Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

852Re: [TheresiaAvilla] Benarkah manusia dicobai oleh ALLAH?

Expand Messages
  • Adeline HK
    Apr 22, 2014
    • 0 Attachment
      Halo Alan.. :))

      Aku baru baca email ini, hehe..

      Yup, benar kok.. Tuhan mengijinkan segala sesuatu (baik maupun kurang baik) terjadi dalam hidup kita.. Namun yang berasal dr Tuhan, semua adalah yang baik.. Sebab Tuhan tidak pernah sekalipun merancangkan suatu kejahatan.. 

      Ingat kan, ada ayat mengenai kekudusan Allah.. Kuduslah kamu sebab Aku kudus.. Kurang lebih ayatnya seperti itu.. So krn Allah kita adalah Allah yang kudus, maka hanya yang baik, kudus, mulia yang berasal dr Allah. 

      Anyway, kita di sel juga kangen kamu kok.. Nti beberapa bulan lagi kan km pulang.. So, bisa main gitar lagi.. Hehe.. 

      Tetap semangat ya disana.. Tetap berpengharapan.. Sebab pengharapan berasal dr Allah.. Everything good comes from GOD. 

      Semoga kuliahnya cepet selese dan bisa semakin berkarya.. We all pray for u! 

      Jesus bless u.. *group hugs* 
      Have a great bless bright day!! ^_^


      Sincerely, 

      Skolastika Luisa Adeline HK

      Sent from my Called To Be Holy iPhone

      On 16 Mar 2014, at 08.23, <schandra_alan@...> wrote:

       

      Shallom semua,

      "...ini memang cobaan dari Tuhan, kami harus kuat menghadapinya..."
      "...Tuhan tidak akan mencobai manusia melebihi dari kemampuan kita..."
      "Bapa kami yang ada di surga...jangan masukkan kami kedalam pencobaan..."

      Kita sebaga seorang Nasrani dan anggota komunitas rohani pasti sering mendengar seseorang entah dalam konteks kesaksian, sharing rohani, doa, etc. pasti pernah mendengar sepenggal kalimat diatas. Beberapa minggu lalu secara tidak sengaja saya membaca ayat Yak 1:13-14 "
      (13) Apabila seorang dicobai, janganlah ia berkata: "Pencobaan ini datang dari Allah!" Sebab Allah tidak dapat dicobai oleh yang jahat, dan Ia sendiri tidak mencobai siapapun. (14) Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya.".
      Seketika saya berpikir bahwa selama ini kita sebagai sekumpulan orang beriman sudah lama salah kaprah.

      Lalu saya teringat dari kisah Ayub, jelas dari pasal 1-2 berjudul "Kesalehan Ayub dicobai". Tapi kalau kita baca ceritnya, ternyata yang mencobai Ayub itu Iblis namun yang memberikan ijin itu Allah. Jadi pemahaman saya, segala sesuatu baik dan buruk Tuhan yang ijinkan. Tapi, hanya yang baik berasal dari Allah sementara yang buruk oleh karena Iblis seijin Tuhan. Bacaan Injil minggu lalu pun mengisahkan Tuhan Yesus yang setelah berpuasa 40 hari 40 malam lamanya, dibawa oleh Roh dan disana Ia dicobai Iblis. Roh yang dari Allah memberikan ijin kepada Iblis untuk mencobai Yesus.

      Sekarang saya tahu kenapa rumusan doa Bapa Kami menyebutkan "...jangan masukkan kami kedalam pencobaan, tetapi bebaskan kami dari jahat".

      Semoga sekarang kita tidak lagi salah kaprah bahwa Tuhan tidak pernah mencobai, Dia hanya mengijinkan apa yang baik dan apa yang buruk terjadi dalam hidup kita. Semoga di masa pra-paskah ini kita semua boleh menang atas segala godaan dan pencobaan!

      *mohon dikoreksi bila ada yang salah*
      Regards,
      Alan
      yang sudah tidak bermain gitar semenjak terakhir sel :(

    • Show all 2 messages in this topic