Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Re: [SSR-Klub] Investasi Bisnis sapi

Expand Messages
  • Seger Hasani
    Mo sharing juga neh, Ohya, kebetulan paklik (paman) saya sendiri seringkali diajak kerjasama memelihara sapi. Kemarin adik sy yg baru nikah sebenarnya juga mo
    Message 1 of 4 , Dec 2, 2004
    View Source
    • 0 Attachment
      Mo sharing juga neh,
       
      Ohya, kebetulan paklik (paman) saya sendiri seringkali diajak kerjasama memelihara sapi. Kemarin adik sy yg baru nikah sebenarnya juga mo inves ini, punya uang 2 jt, eh, ternyata uangnya ditilep (diutang dulu tanpa bilang2) ama sodara-sodaranya (iparnya, bkn sodara sy lho...). Jadi, mmg bisnis ini sebenarnya sangat menguntungkan. Tapi tidak bisa maksimal, karena sulit jika seseorang memelihara sapi begitu banyak.
       
      Ayah sy dulu juga pernah beli anak sapi Rp 750.000,00 kemudian dipelihara orang lain sampai 2 tahun, akhirnya bisa deh untuk korban. Tapi tetap membayar biaya pemeliharaan.
       
      Ada lagi sebenarnya investasi agrobisnis. Seperti bertanam palawija (cabe, semangka, melon, dan sayuran lainnya). Ini perlu kecerdasan, karena ada kalanya merugi (beresiko cukup besar), tapi jika untung juga berlipat, bisa sampai 300%. Bahkan tetangga saya di kampung pernah 1200%, modal 5-7 juta, dapatnya 70juta  (ya, ini mah jarang-jarang). Harus tahu kapan kira-kira komoditi tersebut naik, dan kapan turun. Sering dengar khabar cabe merah besar naik turun kan??
       
      Adik saya sendiri rata-rata dalam kurun waktu 2 tahun perkembangan agrobisnisnya berkisar 50% - 300% dari investasi. Karena yg seringkali terjadi adalah harga komoditi yang mepet dengan biaya operasional, selainnya ya untung. Karena dia mmg cukup cerdas, baik dalam teknis bertanam maupun memilih waktu tanam.
       
      Kerugian seringkali impas, misalnya harga komoditi tersebut murah, jarang sekali tombok (rugi). Tombok pun, biasanya disebabkan oleh hama, bukan produknya yg gak laku (Emang ada semangka tidak laku??? )
       
      Selama ini yang melakukan investasi (pasif) biasanya saudagar agrobisnis itu sendiri. Jadi para petani utang dulu sama dia, lalu setelah panen diperhitungkan biaya2nya, dan dipotong dari penjualan hasil panen.
       
      Mungkin suatu saat diperlukan manager investasi pertanian rakyat.
       
      Seger Hasani
      --------------------------------------------------------
      Y! : seger_hasani
      ----- Original Message -----
      From: saryadi
      Sent: Thursday, December 02, 2004 12:25 PM
      Subject: [SSR-Klub] Investasi Bisnis sapi

      Saya ingin berbagi cerita sedikit dengan rekan rekan yg lain.
      Dikampung saya daerah boyolali cocok untuk peternakan sapi. Tahun kemarin saya menitipkan uang kepada saudara sebesar 2.500.000. Kemudian uang tersebut di belikan sapi dan dipelihara selama 6 bulan. dan ketika dijual laku seharga 4.000.000. Dikurangi modal 2.500.000, sisa 1.500.000. 750.000 untuk komisi yang pelihara sapi tersebut, yang 750.000 untuk keuntungan saya.
      Selama pemeliharaan seluruh biaya menjadi tangung jawab yang memelihara. Jadi kalau saya investasi 1 tahun modal 2.500.000 saya akan mendapat keuntungan 1.500.000 atau 60%.
      Sebenarnya banyak petani yang siap kita ajak kerjasama untuk usaha ini, rata rata mereka sudah memelihara sapi 1 atau 2 ekor. Ini sekedar memberi gambaran kepada rekan-rekan yang lain, sampai saat ini saya masih menitipkan beberapa sapi ke tetangga-tetangga saya. Mungkin ada rekan-rekan yang berminat untuk beternak sapi, karena peluang pasarnya sangat besar. Berapapun yang kita suplai ke pasar akan terserap. Dan bisnis pertanian dan peternakan masih mememiliki prospek yg bagus.
       
      Salam


      www.perencanakeuangan.com
    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.