Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Re: [SSR-Klub] PENTING... Resiko pada Asuransi Dasar Unitlink (tertentu)

Expand Messages
  • Christianto Gouw
    Lho pak, kok kalah ngomong sama agen maksudnya? Gini... kalau agen ngomong soalnya nggak direkam pak - jadi nggak tahu bener nggak. Jadi telpon aja ke cust
    Message 1 of 49 , Jul 29, 2010
    View Source
    • 0 Attachment
      Lho pak, kok kalah ngomong sama agen maksudnya? Gini... kalau agen ngomong soalnya nggak direkam pak - jadi nggak tahu bener nggak. Jadi telpon aja ke cust service bebas pulsa nya Pru 0800 15 25 25 25 - kalo si CS itu ngomongnya direkam, jadi nggak berani bohong dia mestinya - tp mungkin rada lama krn CS nya rada o-on kebanyakan. Kalau perlu datang ke kantor pusat, tanya sama bagian trainer resmi atau bag aktuaria. Yang penting konformasi dulu. Di polis sy ngga hapal pasalnya ntar sy cari dulu ya... soalnya polis sy th 2002 jadi beda dng polis skrg. Kalao polis yg skrg ini ada juga pasal tsb tapi beda halaman.
      Kalau agen kebanyakan sih memang ngotot - maklum cuman bisa jual yg dari Pru saja shg ya bisa gitu pak jadinya... ngga mau mengakui kelemahan produk sendiri.

      G luck

      --- Pada Kam, 29/7/10, Indra Dharmajaya <indradjy@...> menulis:

      Dari: Indra Dharmajaya <indradjy@...>
      Judul: Re: [SSR-Klub] PENTING... Resiko pada Asuransi Dasar Unitlink (tertentu)
      Kepada: SSR-Klub@yahoogroups.com
      Tanggal: Kamis, 29 Juli, 2010, 2:24 AM

       

      Bu Lily,
      Saya sudah dengar hal ini dari agen selain prudent.Namun saya kalah ngomong dg agen saya.
      Mohon info, di polis  prudent dibagian mana hal ini tertera?

      terima kasih Bu

      Indra




      From: "Silu3t@yahoo. com" <Silu3t@yahoo. com>
      To: SSR <SSR-Klub@yahoogroup s.com>
      Sent: Thu, July 29, 2010 12:30:02 PM
      Subject: Re: [SSR-Klub] PENTING... Resiko pada Asuransi Dasar Unitlink (tertentu)



      As always, saya salut atas info dari bu lily..Terima kasih bu lily atas sharingnya..

      Powered by Telkomsel BlackBerry®


      From: Christianto Gouw <christgouw@yahoo. com>
      Sender: SSR-Klub@yahoogroup s.com
      Date: Wed, 28 Jul 2010 19:31:29 +0800 (SGT)
      To: <SSR-Klub@yahoogroup s.com>; <Insurance-Com@ yahoogroups. com>; <Manager-Indonesia@ yahoogroups. com>
      ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroup s.com
      Subject: [SSR-Klub] PENTING... Resiko pada Asuransi Dasar Unitlink (tertentu)

       

      Dear all,
      Sy belum pernah sharing hal ini kepada rekan-rekan, saya pikir mungkin sudah saatnya hal ini perlu diedukasikan kepada masyarakat yang lebih luas... Unsur yang penting dalam asuransi dasar Unitlink tertentu yg mungkin scr tidak sadar agak membahayakan proteksi Anda & keluarga.

      Pada asuransi dasar unitlink yg mengandung manfaat cacat tetap total (spt polis unitlink Pru misalnya...) maka bila tertanggung sebelum berusia 60th terjadi menderita cacat tetap total krn sebab apapun, seperti misalnya kehilangan fungsi kedua kaki/tangan, kehilangan fungsi satu kaki dan tangan, kebutaan, dll.... maka dalam jangka waktu tertentu secara bertahap (antara 12-18 bulan) seluruh asuransi dasar tersebut akan cair.

      Nah, apa yang terjadi bila asuransi dasar unitlink Anda itu cair ? Maka polis tersebut akan tutup dan SEMUA RIDERS AKAN HANGUS. Seperti apa maksudnya? Misalkan kondisi seperti ini:

      Tertanggung berusia 38 tahun, kepala keluarga, pencari nafkah utama keluarga memiliki istri dan anak - membeli polis Unitlink dng manfaat asuransi dasar yg menjadi satu antara UP jiwa dan manfaat cacat tetap total lengkap dengan ridersnya dengan harapan dan kepercayaan besar kepada perusahaan asuransi dan agen yang menawarkan agar bila terjadi musibah atau masalah kesehatan di kemudian hari maka minimal dirinya akan tercover dan tidak membebani financial keluarga.

