Input-Proces-Output.
                      > kalau dia menelan terus tanpa dikeluarkan (dan volume juga tetap),
                      > bearti suatu saat dia akan meletus (kekenyangan)....walaupun
                      didekatnya
                      > masih banyak bintang yg akan ditelan..... gitu ya pak?
                      >
                      > maaf ya....maklum orang awam yg bingung
                      >
                      >
                      > salam.
                      > Djs
                      >
                      > _____
                      >
                      > From: anton william [mailto:astro_william@...]
                      > Sent: 02 Mei 2007 17:40
                      > To: astronomi_indonesia@yahoogroups.com
                      > Subject: RE: [astronomi_indonesia] Inti galaksi bimasakti.
                      >
                      >
                      >
                      > Kalau ada lubang hitam super masif maka semua bintang akan
                      ditelan? Wah,
                      > anda baru saja mengajukan salah satu teori mengenai bagaimana
                      proses
                      > kehancuran Galaksi Bima Sakti. Setidaknya teori ini adalah salah
                      satu
                      > teroi yang diterima secara luas (namun kebenarannya belum pasti).
                      >
                      > Oh iya, skala waktu memang memegang peran penting dalam penyusunan
                      teori
                      > lubang hitam super masif. Selanjutnya kita harus cocokkan teori ini
                      > dengan teori pembentukan Galaksi. Seingat saya teori pembentukan
                      Galaksi
                      > secara garis besar terpecah menjadi dua, yaitu:
                      >
                      >
                      >
                      > * Galaksi terbentuk dari subgalaksi. Yang dimaksud subgalaksi
                      ini
                      > adalah bintang-bintang, gugus bola. Dalam teori ini bintang
                      terbentuk
                      > lebih dahulu dari galaksi. Kemudian bintang-bintang berkumpul
                      akibat
                      > gravitasi, dan logika tentang kecepatan sudut membuat galaksi
                      akhirnya
                      > memipih.
                      >
                      >
                      > * Subgalaksi terbentuk dari Galaksi. Teori ini merupakan akibat
                      > dari teori pembentukan alam semesta, dibuktikan dengan pemodelan.
                      > Mungkin mirip dengan teori kondensasi.
                      >
                      > Pembentukan lubang hitam super masif dari bintang-bintang juga
                      sering
                      > tidak memuaskan jika diujikan pada pemodelan.
                      >
                      > Pastinya "membuat" sebuah galaksi tidak semudah bikin telur dadar;
                      > telurnya dipecahkan terus ditumpahkan ke minyak goreng panas dan
                      jadilah
                      > telur dadar lengkap dengan "buldge" di tengahnya, hehehehe.. jadi
                      lapar.
                      >
                      > The devil is in the details
                      >
                      > salam,
                      > AW
                      >
                      >
                      >
                      > ainil syalvianty <ainilsyalv_01@...> wrote:
                      >
                      > halo , salam kenal, nama saya ainil, mahasiswa astro 2003
                      > <http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/tsmileys2/01.gif>
                      > ikutan nimbrung yah.
                      > untuk memberikan gambaran apakah sebuah lubang hitam dengan massa
                      > sebesar bintang mampu berkembang dengan memakan materi sampai
                      menjadi
                      > sebuah supermasif blackhole mari kita tinjau berapa banyak massa
                      yang
                      > mampu "dimakan" oleh lubang hitam bintang tunggal ini,
                      > seberapa banyak materi yang dimakan oleh lubang hitam ini amatlah
                      > bergantung dengan besar massanya, analoginya mungkin seperti ini
                      > semakin gemuk badan seseorang kemungkinan asupan makannya lebih
                      besar.
                      > untuk lubang hitam seukuran bintang, ia memiliki massa sekitar 3
                      sampai
                      > belasan kali massa matahari. dari perhitungan yang dilakukan oleh
                      pak
                      > Eddington (dikenal dengan limit Eddington) diketahui bahwa laju
                      makan si
                      > lubang hitam kecil ini hanyalah sekitar 1/100000 massa matahari per
                      > tahun, kecil sekali bukan. asumsikan si lubang hitam ini
                      terbentuk di
                      > awal alam semesta dan semenjak saat itu terus menerus memakan
                      materi di
                      > sekelilingnya, maka massa yang dipunyai sekarang adalah sekitar
                      130000
                      > massa matahari. itupun dengan syarat bahwa tersedia cukup massa di
