Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Re: [SSR-Klub] Diam dan Tergilas !

Expand Messages
  • Epul
    Mas Eko ini kok tiap kali ngirim pesan ujung-ujungnya jual produk sih... ... From: Eko Jalu Santoso To: SSR-Klub
    Message 1 of 7 , May 4, 2004
    View Source
    • 0 Attachment
      Mas Eko ini kok tiap kali ngirim pesan ujung-ujungnya jual produk sih...
      ----- Original Message -----
      From: "Eko Jalu Santoso" <ekojalus@...>
      To: "SSR-Klub" <SSR-Klub@yahoogroups.com>
      Sent: Wednesday, May 05, 2004 10:59 AM
      Subject: [SSR-Klub] Diam dan Tergilas !


      > Diam dan Tergilas !
      >
      > "Segala yang di bawah langit pasti berubah. Hanya satu hal yang tetap
      > sepanjang masa, yaitu perubahan itu sendiri".
      >
      > Saya yakin semua orang sudah mahfum dengan perkataan diatas. Tetapi, tidak
      > semua yang mahfum dengan perubahan mau melakukannya, ada juga yang
      mengerti
      > dan ingin berubah tetapi tidak tahu melakukannya. Dan banyak pula yang
      tidak
      > paham bahwa setiap perubahan selalu datang sambil bergandengan dengan
      > segudang peluang atau pilihan.
      >
      > Seorang teman mengirimkan cerita tentang 2 ekor katak. Satu katak tinggal
      di
      > sawah, dan lainnya tinggal di jalan. Katak yang tinggal di sawah
      > berkata kepada katak yang tinggal dipinggir jalan: "tempatmu terlalu
      > berbahaya, tinggallah denganku".
      > Katak "pinggir jalan" menjawab: "aku sudah terbiasa, malas untuk
      > pindah".
      >
      > Beberapa hari kemudian katak "sawah" menjenguk katak "pinggir jalan" dan
      > menemukan bahwa si katak sudah mati dilindas mobil yang lewat.
      >
      > Saya merenung membaca cerita tersebut. Ternyata sangat mudah
      menggenggam
      > nasib kita sendiri, cukup hanya mau berubah dan menghindari kemalasan
      saja.
      >
      > Anda tentu pernah juga membaca sebuah kampanye biro iklan besar di
      > Indonesia. "Berubah atau Punah" begitu yang terbaca pada spanduk yang
      > terpasang. Judul ini menggelitik untuk disimak, karena sebenarnya tidak
      > selamanya perubahan itu bisa menjadikan keadaan menuju ke arah lebih baik.
      > Namun yang pasti harus diyakini bahwa dalam setiap perubahan, sekali pun
      > yang datang adalah perubahan menjadi krisis misalnya, didalamnya sejumlah
      > peluang dan pilihan tetap menyertainya.
      >
      > Cerita tersebut menarik bila disandingkan dengan semakin seringnya kita
      > membaca berita di berbagai media masa tentang perusahaan-perusahaan yang
      > sedang merasionalisasi atau melakukan restrukturisasi organisasinya
      > menghadapainpersaingan bisnis di era pasar beabas sekarang ini. Maksud
      saya,
      > semua itu ujung-ujungnya berupa pemutusan hubungan kerja (PHK) sejumlah
      > karyawan dengan segala konsekuensi ke penghidupan banyak keluarga. Tengok
      > saja sudah ada berapa perusahaan besar yang dulunya tidak kita perkirakan
      > bakal bangrut sekarang ini menyisakan problem dengan karyawannya yang
      > di-PHK.
      >
      > Perubahan itu sudah PASTI, menjadi lebih baik adalah pilihan. Itu pasti
      yang
      > kita inginkan. Caranya? Persiapkan diri kita dengan memiliki dan
      mengambil
      > peluang-peluang yang ada selagi kita masih memiliki pekerjaan saat ini.
      Bisa
      > memiliki bisnis pribadi dan penghasilan selain hanya dari penghasilan
      > kantoran kita adalah sebuah pilihan.
      >
      > Jangan gadaikan hidup anda kepada satu sumber income tadi. Amankan
      > keluarga dengan memiliki 2 atau lebih sumber penghasilan. Memiliki
      bisnis
      > sendiri sambil kerja bukan berarti tidak loyal kepada perusahaan.
      > Toh, perusahaan juga tidak perduli kepada kita kalau mereka
      bangkrut.
      > Kita lah pemimpin kehidupan kita sendiri. Memiliki multi-stream income
      > justru membuat kita tenang di kantor. Seandainya tidak dapat bekerja
      lagi,
      > kita yakin bahwa ada penghasilan yang dapat
      > diandalkan.
      >
      > Perubahan itu PASTI. Sebab, seiring jarum jam berputar, perubahan terus
      > terjadi pada diri dan lingkungan kita. Segera ciptakan pernyataan
      > positioning diri. Intinya mengenali diri sendiri dan mengetahui pasti apa
      > yang dapat diperbuat dan bagaimana
      > strategi mencapainya.
      >
      > Saya jadi teringat dengan kisah 2 katak tadi. Saya adalah "katak di
      > sawah" yang saat ini memiliki sumber penghasilan lain selain gaji
      > kantoran. Dan saat ini saya memanggil-manggil 'katak di pinggir jalan"
      untuk
      > mau berpindah agar tidak tergilas.
      >
      > Bagaimana dengan Anda sekarang ini ? Apakah termasuk "katak di sawah" atau
      > "katak di pinggir jalan" ?.
      >
      > Eko Jalu Santoso
      > http://sndfocus.biz/go.cgi/dewisri
      >
      >
      >
      >
      >
      > www.perencanakeuangan.com
      >
      > Yahoo! Groups Links
      >
      >
      >
      >
      >
      >
    • enak mas
      iya nihh....dasar EKO !!!....si Emang Kurang Objekan...kirim cerita bok yang bermutu Pak......bosen jualan produk di pasar aja !!! Epul
      Message 2 of 7 , May 4, 2004
      View Source
      • 0 Attachment
        iya nihh....dasar EKO !!!....si Emang Kurang Objekan...kirim cerita bok yang bermutu Pak......bosen jualan produk di pasar aja !!!