      Di saat yang naas MUNGKIN saja kan kepala keluarga ini mengalami suatu kecelakaan sehingga menderita kelumpuhan kedua kaki/tangan atau kebutaan dll yang memenuhi kriteria cacat tetap total sehingga dalam kurun waktu 12-18 bulan seluruh asuransi dasarnya cair, juga asuransi kecelakaannya bila mengambil riders tersebut. Biasanya asuransi dasar unitlink cenderung kecil karena terikat dengan biaya akuisisi/premi yang dibayarkan. Misalnya dengan premi 1 jt-an per bulan kemungkinan besar asuransi dasar Pria usia 35-an tidak lebih dari 500juta bila juga mengambil riders kesehatan, sakit kritis, payor dll.

      Masalahnya, ternyata sang ayah ini tidak menyangka bila dirinya sudah mengalami cacat tetap total itu maka seluruh RIDERSnya akan HANGUS. Karena walau sudah menerima manfaat asuransi dasar dan kecelakaan pun, ybs kan masih hidup, butuh biaya hidup dan sudah sulit bekerja mencari nafkah dengan normal lagi krn sudah cacat dan MASIH BISA SAKIT atau MATI yang membebani financial keluarga - padahal kelumpuhan/cacat ini bisa saja dialami saat usia masih tergolong muda. Karena seluruh manfaat kesehatannya ikut hangus, maka sang ayah ini berusaha membeli polis lagi untuk mengcover kemungkinan sakit kritis dan rawat inap. Namun tentunya akan lebih sulit bagi penderita cacat tetap total masuk asuransi jiwa/kesehatan dengan premi kondisi standar di perusahaan asuransi manapun, kalaupun bisa biasanya premi jadi lebih mahal atau malah tidak diterima lagi bila ternyata cacat tetap totalnya itu bukan karena kecelakaan tapi karena sakit kritis spt misalkan glaukoma yg
      menyebabkan kebutaan spt Gus Dur, atau sakit diabet yg sampai harus amputasi, dll.

      Di produk asuransi yg manfaat dasarnya terikat dng manfaat cacat tetap total - hal ini akan menyebabkan seluruh RIDERS HANGUS dan bila itu terjadi pada kepala keluarga yg masih memiliki tanggungan keluarga, siap-siap saja tidak bisa memiliki polis asuransi jiwa/kesehatan lagi di perusahaan asuransi manapun sehingga sudah cacat tetap total atau bisa beli tapi rate mahal.

      Jadi ini konsekuensi rasional yang mungkin tidak dijelaskan secara panjang lebar baik oleh para manager dan perusahaan asuransi yang KEMUNGKINAN BESAR TIDAK DISADARI sebagian besar agen asuransi penjual produk ini, apalagi nasabah2nya sebagian besar juga tidak pernah memahami polisnya.

      Lain bila produk asuransi itu memiliki manfaat cacat tetap total TERPISAH dengan asuransi dasarnya, maka selain mendapat manfaat cacat tetap total maka si tertanggung polisnya akan tetap berlaku dan bila sakit tetap akan dicover asuransi tentunya. Sy sudah survey, justru produk asuransi rata-rata memisahkan manfaat cacat tetap total dengan manfaat dasar UP jiwa - yang jadi satu seperti gini justru setahu saya adalah produk di Prudential yang merupakan market leader di Indonesia. Hal ini telah membuat saya merubah polis PAA saya menjadi hanya manfaat dasar saja di Pru per 27 Juli 2010 kemarin (tidak tutup polis lho ya) karena walau tidak mengharap dan probabilitasnya kecil, tapi tentunya dengan biaya yang sama lebih baik kita pilih manfaat asuransi dasar yang lebih aman sehingga bila nantinya toh karena suatu hal ternyata mengalami kejadian cacat tetap total tetap dapat mendapat cover asuransi sakit kritis, kesehatan, payor, dll.... dan tidak membebani
      keluarga lebih lagi.

