Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Re: [StartUpLokal] Minta Masukan : paid content

Expand Messages
  • Alfan Hendro
    Kalau menurut saya, boleh FREE waktu awal, tapi dengan cara dipromosiin sebagai early-bird special. Misalnya: Basic subscription : $10/month Early-adopters
    Message 1 of 70 , Jul 1, 2011
    View Source
    • 0 Attachment
      Kalau menurut saya, boleh FREE waktu awal, tapi dengan cara dipromosiin sebagai early-bird special.
      Misalnya:

      Basic subscription : $10/month
      Early-adopters specials: If you register before 31 July 2011, your basic subscription is free till 31 Dec 2011.




      On 01/07/2011 13:13, Thomas Wiradikusuma (milis) wrote:  

      Hi Nat,

      > Kalau FREE will forever be free. Akan susah untuk berubah menjadi PAID. That's why ketika anda membuat monetization model, harus sudah di define dari awal, mau FREE atau > PAID (well, freemium is okay). Ngga bisa FREE lalu di tengah jalan jadi paid.

      Gw tertarik dengan ini. Di buku Running Lean juga dibilang, "if you want to charge, charge from day one". Tapi gimana realisasinya ya, secara untuk dapetin traction kan musti jual diri, eh jual murah (bahkan gratis) dulu.


      > Menurutku startups di Indonesia yang start early (dan bisa tahan nafas) akan prevail. Kaskus, forum vbulletin biasa, bisa punya uang 1T sekarang.
      > Detik, website portal news, bisa omzetnya ratusan milyar sekarang. Semuanya early adopter.

      Dan gimana dengan startup yang baru mulai sekarang, apakah kita "telat"? Apakah ada yg harus diperhatikan biar bisa mengulang kisah sukses mereka?



      --
      warm regards,
      Thomas Wiradikusuma
      I tweet @wiradikusuma
      wiradikusuma.com

    • bayu frans
      Salam kenal, saya orang baru... kasih sedikit share ke ngomik.com; dulu waktu kecil saya seneng banget sama komik mahabarata, ramayana, dsb... setelah baca
      Message 70 of 70 , Jul 7, 2011
      View Source
      • 0 Attachment
        Salam kenal, saya orang baru...

        kasih sedikit share ke ngomik.com; dulu waktu kecil saya seneng banget sama komik mahabarata, ramayana, dsb... setelah baca biasanya sama temen2 kami kembangkan sendiri cerita menurut versi (imajinasi) masing2. Bahkan ada temen yg super kreatif dia buat seperti pgelaran wayang kulit tapi bahannya cuma dari kertas, lilin (sebagai pencahayaan) tali dengan roller nya dari tutup botol, pokoknya seru deh...

        Poin nya, kasih kesempatan pembaca untuk mengembangkan idenya terhadap ide awal pembuat komik. Di sini tiap imajinasi diapresiasi secara positif, bisa ditampilkan. Model income sharingnya yang bisa di menguntungkan semua pihak, tidak usah besar yg penting happy.

        Sebuah ide bisa dipublikasikan dan diterima, itu pun sudah merupakan kebahagiaan tersendiri bagi pemilik ide.

        Maju terus ngomik.com

        Franciscus Herbayu (Bayu)

        --- On Thu, 7/7/11, Jonru Ginting <jonruginting@...> wrote:

        From: Jonru Ginting <jonruginting@...>
        Subject: Re: [StartUpLokal] Minta Masukan : paid content
        To: StartUpLokal@yahoogroups.com
        Date: Thursday, July 7, 2011, 6:47 PM

         

        Sepanjang yang saya tahu:

        Kalau kita ingin monotize konten di internet, kunci suksesnya adalah VALUE ADDED.

        Kenapa banyak orang yang sukses jualan ebook? Padahal konten ebooknya banyak tersedia di tempat lain secara gratis? Karena si penjual ebook menawarkan berbagai macam value added.