                      > sekelilingnya
                      > padahal massa sebuah supermassif blackhole adalah sekitar 10 miliar
                      > massa matahari.
                      > belum ada mekanisme pembentukan supermassif blackhole yang
                      memuaskan
                      > sampai saat ini, namun diperkirakan lubang hitam ini terbentuk
                      akibat
                      > adanya runtuh gravitasi saat terjadi kondensasi (proses
                      pengumpulan awan
                      > gas) dalam jumlah awan yang besar pada saat awal galaksi
                      terbentuk. sama
                      > halnya dengan proses awal saat awan berkumpul untuk membentuk
                      bintang,
                      > terdapat dua gaya yang bekerja saling berlawanan, yaitu gaya
                      gravitasi
                      > yang cenderung menarik materi ke tengah dengan gaya tekan gas yang
                      > cenderung mencerai-beraikan awan gas. Nah kemungkinan besar yang
                      terjadi
                      > saat pembentukan pusat galaksi adalah gaya gravitasi yang menang.
                      jadi
                      > si materi tersebut tidak sempat membentuk struktur yang setimbang
                      > semacam bintang, namun langsung menjadi lubang hitam supermassif
                      yang
                      > kita temui sekarang.
                      >
                      > nggieng <nggieng@...> wrote:
                      >
                      > logika-nya sih mungkin, tapi ada beberapa hal yang harus
                      dipikirkan.
                      >
                      > Berapa massa black hole tunggal? Apakah total massa black hole di
                      pusat
                      > galaksi itu bisa mencerminkan persatuan dari blackhole massa
                      tunggal?
                      > Itu
                      > perkara massa.
                      >
                      > Perkara berikutnya adalah, waktu. Berapa waktu yang diperlukan oleh
                      > bintang untuk menjadi black hole massa tunggal, dan kemudian
                      menjadi
                      > black
                      > hole ber-massa massif? Apakah black hole di pusat galaksi ada lebih
                      > dahulu? Atau ada bersamaan dengan terbentuknya galaksi? Atau
                      galaksi
                      > dulu
                      > baru ada black hole?
                      >
                      > Apa tidak mungkin ada pre-historic bintang, yang (mungkin) jauh
                      lebih
                      > 'murni' dari bintang2 sekarang (sehingga menjadi lebih massif &
                      umur-nya
                      > menjadi lebih pendek, sehingga menjadi kandidat kuat untuk menjadi
                      > super-massif black-hole)?
                      >
                      > Atau, bahwa black-hole ultra massif tersebut merupakan fosil-fosil
                      > keruntuhan gravitasi di suatu saat di masa lalu, yang, alih-alih
                      jadi
                      > kumpulan bintang tidak, jadi galaxi tidak; malah 'menggerombol'
                      menjadi
                      > kumpulan massa super-massif (massif black hole).
                      >
                      > ah, entahlah, setiap kemungkinan itu mungkin, dan seperti-nya masih
                      > menjadi pembahasan. Gimana teman2 dari galaksi & kosmologi?
                      >
                      > Gpp ngawur, paling tidak, dari masa ke waktu, keingin-tahuan akan
                      > melahirkan upaya untuk mempelajari, dan akhirnya menjadi 'teori'.
                      Toh
                      > pada
                      > akhirnya, teori yang paling canggih pun harus dipertemukan dengan
                      fakta
                      > di
                      > lapangan.
                      >
                      > So, keep on thinking, cause we are learning something by then!
                      >
                      >
                      >
                      > __
                      >
                      >
                      >
                      > _____
                      >
                      > Ahhh...imagining that irresistible "new car" smell?
                      > Check out new
                      >
                      <http://us.rd.yahoo.com/evt=48245/*http://autos.yahoo.com/new_cars.ht
                      ml;
                      >
                      _ylc=X3oDMTE1YW1jcXJ2BF9TAzk3MTA3MDc2BHNlYwNtYWlsdGFncwRzbGsDbmV3LWNh
                      cnM
                      > -> cars at Yahoo! Autos.
                      >
                    • A-Putra P
                      Sbnrnya perilaku galaksi, bintang2 dsb itu ga beda jauh sama manusia ya... sama2 kompleks... Tanya aja sama psikolog seberapa kompleks manusia itu...hahhaha 1.
                      Message 10 of 15 , May 2, 2007
                      • 0 Attachment
                        Sbnrnya perilaku galaksi, bintang2 dsb itu ga beda jauh sama manusia ya... sama2 kompleks...
                        Tanya aja sama psikolog seberapa kompleks manusia itu...hahhaha
                         
