Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Fw:PENTING... Resiko pada Asuransi Dasar Unitlink (tertentu)

Expand Messages
  • Liza susilorini
    ... From: HALIM HALIM Subject: Re: Fw:PENTING... Resiko pada Asuransi Dasar Unitlink (tertentu) To: Liza susilorini
    Message 1 of 5 , Jul 29, 2010
    View Source
    • 0 Attachment


      --- On Fri, 7/30/10, HALIM HALIM <sutaryonohalimpfa@...> wrote:

      From: HALIM HALIM <sutaryonohalimpfa@...>
      Subject: Re: Fw:PENTING... Resiko pada Asuransi Dasar Unitlink (tertentu)
      To: "Liza susilorini" <la_venesa@...>
      Date: Friday, July 30, 2010, 12:39 PM

      Selamat pagi kawan-kawan semua.
      Terima kasih atas emailnya.
      Bagi orang awam yg belum paham asuransi,email ini sangatlah menyesatkan.
      Orang akan enggan utk masuk asuransi dan menanggung sendiri jika ada resiko diri.
      Karena saat ini NKRI belum bisa memenuhi untuk proteksi jiwa dan kesehatan rakyatnya.

      Perkenalkan nama saya Halim.
      Di bidang asuransi baru jalan 8 tahun.
      Hendaknya kalau berkomentar,janganlah dari satu sisi.
      Banyak sisi yg perlu kita lihat.
      Saya bukannya tersinggung atau sekuat diri membela diri atau balas dendam.
      Namun perlu namanya edukasi yg benar.

      Untuk diketahui,ada banyak jenis asuransi.
      Ada yg sifatnya tahunan hangus,seumur hidup,unit link (proteksi dan investasi) dan Endowment.
      Saat ini,unit link yg paling sering di pakai kebanyakan org dibanding asuransi tradisional yg lain.
      Untuk menghindari kampanye yg sifatnya promosi atau black Campaign, tidak salahnya kita bisa melihat banyak sisi agar nasabah lebih pintar dan bijak dalam mentransfer resiko diri sendiri,apakan di keep sendiri atau di transfer ke perusahaan asuransi.
      Itu hak masing warga.
      Produk tradisional,non unit link,sudah jarang dipakai oleh masyarakat saat ini.
      Produk ini lebih bersifat murah,jangka proteksi harus diperpanjang otomatis setiap tahun,dengan premi yg bertambah setiap tahun.
      Kalau sering klaim atau sakit,belum tentu bisa diterima lagi.
      atau diterima dengan premi yg sangat tinggi sehingga nasabah enggan atau tidak mampu lagi masuk asuransi.
      Kalau unit link,tidak hanya yg ada di Prudential,semua asuransi sudah menjual unitlink.
      Sifatnya endowment dan whole life dengan sistem investasi yg bisa diatur sendiri nasabah tingkat return dan resikonya.
      Produk unitlink sangatlah flexibel dan kompleks.
      Menanggapi tetap cacat tetap total yg dibahas dalam email terdahulu,sangatlah fair nasabah menerima dahulu uang pertanggungan karena telah mengalami CTT.
      Asuransi tradisional belum bisa dicairkan,dan akan dicairkan saat nasabah telah meninggal.
      Itu salah satu keuntungan unitlink.
      Salah satu yg dianggap kelemahan adalah kalau telah klaim CTT,maka polis berakhir, bukan kata "hangus".
      Tapi ingat, definisi CTT bukanlah begitu gampang juga.
      Haruslah disertai hasil lab dan medik yg lengkap dan sudah 6 bulan sama sekali tidak bisa beraktifitas. Dengan cairnya asuransi jiwanya, tanpa harus meninggal dulu,itu sangat membantu dalam pemulihan kesehatan yg memerlukan banyak dana.
      Kalau ada produk asuransi yg kalau CTT terjadi dan tidak berakhir,bisanya ada limit asuransi pertahunnya.
      Sangatlah kecil utk pemulihan dll.
      Kalau misal,asuransi jiwanya 1M, aklan dicairkan 200jt tahun pertama ditambah nilai tunai, dan tahun kedua 800jt, bukankah itu sangat membantu?
      Bayangkan kalau tidak punya asuransi? mau cari dana 1M likuid cari dimana?
      Saudara udah hilang entah kemana,bank tidak mungkin bantu dana utk berobat,paling utang sana sini atau jual asset.
      Meski berakhir,nasabah dapat asuransi,bukankah itu yg kita harapkan dari asuransi?
      Klaim cair  pas kita butuh.
      Perusahaan Asuransi pasti akan terus berinovasi untuk produk yg semakin menjawab kebutuhan nasabah.
      Namun,saat ini proteksi yg paling lengkap ada unitlink.
      Yg penting kita terproteksi dulu,banyak yg sakit DBD,diare, kanker, stroke dll.
      Tidak perlu fobia akan CTT,hingga tdk punya asuransi.
      Resiko banyak di depan perjalanan hidup kita.



