Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.
 

Re: [assunnah] Salafiyyin dan Syaikh Albany

Expand Messages
  • M.H TAHER AL-FARUQ
    Assalamu alaikum wr. wbr. Duhai Pak Sulaiman Rasyid.., janganlah anda terbawa emosi. Ingatlah, sesungguhnya dien ini (Al-Islam) sebagai rahmat bagi seluruh
    Message 1 of 31 , Nov 3, 2003
      Assalamu'alaikum wr. wbr.

      Duhai Pak Sulaiman Rasyid.., janganlah anda terbawa emosi. Ingatlah, sesungguhnya dien ini (Al-Islam) sebagai rahmat bagi seluruh makhluk-NYA, sebagaimana da'wah Nabiulloh Muhammad Saw.
      Janganlah kita mengkultuskan individu, bahkan Nabi Saw pun tidak mau dikultuskan.
      Ingatlah Uswatun Hasanah hanyalah Nabiulloh Muhammad Saw yang ma'shum.

      'Afwan jika kalimat saya ada yang keliru dan salah.

      Assalamu'alaikum wr. wbr




      --- 13296059 Sulaiman Rasyid <leman@...> wrote:

      Assalamu 'alaikum

      > Seperti yang ada pernah menulis di milis ini tentang adanya;
      > 1. Albaniyyin, menerima dan mengambil semua ijtihad beliau. Tanpa
      > tabayyun
      > dan membandingkan dengan 'ulama salaf lainnya.
      > 2. Menerima secara syar'i pendapat Syaikh Rahimahullah dan meninggalkan
      > ijtihad beliau yang tidak sesuai dengan syar'i.
      > 3. Menolak dan mengingkari semua ijtihad
      >
      > Jadi mungkin kalimatnya yang 'harus' dirubah, sehingga tidak mengesankan
      > bahwa jika tidak membaca bukunya Syaik Albany tentang apa itu salaf
      > belumlah
      > menjadikan kita salafiyyin.

      Makanya, ana ingatkan kepada anda... Sebelum menjudgement ucapan atau
      perkataan seseorang, lihatlah dulu buku yang disuruh baca...

      Apakah buku yang saya suruh baca adalah buku hasil karya Syaikh Al-Albany
      ataukah tidak....?

      Dan perhatikan baik-baik..., ucapan orang ini...
      Orang ini hendak menuduh para salafiyyin di Indonesia hanya menukil dan
      mengambil pendapat Syaikh Al-Albany saja...

      Dia berkeinginan agar pendapat syaikhnya atau ustadznya diakui juga
      sebagai pendapat dari manhaj-manhaj salaf....

      > Ada yang jugs ana ingin tanyakan, apakah beliau ini muhadist atau
      > mufassir?

      Perhatikan baik-baik....

      Ucapan orang ini sama dengan ucapan orang-orang yang mengatakan bahwa
      Syaikh Al-Albani bukan ahli fikih tapi hanya seorang muhaddits...

      Lihatlah jawaban tuduhan seperti ini dalam buku "Al-Albani dan Manaj
      Salaf" oleh Syaikh Amru bin Abdul Mun'in...

      MAKA PERHATIKANLAH BAIK-BAIK, DAN JANGAN TERTIPU...

      Buku ini bukan buku hasil tulisan syaikh Al-Albany, tapi buku yang disusun
      oleh seorang syaikh untuk mendudukkan posisi syaikh Al-Albany yang
      sebenarnya dengan manhaj salaf....

      Dan dalam buku ini dinukilkan juga, tentang sikap salaf dalam berinteraksi
      dengan penguasa... Bukan sikap Syaikh Al-Albany belaka... Tapi sikap salaf
      yang menjadi sikap Syaikh Al-Albany....

      Dan ana ingatkan sekali lagi, JANGAN BERPURA-PURA BODOH...
      DAN TIDAK MELIHAT DULU BUKU YANG DISURUH DIBACA...