                        1. Apa pertanyaan Mas Adi yang pertama udah berhasil kejawab? Kalo udah, baguslah... kalo belum, apa yang belom jelas?
                        2. Masalah blackhole yang banyak nelen... kalo manusia yang banyak nelen, pengeluarannya juga kemungkinan besar banyak
                        (kecuali kalo banyak olahraga, digunain buat ngeganti keringet yang keluar)... masalah manusia yang bisa banyak nelen dan atau
                        butuh nelen sesuatu itu kan masih idup... kalo blackhole kan udah mati bukan?! kynya nasib blackhole sm ky "hantu2" penasaran
                        di bumi...hahaha... pengen melahap apapun yg dideketnya... sulit dipahami... singularitas... halah...
                        Apakah blackhole masih bisa berevolusi lagi padahal dia itu akhir evolusi bintang? Kalo dia masih bisa "menggedut", bukannya berarti dia
                        masih berevolusi? kalo dia udah ga berevolusi lagi, mana mungkin dia bisa "menggendut" kalopun ada yang tersedot kedalamnya...
                        ato logika ini salah... walopun blackhole udah mati dia masih bisa berubah jadi "gendut", "kurus" ato apapun lah itu a.k.a berevolusi tea...
                         
                        Jadi inget, dari film Contact, kalo ga salah ttg Occum's Razor (bener ga ya? lupa). pkknya intinya, sesuatu yang benar itu cenderung merupakan sesuatu yang simple... begitulah intinya... masalahnya untuk menuju pengertian simple itu kadang butuh usaha yang kompleks...hahahaha
                         
                        Masalah ngebuat telor ceplok... ga segampang itu kok ton... gw ga pernah bisa2 buat telor ceplok dengan bulge kuningnya ada di tengah dan disk putihnya ada di samping...
                        Ooo, gw baru dapat sesuatu yang aneh nih, kt Bu Nana, kalo mau ngerti dan dapet grip tentang galaksi eliptik... coba aja projeksiin telor ke dinding pake senter, trus ubah2 sudut proyeksinya... krn telor itu bentuknya unik... triaxial (memiliki tiga sumbu yg besarnya berbeda)... ini bisa memberikan ide kita ttg galaksi eliptik... dan "ternyata" galaksi disk (spiral/lenticular) juga berhubungan sama telor ya... tapi kalo udah dibuka telornya... jadi telor ceplok... hmm, kok gw jadi ngeliat keberhubungan antara morfologi galaksi dan telor ya?hahahahahha
                        oya, telor yang gagal jadi bulge sm disknya itu mungkinkah irregular....hahahahahahahhahaha
                        It's just my imagination...
                        ----- Original Message ----
                        From: anton william <astro_william@...>
                        To: astronomi_indonesia@yahoogroups.com
                        Sent: Thursday, May 3, 2007 9:43:59 AM
                        Subject: RE: [astronomi_indonesia] Inti galaksi bimasakti.

                        Pak Djengkar,

                        Waduh.. mohon maaf kalau diskusi ini bikin bingung, tidak bermaksud demikian :(.

