Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Re: [SSR-Klub] Fwd : BELI RUMAH DAPAT DUIT

Expand Messages
  • erliana halim
    Dear Friends, Beli umah dapat duit, bisa ya bisa tidak, tetap arus tergantung lokasi, lokasi dan lokasi. Sebenarnya bkan hanya rumah, mungkin apartemen dan
    Message 1 of 27 , Jul 29, 2007
    View Source
    • 0 Attachment
      Dear Friends,
       
      Beli umah dapat duit, bisa ya bisa tidak, tetap arus tergantung lokasi, lokasi dan lokasi. Sebenarnya bkan hanya rumah, mungkin apartemen dan kios jg bisa menghasilkan tentu saja semua ada resikonya, jadi lebih tepat, invest ke properti dpt duit.
       
      Seperti buku RTK pernah bilang, kalau saya gak salah tangkap, bahwa kalau kita invest ke Equity , obligasi, etc, apalah namanya pokoknya market share lah, kuentungan baru bisa di dapatkan kalau kita sudah menjual, tetapi kalau untuk properti kita sudah bisa merasakan keuntungan disaat kita tidak menjual, malah bisa menjadikan hal tersebut pasif income. jika properti tersebut disewakan dan kita bisa mendapatkan uang sewa tanpa kita harus menjualnya bukan ? Kebetulan saya sangat suka di bidang properti, dan saya juga bekerja di developer dan usaha sampingan saya juga sebagai brooker independen, jd saya sudah sangat sering melihat investor memainkan uangnya disini. baik itu bidang Comercial maupun housing. Tetapi memang dr merekalah saya bisa mendapatkan uang saku lebih krn dapat komisi dari hasil sewa menyewa maupun jual beli.
       
      Sincerely,
      Erlin
       


      "IWAN WAHYUDI, SE." <antaranmalar@...> wrote:
      Dear All,

      Hati hati dengan Ilmu ini.....
      Ajaran Robart T Kyosaki, kalo bukan yang paham financial statement dan tidak mengerti value dari sebuah properti...bisa menjerumuskan. ...
      Bahkan bisa mengganggu kstabilan ekonomi keluarga.

      Ilmu ini banar2 posisi seseorang harus sudah kuat  basic / pondasi cash flow liquidnya, jangan dengan model gali lubang tutup lobang. Waspadalah.

      Thanks
      Abah

      Yudi H <lcmlcdproc@casio. co.id> wrote:

      BELI RUMAH DAPAT DUIT !!
      oleh : Jaya SetiaBudi
                 Coach E-Camp
                  Mungkin sebagian besar Anda tidak percaya, masak sih, beli rumah bisa dapat duit. Bukannya biasanya malah harus keluarin duit dulu? Apalagi bagi Anda yang pernah beli rumah, bukankah Anda harus membayar sejumlah uang untuk down payment (DP)? Biasanya berkisar 20% sampai 30% dari total harga rumah. Sudah begitu, rumahnya baru jadi 1 tahun kedepan. Saya juga dulunya gak percaya. Eh, setelah mencoba sendiri dan emang bener dapet duit, baru percaya!
      3 Macam Investasi Rumah
                  Masih penasaran bagaimana bisa beli rumah dapat duit? Sejenak kita telusuri dulu 3 macam investasi. Yang pertama, saat kita beli belum untung. Wajarnya kita harus mengeluarkan DP (10%-30%). Hal ini biasanya berlaku untuk rumah baru, yang seringkali belum jadi. Biasanya juga, si penjual mengiming-iming, rumah itu akan naik harganya tahun depan, karena lokasinya 'akan' berkembang. Tidak ada salahnya asalkan apa yang dijanjikan benar-benar ditepati. Kenyataannya banyak pengembang yang over promised dengan gambar desainnya yang wah, biasanya secara fisik didahului dengan pembangunan 'gerbang/gapura' yang heboh, seolah rugi deh kalo gak inves kesini.
                  Model investasi yang kedua adalah saat kita beli, tidak perlu mengeluarkan duit untuk DP. Hal ini bisa terjadi jika nilai investasi rumah tersebut lebih tinggi (saat anda membeli), paling tidak 20 % diatas harga perkiraan bank. Misalnya, harga jual rumah (yang ditawarkan penjual) 200 juta, padahal harga penilaian bank sekitar 240 juta. Nah, saat itu Anda bisa mendapatkan rumah tanpa DP.
                  Model investasi yang ketiga adalah saat kita beli rumah, kita dapat duit. Wuih, enak tenaan…! Nah, rahasianya adalah di penilaian harga rumah yang jauh lebih tinggi dibanding harga jualnya. Mungkin Anda berfikir, mana ada yang mau jual rumahnya dengan harga murah? Percaya atau tidak, itulah kenyataan. Banyak orang yang ‘terbelit hutang’, bosan atau alasan yang lain, sehingga mau melepas rumahnya dengan cepat dan ‘miring harganya’.
      Bayar Cicilannya?
                Mungkin Anda mengejar saya,”Nyicilnya pake apa?” Ya pake duitlah, masa pake godong (daun). Uang cicilan bisa didapat dari sewa tempat, kos atau dimanfaatkan untuk usaha. Syukur-syukur ada kelebihan dari selisih sewa dikurang cicilan. Jika impaspun, Anda tetap untung. Karena tahun-tahun kedepan, biasanya nilai sewanya naik, sedangkan cicilan akan tetap.
                 
      Praktek Praktek Praktek
                  Sebagai latihan, iseng-iseng dapat rumah, di waktu senggang, carilah rumah-rumah (yang sudah jadi) yang terpampang dijual. Hitunglah secara kasar, harga tanahnya ditambah nilai bangunannya. Jika cukup ‘miring harganya’, cobalah minta copy sertifikatnya. Kemudian minta penilaian dari beberapa bank. Carilah yang memberikan nilai pinjaman tertinggi, dengan bunga yang wajar. Kalo harga rumahnya terlalu murah, jangan ragu berikan sedikit kelebihan uang dari bank kepada si pemilik rumah. Siapa tahu dia sedang sangat membutuhkan.
                  Jangan hanya percaya dengan perkataan penjual tentang harga rumah, percayalah pada penilaian bank, untuk berinvestasi rumah. Selamat berinvestasi!

      .
       



      Get the free Yahoo! toolbar and rest assured with the added security of spyware protection.


      Choose the right car based on your needs. Check out Yahoo! Autos new Car Finder tool.

    • Taufik Arie
      Hallo semuanya... Saya setuju juga dengan pendapat bkp Iwan, dan saya juga sangat setuju dengan paparan Bung Jaya Setiabudi. Bisnis properti memang sangat
      Message 2 of 27 , Jul 29, 2007
      View Source
      • 0 Attachment
        Hallo semuanya...

        Saya setuju juga dengan pendapat bkp Iwan, dan saya
        juga sangat setuju dengan paparan Bung Jaya Setiabudi.

        Bisnis properti memang sangat menantang dan
        menguntungkan jika kita mendapatkan rumah yang oke
        dengan harga yang miring, tetapi kekuatan basic dari
        keuangan kita juga harus mendukung.

        Perlu diingat setiap hutang ke bank pasti ada
        bunganya, dan pastikan kewajiban kita mencicil tiap
        bulan tuk bayar angsuran tidak lebih dari 30%
        penghasilan kita.

        Jika pondasi keuangan kita mencukupi, bisnis property
        yang disebutkan bung Jaya memang sangat menggiurkan
        dan mempunyai seni tersendiri dalam "hunting" dan
        tawar menawar serta menilai "masa depan" property yang
        akan kita beli.

        Tapi jika kita membeli dengan jalan KPR bank, kendala
        terbesar adalah waktu lamanya proses bank yang pada
        umumnya penjual enggan menunggu waktu terlalu lama
        apalagi jika si penjual butuh mendesak.

        Investasi Rumah/property memang sangat menjanjikan,
        tetapi harus diimbangi dengan ketersediaan dana kita,
        jika kita "nekat" berinvestasi property tanpa modal
        yang kuat dan hanya bermodal nekat, maka investasi
        kita tidak akan maksimal dan bahkan bisa menjadi
        masalah keuangan kita dikemudian hari.

        Selamat berinvestasi dan berburu property.

        Salam

        TAUFIK.A.W-PRIOK
        (Pemburu Rumah Murah Juga...he..he...)


        --- "IWAN WAHYUDI, SE." <antaranmalar@...>
        wrote:

        > Dear All,
        >
        > Hati hati dengan Ilmu ini.....
        > Ajaran Robart T Kyosaki, kalo bukan yang paham
        > financial statement dan tidak mengerti value dari
        > sebuah properti...bisa menjerumuskan....
        > Bahkan bisa mengganggu kstabilan ekonomi keluarga.
        >
        > Ilmu ini banar2 posisi seseorang harus sudah kuat
        > basic / pondasi cash flow liquidnya, jangan dengan
        > model gali lubang tutup lobang. Waspadalah.
        >
        > Thanks
        > Abah
        >
        > Yudi H <lcmlcdproc@...> wrote:
        >
        >
        >
        > BELI RUMAH DAPAT DUIT !!
        > oleh : Jaya SetiaBudi
        > Coach E-Camp
        >
        >
        > Mungkin sebagian besar Anda tidak
        > percaya, masak sih, beli rumah bisa dapat duit.
        > Bukannya biasanya malah harus keluarin duit dulu?
        > Apalagi bagi Anda yang pernah beli rumah, bukankah
        > Anda harus membayar sejumlah uang untuk down payment
        > (DP)? Biasanya berkisar 20% sampai 30% dari total
        > harga rumah. Sudah begitu, rumahnya baru jadi 1
        > tahun kedepan. Saya juga dulunya gak percaya. Eh,
        > setelah mencoba sendiri dan emang bener dapet duit,
        > baru percaya!
        >
        > 3 Macam Investasi Rumah
        > Masih penasaran bagaimana bisa beli
        > rumah dapat duit? Sejenak kita telusuri dulu 3
        > macam investasi. Yang pertama, saat kita beli belum
        > untung. Wajarnya kita harus mengeluarkan DP
        > (10%-30%). Hal ini biasanya berlaku untuk rumah
        > baru, yang seringkali belum jadi. Biasanya juga, si
        > penjual mengiming-iming, rumah itu akan naik
        > harganya tahun depan, karena lokasinya 'akan'
        > berkembang. Tidak ada salahnya asalkan apa yang
        > dijanjikan benar-benar ditepati. Kenyataannya banyak
        > pengembang yang over promised dengan gambar
        > desainnya yang wah, biasanya secara fisik didahului
        > dengan pembangunan 'gerbang/gapura' yang heboh,
        > seolah rugi deh kalo gak inves kesini.
        > Model investasi yang kedua adalah saat
        > kita beli, tidak perlu mengeluarkan duit untuk DP.
        > Hal ini bisa terjadi jika nilai investasi rumah
        > tersebut lebih tinggi (saat anda membeli), paling
        > tidak 20 % diatas harga perkiraan bank. Misalnya,
        > harga jual rumah (yang ditawarkan penjual) 200 juta,
        > padahal harga penilaian bank sekitar 240 juta. Nah,
        > saat itu Anda bisa mendapatkan rumah tanpa DP.
        > Model investasi yang ketiga adalah
        > saat kita beli rumah, kita dapat duit. Wuih, enak
        > tenaan…! Nah, rahasianya adalah di penilaian harga
        > rumah yang jauh lebih tinggi dibanding harga
        > jualnya. Mungkin Anda berfikir, mana ada yang mau
        > jual rumahnya dengan harga murah? Percaya atau
        > tidak, itulah kenyataan. Banyak orang yang
        > ‘terbelit hutang’, bosan atau alasan yang lain,
        > sehingga mau melepas rumahnya dengan cepat dan
        > ‘miring harganya’.
        >
        > Bayar Cicilannya?
        > Mungkin Anda mengejar saya,”Nyicilnya
        > pake apa?” Ya pake duitlah, masa pake godong (daun).
        > Uang cicilan bisa didapat dari sewa tempat, kos
        > atau dimanfaatkan untuk usaha. Syukur-syukur ada
        > kelebihan dari selisih sewa dikurang cicilan. Jika
        > impaspun, Anda tetap untung. Karena tahun-tahun
        > kedepan, biasanya nilai sewanya naik, sedangkan
        > cicilan akan tetap.
        >
        > Praktek Praktek Praktek
        > Sebagai latihan, iseng-iseng dapat
        > rumah, di waktu senggang, carilah rumah-rumah (yang
        > sudah jadi) yang terpampang dijual. Hitunglah secara
        > kasar, harga tanahnya ditambah nilai bangunannya.
        > Jika cukup ‘miring harganya’, cobalah minta copy
        > sertifikatnya. Kemudian minta penilaian dari
        > beberapa bank. Carilah yang memberikan nilai
        > pinjaman tertinggi, dengan bunga yang wajar. Kalo
        > harga rumahnya terlalu murah, jangan ragu berikan
        > sedikit kelebihan uang dari bank kepada si pemilik
        > rumah. Siapa tahu dia sedang sangat membutuhkan.
        > Jangan hanya percaya dengan perkataan
        > penjual tentang harga rumah, percayalah pada
        > penilaian bank, untuk berinvestasi rumah. Selamat
        > berinvestasi!
        >
        >
        > .
        >
        >
        >
        >
        >
        >
        >
        >
        >
        > ---------------------------------
        > Get the free Yahoo! toolbar and rest assured with
        > the added security of spyware protection.




        ____________________________________________________________________________________
        Moody friends. Drama queens. Your life? Nope! - their life, your story. Play Sims Stories at Yahoo! Games.
        http://sims.yahoo.com/
      • Mukhlis Barozi
        maaf ya ikutan nimbrung, urun rembug aja.... untuk ilmu nya p. Budi itu bagus dan perlu dipelajari lebih lanjut, perlu modal, perlu keberanian dan taktik
        Message 3 of 27 , Jul 29, 2007
        View Source
        • 0 Attachment
          maaf ya ikutan nimbrung, urun rembug aja....
          untuk ilmu nya p. Budi itu bagus dan perlu dipelajari
          lebih lanjut, perlu modal, perlu keberanian dan taktik
          tersendiri. begini saja untuk bisa sampai seperti apa
          yang disampaikan p.Budi itu, mulailah saja menjadi
          broker properti, lengkap untuk semua jenis properti
          dari tanah, rumah, kios, dll. dari pengalaman saya,
          caranya mudah asal mau jalan-jalan, tanya-tanya kesana
          kemari cari infromasi, menjadi broker hanya perlu
          waktu swnggang, pulsa+hp untuk komunikasi, dan sedikit
          biaya untuk pasang iklan apabila sudah ada informasi
          properti yang akan dijual/disewa, insyaAlloh kalo
          tempat/lokasi yang diiklannkan strategis, harga gak
          tll tinggi, akan cepat laku, tidak sampai dua bulan
          anda sudah dapat untung 2-3% dr harga jual hanya
          dengan modal sedikit.
          Nach setelah modal terkumpul baru bermain invest
          seperti yang disampaikan P.Budi......