        Epul <spl@...> wrote:
        Mas Eko ini kok tiap kali ngirim pesan ujung-ujungnya jual produk sih...
        ----- Original Message -----
        From: "Eko Jalu Santoso" <ekojalus@...>
        To: "SSR-Klub" <SSR-Klub@yahoogroups.com>
        Sent: Wednesday, May 05, 2004 10:59 AM
        Subject: [SSR-Klub] Diam dan Tergilas !


        > Diam dan Tergilas !
        >
        > "Segala yang di bawah langit pasti berubah. Hanya satu hal yang tetap
        > sepanjang masa, yaitu perubahan itu sendiri".
        >
        > Saya yakin semua orang sudah mahfum dengan perkataan diatas. Tetapi, tidak
        > semua yang mahfum dengan perubahan mau melakukannya, ada juga yang
        mengerti
        > dan ingin berubah tetapi tidak tahu melakukannya. Dan banyak pula yang
        tidak
        > paham bahwa setiap perubahan selalu datang sambil bergandengan dengan
        > segudang peluang atau pilihan.
        >
        > Seorang teman mengirimkan cerita tentang 2 ekor katak. Satu katak tinggal
        di
        > sawah, dan lainnya tinggal di jalan. Katak  yang  tinggal  di  sawah
        > berkata kepada  katak  yang  tinggal dipinggir  jalan:  "tempatmu  terlalu
        > berbahaya, tinggallah denganku".
        > Katak  "pinggir  jalan"  menjawab:  "aku  sudah  terbiasa, malas untuk
        > pindah".
        >
        > Beberapa hari kemudian katak "sawah" menjenguk katak "pinggir jalan"  dan
        > menemukan  bahwa  si katak sudah mati dilindas mobil yang lewat.
        >
        > Saya merenung membaca cerita tersebut. Ternyata  sangat  mudah
        menggenggam
        > nasib  kita sendiri, cukup hanya mau berubah dan menghindari kemalasan
        saja.
        >
        > Anda tentu pernah juga membaca sebuah kampanye biro iklan besar di
        > Indonesia. "Berubah atau Punah" begitu yang terbaca pada spanduk yang
        > terpasang. Judul ini menggelitik untuk disimak, karena sebenarnya tidak
        > selamanya perubahan itu bisa menjadikan keadaan menuju ke arah lebih baik.
        > Namun yang pasti harus diyakini bahwa dalam setiap perubahan, sekali pun
        > yang datang adalah perubahan menjadi krisis misalnya, didalamnya sejumlah
        > peluang dan pilihan tetap menyertainya.
        >
        > Cerita tersebut menarik bila disandingkan dengan semakin seringnya kita
        > membaca berita di berbagai media masa tentang perusahaan-perusahaan yang
        > sedang merasionalisasi atau melakukan restrukturisasi organisasinya
        > menghadapainpersaingan bisnis di era pasar beabas sekarang ini. Maksud
        saya,
        > semua itu ujung-ujungnya berupa pemutusan hubungan kerja (PHK) sejumlah
        > karyawan dengan segala konsekuensi ke penghidupan banyak keluarga. Tengok
        > saja sudah ada berapa perusahaan besar yang dulunya tidak kita perkirakan
        > bakal bangrut sekarang ini menyisakan problem dengan karyawannya yang
        > di-PHK.
        >
        > Perubahan itu sudah PASTI, menjadi lebih baik adalah pilihan. Itu pasti
        yang
        > kita inginkan. Caranya?  Persiapkan diri kita dengan memiliki dan
        mengambil
        > peluang-peluang yang ada selagi kita masih memiliki pekerjaan saat ini.
        Bisa
        > memiliki bisnis pribadi dan penghasilan selain hanya dari penghasilan
        > kantoran kita adalah sebuah pilihan.
        >
        > Jangan  gadaikan  hidup  anda  kepada satu sumber income tadi. Amankan
        > keluarga dengan  memiliki  2  atau lebih sumber penghasilan. Memiliki
        bisnis
        > sendiri   sambil  kerja  bukan  berarti  tidak  loyal  kepada perusahaan.
        > Toh,  perusahaan  juga  tidak  perduli  kepada kita kalau mereka
        bangkrut.
        > Kita  lah pemimpin kehidupan kita sendiri. Memiliki multi-stream  income
        > justru membuat kita tenang di kantor. Seandainya tidak  dapat bekerja
        lagi,
        > kita yakin bahwa ada penghasilan yang dapat
        > diandalkan.
        >
        > Perubahan itu PASTI. Sebab, seiring jarum jam berputar, perubahan terus
        > terjadi pada diri dan lingkungan kita. Segera ciptakan pernyataan
        > positioning diri. Intinya mengenali diri sendiri dan mengetahui pasti apa
        > yang dapat diperbuat dan bagaimana
        > strategi mencapainya.
        >
        > Saya  jadi  teringat  dengan kisah 2 katak tadi. Saya adalah "katak di
        > sawah"  yang  saat ini memiliki sumber penghasilan lain selain gaji
        > kantoran. Dan saat ini saya memanggil-manggil 'katak di pinggir jalan"
        untuk
        > mau berpindah agar tidak tergilas.
        >
        > Bagaimana dengan Anda sekarang ini ? Apakah termasuk "katak di sawah" atau
        > "katak di pinggir jalan" ?.
        >
        > Eko Jalu Santoso
        > http://sndfocus.biz/go.cgi/dewisri
        >
        >
        >
        >
        >
        > www.perencanakeuangan.com
        >
        > Yahoo! Groups Links
        >
        >
        >
        >
        >
        >