      Fyi... pada awalnya agent saya berusaha memberikan argumentasi bahwa manfaat cacat tetap total itu bisa saja tidak diklaimkan - tapi setelah melakukan konfirmasi langsung ke customer service kantor pusat dan kepada trainer resmi perusahaan dinyatakan bahwa hal itu HARUS DIKLAIMKAN - artinya harus tetap dilaporkan bahwa sudah mengalami cacat tetap total dan konsekuensinya stlh UP dasar keluar maka harus tutup polis stlh jangka waktu tertentu bila menderita TPD (total permanent dissablement) . Bilapun "tidak ketahuan" dan tidak diklaimkan hanya agar asuransi riders kesehatannya tetap berlangsung, toh bila setelah cacat itu tertanggung sampai perlu rawat inap atau menderita sakit kritis, maka kondisi cacat tetap totalnya ini PASTI KETAHUAN sehingga ya bisa-bisa malah bermasalah dan klaim malah tidak keluar krn mungkin saja dianggap melakukan penipuan asuransi.

      Polis yang bisa menghindari masalah ini di Pru hanyalah polis yang saat ini asuransi dasarnya mencapai 2 milyar atau lebih (di polis baru) atau 1 milyar atau lebih (di polis lama setidaknya th 2006 ke bawah). Coba cek polis masing-masing. Masalahnya untuk mencapai UP dasar segitu di polis PAA dengan riders artinya premi asuransi sebulannya bisa lebih dari 2 juta, yang mana belum tentu semua sanggup membeli.

      Informasi ini bukan untuk mendiskreditkan perusahaan atau produk asuransi tertentu (Prudential) , malah sebaliknya justru SANGAT BERHARAP perusahaan mau dengan RELA mendengarkan bila lebih banyak yang meminta hal ini dan merubah produk asuransi dasarnya sehingga semoga saja manfaat dasarnya tidak terikat dengan manfaat cacat tetap total lagi. Juga semoga para agen asuransi Pru yang mencapai 60ribu orang bahkan lebih, bisa lebih yakin bahwa apa yang mereka tawarkan adalah baik dan tidak merugikan dibanding manfaat produk2 asuransi lain. Hal ini (permintaan kalau bisa manfaat dasar dipisah) pernah saya sampaikan melalui cust service dan manager tapi belum ada perubahan manfaat dasar sd saat ini.

      Mungkin suara saya terlalu kecil dan belum terlalu bermakna untuk didengarkan. .. walau ada slogan "always listening, always understanding" . Ini adalah kondisi bersama seluruh pemilik polis, bukan masalah "case by case" karena hal ini diatur dalam semua polis. Sebenarnya dengan keluarnya produk baru Pru bulan depan ini, saya SANGAT BERHARAP kondisi ini sudah dirubah, tapi ternyata setelah dikonfirmasi - hari ini saya baru tahu bahwa manfaat dasar tetap menyatu dengan cacat tetap total bahkan pada produk baru nanti.

      Semoga info ini bermanfaat dan membuka wawasan serta memberikan masukan strategi baru bagi kita dalam berasuransi. Ini adalah sharing info berdasarkan isi dan kondisi polis hitam di atas putih yang nyata dan sudah dikonfirmasikan kepada perusahaan melalui customer service dan trainer resmi. Saya tidak memberikan saran untuk menutup polis asuransi jiwa atau kesehatan manapun, tetap harus disesuaikan kondisi Anda masing-masing dulu sebelum memutuskan. Bila Anda menilai informasi ini penting bagi anggota masyarakat dan relasi Anda yang lain silakan diKONFIRMASI/ CEK kebenarannya terlebih dahulu baru disebarkan pada lebih banyak orang dengan rasional - tidak perlu menyalahkan siapapun.

      Tidak perlu Anda menyalahkan agen asuransinya, karena setahu saya banyak agen yang tidak mengetahui masalah ini, atau tahu tapi kurang menyadari implikasinya. Sedangkan nasabahpun tidak pernah membaca polisnya masing-masing dengan lengkap walau sudah dimiliki bertahun2 sekalipun atau bertanya pada ahlinya bila tidak terlalu paham akan polis yang dibeli. Jangan sampai ketidaktahuan kita membawa penyesalan di kemudian hari hanya karena kekurangpahaman atau kesalahpahaman.

      Bagi rekan-rekan agen Pru atau mantan agen yang pernah menjual polis Pru, ada baiknya dan tidak ada salahnya kita recheck juga apakah relasi kita yang membeli polis ini sudah tahu mengenai hal ini - kalau mereka sudah tahu dan tidak mempermasalahkan hal ini...it's oke, toh semua kembali kepada keputusan masing-masing. Asal jangan sampai mereka tidak tahu karena tidak mau meluangkan waktu memberi tahu, padahal kitanya sudah tahu.