          Anda pingin beli properti di Yogyakarta, silakan kirim
          email lewat afrizalrm@...

          tks

          --- nunu linda <lindanunu@...> wrote:

          > Dear all
          > betul kata pak Iwan
          >
          > Ilmu ini bisa di jalankan pada orang yang sudah
          > punya modal kuat dan kamampuan ....
          > seperti kita ketahui pak Budi rahmat sendiri memulai
          > ilmu ini dengan mengumpulkan modal dulu ..yaitu jadi
          > pegawai dengan gaji yang sangat besar setelah
          > terkumpul modl bisa menjalan ilmu RK ini
          >
          > bagi yang dari nol akan susah .....saya tidak bilang
          > tidak bisa tapi sulit ..
          > modal + kemampuan tanpa itu sulit ( janga sampai
          > salah menmgartikan RK dengan anti kudran E karena
          > pak budi sendiri juga memulai dati E utk kumpulin
          > modal )
          > yang dihilangkan adalah jiwa E nukan anti E
          > salam :)
          >
          > "IWAN WAHYUDI, SE." <antaranmalar@...> wrote:
          > Dear All,
          >
          > Hati hati dengan Ilmu ini.....
          > Ajaran Robart T Kyosaki, kalo bukan yang paham
          > financial statement dan tidak mengerti value dari
          > sebuah properti...bisa menjerumuskan....
          > Bahkan bisa mengganggu kstabilan ekonomi keluarga.
          >
          > Ilmu ini banar2 posisi seseorang harus sudah kuat
          > basic / pondasi cash flow liquidnya, jangan dengan
          > model gali lubang tutup lobang. Waspadalah.
          >
          > Thanks
          > Abah
          >
          > Yudi H <lcmlcdproc@...> wrote:
          >
          >
          >
          > BELI RUMAH DAPAT DUIT !!
          > oleh : Jaya SetiaBudi
          > Coach E-Camp
          >
          >
          > Mungkin sebagian besar Anda tidak
          > percaya, masak sih, beli rumah bisa dapat duit.
          > Bukannya biasanya malah harus keluarin duit dulu?
          > Apalagi bagi Anda yang pernah beli rumah, bukankah
          > Anda harus membayar sejumlah uang untuk down payment
          > (DP)? Biasanya berkisar 20% sampai 30% dari total
          > harga rumah. Sudah begitu, rumahnya baru jadi 1
          > tahun kedepan. Saya juga dulunya gak percaya. Eh,
          > setelah mencoba sendiri dan emang bener dapet duit,
          > baru percaya!
          >
          > 3 Macam Investasi Rumah
          > Masih penasaran bagaimana bisa beli
          > rumah dapat duit? Sejenak kita telusuri dulu 3
          > macam investasi. Yang pertama, saat kita beli belum
          > untung. Wajarnya kita harus mengeluarkan DP
          > (10%-30%). Hal ini biasanya berlaku untuk rumah
          > baru, yang seringkali belum jadi. Biasanya juga, si
          > penjual mengiming-iming, rumah itu akan naik
          > harganya tahun depan, karena lokasinya 'akan'
          > berkembang. Tidak ada salahnya asalkan apa yang
          > dijanjikan benar-benar ditepati. Kenyataannya banyak
          > pengembang yang over promised dengan gambar
          > desainnya yang wah, biasanya secara fisik didahului
          > dengan pembangunan 'gerbang/gapura' yang heboh,
          > seolah rugi deh kalo gak inves kesini.
          > Model investasi yang kedua adalah saat
          > kita beli, tidak perlu mengeluarkan duit untuk DP.
          > Hal ini bisa terjadi jika nilai investasi rumah
          > tersebut lebih tinggi (saat anda membeli), paling
          > tidak 20 % diatas harga perkiraan bank. Misalnya,
          > harga jual rumah (yang ditawarkan penjual) 200 juta,
          > padahal harga penilaian bank sekitar 240 juta. Nah,
          > saat itu Anda bisa mendapatkan rumah tanpa DP.
          > Model investasi yang ketiga adalah
          > saat kita beli rumah, kita dapat duit. Wuih, enak
          > tenaan…! Nah, rahasianya adalah di penilaian harga
          > rumah yang jauh lebih tinggi dibanding harga
          > jualnya. Mungkin Anda berfikir, mana ada yang mau
          > jual rumahnya dengan harga murah? Percaya atau
          > tidak, itulah kenyataan. Banyak orang yang
          > ‘terbelit hutang’, bosan atau alasan yang lain,
          > sehingga mau melepas rumahnya dengan cepat dan
          > ‘miring harganya’.
          >
          > Bayar Cicilannya?
          > Mungkin Anda mengejar saya,”Nyicilnya
          > pake apa?” Ya pake duitlah, masa pake godong
          > (daun). Uang cicilan bisa didapat dari sewa tempat,
          > kos atau dimanfaatkan untuk usaha. Syukur-syukur
          > ada kelebihan dari selisih sewa dikurang cicilan.
          > Jika impaspun, Anda tetap untung. Karena
          > tahun-tahun kedepan, biasanya nilai sewanya naik,
          > sedangkan cicilan akan tetap.
          >
          > Praktek Praktek Praktek
          > Sebagai latihan, iseng-iseng dapat
          > rumah, di waktu senggang, carilah rumah-rumah (yang
          > sudah jadi) yang terpampang dijual. Hitunglah secara
          > kasar, harga tanahnya ditambah nilai bangunannya.
          > Jika cukup ‘miring harganya’, cobalah minta copy
          > sertifikatnya. Kemudian minta penilaian dari
          > beberapa bank. Carilah yang memberikan nilai
          > pinjaman tertinggi, dengan bunga yang wajar. Kalo
          > harga rumahnya terlalu murah, jangan ragu berikan
          > sedikit kelebihan uang dari bank kepada si pemilik
          > rumah. Siapa tahu dia sedang sangat membutuhkan.
          > Jangan hanya percaya dengan perkataan
          > penjual tentang harga rumah, percayalah pada
          > penilaian bank, untuk berinvestasi rumah. Selamat
          > berinvestasi!
          >
          >
          > .
          >
          >
          >
          >
          >
          >
          >
          >
          >
          > ---------------------------------
          > Get the free Yahoo! toolbar and rest assured with
          > the added security of spyware protection.
          >
          >
          >
          >
          > ---------------------------------
          > Choose the right car based on your needs. Check out
          > Yahoo! Autos new Car Finder tool.



          ________________________________________________________
          Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di di bidang Anda! Kunjungi Yahoo! Answers saat ini juga di http://id.answers.yahoo.com/
        • Panji Gunawan
          Halo semua, saya ada penawaran Solusi Pelunasan Hutang dari CV. Mitra Sejahtera Wonogiri. Silahkan baca-baca dulu ilustrasi dari kami. terima kasih Panji
          Message 4 of 27 , Jul 29, 2007
          View Source
          • 0 Attachment

            Halo semua, saya ada penawaran Solusi Pelunasan Hutang dari CV. Mitra Sejahtera Wonogiri. Silahkan baca-baca dulu ilustrasi dari kami. terima kasih



            Panji Gunawan

            08122763574


            Yahoo! oneSearch: Finally, mobile search that gives answers, not web links.
          • Harris
            Mas Yudi, terima kasih atas kiriman emailnya. Tapi, satu hal yang sampai sekarang saya masih belum tahu dan mengerti, gimana ya caranya menghitung kasar atau
            Message 5 of 27 , Jul 29, 2007
            View Source
            • 0 Attachment

              Mas Yudi, terima kasih atas kiriman emailnya. Tapi, satu hal yang sampai sekarang saya masih belum tahu dan mengerti, gimana ya caranya menghitung kasar atau mereka-reka sebuah nilai property, seperti rumah misalnya? Soalnya saya masih awam sekali dengan dunia property, mohon teman2 SSR bisa sharing pengetahuannya mungkin.

              Terima kasih sebelumnya.

               

              Warmest,

               

              Harris

              #Independent....and financially it is..


              From: SSR-Klub@yahoogroups.com [mailto:SSR-Klub@yahoogroups.com] On Behalf Of Yudi H
              Sent: 28 Juli 2007 5:37
              To: SSR-Klub@yahoogroups.com
              Subject: [SSR-Klub] Fwd : BELI RUMAH DAPAT DUIT

               

               

              BELI RUMAH DAPAT DUIT !!

              oleh : Jaya SetiaBudi

                         Coach E-Camp

                          Mungkin sebagian besar Anda tidak percaya, masak sih, beli rumah bisa dapat duit. Bukannya biasanya malah harus keluarin duit dulu? Apalagi bagi Anda yang pernah beli rumah, bukankah Anda harus membayar sejumlah uang untuk down payment (DP)? Biasanya berkisar 20% sampai 30% dari total harga rumah. Sudah begitu, rumahnya baru jadi 1 tahun kedepan. Saya juga dulunya gak percaya. Eh, setelah mencoba sendiri dan emang bener dapet duit, baru percaya!

              3 Macam Investasi Rumah

                          Masih penasaran bagaimana bisa beli rumah dapat duit? Sejenak kita telusuri dulu 3 macam investasi. Yang pertama, saat kita beli belum untung. Wajarnya kita harus mengeluarkan DP (10%-30%). Hal ini biasanya berlaku untuk rumah baru, yang seringkali belum jadi. Biasanya juga, si penjual mengiming-iming, rumah itu akan naik harganya tahun depan, karena lokasinya 'akan' berkembang. Tidak ada salahnya asalkan apa yang dijanjikan benar-benar ditepati. Kenyataannya banyak pengembang yang over promised dengan gambar desainnya yang wah, biasanya secara fisik didahului dengan pembangunan 'gerbang/gapura' yang heboh, seolah rugi deh kalo gak inves kesini.

                          Model investasi yang kedua adalah saat kita beli, tidak perlu mengeluarkan duit untuk DP. Hal ini bisa terjadi jika nilai investasi rumah tersebut lebih tinggi (saat anda membeli), paling tidak 20 % diatas harga perkiraan bank. Misalnya, harga jual rumah (yang ditawarkan penjual) 200 juta, padahal harga penilaian bank sekitar 240 juta. Nah, saat itu Anda bisa mendapatkan rumah tanpa DP.

                          Model investasi yang ketiga adalah saat kita beli rumah, kita dapat duit. Wuih, enak tenaan…! Nah, rahasianya adalah di penilaian harga rumah yang jauh lebih tinggi dibanding harga jualnya. Mungkin Anda berfikir, mana ada yang mau jual rumahnya dengan harga murah? Percaya atau tidak, itulah kenyataan. Banyak orang yang ‘terbelit hutang’, bosan atau alasan yang lain, sehingga mau melepas rumahnya dengan cepat dan ‘miring harganya’.

              Bayar Cicilannya?

                        Mungkin Anda mengejar saya,”Nyicilnya pake apa?” Ya pake duitlah, masa pake godong (daun). Uang cicilan bisa didapat dari sewa tempat, kos atau dimanfaatkan untuk usaha. Syukur-syukur ada kelebihan dari selisih sewa dikurang cicilan. Jika impaspun, Anda tetap untung. Karena tahun-tahun kedepan, biasanya nilai sewanya naik, sedangkan cicilan akan tetap.

                         

              Praktek Praktek Praktek

                          Sebagai latihan, iseng-iseng dapat rumah, di waktu senggang, carilah rumah-rumah (yang sudah jadi) yang terpampang dijual. Hitunglah secara kasar, harga tanahnya ditambah nilai bangunannya. Jika cukup ‘miring harganya’, cobalah minta copy sertifikatnya. Kemudian minta penilaian dari beberapa bank. Carilah yang memberikan nilai pinjaman tertinggi, dengan bunga yang wajar. Kalo harga rumahnya terlalu murah, jangan ragu berikan sedikit kelebihan uang dari bank kepada si pemilik rumah. Siapa tahu dia sedang sangat membutuhkan.

                          Jangan hanya percaya dengan perkataan penjual tentang harga rumah, percayalah pada penilaian bank, untuk berinvestasi rumah. Selamat berinvestasi!

               

              .

               



            • anas.lee
              Hati-hati boleh pak iwan, karena inikan otak kiri yang berbicara, nah utk take action dalam sebuah bisnis, gunakan otak kirinya 30% aja, selebihnya otak kanan
              Message 6 of 27 , Jul 29, 2007
              View Source
              • 0 Attachment
                Hati-hati boleh pak iwan, karena inikan otak kiri yang berbicara, nah
                utk take action dalam sebuah bisnis, gunakan otak kirinya 30% aja,
                selebihnya otak kanan 70%, kalo memang ada yang hgot deal ,ambil itu
                rumah dg 30% pertimbangan dari otak kiri, nah setelah dapat itu rumah
                baru mikir 70% pake otak kiri, jadi setelah kita bisnis ya memang harus
                mikir bener2 biar gak bablas. So siap ambil properti pak Iwan ?


                ANAS LEE


                IWAN WAHYUDI, SE. wrote:
                >
                > Dear All,
                >
                > Hati hati dengan Ilmu ini.....
                > Ajaran Robart T Kyosaki, kalo bukan yang paham financial statement dan
                > tidak mengerti value dari sebuah properti...bisa menjerumuskan....
                > Bahkan bisa mengganggu kstabilan ekonomi keluarga.
                >
                > Ilmu ini banar2 posisi seseorang harus sudah kuat basic / pondasi cash
                > flow liquidnya, jangan dengan model gali lubang tutup lobang. Waspadalah.
                >
                > Thanks
                > Abah
                >
                > */Yudi H <lcmlcdproc@...>/* wrote:
                >
                >
                > *BELI RUMAH DAPAT DUIT !!*
                > *oleh : Jaya SetiaBudi*
                > * Coach E-Camp*
                > **
                > Mungkin sebagian besar Anda tidak percaya, masak sih, beli rumah
                > bisa dapat duit. Bukannya biasanya malah harus keluarin duit dulu?
                > Apalagi bagi Anda yang pernah beli rumah, bukankah Anda harus
                > membayar sejumlah uang untuk /down payment /(DP)? Biasanya
                > berkisar 20% sampai 30% dari total harga rumah. Sudah begitu,
                > rumahnya baru jadi 1 tahun kedepan. Saya juga dulunya gak percaya.
                > Eh, setelah mencoba sendiri dan emang bener dapet duit, baru percaya!
                > *3 Macam Investasi Rumah*
                > Masih penasaran bagaimana bisa beli rumah dapat duit? Sejenak kita
                > telusuri dulu 3 macam investasi. Yang pertama, saat kita beli
                > belum untung. Wajarnya kita harus mengeluarkan DP (10%-30%). Hal
                > ini biasanya berlaku untuk rumah baru, yang seringkali belum jadi.
                > Biasanya juga, si penjual mengiming-iming, rumah itu akan naik
                > harganya tahun depan, karena lokasinya 'akan' berkembang. Tidak
                > ada salahnya asalkan apa yang dijanjikan benar-benar ditepati.
                > Kenyataannya banyak pengembang yang /over promised/ dengan gambar
                > desainnya yang wah, biasanya secara fisik didahului dengan
                > pembangunan 'gerbang/gapura' yang heboh, seolah rugi deh kalo gak
                > inves kesini.
                > Model investasi yang kedua adalah saat kita beli, tidak perlu
                > mengeluarkan duit untuk DP. Hal ini bisa terjadi jika nilai
                > investasi rumah tersebut lebih tinggi (saat anda membeli), paling
                > tidak 20 % diatas harga perkiraan bank. Misalnya, harga jual rumah
                > (yang ditawarkan penjual) 200 juta, padahal harga penilaian bank
                > sekitar 240 juta. Nah, saat itu Anda bisa mendapatkan rumah tanpa DP.
                > Model investasi yang ketiga adalah saat kita beli rumah, kita
                > dapat duit. Wuih, enak tenaan…! Nah, rahasianya adalah di
                > penilaian harga rumah yang jauh lebih tinggi dibanding harga
                > jualnya. Mungkin Anda berfikir, mana ada yang mau jual rumahnya
                > dengan harga murah? Percaya atau tidak, itulah kenyataan. Banyak
                > orang yang ‘terbelit hutang’, bosan atau alasan yang lain,
                > sehingga mau melepas rumahnya dengan cepat dan ‘miring harganya’.
                > *Bayar Cicilannya?*
                > * *Mungkin Anda mengejar saya,”Nyicilnya pake apa?” Ya pake
                > duitlah, masa pake godong (daun). Uang cicilan bisa didapat dari
                > sewa tempat, kos atau dimanfaatkan untuk usaha. Syukur-syukur ada
                > kelebihan dari selisih sewa dikurang cicilan. Jika impaspun, Anda
                > tetap untung. Karena tahun-tahun kedepan, biasanya nilai sewanya
                > naik, sedangkan cicilan akan tetap.
                > *Praktek Praktek Praktek*
                > Sebagai latihan, iseng-iseng dapat rumah, di waktu senggang,
                > carilah rumah-rumah (yang sudah jadi) yang terpampang dijual.
                > Hitunglah secara kasar, harga tanahnya ditambah nilai bangunannya.
                > Jika cukup ‘miring harganya’, cobalah minta copy sertifikatnya.
                > Kemudian minta penilaian dari beberapa bank. Carilah yang
                > memberikan nilai pinjaman tertinggi, dengan bunga yang wajar. Kalo
                > harga rumahnya terlalu murah, jangan ragu berikan sedikit
                > kelebihan uang dari bank kepada si pemilik rumah. Siapa tahu dia
                > sedang sangat membutuhkan.
                > Jangan hanya percaya dengan perkataan penjual tentang harga rumah,
                > percayalah pada penilaian bank, untuk berinvestasi rumah. Selamat
                > berinvestasi!
                >
                > .
                >
                >
                > ------------------------------------------------------------------------
                > Get the free Yahoo! toolbar
                > <http://us.rd.yahoo.com/evt=48226/*http://new.toolbar.yahoo.com/toolbar/features/norton/index.php>
                > and rest assured with the added security of spyware protection.
                >
              • nunu linda
                nunu linda wrote: Dear all betul kata pak Iwan Ilmu ini bisa di jalankan pada orang yang sudah punya
                Message 7 of 27 , Jul 29, 2007
                View Source
                • 0 Attachment
                  nunu linda <lindanunu@...> wrote:
                  Dear all
                  betul kata pak Iwan

