Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Re: [SSR-Klub] Pengajuan KPR sesuai Surat Edaran (SE) BI No. 15/40/DKMP

Expand Messages
  • erliana_h4lim@...
    Setau saya juga perjanjian pisah harta sebelum merit. Atau org bule blg prenuptial marital. Kalau sdh catatan sipil ya sdh ga bisa. Sent from my BlackBerry®
    Message 1 of 15 , Oct 9, 2013
    • 0 Attachment
      Setau saya juga perjanjian pisah harta sebelum merit. Atau org bule blg prenuptial marital.

      Kalau sdh catatan sipil ya sdh ga bisa.



      Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

      From: "Teddie!" <teddie@...>
      Sender: SSR-Klub@yahoogroups.com
      Date: Wed, 9 Oct 2013 02:05:39 +0000
      To: <SSR-Klub@yahoogroups.com>
      ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroups.com
      Subject: Re: [SSR-Klub] Pengajuan KPR sesuai Surat Edaran (SE) BI No. 15/40/DKMP

       

      Perjanjian pisah harta hanya bisa dilakukan sebelum resmi menikah..cmiiw.

      Bakoel Corp Company Indonesia | www.bakoel.co.id

      From: "Arief Budiman" <ariefb88@...>
      Sender: SSR-Klub@yahoogroups.com
      Date: Tue, 8 Oct 2013 14:57:59 +0000
      To: <SSR-Klub@yahoogroups.com>
      ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroups.com
      Subject: Re: [SSR-Klub] Pengajuan KPR sesuai Surat Edaran (SE) BI No. 15/40/DKMP

       

      Dear Bu Erni,

      Selama tidak ada perjanjian pemisahan harta saat menikah, maka dianggap sebagai harta bersama.

      Semoga membantu

      Sent from my phone

      From: erni yunita <erni.puspitaratna@...>
      Sender: SSR-Klub@yahoogroups.com
      Date: Mon, 7 Oct 2013 18:36:39 +0700
      To: <SSR-Klub@yahoogroups.com>
      ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroups.com
      Subject: [SSR-Klub] Pengajuan KPR sesuai Surat Edaran (SE) BI No. 15/40/DKMP

       

      Yth rekan-rekan milis,
      Mohon saran atas berlakunya Surat Edaran (SE) BI No. 15/40/DKMP tentang Penerapan Manajemen Risiko pada Bank yang Melakukan Pemberian Kredit atau Pembiayaan Pemilikan Properti, Kredit atau Pembiayaan Konsumsi Beragun Properti dan Kredit atau Pembiayaan Kendaraan Bermotor...
      Saat ini suami saya sedang mengajukan KPR pertama utk rumah tipe >70, dimana menurut aturan BI tersebut, LTV sebesar 70% atau dp 30%.
      Sebelum menikah, pada tahun 2010 saya sudah memiliki kpr untuk rumah pertama saya (kami menikah tahun 2011). Menurut marketing bank tempat pengajuan kpr, berdasarkan SE BI tersebut, kami dianggap sebagai satu debitur, dan rumah yang sedang suami saya ajukan kpr nya, dianggap sebagai rumah kedua.
      Menurut saya, untuk kasus kami, aturan tersebut tidak berlaku, karena harta / hutang yang diperoleh sebelum menikah adalah harta/hutang pribadi.
      Mohon tanggapan dan masukan rekan-rekan.. Terimakasih sebelumnya..

    • erliana_h4lim@...
      Bedanya sy copas yg sy dpt ya bu Bank Indonesia sudah mengeluarkan aturan mengenai DP, berlaku efektif 30 September 2013, sbb: 1. KPR/KPA tipe diatas 70m2 atau
      Message 2 of 15 , Oct 9, 2013
      • 0 Attachment
        Bedanya sy copas yg sy dpt ya bu

        Bank Indonesia sudah mengeluarkan aturan mengenai DP, berlaku efektif 30 September 2013, sbb:

        1. KPR/KPA tipe diatas 70m2 atau KPT
        Kredit pemilikan ke1, DP minimal 30%
        Kredit pemilikan ke2, DP minimal 40%
        Kredit pemilikan ke3 dst, DP minimal 50%