      Thanks and regards
      Lily

      FYI... Terus terang, saya juga deg2an bila akan menginformasikan hal ini pada nasabah2 Pru yang pernah membeli polis dari saya, walau saat ini sudah non aktif dari Pru. Semestinya akan jauh lebih enak dan mudah buat saya bila nggak ngomong apa-apa sambil berdoa yang giat saja agar mereka tidak akan pernah mengalami cacat tetap total sd usia 60th nanti yg bisa mengakibatkan seluruh ridersnya hangus...

      Maka,dengan adanya info ini mau nggak mau akan "memaksa" saya memberikan info lebih dulu kepada mereka daripada nantinya mereka tahu dari orang lain....Dengan adanya info ini, bila diketahui agen asuransi perusahaan lain bisa saja membuat para agen Pru agak lebih susah menjual pada masyarakat yang sudah mengerti juga.
      Wish me luck guys





    • risang.nugroho@yahoo.com
      Personal Accident Pak, claim cair bila disebabkan karena kecelakaan saja biasanya preminya kecil Pak. Risang Nugroho - From BNI Solok ... From:
      Message 49 of 49 , Oct 17, 2010
      View Source
      • 0 Attachment
        Personal Accident Pak, claim cair bila disebabkan karena kecelakaan saja biasanya preminya kecil Pak.

        Risang Nugroho - From BNI Solok


        From: aristocrate23@...
        Sender: SSR-Klub@yahoogroups.com
        Date: Fri, 15 Oct 2010 08:10:55 +0000
        To: <SSR-Klub@yahoogroups.com>
        ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroups.com
        Subject: Re: Bls: [SSR-Klub] Re: PENTING... Resiko pada Asuransi Dasar Unitlink (tertentu)

         

        Pak, yg dimaksud dengan asuransi PA itu apa ya pak? Tks

        Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone


        From: risang.nugroho@...
        Sender: SSR-Klub@yahoogroups.com
        Date: Thu, 14 Oct 2010 05:57:34 +0000
        To: <SSR-Klub@yahoogroups.com>
        ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroups.com
        Subject: Re: Bls: [SSR-Klub] Re: PENTING... Resiko pada Asuransi Dasar Unitlink (tertentu)

         

        Iya alhamdulillah, kalau saya pribadi sih nggak akan beli UNITLINK, Investasi ya Investasi bisa di Reksadana, Property, Gold, atau Ikut Waralaba. Kalau Asuransi ya ikut Termlife atau PA, kalau dirasa perlu bisa juga nambah buat cover di asuransi kesehatan. Tapi yang jelas bukan di Unitlink dari perusahaan asuransi manapun. Intinya ambil asuransi sesuai kebutuhan.

        Risang Nugroho - From BNI Solok


        From: Solomon Firm <sonyulianto@...>
        Sender: SSR-Klub@yahoogroups.com
        Date: Thu, 14 Oct 2010 10:54:41 +0800 (SGT)
        To: <SSR-Klub@yahoogroups.com>
        ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroups.com
        Subject: Bls: [SSR-Klub] Re: PENTING... Resiko pada Asuransi Dasar Unitlink (tertentu)

         

        Selamat buat Pak Risang dan kawan2 lain yg dicover kesehatannya oleh kantor bahkan sampai pensiun.
        Namun jangan berpuas diri dulu, masih ada lagi yang perlu diperhatikan
        • Berapa uang cover yang diberikan, 100%, 80%, 50% , atau berapa ?
        • Apakah uang cover tsb cukup untuk biaya RS saat ini dan bahkan di saat pensiun nanti ?
        • Seandainya sakit yang diderita (amit2) adalah penyakit kritis (kanker, jantung, dll ) yg membuat Anda tidak bisa bekerja lagi sampai pensiun , apakah Anda masih ditanggung ?
        Jika ketiga pertanyaan di atas dijawab YA, selamat sekali lagi Anda berada di perusahaan yang tepat yang memperhatikan karyawannya.
        Namun apabila masih Tanda Tanya, maka sudah waktunya untuk mempunyai asuransi kesehatan cadangan.

        Note : Untuk Anda yang mengambil asuransi kesehatan dalam bentuk Unitlink, premi akan tetap sampai akhir kontrak.