                  Ilmu ini bisa di jalankan pada orang yang sudah punya modal kuat dan kamampuan ....
                  seperti kita ketahui pak Budi rahmat sendiri memulai ilmu ini dengan mengumpulkan modal dulu ..yaitu jadi pegawai dengan gaji yang sangat besar setelah terkumpul modl bisa menjalan ilmu RK ini

                  bagi yang dari nol akan susah .....saya tidak bilang tidak bisa tapi sulit ..
                  modal + kemampuan tanpa itu sulit ( janga sampai salah menmgartikan RK dengan anti  kudran  E karena pak budi sendiri juga memulai dati E utk kumpulin modal )
                  yang dihilangkan adalah jiwa E  nukan anti E
                  salam :)

                  "IWAN WAHYUDI, SE." <antaranmalar@ yahoo.com> wrote:
                  Dear All,

                  Hati hati dengan Ilmu ini.....
                  Ajaran Robart T Kyosaki, kalo bukan yang paham financial statement dan tidak mengerti value dari sebuah properti...bisa menjerumuskan. ...
                  Bahkan bisa mengganggu kstabilan ekonomi keluarga.

                  Ilmu ini banar2 posisi seseorang harus sudah kuat  basic / pondasi cash flow liquidnya, jangan dengan model gali lubang tutup lobang. Waspadalah.

                  Thanks
                  Abah

                  Yudi H <lcmlcdproc@casio. co.id> wrote:



                  Get the free Yahoo! toolbar and rest assured with the added security of spyware protection.

                • anas.lee
                  Bagi temen2 yang berminat rekaman2 motivasi dari pembicara2 terkenal baik dalam dan luar negeri, silahkan japri ke saya,harga murah dalam 4 DVD, sangat
                  Message 8 of 27 , Jul 30, 2007
                  View Source
                  • 0 Attachment
                    Bagi temen2 yang berminat rekaman2 motivasi dari pembicara2 terkenal
                    baik dalam dan luar negeri, silahkan japri ke saya,harga murah dalam 4
                    DVD, sangat mencerahkan

                    ANAS LEE
                  • nuradi
                    Salam sejahtera. Saya setuju dengan Linda bahwa tidak perlu anti kuadran E dan pelan-pelan tingkatkan mind dan jiwa E menjadi S, B dan I. Point penting yang
                    Message 9 of 27 , Jul 30, 2007
                    View Source
                    • 0 Attachment
                      Salam sejahtera.
                      Saya setuju dengan Linda bahwa tidak perlu anti kuadran E dan
                      pelan-pelan tingkatkan mind dan jiwa E menjadi S, B dan I.
                      Point penting yang saya tangkap dari pemikiran Pak Budi pada email
                      beliau yang terdahulu adalah : bagaimana mengusahakan untuk
                      memperbanyak keran pemasukan uang. Dari satu ditingkatkan menjadi dua,
                      dst. Walaupun di kuadran E tapi keran pemasukan uang kita banyak, toh
                      kita jadi lebih tenang. Nah apabila memang berniat pindah kuadran,
                      dilakukan bertahap. Sembari bertahap melepaskan yg lama, sambil
                      memperkuat yg baru. Disinilah tugas kita untuk berfikir, belajar,
                      berusaha, berpraktek dari hari ke hari. Niscaya kita jauh dari pepatah
                      : "mengharapkan air hujan dari langit, air di tempayan dibuang."
                      Salam damai.


                      On 7/29/07, erliana halim <erliana_h4lim@...> wrote:
                      > Dear Friends,
                      >
                      > Beli umah dapat duit, bisa ya bisa tidak, tetap arus tergantung lokasi,
                      > lokasi dan lokasi. Sebenarnya bkan hanya rumah, mungkin apartemen dan kios
                      > jg bisa menghasilkan tentu saja semua ada resikonya, jadi lebih tepat,
                      > invest ke properti dpt duit.
                      >
                      > Seperti buku RTK pernah bilang, kalau saya gak salah tangkap, bahwa kalau
                      > kita invest ke Equity , obligasi, etc, apalah namanya pokoknya market share
                      > lah, kuentungan baru bisa di dapatkan kalau kita sudah menjual, tetapi kalau
                      > untuk properti kita sudah bisa merasakan keuntungan disaat kita tidak
                      > menjual, malah bisa menjadikan hal tersebut pasif income. jika properti
                      > tersebut disewakan dan kita bisa mendapatkan uang sewa tanpa kita harus
                      > menjualnya bukan ? Kebetulan saya sangat suka di bidang properti, dan saya
                      > juga bekerja di developer dan usaha sampingan saya juga sebagai brooker
                      > independen, jd saya sudah sangat sering melihat investor memainkan uangnya
                      > disini. baik itu bidang Comercial maupun housing. Tetapi memang dr merekalah
                      > saya bisa mendapatkan uang saku lebih krn dapat komisi dari hasil sewa
                      > menyewa maupun jual beli.
                      >
                      > Sincerely,
                      > Erlin
                      >
                      >
                      >
                      > "IWAN WAHYUDI, SE." <antaranmalar@...> wrote:
                      > Dear All,
                      >
                      > Hati hati dengan Ilmu ini.....
                      > Ajaran Robart T Kyosaki, kalo bukan yang paham financial statement dan tidak
                      > mengerti value dari sebuah properti...bisa menjerumuskan....
                      > Bahkan bisa mengganggu kstabilan ekonomi keluarga.
                      >
                      > Ilmu ini banar2 posisi seseorang harus sudah kuat basic / pondasi cash flow
                      > liquidnya, jangan dengan model gali lubang tutup lobang. Waspadalah.
                      >
                      > Thanks
                      > Abah
                      >
                      > Yudi H <lcmlcdproc@...> wrote:
                      >
                      >
                      > BELI RUMAH DAPAT DUIT !!
                      > oleh : Jaya SetiaBudi
                      > Coach E-Camp
                      >
                      >
                      > Mungkin sebagian besar Anda tidak percaya, masak sih, beli
                      > rumah bisa dapat duit. Bukannya biasanya malah harus keluarin duit dulu?
                      > Apalagi bagi Anda yang pernah beli rumah, bukankah Anda harus membayar
                      > sejumlah uang untuk down payment (DP)? Biasanya berkisar 20% sampai 30% dari
                      > total harga rumah. Sudah begitu, rumahnya baru jadi 1 tahun kedepan. Saya
                      > juga dulunya gak percaya. Eh, setelah mencoba sendiri dan emang bener dapet
                      > duit, baru percaya!
                      >
                      > 3 Macam Investasi Rumah
                      > Masih penasaran bagaimana bisa beli rumah dapat duit? Sejenak
                      > kita telusuri dulu 3 macam investasi. Yang pertama, saat kita beli belum
                      > untung. Wajarnya kita harus mengeluarkan DP (10%-30%). Hal ini biasanya
                      > berlaku untuk rumah baru, yang seringkali belum jadi. Biasanya juga, si
                      > penjual mengiming-iming, rumah itu akan naik harganya tahun depan, karena
                      > lokasinya 'akan' berkembang. Tidak ada salahnya asalkan apa yang dijanjikan
                      > benar-benar ditepati. Kenyataannya banyak pengembang yang over promised
                      > dengan gambar desainnya yang wah, biasanya secara fisik didahului dengan
                      > pembangunan 'gerbang/gapura' yang heboh, seolah rugi deh kalo gak inves
                      > kesini.
                      > Model investasi yang kedua adalah saat kita beli, tidak perlu
                      > mengeluarkan duit untuk DP. Hal ini bisa terjadi jika nilai investasi rumah
                      > tersebut lebih tinggi (saat anda membeli), paling tidak 20 % diatas harga
                      > perkiraan bank. Misalnya, harga jual rumah (yang ditawarkan penjual) 200
                      > juta, padahal harga penilaian bank sekitar 240 juta. Nah, saat itu Anda bisa
                      > mendapatkan rumah tanpa DP.
                      > Model investasi yang ketiga adalah saat kita beli rumah, kita
                      > dapat duit. Wuih, enak tenaan…! Nah, rahasianya adalah di penilaian harga
                      > rumah yang jauh lebih tinggi dibanding harga jualnya. Mungkin Anda berfikir,
                      > mana ada yang mau jual rumahnya dengan harga murah? Percaya atau tidak,
                      > itulah kenyataan. Banyak orang yang 'terbelit hutang', bosan atau alasan
                      > yang lain, sehingga mau melepas rumahnya dengan cepat dan 'miring harganya'.
                      >
                      > Bayar Cicilannya?
                      > Mungkin Anda mengejar saya,"Nyicilnya pake apa?" Ya pake
                      > duitlah, masa pake godong (daun). Uang cicilan bisa didapat dari sewa
                      > tempat, kos atau dimanfaatkan untuk usaha. Syukur-syukur ada kelebihan dari
                      > selisih sewa dikurang cicilan. Jika impaspun, Anda tetap untung. Karena
                      > tahun-tahun kedepan, biasanya nilai sewanya naik, sedangkan cicilan akan
                      > tetap.
                      >
                      > Praktek Praktek Praktek
                      > Sebagai latihan, iseng-iseng dapat rumah, di waktu senggang,
                      > carilah rumah-rumah (yang sudah jadi) yang terpampang dijual. Hitunglah
                      > secara kasar, harga tanahnya ditambah nilai bangunannya. Jika cukup 'miring
                      > harganya', cobalah minta copy sertifikatnya. Kemudian minta penilaian dari
                      > beberapa bank. Carilah yang memberikan nilai pinjaman tertinggi, dengan
                      > bunga yang wajar. Kalo harga rumahnya terlalu murah, jangan ragu berikan
                      > sedikit kelebihan uang dari bank kepada si pemilik rumah. Siapa tahu dia
                      > sedang sangat membutuhkan.
                      > Jangan hanya percaya dengan perkataan penjual tentang harga
                      > rumah, percayalah pada penilaian bank, untuk berinvestasi rumah. Selamat
                      > berinvestasi!
                      >
                      >
                      > .
                      >
                      >
                      >
                      >
                      >
                      >
                      >
                      >
                      > ---------------------------------
                      > Get the free Yahoo! toolbar and rest assured with the added security of
                      > spyware protection.
                      >
                      >
                      >
                      >
                      > ---------------------------------
                      > Choose the right car based on your needs. Check out Yahoo! Autos new Car
                      > Finder tool.


                      --
                      Hidup lebih sehat dengan herbal SidoMuncul
                      http://herbal-sidomuncul.blogspot.com
                    • HENRIKUS DIOSPHINO
                      Dear Erli Saya baca dari email, selain anda bekerja sebagai developer, anda juga seorang broker properti independen. Yang ingin saya tanyakan bagaimana
                      Message 10 of 27 , Jul 30, 2007
                      View Source
                      • 0 Attachment
                        Dear Erli

                        Saya baca dari email, selain anda bekerja sebagai developer, anda juga seorang broker properti independen. Yang ingin saya tanyakan bagaimana caranya menjadi seorang broker properti independen, apakah harus melalui jalur khusus. Sekarang saya masih kerja di sektor industri, tapi saya juga ingin belajar menjadi seorang broker properti hitung - hitung buat tambahan penghasilan sekalian bisa belajar berelasi dengan banyak orang. Saya ingin tahu kiat-kiat dan caranya menjadi seorang broker properti. Kalau bisa anda japri ke alamat email saya ini.

                        Thanks & regards
                        Phino

                        erliana halim <erliana_h4lim@...> wrote:
                        Dear Friends,
                         
                        Beli umah dapat duit, bisa ya bisa tidak, tetap arus tergantung lokasi, lokasi dan lokasi. Sebenarnya bkan hanya rumah, mungkin apartemen dan kios jg bisa menghasilkan tentu saja semua ada resikonya, jadi lebih tepat, invest ke properti dpt duit.
                         
                        Seperti buku RTK pernah bilang, kalau saya gak salah tangkap, bahwa kalau kita invest ke Equity , obligasi, etc, apalah namanya pokoknya market share lah, kuentungan baru bisa di dapatkan kalau kita sudah menjual, tetapi kalau untuk properti kita sudah bisa merasakan keuntungan disaat kita tidak menjual, malah bisa menjadikan hal tersebut pasif income. jika properti tersebut disewakan dan kita bisa mendapatkan uang sewa tanpa kita harus menjualnya bukan ? Kebetulan saya sangat suka di bidang properti, dan saya juga bekerja di developer dan usaha sampingan saya juga sebagai brooker independen, jd saya sudah sangat sering melihat investor memainkan uangnya disini. baik itu bidang Comercial maupun housing. Tetapi memang dr merekalah saya bisa mendapatkan uang saku lebih krn dapat komisi dari hasil sewa menyewa maupun jual beli.
                         