        www.perencanakeuangan.com



        Do you Yahoo!?
        Win a $20,000 Career Makeover at Yahoo! HotJobs
      • Eko Jalu Santoso
        Diam dan Tergilas ! Segala yang di bawah langit pasti berubah. Hanya satu hal yang tetap sepanjang masa, yaitu perubahan itu sendiri . Saya yakin semua orang
        Message 3 of 7 , May 4, 2004
        View Source
        • 0 Attachment
          Diam dan Tergilas !

          "Segala yang di bawah langit pasti berubah. Hanya satu hal yang tetap
          sepanjang masa, yaitu perubahan itu sendiri".

          Saya yakin semua orang sudah mahfum dengan perkataan diatas. Tetapi, tidak
          semua yang mahfum dengan perubahan mau melakukannya, ada juga yang mengerti
          dan ingin berubah tetapi tidak tahu melakukannya. Dan banyak pula yang tidak
          paham bahwa setiap perubahan selalu datang sambil bergandengan dengan
          segudang peluang atau pilihan.

          Seorang teman mengirimkan cerita tentang 2 ekor katak. Satu katak tinggal di
          sawah, dan lainnya tinggal di jalan. Katak yang tinggal di sawah
          berkata kepada katak yang tinggal dipinggir jalan: "tempatmu terlalu
          berbahaya, tinggallah denganku".
          Katak "pinggir jalan" menjawab: "aku sudah terbiasa, malas untuk
          pindah".

          Beberapa hari kemudian katak "sawah" menjenguk katak "pinggir jalan" dan
          menemukan bahwa si katak sudah mati dilindas mobil yang lewat.

          Saya merenung membaca cerita tersebut. Ternyata sangat mudah menggenggam
          nasib kita sendiri, cukup hanya mau berubah dan menghindari kemalasan saja.

          Anda tentu pernah juga membaca sebuah kampanye biro iklan besar di
          Indonesia. "Berubah atau Punah" begitu yang terbaca pada spanduk yang
          terpasang. Judul ini menggelitik untuk disimak, karena sebenarnya tidak
          selamanya perubahan itu bisa menjadikan keadaan menuju ke arah lebih baik.
          Namun yang pasti harus diyakini bahwa dalam setiap perubahan, sekali pun
          yang datang adalah perubahan menjadi krisis misalnya, didalamnya sejumlah
          peluang dan pilihan tetap menyertainya.

          Cerita tersebut menarik bila disandingkan dengan semakin seringnya kita
          membaca berita di berbagai media masa tentang perusahaan-perusahaan yang
          sedang merasionalisasi atau melakukan restrukturisasi organisasinya
          menghadapainpersaingan bisnis di era pasar beabas sekarang ini. Maksud saya,
          semua itu ujung-ujungnya berupa pemutusan hubungan kerja (PHK) sejumlah
          karyawan dengan segala konsekuensi ke penghidupan banyak keluarga. Tengok
          saja sudah ada berapa perusahaan besar yang dulunya tidak kita perkirakan
          bakal bangrut sekarang ini menyisakan problem dengan karyawannya yang
          di-PHK.

