Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Re: TaManBinTaNG >>> Bearpa Lama Kita Dikubur

Expand Messages
  • debukaki
    *kubur kematian sang waktu* * yaitu pada hari Dia memanggil kamu, lalu kamu mematuhi-Nya sambil * *memuji-Nya dan kamu mengira, bahwa kamu tidak berdiam (di
    Message 1 of 2 , Dec 31, 2008
    • 0 Attachment
      *kubur kematian sang waktu*


      *"yaitu pada hari Dia memanggil kamu, lalu kamu mematuhi-Nya sambil *
      *memuji-Nya dan kamu mengira, bahwa kamu tidak berdiam (di dalam *
      *kubur) kecuali sebentar saja." (Al Israa' 17:52)


      *
      ayat tersebut menggambarkan bahwa selama kita berada di alam barzakh
      (kubur), kita tidak merasakan masa penantian itu sebagai waktu yang
      lama. akibatrnya, begitu kita mati tak lama kemudian kita sudah bertemu
      dengan hari kiamat.

      sekarang jika dimisalkan kiamat terjadi pada 2 Januari 2009, apa berarti
      kita-kita yang baru saja menikmati tahun baru ini lebih enak karena tak
      perlu merasakan alam kubur, sedangkan nenek moyang kita merasakan
      azab kubur (atau sebaliknya mereguk nikmat kubur) selama ratusan
      tahun?

      misalkan ada dua orang yakni si A dan si B yang sama-sama pendosa,
      dengan kadar dosa sama persis, tapi si A mati dikubur di BUMI yang
      hanya SETAHUN mengitari matahari, sedangkan si B dikubur di
      NEPTUNUS, yang setahunnya sama dengan 248 kali setahun di bumi.
      apakah Tuhan tak adil karena B mengalami siksa kubur jauh lebih lama
      dari si A??

      untuk menjawab itu, kita perlu menginsyafi bahwa alam barzah bukanlah
      'kompleks kuburan' penuh patok dan kita ziarahi (yang ikut berotasi
      mengitari matahari, dan otomatis masih terikat konsep waktu).

      alam barzah adalah tempat di mana manusia kembali kepada Dia,
      menunggu hisab. siapa Dia? Dialah yang memiliki sifat "mendahului"
      (qadim), yakni apa-apa yang TIDAK memiliki permulaan dalam waktu,
      TIDAK terikat waktu, mengada melintasi batas kefanaan dalam hitungan
      detik-menit-tahun yang kita sebut; WAKTU.

      ***

      definisi setahun (julian) = 365 hari itu hanya berlaku di bumi. kita
      menyebut komet halley muncul 76 tahun sekali karena kita berada di
      bumi, tidak di atas komet itu. sebutan "hari" di bumi itu merupakan
      deskripsi manusia untuk mengukur pergerakan bumi mengitari matahari.

      kata kuncinya adalah: PERGERAKAN.

      seandainya kita hidup di atas permukaan komet halley, maka konsep
      waktu tentu berbeda. kita bisa jadi bilang, "bumi terlihat di langit kita
      setahun sekali!"

      yup, penghuni komet halley bisa berkata demikian karena mereka
      memiliki acuan sendiri menghitung PERGERAKAN komet tersebut
      kembali ke titik mula (bergerak 360 derajat, dari titik A ke A') dalam
      rangka evolusi.

      bahkan, seandainya kita duduk diam di tengah semesta (di atas
      sebuah asteroid yang diam, misalnya) maka kita TERBEBAS dari
      jeratan waktu, karena asteroid itu TIDAK BERGERAK.

      secara teoritis, segala sesuatu di ruang angkasa/ langit (samaa') itu
      memang tidak terikat waktu, SELAMA mereka tidak bergerak. saya
      bilang TEORITIS, karena alam semesta dan seluruh isinya TIDAK
      PERNAH diam, melainkan saling bergerak menjauh (fakta ini
      dibuktikan secara ilmiah oleh Edwin Hubble pada 1929).

      dari pergerakan itulah konsep 'waktu' membonceng, yang tak lain
      adalah JARAK YANG DITIMBULKAN akibat pergeseran dari satu titik
      ke titik berbeda (TIDAK PERNAH ke titik yang sama dari sebelumnya,
      karena evolusi planet terjadi bersamaan dengan PERGERAKAN
      MATAHARI ke arah bintang Vega).

      nah, perbandingan antara dua materi yang sama-sama bergeser di
      semesta menuju satu titik akan menciptakan konsep baru bernama:
      KECEPATAN. di ranah inilah, waktu menemukan kefanaannya dan
      kembali pada hakikatnya sebagai KONSEP, dan bukan REALITAS.

