Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Re: [SSR-Klub] Ada yang bisa carikan solusi untuk masalah keuangan saya

Expand Messages
  • helmi
    Salam kenal Pak Agus, Pada kondisi seperti ini, sebaiknya jangan mengambil langkah-langkah yang terlalu beresiko. Kalau boleh saya menyarankan, hadapilah
    Message 1 of 11 , Oct 3, 2005
    View Source
    • 0 Attachment
      Salam kenal Pak Agus,
       
      Pada kondisi seperti ini, sebaiknya jangan mengambil langkah-langkah yang terlalu beresiko.
      Kalau boleh saya menyarankan, hadapilah kesalahan dalam penggunaan CC ini sebagai kegagalan dalam pengambilan keputusan, yang akan menjadi pelajaran yang sangat berharga dikemudian hari. Dan anggaplah jumlah hutang yang tersisa tersebut sebagai suatu kerugian dari kesalahan pengambilan keputusan dan harus anda bayar dengan segera agar anda bisa segera keluar dari belenggu hutang yang tidak sehat tersebut.
       
      Untuk itu saya menyarankan:
      1. Jual aset anda senilai sisa hutang dan segera bayarkan agar anda segera lepas dari cengkeraman hutang yang tidak sehat karena terlalu berlebihan. Dan yang terpenting pikiran anda tidak kalut hanya memikirkan hutang yang tak kunjung lunas. Dengan harapan anda dapat lebih tenang dan jernih dalam memikirkan langkah-langakh kedepan, lebih hati-hati dan tidak emosi.
      2. Hadapilah kenyataan bahwa kenikmatan/kenyamanan hidup anda terkurangi akibat penjualan aset tersebut
       
      3. Mulai menabung untuk dengan tujuan mengganti asset yang hilang dan menimbang-nimbang peluang investasi atau usaha yang lebih aman dengan hati-hati
       
      Selamat berjuang semoga sukses
      Bukankah kegagalan merupakan sukses yang tertunda
       
      Helmi
       
      ----- Original Message -----
      Sent: Friday, September 30, 2005 1:53 PM
      Subject: Re: [SSR-Klub] Ada yang bisa carikan solusi untuk masalah keuangan saya

      anda sudah masuk dalam lingakaran kapitalis dengan menggunakan kartu kredit. memang kartu kredit memberikan manfaat bg beberapa orang bahkan juga mencekik orang. pemakaian CC yg tdk terkendali menyebabkan kerugian bg diri kita sendiri.
      Cara pertama, Buang CC anda, trus kedua lunasi tagihannya, dan yang ketiga nabung aja buat investasi


      Agus Yustiara <agusty20@...> wrote:
      Salam kenal rekan-rekan semua,

      Perkenalkan Saya Agus Yustiara, Saya baru gabung di milist ini dan
      saya berniat cari pengetahuan mengenai perencanaan keuangan. Saya
      sendiri sekarang ini sedang terhimpit masalah keuangan gara-gara
      pemakaian CC yang tidak terkendali. Saya baru menyadari ketika tagihan-
      tagihan saya mulai membengkak dan sekarang-sekarang ini hanya bisa
      menutup pembayaran minimal-nya saja. Sedangkan untuk menutup semua
      tidaklah mungkin karena mungkin rekan-rekan tahu sendiri ya..dimasa
      sulit seperti ini. Hanya mengandalkan penghasilan yang serba pas.
      Untuk itu jika ada dari rekan-rekan yang bisa membantu saya, ataupun
      cari wejangan-wejangan kali yaaa... Saya berterima kasih sekali.







      < div>


      Antony Suryawan
      +628562709233
      Ngesrep Timur III/13 RD PLN
      Semarang 50269
       


      Yahoo! for Good
      Click here to donate to the Hurricane Katrina relief effort.