          Perubahan itu sudah PASTI, menjadi lebih baik adalah pilihan. Itu pasti yang
          kita inginkan. Caranya? Persiapkan diri kita dengan memiliki dan mengambil
          peluang-peluang yang ada selagi kita masih memiliki pekerjaan saat ini. Bisa
          memiliki bisnis pribadi dan penghasilan selain hanya dari penghasilan
          kantoran kita adalah sebuah pilihan.

          Jangan gadaikan hidup anda kepada satu sumber income tadi. Amankan
          keluarga dengan memiliki 2 atau lebih sumber penghasilan. Memiliki bisnis
          sendiri sambil kerja bukan berarti tidak loyal kepada perusahaan.
          Toh, perusahaan juga tidak perduli kepada kita kalau mereka bangkrut.
          Kita lah pemimpin kehidupan kita sendiri. Memiliki multi-stream income
          justru membuat kita tenang di kantor. Seandainya tidak dapat bekerja lagi,
          kita yakin bahwa ada penghasilan yang dapat
          diandalkan.

          Perubahan itu PASTI. Sebab, seiring jarum jam berputar, perubahan terus
          terjadi pada diri dan lingkungan kita. Segera ciptakan pernyataan
          positioning diri. Intinya mengenali diri sendiri dan mengetahui pasti apa
          yang dapat diperbuat dan bagaimana
          strategi mencapainya.

          Saya jadi teringat dengan kisah 2 katak tadi. Saya adalah "katak di
          sawah" yang saat ini memiliki sumber penghasilan lain selain gaji
          kantoran. Dan saat ini saya memanggil-manggil 'katak di pinggir jalan" untuk
          mau berpindah agar tidak tergilas.

          Bagaimana dengan Anda sekarang ini ? Apakah termasuk "katak di sawah" atau
          "katak di pinggir jalan" ?.

          Eko Jalu Santoso
          http://sndfocus.biz/go.cgi/dewisri
        • Anto Pranoto
          SETUJU...!!! Sangat membosankan untuk EKO ini... EKO = Emang Kurang Obrolan Udah gitu pake kirim artikel sering banyak tidak ada hubungannya dengan keuangan.
          Message 4 of 7 , May 5, 2004
          View Source
          • 0 Attachment
            SETUJU...!!! Sangat membosankan untuk EKO ini... EKO =
            Emang Kurang Obrolan

            Udah gitu pake kirim artikel sering banyak tidak ada
            hubungannya dengan keuangan.
            Dan kalo kirim artikel nyontek dari situs lain, tolong
            donk dikasih tahu darimana situsnya gitchu... Dasar orang
            MLM!

            [ap]


            > iya nihh....dasar EKO !!!....si Emang Kurang Objekan...kirim
            > cerita bok yang bermutu Pak......bosen jualan produk di
            > pasar aja !!!
            >
            > Epul <spl@...> wrote:Mas Eko ini kok tiap kali
            > ngirim pesan ujung-ujungnya jual produk sih... -----

            > Original Message -----
            > From: "Eko Jalu Santoso" <ekojalus@...>
            > To: "SSR-Klub" <SSR-Klub@yahoogroups.com>
            > Sent: Wednesday, May 05, 2004 10:59 AM
            > Subject: [SSR-Klub] Diam dan Tergilas !
            ===========================================================================================
            Netkuis Instan untuk wilayah Bandung (kode area 022) - SD,SMP,SMA berhadiah total puluhan juta rupiah... periode I dimulai 1 April 2004
            ===========================================================================================
          • Usaha Plus
            Anda-anda yg benci MLM kayaknya salah masuk milist deh. Wong Safir Senduk sendiri sering menyarankan MLM sbg salah satu media mencari penghasilan tambahan atau
            Message 5 of 7 , May 5, 2004
            View Source
            • 0 Attachment
              Anda-anda yg benci MLM kayaknya salah masuk milist deh.
              Wong Safir Senduk sendiri sering menyarankan MLM sbg salah satu media mencari penghasilan tambahan atau tetap.
              En yg namanya milist itu bebas aja ngasih artikel.
              Mungkin yg dikirim mas Eko gak ngenakin buat sebagian orang,
              tapi bagaimana jika sebagian besar yg lain justru senang karena minimal nambah wawasan ?
              Klo gak senang gak usah komentar, abaikan aja artikel tsb.


              Anto Pranoto <anto.pranoto@...> wrote:
              SETUJU...!!! Sangat membosankan untuk EKO ini... EKO =
              Emang Kurang Obrolan

              Udah gitu pake kirim artikel sering banyak tidak ada
              hubungannya dengan keuangan.
              Dan kalo kirim artikel nyontek dari situs lain, tolong
              donk dikasih tahu darimana situsnya gitchu... Dasar orang
              MLM!