                        Sincerely,
                        Erlin
                         


                        "IWAN WAHYUDI, SE." <antaranmalar@ yahoo.com> wrote:
                        Dear All,

                        Hati hati dengan Ilmu ini.....
                        Ajaran Robart T Kyosaki, kalo bukan yang paham financial statement dan tidak mengerti value dari sebuah properti...bisa menjerumuskan. ...
                        Bahkan bisa mengganggu kstabilan ekonomi keluarga.

                        Ilmu ini banar2 posisi seseorang harus sudah kuat  basic / pondasi cash flow liquidnya, jangan dengan model gali lubang tutup lobang. Waspadalah.

                        Thanks
                        Abah

                        Yudi H <lcmlcdproc@casio. co.id> wrote:

                        BELI RUMAH DAPAT DUIT !!
                        oleh : Jaya SetiaBudi
                                   Coach E-Camp
                                    Mungkin sebagian besar Anda tidak percaya, masak sih, beli rumah bisa dapat duit. Bukannya biasanya malah harus keluarin duit dulu? Apalagi bagi Anda yang pernah beli rumah, bukankah Anda harus membayar sejumlah uang untuk down payment (DP)? Biasanya berkisar 20% sampai 30% dari total harga rumah. Sudah begitu, rumahnya baru jadi 1 tahun kedepan. Saya juga dulunya gak percaya. Eh, setelah mencoba sendiri dan emang bener dapet duit, baru percaya!
                        3 Macam Investasi Rumah
                                    Masih penasaran bagaimana bisa beli rumah dapat duit? Sejenak kita telusuri dulu 3 macam investasi. Yang pertama, saat kita beli belum untung. Wajarnya kita harus mengeluarkan DP (10%-30%). Hal ini biasanya berlaku untuk rumah baru, yang seringkali belum jadi. Biasanya juga, si penjual mengiming-iming, rumah itu akan naik harganya tahun depan, karena lokasinya 'akan' berkembang. Tidak ada salahnya asalkan apa yang dijanjikan benar-benar ditepati. Kenyataannya banyak pengembang yang over promised dengan gambar desainnya yang wah, biasanya secara fisik didahului dengan pembangunan 'gerbang/gapura' yang heboh, seolah rugi deh kalo gak inves kesini.
                                    Model investasi yang kedua adalah saat kita beli, tidak perlu mengeluarkan duit untuk DP. Hal ini bisa terjadi jika nilai investasi rumah tersebut lebih tinggi (saat anda membeli), paling tidak 20 % diatas harga perkiraan bank. Misalnya, harga jual rumah (yang ditawarkan penjual) 200 juta, padahal harga penilaian bank sekitar 240 juta. Nah, saat itu Anda bisa mendapatkan rumah tanpa DP.
                                    Model investasi yang ketiga adalah saat kita beli rumah, kita dapat duit. Wuih, enak tenaan…! Nah, rahasianya adalah di penilaian harga rumah yang jauh lebih tinggi dibanding harga jualnya. Mungkin Anda berfikir, mana ada yang mau jual rumahnya dengan harga murah? Percaya atau tidak, itulah kenyataan. Banyak orang yang ‘terbelit hutang’, bosan atau alasan yang lain, sehingga mau melepas rumahnya dengan cepat dan ‘miring harganya’.
                        Bayar Cicilannya?
                                  Mungkin Anda mengejar saya,”Nyicilnya pake apa?” Ya pake duitlah, masa pake godong (daun). Uang cicilan bisa didapat dari sewa tempat, kos atau dimanfaatkan untuk usaha. Syukur-syukur ada kelebihan dari selisih sewa dikurang cicilan. Jika impaspun, Anda tetap untung. Karena tahun-tahun kedepan, biasanya nilai sewanya naik, sedangkan cicilan akan tetap.
                                   
                        Praktek Praktek Praktek
                                    Sebagai latihan, iseng-iseng dapat rumah, di waktu senggang, carilah rumah-rumah (yang sudah jadi) yang terpampang dijual. Hitunglah secara kasar, harga tanahnya ditambah nilai bangunannya. Jika cukup ‘miring harganya’, cobalah minta copy sertifikatnya. Kemudian minta penilaian dari beberapa bank. Carilah yang memberikan nilai pinjaman tertinggi, dengan bunga yang wajar. Kalo harga rumahnya terlalu murah, jangan ragu berikan sedikit kelebihan uang dari bank kepada si pemilik rumah. Siapa tahu dia sedang sangat membutuhkan.
                                    Jangan hanya percaya dengan perkataan penjual tentang harga rumah, percayalah pada penilaian bank, untuk berinvestasi rumah. Selamat berinvestasi!

                        .
                         



                        Get the free Yahoo! toolbar and rest assured with the added security of spyware protection.


                        Choose the right car based on your needs. Check out Yahoo! Autos new Car Finder tool.


                        Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo! Answers

                      • ADE FIRMANSYAH
                        Uang... Sepertinya yang dipikirkan hanya sebatas uang ya... Ingat... Harta sejati adalah kesehatan, bukan emas dan perak . So disamping memikirkan gimana
                        Message 11 of 27 , Jul 30, 2007
                        View Source
                        • 0 Attachment

                          Uang... Sepertinya yang dipikirkan hanya sebatas uang ya... Ingat... "Harta sejati adalah kesehatan, bukan emas dan perak". So disamping memikirkan gimana caranya kran keuangan mengalis deras.. Baik juga Kita pikirkan gimana caranya biar kita tetap sehat selalu... Tubuh sehat, uang dimanapun bisa kita cari.....

                          Salam.. :-)



                          -------------------------- Original Message ----------------------------

                          >From : SSR-Klub@yahoogroups.com
                          >Sent : 2007-07-30 3:37:01 PM
                          >To : SSR-Klub@yahoogroups.com


                          >Subject : Re: [SSR-Klub] Fwd : BELI RUMAH DAPAT DUIT
                           


                          Salam sejahtera.
                          Saya setuju dengan Linda bahwa tidak perlu anti kuadran E dan
                          pelan-pelan tingkatkan mind dan jiwa E menjadi S, B dan I.
                          Point penting yang saya tangkap dari pemikiran Pak Budi pada email
                          beliau yang terdahulu adalah : bagaimana mengusahakan untuk
                          memperbanyak keran pemasukan uang. Dari satu ditingkatkan menjadi dua,
                          dst. Walaupun di kuadran E tapi keran pemasukan uang kita banyak, toh
                          kita jadi lebih tenang. Nah apabila memang berniat pindah kuadran,
                          dilakukan bertahap. Sembari bertahap melepaskan yg lama, sambil
                          memperkuat yg baru. Disinilah tugas kita untuk berfikir, belajar,
                          berusaha, berpraktek dari hari ke hari. Niscaya kita jauh dari pepatah
                          : "mengharapkan air hujan dari langit, air di tempayan dibuang."
                          Salam damai.


                          On 7/29/07, erliana halim <erliana_h4lim@...>wrote:
                          >Dear Friends,
                          >
                          >Beli umah dapat duit, bisa ya bisa tidak, tetap arus tergantung lokasi,
                          >lokasi dan lokasi. Sebenarnya bkan hanya rumah, mungkin apartemen dan kios
                          >jg bisa menghasilkan tentu saja semua ada resikonya, jadi lebih tepat,
                          >invest ke properti dpt duit.
                          >
                          >Seperti buku RTK pernah bilang, kalau saya gak salah tangkap, bahwa kalau
                          >kita invest ke Equity , obligasi, etc, apalah namanya pokoknya market share
                          >lah, kuentungan baru bisa di dapatkan kalau kita sudah menjual, tetapi kalau
                          >untuk properti kita sudah bisa merasakan keuntungan disaat kita tidak
                          >menjual, malah bisa menjadikan hal tersebut pasif income. jika properti
                          >tersebut disewakan dan kita bisa mendapatkan uang sewa tanpa kita harus
                          >menjualnya bukan ? Kebetulan saya sangat suka di bidang properti, dan saya
                          >juga bekerja di developer dan usaha sampingan saya juga sebagai brooker
                          >independen, jd saya sudah sangat sering melihat investor memainkan uangnya
                          >disini. baik itu bidang Comercial maupun housing. Tetapi memang dr merekalah
                          >saya bisa mendapatkan uang saku lebih krn dapat komisi dari hasil sewa
                          >menyewa maupun jual beli.
                          >
                          >Sincerely,
                          >Erlin
                          >
                          >
                          >
                          >"IWAN WAHYUDI, SE." <antaranmalar@...>wrote:
                          >Dear All,
                          >
                          >Hati hati dengan Ilmu ini.....
                          >Ajaran Robart T Kyosaki, kalo bukan yang paham financial statement dan tidak
                          >mengerti value dari sebuah properti...bisa menjerumuskan....
                          >Bahkan bisa mengganggu kstabilan ekonomi keluarga.
                          >
                          >Ilmu ini banar2 posisi seseorang harus sudah kuat basic / pondasi cash flow
                          >liquidnya, jangan dengan model gali lubang tutup lobang. Waspadalah.
                          >
                          >Thanks
                          >Abah
                          >
                          >Yudi H <lcmlcdproc@...>wrote:
                          >
                          >
                          >BELI RUMAH DAPAT DUIT !!
                          >oleh : Jaya SetiaBudi
                          >Coach E-Camp
                          >
                          >
                          >Mungkin sebagian besar Anda tidak percaya, masak sih, beli
                          >rumah bisa dapat duit. Bukannya biasanya malah harus keluarin duit dulu?
                          >Apalagi bagi Anda yang pernah beli rumah, bukankah Anda harus membayar
                          >sejumlah uang untuk down payment (DP)? Biasanya berkisar 20% sampai 30% dari
                          >total harga rumah. Sudah begitu, rumahnya baru jadi 1 tahun kedepan. Saya
                          >juga dulunya gak percaya. Eh, setelah mencoba sendiri dan emang bener dapet
                          >duit, baru percaya!
                          >
                          >3 Macam Investasi Rumah
                          >Masih penasaran bagaimana bisa beli rumah dapat duit? Sejenak
                          >kita telusuri dulu 3 macam investasi. Yang pertama, saat kita beli belum
                          >untung. Wajarnya kita harus mengeluarkan DP (10%-30%). Hal ini biasanya
                          >berlaku untuk rumah baru, yang seringkali belum jadi. Biasanya juga, si
                          >penjual mengiming-iming, rumah itu akan naik harganya tahun depan, karena
                          >lokasinya 'akan' berkembang. Tidak ada salahnya asalkan apa yang dijanjikan
                          >benar-benar ditepati. Kenyataannya banyak pengembang yang over promised
                          >dengan gambar desainnya yang wah, biasanya secara fisik didahului dengan
                          >pembangunan 'gerbang/gapura' yang heboh, seolah rugi deh kalo gak inves
                          >kesini.
                          >Model investasi yang kedua adalah saat kita beli, tidak perlu
                          >mengeluarkan duit untuk DP. Hal ini bisa terjadi jika nilai investasi rumah
                          >tersebut lebih tinggi (saat anda membeli), paling tidak 20 % diatas harga
                          >perkiraan bank. Misalnya, harga jual rumah (yang ditawarkan penjual) 200
                          >juta, padahal harga penilaian bank sekitar 240 juta. Nah, saat itu Anda bisa
                          >mendapatkan rumah tanpa DP.
                          >Model investasi yang ketiga adalah saat kita beli rumah, kita
                          >dapat duit. Wuih, enak tenaan��! Nah, rahasianya adalah di penilaian harga
                          >rumah yang jauh lebih tinggi dibanding harga jualnya. Mungkin Anda berfikir,
                          >mana ada yang mau jual rumahnya dengan harga murah? Percaya atau tidak,
                          >itulah kenyataan. Banyak orang yang 'terbelit hutang', bosan atau alasan
                          >yang lain, sehingga mau melepas rumahnya dengan cepat dan 'miring harganya'.
                          >
                          >Bayar Cicilannya?
                          >Mungkin Anda mengejar saya,"Nyicilnya pake apa?" Ya pake
                          >duitlah, masa pake godong (daun). Uang cicilan bisa didapat dari sewa
                          >tempat, kos atau dimanfaatkan untuk usaha. Syukur-syukur ada kelebihan dari
                          >selisih sewa dikurang cicilan. Jika impaspun, Anda tetap untung. Karena
                          >tahun-tahun kedepan, biasanya nilai sewanya naik, sedangkan cicilan akan
                          >tetap.
                          >
                          >Praktek Praktek Praktek
                          >Sebagai latihan, iseng-iseng dapat rumah, di waktu senggang,
                          >carilah rumah-rumah (yang sudah jadi) yang terpampang dijual. Hitunglah
                          >secara kasar, harga tanahnya ditambah nilai bangunannya. Jika cukup 'miring
                          >harganya', cobalah minta copy sertifikatnya. Kemudian minta penilaian dari
                          >beberapa bank. Carilah yang memberikan nilai pinjaman tertinggi, dengan
                          >bunga yang wajar. Kalo harga rumahnya terlalu murah, jangan ragu berikan
                          >sedikit kelebihan uang dari bank kepada si pemilik rumah. Siapa tahu dia
                          >sedang sangat membutuhkan.
                          >Jangan hanya percaya dengan perkataan penjual tentang harga
                          >rumah, percayalah pada penilaian bank, untuk berinvestasi rumah. Selamat
                          >berinvestasi!
                          >
                          >
                          >.
                          >
                          >
                          >
                          >
                          >
                          >
                          >
                          >
                          >---------------------------------
                          >Get the free Yahoo! toolbar and rest assured with the added security of
                          >spyware protection.
                          >
                          >
                          >
                          >
                          >---------------------------------
                          >Choose the right car based on your needs. Check out Yahoo! Autos new Car
                          >Finder tool.


                          --
                          Hidup lebih sehat dengan herbal SidoMuncul
                          http://herbal-sidomuncul.blogspot.com



                          ______________________________________________

                          Saksikan "Money Talks" di Metro TV
                          bersama Safir Senduk
                          tiap Sabtu Pkl. 17.00 - 17.30 WIB
                          tayang ulang tiap Rabu Pkl. 17.00 - 17.30 WIB

                          Kunjungi www.perencanakeuangan.com
                          ______________________________________________
                          Yahoo! Groups Links

                          <*>To visit your group on the web, go to:
                          http://groups.yahoo.com/group/SSR-Klub/


                          <*>Your email settings:
                          Individual Email | Traditional

                          <*>To change settings online go to:
                          http://groups.yahoo.com/group/SSR-Klub/join

                          (Yahoo! ID required)

                          <*>To change settings via email:
                          mailto:SSR-Klub-digest@yahoogroups.com
                           
                          mailto:SSR-Klub-fullfeatured@yahoogroups.com


                          <*>To unsubscribe from this group, send an email to:
                          SSR-Klub-unsubscribe@yahoogroups.com

                          <*>Your use of Yahoo! Groups is subject to:
                          http://docs.yahoo.com/info/terms/


                           

                        • anas.lee
                          To Pak Nuradi dan Bu Linda : Sharing dari Pak jaya dan Pak budi sebenarnya bukan utk didebatkan, anti E or Anti S, inti sahring mereka adalah kapan kita action
                          Message 12 of 27 , Jul 31, 2007
                          View Source
                          • 0 Attachment
                            To Pak Nuradi dan Bu Linda :
                            Sharing dari Pak jaya dan Pak budi sebenarnya bukan utk didebatkan, anti
                            E or Anti S, inti sahring mereka adalah kapan kita action utk
                            memperbanyak kran penghasilan kita, dan akhirnya nanti bisa jadi
                            investor yang tinggal nunggu hasil gak perlu kerja lagi. Tapi kalo masih
                            mau kerjapun gak masalah, itu ud masalah hobi mungkin.