      Untuk diketahui,setiap org kondisinya berbeda-beda.
      Ada yg sakit dan rawat inap,ada yg kecelakaan,sakit kritis dan CTT.
      Kalau karena CTT,maka masyarakat enggan masuk asuransi,maka secara otomatis, resiko total dirinya ditanggung sendiri.
      Itu resiko dan harga yg sangat besar.

      Semoga tanggapan sedikit ini bisa membantu.
      Focus hal lainnya,produk pasti akan berinovasi trus.
      Yg penting transfer resiko sudah kita lakukan ya.
      Terima kasih


      Halim



    • andriantoss@yahoo.co.id
      Duh capek bahas asuransi melulu....tdk ada topik lain apa? Saya rasa banyak hal lain yg lebih menarik untuk dibahas selain asuransi... Moderator atau admin,
      Message 2 of 5 , Aug 3, 2010
      View Source
      • 0 Attachment
        Duh capek bahas asuransi melulu....tdk ada topik lain apa?

        Saya rasa banyak hal lain yg lebih menarik untuk dibahas selain asuransi...

        Moderator atau admin, bagaimana caranya supaya saya bisa keluar dari SSR-klub ini ya? S

        Sent from my BlackBerry®
        powered by Sinyal Kuat INDOSAT


        From: Liza susilorini <la_venesa@...>
        Sender: SSR-Klub@yahoogroups.com
        Date: Fri, 30 Jul 2010 13:55:44 +0800 (SGT)
        To: Mailist SSR<SSR-Klub@yahoogroups.com>
        ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroups.com
        Cc: Halim Sutaryono<sutaryonohalimpfa@...>
        Subject: [SSR-Klub] Fw:PENTING... Resiko pada Asuransi Dasar Unitlink (tertentu)

         



        --- On Fri, 7/30/10, HALIM HALIM <sutaryonohalimpfa@ yahoo.com> wrote:

        From: HALIM HALIM <sutaryonohalimpfa@ yahoo.com>
        Subject: Re: Fw:PENTING.. . Resiko pada Asuransi Dasar Unitlink (tertentu)
        To: "Liza susilorini" <la_venesa@yahoo. com.sg>
        Date: Friday, July 30, 2010, 12:39 PM

        Selamat pagi kawan-kawan semua.
        Terima kasih atas emailnya.
        Bagi orang awam yg belum paham asuransi,email ini sangatlah menyesatkan.
        Orang akan enggan utk masuk asuransi dan menanggung sendiri jika ada resiko diri.
        Karena saat ini NKRI belum bisa memenuhi untuk proteksi jiwa dan kesehatan rakyatnya.

        Perkenalkan nama saya Halim.
        Di bidang asuransi baru jalan 8 tahun.
        Hendaknya kalau berkomentar, janganlah dari satu sisi.
        Banyak sisi yg perlu kita lihat.
        Saya bukannya tersinggung atau sekuat diri membela diri atau balas dendam.
        Namun perlu namanya edukasi yg benar.

        Untuk diketahui,ada banyak jenis asuransi.
        Ada yg sifatnya tahunan hangus,seumur hidup,unit link (proteksi dan investasi) dan Endowment.
        Saat ini,unit link yg paling sering di pakai kebanyakan org dibanding asuransi tradisional yg lain.
        Untuk menghindari kampanye yg sifatnya promosi atau black Campaign, tidak salahnya kita bisa melihat banyak sisi agar nasabah lebih pintar dan bijak dalam mentransfer resiko diri sendiri,apakan di keep sendiri atau di transfer ke perusahaan asuransi.
        Itu hak masing warga.
        Produk tradisional, non unit link,sudah jarang dipakai oleh masyarakat saat ini.
        Produk ini lebih bersifat murah,jangka proteksi harus diperpanjang otomatis setiap tahun,dengan premi yg bertambah setiap tahun.
        Kalau sering klaim atau sakit,belum tentu bisa diterima lagi.
        atau diterima dengan premi yg sangat tinggi sehingga nasabah enggan atau tidak mampu lagi masuk asuransi.
        Kalau unit link,tidak hanya yg ada di Prudential,semua asuransi sudah menjual unitlink.
        Sifatnya endowment dan whole life dengan sistem investasi yg bisa diatur sendiri nasabah tingkat return dan resikonya.
        Produk unitlink sangatlah flexibel dan kompleks.
        Menanggapi tetap cacat tetap total yg dibahas dalam email terdahulu,sangatlah fair nasabah menerima dahulu uang pertanggungan karena telah mengalami CTT.
        Asuransi tradisional belum bisa dicairkan,dan akan dicairkan saat nasabah telah meninggal.
        Itu salah satu keuntungan unitlink.
        Salah satu yg dianggap kelemahan adalah kalau telah klaim CTT,maka polis berakhir, bukan kata "hangus".
        Tapi ingat, definisi CTT bukanlah begitu gampang juga.
        Haruslah disertai hasil lab dan medik yg lengkap dan sudah 6 bulan sama sekali tidak bisa beraktifitas. Dengan cairnya asuransi jiwanya, tanpa harus meninggal dulu,itu sangat membantu dalam pemulihan kesehatan yg memerlukan banyak dana.
        Kalau ada produk asuransi yg kalau CTT terjadi dan tidak berakhir,bisanya ada limit asuransi pertahunnya.
        Sangatlah kecil utk pemulihan dll.
        Kalau misal,asuransi jiwanya 1M, aklan dicairkan 200jt tahun pertama ditambah nilai tunai, dan tahun kedua 800jt, bukankah itu sangat membantu?
        Bayangkan kalau tidak punya asuransi? mau cari dana 1M likuid cari dimana?
        Saudara udah hilang entah kemana,bank tidak mungkin bantu dana utk berobat,paling utang sana sini atau jual asset.
        Meski berakhir,nasabah dapat asuransi,bukankah itu yg kita harapkan dari asuransi?
        Klaim cair  pas kita butuh.
        Perusahaan Asuransi pasti akan terus berinovasi untuk produk yg semakin menjawab kebutuhan nasabah.
        Namun,saat ini proteksi yg paling lengkap ada unitlink.
        Yg penting kita terproteksi dulu,banyak yg sakit DBD,diare, kanker, stroke dll.
        Tidak perlu fobia akan CTT,hingga tdk punya asuransi.
        Resiko banyak di depan perjalanan hidup kita.