      Wassalamu 'alaikum
    • Djali teng
      ... Selama ana mengikuti milis ini rasanya tidak ada yg ghuluw atau berlebih- lebihan thd Syaikh Albani. Kira-kira kesimpulan ini dari mana ya ? ... Seperti yg
      Message 31 of 31 , Nov 6, 2003
        imamprasetyo@... wrote:

        >Satu hal yang jelas bagi kita, bahwa Syaik Albani dan Abu Bakar Ba'asyir
        >bukan lah ma'sum dan jangan kita ghuluw terhadap mereka.

        Selama ana mengikuti milis ini rasanya tidak ada yg ghuluw atau berlebih-
        lebihan thd Syaikh Albani. Kira-kira kesimpulan ini dari mana ya ?

        ----------

        >Ghuluw fi sunnah,...tetap saja ghuluw walaupun itu sunnah,

        Seperti yg lainnya, ana juga bingung dan baru pertama kali dengar ada yg bilang
        ghuluw fissunnah. Bisa dijelaskan lagi maksudnya ...?

        ----------

        >karena tetap
        >metoda untuk menjalani Islam dengan kaffaah yakni dengan menggunakan tiga
        >jalur; Al Qur'an, Assunah dan Ijma' Shahabat. Tidak bisa beristidlal dengan
        >ijtihad dari seorang Syaik Albani maupun Ustadz Abu Bakar.

        Rancu. Awalnya menyatakan tdk boleh ghuluw dg sunnah karena berislam secara
        kaffah itu dg Al Qur'an, Assunnah dan Ijma' parasahabat, tetapi akhir
        paragrafnya menyatakan tdk boleh berdalil dg ijtihad syaikh Albani. Apa sih
        maksudnya, koq kayak nggak nyambung, gitu ... Emangnya berdalil dg ijtihad
        seorang ulama mujtahid nggak boleh?

        ---------

        >Ini juga pelajaran bagi ana sekaligus bagi antum. Bahwa untuk iqomatul
        >hujjah tentang Indonesia tidak akan selesai dalam 10 replied email. Jadi
        >kalau ada ikhwan yang mengatakan Indonesia darul Kuffar antum tidak perlu
        >sewot dan mengatakan bid'ah. Karena mereka punya hujjah untuk itu.

        Alangkah baiknya hujjah tentang darul kuffar juga dipaparkan disini, jadi kita-
        kita juga tahu ...

        --------

        >Milis ini sering mengupas hizbiyah, ashobiyah atau firqah. Sekaligus
        >menyatakan beberapa ikhwan yang ada adalah ber ashobiyah, hizb dan firqah
        >yang bernama Albanyin.

        Albanyin...??? Aduh kagak ngerti lagi nih maksudnya ... Mungkin bisa dijelaskan
        lagi?

        ---------

        >Sekali lagi ana menaruh hormat dan khusnudzon kepada
        >Syaik, bahwa beliau tidak mau dijadikan sebagai ghuluw oleh beberapa orang
        >yang jahil, karena beliau tahu Rasulullah pun SANGAT tidak mau dibegitukan
        >oleh umatnya.

        Siapa sih yg ghuluw pada Syaikh Albani? Kayaknya sering banget diulang-ulang!

        --------

        >Akhirul kalam,
        >Sebaiknya kita menunda ini sampai Ramadhan berakhir dan tidak merusaknya
        >dengan 'amarah' dan nafsu.

        Sama saja bulan Ramadhan atau tidak, nggak ada gunanya meneruskan diskusi ini.
        Bukankah antum sudah merasa beda?

        Maaf ya, bukan memanas-manasi, tapi terus terang ana jengah juga melihatnya.
        Cara diskusi spt ini sering ana temukan pd milis-milis harakah dan lain-lainnya.


        Deja

        ---------------------------------------------------------------------
        Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
      Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.