        2. KPR/KPA tipe 22-70 m2
        Kredit pemilikan ke1, DP tidak diatur
        Kredit pemilikan ke2, DP minimal 30%
        Kredit pemilikan ke3 dst, DP minimal 40%

        3. KPR/KPA tipe dibawah 21, Ruko, Rukan
        Kredit pemilikan ke1, DP tidak diatur.
        Kredit pemilikan ke2, DP minimal 30%
        Kredit pemilikan ke3 dst, DP minimal 40%

        4. KPR milik suami istri dihitung satu orang kecuali ada perjanjian pisah harta

        5. DP tidak boleh dibiayai oleh bank.

        6. Pembelian property Indent hanya diperbolehkan untuk fasilitas KPR pertama.

        7. Apabila fasilitas KPR sudah dilunasi, maka tdk diperhitungkan.

        8. Pinjaman Modal Kerja dengan jaminan property tidak diperhitungkan.

        9. KPR Refinancing/Multiguna dan Top Up diperhitungkan sama dengan pembelian.
        Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

        From: "Tiza(milis)" <t1z416@...>
        Sender: SSR-Klub@yahoogroups.com
        Date: Wed, 9 Oct 2013 02:34:15 +0000
        To: <SSR-Klub@yahoogroups.com>
        ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroups.com
        Subject: Re: [SSR-Klub] Pengajuan KPR sesuai Surat Edaran (SE) BI No. 15/40/DKMP

         

        Bedanya apa kalo dianggap sebagai rumah pertama ataupun kedua ? Kalo ngga ada, kenapa harus ribet2 urus pemisahan harta suami dan istri :)


        From: <erni.puspitaratna@...>
        Sender: SSR-Klub@yahoogroups.com
        Date: 07 Oct 2013 17:45:06 -0700
        To: <SSR-Klub@yahoogroups.com>
        ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroups.com
        Subject: [SSR-Klub] Pengajuan KPR sesuai Surat Edaran (SE) BI No. 15/40/DKMP

         

        Yth Rekan-rekan milis, 
        Mohon saran atas berlakunya Surat Edaran (SE) BI No. 15/40/DKMP tentang Penerapan Manajemen Risiko pada Bank yang Melakukan Pemberian Kredit atau Pembiayaan Pemilikan Properti, Kredit atau Pembiayaan Konsumsi Beragun Properti dan Kredit atau Pembiayaan Kendaraan Bermotor... (http://bisnis.news.viva.co.id/news/read/446954-bi--kredit-inden-rumah-pertama-tetap-berlaku)
        Saat ini suami saya sedang mengajukan KPR pertama-nya utk rumah tipe 77, dimana menurut aturan BI tersebut, LTV sebesar 70% atau dp 30%. 
        Sebelum menikah, pada tahun 2010 saya sudah memiliki kpr untuk rumah pertama saya, yang saya tujukan untuk orangtua saya (kami menikah tahun 2011). Menurut marketing bank tempat pengajuan kpr, berdasarkan SE BI tersebut, kami dianggap sebagai satu debitur, dan rumah yang sedang suami saya ajukan kpr nya, dianggap sebagai rumah kedua.
        Menurut saya, untuk kasus kami, aturan tersebut tidak berlaku, karena harta / hutang yang diperoleh sebelum menikah adalah harta/hutang pribadi. Apakah kami perlu membuat perjanjian pisah harta ? 


        Saya pribadi melihat kebijakan BI terlalu berlebihan, disisi lain harga rumah yang terus naik, tanpa ada kontrol dari pihak manapun terutama pemerintah, kalau begini kapan warga menengah seperti kami bisa memiliki rumah, untuk pengajuan KPR saja dibuat berbelit-belit, mungkin hanya orang yang berduit bisa beli cash saja ya yang bisa memiliki rumah yang diinginkan..

        Mohon tanggapan dan masukan rekan-rekan.. 
        Terimakasih sebelumnya..

      • victorpurnomo
        Beda dipersyaratannya bu.. Untuk harta terpisah hanya bisa dilakukan sebelum nikah.. Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung
        Message 3 of 15 , Oct 9, 2013
        • 0 Attachment
          Beda dipersyaratannya bu..