        Untuk diketahui,setiap org kondisinya berbeda-beda.
        Ada yg sakit dan rawat inap,ada yg kecelakaan,sakit kritis dan CTT.
        Kalau karena CTT,maka masyarakat enggan masuk asuransi,maka secara otomatis, resiko total dirinya ditanggung sendiri.
        Itu resiko dan harga yg sangat besar.

        Semoga tanggapan sedikit ini bisa membantu.
        Focus hal lainnya,produk pasti akan berinovasi trus.
        Yg penting transfer resiko sudah kita lakukan ya.
        Terima kasih


        Halim



      • Christianto Gouw
        Pak, Ini bukan masalah unitlink vs traditional gitu. Kalau di Allianz misalnya, sama-sama unitlink tapi tetap saja bisa kalau cacat tetap total itu keluar
        Message 3 of 5 , Aug 3, 2010
        View Source
        • 0 Attachment
          Pak,
          Ini bukan masalah unitlink vs traditional gitu. Kalau di Allianz misalnya, sama-sama unitlink tapi tetap saja bisa kalau cacat tetap total itu keluar senilai UP dasar (bila manfaat cacatnya dibuat sama dengan UP dasar) dan setelahnya polis ngga perlu ditutup dan semua manfaat tambahan jalan terus tuh.

          Masa sih menyesatkan? Ini saya sudah konfirm dengan customer servie pusat yg resmi, konfirm dng trainer resmi Pru Surabaya (Bp Farid) di depan ratusan agen2 Pru waktu launch produk baru tgl 28 Juli lalu dan agen saya yg sudah MDRT life time 10th berturut2 jg mengakui kok hal ini.

          Tapi kalo tetap ngga kuatir diri sendiri sbg pemilik polis Pru atau nasabah2nya nggak akan menderita cacat tetap total sblm usia 60th yg bisa menyebabkan riders2 hangus stlh 12 bln terbukti memang cacat tetap total, ya silakan aja... jualan dan dimiliki terus. Ini kan pilihan saja....

          Regards
          Lily

          --- Pada Sel, 3/8/10, andriantoss@... <andriantoss@...> menulis:

          Dari: andriantoss@... <andriantoss@...>
          Judul: Re: [SSR-Klub] Fw:PENTING... Resiko pada Asuransi Dasar Unitlink (tertentu)
          Kepada: SSR-Klub@yahoogroups.com
          Tanggal: Selasa, 3 Agustus, 2010, 2:18 AM

           

          Duh capek bahas asuransi melulu....tdk ada topik lain apa?

          Saya rasa banyak hal lain yg lebih menarik untuk dibahas selain asuransi...

          Moderator atau admin, bagaimana caranya supaya saya bisa keluar dari SSR-klub ini ya? S

          Sent from my BlackBerry®
          powered by Sinyal Kuat INDOSAT


          From: Liza susilorini <la_venesa@yahoo. com.sg>
          Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com
          Date: Fri, 30 Jul 2010 13:55:44 +0800 (SGT)
          To: Mailist SSR<SSR-Klub@yahoogroup s.com>
          ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com
          Cc: Halim Sutaryono<sutaryonohalimpfa@ yahoo.com>
          Subject: [SSR-Klub] Fw:PENTING.. . Resiko pada Asuransi Dasar Unitlink (tertentu)

           



          --- On Fri, 7/30/10, HALIM HALIM <sutaryonohalimpfa@ yahoo.com> wrote:

          From: HALIM HALIM <sutaryonohalimpfa@ yahoo.com>
          Subject: Re: Fw:PENTING.. . Resiko pada Asuransi Dasar Unitlink (tertentu)
          To: "Liza susilorini" <la_venesa@yahoo. com.sg>
          Date: Friday, July 30, 2010, 12:39 PM

          Selamat pagi kawan-kawan semua.
          Terima kasih atas emailnya.
          Bagi orang awam yg belum paham asuransi,email ini sangatlah menyesatkan.
          Orang akan enggan utk masuk asuransi dan menanggung sendiri jika ada resiko diri.
          Karena saat ini NKRI belum bisa memenuhi untuk proteksi jiwa dan kesehatan rakyatnya.