                            Jadi apapun sekarang posisi kita, baik itu E, S , B, I, terus action
                            dansetelah itu berbagi deh ke semua orang, sehingga vibrasinya akan
                            semakin kuat dan semakin membuat kita kaya, berkelimpahan, kalo ud ampe
                            tahap ini wah uang mungkin ud gak ada di hatinya, tapi di tangannya,
                            maksudnya mudah kali memberi, sedekah, sperti Abu Bakar, Utsman,
                            Abdurrahman bin Auf dsb.


                            ANAS LEE
                          • nunu linda
                            dear all dengan kata lain ..ilmu hanya bisa dipraktekan oleh orang yang sudah kaya ... atau lebih mudah kaya dulu baru praktekan ilmu RK kalau dari penganguran
                            Message 13 of 27 , Jul 31, 2007
                            View Source
                            • 0 Attachment
                              dear all
                              dengan kata lain ..ilmu hanya bisa dipraktekan oleh orang yang sudah kaya ...
                              atau lebih mudah kaya dulu baru praktekan ilmu RK
                              kalau dari penganguran atau lulusan smu yang belum pernah bekerja terus mau praktekan ilmu RK bisa nggak ?sulit...mau modal dari hutang ?....hmm apa tidak berbahaya ?
                              terus kalau RK bilang sekolah tidak mendidik orang utk jadi kaya ( di sekolah tidak ada pelajaran ut jadi kaya ) ? apa ini tidak kontroversi dengan jadi E dulu baru londat di S B I giman ilmu ini kok jadi membingungkan ?
                              giamana pa Budi E dula khan ?
                              mohon tanggapanya ?
                              soalnya ada teen ana  yang pengngguran dan tidak punya ketrampilan dan modal tapi tergila gila oleh RK ?
                              mohon penjelasan ( maaf kalau da salah kata ) jangan hanya sangta membela diri mari kita kaji bersama :)
                              salam

                              nuradi <nuradi88@...> wrote:
                              Salam sejahtera.
                              Saya setuju dengan Linda bahwa tidak perlu anti kuadran E dan
                              pelan-pelan tingkatkan mind dan jiwa E menjadi S, B dan I.
                              Point penting yang saya tangkap dari pemikiran Pak Budi pada email
                              beliau yang terdahulu adalah : bagaimana mengusahakan untuk
                              memperbanyak keran pemasukan uang. Dari satu ditingkatkan menjadi dua,
                              dst. Walaupun di kuadran E tapi keran pemasukan uang kita banyak, toh
                              kita jadi lebih tenang. Nah apabila memang berniat pindah kuadran,
                              dilakukan bertahap. Sembari bertahap melepaskan yg lama, sambil
                              memperkuat yg baru. Disinilah tugas kita untuk berfikir, belajar,
                              berusaha, berpraktek dari hari ke hari. Niscaya kita jauh dari pepatah
                              : "mengharapkan air hujan dari langit, air di tempayan dibuang."
                              Salam damai.


                              On 7/29/07, erliana halim wrote:
                              > Dear Friends,
                              >
                              > Beli umah dapat duit, bisa ya bisa tidak, tetap arus tergantung lokasi,
                              > lokasi dan lokasi. Sebenarnya bkan hanya rumah, mungkin apartemen dan kios
                              > jg bisa menghasilkan tentu saja semua ada resikonya, jadi lebih tepat,
                              > invest ke properti dpt duit.
                              >
                              > Seperti buku RTK pernah bilang, kalau saya gak salah tangkap, bahwa kalau
                              > kita invest ke Equity , obligasi, etc, apalah namanya pokoknya market share
                              > lah, kuentungan baru bisa di dapatkan kalau kita sudah menjual, tetapi kalau
                              > untuk properti kita sudah bisa merasakan keuntungan disaat kita tidak
                              > menjual, malah bisa menjadikan hal tersebut pasif income. jika properti
                              > tersebut disewakan dan kita bisa mendapatkan uang sewa tanpa kita harus
                              > menjualnya bukan ? Kebetulan saya sangat suka di bidang properti, dan saya
                              > juga bekerja di developer dan usaha sampingan saya juga sebagai brooker
                              > independen, jd saya sudah sangat sering melihat investor memainkan uangnya
                              > disini. baik itu bidang Comercial maupun housing. Tetapi memang dr merekalah
                              > saya bisa mendapatkan uang saku lebih krn dapat komisi dari hasil sewa
                              > menyewa maupun jual beli.
                              >
                              > Sincerely,
                              > Erlin
                              >
                              >
                              >
                              > "IWAN WAHYUDI, SE." wrote:
                              > Dear All,
                              >
                              > Hati hati dengan Ilmu ini.....
                              > Ajaran Robart T Kyosaki, kalo bukan yang paham financial statement dan tidak
                              > mengerti value dari sebuah properti...bisa menjerumuskan....
                              > Bahkan bisa mengganggu kstabilan ekonomi keluarga.
                              >
                              > Ilmu ini banar2 posisi seseorang harus sudah kuat basic / pondasi cash flow
                              > liquidnya, jangan dengan model gali lubang tutup lobang. Waspadalah.
                              >
                              > Thanks
                              > Abah
                              >
                              > Yudi H wrote:
                              >
                              >
                              > BELI RUMAH DAPAT DUIT !!
                              > oleh : Jaya SetiaBudi
                              > Coach E-Camp
                              >
                              >
                              > Mungkin sebagian besar Anda tidak percaya, masak sih, beli
                              > rumah bisa dapat duit. Bukannya biasanya malah harus keluarin duit dulu?
                              > Apalagi bagi Anda yang pernah beli rumah, bukankah Anda harus membayar
                              > sejumlah uang untuk down payment (DP)? Biasanya berkisar 20% sampai 30% dari
                              > total harga rumah. Sudah begitu, rumahnya baru jadi 1 tahun kedepan. Saya
                              > juga dulunya gak percaya. Eh, setelah mencoba sendiri dan emang bener dapet
                              > duit, baru percaya!
                              >
                              > 3 Macam Investasi Rumah
                              > Masih penasaran bagaimana bisa beli rumah dapat duit? Sejenak
                              > kita telusuri dulu 3 macam investasi. Yang pertama, saat kita beli belum
                              > untung. Wajarnya kita harus mengeluarkan DP (10%-30%). Hal ini biasanya
                              > berlaku untuk rumah baru, yang seringkali belum jadi. Biasanya juga, si
                              > penjual mengiming-iming, rumah itu akan naik harganya tahun depan, karena
                              > lokasinya 'akan' berkembang. Tidak ada salahnya asalkan apa yang dijanjikan
                              > benar-benar ditepati. Kenyataannya banyak pengembang yang over promised
                              > dengan gambar desainnya yang wah, biasanya secara fisik didahului dengan
                              > pembangunan 'gerbang/gapura' yang heboh, seolah rugi deh kalo gak inves
                              > kesini.
                              > Model investasi yang kedua adalah saat kita beli, tidak perlu
                              > mengeluarkan duit untuk DP. Hal ini bisa terjadi jika nilai investasi rumah
                              > tersebut lebih tinggi (saat anda membeli), paling tidak 20 % diatas harga
                              > perkiraan bank. Misalnya, harga jual rumah (yang ditawarkan penjual) 200
                              > juta, padahal harga penilaian bank sekitar 240 juta. Nah, saat itu Anda bisa
                              > mendapatkan rumah tanpa DP.
                              > Model investasi yang ketiga adalah saat kita beli rumah, kita
                              > dapat duit. Wuih, enak tenaan…! Nah, rahasianya adalah di penilaian harga
                              > rumah yang jauh lebih tinggi dibanding harga jualnya. Mungkin Anda berfikir,
                              > mana ada yang mau jual rumahnya dengan harga murah? Percaya atau tidak,
                              > itulah kenyataan. Banyak orang yang 'terbelit hutang', bosan atau alasan
                              > yang lain, sehingga mau melepas rumahnya dengan cepat dan 'miring harganya'.
                              >
                              > Bayar Cicilannya?
                              > Mungkin Anda mengejar saya,"Nyicilnya pake apa?" Ya pake
                              > duitlah, masa pake godong (daun). Uang cicilan bisa didapat dari sewa
                              > tempat, kos atau dimanfaatkan untuk usaha. Syukur-syukur ada kelebihan dari
                              > selisih sewa dikurang cicilan. Jika impaspun, Anda tetap untung. Karena
                              > tahun-tahun kedepan, biasanya nilai sewanya naik, sedangkan cicilan akan
                              > tetap.
                              >
                              > Praktek Praktek Praktek
                              > Sebagai latihan, iseng-iseng dapat rumah, di waktu senggang,
                              > carilah rumah-rumah (yang sudah jadi) yang terpampang dijual. Hitunglah
                              > secara kasar, harga tanahnya ditambah nilai bangunannya. Jika cukup 'miring
                              > harganya', cobalah minta copy sertifikatnya. Kemudian minta penilaian dari
                              > beberapa bank. Carilah yang memberikan nilai pinjaman tertinggi, dengan
                              > bunga yang wajar. Kalo harga rumahnya terlalu murah, jangan ragu berikan
                              > sedikit kelebihan uang dari bank kepada si pemilik rumah. Siapa tahu dia
                              > sedang sangat membutuhkan.
                              > Jangan hanya percaya dengan perkataan penjual tentang harga
                              > rumah, percayalah pada penilaian bank, untuk berinvestasi rumah. Selamat
                              > berinvestasi!
                              >
                              >
                              > .
                              >
                              >
                              >
                              >
                              >
                              >
                              >
                              >
                              > ---------------------------------
                              > Get the free Yahoo! toolbar and rest assured with the added security of
                              > spyware protection.
                              >
                              >
                              >
                              >
                              > ---------------------------------
                              > Choose the right car based on your needs. Check out Yahoo! Autos new Car
                              > Finder tool.


                              --
                              Hidup lebih sehat dengan herbal SidoMuncul
                              http://herbal-sidomuncul.blogspot.com


                              ______________________________________________

                              Saksikan "Money Talks" di Metro TV
                              bersama Safir Senduk
                              tiap Sabtu Pkl. 17.00 - 17.30 WIB
                              tayang ulang tiap Rabu Pkl. 17.00 - 17.30 WIB

                              Kunjungi www.perencanakeuangan.com
                              ______________________________________________
                              Yahoo! Groups Links

                              <*> To visit your group on the web, go to:
                              http://groups.yahoo.com/group/SSR-Klub/

                              <*> Your email settings:
                              Individual Email | Traditional

                              <*> To change settings online go to:
                              http://groups.yahoo.com/group/SSR-Klub/join
                              (Yahoo! ID required)

                              <*> To change settings via email:
                              mailto:SSR-Klub-digest@yahoogroups.com
                              mailto:SSR-Klub-fullfeatured@yahoogroups.com

                              <*> To unsubscribe from this group, send an email to:
                              SSR-Klub-unsubscribe@yahoogroups.com

                              <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
                              http://docs.yahoo.com/info/terms/



                              Need a vacation? Get great deals to amazing places on Yahoo! Travel.

                            • erliana halim
                              Dear Pak haris, PAk utk me reka hrg sebuah properti adalah perhitungan kasar aja. Contohnya Daerah A Jual Rmh Lt 200 Lb 100, Rumah baru , kita harus tau
                              Message 14 of 27 , Jul 31, 2007
                              View Source
                              • 0 Attachment
                                Dear Pak haris,
                                 
                                PAk utk me reka hrg sebuah properti adalah perhitungan kasar aja.
                                 
                                Contohnya Daerah A Jual Rmh  Lt 200 Lb 100, Rumah baru , kita harus tau pasaran daerah A permeter harganya berapa ? Cthnya 1 jt/m jd 200 m = 200 jt, untuk bangunan biasanya dikali 2jt/m di cth 100 m x 2 jt = 200 jt, jd rmh tsb layak di beli di harga 400 jt. Seandainya rmh tsb sudah tua, dgn kondisi tdk telalu bgs , hrg bangunan bpk bisa kurangi di kali dgn 1,5 jt/m sd 1,8/m semua itu tergantung variasi dan melihat ampla rmh terebut,s eperti keran, engsel, bath up, jendela , ubi, etc baru bisa di tafsir dengan serius dan mendekati nyata angkanya pak. Karna kalau daerah pondok indah di hitung 2 jt akan di tertawakan. Jadi memang harus melihat ampla rumah tersebut jg.
                                 
                                Mungkin diantara rekan rekan ada yg bisa sharing ?
                                 
                                Sincerely,
                                Erlin

                                Harris <hmuhajir@...> wrote:
                                Mas Yudi, terima kasih atas kiriman emailnya. Tapi, satu hal yang sampai sekarang saya masih belum tahu dan mengerti, gimana ya caranya menghitung kasar atau mereka-reka sebuah nilai property, seperti rumah misalnya? Soalnya saya masih awam sekali dengan dunia property, mohon teman2 SSR bisa sharing pengetahuannya mungkin.
                                Terima kasih sebelumnya.
                                Warmest,
                                Harris
                                #Independent. ...and financially it is..

