Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

menabrak orang dijalan

Expand Messages
  • Osh kosh Bgosh
    numpang nanya kalau kita nabrak orang dijalan sampai mati, tetapi tabrakan itu disebabkan orang tersebut yang lalai, misalnya memotong jalan yang jelas2 bukan
    Message 1 of 3 , Mar 15 3:31 AM
    • 0 Attachment
      numpang nanya kalau kita nabrak orang dijalan sampai mati, tetapi tabrakan itu disebabkan orang tersebut yang lalai, misalnya memotong jalan yang jelas2 bukan jalurnya,apakah si penabrak menurut hukum disalahkan nantinya ? thx.. salam..
    • jamal_effendy@yahoo.com
      Boleh sharing... Si penabrak sudah pasti disalahkan krn telah menghilangkan nyawa orang lain. Rekan lain mungkin bisa lbh jelas lagi serta Pasal yg dilanggar
      Message 2 of 3 , Mar 25 1:30 AM
      • 0 Attachment
        Boleh sharing...

        Si penabrak sudah pasti disalahkan krn telah menghilangkan nyawa orang lain.

        Rekan lain mungkin bisa lbh jelas lagi serta Pasal yg dilanggar dlm KUHP.

        Regards,


        Jamal

        Powered by Telkomsel BlackBerry®


        From: "Osh kosh Bgosh" <b.oshkosh@...>
        Sender: artikel-hukum@yahoogroups.com
        Date: Tue, 15 Mar 2011 10:31:57 -0000
        To: <artikel-hukum@yahoogroups.com>
        ReplyTo: artikel-hukum@yahoogroups.com
        Subject: [artikel-hukum] menabrak orang dijalan

         

        numpang nanya kalau kita nabrak orang dijalan sampai mati, tetapi tabrakan itu disebabkan orang tersebut yang lalai, misalnya memotong jalan yang jelas2 bukan jalurnya,apakah si penabrak menurut hukum disalahkan nantinya ? thx.. salam..

      • Rocky Marbun
        Malam, Boleh juga nih Sharing, Bila ada perbuatan melanggar UU dalam bidang lalu lintas, maka kita harus beracuan kepada UU No. 22 tahun 2009 tentang Lalu
        Message 3 of 3 , Mar 25 7:06 AM
        • 0 Attachment
          Malam, 
          Boleh juga nih Sharing,

          Bila ada perbuatan melanggar UU dalam bidang lalu lintas, maka kita harus beracuan kepada UU No. 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas, sehingga berlaku asas lex specialis derogat lex generalis, dimana KUHP dapat dikecualikan.

          UU Lalu Lintas 2009 memiliki semangat yang berbeda dengan UU Lalu Lintas 1992. UU Lalu Lintas 2009 lebih mengutamakan kesetaraan dan keseimbangan kepada setiap pengedara bermotor. Berbeda dengan UU Lalu Lintas 1992, yang memberikan perlakuan yang berbeda kepada Mobil, Motor dan pejalan kaki.

          Pada UU Lalu Lintas 2009, pengendara mobil dan motor dianggap seimbang, dan pejalan kaki tetap diistemewakan.
          Pasal 112 ayat (1) dan (2) UU Lalu Lintas 2009, menegaskan sebagai berikut:

          (1) Pengemudi Kendaraan yang akan berbelok atau berbalik arah wajib mengamati situasi Lalu Lintas di depan, di samping, dan di belakang Kendaraan serta memberikan isyarat dengan lampu penunjuk arah atau isyarat tangan.

          (2) Pengemudi Kendaraan yang akan berpindah lajur atau bergerak ke samping wajib mengamati situasi Lalu Lintas di depan, di samping, dan di belakang Kendaraan serta
          memberikan isyarat.

          Dari kedua ayat tersebut, jelas bahwa baik mobil dan motor tidak diadakan pembedaan. Untuk lebih jelas silahkan baca kelanjutan dari Pasal 112 UU Lalu Lintas 2009.

          Untuk lebih jelas, coba perhatikan pasal 234 ayat (1)  UU Lalu Lintas 2009, menegaskan sebagai berikut:
          "Pengemudi, pemilik Kendaraan Bermotor, dan/atau Perusahaan Angkutan Umum bertanggung jawab atas kerugian yang diderita oleh Penumpang dan/atau pemilik barang dan/atau pihak ketiga karena kelalaian Pengemudi."

          Perhatikan pula Pasal 234 ayat (3) UU Lalu Lintas 2009, yang merupakan pengecualian dari ayat (1), yang menegaskan sebagai berikut:
          "Ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) tidak berlaku jika:
          a. adanya keadaan memaksa yang tidak dapat dielakkan atau di luar kemampuan Pengemudi;
          b. disebabkan oleh perilaku korban sendiri atau pihak ketiga; dan/atau
          c. disebabkan gerakan orang dan/atau hewan walaupun telah diambil tindakan pencegahan."

          Sehingga, bila pengemudi mobil, dapat membuktikan bahwa pengendara motor yang melanggar ketentuan Pasal 112 dan mampu membuktikan unsur di dalam Pasal 234 ayat (3), maka Pengemudi Mobil tidak dapat dipersalahkan.

          Dari sisi praktek pun sudah pernah ada peristiwa yang sama dan telah diperiksa di Polda Metro DKI Jakarta.
          Dimana, terjadi kecelakan antara Mobil dan Motor, sehingga Pengendara Motor meninggal dunia. 
          Setelah diadakan penyidikan, maka Penyidik menyimpulkan bahwa yang patut dijadikan tersangka adalah Pengendara Motor (yg meninggal td).
          Sehingga perkara itu di hentikan (SP3) oleh Penyidik.

          Semoga penjelasan ini bisa bermanfaat buat kita semua.

          Rocky Marbun, S.H., M.H
          Hp. 0812.109.2374

          --- Pada Jum, 25/3/11, jamal_effendy@... <jamal_effendy@...> menulis:

          Dari: jamal_effendy@... <jamal_effendy@...>
          Judul: Re: [artikel-hukum] menabrak orang dijalan
          Kepada: artikel-hukum@yahoogroups.com
          Tanggal: Jumat, 25 Maret, 2011, 3:30 PM

           

          Boleh sharing...

          Si penabrak sudah pasti disalahkan krn telah menghilangkan nyawa orang lain.

          Rekan lain mungkin bisa lbh jelas lagi serta Pasal yg dilanggar dlm KUHP.

          Regards,


          Jamal

          Powered by Telkomsel BlackBerry®


          From: "Osh kosh Bgosh" <b.oshkosh@...>
          Sender: artikel-hukum@yahoogroups.com
          Date: Tue, 15 Mar 2011 10:31:57 -0000
          To: <artikel-hukum@yahoogroups.com>
          ReplyTo: artikel-hukum@yahoogroups.com
          Subject: [artikel-hukum] menabrak orang dijalan

           

          numpang nanya kalau kita nabrak orang dijalan sampai mati, tetapi tabrakan itu disebabkan orang tersebut yang lalai, misalnya memotong jalan yang jelas2 bukan jalurnya,apakah si penabrak menurut hukum disalahkan nantinya ? thx.. salam..


        Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.