                        Kalau ternyata teori lubang hitam super masif berasal dari lubang hitam yang kecil-kecil itu benar, maka massa lubang hitam tersebut akan semakin besar bahkan bisa sama dengan massa Galaksi sendiri (kalau seluruh Galaksi sudah ditelan). Untuk masalah volume saya tidak tahu pasti bagaimana ceritanya. Jika kita tinjau kasus bintang neutron, semakin besar massa bintang neutron maka semakin kecil ukuran bintangnya, CMIIW.

                        Dikeluarkan ke tempat lain? Wah ini mah menjurus ke teori blackhole-wormhole yah? Wah.. oposisi biner selalu bermain :D. Masalah ini saya tidak tahu pasti.

                        Ada yang bilang kalau materi yang diserap oleh lubang hitam akan dikeluarkan di sebuah lubang cacing. Begitu hebohnya teori ini sampai-sampai quasar sempat dihipotesakan sebagai lubang cacing :D. Sekarang teori lubang cacing kalah populer dibandingkan, anggaplah, teori string. Lubang cacing mungkin masih berada dalam wacana "fiksi ilmiah" karena sampai sekarang belum dipastikan keberadaaannya melalui pengamatan.

                        Kalau lubang hitamnya kekenyangan? Nah.. itu dia yang bikin ilmuwan penasaran. Kalau pakai logika sederhana seharusnya lubang hitamnya akan terus menggendut. Tapi apa logika ini masih berlaku jika diaplikasikan ke lubang hitam? Masalahnya singularitas sih.. Fisika kesulitan masuk ke sini.

                        Dah ah, ntar malah bikin makin bingung. Saya minta yang ahli saja buat ngejelasin :).

                        Salam,
                        AW


                        Djengkar Subagyo <jengkars@up5. pertamina. com> wrote:

                        wah mengikuti diskusi inti galaksi ternyata sangat2 menarik dan makin bingung.... maklum orang awam....
                        saya ada pertanyaan :
                        kalau memang inti galaksi tersebut selalu menelan apa saja yg ada di dekatnya, bagaimana dengan volumenya apakah juga bertambah atau tetap ? dan apakah massanya menjadi sangat2 buesar (tak terbatas) ?
                        kalau dia menelan terus.... apakah itu mungkin juga dikeluarkan di tempat yang lain ? spt dalam Input-Proces- Output. 
                        kalau dia menelan terus tanpa dikeluarkan (dan volume juga tetap), bearti suatu saat dia akan meletus (kekenyangan) ....walaupun didekatnya masih banyak bintang yg akan ditelan..... gitu ya pak?
                         
                        maaf ya....maklum orang awam yg bingung 
                         
                         
                        salam.
                        Djs 
                        _


                        Ahhh...imagining that irresistible "new car" smell?
                        Check out new cars at Yahoo! Autos.