                                From: SSR-Klub@yahoogroup s.com [mailto:SSR- Klub@yahoogroups .com] On Behalf Of Yudi H
                                Sent: 28 Juli 2007 5:37
                                To: SSR-Klub@yahoogroup s.com
                                Subject: [SSR-Klub] Fwd : BELI RUMAH DAPAT DUIT
                                BELI RUMAH DAPAT DUIT !!
                                oleh : Jaya SetiaBudi
                                           Coach E-Camp
                                            Mungkin sebagian besar Anda tidak percaya, masak sih, beli rumah bisa dapat duit. Bukannya biasanya malah harus keluarin duit dulu? Apalagi bagi Anda yang pernah beli rumah, bukankah Anda harus membayar sejumlah uang untuk down payment (DP)? Biasanya berkisar 20% sampai 30% dari total harga rumah. Sudah begitu, rumahnya baru jadi 1 tahun kedepan. Saya juga dulunya gak percaya. Eh, setelah mencoba sendiri dan emang bener dapet duit, baru percaya!
                                3 Macam Investasi Rumah
                                            Masih penasaran bagaimana bisa beli rumah dapat duit? Sejenak kita telusuri dulu 3 macam investasi. Yang pertama, saat kita beli belum untung. Wajarnya kita harus mengeluarkan DP (10%-30%). Hal ini biasanya berlaku untuk rumah baru, yang seringkali belum jadi. Biasanya juga, si penjual mengiming-iming, rumah itu akan naik harganya tahun depan, karena lokasinya 'akan' berkembang. Tidak ada salahnya asalkan apa yang dijanjikan benar-benar ditepati. Kenyataannya banyak pengembang yang over promised dengan gambar desainnya yang wah, biasanya secara fisik didahului dengan pembangunan 'gerbang/gapura' yang heboh, seolah rugi deh kalo gak inves kesini.
                                            Model investasi yang kedua adalah saat kita beli, tidak perlu mengeluarkan duit untuk DP. Hal ini bisa terjadi jika nilai investasi rumah tersebut lebih tinggi (saat anda membeli), paling tidak 20 % diatas harga perkiraan bank. Misalnya, harga jual rumah (yang ditawarkan penjual) 200 juta, padahal harga penilaian bank sekitar 240 juta. Nah, saat itu Anda bisa mendapatkan rumah tanpa DP.
                                            Model investasi yang ketiga adalah saat kita beli rumah, kita dapat duit. Wuih, enak tenaan…! Nah, rahasianya adalah di penilaian harga rumah yang jauh lebih tinggi dibanding harga jualnya. Mungkin Anda berfikir, mana ada yang mau jual rumahnya dengan harga murah? Percaya atau tidak, itulah kenyataan. Banyak orang yang ‘terbelit hutang’, bosan atau alasan yang lain, sehingga mau melepas rumahnya dengan cepat dan ‘miring harganya’.
                                Bayar Cicilannya?
                                          Mungkin Anda mengejar saya,”Nyicilnya pake apa?” Ya pake duitlah, masa pake godong (daun). Uang cicilan bisa didapat dari sewa tempat, kos atau dimanfaatkan untuk usaha. Syukur-syukur ada kelebihan dari selisih sewa dikurang cicilan. Jika impaspun, Anda tetap untung. Karena tahun-tahun kedepan, biasanya nilai sewanya naik, sedangkan cicilan akan tetap.
                                           
                                Praktek Praktek Praktek
                                            Sebagai latihan, iseng-iseng dapat rumah, di waktu senggang, carilah rumah-rumah (yang sudah jadi) yang terpampang dijual. Hitunglah secara kasar, harga tanahnya ditambah nilai bangunannya. Jika cukup ‘miring harganya’, cobalah minta copy sertifikatnya. Kemudian minta penilaian dari beberapa bank. Carilah yang memberikan nilai pinjaman tertinggi, dengan bunga yang wajar. Kalo harga rumahnya terlalu murah, jangan ragu berikan sedikit kelebihan uang dari bank kepada si pemilik rumah. Siapa tahu dia sedang sangat membutuhkan.
                                            Jangan hanya percaya dengan perkataan penjual tentang harga rumah, percayalah pada penilaian bank, untuk berinvestasi rumah. Selamat berinvestasi!
                                .




                                Be a better Globetrotter. Get better travel answers from someone who knows.
                                Yahoo! Answers - Check it out.

                              • Yudi H
                                Dear Pak Haris, jawaban dari Bu Erlin mungkin bisa dijadikan acuan, meskipun saya sendiri kurang begitu paham, maklum saya juga masih pemula. Dan baru akan
                                Message 15 of 27 , Aug 1, 2007
                                View Source
                                • 0 Attachment
                                  Dear Pak Haris, jawaban dari Bu Erlin mungkin bisa dijadikan acuan,
                                  meskipun saya sendiri kurang begitu paham, maklum saya juga masih pemula.
                                  Dan baru akan mempraktekkan ilmu dari Pak Jaya tsb.
                                   
                                  Menurut saya sebaiknya kita minta saja pihak Bank yang meng-appraisal harga rumah tersebut.
                                  Karena pihak Bank lebih tahu berapa harga jual yang pantas.
                                   
                                  Teori nya kalau dicontohkan,  gampangannya mungkin seperti ini :
                                   
                                  1. Cari rumah yang dijual murah
                                     Misal ada rumah dijual murah (taruhlah orangnya sangat butuh uang/kepepet) sehingga rumah tipe 36/91
                                     yang sudah lunas dan lengkap surat2nya dilego dengan harga Rp 35 jt-an.
                                   
                                  2. Pinjam sertifikat rumah tsb, lalu difotokopi.
                                     Kemudian ajukan fotokopian sertifikat rumah untuk diappraisal pihak Bank,
                                     Ajukan pinjaman ke Bank yang memberikan appraisal tertinggi,
                                     Kita anggap saja harga pasaran rumah tipe 36/91 std sekitar 50 juta, dan Bank X berani kasih
                                     harga tsb, maka kita sudah mendapatkan Bank yang dimaksud. Kalau tidak salah pihak Bank hanya akan
                                     memberikan pinjaman 80% dari harga rumah, jadi kredit yang cair sekitar Rp 40jt-an.
                                     ( dari sini kita sudah dapat duit lebih 5 juta )
                                   
                                  3. Ajukan pinjaman dengan jangka waktu lama dengan tujuan agar angsuran perbulannya kecil
                                      Hitung dulu cicilan pertahunnya dan hitung2 pula harga pasaran kontrakan rumah tipe tsb,
                                      Misalkan harga kontrakan rumah sekitar 500rb-an, dengan pinjaman sebesar 40jt, maka
                                      kalau pinjamannya selama 15 th, anggap saja cicilan perrbulan sekitar 400rb-an saja,
                                      Nah dari sini kita sudah mendapatkan penghasilan perbulan 100rb-an, dari selisih harga sewa kontrakan
                                      dikurangi biaya angsuran ke Bank.
                                    
                                  Seperti itulah gampangannya Pak, tetapi uraian saya diatas baru sebatas Teori,
                                  Biar kita lebih tahu tentunya ya harus Praktek. Apalagi Pak Haris bekerja di Bank, jadi Bpk lebih tahu
                                  dari saya untuk urusan dengan Bank.

                                  Selamat berPraktek
                                   
                                  Salam
                                   
                                  Yudi H
                                  yang lagi cari rumah murah untuk praktek :-)
                                   
                                   
                                   
                                  ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
                                  www.sni-dt88.com  -- Bisnis Sampingan, Modal Mini, Hasil Maxi --
                                  ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
                                   
                                   
                                  ----- Original Message -----
                                  Sent: Tuesday, July 31, 2007 9:46 PM
                                  Subject: RE: [SSR-Klub] Fwd : BELI RUMAH DAPAT DUIT

                                • Rahmat Sukarna
                                  Wah seru juga nich. Kebetulan rumah saya mau dijual nich (rumah kost dan sudah menghasilkan bulanan). Lokasi Bandung (dekat perumahan Antapani), LT 103 LB 85
                                  Message 16 of 27 , Aug 1, 2007
                                  View Source
                                  • 0 Attachment
                                    Wah seru juga nich. Kebetulan rumah saya mau dijual nich (rumah kost dan sudah menghasilkan bulanan). Lokasi Bandung (dekat perumahan Antapani), LT 103 LB 85 m2.
                                     
                                    Kalau ada yang berminat, silahkan japri dengan subjek email "rumah Antapani"
                                     
                                    Wassalam
                                    Rahmat

                                    <-----Original Message----->



                                    _______________________________________________________________
                                    Get the Free email that has everyone talking at http://www.mail2world.com
                                    Unlimited Email Storage – POP3 – Calendar – SMS – Translator – Much More!

                                  • budi herlambang
                                    yth pak yudi h mohon pencerahan. apakah memungkinkan mengajukan permohonan ke bank dilakukan lebih dari satu bank? apakah tidak ada denda/sanksi, bila salah
                                    Message 17 of 27 , Aug 1, 2007
                                    View Source
                                    • 0 Attachment
                                      yth pak yudi h
                                       
                                      mohon pencerahan. apakah memungkinkan mengajukan permohonan ke bank dilakukan lebih dari satu bank? apakah tidak ada denda/sanksi, bila salah salah satunya kita batalkan?(apalagi sudah di setujui dua-duanya)

                                      ----- Original Message ----
                                      From: Yudi H <lcmlcdproc@...>
                                      To: SSR-Klub@yahoogroups.com
                                      Sent: Thursday, August 2, 2007 1:21:25 AM
                                      Subject: Re: [SSR-Klub] Fwd : BELI RUMAH DAPAT DUIT

                                      Dear Pak Haris, jawaban dari Bu Erlin mungkin bisa dijadikan acuan,
                                      meskipun saya sendiri kurang begitu paham, maklum saya juga masih pemula.
                                      Dan baru akan mempraktekkan ilmu dari Pak Jaya tsb.
                                       
                                      Menurut saya sebaiknya kita minta saja pihak Bank yang meng-appraisal harga rumah tersebut.
                                      Karena pihak Bank lebih tahu berapa harga jual yang pantas.
                                       
                                      Teori nya kalau dicontohkan,  gampangannya mungkin seperti ini :
                                       
                                      1. Cari rumah yang dijual murah
                                         Misal ada rumah dijual murah (taruhlah orangnya sangat butuh uang/kepepet) sehingga rumah tipe 36/91
                                         yang sudah lunas dan lengkap surat2nya dilego dengan harga Rp 35 jt-an.
                                       
                                      2. Pinjam sertifikat rumah tsb, lalu difotokopi.
                                         Kemudian ajukan fotokopian sertifikat rumah untuk diappraisal pihak Bank,
                                         Ajukan pinjaman ke Bank yang memberikan appraisal tertinggi,
                                         Kita anggap saja harga pasaran rumah tipe 36/91 std sekitar 50 juta, dan Bank X berani kasih
                                         harga tsb, maka kita sudah mendapatkan Bank yang dimaksud. Kalau tidak salah pihak Bank hanya akan
                                         memberikan pinjaman 80% dari harga rumah, jadi kredit yang cair sekitar Rp 40jt-an.
                                         ( dari sini kita sudah dapat duit lebih 5 juta )
                                       
                                      3. Ajukan pinjaman dengan jangka waktu lama dengan tujuan agar angsuran perbulannya kecil
                                          Hitung dulu cicilan pertahunnya dan hitung2 pula harga pasaran kontrakan rumah tipe tsb,
                                          Misalkan harga kontrakan rumah sekitar 500rb-an, dengan pinjaman sebesar 40jt, maka
                                          kalau pinjamannya selama 15 th, anggap saja cicilan perrbulan sekitar 400rb-an saja,
                                          Nah dari sini kita sudah mendapatkan penghasilan perbulan 100rb-an, dari selisih harga sewa kontrakan
                                          dikurangi biaya angsuran ke Bank.
                                        
                                      Seperti itulah gampangannya Pak, tetapi uraian saya diatas baru sebatas Teori,
                                      Biar kita lebih tahu tentunya ya harus Praktek. Apalagi Pak Haris bekerja di Bank, jadi Bpk lebih tahu
                                      dari saya untuk urusan dengan Bank.

                                      Selamat berPraktek
                                       
                                      Salam
                                       
                                      Yudi H
                                      yang lagi cari rumah murah untuk praktek :-)
                                       
                                       
                                       
                                      ~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~
                                      www.sni-dt88. com  -- Bisnis Sampingan, Modal Mini, Hasil Maxi --
                                      ~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~
                                       
                                       
                                      ----- Original Message -----
                                      Sent: Tuesday, July 31, 2007 9:46 PM
                                      Subject: RE: [SSR-Klub] Fwd : BELI RUMAH DAPAT DUIT




                                      Park yourself in front of a world of choices in alternative vehicles.
                                      Visit the Yahoo! Auto Green Center.
                                    • Yudi H
                                      Pak Budi, Persisnya saya belum tahu karena juga belum praktek, tapi menurut saya tidak masalah kalau misalkan kita batalkan, kita kan baru ajukan saja, belum
                                      Message 18 of 27 , Aug 2, 2007
                                      View Source
                                      • 0 Attachment
                                        Pak Budi,
                                        Persisnya saya belum tahu karena juga belum praktek,
                                        tapi menurut saya tidak masalah kalau misalkan kita batalkan,
                                        kita kan baru ajukan saja, belum terima dananya.
                                        Hanya saja kita perlu sedikit teknik waktu bilang untuk membatalkan
                                        pinjaman di Bank tersebut, biar pihak Bank tidak kecewa.
                                         
                                        Pak Budi Rahmat bisa kasih saran...?
                                         
                                        Thanks
                                         
                                        Yudi H
                                         
                                         
                                        ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
                                        Ingin punya Bisnis Sampingan...?
                                        ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
                                        ----- Original Message -----
                                        Sent: Thursday, August 02, 2007 9:44 AM
                                        Subject: Re: [SSR-Klub] Fwd : BELI RUMAH DAPAT DUIT

                                        yth pak yudi h
                                         
                                        mohon pencerahan. apakah memungkinkan mengajukan permohonan ke bank dilakukan lebih dari satu bank? apakah tidak ada denda/sanksi, bila salah salah satunya kita batalkan?(apalagi sudah di setujui dua-duanya)

                                        ----- Original Message ----
                                        From: Yudi H <lcmlcdproc@casio. co.id>
                                        To: SSR-Klub@yahoogroup s.com
                                        Sent: Thursday, August 2, 2007 1:21:25 AM
                                        Subject: Re: [SSR-Klub] Fwd : BELI RUMAH DAPAT DUIT

                                        Dear Pak Haris, jawaban dari Bu Erlin mungkin bisa dijadikan acuan,
                                        meskipun saya sendiri kurang begitu paham, maklum saya juga masih pemula.
                                        Dan baru akan mempraktekkan ilmu dari Pak Jaya tsb.
                                         
                                        Menurut saya sebaiknya kita minta saja pihak Bank yang meng-appraisal harga rumah tersebut.
                                        Karena pihak Bank lebih tahu berapa harga jual yang pantas.
                                         
                                        Teori nya kalau dicontohkan,  gampangannya mungkin seperti ini :
                                         
                                        1. Cari rumah yang dijual murah
                                           Misal ada rumah dijual murah (taruhlah orangnya sangat butuh uang/kepepet) sehingga rumah tipe 36/91
                                           yang sudah lunas dan lengkap surat2nya dilego dengan harga Rp 35 jt-an.
                                         
                                        2. Pinjam sertifikat rumah tsb, lalu difotokopi.
                                           Kemudian ajukan fotokopian sertifikat rumah untuk diappraisal pihak Bank,
                                           Ajukan pinjaman ke Bank yang memberikan appraisal tertinggi,
                                           Kita anggap saja harga pasaran rumah tipe 36/91 std sekitar 50 juta, dan Bank X berani kasih
                                           harga tsb, maka kita sudah mendapatkan Bank yang dimaksud. Kalau tidak salah pihak Bank hanya akan
                                           memberikan pinjaman 80% dari harga rumah, jadi kredit yang cair sekitar Rp 40jt-an.
                                           ( dari sini kita sudah dapat duit lebih 5 juta )
                                         
                                        3. Ajukan pinjaman dengan jangka waktu lama dengan tujuan agar angsuran perbulannya kecil
                                            Hitung dulu cicilan pertahunnya dan hitung2 pula harga pasaran kontrakan rumah tipe tsb,
                                            Misalkan harga kontrakan rumah sekitar 500rb-an, dengan pinjaman sebesar 40jt, maka
                                            kalau pinjamannya selama 15 th, anggap saja cicilan perrbulan sekitar 400rb-an saja,
                                            Nah dari sini kita sudah mendapatkan penghasilan perbulan 100rb-an, dari selisih harga sewa kontrakan
                                            dikurangi biaya angsuran ke Bank.
                                          
                                        Seperti itulah gampangannya Pak, tetapi uraian saya diatas baru sebatas Teori,
                                        Biar kita lebih tahu tentunya ya harus Praktek. Apalagi Pak Haris bekerja di Bank, jadi Bpk lebih tahu
                                        dari saya untuk urusan dengan Bank.