          Untuk harta terpisah hanya bisa dilakukan sebelum nikah..
          Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

          From: "Tiza(milis)" <t1z416@...>
          Sender: SSR-Klub@yahoogroups.com
          Date: Wed, 9 Oct 2013 02:34:15 +0000
          To: <SSR-Klub@yahoogroups.com>
          ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroups.com
          Subject: Re: [SSR-Klub] Pengajuan KPR sesuai Surat Edaran (SE) BI No. 15/40/DKMP

           

          Bedanya apa kalo dianggap sebagai rumah pertama ataupun kedua ? Kalo ngga ada, kenapa harus ribet2 urus pemisahan harta suami dan istri :)


          From: <erni.puspitaratna@...>
          Sender: SSR-Klub@yahoogroups.com
          Date: 07 Oct 2013 17:45:06 -0700
          To: <SSR-Klub@yahoogroups.com>
          ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroups.com
          Subject: [SSR-Klub] Pengajuan KPR sesuai Surat Edaran (SE) BI No. 15/40/DKMP

           

          Yth Rekan-rekan milis, 
          Mohon saran atas berlakunya Surat Edaran (SE) BI No. 15/40/DKMP tentang Penerapan Manajemen Risiko pada Bank yang Melakukan Pemberian Kredit atau Pembiayaan Pemilikan Properti, Kredit atau Pembiayaan Konsumsi Beragun Properti dan Kredit atau Pembiayaan Kendaraan Bermotor... (http://bisnis.news.viva.co.id/news/read/446954-bi--kredit-inden-rumah-pertama-tetap-berlaku)
          Saat ini suami saya sedang mengajukan KPR pertama-nya utk rumah tipe 77, dimana menurut aturan BI tersebut, LTV sebesar 70% atau dp 30%. 
          Sebelum menikah, pada tahun 2010 saya sudah memiliki kpr untuk rumah pertama saya, yang saya tujukan untuk orangtua saya (kami menikah tahun 2011). Menurut marketing bank tempat pengajuan kpr, berdasarkan SE BI tersebut, kami dianggap sebagai satu debitur, dan rumah yang sedang suami saya ajukan kpr nya, dianggap sebagai rumah kedua.
          Menurut saya, untuk kasus kami, aturan tersebut tidak berlaku, karena harta / hutang yang diperoleh sebelum menikah adalah harta/hutang pribadi. Apakah kami perlu membuat perjanjian pisah harta ? 


          Saya pribadi melihat kebijakan BI terlalu berlebihan, disisi lain harga rumah yang terus naik, tanpa ada kontrol dari pihak manapun terutama pemerintah, kalau begini kapan warga menengah seperti kami bisa memiliki rumah, untuk pengajuan KPR saja dibuat berbelit-belit, mungkin hanya orang yang berduit bisa beli cash saja ya yang bisa memiliki rumah yang diinginkan..

          Mohon tanggapan dan masukan rekan-rekan.. 
          Terimakasih sebelumnya..

        • Wishnu
          Setelah menikah harta bawaan menjadi harta bersama kecuali sebelum menikah melakukan perjanjian pisah harta
          Message 4 of 15 , Oct 12, 2013
          • 0 Attachment
            Setelah menikah harta bawaan menjadi harta bersama kecuali sebelum menikah melakukan perjanjian pisah harta


            From: erliana_h4lim@... <erliana_h4lim@...>;
            To: <SSR-Klub@yahoogroups.com>;
            Subject: Re: [SSR-Klub] Pengajuan KPR sesuai Surat Edaran (SE) BI No. 15/40/DKMP
            Sent: Wed, Oct 9, 2013 3:47:37 PM



            Bedanya sy copas yg sy dpt ya bu

            Bank Indonesia sudah mengeluarkan aturan mengenai DP, berlaku efektif 30 September 2013, sbb:

            1. KPR/KPA tipe diatas 70m2 atau KPT
            Kredit pemilikan ke1, DP minimal 30%
            Kredit pemilikan ke2, DP minimal 40%
            Kredit pemilikan ke3 dst, DP minimal 50%

            2. KPR/KPA tipe 22-70 m2
            Kredit pemilikan ke1, DP tidak diatur
            Kredit pemilikan ke2, DP minimal 30%
            Kredit pemilikan ke3 dst, DP minimal 40%