                        Ahhh...imagining that irresistible "new car" smell?
                        Check out new cars at Yahoo! Autos.
                      • ainil syalvianty
                        lubang hitam ini memang salah satu obyek yang eksotis dalam artian beberapa hal nampak tidak masuk akal bagi pengalaman hidup manusia sehari-hari, bahkan aneh
                        Message 11 of 15 , May 3, 2007
                        • 0 Attachment
                          lubang hitam ini memang salah satu obyek yang eksotis dalam artian beberapa hal nampak tidak masuk akal bagi pengalaman hidup manusia sehari-hari, bahkan aneh jika dicari analoginya. semoga jadi semakin tertarik hehehe.
                          sebaiknya kita luruskan dulu penyebutan inti galaksi, karena di bagian inti galaksi tidak hanya terdapat lubang hitam, jadi jangan sampai ketika menyebut inti galaksi kita langsung membayangkan sebuah lubang hitam supermasif, karena di sekelilingnya juga masih ada materi .
                          yah yang pernah saya baca, (sebelumnya mohon maaf karena saya belum sempat melihat solusi secara matematik maupun fisisnya, jadi mungkin ada beberapa hal yang saya juga tidak mengerti) sebuah lubang hitam itu memiliki struktur yang bisa disebut sederhana yakni
                          1. yang pertama titik singularitas (yakni dimana kerapatan materi di tititk ini adalah tak hingga),
                          2.yang kedua adalah sebuah daerah bola imajiner yang berukuran sama dengan radius Schwarszchild, merupakan radius dimana titik lepasnya lebih dari kecepatan cahaya (nama lainnya horison peristiwa). ukuran radius Schwarszchild bertambah jika massa lubang hitam bertambah
                          saat sebuah lubang hitam memakan materinya maka massanya bertambah dengan kata lain radius Schwarszchild bertambah. Sebuah lubang hitam tidak memiliki volume, jadi bayangkan semua massa tersimpan dengan rapi dalam sebuah titik. parahnya lagi orang luar tidak punya kesempatan untuk mengintip-intip apa yang terjadi dalam lubang hitam, jadi ya semakin sulit saja membayangkan kok bisa ada benda semacam ini  tapi inilah menariknya, supaya alam semesta tidak membosankan.
                          tentang masalah pengeluaran ya, secara teori matematis geometri dalam relativitas menyebutkan bahwa ada solusi yang berkebalikan dengan lubang hitam, ia adalah lubang putih (sebenarnya agak lucu menyebutkan lubang putih hehehe) atau white hole, ia mempunyai sifat kebalikan dari lubang hitam yang menyedot, white hole justru memuntahkan. namun sayangnya tidak semua yang ada di atas kertas dapat direalisasikan, salah satu sifat yang dimiliki oleh white hole ini adalah kinerja dia melawan hukum termodinamika kedua yang dianut oleh alam semesta tempat kita ada.hukum kedua termodinamika  menyatakan bahwa tingkat ketakteraturan alam semesta semakin tinggi dari waktu ke waktu.
                          yah mudah-mudahan bisa membantu



                          Djengkar Subagyo <jengkars@up5. pertamina. com> wrote:
                          wah mengikuti diskusi inti galaksi ternyata sangat2 menarik dan makin bingung.... maklum orang awam....
                          saya ada pertanyaan :
                          kalau memang inti galaksi tersebut selalu menelan apa saja yg ada di dekatnya, bagaimana dengan volumenya apakah juga bertambah atau tetap ? dan apakah massanya menjadi sangat2 buesar (tak terbatas) ?
                          kalau dia menelan terus.... apakah itu mungkin juga dikeluarkan di tempat yang lain ? spt dalam Input-Proces- Output. 
                          kalau dia menelan terus tanpa dikeluarkan (dan volume juga tetap), bearti suatu saat dia akan meletus (kekenyangan) ....walaupun didekatnya masih banyak bintang yg akan ditelan..... gitu ya pak?
                           
                          maaf ya....maklum orang awam yg bingung 
                           
                           
                          salam.
                          Djs 
                          _


                          Ahhh...imagining that irresistible "new car" smell?
                          Check out new cars at Yahoo! Autos.



                          Ahhh...imagining that irresistible "new car" smell?
                          Check out new cars at Yahoo! Autos.

                          Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com

                        • nggieng
                          sek sek sek .. ini ada hal yang menggelitik saya, mana ya orang2 kosmologi? Masalahnya gini, kalo cahaya aja disedot sama si lubang hitam, gimana kita bisa tau
                          Message 12 of 15 , May 3, 2007
                          • 0 Attachment
                            sek sek sek .. ini ada hal yang menggelitik saya, mana ya orang2 kosmologi?

                            Masalahnya gini, kalo cahaya aja disedot sama si lubang hitam, gimana kita
                            bisa tau massa & ukurannya? wong cahaya aja gak bisa keluar dari sana,
                            jadi, apa informasi yang kita punya? Apa gak cuman karang2an aja kalo
                            gitu? Gak ada bukti fisik koq?

                            Secara matematis, kita bisa hitung massa-volume-temperature, bla bla bla
                            .. oke; sampai bisa ditentukan bahwa dari black-hole akan bocor energi
                            pada sinar-x. Cool. Itu bisa jadi 'petunjuk', tapi apa cuman itu? Apa gak
                            mungkin kalau ternyata ada sumber sinar-x yang lain? Ya terus terang bwat
                            saya jadi meragukan tuh si black-hole.

                            Nah, cara untuk mengetahui, berapa 'massa' si kandidat-black-hole bisa
                            dari: Hukum Kepler!