    • Ery Prasetyawan
      Pak Agus Yustiara Yth, Saya ikut prihatin Pak atas keadaan yang Bapak alami. Jangan berkecil hati Pak Agus, saya juga pernah mengalami hal yang sama sekitar
      Message 2 of 11 , Oct 5, 2005
      View Source
      • 0 Attachment


        Pak Agus Yustiara Yth,

        Saya ikut prihatin Pak atas keadaan yang Bapak alami.

        Jangan berkecil hati Pak Agus, saya juga pernah mengalami hal yang sama sekitar tahun 2002 yang lalu, puji syukur sekarang saya sudah terbebas dengan masalah CC itu.

        Sekedar share ini yg saya lakukan supaya bisa keluar dari lingkaran tikus CC:

         

        1. Membuat Balance Sheet. Sehingga saya tahu benar posisi keuangan dan casflow saya.

         

        2. Berkonsentrasi untuk betul-betul menghemat biaya. Biaya-biaya yang sifatnya tidak pokok, saya pangkas. Contoh yg dulunya langganan majalah dan koran, saya kurangi. Bahkan untuk sementara waktu, saya "habisi" sama sekali (tdk langganan koran/majalah).Dan masih ada beberapa biaya yg bisa saya kurangi dari hasil saya buat Balance sheet itu tadi.

        Uang penghematan ini saya gunakan untuk melunasi sebagian/seluruhnya hutang CC saya.

         

        3. Mencari penghasilan tambahan, supaya sumber income bukan itu-itu saja. Profesi saya masih menjadi karyawan, otomatis saya mempunyai gaji, nah kalau gaji ini kurang mencukupi life style lagi maka saya harus mencari sumber-sumber income yg lain. Ada banyak opportunity diluar sana yang kalau kita mencari kita akan mendapatkan yg sesuai dengan situasi dan keadaan kita.

         

        4. Berubah dengan men-STOP gaya hidup konsumtif sampai saya rasa saya sudah mampu/cukup bebas financial maka saya bisa memilih lagi life style yg saya inginkan. Sebenarnya banyak keinginan2 saya untuk memenuhi life style saya, tapi kalau saya mau berubah dan maju saya harus bisa "puasa" life style dan keinginan-keinginan saya itu dulu.Nah saat ini saya sudah bisa "menghidupkan" kembali beberapa life stye yg dulu saya "kill" untuk sementara.

        " Perubahan belum tentu membawa hasil/kemajuan memang (karena perlu proses yg panjang), akan tetapi tanpa berubah saya tidak mungkin maju/berhasil"

         

        Begitu Pak Agus, semoga sharing ini bisa membantu.

         

        Sukses untuk Bapak & Keluarga.

        Salam Luar Biasa & Dahsyat.

         


        -----Original Message-----
        From: Agus Yustiara [mailto:agusty20@...]
        Sent: Thursday, September 29, 2005 5:48 PM
        To: SSR-Klub@yahoogroups.com
        Subject: [SSR-Klub] Ada yang bisa carikan solusi untuk masalah keuangan
        saya

        Salam kenal rekan-rekan semua,

        Perkenalkan Saya Agus Yustiara, Saya baru gabung di milist ini dan
        saya berniat cari pengetahuan mengenai perencanaan keuangan. Saya
        sendiri sekarang ini sedang terhimpit masalah keuangan gara-gara
        pemakaian CC yang tidak terkendali. Saya baru menyadari ketika tagihan-
        tagihan saya mulai membengkak dan sekarang-sekarang ini hanya bisa
        menutup pembayaran minimal-nya saja. Sedangkan untuk menutup semua
        tidaklah mungkin karena mungkin rekan-rekan tahu sendiri ya..dimasa
        sulit seperti ini. Hanya mengandalkan penghasilan yang serba pas.
        Untuk itu jika ada dari rekan-rekan yang bisa membantu saya, ataupun
        cari wejangan-wejangan kali yaaa... Saya berterima kasih sekali.