                                        Selamat berPraktek
                                         
                                        Salam
                                         
                                        Yudi H
                                        yang lagi cari rumah murah untuk praktek :-)
                                         
                                         
                                         
                                        ~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~
                                        www.sni-dt88. com  -- Bisnis Sampingan, Modal Mini, Hasil Maxi --
                                        ~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~
                                         
                                         
                                        ----- Original Message -----
                                        Sent: Tuesday, July 31, 2007 9:46 PM
                                        Subject: RE: [SSR-Klub] Fwd : BELI RUMAH DAPAT DUIT




                                        Park yourself in front of a world of choices in alternative vehicles.
                                        Visit the Yahoo! Auto Green Center.

                                      • Hamdi Syukriwan
                                        Pak Budi, saya pernah ngalamin diterima di dua2-nya cuma, bank tersebut bertanya kepada saya apakah akan diteruskan atau tidak. Tapi dengan catatan kita terus
                                        Message 19 of 27 , Aug 2, 2007
                                        View Source
                                        • 0 Attachment
                                          Pak Budi,
                                          saya pernah ngalamin diterima di dua2-nya cuma, bank tersebut bertanya kepada saya apakah akan diteruskan atau tidak. Tapi dengan catatan kita terus terang ke mereka saya apply di dua bank. Jadi mereka juga udah antisipasi jika kita tidak jadi ambil.



                                          Yudi H <lcmlcdproc@...> wrote:
                                          Pak Budi,
                                          Persisnya saya belum tahu karena juga belum praktek,
                                          tapi menurut saya tidak masalah kalau misalkan kita batalkan,
                                          kita kan baru ajukan saja, belum terima dananya.
                                          Hanya saja kita perlu sedikit teknik waktu bilang untuk membatalkan
                                          pinjaman di Bank tersebut, biar pihak Bank tidak kecewa.
                                           
                                          Pak Budi Rahmat bisa kasih saran...?
                                           
                                          Thanks
                                           
                                          Yudi H
                                           
                                           
                                          ~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~
                                          Ingin punya Bisnis Sampingan... ?
                                          ~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~
                                          ----- Original Message -----
                                          Sent: Thursday, August 02, 2007 9:44 AM
                                          Subject: Re: [SSR-Klub] Fwd : BELI RUMAH DAPAT DUIT

                                          yth pak yudi h
                                           
                                          mohon pencerahan. apakah memungkinkan mengajukan permohonan ke bank dilakukan lebih dari satu bank? apakah tidak ada denda/sanksi, bila salah salah satunya kita batalkan?(apalagi sudah di setujui dua-duanya)

                                          ----- Original Message ----
                                          From: Yudi H <lcmlcdproc@casio. co.id>
                                          To: SSR-Klub@yahoogroup s.com
                                          Sent: Thursday, August 2, 2007 1:21:25 AM
                                          Subject: Re: [SSR-Klub] Fwd : BELI RUMAH DAPAT DUIT

                                          Dear Pak Haris, jawaban dari Bu Erlin mungkin bisa dijadikan acuan,
                                          meskipun saya sendiri kurang begitu paham, maklum saya juga masih pemula.
                                          Dan baru akan mempraktekkan ilmu dari Pak Jaya tsb.
                                           
                                          Menurut saya sebaiknya kita minta saja pihak Bank yang meng-appraisal harga rumah tersebut.
                                          Karena pihak Bank lebih tahu berapa harga jual yang pantas.
                                           
                                          Teori nya kalau dicontohkan,  gampangannya mungkin seperti ini :
                                           
                                          1. Cari rumah yang dijual murah
                                             Misal ada rumah dijual murah (taruhlah orangnya sangat butuh uang/kepepet) sehingga rumah tipe 36/91
                                             yang sudah lunas dan lengkap surat2nya dilego dengan harga Rp 35 jt-an.
                                           
                                          2. Pinjam sertifikat rumah tsb, lalu difotokopi.
                                             Kemudian ajukan fotokopian sertifikat rumah untuk diappraisal pihak Bank,
                                             Ajukan pinjaman ke Bank yang memberikan appraisal tertinggi,
                                             Kita anggap saja harga pasaran rumah tipe 36/91 std sekitar 50 juta, dan Bank X berani kasih
                                             harga tsb, maka kita sudah mendapatkan Bank yang dimaksud. Kalau tidak salah pihak Bank hanya akan
                                             memberikan pinjaman 80% dari harga rumah, jadi kredit yang cair sekitar Rp 40jt-an.
                                             ( dari sini kita sudah dapat duit lebih 5 juta )
                                           
                                          3. Ajukan pinjaman dengan jangka waktu lama dengan tujuan agar angsuran perbulannya kecil
                                              Hitung dulu cicilan pertahunnya dan hitung2 pula harga pasaran kontrakan rumah tipe tsb,
                                              Misalkan harga kontrakan rumah sekitar 500rb-an, dengan pinjaman sebesar 40jt, maka
                                              kalau pinjamannya selama 15 th, anggap saja cicilan perrbulan sekitar 400rb-an saja,
                                              Nah dari sini kita sudah mendapatkan penghasilan perbulan 100rb-an, dari selisih harga sewa kontrakan
                                              dikurangi biaya angsuran ke Bank.
                                            
                                          Seperti itulah gampangannya Pak, tetapi uraian saya diatas baru sebatas Teori,
                                          Biar kita lebih tahu tentunya ya harus Praktek. Apalagi Pak Haris bekerja di Bank, jadi Bpk lebih tahu
                                          dari saya untuk urusan dengan Bank.

                                          Selamat berPraktek
                                           
                                          Salam
                                           
                                          Yudi H
                                          yang lagi cari rumah murah untuk praktek :-)
                                           
                                           
                                           
                                          ~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~
                                          www.sni-dt88. com  -- Bisnis Sampingan, Modal Mini, Hasil Maxi --
                                          ~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~
                                           
                                           
                                          ----- Original Message -----
                                          Sent: Tuesday, July 31, 2007 9:46 PM
                                          Subject: RE: [SSR-Klub] Fwd : BELI RUMAH DAPAT DUIT




                                          Park yourself in front of a world of choices in alternative vehicles.
                                          Visit the Yahoo! Auto Green Center.



                                          .hamdi syukriwan.


                                          Take the Internet to Go: Yahoo!Go puts the Internet in your pocket: mail, news, photos & more.

                                        • widy_fl
                                          Tidak masalah bila anda mengajukan permohonan kredit ke lebih dari satu bank. Anda kan mencari bank yang produknya paling sesuai dengan kemampuan anda bukan.
                                          Message 20 of 27 , Aug 2, 2007
                                          View Source
                                          • 0 Attachment
                                            Tidak masalah bila anda mengajukan permohonan kredit ke lebih dari
                                            satu bank. Anda kan mencari bank yang produknya paling sesuai
                                            dengan kemampuan anda bukan. Anda pun boleh membatalkan walaupun
                                            bank sudah memberikan surat persetujuan kredit dan sudah anda
                                            tandatangani!. Pokoknya selama anda belum menandatangani Perjanjian
                                            Kredit (yang kemudian diikuti oleh pencairan dana) anda berhak
                                            membatalkan. Tidak ada biaya apapun yang akan dibebankan kepada
                                            anda. Bahkan dokument2 yang sdh diserahkan akan dikembalikan kepada
                                            anda (sebaiknya dokument yang diberikan selama pengajuan adalah
                                            fotocopy utamanya sertifikat. asli hanya diserahkan saat
                                            penandatangan Perjanjian Kredit)


                                            Salam

                                            Widi
                                            http://www.besmartwoman.com
                                            http://www.pulsaphone.com







                                            --- In SSR-Klub@yahoogroups.com, "Yudi H" <lcmlcdproc@...> wrote:
                                            >
                                            > Pak Budi,
                                            > Persisnya saya belum tahu karena juga belum praktek,
                                            > tapi menurut saya tidak masalah kalau misalkan kita batalkan,
                                            > kita kan baru ajukan saja, belum terima dananya.
                                            > Hanya saja kita perlu sedikit teknik waktu bilang untuk membatalkan
                                            > pinjaman di Bank tersebut, biar pihak Bank tidak kecewa.
                                            >
                                            > Pak Budi Rahmat bisa kasih saran...?
                                            >
                                            > Thanks
                                            >
                                            > Yudi H
                                            >
                                            >
                                            > ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
                                            > Ingin punya Bisnis Sampingan...?
                                            > Klik : www.sni-dt88.com
                                            > ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
                                            > ----- Original Message -----
                                            > From: budi herlambang
                                            > To: SSR-Klub@yahoogroups.com
                                            > Sent: Thursday, August 02, 2007 9:44 AM
                                            > Subject: Re: [SSR-Klub] Fwd : BELI RUMAH DAPAT DUIT
                                            >
                                            >
                                            >
                                            > yth pak yudi h
                                            >
                                            > mohon pencerahan. apakah memungkinkan mengajukan permohonan ke
                                            bank dilakukan lebih dari satu bank? apakah tidak ada denda/sanksi,
                                            bila salah salah satunya kita batalkan?(apalagi sudah di setujui dua-
                                            duanya)
                                            >
                                            >
                                            > ----- Original Message ----
                                            > From: Yudi H <lcmlcdproc@...>
                                            > To: SSR-Klub@yahoogroups.com
                                            > Sent: Thursday, August 2, 2007 1:21:25 AM
                                            > Subject: Re: [SSR-Klub] Fwd : BELI RUMAH DAPAT DUIT
                                            >
                                            >
                                            >
                                            > Dear Pak Haris, jawaban dari Bu Erlin mungkin bisa dijadikan
                                            acuan,
                                            > meskipun saya sendiri kurang begitu paham, maklum saya juga
                                            masih pemula.
                                            > Dan baru akan mempraktekkan ilmu dari Pak Jaya tsb.
                                            >
                                            > Menurut saya sebaiknya kita minta saja pihak Bank yang meng-
                                            appraisal harga rumah tersebut.
                                            > Karena pihak Bank lebih tahu berapa harga jual yang pantas.
                                            >
                                            > Teori nya kalau dicontohkan, gampangannya mungkin seperti ini :
                                            >
                                            > 1. Cari rumah yang dijual murah
                                            > Misal ada rumah dijual murah (taruhlah orangnya sangat butuh
                                            uang/kepepet) sehingga rumah tipe 36/91
                                            > yang sudah lunas dan lengkap surat2nya dilego dengan harga Rp
                                            35 jt-an.
                                            >
                                            > 2. Pinjam sertifikat rumah tsb, lalu difotokopi.
                                            > Kemudian ajukan fotokopian sertifikat rumah untuk diappraisal
                                            pihak Bank,
                                            > Ajukan pinjaman ke Bank yang memberikan appraisal tertinggi,
                                            > Kita anggap saja harga pasaran rumah tipe 36/91 std sekitar
                                            50 juta, dan Bank X berani kasih
                                            > harga tsb, maka kita sudah mendapatkan Bank yang dimaksud.
                                            Kalau tidak salah pihak Bank hanya akan
                                            > memberikan pinjaman 80% dari harga rumah, jadi kredit yang
                                            cair sekitar Rp 40jt-an.
                                            > ( dari sini kita sudah dapat duit lebih 5 juta )
                                            >
                                            > 3. Ajukan pinjaman dengan jangka waktu lama dengan tujuan agar
                                            angsuran perbulannya kecil
                                            > Hitung dulu cicilan pertahunnya dan hitung2 pula harga
                                            pasaran kontrakan rumah tipe tsb,
                                            > Misalkan harga kontrakan rumah sekitar 500rb-an, dengan
                                            pinjaman sebesar 40jt, maka
                                            > kalau pinjamannya selama 15 th, anggap saja cicilan
                                            perrbulan sekitar 400rb-an saja,
                                            > Nah dari sini kita sudah mendapatkan penghasilan perbulan
                                            100rb-an, dari selisih harga sewa kontrakan
                                            > dikurangi biaya angsuran ke Bank.
                                            >
                                            > Seperti itulah gampangannya Pak, tetapi uraian saya diatas baru
                                            sebatas Teori,
                                            > Biar kita lebih tahu tentunya ya harus Praktek. Apalagi Pak
                                            Haris bekerja di Bank, jadi Bpk lebih tahu
                                            > dari saya untuk urusan dengan Bank.
                                            >
                                            > Selamat berPraktek
                                            >
                                            > Salam
                                            >
                                            > Yudi H
                                            > yang lagi cari rumah murah untuk praktek :-)
                                            >
                                            >
                                            >
                                            > ~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~
                                            > www.sni-dt88. com -- Bisnis Sampingan, Modal Mini, Hasil Maxi --
                                            > ~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~
                                            >
                                            >
                                            > ----- Original Message -----
                                            > From: erliana halim
                                            > To: SSR-Klub@yahoogroup s.com
                                            > Sent: Tuesday, July 31, 2007 9:46 PM
                                            > Subject: RE: [SSR-Klub] Fwd : BELI RUMAH DAPAT DUIT
                                            >
                                            >
                                            >
                                            >
                                            >
                                            >
                                            > -------------------------------------------------------------------
                                            -----------
                                            > Park yourself in front of a world of choices in alternative
                                            vehicles.
                                            > Visit the Yahoo! Auto Green Center.
                                            >
                                          • Harry Purnomo
                                            Pak Yudi dan Pak Jaya, Mo tanya pak jenis pinjaman yang diajukan ke Bank apakah pinjaman KPR, modal kerja atau pinjaman apa..? lalu syarat2 yg harus dilengkapi
                                            Message 21 of 27 , Aug 21, 2007
                                            View Source
                                            • 0 Attachment
                                              Pak Yudi dan Pak Jaya,
                                              Mo tanya pak jenis pinjaman yang diajukan ke Bank
                                              apakah pinjaman KPR, modal kerja atau pinjaman apa..?
                                              lalu syarat2 yg harus dilengkapi apa saja selain
                                              photocopy sertifikat. gimana kasih keterangannya ke
                                              Bank u/memperoleh pinjaman agar kita tdk bayar DP
                                              malah dapat duit gitu lho pak..

                                              Terima kasih atas bantuannya.