                            Dari hukum Kepler kita tahu: Kalo ada benda bergerak dalam lintasan yang
                            eliptik, terhadap suatu pusat massa, (padahal pusat-massa-nya tidak
                            teramati), maka disana-lah kemungkinan besar ada suatu konsentrasi massa
                            yang terukur. Contoh: Heliosentris, dimana Matahari sebagai pusat dan
                            planet-planet mengitari-nya, dari situ kita bisa mengukur massa, sementara
                            volume bisa ditera dari pengamatan. Lah kalo pusat massa gak keliatan?
                            (Satu-satunya petunjuk ya dari matematika/scwharzchild).

                            Itu yang terjadi dari pengamatan gerakan bintang-bintang pada daerah di
                            Sagitarus A*, dinyatakan disitu merupakan ARAH PUSAT GALAKSI BIMA SAKTI
                            dimana terdapat monster naga raksasa bernama SUPER-MASSIVE-BLACK-HOLE.

                            Okay, itu satu hal; hal lain yang menggelitik saya adalah: kalo black-hole
                            menelan energi (foton/cahaya), terus kemana lari-nya energi tersebut? Nah,
                            kalo gak ada keluaran energi, maka energi alam semesta akan berkurang? Iya
                            gak sih? Apa ini berarti: 1. melanggar prinsip kekekalan energi; 2. terus
                            entropi alam semesta malah akan berkurang?

                            Jadi yah, black hole akan terus menarik untuk dibahas .. mohon komentar
                            teman2 yg kosmo neh ..

                            > lubang hitam ini memang salah satu obyek yang eksotis dalam artian
                            > beberapa hal nampak tidak masuk akal bagi pengalaman hidup manusia
                            > sehari-hari, bahkan aneh jika dicari analoginya. semoga jadi semakin
                            > tertarik hehehe.
                            > sebaiknya kita luruskan dulu penyebutan inti galaksi, karena di bagian
                            > inti galaksi tidak hanya terdapat lubang hitam, jadi jangan sampai ketika
                            > menyebut inti galaksi kita langsung membayangkan sebuah lubang hitam
                            > supermasif, karena di sekelilingnya juga masih ada materi .
                            > yah yang pernah saya baca, (sebelumnya mohon maaf karena saya belum sempat
                            > melihat solusi secara matematik maupun fisisnya, jadi mungkin ada beberapa
                            > hal yang saya juga tidak mengerti) sebuah lubang hitam itu memiliki
                            > struktur yang bisa disebut sederhana yakni
                            > 1. yang pertama titik singularitas (yakni dimana kerapatan materi di
                            > tititk ini adalah tak hingga),
                            > 2.yang kedua adalah sebuah daerah bola imajiner yang berukuran sama dengan
                            > radius Schwarszchild, merupakan radius dimana titik lepasnya lebih dari
                            > kecepatan cahaya (nama lainnya horison peristiwa). ukuran radius
                            > Schwarszchild bertambah jika massa lubang hitam bertambah
                            > saat sebuah lubang hitam memakan materinya maka massanya bertambah dengan
                            > kata lain radius Schwarszchild bertambah. Sebuah lubang hitam tidak
                            > memiliki volume, jadi bayangkan semua massa tersimpan dengan rapi dalam
                            > sebuah titik. parahnya lagi orang luar tidak punya kesempatan untuk
                            > mengintip-intip apa yang terjadi dalam lubang hitam, jadi ya semakin sulit
                            > saja membayangkan kok bisa ada benda semacam ini tapi inilah menariknya,
                            > supaya alam semesta tidak membosankan.
                            > tentang masalah pengeluaran ya, secara teori matematis geometri dalam
                            > relativitas menyebutkan bahwa ada solusi yang berkebalikan dengan lubang
                            > hitam, ia adalah lubang putih (sebenarnya agak lucu menyebutkan lubang
                            > putih hehehe) atau white hole, ia mempunyai sifat kebalikan dari lubang
                            > hitam yang menyedot, white hole justru memuntahkan. namun sayangnya tidak
                            > semua yang ada di atas kertas dapat direalisasikan, salah satu sifat yang
                            > dimiliki oleh white hole ini adalah kinerja dia melawan hukum
                            > termodinamika kedua yang dianut oleh alam semesta tempat kita ada.hukum
                            > kedua termodinamika menyatakan bahwa tingkat ketakteraturan alam semesta
                            > semakin tinggi dari waktu ke waktu.
                            > yah mudah-mudahan bisa membantu
                            >
                            >
                            >
                            > Djengkar Subagyo <jengkars@up5. pertamina. com> wrote:
                            >
                            > wah mengikuti diskusi inti galaksi ternyata sangat2 menarik dan makin
                            > bingung.... maklum orang awam....
                            > saya ada pertanyaan :
                            > kalau memang inti galaksi tersebut selalu menelan apa saja yg ada di
                            > dekatnya, bagaimana dengan volumenya apakah juga bertambah atau tetap ?
                            > dan apakah massanya menjadi sangat2 buesar (tak terbatas) ?
                            > kalau dia menelan terus.... apakah itu mungkin juga dikeluarkan di tempat
                            > yang lain ? spt dalam Input-Proces- Output.
                            > kalau dia menelan terus tanpa dikeluarkan (dan volume juga tetap), bearti
                            > suatu saat dia akan meletus (kekenyangan) ....walaupun didekatnya masih
                            > banyak bintang yg akan ditelan..... gitu ya pak?
                            >
                            > maaf ya....maklum orang awam yg bingung
                            >
                            >
                            > salam.
                            > Djs
                            >
                            >
                            > _
                            >
                            >
                            > ---------------------------------
                            > Ahhh...imagining that irresistible "new car" smell?
                            > Check out new cars at Yahoo! Autos.
                            >
                            >
                            >
                            >
                            >
                            >
                            >
                            > ---------------------------------
                            > Ahhh...imagining that irresistible "new car" smell?
                            > Check out new cars at Yahoo! Autos.
                            >
                            >
                            >
                            > Send instant messages to your online friends
                            > http://uk.messenger.yahoo.com


