Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Undangan Diskusi (SILF) “Implikasi Putusan MK Terkait Penyadapan Terhadap RUU KUHAP dan RUU Intelejen” (29/4/2011)

Expand Messages
  • Andi Muttaqien
    Kepada Yth Rekan-rekan Jaringan di tempat “Implikasi Putusan MK Terkait Penyadapan Terhadap RUU KUHAP dan RUU Intelejen” Strategic Impact Litigation Forum
    Message 1 of 2 , Apr 28, 2011
    Kepada Yth
    Rekan-rekan Jaringan
    di
        tempat

    “Implikasi Putusan MK Terkait Penyadapan Terhadap RUU KUHAP

    dan RUU Intelejen”

     

    Strategic Impact Litigation Forum

     

    Strategic Impact Litigation Forum merupakan forum yang dirancang untuk mendiskusikan peran dan langkah hukum di pengadilan (litigasi) yang berdampak strategis pada pengembangan wacana, tingkat kesadaran, dan perubahan kebijakan dan tatanan peraturan perundang-undangan yang mengakomodasi nilai-nilai demokrasi dan prinsip-prinsip Hak Asasi Manusia. Forum ini akan dijadikan sebagai sarana evaluasi dan review strategi, hambatan dan capaian-capaian yang sudah diperoleh untuk kemudian dijadikan sebagai pembelajaran (lesson learned).

     

    SILF I tahun 2011 ini akan mendiskusikan mengenai penyadapan, regulasi dan praktiknya, dikaitkan dengan adanya Putusan Mahkamah Konstitusi telah memutus Pengujian Pasal 31 ayat (4) UU No. 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, khususnya yang berkaitan dengan implikasinya terhadap RUU KUHAP dan RUU Intelejen yang saat ini sedang dibahas Pemerintah.

     

    Kami mengundang rekan-rekan untuk hadir dalam diskusi dengan tema “Implikasi Putusan MK Terkait Penyadapan Terhadap RUU KUHAP dan RUU Intelejen” yang akan dilaksanakan pada:

     

    Ø  Hari/tanggal    : Jumat, 29 April 2011

    Ø  Waktu             : 16.00 – 18.00 WIB

    Ø  Tempat            : Galeri Cafe, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat

     

    Narasumber/penanggap:

    1.      Supriyadi Widodo Eddyono (Pemohon)

    Dasar & Alasan Pengujian Pasal 31 ayat (4) UU No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik;

    2.      Wahyu Wagiman                 (ELSAM)

    Dasar & Pertimbangan Putusan Mahkamah Konstitusi Tentang Penyadapan;

    3.      Nurkholis Hidayat               (LBH Jakarta/Koalisi KUHAP)

    Implikasi Putusan Mahkamah Konstitusi Terhadap RUU KUHAP;

    4.      Al-Araf                               (IMPARSIAL)

    Implikasi Putusan Mahkamah Konstitusi Terhadap RUU Intelejen

    5.      Emerson Yuntho                  (ICW)

    Implikasi Putusan Mahkamah Konstitusi Terhadap Pemberantasan Korupsi

     

    Kehadiran rekan-rekan dalam diskusi ini sangat kami harapkan. Bersama ini kami lampirkan pula Undangan Cetak dan Kerangka Acuan dari kegiatan ini.


    Demikian Undangan ini kami sampaikan, atas perhatian dan kehadirannya kami ucapkan terimakasih.

     

    Jakarta, 26 April 2011

    Hormat kami,

    ELSAM - LBH Jakarta - PIL-Net

     

    Personal kontak:

    1.      Andi Muttaqien           (08121996984)

    2.      Muhamad Isnur           (081510014395)


    -------------------------------


    Salam,

    --
    Andi Muttaqien

    Lembaga Studi dan Advokasi Masyarakat (ELSAM)
    Jl. Siaga II, No. 31, Pejaten Barat
    Jakarta 12510, Indonesia
    Telp/Fax: +6221 7972662 / +6221 79192519
    Mobile: +62812 1996 984
    Email: andi@..., andi.muttaqien@...
    http://www.elsam.or.id   
  • manatap vincent
    Kepada yth. Rekan-rekan Jaringan ... Salam dari: batakkinglawyersclub@gmail.com Kepada yth. Rekan-rekan Jaringan di     tempat “Implikasi Putusan MK
    Message 2 of 2 , May 13, 2011
    • 0 Attachment

      Kepada yth. Rekan-rekan Jaringan
      di
          tempat

      “Implikasi Putusan MK Terkait Penyadapan Terhadap RUU KUHAP

      dan RUU Intelejen”

       

      Strategic Impact Litigation Forum

       

      Usulan kalau bisa Strategic Impact Litigation Forum dapat dimantapkan lagi untuk melakukan Penelitian dan Pengkajian Etika Examinasi terhadap Putusan Judex Facti, Judex Jurist dan Putusan Mahkamah Konstitusi, disandingkan dengan Theory Realitas. Sebab semua Putusan Pengadilan dan Putusan Mahkamah Konstitusi serta Putusan Jury bukanlah Ilmu Hukum. Karena semua Pertimbangan Putusan Pengadilan dan Putusan Mahkamah Konstitusi serta Putusan Jury hanyalah Pendapat pribadi-pribadi yang dimusyarahkan yang tidak lepas dari kepentingan pribadi dan kelompok tertentu, yang sangat tidak sinkron dengan Filsafat Hukum. Sebagai pembanding mohon dibaca Filsafat Hukum dan Theory Realitas yang sangat menolak pandangan pengikut Jurisprudensi yang memandang putusan hakim sebagai Ilmu hukum. Padahal Putusan hakim hanyalah Pendapat Pribadi-pribadi yang dimusyarahkan secara tertutup dan sifatnya statis. Padahal Ilmu hukum yang didukung Filsafat hukum adalah kasih yang jujur dan adil, bukan balas dendam dan bukan pula menjebak seperti rekayasa penyadapan. Penyadapan dalam segala bentuk adalah perbuatan kejahatan kemanusiaan, apabila penyadapan itu ditujukan untuk menjebak dan melanggar hak-hak asasi manusia universal.


    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.