        ____________________________________

        Kunjungi www.perencanakeuangan.com
        ____________________________________
        Yahoo! Groups Links











        All the Best,
        Ery Prasetyawan
        +62 811 904262
        http://www.eryp2000.ws
        Yahoo messenger ID: eryp2000


        Yahoo! for Good
        Click here to donate to the Hurricane Katrina relief effort.
      • djoko wijono
        Sekedar urun rembug. saya lagi baca bukunya DAVID BACH Start late finish rich Salah satunya ceritanya adalah cara menuju finish yang rich bagi orang yang
        Message 3 of 11 , Oct 6, 2005
        View Source
        • 0 Attachment
          Sekedar urun rembug.
          saya lagi baca bukunya DAVID BACH " Start late finish rich"
          Salah satunya ceritanya adalah cara menuju finish yang rich bagi orang yang start lambat, mulai dari nol atau bahkan kurang dari nol maafseperti P. Agus YTH.
          Dia memberikan beberapa alternatif sbb:
          1. Bayarlah rekening CC anda lebih dari minimum. karena kalau minimum berarti pokoknya tidak terkurangi alaias bayar interest saja.
          2. Mintalah penurunan interest melalui orang yang berkompeten di Bank penerbit CC anda, seperti supervisor atau managernya. dengan membandingkan bahwa bank lain ada tawaran dengan interest yang lebih rendah. Bank banyak bersaing dengan ini hingga sebetulnya kita punya bargain power untuk itu.
          3. Untuk mengurangi beban juga minta ditunda financial chargenya atau dihilangkan. sekali lagi dengan orang yang tepat bukan dengan customer servicenya. karena mereka tidak punya diccision untuk itu.
          4. Kurangi "late factor" anda dan tabunglah. Late faktor adalah sesuatu pengeluaran dana yang bersifat rutine dan tidak utama. seperti kalau makan siang bisa disiapkan sendiri kenapa harus beli.Kalau menggunakan Bus lebih effektif dan murah kenapa harus pakai mobil sendiri. kalau rokok, ngopi dan shoping bisa dikurangi dan dihilangkan tentunya akan bisa membikin late factor tadi bisa ditabung. Ingat itu routine dan kalau dilakukan, Insya Allah masa pensiun akan berkecukupan. contoh perokok, kalau sehari satu bungkus sudah berapa? Rp 5000? sebulan 150000, setahun sudah 12x150000.selama anda bekerja 30thx12x150000.....wow itu baru rokok.
          Kalau itu digabung dengan lainnya? itulah pokok pikiran automatic millionare nya David Bach.
          5.Setelah utang anda habis, teruskalah menabung sampai bisa untuk investasi.
          6.Investasi yang menurut dia dan menurut saya juga yang baik dan cukup aman adalah bidang properti yang mempunyai leverage yang cukup tinggi.
          7.Beli properti dan disewakan. beli properti kita akan mendapat yang namanya Appresiasi. coba bapak cari informasi berapa appresiasi bidang properti? biasanya yang paling apes di kita adalah 5% pertahun, malah ada yang bisa 20-30% pertahun atau lebih tergantung pada lokasi-loksi dan lokasi. kalau appresiasi itu ditambah denga sewa yang biasanya 5 % per tahun dari harga properti.
          Jadi berapa akumulasi dari Investasi properti bapak? kalau bapak pintar cari lokasi tentu akan melebihi investasi manapun dan aman. dikita rasanya tidak ada harga properti yang turun.
          8.Gunakan leverage lain yaitu " UOL" Uang Orang Lain.......yaitu Bank. tapi ini bener bener harus siap mental dan pengetahuan tentunya. Dengan UOL kita bisa seperti meng"kloning" properti seperti nomor 7 diatas.
           
          Itu aja sekedarsaran dan urun rembug, semoga bermanfaat bagi anda dan tentunya saya juga.
          salam.

           
          On 10/5/05, Ery Prasetyawan <eryp2000@...> wrote:


          Pak Agus Yustiara Yth,

          Saya ikut prihatin Pak atas keadaan yang Bapak alami.