                            --
                            mundus vult decipi, ergo decipiatur
                          • Faidzin Firdhaus
                            Setelah aku sedikit belajar ttg astronomi dari sumber2 yg bnyk bertebaran di internet (atas saran para senior juga) ternyata konyol juga ideku tentang
                            Message 13 of 15 , May 3, 2007
                            • 0 Attachment
                              Setelah aku sedikit belajar ttg astronomi dari sumber2 yg bnyk bertebaran di internet (atas saran para senior juga) ternyata konyol juga ideku tentang blackhole biasa yg suka nelan trus jadi blackhole supermasif.
                              Setelah direnung-renungkan lagi (dg rujukan2 yg ada tentunya) blackhole tentunya punya massa tertentu, berarti dia punya gravitasi tertentu.
                              Begitu pula dengan blackhole biasa (maksudnya yg gak supermasif). Gravitasinya tentu sama dengan bintang yg menjadi cikal bakal blackhole itu. Artinya ketika suatu bintang - ketika masih menjadi bintang - tidak suka menelan massa di sekitarnya..., tentunya ketika bintang itu sudah menjadi blackhole dia juga tidak akan suka menelan massa di sekitarnya seenak perutnya.
                              Kecuali kalo ada massa yang by accident masuk ke radius Schwarzchild-nya si blackhole.
                              Artinya juga, teori saya (bahwa blackhole supermasif berasal dari blackhole biasa) gak mungkin terjadi kecuali ada buanyak (banget) massa yang (by their own free will) rame-rame masuk ke radius schwarzchild-nya si black hole biasa.
                              Gitu gak mas dan mbak senior?
                               

                              Faidzin Firdhaus, SE.Ak

                              Asisten Pemeriksa Kredit – Bank Indonesia


                               
                              ----- Original Message ----
                              From: ainil syalvianty <ainilsyalv_01@...>
                              To: astronomi_indonesia@yahoogroups.com
                              Sent: Thursday, May 3, 2007 6:19:13 PM
                              Subject: Re: [astronomi_indonesia] Inti galaksi bimasakti.