          Perkenalkan nama saya Halim.
          Di bidang asuransi baru jalan 8 tahun.
          Hendaknya kalau berkomentar, janganlah dari satu sisi.
          Banyak sisi yg perlu kita lihat.
          Saya bukannya tersinggung atau sekuat diri membela diri atau balas dendam.
          Namun perlu namanya edukasi yg benar.

          Untuk diketahui,ada banyak jenis asuransi.
          Ada yg sifatnya tahunan hangus,seumur hidup,unit link (proteksi dan investasi) dan Endowment.
          Saat ini,unit link yg paling sering di pakai kebanyakan org dibanding asuransi tradisional yg lain.
          Untuk menghindari kampanye yg sifatnya promosi atau black Campaign, tidak salahnya kita bisa melihat banyak sisi agar nasabah lebih pintar dan bijak dalam mentransfer resiko diri sendiri,apakan di keep sendiri atau di transfer ke perusahaan asuransi.
          Itu hak masing warga.
          Produk tradisional, non unit link,sudah jarang dipakai oleh masyarakat saat ini.
          Produk ini lebih bersifat murah,jangka proteksi harus diperpanjang otomatis setiap tahun,dengan premi yg bertambah setiap tahun.
          Kalau sering klaim atau sakit,belum tentu bisa diterima lagi.
          atau diterima dengan premi yg sangat tinggi sehingga nasabah enggan atau tidak mampu lagi masuk asuransi.
          Kalau unit link,tidak hanya yg ada di Prudential,semua asuransi sudah menjual unitlink.
          Sifatnya endowment dan whole life dengan sistem investasi yg bisa diatur sendiri nasabah tingkat return dan resikonya.
          Produk unitlink sangatlah flexibel dan kompleks.
          Menanggapi tetap cacat tetap total yg dibahas dalam email terdahulu,sangatlah fair nasabah menerima dahulu uang pertanggungan karena telah mengalami CTT.
          Asuransi tradisional belum bisa dicairkan,dan akan dicairkan saat nasabah telah meninggal.
          Itu salah satu keuntungan unitlink.
          Salah satu yg dianggap kelemahan adalah kalau telah klaim CTT,maka polis berakhir, bukan kata "hangus".
          Tapi ingat, definisi CTT bukanlah begitu gampang juga.
          Haruslah disertai hasil lab dan medik yg lengkap dan sudah 6 bulan sama sekali tidak bisa beraktifitas. Dengan cairnya asuransi jiwanya, tanpa harus meninggal dulu,itu sangat membantu dalam pemulihan kesehatan yg memerlukan banyak dana.
          Kalau ada produk asuransi yg kalau CTT terjadi dan tidak berakhir,bisanya ada limit asuransi pertahunnya.
          Sangatlah kecil utk pemulihan dll.
          Kalau misal,asuransi jiwanya 1M, aklan dicairkan 200jt tahun pertama ditambah nilai tunai, dan tahun kedua 800jt, bukankah itu sangat membantu?
          Bayangkan kalau tidak punya asuransi? mau cari dana 1M likuid cari dimana?
          Saudara udah hilang entah kemana,bank tidak mungkin bantu dana utk berobat,paling utang sana sini atau jual asset.
          Meski berakhir,nasabah dapat asuransi,bukankah itu yg kita harapkan dari asuransi?
          Klaim cair  pas kita butuh.
          Perusahaan Asuransi pasti akan terus berinovasi untuk produk yg semakin menjawab kebutuhan nasabah.
          Namun,saat ini proteksi yg paling lengkap ada unitlink.
          Yg penting kita terproteksi dulu,banyak yg sakit DBD,diare, kanker, stroke dll.
          Tidak perlu fobia akan CTT,hingga tdk punya asuransi.
          Resiko banyak di depan perjalanan hidup kita.



          Untuk diketahui,setiap org kondisinya berbeda-beda.
          Ada yg sakit dan rawat inap,ada yg kecelakaan,sakit kritis dan CTT.
          Kalau karena CTT,maka masyarakat enggan masuk asuransi,maka secara otomatis, resiko total dirinya ditanggung sendiri.
          Itu resiko dan harga yg sangat besar.