        Ingat : Investasi memang perlu tapi seperti kata pepatah Kesehatan Adalah Harta Yang Paling Berharga ( Bukan uang, bukan emas, bukan properti )

        Selamat berinvestasi & Mari Berasuransi
        Visit us at asuransiku.wordpress.com



        Dari: "risang.nugroho@..." <risang.nugroho@...>
        Kepada: SSR-Klub@yahoogroups.com
        Terkirim: Rab, 13 Oktober, 2010 08:44:18
        Judul: Re: [SSR-Klub] Re: PENTING... Resiko pada Asuransi Dasar Unitlink (tertentu)

         

        Setuju, asuransi kesehatan dihitung berdasarkan Umur tertanggung. Kalau saya pakai asuransi kantor aja, alhamdulillah sampai pensiunpun masih dicover.
        Lebih baik dananya diinvestasikan

        Risang Nugroho - From BNI Solok


        From: Wishnu <wishnu8289@...>
        Sender: SSR-Klub@yahoogroups.com
        Date: Tue, 12 Oct 2010 00:21:20 -0700 (PDT)
        To: <SSR-Klub@yahoogroups.com>
        ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroups.com
        Cc: <alif.kiswantoro@...>
        Subject: Re: [SSR-Klub] Re: PENTING... Resiko pada Asuransi Dasar Unitlink (tertentu)

         

        kalo sudah punya asuransi dari kantor tidak perlu beli asuransi kesehatan lagi. sayang duitnya. mending diinvestasikan.
        apakah kalo anda dari sekarang beli asuransi di luar kantor nanti waktu pensiun akan murah preminya? ya kagak. premi diitung dari umur, makin tua ya makin mahal. karena makin tua resiko sakit makin besar. jadi sayangi uang anda. kalo udah dapat as kes dari kantor. ga usah beli as kes lagi.

        Wishnu



        From: Iwan <alif.kiswantoro@...>
        To: SSR-Klub@yahoogroups.com
        Cc: yudi_26800@...
        Sent: Tue, October 12, 2010 7:51:32 AM
        Subject: Re: [SSR-Klub] Re: PENTING... Resiko pada Asuransi Dasar Unitlink (tertentu)

         

        Sharing aja.
        Bagi kita yg sudah memiliki asuransi (terutama kesehatan) dari perusahaan biasanya di cover selama kita masih menjadi karyawan hingga usia 55 tahun. Dan hal ini perlu dipertimbangkan saat usia memasuki pensiun yg tidak di cover asuransi. Ada baiknya kita memiliki asuransi yg men-cover hingga usia 65 atau 75. Nah pertanyaannya, kapan kita membeli asuransi tambahan tersebut?

        1. Jika kita membeli sekarang, manfaatnya belum banyak karena kita banyak menggunakan asuransi dari kantor, namun premi yg kita bayarkan ke asuransi tambahan lbh murah krn usia kita masih muda, masih produktif dan memiliki kemapuan menbayar premi asuransi.

        2. Jika kita membeli asuransi tambahan saat memasuki pensiun, preminya akan lebih mahal. Dan kita juga sudah purna tugas. Sudahlah uang pensiun sedikit, masih harus byr premi asuransi.

        Demikian.

        Iwan
        Powered by Telkomsel BlackBerry®


        From: "Leboy Londo" <hamdanid@...>
        Sender: SSR-Klub@yahoogroups.com
        Date: Mon, 06 Sep 2010 11:01:04 -0000
        To: <SSR-Klub@yahoogroups.com>
        ReplyTo: SSR-Klub@yahoogroups.com
        Subject: [SSR-Klub] Re: PENTING... Resiko pada Asuransi Dasar Unitlink (tertentu)

         

        Dear ibu lily,
        kebetulan saya juga memiliki polis Prudential,
        dan saya lihat di Polis Prudential saya juga ada pemisahan antara rider cacat tetap total dengan UP dasarnya.

        Setahu saya yang awam ini, dengan membeli manfaat pertanggungan dasar saja, maka kita mendapatkan 2 manfaat, yaitu manfaat meninggal atau manfaat cacat tetap dan total.

        contoh : Uang pertanggungan dasar 100 jt,
        manfaat yang didapatkan adalah : 1. kalau meninggal dapat 100 jt ATAU 2. kalau cacat tetap total dapat pertanggungan 20 jt di tahun pertama dan 80 juta ditahun kedua.
        namun penting di ingat bahwa yang keluar tetap saja UP dasar.