      REALITAS yang ada di semesta ini adalah: (sekali lagi) PERGERAKAN,
      dan KECEPATAN, yakni perbandingan pergerakan materi dari satu titik
      semesta ke titik yang lain.

      ***

      quran mencontohkan dua materi yang bergerak dari bumi ke Tuhan,
      dalam kecepatan yang berbeda (dan MELEMPARKAN "waktu" kembali
      ke hakikatnya sebagai sebuah KONSEP semata dan bukan REALITAS).
      kedua pergerakan materi itu adalah: 'amr' (urusan), dan malaikat.

      "Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik
      kepadaNya dalam satu hari yang kadarnya adalah seribu tahun menurut
      perhitunganmu." (As Sajdah 32:5)

      kata 'amr' yang diterjemahkan sebagai "urusan" itu mengarungi semesta
      berjarak tempuh X (1 HARI di sisi Allah), yang ditempuh dalam 1.000
      tahun alias 1.000 kali evolusi bumi. apa itu 'amr'? 'amr' adalah segala
      urusan yang terkait dengan kehidupan di alam semesta, seperti
      disinggung di ad-dukhan (44:4)

      sekarang, bandingkan dengan materi malaikat (dan ruh) yang
      mengarungi semesta berjarak tempuh X juga (1 hari di sisi Allah),
      namun setara dengan 50.000 kali evolusi bumi (50.000 tahun), alias 50
      KALI lebih cepat dari 'amr':

      "Naik malaikat dan ruh kepadaNya dalam waktu sehari yang kadarnya
      50 ribu tahun." (Al Maarij:4)

      quran tidak sedang menunjukkan kontradiksi atau keterangan berbeda
      tentang kadar *satu hari di sisi Allah*, melainkan sedang menunjukkan
      FAKTA bahwa konsep 'WAKTU' adalah RELATIF: SATU HARI memiliki
      waktu tempuh berbeda dari materi yang berbeda.

      relativitas waktu itu lebih gamblang disinggung di ayat quran ini:

      Allah bertanya: "Berapa tahunkah lamanya kamu tinggal di bumi?"
      Mereka menjawab: "Kami tinggal (di bumi) sehari atau setengah hari,
      maka tanyakanlah kepada orang-orang yang menghitung." Allah
      berfirman: "Kamu tidak tinggal (di bumi) melainkan sebentar saja,
      kalau kamu sesungguhnya mengetahui. (al-mu'minuun 23: 112-114)

      nah, dengan relativitas waktu itulah malaikat (yang terbuat dari cahaya)
      bisa mengirim wahyu dengan kecepatan super-cahaya. ini menjelaskan
      mengapa dalam SEKIAN DETIK ketika nabi bermuka masam demi
      melihat pengemis buta (ummi maktum) ikut nimbrung di pertemuan
      dengan pemuka Quraish, Allah bisa menghardik beliau dalam firman-Nya di
      surat abasa (80: 1-16) yang disampaikan malaikat Jibril.

      (OOT, ini jugalah yang menjelaskan maksumnya nabi. sebagai manusia
      biasa beliau juga berbuat khilaf, namun Allah senantiasa mengingatkan
      langsung sehingga beliau langsung taubat dan wafat dalam keadaan
      suci. ingat riwayat nabi mengumpulkan umat dan meminta mereka
      menunjukkan kesalahan beliau agar beliau kembali pada-Nya dalam
      keadaan benar-benar suci? silahkan baca di
      sini<http://kebunhikmah.com/article-detail.php?artid=109>)
      wallahu a'lam..


