Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Re: [SSR-Klub] Cara Menghitung NAB/unit

Expand Messages
  • yayang.huang@gmail.com
    thanks berat infonya pak. jelas banget. ... -- Yayang Software Engineer
    Message 1 of 5 , Dec 2, 2007
    View Source
    • 0 Attachment
      thanks berat infonya pak.
      jelas banget.

      On Dec 1, 2007 1:20 PM, Harry Christian <harry85@...> wrote:
      Penjelasan yang bagus sekali pak Darul.



      On Nov 29, 2007 11:00 AM, Darul Salam <darul.salam@... > wrote:

          Trader bisa membeli saham di pagi hari kemudian menjualnya di sore hari dan mendapatkan keuntungan (atau kerugian). MI tidak diperbolehkan untuk "trading intraday" seperti para trader. Ini adalah aturan bapepam. Secara prinsip, penghitungan NAB/Unit adalah seperti yang Pak Arief jelaskan. Yang bertambah atau berkurang setiap hari adalah nilai portofolio saham/efek lain dari MI itu, bukan hasil trading intraday.

          Saya akan buat contoh yang cukup panjang: (Note: Istilah lengkap adalah NAB/unit penyertaan, namun sering disingkat saja jadi NAB)

      • MI menerbitkan reksadana dengan mengelola dana sponsor utama senilai 10jt. Dana ini dibelikan 2 macam saham: 5.000 lembar saham A dgn harga @ Rp1.000 (nilai total saham A 5jt), dan  10.000 lembar saham B dengan harga @ Rp500 (nilai total saham B 5jt). Jumlah unit penyertaan (UP) yang diterbitkan adalah 10,000 unit penyertaan. Jadi perhitungan awal NAB/Unit= (nilai Saham A + saham B)/10.000= 1000
      • Besoknya saat sore hari penutupan bursa; Harga saham A naik menjadi 1.100, dan saham B naik menjadi 550. Dengan perubahan harga saham itu, nilai dana yang dikelola menjadi: Saham A ( 5.000 lembar X 1.100) + Saham B (10.000 lembar X 550)= 11jt.. Jadi ada penambahan harga portofolio yang dikelola sebesar 1juta, sedangkan unit penyertaan adalah tetap (10,000). Dengan demikian NAB/unit yang baru adalah: 11jt/10.000= 1,100
      • Anggap pada hari perubahan saham A dan B itu, ada nasabah baru yang berinvest 1,1jt. Nasabah baru ini mendapatkan NAB terakhir 1.100. Jadi ia mendapatkan jumlah unit= 1,1jt/1.100= 1000unit.
      • Sehingga sekarang reksadana MI ini memiliki dana kelolaan total 12,1jt (saham 11jt + cash 1,1jt), dengan total unit penyertaan 11.000 unit (10.000+1000).
      • Sekarang anggap uang yang baru masuk dari nasabah baru itu tetap disimpan oleh MI sebagai cash saja, tidak dibelikan efek apapun  Hari berikutnya, saham A turun jadi 1.050, dan saham B turun jadi 500. Nilai total saham A dan B jadi 10,25jt. Jadi dana kelolaan total saham 10,25jt + cash 1,1jt= 11,35jt. Dengan demikian NAB terbaru 11,35jt/11.000unit=  1032.

          Tentu saja pada kenyataannya pasti tidak sesederhana itu, karena selain memegang saham, MI pasti memiliki efek lain, uang kas, utang, piutang, mendapatkan dividen saham, mendapatkan bunga obligasi, mendapatkan fee dari nasabah baru, membayar fee pialang, membayar biaya harian lainnya, dlsb.. Juga akan selalu ada perubahan jumlah total unit penyertaan karena akan selalu ada yang mencairkan/membeli UP. Tugas administrasi inilah yang dikerjakan oleh bank kustodi setiap penutupan bursa (setelah harga saham/efek lain diketahui).

          Sekali lagi, bila mau contoh yang lebih detail, anda bisa baca buku reksadana yang ditulis Ubaidillah. Saya bukan penjual, bukan kaki tangan penerbit atau penulis buku itu lho.. Berani sumpah! :-) Buku itu cukup detail bila kita ingin tahu tentang reksadana. Buku inilah yang dulu betul-betul meyakinkan saya untuk mulai investasi di reksadana. Saya membacanya sekitar 3 tahun lalu, dan sayangnya sekarang buku itu menghilang karena berpindah-pindah dari temen satu ke temen lainnya :-) 

      /salam



      Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo! Answers



      --
      ==============================
      Thanks & Best Regards

      Harry Christian

      YM      :      callme_harry
      G Talk  :      harry85@...
      MSN    :      h4rry_12@...
      Skype  :      harry_christian
      Friendster : http://www.friendster.com/addfriendrequest.php?uid=5590705
      Blog    :      http://www.harry-christian.blogspot.com
      ===============================



      --
      Yayang
      Software Engineer
    • Januar Ingga Bayu
      Weleh,..dengan penjelasan pak Darul malah lebih ngerti lagi neh. Insya Allah nanti saya akan baca buku yg bapak sarankan. Terima kasih. ... From: Darul Salam
      Message 2 of 5 , Dec 2, 2007
      View Source
      • 0 Attachment
        
        Weleh,..dengan penjelasan pak Darul malah lebih ngerti lagi neh.
        Insya Allah nanti saya akan baca buku yg bapak sarankan.
        Terima kasih.
         