              [ap]


              > iya nihh....dasar EKO !!!....si Emang Kurang Objekan...kirim
              > cerita bok yang bermutu Pak......bosen jualan produk di
              > pasar aja !!!
              >
              > Epul <spl@...> wrote:Mas Eko ini kok tiap kali
              > ngirim pesan ujung-ujungnya jual produk sih... -----

              > Original Message -----
              > From: "Eko Jalu Santoso" <ekojalus@...>
              > To: "SSR-Klub" <SSR-Klub@yahoogroups.com>
              > Sent: Wednesday, May 05, 2004 10:59 AM
              > Subject: [SSR-Klub] Diam dan Tergilas !
              ===========================================================================================
              Netkuis Instan untuk wilayah Bandung (kode area 022) - SD,SMP,SMA berhadiah total puluhan juta rupiah... periode I dimulai 1 April 2004
              ===========================================================================================


              www.perencanakeuangan.com




              Do you Yahoo!?
              Win a $20,000 Career Makeover at Yahoo! HotJobs

            • JN Kana
              Sharing ya ... (kalau salah tolong dikasih masukan ...) Financial Freedom adalah suatu kondisi dimana Passive Income bulanan lebih besar dari biaya hidup
              Message 6 of 7 , May 5, 2004
              View Source
              • 0 Attachment
                Sharing ya ... (kalau salah tolong dikasih masukan ...)
                 
                Financial Freedom adalah suatu kondisi dimana Passive Income bulanan lebih besar dari biaya hidup bulanan anda. FF tidak berarti kaya tetapi kondisi dimana anda tidak perlu lagi kuatir soal keuangan anda.
                 
                Contoh :
                 
                Bunga Bank yang anda terima tiap bulan adalah Rp. 7,5 Juta.
                Pengeluaran bulanan anda adalah Rp. 5 Juta
                 
                Pemasukan dari rumah yang anda kontrakan/usaha kos-kosan anda tiap bulan adalah Rp. 10 Juta
                Pengeluaran bulanan anda adalah Rp. 5 Juta
                 
                Income dari reksadana yang anda terima tiap bulan (ada gak ya?) adalah Rp. 3 Juta
                Pengeluaran bulanan anda adalah Rp. 2 Juta
                 
                Intinya tanpa kerja secara fisik dapat income. Punya banyak pilihan : waktu banyak, bisa jalan-jalan kapan aja mau, bisa nyalurin hobi .. anda rasanya boleh memimpikannya ....
                 
                ===============
                 
                Apakah FF bisa terjadi jika Active Income bulanan lebih besar dari biaya hidup bulanan anda. Mari kita lihat contoh berikut ini:
                 
                Active Income adalah penghasilan yang baru diperoleh apabila ada aktifitas fisik. Kalau tidak ada aktifitas fisik, maka income juga berhenti.
                 
                Gaji bulanan anda sebagai manager Rp. 7,5 Juta
                Pengeluaran bulanan anda adalah Rp. 5 Juta
                 
                Penghasilan anda sebagai Dokter dari buka praktek setelah di rekap bulanan Rp. 10 Juta per bulan
                Pengeluaran bulanan anda adalah Rp. 5 Juta
                 
                Usaha toko kelontong yang dikelola secara langsung oleh anda atau pasangan anda, keuntungan bersih bulanan Rp. 7,5 Juta
                Pengeluaran bulanan anda adalah Rp. 5 Juta
                 
                Walaupun penghasilan anda > pengeluaran tetapi rasanya anda tidak punya waktu untuk melakukan hal-hal lain yang mungkin lebih anda sukai karena anda sibuk kerja/praktek/buka tutup toko. Waktu adalah komoditi yang sangat mahal rasanya. 
                 
                Mungkin nggak suatu saat anda mengalami kondisi sbb :
                 
                Anda sebagai manager tidak masuk kerja dalam jangka waktu lama (sakit jangka panjang, cacat tetap karena kecelakaan, di PHK, dll).
                 
                atau
                 
                Anda sebagai Dokter tidak buka praktek karena sakit, pergi ke luar kota/negeri dalam waktu lama 
                 
                atau
                 
                Anda tidak buka toko karena pergi berlibur, toko terbakar, dll
                 
                Kalau sudah begitu, maka income anda juga berhenti dan kondisi keuangan anda selama anda tidak 'bekerja secara fisik' adalah sbb:
                 
                Manager - gaji = Rp. Nil. Pengeluaran bulanan Rp. 5 juta
                 
                Dokter - penghasilan = Rp. Nil. Pengeluaran bulanan Rp. 5 Juta
                 
                Usaha Toko - penghasilan = Rp. Nil. Pengeluaran bulanan 5 Juta
                 
                (pengeluaran bisa saja dikurangi tapi rasanya tidak bisa sampai NIL karena minimal anda perlu makan & minum. Belum lagi kalo mesti bayar kontrakan/kos/cicilan rumah/cicilan mobil dll).
                 
                Financial Freedom yang anda idam-idamkan ??? Kalau ya, maka ada beberapa kendaraan yang dapat membawa anda menuju ke sana:
                 
                Contoh :
                1. Pemilik Usaha - Usaha Sendiri (anda tidak mengelola, ada orang lain yang jalanin, anda hanya menanam modal)
                    Perlu : Modal/pengalaman/orang kepercayaan/risiko. Semakin besar modal, semakin besar risiko.
                 