      selamat tahun baru hijriah dan julian,
      *rif



      2008/12/30 iwan mujahid <iwan7152002@...>

      > Allah swt berfirman" Dan dalam satu hari di akhirat sama dengan 50 tahun di
      > dunia ini. Maka hendaklah kalian bersabar dengan kesabaran yg penuh
      > keindahan. Sesungguhnya, mereka(orang yang tidak briman) melihat akhirat itu
      > sangat jauh, padahal sangatlah dekatnya".
      >
      > --- On Fri, 12/19/08, daud zainal <dhaud_muslim@...> wrote:
      >
      >
      > Assalamualaikum Wr Wb.
      >
      > Dari Milis sebelah mudah-mudahan bermanfaat, maaf kalo sudah ada yang
      > mendapatkannya....!!
      > MARI KITA RENUNGKAN BERSAMA-SAMA.....
      > Berapalama Kita dikubur?
      >
      > Awansedikit mendung, ketika kaki kaki kecil Yani berlari-lari gembira di
      > atas jalanan menyeberangi kawasan lampu merah Karet.
      >
      > Bajumerahnya yg Kebesaran melambai Lambai di tiup angin.Tangan kanannya
      > memegang Es krim sambil sesekali mengangkatnya ke mulutnya untuk dicicipi,
      > sementara tangan kirinya mencengkram Ikatan sabuk celana ayahnya.
      >
      > Yani dan Ayahnya memasuki wilayah pemakaman umum Karet, berputar sejenak ke
      > kanan & kemud ian duduk Di atas seonggok nisan "Hj Rajawali binti Muhammad
      > 19-10-1915:20- 01-1965"
      >
      > "Nak, ini kubur nenekmu mari Kita berdo'a untuk nenekmu" Yani melihat wajah
      > ayahnya, lalu menirukan tangan ayahnya yg mengangkat ke atas dan ikut
      > memejamkan mata seperti ayahnya. Ia mendengarkan ayahnya berdo'a untuk
      > Neneknya...
      >
      > "Ayah, nenek waktu meninggal umur 50 tahun ya Yah."Ayahnya mengangguk
      > sembari tersenyum, sembari memandang pusara Ibu-nya.
      >
      > "Hmm, berarti nenek sudah meninggal 42 tahun ya Yah...." KataYani berlagak
      > sambil matanya menerawang dan jarinya berhitung. "Ya, nenekmu sudah di dalam
      > kubur 42 tahun ... "
      >
      > Yani memutar kepalanya, memandang sekeliling, banyak kuburan di sana.. Di
      > samping kuburan neneknya ada kuburan tua berlumut "Muhammad Zaini:
      > 19-02-1882:30-01-1910"
      >
      > "Hmm.. Kalau yang itu sudah meninggal 106 tahun yang lalu ya Yah", jarinya
      > menunjuk nisan disamping kubur neneknya. Sekalilagi ayahnya mengangguk.
      > Tangannyaterangkat mengelus kepala anak satu-satunya. "Memangnya kenapa
      > ndhuk?" kata sang ayah menatap teduh mata anaknya. "Hmmm, ayah khan semalam
      > bilang, bahwa kalau kita mati, lalu di kubur dan kita banyak dosanya, kita
      > akan disiksa dineraka" kata Yani sambil meminta persetujuan ayahnya. "Iya
      > kanyah?"
      >
      > Ayahnyatersenyum, "Lalu?"
      > "Iya... Kalau nenek banyak dosanya, berarti nenek sudah disiksa 42 tahun
      > dong yah di kubur? Kalau nenek banyak pahalanya, berarti sudah 42 tahun
      > nenek senang dikubur.... Yanggak yah?" mata Yani berbinar karena bisa
      > menjelaskan kepada Ayahnya pendapatnya.
      >
      > Ayahnyatersenyum, namun sekilas tampak keningnya berkerut, tampaknya
      > cemas..... "Iya nak, kamu pintar," kata ayahnya pendek.
      >
      > Pulangdari pemakaman, ayah Yani tampak gelisah Di atas sajadahnya,
      > memikirkan apa yang dikatakan anaknya... 42 tahun hingga sekarang... kalau
      > kiamat datang 100 tahun lagi...142 tahun disiksa .. atau bahagia dikubur
      > .... LaluIamenunduk ... Meneteskan air mata...
      >
      > KalauIameninggal.. Lalu banyak dosanya ...lalu kiamat masih 1000 tahun lagi
      > berarti Ia akan disiksa 1000 tahun?
      > InnalillaahiWAinna ilaihi rooji'un.... Air matanya semakin banyak menetes,
      > sanggupkah ia selama itu disiksa? Iya kalau kiamat 1000 tahun ke depan,
      > kalau 2000 tahun lagi? Kalau3000 tahun lagi? Selama itu ia akan disiksa di
      > kubur. Lalusetelah dikubur? BukankahAkan lebih parah lagi?
      > Tahankah?padahal melihat adegan preman dipukuli massa ditelevisi kemarin ia
      > sudah tak tahan?
      >
      > YaAllah... Ia semakin menunduk, tangannya terangkat, keatas bahunya naik
      > turun tak teratur.... air matanya semakin membanjiri jenggotnya
      >
      > Allahummaas aluka khusnul khootimah.. berulang Kali di bacanya DOA itu
      > hingga suaranya serak ... Dan ia berhenti sejenak ketika terdengar batuk
      > Yani.
      >
      > DihampirinyaYani yang tertidur di atas dipan Bambu..Dibetulkannya
      > selimutnya. Yani terus tertidur.... tanpa tahu, betapa sang bapak sangat
      > berterima kasih padanya karena telah menyadarkannya arti sebuah kehidupan...
      > Dan apa yang akan datang di depannya...
      >
      > "Yaa Allah, letakkanlah dunia ditanganku, jangan Kau letakkan dihatiku..."
      >
      > wassalam�., mudah-mudahan bermanfaat.. .
      >
      > "Sebarkanlah walau hanya 1 ayat"
      >


      [Non-text portions of this message have been removed]
    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.