        ----- Original Message -----
        Sent: Thursday, November 29, 2007 11:00 AM
        Subject: [SSR-Klub] Cara Menghitung NAB/unit

            Trader bisa membeli saham di pagi hari kemudian menjualnya di sore hari dan mendapatkan keuntungan (atau kerugian). MI tidak diperbolehkan untuk "trading intraday" seperti para trader. Ini adalah aturan bapepam. Secara prinsip, penghitungan NAB/Unit adalah seperti yang Pak Arief jelaskan. Yang bertambah atau berkurang setiap hari adalah nilai portofolio saham/efek lain dari MI itu, bukan hasil trading intraday.

            Saya akan buat contoh yang cukup panjang: (Note: Istilah lengkap adalah NAB/unit penyertaan, namun sering disingkat saja jadi NAB)

        • MI menerbitkan reksadana dengan mengelola dana sponsor utama senilai 10jt. Dana ini dibelikan 2 macam saham: 5.000 lembar saham A dgn harga @ Rp1.000 (nilai total saham A 5jt), dan 10.000 lembar saham B dengan harga @ Rp500 (nilai total saham B 5jt). Jumlah unit penyertaan (UP) yang diterbitkan adalah 10,000 unit penyertaan. Jadi perhitungan awal NAB/Unit= (nilai Saham A + saham B)/10.000= 1000
        • Besoknya saat sore hari penutupan bursa; Harga saham A naik menjadi 1.100, dan saham B naik menjadi 550. Dengan perubahan harga saham itu, nilai dana yang dikelola menjadi: Saham A (5.000 lembar X 1.100) + Saham B (10.000 lembar X 550)= 11jt.. Jadi ada penambahan harga portofolio yang dikelola sebesar 1juta, sedangkan unit penyertaan adalah tetap (10,000). Dengan demikian NAB/unit yang baru adalah: 11jt/10.000= 1,100
        • Anggap pada hari perubahan saham A dan B itu, ada nasabah baru yang berinvest 1,1jt. Nasabah baru ini mendapatkan NAB terakhir 1.100. Jadi ia mendapatkan jumlah unit= 1,1jt/1.100= 1000unit.
        • Sehingga sekarang reksadana MI ini memiliki dana kelolaan total 12,1jt (saham 11jt + cash 1,1jt), dengan total unit penyertaan 11.000 unit (10.000+1000) .
        • Sekarang anggap uang yang baru masuk dari nasabah baru itu tetap disimpan oleh MI sebagai cash saja, tidak dibelikan efek apapun  Hari berikutnya, saham A turun jadi 1.050, dan saham B turun jadi 500. Nilai total saham A dan B jadi 10,25jt. Jadi dana kelolaan total saham 10,25jt + cash 1,1jt= 11,35jt. Dengan demikian NAB terbaru 11,35jt/11.000unit=  1032.

            Tentu saja pada kenyataannya pasti tidak sesederhana itu, karena selain memegang saham, MI pasti memiliki efek lain, uang kas, utang, piutang, mendapatkan dividen saham, mendapatkan bunga obligasi, mendapatkan fee dari nasabah baru, membayar fee pialang, membayar biaya harian lainnya, dlsb.. Juga akan selalu ada perubahan jumlah total unit penyertaan karena akan selalu ada yang mencairkan/membeli UP. Tugas administrasi inilah yang dikerjakan oleh bank kustodi setiap penutupan bursa (setelah harga saham/efek lain diketahui).

            Sekali lagi, bila mau contoh yang lebih detail, anda bisa baca buku reksadana yang ditulis Ubaidillah. Saya bukan penjual, bukan kaki tangan penerbit atau penulis buku itu lho.. Berani sumpah! :-) Buku itu cukup detail bila kita ingin tahu tentang reksadana. Buku inilah yang dulu betul-betul meyakinkan saya untuk mulai investasi di reksadana. Saya membacanya sekitar 3 tahun lalu, dan sayangnya sekarang buku itu menghilang karena berpindah-pindah dari temen satu ke temen lainnya :-) 

        /salam



        Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo! Answers

      Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.