                2. Waralaba - beli sistem yang sudah jadi - kurang lebih sama seperti di atas.
                 
                3. MLM & Bisnis Jaringan - beli sistem yang sudah jadi
                    Perlu : Modal - relatif/pilih perusahaan yang bagus/sistem yang bagus & sudah terbukti kesuksesannya/produknya
                    Keuntungan : persiapan awal mendirikan usaha sudah tidak lagi diperlukan seperti pembukuan, sistem komputer, produk, pangsa pasar, jumlah pegawai, supplier dll karena sudah disiapkan oleh perusahaan MLM & bisnis jaringan. Anda cukup berkonsentrasi dibidang strategi pemasarannya saja.
                    Kerugian : Perasaan, harga diri dan emosi anda dikocok-kocok selama proses menjalankan bisnis ini sampai akhirnya anda mancapai posisi sukses.
                 
                Mungkin saya salah, tapi rasanya dalam hidup ini ada pilihan ... saya sebagai karyawan punya pilihan ..... 
                 
                Pilihan pertama adalah pilihan positif :
                Berusaha mencintai pekerjaan --> lebih mudah mengerti & menguasai pekerjaan --> hasil kerja bagus --> bos senang --> karir cerah --> gaji oke --> hidup saya senang.
                 
                Pilihan kedua adalah pilihan negatif:
                Tidak berusaha mencintai pekerjaan/benci pekerjaan --> sulit mengerti & menguasai pekerjaan --> hasil kerja tidak bagus --> bos tidak senang --> karir mentok --> gaji pas-pasan --> hidup saya rasanya jadi bete 
                 
                Pilihan ketiga adalah membuka pikiran terhadap hal-hal yang positif & menjajagi peluang-peluang bisnis yang ada
                 
                Apakah anda punya pilihan ???
                 
                 
                 
                 
                -----Original Message-----
                From: enak mas [mailto:itilsapi@...]
                Sent: Wednesday, May 05, 2004 10:37 AM
                To: SSR-Klub@yahoogroups.com
                Subject: Re: [SSR-Klub] Diam dan Tergilas !

                iya nihh....dasar EKO !!!....si Emang Kurang Objekan...kirim cerita bok yang bermutu Pak......bosen jualan produk di pasar aja !!!

                Epul <spl@...> wrote:
                Mas Eko ini kok tiap kali ngirim pesan ujung-ujungnya jual produk sih...
                ----- Original Message -----
                From: "Eko Jalu Santoso" <ekojalus@...>
                To: "SSR-Klub" <SSR-Klub@yahoogroups.com>
                Sent: Wednesday, May 05, 2004 10:59 AM
                Subject: [SSR-Klub] Diam dan Tergilas !