        Untuk http://www.ngomik.com, menurut saya mungkin komik berbayarnya bisa diberi bonus yang menarik. Cari tahu dulu, apa yang paling menarik bagi para pembeli komik? Bila sudah ketemu, jadikan itu sebagai value addednya.

        -- 
        Terima Kasih dan Salam Sukses!

        Jonru
        (*) Founder PenulisLepas.com & Moderator Milis Penulis Lepas
        (*) Founder & Mentor Writers Academy: http://www.WritersAcademyIndonesia.com
        (*) Penulis Buku "Menerbitkan Buku Itu Gampang!" dan "Cara Dahsyat Menjadi Penulis Hebat"
        (*) Telp: 0852-1701-4194 / 021-9705-6247
        (*) Personal blog: http://www.jonru.net
        (*) Twitter: @jonru


        2011/7/7 Tomo Angkriwan <tomoang@...>
         

        Bulan lalu di seminar flexi market di surabaya ada insight dari partner jepang yang dipake flexi untuk mengintegrasi ad-platform ke flexi android market apps. Yang menarik dia bilang publisher komik jepang mulai mendistribusikan komik digitalnya secara gratis dalam bentuk file. Disupport oleh embedded advertising didalam file komik tersebut. Jadi setiap orang baca, income advertising masuk. Pertanyaannya, implementasinya gimana?

        Kalo langganan seharusnya tidak masalah mengenai pembagian. Misalkan ngomik.com ambil 30%. Sisa 70% dari total income di split proporsional antara komikus berdasarkan traffic masing2 komik. Untuk model direct purchase lebih gampang lagi, persis kaya appstore apple.



        Tomo Angkriwan

        From: Wisnu Manupraba <wisnu@...>
        Reply-To: <StartUpLokal@yahoogroups.com>

        Date: Fri, 1 Jul 2011 14:07:35 +0700
        To: <StartUpLokal@yahoogroups.com>
        Subject: Re: [StartUpLokal] Minta Masukan : paid content

         



        2011/7/1 Thomas Wiradikusuma (milis) <wiradikusuma.milis@...>
         

        Gimana kalo langganan plus 30-day guarantee? Hehe..

        Jadi langganan, tapi dijamin 30 hari duit kembali DENGAN SYARAT baru baca maksimal 1 komik.

        Tapi kalo langganan menurut gw yg repot ke pembagian royaltinya ya ke pembuat komik.



        yup, sebenarnya ini challenge buat ngomik.com, hubungan dengan komikus, karena ini bukan komik gw tapi siapa aja bisa 'jualan komiknya'.

        kalau jualan per content kayak sekarang khan gampang tuh, ada revenue share, kalau misalkan subscription base gimana buat bagi2 dengan komikusnya? kecuali ngomik.com sejak awal ngebeli komik itu dari komikusnya, tapi untuk saat ini belum ada modal buat ngelakuin hal itu (ada yang mau ngemodalin?? :D )


        FYI, problem yang pengen ngomik.com selesaikan adalah : gimana komikus bisa dapat penghasilan dengan jualan komiknya, jadi bikin media dimana mereka bisa jualan

        karena itu yang kepikiran adalah bikin mekanisme yang memudahkan pembaca komik beli konten mereka yang mana dengan potong pulsa dan deposit....
         
        kalau iklan, kayaknya sedikit dan susah ngebaginya

        btw, thank you untuk sudut pandangnya... we will improve the system


        2011/7/1 Adrian Godong <adrian.godong@...>
         

        Gimana kalau langganan?

        Langganan ada feeling risk-free "buying". Kalo komiknya ternyata jelek, baca yang lain tanpa ngerasa sia2 udah bayar.


        --
        warm regards,
        Thomas Wiradikusuma
        I tweet @wiradikusuma
        wiradikusuma.com



        --
        Wisnu Manupraba
        "Baca dan Publikasikan Komik di Ngomik.com"


      Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.