        Jika kita ingin memisahakan manfaat UP dasar dengan asuransi cacat tetap totalnya, yah kita tinggal beli ridersnya saja ya kan bu ?
        ini sekaligus menjadi bahan pertimbangan bagi kita semua apakah benar riders itu adalah akal2an dari asuransi saja ? atau justru memberi pilihan bagi kebutuhan kita ?
        Saya rasa ini tergantung dari sudut pandang kita masing2 bukan begitu pak wisnu ?

        Apakah pak wisnu yakin jika sudah memiliki Asuransi kesehatan dari kantor kita tidak perlu beli asuransi kesehatan tambahan/terpisah  ?
        Sebagai orang yang sudah memiliki pengalaman pribadi mengenai hal ini, saya ingin mengajak pak wisnu untuk meneliti kembali manfaat kesehatan dari kantor yang kita masing2 miliki. sudah cukup belum ?

        Saya juga sedikit bertanya tanya berdasarkan pengakuan ibu lily yang sebagai orang yang sudah tidak aktif lagi diPrudential, apa ini berarti ibu mantan agent prudential ?

        Regards
        Hamdhany



        --- In SSR-Klub@yahoogroups.com, "Hera" <lilis_hera@...> wrote:
        >
        > Txs bu Lily atas sharingnya..sangat-sangat bermanfaat banget buat kita lebih detail teliti dan belajar...
        >
        > Oh ya bu, apakah ibu juga mempelajari unitlink dari perusahana lain yang ada raider spt ini? bisa sekalian di share juga ya bu...
        >
        > Salam,
        > Lilis
        >
        >
        > --- In SSR-Klub@yahoogroups.com, Christianto Gouw christgouw@ wrote:
        > >
        > > Dear all,
        > > Sy belum pernah sharing hal ini kepada rekan-rekan, saya pikir mungkin sudah saatnya hal ini perlu diedukasikan kepada masyarakat yang lebih luas... Unsur yang penting dalam asuransi dasar Unitlink tertentu yg mungkin scr tidak sadar agak membahayakan proteksi Anda & keluarga.
        > >
        > > Pada asuransi dasar unitlink yg mengandung manfaat cacat tetap total (spt polis unitlink Pru misalnya...) maka bila tertanggung sebelum berusia 60th terjadi menderita cacat tetap total krn sebab apapun, seperti misalnya kehilangan fungsi kedua kaki/tangan, kehilangan fungsi satu kaki dan tangan, kebutaan, dll.... maka dalam jangka waktu tertentu secara bertahap (antara 12-18 bulan) seluruh asuransi dasar tersebut akan cair.
        > >
        > > Nah, apa yang terjadi bila asuransi dasar unitlink Anda itu cair ? Maka polis tersebut akan tutup dan SEMUA RIDERS AKAN HANGUS. Seperti apa maksudnya? Misalkan kondisi seperti ini:
        > >
        > > Tertanggung berusia 38 tahun, kepala keluarga, pencari nafkah utama keluarga memiliki istri dan anak - membeli polis Unitlink dng manfaat asuransi dasar yg menjadi satu antara UP jiwa dan manfaat cacat tetap total lengkap dengan ridersnya dengan harapan dan kepercayaan besar kepada perusahaan asuransi dan agen yang menawarkan agar bila terjadi musibah atau masalah kesehatan di kemudian hari maka minimal dirinya akan tercover dan tidak membebani financial keluarga.
        > >
        > > Di saat yang naas MUNGKIN saja kan kepala keluarga ini mengalami suatu kecelakaan sehingga menderita kelumpuhan kedua kaki/tangan atau kebutaan dll yang memenuhi kriteria cacat tetap total sehingga dalam kurun waktu 12-18 bulan seluruh asuransi dasarnya cair, juga asuransi kecelakaannya bila mengambil riders tersebut. Biasanya asuransi dasar unitlink cenderung kecil karena terikat dengan biaya akuisisi/premi yang dibayarkan. Misalnya dengan premi 1 jt-an per bulan kemungkinan besar asuransi dasar Pria usia 35-an tidak lebih dari 500juta bila juga mengambil riders kesehatan, sakit kritis, payor dll.
        > >