                > Diam dan Tergilas !
                >
                > "Segala yang di bawah langit pasti berubah. Hanya satu hal yang tetap
                > sepanjang masa, yaitu perubahan itu sendiri".
                >
                > Saya yakin semua orang sudah mahfum dengan perkataan diatas. Tetapi, tidak
                > semua yang mahfum dengan perubahan mau melakukannya, ada juga yang
                mengerti
                > dan ingin berubah tetapi tidak tahu melakukannya. Dan banyak pula yang
                tidak
                > paham bahwa setiap perubahan selalu datang sambil bergandengan dengan
                > segudang peluang atau pilihan.
                >
                > Seorang teman mengirimkan cerita tentang 2 ekor katak. Satu katak tinggal
                di
                > sawah, dan lainnya tinggal di jalan. Katak  yang  tinggal  di  sawah
                > berkata kepada  katak  yang  tinggal dipinggir  jalan:  "tempatmu  terlalu
                > berbahaya, tinggallah denganku".
                > Katak  "pinggir  jalan"  menjawab:  "aku  sudah  terbiasa, malas untuk
                > pindah".
                >
                > Beberapa hari kemudian katak "sawah" menjenguk katak "pinggir jalan"  dan
                > menemukan  bahwa  si katak sudah mati dilindas mobil yang lewat.
                >
                > Saya merenung membaca cerita tersebut. Ternyata  sangat  mudah
                menggenggam
                > nasib  kita sendiri, cukup hanya mau berubah dan menghindari kemalasan
                saja.
                >
                > Anda tentu pernah juga membaca sebuah kampanye biro iklan besar di
                > Indonesia. "Berubah atau Punah" begitu yang terbaca pada spanduk yang
                > terpasang. Judul ini menggelitik untuk disimak, karena sebenarnya tidak
                > selamanya perubahan itu bisa menjadikan keadaan menuju ke arah lebih baik.
                > Namun yang pasti harus diyakini bahwa dalam setiap perubahan, sekali pun
                > yang datang adalah perubahan menjadi krisis misalnya, didalamnya sejumlah
                > peluang dan pilihan tetap menyertainya.
                >
                > Cerita tersebut menarik bila disandingkan dengan semakin seringnya kita
                > membaca berita di berbagai media masa tentang perusahaan-perusahaan yang
                > sedang merasionalisasi atau melakukan restrukturisasi organisasinya
                > menghadapainpersaingan bisnis di era pasar beabas sekarang ini. Maksud
                saya,
                > semua itu ujung-ujungnya berupa pemutusan hubungan kerja (PHK) sejumlah
                > karyawan dengan segala konsekuensi ke penghidupan banyak keluarga. Tengok
                > saja sudah ada berapa perusahaan besar yang dulunya tidak kita perkirakan
                > bakal bangrut sekarang ini menyisakan problem dengan karyawannya yang
                > di-PHK.
                >
                > Perubahan itu sudah PASTI, menjadi lebih baik adalah pilihan. Itu pasti
                yang
                > kita inginkan. Caranya?  Persiapkan diri kita dengan memiliki dan
                mengambil
                > peluang-peluang yang ada selagi kita masih memiliki pekerjaan saat ini.
                Bisa
                > memiliki bisnis pribadi dan penghasilan selain hanya dari penghasilan
                > kantoran kita adalah sebuah pilihan.
                >
                > Jangan  gadaikan  hidup  anda  kepada satu sumber income tadi. Amankan
                > keluarga dengan  memiliki  2  atau lebih sumber penghasilan. Memiliki
                bisnis
                > sendiri   sambil  kerja  bukan  berarti  tidak  loyal  kepada perusahaan.
                > Toh,  perusahaan  juga  tidak  perduli  kepada kita kalau mereka
                bangkrut.
                > Kita  lah pemimpin kehidupan kita sendiri. Memiliki multi-stream  income
                > justru membuat kita tenang di kantor. Seandainya tidak  dapat bekerja
                lagi,
                > kita yakin bahwa ada penghasilan yang dapat
                > diandalkan.
                >
                > Perubahan itu PASTI. Sebab, seiring jarum jam berputar, perubahan terus
                > terjadi pada diri dan lingkungan kita. Segera ciptakan pernyataan
                > positioning diri. Intinya mengenali diri sendiri dan mengetahui pasti apa
                > yang dapat diperbuat dan bagaimana
                > strategi mencapainya.
                >
                > Saya  jadi  teringat  dengan kisah 2 katak tadi. Saya adalah "katak di
                > sawah"  yang  saat ini memiliki sumber penghasilan lain selain gaji
                > kantoran. Dan saat ini saya memanggil-manggil 'katak di pinggir jalan"
                untuk
                > mau berpindah agar tidak tergilas.
                >
                > Bagaimana dengan Anda sekarang ini ? Apakah termasuk "katak di sawah" atau
                > "katak di pinggir jalan" ?.
                >
                > Eko Jalu Santoso
                > http://sndfocus.biz/go.cgi/dewisri
                >
                >
                >
                >
                >
                > www.perencanakeuangan.com
                >
                > Yahoo! Groups Links
                >
                >
                >
                >
                >
                >




                www.perencanakeuangan.com



                Do you Yahoo!?
                Win a $20,000 Career Makeover at Yahoo! HotJobs

                www.perencanakeuangan.com



              • Tjandra Sutiono
                kok saya tidak melihat adanya produk yg dijual sich ?!!!! kecuali informasi Love & Serve Tjandra ... From: Epul To:
                Message 7 of 7 , May 5, 2004
                View Source
                • 0 Attachment
                  kok saya tidak melihat adanya produk yg dijual sich ?!!!! kecuali informasi
                  Love & Serve
                  Tjandra
                  ----- Original Message -----
                  From: "Epul" <spl@...>
                  To: <SSR-Klub@yahoogroups.com>
                  Sent: Tuesday, May 04, 2004 8:14 PM
                  Subject: Re: [SSR-Klub] Diam dan Tergilas !