          Semoga tanggapan sedikit ini bisa membantu.
          Focus hal lainnya,produk pasti akan berinovasi trus.
          Yg penting transfer resiko sudah kita lakukan ya.
          Terima kasih


          Halim




        • Stephen Budiono
          Sedikit nimbrung nih..kalau menurut saya memberikan infoprmasi sih sah sah saja...bukannya membela bu Lily, cuma beliau juga bukan yg anti unit link lho...cuma
          Message 4 of 5 , Aug 4, 2010
          View Source
          • 0 Attachment
            Sedikit nimbrung nih..
            kalau menurut saya memberikan infoprmasi sih sah sah saja...bukannya membela bu Lily, cuma beliau juga bukan yg anti unit link lho...cuma memang beliau kan hanya mencoba memaparkan fitur dari asuransi prudential yang berbeda dengan asuransi lain..dan beliau juga sudah berkecimpung di dunia asuransi dan sudah di confirm dengan leader2 di sby...

            kalo saya rasa apa yg beliau sampaikan sangat penting bagi para pemegang atau calon pemegang polis.. kalau informasi seperti itu dianggap black marketing atau menyesatkan, lah apa para agen tidak punya beban moral untuk menyampaikan atau setidaknya mencoba mencari tahu mengenai hal ini dari para leader mereka??
            jangan sampai para nasabah disuruh disclose semuanya sejujurnya, tapi para agen masih belum mengerti, tidak mau mencari tahu, atau mengerti tapi tidak mau menjelaskan ke nasabah kekurangan dan resiko produk yg mereka jual...

            sekali lagi para pemegang polis dan yg belum megang polis asuransi bukannya ditakuk takuti, cuma sebagai orang awam kita berhak untuk tahu resiko dan kekurangan produk2 yg ada didepan kita... karena terus terang saja, yg namanya orang jualan (kebanyakan, tidak semua), termasuk agen, kan suka gak mau kasih tahu kekurangan produk2nya.. makanya itu salah satu kita ikut milis seperti ini kan...biar dapat info dan bisa sharing baik dari sesama orang awam maupun para planner dan yg jualan juga..

            buat saya lebih baik saya sedikit berhati2 daripada merasa tertipu dikemudian hari.. :)
            ini sedikit pendapat dari saya,
            terima kasih,



            --- On Tue, 8/3/10, Christianto Gouw <christgouw@...> wrote:

            From: Christianto Gouw <christgouw@...>
            Subject: Re: [SSR-Klub] Fw:PENTING... Resiko pada Asuransi Dasar Unitlink (tertentu)
            To: SSR-Klub@yahoogroups.com
            Date: Tuesday, August 3, 2010, 4:39 AM

             

            Pak,
            Ini bukan masalah unitlink vs traditional gitu. Kalau di Allianz misalnya, sama-sama unitlink tapi tetap saja bisa kalau cacat tetap total itu keluar senilai UP dasar (bila manfaat cacatnya dibuat sama dengan UP dasar) dan setelahnya polis ngga perlu ditutup dan semua manfaat tambahan jalan terus tuh.

            Masa sih menyesatkan? Ini saya sudah konfirm dengan customer servie pusat yg resmi, konfirm dng trainer resmi Pru Surabaya (Bp Farid) di depan ratusan agen2 Pru waktu launch produk baru tgl 28 Juli lalu dan agen saya yg sudah MDRT life time 10th berturut2 jg mengakui kok hal ini.

            Tapi kalo tetap ngga kuatir diri sendiri sbg pemilik polis Pru atau nasabah2nya nggak akan menderita cacat tetap total sblm usia 60th yg bisa menyebabkan riders2 hangus stlh 12 bln terbukti memang cacat tetap total, ya silakan aja... jualan dan dimiliki terus. Ini kan pilihan saja....

            Regards
            Lily

            --- Pada Sel, 3/8/10, andriantoss@ yahoo.co. id <andriantoss@ yahoo.co. id> menulis:

            Dari: andriantoss@ yahoo.co. id <andriantoss@ yahoo.co. id>
            Judul: Re: [SSR-Klub] Fw:PENTING.. . Resiko pada Asuransi Dasar Unitlink (tertentu)
            Kepada: SSR-Klub@yahoogroup s.com
            Tanggal: Selasa, 3 Agustus, 2010, 2:18 AM

             

            Duh capek bahas asuransi melulu....tdk ada topik lain apa?

            Saya rasa banyak hal lain yg lebih menarik untuk dibahas selain asuransi...

            Moderator atau admin, bagaimana caranya supaya saya bisa keluar dari SSR-klub ini ya? S

            Sent from my BlackBerry®
            powered by Sinyal Kuat INDOSAT


            From: Liza susilorini <la_venesa@yahoo. com.sg>
            Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com
            Date: Fri, 30 Jul 2010 13:55:44 +0800 (SGT)
            To: Mailist SSR<SSR-Klub@yahoogroup s.com>
            ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com
            Cc: Halim Sutaryono<sutaryonohalimpfa@ yahoo.com>
            Subject: [SSR-Klub] Fw:PENTING.. . Resiko pada Asuransi Dasar Unitlink (tertentu)

             



            --- On Fri, 7/30/10, HALIM HALIM <sutaryonohalimpfa@ yahoo.com> wrote:

            From: HALIM HALIM <sutaryonohalimpfa@ yahoo.com>
            Subject: Re: Fw:PENTING.. . Resiko pada Asuransi Dasar Unitlink (tertentu)
            To: "Liza susilorini" <la_venesa@yahoo. com.sg>
            Date: Friday, July 30, 2010, 12:39 PM

            Selamat pagi kawan-kawan semua.
            Terima kasih atas emailnya.
            Bagi orang awam yg belum paham asuransi,email ini sangatlah menyesatkan.
            Orang akan enggan utk masuk asuransi dan menanggung sendiri jika ada resiko diri.
            Karena saat ini NKRI belum bisa memenuhi untuk proteksi jiwa dan kesehatan rakyatnya.