        > > Masalahnya, ternyata sang ayah ini tidak menyangka bila dirinya sudah mengalami cacat tetap total itu maka seluruh RIDERSnya akan HANGUS. Karena walau sudah menerima manfaat asuransi dasar dan kecelakaan pun, ybs kan masih hidup, butuh biaya hidup dan sudah sulit bekerja mencari nafkah dengan normal lagi krn sudah cacat dan MASIH BISA SAKIT atau MATI yang membebani financial keluarga - padahal kelumpuhan/cacat ini bisa saja dialami saat usia masih tergolong muda. Karena seluruh manfaat kesehatannya ikut hangus, maka sang ayah ini berusaha membeli polis lagi untuk mengcover kemungkinan sakit kritis dan rawat inap. Namun tentunya akan lebih sulit bagi penderita cacat tetap total masuk asuransi jiwa/kesehatan dengan premi kondisi standar di perusahaan asuransi manapun, kalaupun bisa biasanya premi jadi lebih mahal atau malah tidak diterima lagi bila ternyata cacat tetap totalnya itu bukan karena kecelakaan tapi karena sakit kritis spt misalkan glaukoma yg
        > > menyebabkan kebutaan spt Gus Dur, atau sakit diabet yg sampai harus amputasi, dll.
        > >
        > > Di produk asuransi yg manfaat dasarnya terikat dng manfaat cacat tetap total - hal ini akan menyebabkan seluruh RIDERS HANGUS dan bila itu terjadi pada kepala keluarga yg masih memiliki tanggungan keluarga, siap-siap saja tidak bisa memiliki polis asuransi jiwa/kesehatan lagi di perusahaan asuransi manapun sehingga sudah cacat tetap total atau bisa beli tapi rate mahal.
        > >
        > > Jadi ini konsekuensi rasional yang mungkin tidak dijelaskan secara panjang lebar baik oleh para manager dan perusahaan asuransi yang KEMUNGKINAN BESAR TIDAK DISADARI sebagian besar agen asuransi penjual produk ini, apalagi nasabah2nya sebagian besar juga tidak pernah memahami polisnya.
        > >
        > > Lain bila produk asuransi itu memiliki manfaat cacat tetap total TERPISAH dengan asuransi dasarnya, maka selain mendapat manfaat cacat tetap total maka si tertanggung polisnya akan tetap berlaku dan bila sakit tetap akan dicover asuransi tentunya. Sy sudah survey, justru produk asuransi rata-rata memisahkan manfaat cacat tetap total dengan manfaat dasar UP jiwa - yang jadi satu seperti gini justru setahu saya adalah produk di Prudential yang merupakan market leader di Indonesia. Hal ini telah membuat saya merubah polis PAA saya menjadi hanya manfaat dasar saja di Pru per 27 Juli 2010 kemarin (tidak tutup polis lho ya) karena walau tidak mengharap dan probabilitasnya kecil, tapi tentunya dengan biaya yang sama lebih baik kita pilih manfaat asuransi dasar yang lebih aman sehingga bila nantinya toh karena suatu hal ternyata mengalami kejadian cacat tetap total tetap dapat mendapat cover asuransi sakit kritis, kesehatan, payor, dll.... dan tidak membebani
        > > keluarga lebih lagi.
        > >
        > > Fyi... pada awalnya agent saya berusaha memberikan argumentasi bahwa manfaat cacat tetap total itu bisa saja tidak diklaimkan - tapi setelah melakukan konfirmasi langsung ke customer service kantor pusat dan kepada trainer resmi perusahaan dinyatakan bahwa hal itu HARUS DIKLAIMKAN - artinya harus tetap dilaporkan bahwa sudah mengalami cacat tetap total dan konsekuensinya stlh UP dasar keluar maka harus tutup polis stlh jangka waktu tertentu bila menderita TPD (total permanent dissablement). Bilapun "tidak ketahuan" dan tidak diklaimkan hanya agar asuransi riders kesehatannya tetap berlangsung, toh bila setelah cacat itu tertanggung sampai perlu rawat inap atau menderita sakit kritis, maka kondisi cacat tetap totalnya ini PASTI KETAHUAN sehingga ya bisa-bisa malah bermasalah dan klaim malah tidak keluar krn mungkin saja dianggap melakukan penipuan asuransi.
        > >
        > > Polis yang bisa menghindari masalah ini di Pru hanyalah polis yang saat ini asuransi dasarnya mencapai 2 milyar atau lebih (di polis baru) atau 1 milyar atau lebih (di polis lama setidaknya th 2006 ke bawah). Coba cek polis masing-masing. Masalahnya untuk mencapai UP dasar segitu di polis PAA dengan riders artinya premi asuransi sebulannya bisa lebih dari 2 juta, yang mana belum tentu semua sanggup membeli.
        > >