                  > Mas Eko ini kok tiap kali ngirim pesan ujung-ujungnya jual produk sih...
                  > ----- Original Message -----
                  > From: "Eko Jalu Santoso" <ekojalus@...>
                  > To: "SSR-Klub" <SSR-Klub@yahoogroups.com>
                  > Sent: Wednesday, May 05, 2004 10:59 AM
                  > Subject: [SSR-Klub] Diam dan Tergilas !
                  >
                  >
                  > > Diam dan Tergilas !
                  > >
                  > > "Segala yang di bawah langit pasti berubah. Hanya satu hal yang tetap
                  > > sepanjang masa, yaitu perubahan itu sendiri".
                  > >
                  > > Saya yakin semua orang sudah mahfum dengan perkataan diatas. Tetapi,
                  tidak
                  > > semua yang mahfum dengan perubahan mau melakukannya, ada juga yang
                  > mengerti
                  > > dan ingin berubah tetapi tidak tahu melakukannya. Dan banyak pula yang
                  > tidak
                  > > paham bahwa setiap perubahan selalu datang sambil bergandengan dengan
                  > > segudang peluang atau pilihan.
                  > >
                  > > Seorang teman mengirimkan cerita tentang 2 ekor katak. Satu katak
                  tinggal
                  > di
                  > > sawah, dan lainnya tinggal di jalan. Katak yang tinggal di sawah
                  > > berkata kepada katak yang tinggal dipinggir jalan: "tempatmu
                  terlalu
                  > > berbahaya, tinggallah denganku".
                  > > Katak "pinggir jalan" menjawab: "aku sudah terbiasa, malas untuk
                  > > pindah".
                  > >
                  > > Beberapa hari kemudian katak "sawah" menjenguk katak "pinggir jalan"
                  dan
                  > > menemukan bahwa si katak sudah mati dilindas mobil yang lewat.
                  > >
                  > > Saya merenung membaca cerita tersebut. Ternyata sangat mudah
                  > menggenggam
                  > > nasib kita sendiri, cukup hanya mau berubah dan menghindari kemalasan
                  > saja.
                  > >
                  > > Anda tentu pernah juga membaca sebuah kampanye biro iklan besar di
                  > > Indonesia. "Berubah atau Punah" begitu yang terbaca pada spanduk yang
                  > > terpasang. Judul ini menggelitik untuk disimak, karena sebenarnya tidak
                  > > selamanya perubahan itu bisa menjadikan keadaan menuju ke arah lebih
                  baik.
                  > > Namun yang pasti harus diyakini bahwa dalam setiap perubahan, sekali pun
                  > > yang datang adalah perubahan menjadi krisis misalnya, didalamnya
                  sejumlah
                  > > peluang dan pilihan tetap menyertainya.
                  > >
                  > > Cerita tersebut menarik bila disandingkan dengan semakin seringnya kita
                  > > membaca berita di berbagai media masa tentang perusahaan-perusahaan yang
                  > > sedang merasionalisasi atau melakukan restrukturisasi organisasinya
                  > > menghadapainpersaingan bisnis di era pasar beabas sekarang ini. Maksud
                  > saya,
                  > > semua itu ujung-ujungnya berupa pemutusan hubungan kerja (PHK) sejumlah
                  > > karyawan dengan segala konsekuensi ke penghidupan banyak keluarga.
                  Tengok
                  > > saja sudah ada berapa perusahaan besar yang dulunya tidak kita
                  perkirakan
                  > > bakal bangrut sekarang ini menyisakan problem dengan karyawannya yang
                  > > di-PHK.
                  > >
                  > > Perubahan itu sudah PASTI, menjadi lebih baik adalah pilihan. Itu pasti
                  > yang
                  > > kita inginkan. Caranya? Persiapkan diri kita dengan memiliki dan
                  > mengambil
                  > > peluang-peluang yang ada selagi kita masih memiliki pekerjaan saat ini.
                  > Bisa
                  > > memiliki bisnis pribadi dan penghasilan selain hanya dari penghasilan
                  > > kantoran kita adalah sebuah pilihan.
                  > >
                  > > Jangan gadaikan hidup anda kepada satu sumber income tadi. Amankan
                  > > keluarga dengan memiliki 2 atau lebih sumber penghasilan. Memiliki
                  > bisnis
                  > > sendiri sambil kerja bukan berarti tidak loyal kepada
                  perusahaan.
                  > > Toh, perusahaan juga tidak perduli kepada kita kalau mereka
                  > bangkrut.
                  > > Kita lah pemimpin kehidupan kita sendiri. Memiliki multi-stream income
                  > > justru membuat kita tenang di kantor. Seandainya tidak dapat bekerja
                  > lagi,
                  > > kita yakin bahwa ada penghasilan yang dapat
                  > > diandalkan.
                  > >
                  > > Perubahan itu PASTI. Sebab, seiring jarum jam berputar, perubahan terus
                  > > terjadi pada diri dan lingkungan kita. Segera ciptakan pernyataan
                  > > positioning diri. Intinya mengenali diri sendiri dan mengetahui pasti
                  apa
                  > > yang dapat diperbuat dan bagaimana
                  > > strategi mencapainya.
                  > >
                  > > Saya jadi teringat dengan kisah 2 katak tadi. Saya adalah "katak di
                  > > sawah" yang saat ini memiliki sumber penghasilan lain selain gaji
                  > > kantoran. Dan saat ini saya memanggil-manggil 'katak di pinggir jalan"
                  > untuk
                  > > mau berpindah agar tidak tergilas.
                  > >
                  > > Bagaimana dengan Anda sekarang ini ? Apakah termasuk "katak di sawah"
                  atau
                  > > "katak di pinggir jalan" ?.
                  > >
                  > > Eko Jalu Santoso
                  > > http://sndfocus.biz/go.cgi/dewisri
                  > >
                  > >
                  > >
                  > >
                  > >
                  > > www.perencanakeuangan.com
                  > >
                  > > Yahoo! Groups Links
                  > >
                  > >
                  > >
                  > >
                  > >
                  > >
                  >
                  >
                  >
                  >
                  > www.perencanakeuangan.com
                  >
                  > Yahoo! Groups Links
                  >
                  >
                  >
                  >
                  >
                  >
                Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.