            3. KPR/KPA tipe dibawah 21, Ruko, Rukan
            Kredit pemilikan ke1, DP tidak diatur.
            Kredit pemilikan ke2, DP minimal 30%
            Kredit pemilikan ke3 dst, DP minimal 40%

            4. KPR milik suami istri dihitung satu orang kecuali ada perjanjian pisah harta

            5. DP tidak boleh dibiayai oleh bank.

            6. Pembelian property Indent hanya diperbolehkan untuk fasilitas KPR pertama.

            7. Apabila fasilitas KPR sudah dilunasi, maka tdk diperhitungkan.

            8. Pinjaman Modal Kerja dengan jaminan property tidak diperhitungkan.

            9. KPR Refinancing/Multiguna dan Top Up diperhitungkan sama dengan pembelian.
            Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

            From: "Tiza(milis)" <t1z416@...>
            Sender: SSR-Klub@yahoogroups.com
            Date: Wed, 9 Oct 2013 02:34:15 +0000
            To: <SSR-Klub@yahoogroups.com>
            ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroups.com
            Subject: Re: [SSR-Klub] Pengajuan KPR sesuai Surat Edaran (SE) BI No. 15/40/DKMP

             

            Bedanya apa kalo dianggap sebagai rumah pertama ataupun kedua ? Kalo ngga ada, kenapa harus ribet2 urus pemisahan harta suami dan istri :)


            From: <erni.puspitaratna@...>
            Sender: SSR-Klub@yahoogroups.com
            Date: 07 Oct 2013 17:45:06 -0700
            To: <SSR-Klub@yahoogroups.com>
            ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroups.com
            Subject: [SSR-Klub] Pengajuan KPR sesuai Surat Edaran (SE) BI No. 15/40/DKMP

             

            Yth Rekan-rekan milis, 
            Mohon saran atas berlakunya Surat Edaran (SE) BI No. 15/40/DKMP tentang Penerapan Manajemen Risiko pada Bank yang Melakukan Pemberian Kredit atau Pembiayaan Pemilikan Properti, Kredit atau Pembiayaan Konsumsi Beragun Properti dan Kredit atau Pembiayaan Kendaraan Bermotor... (http://bisnis.news.viva.co.id/news/read/446954-bi--kredit-inden-rumah-pertama-tetap-berlaku)
            Saat ini suami saya sedang mengajukan KPR pertama-nya utk rumah tipe 77, dimana menurut aturan BI tersebut, LTV sebesar 70% atau dp 30%. 
            Sebelum menikah, pada tahun 2010 saya sudah memiliki kpr untuk rumah pertama saya, yang saya tujukan untuk orangtua saya (kami menikah tahun 2011). Menurut marketing bank tempat pengajuan kpr, berdasarkan SE BI tersebut, kami dianggap sebagai satu debitur, dan rumah yang sedang suami saya ajukan kpr nya, dianggap sebagai rumah kedua.
            Menurut saya, untuk kasus kami, aturan tersebut tidak berlaku, karena harta / hutang yang diperoleh sebelum menikah adalah harta/hutang pribadi. Apakah kami perlu membuat perjanjian pisah harta ? 


            Saya pribadi melihat kebijakan BI terlalu berlebihan, disisi lain harga rumah yang terus naik, tanpa ada kontrol dari pihak manapun terutama pemerintah, kalau begini kapan warga menengah seperti kami bisa memiliki rumah, untuk pengajuan KPR saja dibuat berbelit-belit, mungkin hanya orang yang berduit bisa beli cash saja ya yang bisa memiliki rumah yang diinginkan..

            Mohon tanggapan dan masukan rekan-rekan.. 
            Terimakasih sebelumnya..