          Jangan berkecil hati Pak Agus, saya juga pernah mengalami hal yang sama sekitar tahun 2002 yang lalu, puji syukur sekarang saya sudah terbebas dengan masalah CC itu.

          Sekedar share ini yg saya lakukan supaya bisa keluar dari lingkaran tikus CC:

           

          1. Membuat Balance Sheet. Sehingga saya tahu benar posisi keuangan dan casflow saya.

           

          2. Berkonsentrasi untuk betul-betul menghemat biaya. Biaya-biaya yang sifatnya tidak pokok, saya pangkas. Contoh yg dulunya langganan majalah dan koran, saya kurangi. Bahkan untuk sementara waktu, saya "habisi" sama sekali (tdk langganan koran/majalah).Dan masih ada beberapa biaya yg bisa saya kurangi dari hasil saya buat Balance sheet itu tadi.

          Uang penghematan ini saya gunakan untuk melunasi sebagian/seluruhnya hutang CC saya.

           

          3. Mencari penghasilan tambahan, supaya sumber income bukan itu-itu saja. Profesi saya masih menjadi karyawan, otomatis saya mempunyai gaji, nah kalau gaji ini kurang mencukupi life style lagi maka saya harus mencari sumber-sumber income yg lain. Ada banyak opportunity diluar sana yang kalau kita mencari kita akan mendapatkan yg sesuai dengan situasi dan keadaan kita.

           

          4. Berubah dengan men-STOP gaya hidup konsumtif sampai saya rasa saya sudah mampu/cukup bebas financial maka saya bisa memilih lagi life style yg saya inginkan. Sebenarnya banyak keinginan2 saya untuk memenuhi life style saya, tapi kalau saya mau berubah dan maju saya harus bisa "puasa" life style dan keinginan-keinginan saya itu dulu.Nah saat ini saya sudah bisa "menghidupkan" kembali beberapa life stye yg dulu saya "kill" untuk sementara.

          " Perubahan belum tentu membawa hasil/kemajuan memang (karena perlu proses yg panjang), akan tetapi tanpa berubah saya tidak mungkin maju/berhasil"

           

          Begitu Pak Agus, semoga sharing ini bisa membantu.

           

          Sukses untuk Bapak & Keluarga.

          Salam Luar Biasa & Dahsyat.

           


          -----Original Message-----
          From: Agus Yustiara [mailto:agusty20@...]
          Sent: Thursday, September 29, 2005 5:48 PM
          To: SSR-Klub@yahoogroups.com
          Subject: [SSR-Klub] Ada yang bisa carikan solusi untuk masalah keuangan
          saya

          Salam kenal rekan-rekan semua,

          Perkenalkan Saya Agus Yustiara, Saya baru gabung di milist ini dan
          saya berniat cari pengetahuan mengenai perencanaan keuangan. Saya
          sendiri sekarang ini sedang terhimpit masalah keuangan gara-gara
          pemakaian CC yang tidak terkendali. Saya baru menyadari ketika tagihan-
          tagihan saya mulai membengkak dan sekarang-sekarang ini hanya bisa
          menutup pembayaran minimal-nya saja. Sedangkan untuk menutup semua
          tidaklah mungkin karena mungkin rekan-rekan tahu sendiri ya..dimasa
          sulit seperti ini. Hanya mengandalkan penghasilan yang serba pas.
          Untuk itu jika ada dari rekan-rekan yang bisa membantu saya, ataupun
          cari wejangan-wejangan kali yaaa... Saya berterima kasih sekali.










          ____________________________________

          Kunjungi www.perencanakeuangan.com
          ____________________________________
          Yahoo! Groups Links











          All the Best,
          Ery Prasetyawan
          +62 811 904262
          http://www.eryp2000.ws
          Yahoo messenger ID: eryp2000


          Yahoo! for Good
          Click here to donate to the Hurricane Katrina relief effort.

          ____________________________________

          Kunjungi www.perencanakeuangan.com
          ____________________________________




          YAHOO! GROUPS LINKS




        Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.