                              lubang hitam ini memang salah satu obyek yang eksotis dalam artian beberapa hal nampak tidak masuk akal bagi pengalaman hidup manusia sehari-hari, bahkan aneh jika dicari analoginya. semoga jadi semakin tertarik hehehe.
                              sebaiknya kita luruskan dulu penyebutan inti galaksi, karena di bagian inti galaksi tidak hanya terdapat lubang hitam, jadi jangan sampai ketika menyebut inti galaksi kita langsung membayangkan sebuah lubang hitam supermasif, karena di sekelilingnya juga masih ada materi .
                              yah yang pernah saya baca, (sebelumnya mohon maaf karena saya belum sempat melihat solusi secara matematik maupun fisisnya, jadi mungkin ada beberapa hal yang saya juga tidak mengerti) sebuah lubang hitam itu memiliki struktur yang bisa disebut sederhana yakni
                              1. yang pertama titik singularitas (yakni dimana kerapatan materi di tititk ini adalah tak hingga),
                              2.yang kedua adalah sebuah daerah bola imajiner yang berukuran sama dengan radius Schwarszchild, merupakan radius dimana titik lepasnya lebih dari kecepatan cahaya (nama lainnya horison peristiwa). ukuran radius Schwarszchild bertambah jika massa lubang hitam bertambah
                              saat sebuah lubang hitam memakan materinya maka massanya bertambah dengan kata lain radius Schwarszchild bertambah. Sebuah lubang hitam tidak memiliki volume, jadi bayangkan semua massa tersimpan dengan rapi dalam sebuah titik. parahnya lagi orang luar tidak punya kesempatan untuk mengintip-intip apa yang terjadi dalam lubang hitam, jadi ya semakin sulit saja membayangkan kok bisa ada benda semacam ini  tapi inilah menariknya, supaya alam semesta tidak membosankan.
                              tentang masalah pengeluaran ya, secara teori matematis geometri dalam relativitas menyebutkan bahwa ada solusi yang berkebalikan dengan lubang hitam, ia adalah lubang putih (sebenarnya agak lucu menyebutkan lubang putih hehehe) atau white hole, ia mempunyai sifat kebalikan dari lubang hitam yang menyedot, white hole justru memuntahkan. namun sayangnya tidak semua yang ada di atas kertas dapat direalisasikan, salah satu sifat yang dimiliki oleh white hole ini adalah kinerja dia melawan hukum termodinamika kedua yang dianut oleh alam semesta tempat kita ada.hukum kedua termodinamika  menyatakan bahwa tingkat ketakteraturan alam semesta semakin tinggi dari waktu ke waktu.
                              yah mudah-mudahan bisa membantu




                              Djengkar Subagyo <jengkars@up5. pertamina. com> wrote:
                              wah mengikuti diskusi inti galaksi ternyata sangat2 menarik dan makin bingung.... maklum orang awam....
                              saya ada pertanyaan :
                              kalau memang inti galaksi tersebut selalu menelan apa saja yg ada di dekatnya, bagaimana dengan volumenya apakah juga bertambah atau tetap ? dan apakah massanya menjadi sangat2 buesar (tak terbatas) ?
                              kalau dia menelan terus.... apakah itu mungkin juga dikeluarkan di tempat yang lain ? spt dalam Input-Proces- Output. 
                              kalau dia menelan terus tanpa dikeluarkan (dan volume juga tetap), bearti suatu saat dia akan meletus (kekenyangan) ....walaupun didekatnya masih banyak bintang yg akan ditelan..... gitu ya pak?
                               
                              maaf ya....maklum orang awam yg bingung 
                               
                               
                              salam.
                              Djs 
                              _


                              Ahhh...imagining that irresistible "new car" smell?
                              Check out new cars at Yahoo! Autos.



                              Ahhh...imagining that irresistible "new car" smell?
                              Check out new cars at Yahoo! Autos.

                              Send instant messages to your online friends http://uk.messenger .yahoo.com




                              Food fight? Enjoy some healthy debate
                              in the Yahoo! Answers Food & Drink Q&A.
                            Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.