            Perkenalkan nama saya Halim.
            Di bidang asuransi baru jalan 8 tahun.
            Hendaknya kalau berkomentar, janganlah dari satu sisi.
            Banyak sisi yg perlu kita lihat.
            Saya bukannya tersinggung atau sekuat diri membela diri atau balas dendam.
            Namun perlu namanya edukasi yg benar.

            Untuk diketahui,ada banyak jenis asuransi.
            Ada yg sifatnya tahunan hangus,seumur hidup,unit link (proteksi dan investasi) dan Endowment.
            Saat ini,unit link yg paling sering di pakai kebanyakan org dibanding asuransi tradisional yg lain.
            Untuk menghindari kampanye yg sifatnya promosi atau black Campaign, tidak salahnya kita bisa melihat banyak sisi agar nasabah lebih pintar dan bijak dalam mentransfer resiko diri sendiri,apakan di keep sendiri atau di transfer ke perusahaan asuransi.
            Itu hak masing warga.
            Produk tradisional, non unit link,sudah jarang dipakai oleh masyarakat saat ini.
            Produk ini lebih bersifat murah,jangka proteksi harus diperpanjang otomatis setiap tahun,dengan premi yg bertambah setiap tahun.
            Kalau sering klaim atau sakit,belum tentu bisa diterima lagi.
            atau diterima dengan premi yg sangat tinggi sehingga nasabah enggan atau tidak mampu lagi masuk asuransi.
            Kalau unit link,tidak hanya yg ada di Prudential,semua asuransi sudah menjual unitlink.
            Sifatnya endowment dan whole life dengan sistem investasi yg bisa diatur sendiri nasabah tingkat return dan resikonya.
            Produk unitlink sangatlah flexibel dan kompleks.
            Menanggapi tetap cacat tetap total yg dibahas dalam email terdahulu,sangatlah fair nasabah menerima dahulu uang pertanggungan karena telah mengalami CTT.
            Asuransi tradisional belum bisa dicairkan,dan akan dicairkan saat nasabah telah meninggal.
            Itu salah satu keuntungan unitlink.
            Salah satu yg dianggap kelemahan adalah kalau telah klaim CTT,maka polis berakhir, bukan kata "hangus".
            Tapi ingat, definisi CTT bukanlah begitu gampang juga.
            Haruslah disertai hasil lab dan medik yg lengkap dan sudah 6 bulan sama sekali tidak bisa beraktifitas. Dengan cairnya asuransi jiwanya, tanpa harus meninggal dulu,itu sangat membantu dalam pemulihan kesehatan yg memerlukan banyak dana.
            Kalau ada produk asuransi yg kalau CTT terjadi dan tidak berakhir,bisanya ada limit asuransi pertahunnya.
            Sangatlah kecil utk pemulihan dll.
            Kalau misal,asuransi jiwanya 1M, aklan dicairkan 200jt tahun pertama ditambah nilai tunai, dan tahun kedua 800jt, bukankah itu sangat membantu?
            Bayangkan kalau tidak punya asuransi? mau cari dana 1M likuid cari dimana?
            Saudara udah hilang entah kemana,bank tidak mungkin bantu dana utk berobat,paling utang sana sini atau jual asset.
            Meski berakhir,nasabah dapat asuransi,bukankah itu yg kita harapkan dari asuransi?
            Klaim cair  pas kita butuh.
            Perusahaan Asuransi pasti akan terus berinovasi untuk produk yg semakin menjawab kebutuhan nasabah.
            Namun,saat ini proteksi yg paling lengkap ada unitlink.
            Yg penting kita terproteksi dulu,banyak yg sakit DBD,diare, kanker, stroke dll.
            Tidak perlu fobia akan CTT,hingga tdk punya asuransi.
            Resiko banyak di depan perjalanan hidup kita.



            Untuk diketahui,setiap org kondisinya berbeda-beda.
            Ada yg sakit dan rawat inap,ada yg kecelakaan,sakit kritis dan CTT.
            Kalau karena CTT,maka masyarakat enggan masuk asuransi,maka secara otomatis, resiko total dirinya ditanggung sendiri.
            Itu resiko dan harga yg sangat besar.