        > > Informasi ini bukan untuk mendiskreditkan perusahaan atau produk asuransi tertentu (Prudential), malah sebaliknya justru SANGAT BERHARAP perusahaan mau dengan RELA mendengarkan bila lebih banyak yang meminta hal ini dan merubah produk asuransi dasarnya sehingga semoga saja manfaat dasarnya tidak terikat dengan manfaat cacat tetap total lagi. Juga semoga para agen asuransi Pru yang mencapai 60ribu orang bahkan lebih, bisa lebih yakin bahwa apa yang mereka tawarkan adalah baik dan tidak merugikan dibanding manfaat produk2 asuransi lain. Hal ini (permintaan kalau bisa manfaat dasar dipisah) pernah saya sampaikan melalui cust service dan manager tapi belum ada perubahan manfaat dasar sd saat ini.
        > >
        > > Mungkin suara saya terlalu kecil dan belum terlalu bermakna untuk didengarkan... walau ada slogan "always listening, always understanding". Ini adalah kondisi bersama seluruh pemilik polis, bukan masalah "case by case" karena hal ini diatur dalam semua polis. Sebenarnya dengan keluarnya produk baru Pru bulan depan ini, saya SANGAT BERHARAP kondisi ini sudah dirubah, tapi ternyata setelah dikonfirmasi - hari ini saya baru tahu bahwa manfaat dasar tetap menyatu dengan cacat tetap total bahkan pada produk baru nanti.
        > >
        > > Semoga info ini bermanfaat dan membuka wawasan serta memberikan masukan strategi baru bagi kita dalam berasuransi. Ini adalah sharing info berdasarkan isi dan kondisi polis hitam di atas putih yang nyata dan sudah dikonfirmasikan kepada perusahaan melalui customer service dan trainer resmi. Saya tidak memberikan saran untuk menutup polis asuransi jiwa atau kesehatan manapun, tetap harus disesuaikan kondisi Anda masing-masing dulu sebelum memutuskan. Bila Anda menilai informasi ini penting bagi anggota masyarakat dan relasi Anda yang lain silakan diKONFIRMASI/CEK kebenarannya terlebih dahulu baru disebarkan pada lebih banyak orang dengan rasional - tidak perlu menyalahkan siapapun.
        > >
        > > Tidak perlu Anda menyalahkan agen asuransinya, karena setahu saya banyak agen yang tidak mengetahui masalah ini, atau tahu tapi kurang menyadari implikasinya. Sedangkan nasabahpun tidak pernah membaca polisnya masing-masing dengan lengkap walau sudah dimiliki bertahun2 sekalipun atau bertanya pada ahlinya bila tidak terlalu paham akan polis yang dibeli. Jangan sampai ketidaktahuan kita membawa penyesalan di kemudian hari hanya karena kekurangpahaman atau kesalahpahaman.
        > >
        > > Bagi rekan-rekan agen Pru atau mantan agen yang pernah menjual polis Pru, ada baiknya dan tidak ada salahnya kita recheck juga apakah relasi kita yang membeli polis ini sudah tahu mengenai hal ini - kalau mereka sudah tahu dan tidak mempermasalahkan hal ini...it's oke, toh semua kembali kepada keputusan masing-masing. Asal jangan sampai mereka tidak tahu karena tidak mau meluangkan waktu memberi tahu, padahal kitanya sudah tahu.
        > >
        > > Thanks and regards
        > > Lily
        > >
        > > FYI... Terus terang, saya juga deg2an bila akan menginformasikan hal ini pada nasabah2 Pru yang pernah membeli polis dari saya, walau saat ini sudah non aktif dari Pru. Semestinya akan jauh lebih enak dan mudah buat saya bila nggak ngomong apa-apa sambil berdoa yang giat saja agar mereka tidak akan pernah mengalami cacat tetap total sd usia 60th nanti yg bisa mengakibatkan seluruh ridersnya hangus...
        > >
        > > Maka,dengan adanya info ini mau nggak mau akan "memaksa" saya memberikan info lebih dulu kepada mereka daripada nantinya mereka tahu dari orang lain....Dengan adanya info ini, bila diketahui agen asuransi perusahaan lain bisa saja membuat para agen Pru agak lebih susah menjual pada masyarakat yang sudah mengerti juga.
        > > Wish me luck guys
        > >
        >



      Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.