          • Wishnu
            Bisa saja bu. Ini namanya tkm tenaga kerja mandiri Ibu bikin perkimpilan terdiri beberapa orang. Premi bayar sendiri, ga dipotong perusahaan Dan pembayaran
            Message 5 of 15 , Oct 12, 2013
            • 0 Attachment
              Bisa saja bu.
              Ini namanya tkm tenaga kerja mandiri
              Ibu bikin perkimpilan terdiri beberapa orang.
              Premi bayar sendiri, ga dipotong perusahaan
              Dan pembayaran premi 3 bulan di depan
              Silakan baca di website jamsostek


              From: Iis Hermawanti <iis_hermawanti@...>;
              To: <SSR-Klub@yahoogroups.com>;
              Subject: [SSR-Klub] Jamsostek untuk ukm di Surabaya
              Sent: Wed, Oct 9, 2013 3:20:42 AM





              Mohon bantuan rekan-rekan, untuk ukm apakah bisa mengikuti kepesertaaan jamsostek ya? Apakah melalui yayasan atau bisa langsung mendaftar ke Jamsostek? Kalau melalui yayasan, apakah bisa dipercaya? Terima kasih sebelumnya


            • Iis Hermawanti
              saya coba buka jamsostek.co.id. ngga respon pal. nanti akan saya coba lagi. tq pak wisnu Pada Minggu, 13 Oktober 2013 13:14, Wishnu
              Message 6 of 15 , Oct 17, 2013
              • 0 Attachment
                saya coba buka jamsostek.co.id. ngga respon pal. nanti akan saya coba lagi. tq pak wisnu



                Pada Minggu, 13 Oktober 2013 13:14, Wishnu <wishnu8289@...> menulis:
                 
                Bisa saja bu.
                Ini namanya tkm tenaga kerja mandiri
                Ibu bikin perkimpilan terdiri beberapa orang.
                Premi bayar sendiri, ga dipotong perusahaan
                Dan pembayaran premi 3 bulan di depan
                Silakan baca di website jamsostek


                From: Iis Hermawanti <iis_hermawanti@...>;
                To: <SSR-Klub@yahoogroups.com>;
                Subject: [SSR-Klub] Jamsostek untuk ukm di Surabaya
                Sent: Wed, Oct 9, 2013 3:20:42 AM





                Mohon bantuan rekan-rekan, untuk ukm apakah bisa mengikuti kepesertaaan jamsostek ya? Apakah melalui yayasan atau bisa langsung mendaftar ke Jamsostek? Kalau melalui yayasan, apakah bisa dipercaya? Terima kasih sebelumnya




              • ana.osa chan
                Hai salam kenal Bu Iis :) Sudah lama saya tidak berkutat di milis ini.. Oh ya Bu .. bisa jadi situs jamsostek.co.id tidak ada respon karena ada program baru
                Message 7 of 15 , Oct 31, 2013
                • 0 Attachment

                  Hai salam kenal Bu Iis :)

                  Sudah lama saya tidak berkutat di milis ini..

                  Oh ya Bu .. bisa jadi situs jamsostek.co.id tidak ada respon karena ada program baru yaitu BPKS JKN - JAMINAN KESEHATAN NASIONAL untuk 2014

                  Apa visi misi nya .. silahkan
                  http://www.jamsosindonesia.com/teropong/subdetail/bpjs-kesehatan_397

                  Best Regards,
                  Septriana Nosarianti
                  Happy Financologist
                  INSAF - Indonesia Sadar Finansial
                  @ana054

                  sent from Galaxy GT-I9100 S2

                  On Oct 20, 2013 8:34 PM, "Iis Hermawanti" <iis_hermawanti@...> wrote:
                   

                  saya coba buka jamsostek.co.id. ngga respon pal. nanti akan saya coba lagi. tq pak wisnu



                  Pada Minggu, 13 Oktober 2013 13:14, Wishnu <wishnu8289@...> menulis:
                   
                  Bisa saja bu.
                  Ini namanya tkm tenaga kerja mandiri
                  Ibu bikin perkimpilan terdiri beberapa orang.
                  Premi bayar sendiri, ga dipotong perusahaan
                  Dan pembayaran premi 3 bulan di depan
                  Silakan baca di website jamsostek


                  From: Iis Hermawanti <iis_hermawanti@...>;
                  To: <SSR-Klub@yahoogroups.com>;
                  Subject: [SSR-Klub] Jamsostek untuk ukm di Surabaya
                  Sent: Wed, Oct 9, 2013 3:20:42 AM





                  Mohon bantuan rekan-rekan, untuk ukm apakah bisa mengikuti kepesertaaan jamsostek ya? Apakah melalui yayasan atau bisa langsung mendaftar ke Jamsostek? Kalau melalui yayasan, apakah bisa dipercaya? Terima kasih sebelumnya




                Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.