            Semoga tanggapan sedikit ini bisa membantu.
            Focus hal lainnya,produk pasti akan berinovasi trus.
            Yg penting transfer resiko sudah kita lakukan ya.
            Terima kasih


            Halim





          • mega
            Setuju, saya suka kok ddengan ulasan2nya bu lili. Keep the spirit ya bu Powered by Telkomsel BlackBerry® ... From: Stephen Budiono Sender:
            Message 5 of 5 , Aug 6, 2010
            View Source
            • 0 Attachment
              Setuju, saya suka kok ddengan ulasan2nya bu lili. Keep the spirit ya bu

              Powered by Telkomsel BlackBerry®


              From: Stephen Budiono <Silu3t@...>
              Sender: SSR-Klub@yahoogroups.com
              Date: Wed, 4 Aug 2010 23:48:12 -0700 (PDT)
              To: <SSR-Klub@yahoogroups.com>
              ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroups.com
              Subject: Re: [SSR-Klub] Fw:PENTING... Resiko pada Asuransi Dasar Unitlink (tertentu)

               

              Sedikit nimbrung nih..
              kalau menurut saya memberikan infoprmasi sih sah sah saja...bukannya membela bu Lily, cuma beliau juga bukan yg anti unit link lho...cuma memang beliau kan hanya mencoba memaparkan fitur dari asuransi prudential yang berbeda dengan asuransi lain..dan beliau juga sudah berkecimpung di dunia asuransi dan sudah di confirm dengan leader2 di sby...

              kalo saya rasa apa yg beliau sampaikan sangat penting bagi para pemegang atau calon pemegang polis.. kalau informasi seperti itu dianggap black marketing atau menyesatkan, lah apa para agen tidak punya beban moral untuk menyampaikan atau setidaknya mencoba mencari tahu mengenai hal ini dari para leader mereka??
              jangan sampai para nasabah disuruh disclose semuanya sejujurnya, tapi para agen masih belum mengerti, tidak mau mencari tahu, atau mengerti tapi tidak mau menjelaskan ke nasabah kekurangan dan resiko produk yg mereka jual...

              sekali lagi para pemegang polis dan yg belum megang polis asuransi bukannya ditakuk takuti, cuma sebagai orang awam kita berhak untuk tahu resiko dan kekurangan produk2 yg ada didepan kita... karena terus terang saja, yg namanya orang jualan (kebanyakan, tidak semua), termasuk agen, kan suka gak mau kasih tahu kekurangan produk2nya.. makanya itu salah satu kita ikut milis seperti ini kan...biar dapat info dan bisa sharing baik dari sesama orang awam maupun para planner dan yg jualan juga..

              buat saya lebih baik saya sedikit berhati2 daripada merasa tertipu dikemudian hari.. :)
              ini sedikit pendapat dari saya,
              terima kasih,



              --- On Tue, 8/3/10, Christianto Gouw <christgouw@yahoo. com> wrote:

              From: Christianto Gouw <christgouw@yahoo. com>
              Subject: Re: [SSR-Klub] Fw:PENTING.. . Resiko pada Asuransi Dasar Unitlink (tertentu)
              To: SSR-Klub@yahoogroup s.com
              Date: Tuesday, August 3, 2010, 4:39 AM

               

              Pak,
              Ini bukan masalah unitlink vs traditional gitu. Kalau di Allianz misalnya, sama-sama unitlink tapi tetap saja bisa kalau cacat tetap total itu keluar senilai UP dasar (bila manfaat cacatnya dibuat sama dengan UP dasar) dan setelahnya polis ngga perlu ditutup dan semua manfaat tambahan jalan terus tuh.

              Masa sih menyesatkan? Ini saya sudah konfirm dengan customer servie pusat yg resmi, konfirm dng trainer resmi Pru Surabaya (Bp Farid) di depan ratusan agen2 Pru waktu launch produk baru tgl 28 Juli lalu dan agen saya yg sudah MDRT life time 10th berturut2 jg mengakui kok hal ini.

              Tapi kalo tetap ngga kuatir diri sendiri sbg pemilik polis Pru atau nasabah2nya nggak akan menderita cacat tetap total sblm usia 60th yg bisa menyebabkan riders2 hangus stlh 12 bln terbukti memang cacat tetap total, ya silakan aja... jualan dan dimiliki terus. Ini kan pilihan saja....

              Regards
              Lily

              --- Pada Sel, 3/8/10, andriantoss@ yahoo.co. id <andriantoss@ yahoo.co. id> menulis:

              Dari: andriantoss@ yahoo.co. id <andriantoss@ yahoo.co. id>
              Judul: Re: [SSR-Klub] Fw:PENTING.. . Resiko pada Asuransi Dasar Unitlink (tertentu)
              Kepada: SSR-Klub@yahoogroup s.com
              Tanggal: Selasa, 3 Agustus, 2010, 2:18 AM

               

              Duh capek bahas asuransi melulu....tdk ada topik lain apa?

              Saya rasa banyak hal lain yg lebih menarik untuk dibahas selain asuransi...

              Moderator atau admin, bagaimana caranya supaya saya bisa keluar dari SSR-klub ini ya? S

              Sent from my BlackBerry®
              powered by Sinyal Kuat INDOSAT


              From: Liza susilorini <la_venesa@yahoo. com.sg>
              Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com
              Date: Fri, 30 Jul 2010 13:55:44 +0800 (SGT)
              To: Mailist SSR<SSR-Klub@yahoogroup s.com>
              ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com
              Cc: Halim Sutaryono<sutaryonohalimpfa@ yahoo.com>
              Subject: [SSR-Klub] Fw:PENTING.. . Resiko pada Asuransi Dasar Unitlink (tertentu)

               



              --- On Fri, 7/30/10, HALIM HALIM <sutaryonohalimpfa@ yahoo.com> wrote:

              From: HALIM HALIM <sutaryonohalimpfa@ yahoo.com>
              Subject: Re: Fw:PENTING.. . Resiko pada Asuransi Dasar Unitlink (tertentu)
              To: "Liza susilorini" <la_venesa@yahoo. com.sg>
              Date: Friday, July 30, 2010, 12:39 PM

              Selamat pagi kawan-kawan semua.
              Terima kasih atas emailnya.
              Bagi orang awam yg belum paham asuransi,email ini sangatlah menyesatkan.
              Orang akan enggan utk masuk asuransi dan menanggung sendiri jika ada resiko diri.
              Karena saat ini NKRI belum bisa memenuhi untuk proteksi jiwa dan kesehatan rakyatnya.

