Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

846Renungan KTM: Selasa, 21 Januari 2014 - Berjalan dalam kasih

Expand Messages
  • Adeline HK
    Jan 21, 2014
    • 0 Attachment
      Dear all..

      Ini lho..renungan yang aku buat.. yang aku ceritain pas sharing di sel tadi.. hahaha… (buat yg ga ada di sel tadi, ya gpp baca aja… ;) lalala.. )

      Kayaknya harus belajar lebih pede.. dan lebih percaya.. kalo Tuhan yang mau pakai aku, maka Ia pasti dah cukupi aku dengan segala rahmat yang aku butuhkan didalam kehidupanku sehari-hari dan juga di dalam pelayanan-pelayanan yg aku lakukan..

      So, mari semakin bertumbuh bersama dan semakin berjalan dalam kasih Tuhan. Dannnn…tak pernah lelah melayani di ladang Tuhan ^^

      GOD love you all, my brother and sister in Christ!!
      Syukur kepada Allah atas rahmat kasihNya kepada kita semua =)


      Sincerely,

      Adeline
      pssssstt… Roma 8:28. hihihi..
      --------------------------------------------------------------------------------------------

      Renungan: Selasa, 21 Januari 2014
       
      Bacaan Pertama     1 Sam 16: 1-13
      Mazmur                 Mzm 89: 20-22, 27-28
      Bacaan Injil            Mrk 2: 23-28
       
      Pekan Biasa II, Hari ke empat Pekan Doa Sedunia
       
       
      Bacaan Injil:
       
      Pada suatu kali, pada hari Sabat, Yesus berjalan di ladang gandum, dan sementara berjalan murid-murid-Nya memetik bulir gandum. Maka kata orang-orang Farisi kepada-Nya: "Lihat! Mengapa mereka berbuat sesuatu yang tidak diperbolehkan pada hari Sabat?" JawabNya kepada mereka: "Belum pernahkah kamu baca apa yang dilakukan Daud, ketika ia dan mereka yang mengikutinya kekurangan dan kelaparan, bagaimana ia masuk ke dalam Rumah Allah waktu Abyatar menjabat sebagai Imam Besar lalu makan roti sajian itu yang tidak boleh dimakan kecuali oleh imam-imam dan memberinya juga kepada pengikut-pengikutnya?” Lalu kata Yesus kepada mereka: "Hari Sabat diadakan untuk manusia dan bukan manusia untuk hari Sabat, jadi Anak Manusia adalah juga Tuhan atas hari Sabat."
       
       
      Shalom semuanya,
       
      JawabNya kepada mereka: "Belum pernahkah kamu baca apa yang dilakukan Daud, ketika ia dan mereka yang mengikutinya kekurangan dan kelaparan, bagaimana ia masuk ke dalam Rumah Allah waktu Abyatar menjabat sebagai Imam Besar lalu makan roti sajian itu yang tidak boleh dimakan kecuali oleh imam-imam dan memberinya juga kepada pengikut-pengikutnya?” (Mrk 2: 25-26)
       
       
      Renungan:
       
      Tindakan-tindakan yang dilakukan oleh Yesus sepanjang hidupNya adalah tindakan kasih. Yesus mengajarkan banyak hal mengenai kasih.
       
      Kasih yang muncul dari dalam hati dan terpancar dari pikiran, perkataan dan perbuatan Yesus.
       
      Salah satunya yang dapat kita renungkan lewat bacaan hari ini adalah mengetahui kehendak Tuhan dan mengikutinya bukanlah hal yang mudah. Kita perlu selalu 'tune in' with God dan discerment. Coba baca lagi renungan Injil kemarin, "Set out on the right path to follow Jesus"
       
      Saya tidak mengatakan bahwa mengikuti Tuhan itu susah. Tapi lebih dari itu, kadangkala perbuatan-perbuatan dan keinginan-keinginan kita berlawanan dengan kehendak Allah.
       
      Apa yang kelihatan baik di mata dunia / manusia, belum tentu baik menurut pandangan Allah. Seperti dalam bacaan pertama hari ini, ketika kita merenungkan Daud yang dipilih oleh Allah untuk menjadi raja atas Israel. Daud terpilih; daripada kakak-kakaknya yang kelihatan lebih baik dan lebih diutamakan oleh orang-orang di sekitarnya termasuk ayahnya.
       
      Pemikiran-pemikiran manusia yang tak sejalan dengan Allah dapat juga kita lihat pada bacaan Injil ini. Ketika Yesus membiarkan murid-muridNya memetik bulir gandum pada hari Sabat meskipun menurut adat kebiasaan Yahudi dilarang. Dan Yesus malah membela murid-muridNya ketika orang-orang Farisi bertanya mengapa mereka melakukan sesuatu yang dilarang pada hari Sabat.
       
      Peraturan-peraturan dibuat memang untuk ditaati dan supaya kehidupan menjadi teratur. Namun, yang terlebih penting bagi Yesus adalah kasih dan keselamatan.
       
      Ajaran Yesus, adalah ajaran kasih. Kasih yang melebihi apapun, kasihlah yang menjadi dasar dari segala sesuatu yang Ia lakukan.
       
      Contoh lain yang sangat nyata saat ini juga dapat kita lihat dari Bapa Paus kita, Paus Fransiskus. Lewat info-info dan foto-foto yang beredar, kita melihat pernyataan-pernyataan Paus yang didasari oleh kasih itu sendiri, melebihi segala peraturan dan kebiasaan-kebiasaan yang ada.
       
      Semoga kita, juga mau terus menerus berusaha berjalan dalam kasih. Semoga apapun yang kita pikirkan, rencanakan, katakan, segala sesuatu yang tersimpan dalam hati kita, segala-galanya adalah kasih saja.
       
       
      Doa:
       
      Kami bersyukur kepadaMu ya Tuhan, atas rahmat kasih yang Engkau berikan kepada kami. Ajarilah kami ya Tuhan, supaya kami boleh mengerti dan mengikuti jalan kasihMu. Bantulah kami, supaya dengan rahmat kebijaksaanMu, kami dapat membedakan pada saat mana kami kami mengikuti peraturan/kebiasaan yang ada, dan pada saat mana sebaiknya kami keluar dari semua peraturan/kebiasaan itu dan memilih tuk mengutamakan kasih seperti Engkau sendiri.  
      Pimpinlah kami Tuhan, untuk berjalan di jalan kasihMu, berjalan bersama Engkau sendiri. Biarlah hanya kasih saja yang melandasi segala sesuatu yang kami pikirkan, katakan atau perbuat. Segala sesuatu yang kami rencanakan dan yang tertanam di dalam hati kami.
      Amin.
       
       
       
      Vivit Dominus In Cuius Conspectu Sto. Zelo Zelatus Sum Pro Domino Deo Exercituum.
       
       
      Jesus Bless Us,
       
       
      Skolastika Luisa Adeline HK (Adeline)
      Sel Teresia Avila
      KTM Muda-Mudi Jakarta
      Indonesia

    • Show all 2 messages in this topic