              Perkenalkan nama saya Halim.
              Di bidang asuransi baru jalan 8 tahun.
              Hendaknya kalau berkomentar, janganlah dari satu sisi.
              Banyak sisi yg perlu kita lihat.
              Saya bukannya tersinggung atau sekuat diri membela diri atau balas dendam.
              Namun perlu namanya edukasi yg benar.

              Untuk diketahui,ada banyak jenis asuransi.
              Ada yg sifatnya tahunan hangus,seumur hidup,unit link (proteksi dan investasi) dan Endowment.
              Saat ini,unit link yg paling sering di pakai kebanyakan org dibanding asuransi tradisional yg lain.
              Untuk menghindari kampanye yg sifatnya promosi atau black Campaign, tidak salahnya kita bisa melihat banyak sisi agar nasabah lebih pintar dan bijak dalam mentransfer resiko diri sendiri,apakan di keep sendiri atau di transfer ke perusahaan asuransi.
              Itu hak masing warga.
              Produk tradisional, non unit link,sudah jarang dipakai oleh masyarakat saat ini.
              Produk ini lebih bersifat murah,jangka proteksi harus diperpanjang otomatis setiap tahun,dengan premi yg bertambah setiap tahun.
              Kalau sering klaim atau sakit,belum tentu bisa diterima lagi.
              atau diterima dengan premi yg sangat tinggi sehingga nasabah enggan atau tidak mampu lagi masuk asuransi.
              Kalau unit link,tidak hanya yg ada di Prudential,semua asuransi sudah menjual unitlink.
              Sifatnya endowment dan whole life dengan sistem investasi yg bisa diatur sendiri nasabah tingkat return dan resikonya.
              Produk unitlink sangatlah flexibel dan kompleks.
              Menanggapi tetap cacat tetap total yg dibahas dalam email terdahulu,sangatlah fair nasabah menerima dahulu uang pertanggungan karena telah mengalami CTT.
              Asuransi tradisional belum bisa dicairkan,dan akan dicairkan saat nasabah telah meninggal.
              Itu salah satu keuntungan unitlink.
              Salah satu yg dianggap kelemahan adalah kalau telah klaim CTT,maka polis berakhir, bukan kata "hangus".
              Tapi ingat, definisi CTT bukanlah begitu gampang juga.
              Haruslah disertai hasil lab dan medik yg lengkap dan sudah 6 bulan sama sekali tidak bisa beraktifitas. Dengan cairnya asuransi jiwanya, tanpa harus meninggal dulu,itu sangat membantu dalam pemulihan kesehatan yg memerlukan banyak dana.
              Kalau ada produk asuransi yg kalau CTT terjadi dan tidak berakhir,bisanya ada limit asuransi pertahunnya.
              Sangatlah kecil utk pemulihan dll.
              Kalau misal,asuransi jiwanya 1M, aklan dicairkan 200jt tahun pertama ditambah nilai tunai, dan tahun kedua 800jt, bukankah itu sangat membantu?
              Bayangkan kalau tidak punya asuransi? mau cari dana 1M likuid cari dimana?
              Saudara udah hilang entah kemana,bank tidak mungkin bantu dana utk berobat,paling utang sana sini atau jual asset.
              Meski berakhir,nasabah dapat asuransi,bukankah itu yg kita harapkan dari asuransi?
              Klaim cair  pas kita butuh.
              Perusahaan Asuransi pasti akan terus berinovasi untuk produk yg semakin menjawab kebutuhan nasabah.
              Namun,saat ini proteksi yg paling lengkap ada unitlink.
              Yg penting kita terproteksi dulu,banyak yg sakit DBD,diare, kanker, stroke dll.
              Tidak perlu fobia akan CTT,hingga tdk punya asuransi.
              Resiko banyak di depan perjalanan hidup kita.



              Untuk diketahui,setiap org kondisinya berbeda-beda.
              Ada yg sakit dan rawat inap,ada yg kecelakaan,sakit kritis dan CTT.
              Kalau karena CTT,maka masyarakat enggan masuk asuransi,maka secara otomatis, resiko total dirinya ditanggung sendiri.
              Itu resiko dan harga yg sangat besar.

              Semoga tanggapan sedikit ini bisa membantu.
              Focus hal lainnya,produk pasti akan berinovasi trus.
              Yg penting transfer resiko sudah kita lakukan ya.
              Terima kasih


              Halim





            Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.