                                              Salam,
                                              Harry P
                                              --- Yudi H <lcmlcdproc@...> wrote:

                                              >
                                              >
                                              > BELI RUMAH DAPAT DUIT !!
                                              >
                                              > oleh : Jaya SetiaBudi
                                              >
                                              > Coach E-Camp
                                              >
                                              >
                                              >
                                              >
                                              > Mungkin sebagian besar Anda tidak
                                              > percaya, masak sih, beli rumah bisa dapat duit.
                                              > Bukannya biasanya malah harus keluarin duit dulu?
                                              > Apalagi bagi Anda yang pernah beli rumah, bukankah
                                              > Anda harus membayar sejumlah uang untuk down payment
                                              > (DP)? Biasanya berkisar 20% sampai 30% dari total
                                              > harga rumah. Sudah begitu, rumahnya baru jadi 1
                                              > tahun kedepan. Saya juga dulunya gak percaya. Eh,
                                              > setelah mencoba sendiri dan emang bener dapet duit,
                                              > baru percaya!
                                              >
                                              >
                                              > 3 Macam Investasi Rumah
                                              >
                                              > Masih penasaran bagaimana bisa beli
                                              > rumah dapat duit? Sejenak kita telusuri dulu 3 macam
                                              > investasi. Yang pertama, saat kita beli belum
                                              > untung. Wajarnya kita harus mengeluarkan DP
                                              > (10%-30%). Hal ini biasanya berlaku untuk rumah
                                              > baru, yang seringkali belum jadi. Biasanya juga, si
                                              > penjual mengiming-iming, rumah itu akan naik
                                              > harganya tahun depan, karena lokasinya 'akan'
                                              > berkembang. Tidak ada salahnya asalkan apa yang
                                              > dijanjikan benar-benar ditepati. Kenyataannya banyak
                                              > pengembang yang over promised dengan gambar
                                              > desainnya yang wah, biasanya secara fisik didahului
                                              > dengan pembangunan 'gerbang/gapura' yang heboh,
                                              > seolah rugi deh kalo gak inves kesini.
                                              >
                                              > Model investasi yang kedua adalah saat
                                              > kita beli, tidak perlu mengeluarkan duit untuk DP.
                                              > Hal ini bisa terjadi jika nilai investasi rumah
                                              > tersebut lebih tinggi (saat anda membeli), paling
                                              > tidak 20 % diatas harga perkiraan bank. Misalnya,
                                              > harga jual rumah (yang ditawarkan penjual) 200 juta,
                                              > padahal harga penilaian bank sekitar 240 juta. Nah,
                                              > saat itu Anda bisa mendapatkan rumah tanpa DP.
                                              >
                                              > Model investasi yang ketiga adalah saat
                                              > kita beli rumah, kita dapat duit. Wuih, enak
                                              > tenaan.! Nah, rahasianya adalah di penilaian harga
                                              > rumah yang jauh lebih tinggi dibanding harga
                                              > jualnya. Mungkin Anda berfikir, mana ada yang mau
                                              > jual rumahnya dengan harga murah? Percaya atau
                                              > tidak, itulah kenyataan. Banyak orang yang 'terbelit
                                              > hutang', bosan atau alasan yang lain, sehingga mau
                                              > melepas rumahnya dengan cepat dan 'miring harganya'.
                                              >
                                              >
                                              > Bayar Cicilannya?
                                              >
                                              > Mungkin Anda mengejar saya,"Nyicilnya pake
                                              > apa?" Ya pake duitlah, masa pake godong (daun). Uang
                                              > cicilan bisa didapat dari sewa tempat, kos atau
                                              > dimanfaatkan untuk usaha. Syukur-syukur ada
                                              > kelebihan dari selisih sewa dikurang cicilan. Jika
                                              > impaspun, Anda tetap untung. Karena tahun-tahun
                                              > kedepan, biasanya nilai sewanya naik, sedangkan
                                              > cicilan akan tetap.
                                              >
                                              >
                                              >
                                              > Praktek Praktek Praktek
                                              >
                                              > Sebagai latihan, iseng-iseng dapat
                                              > rumah, di waktu senggang, carilah rumah-rumah (yang
                                              > sudah jadi) yang terpampang dijual. Hitunglah secara
                                              > kasar, harga tanahnya ditambah nilai bangunannya.
                                              > Jika cukup 'miring harganya', cobalah minta copy
                                              > sertifikatnya. Kemudian minta penilaian dari
                                              > beberapa bank. Carilah yang memberikan nilai
                                              > pinjaman tertinggi, dengan bunga yang wajar. Kalo
                                              > harga rumahnya terlalu murah, jangan ragu berikan
                                              > sedikit kelebihan uang dari bank kepada si pemilik
                                              > rumah. Siapa tahu dia sedang sangat membutuhkan.
                                              >
                                              > Jangan hanya percaya dengan perkataan
                                              > penjual tentang harga rumah, percayalah pada
                                              > penilaian bank, untuk berinvestasi rumah. Selamat
                                              > berinvestasi!
                                              >
                                              >
                                              >
                                              > .
                                              >
                                              >
                                              >
                                              >




                                              ____________________________________________________________________________________
                                              Choose the right car based on your needs. Check out Yahoo! Autos new Car Finder tool.
                                              http://autos.yahoo.com/carfinder/
                                            • Achay
                                              Perkenalkan Nama Saya Andi,mau nimbrung sedikit juga ya... Iya nih pak, saya juga sudah tanya2 ke beberapa bank, mereka semuanya mengharuskan adanya uang muka
                                              Message 22 of 27 , Aug 24, 2007
                                              View Source
                                              • 0 Attachment
                                                Perkenalkan Nama Saya Andi,mau nimbrung sedikit juga ya...
                                                Iya nih pak, saya juga sudah tanya2 ke beberapa bank, mereka semuanya mengharuskan adanya uang muka minimal 30% dari harga rumah yang akan dibeli,baik itu bank Syariah ataupun bank konvensional.
                                                mohon advisenya pak..
                                                Trims.
                                                Regards


                                                andi

                                                Harry Purnomo wrote:

                                                Pak Yudi dan Pak Jaya,
                                                Mo tanya pak jenis pinjaman yang diajukan ke Bank
                                                apakah pinjaman KPR, modal kerja atau pinjaman apa..?
                                                lalu syarat2 yg harus dilengkapi apa saja selain
                                                photocopy sertifikat. gimana kasih keterangannya ke
                                                Bank u/memperoleh pinjaman agar kita tdk bayar DP
                                                malah dapat duit gitu lho pak..

                                                Terima kasih atas bantuannya.

                                                Salam,
                                                Harry P
                                                --- Yudi H <lcmlcdproc@casio. co.id> wrote:

                                                >
                                                >
                                                > BELI RUMAH DAPAT DUIT !!
                                                >
                                                > oleh : Jaya SetiaBudi
                                                >
                                                > Coach E-Camp
                                                >
                                                >
                                                >
                                                >
                                                > Mungkin sebagian besar Anda tidak
                                                > percaya, masak sih, beli rumah bisa dapat duit.
                                                > Bukannya biasanya malah harus keluarin duit dulu?
                                                > Apalagi bagi Anda yang pernah beli rumah, bukankah
                                                > Anda harus membayar sejumlah uang untuk down payment
                                                > (DP)? Biasanya berkisar 20% sampai 30% dari total
                                                > harga rumah. Sudah begitu, rumahnya baru jadi 1
                                                > tahun kedepan. Saya juga dulunya gak percaya. Eh,
                                                > setelah mencoba sendiri dan emang bener dapet duit,
                                                > baru percaya!
                                                >
                                                >
                                                > 3 Macam Investasi Rumah
                                                >
                                                > Masih penasaran bagaimana bisa beli
                                                > rumah dapat duit? Sejenak kita telusuri dulu 3 macam
                                                > investasi. Yang pertama, saat kita beli belum
                                                > untung. Wajarnya kita harus mengeluarkan DP
                                                > (10%-30%). Hal ini biasanya berlaku untuk rumah
                                                > baru, yang seringkali belum jadi. Biasanya juga, si
                                                > penjual mengiming-iming, rumah itu akan naik
                                                > harganya tahun depan, karena lokasinya 'akan'
                                                > berkembang. Tidak ada salahnya asalkan apa yang
                                                > dijanjikan benar-benar ditepati. Kenyataannya banyak
                                                > pengembang yang over promised dengan gambar
                                                > desainnya yang wah, biasanya secara fisik didahului
                                                > dengan pembangunan 'gerbang/gapura' yang heboh,
                                                > seolah rugi deh kalo gak inves kesini.
                                                >
                                                > Model investasi yang kedua adalah saat
                                                > kita beli, tidak perlu mengeluarkan duit untuk DP.
                                                > Hal ini bisa terjadi jika nilai investasi rumah
                                                > tersebut lebih tinggi (saat anda membeli), paling
                                                > tidak 20 % diatas harga perkiraan bank. Misalnya,
                                                > harga jual rumah (yang ditawarkan penjual) 200 juta,
                                                > padahal harga penilaian bank sekitar 240 juta. Nah,
                                                > saat itu Anda bisa mendapatkan rumah tanpa DP.
                                                >
                                                > Model investasi yang ketiga adalah saat
                                                > kita beli rumah, kita dapat duit. Wuih, enak
                                                > tenaan.! Nah, rahasianya adalah di penilaian harga
                                                > rumah yang jauh lebih tinggi dibanding harga
                                                > jualnya. Mungkin Anda berfikir, mana ada yang mau
                                                > jual rumahnya dengan harga murah? Percaya atau
                                                > tidak, itulah kenyataan. Banyak orang yang 'terbelit
                                                > hutang', bosan atau alasan yang lain, sehingga mau
                                                > melepas rumahnya dengan cepat dan 'miring harganya'.
                                                >
                                                >
                                                > Bayar Cicilannya?
                                                >
                                                > Mungkin Anda mengejar saya,"Nyicilnya pake
                                                > apa?" Ya pake duitlah, masa pake godong (daun). Uang
                                                > cicilan bisa didapat dari sewa tempat, kos atau
                                                > dimanfaatkan untuk usaha. Syukur-syukur ada
                                                > kelebihan dari selisih sewa dikurang cicilan. Jika
                                                > impaspun, Anda tetap untung. Karena tahun-tahun
                                                > kedepan, biasanya nilai sewanya naik, sedangkan
                                                > cicilan akan tetap.
                                                >
                                                >
                                                >
                                                > Praktek Praktek Praktek
                                                >
                                                > Sebagai latihan, iseng-iseng dapat
                                                > rumah, di waktu senggang, carilah rumah-rumah (yang
                                                > sudah jadi) yang terpampang dijual. Hitunglah secara
                                                > kasar, harga tanahnya ditambah nilai bangunannya.
                                                > Jika cukup 'miring harganya', cobalah minta copy
                                                > sertifikatnya. Kemudian minta penilaian dari
                                                > beberapa bank. Carilah yang memberikan nilai
                                                > pinjaman tertinggi, dengan bunga yang wajar. Kalo
                                                > harga rumahnya terlalu murah, jangan ragu berikan
                                                > sedikit kelebihan uang dari bank kepada si pemilik
                                                > rumah. Siapa tahu dia sedang sangat membutuhkan.
                                                >
                                                > Jangan hanya percaya dengan perkataan
                                                > penjual tentang harga rumah, percayalah pada
                                                > penilaian bank, untuk berinvestasi rumah. Selamat
                                                > berinvestasi!
                                                >
                                                >
                                                >
                                                > .
                                                >
                                                >
                                                >
                                                >

                                                ____________ _________ _________ _________ _________ _________ _
                                                Choose the right car based on your needs. Check out Yahoo! Autos new Car Finder tool.
                                                http://autos. yahoo.com/ carfinder/

                                              • Yudi H
                                                Coba saja Bapak ajukan untuk biaya renovasi rumah, atau kalau Bapak punya usaha ajukan pinjaman modal kerja. Atau kalau ada pakai pinjaman KTA Syarat2nya
                                                Message 23 of 27 , Aug 31, 2007
                                                View Source
                                                • 0 Attachment
                                                  Coba saja Bapak ajukan untuk biaya renovasi rumah,
                                                  atau kalau Bapak punya usaha ajukan pinjaman modal kerja.
                                                  Atau kalau ada pakai pinjaman KTA
                                                   
                                                  Syarat2nya silahkan tanya ke Bank terkait.
                                                   
                                                  Yang penting, hitung cicilan Bank dengan biaya sewa rumah,
                                                  usahakan rumah yang dibeli bisa disewakan dengan nilai lebih besar dari cicilan
                                                  ke Bank.
                                                   
                                                  Semoga membantu
                                                   
                                                  Salam
                                                   
                                                  Yudi H
                                                   
                                                  www.sni-dt88.com  --- bisnis sampingan modal mini hasil maxi
                                                   
                                                   
                                                   
                                                  ----- Original Message -----
                                                  Sent: Wednesday, August 22, 2007 1:18 PM
                                                  Subject: Re: [SSR-Klub] Fwd : BELI RUMAH DAPAT DUIT

                                                  Pak Yudi dan Pak Jaya,
                                                  Mo tanya pak jenis pinjaman yang diajukan ke Bank
                                                  apakah pinjaman KPR, modal kerja atau pinjaman apa..?
                                                  lalu syarat2 yg harus dilengkapi apa saja selain
                                                  photocopy sertifikat. gimana kasih keterangannya ke
                                                  Bank u/memperoleh pinjaman agar kita tdk bayar DP
                                                  malah dapat duit gitu lho pak..

                                                  Terima kasih atas bantuannya.

                                                  Salam,
                                                  Harry P
                                                  --- Yudi H <lcmlcdproc@casio. co.id> wrote:

                                                  >
                                                  >
                                                  > BELI RUMAH DAPAT DUIT !!
                                                  >
                                                  > oleh : Jaya SetiaBudi
                                                  >
                                                  > Coach E-Camp
                                                  >
                                                  >
                                                  >
                                                  >
                                                  > Mungkin sebagian besar Anda tidak
                                                  > percaya, masak sih, beli rumah bisa dapat duit.
                                                  > Bukannya biasanya malah harus keluarin duit dulu?
                                                  > Apalagi bagi Anda yang pernah beli rumah, bukankah
                                                  > Anda harus membayar sejumlah uang untuk down payment
                                                  > (DP)? Biasanya berkisar 20% sampai 30% dari total
                                                  > harga rumah. Sudah begitu, rumahnya baru jadi 1
                                                  > tahun kedepan. Saya juga dulunya gak percaya. Eh,
                                                  > setelah mencoba sendiri dan emang bener dapet duit,
                                                  > baru percaya!
                                                  >
                                                  >
                                                  > 3 Macam Investasi Rumah
                                                  >
                                                  > Masih penasaran bagaimana bisa beli
                                                  > rumah dapat duit? Sejenak kita telusuri dulu 3 macam
                                                  > investasi. Yang pertama, saat kita beli belum
                                                  > untung. Wajarnya kita harus mengeluarkan DP
                                                  > (10%-30%). Hal ini biasanya berlaku untuk rumah
                                                  > baru, yang seringkali belum jadi. Biasanya juga, si
                                                  > penjual mengiming-iming, rumah itu akan naik
                                                  > harganya tahun depan, karena lokasinya 'akan'
                                                  > berkembang. Tidak ada salahnya asalkan apa yang
                                                  > dijanjikan benar-benar ditepati. Kenyataannya banyak
                                                  > pengembang yang over promised dengan gambar
                                                  > desainnya yang wah, biasanya secara fisik didahului
                                                  > dengan pembangunan 'gerbang/gapura' yang heboh,
                                                  > seolah rugi deh kalo gak inves kesini.
                                                  >
                                                  > Model investasi yang kedua adalah saat
                                                  > kita beli, tidak perlu mengeluarkan duit untuk DP.
                                                  > Hal ini bisa terjadi jika nilai investasi rumah
                                                  > tersebut lebih tinggi (saat anda membeli), paling
                                                  > tidak 20 % diatas harga perkiraan bank. Misalnya,
                                                  > harga jual rumah (yang ditawarkan penjual) 200 juta,
                                                  > padahal harga penilaian bank sekitar 240 juta. Nah,
                                                  > saat itu Anda bisa mendapatkan rumah tanpa DP.
                                                  >
                                                  > Model investasi yang ketiga adalah saat
                                                  > kita beli rumah, kita dapat duit. Wuih, enak
                                                  > tenaan.! Nah, rahasianya adalah di penilaian harga
                                                  > rumah yang jauh lebih tinggi dibanding harga
                                                  > jualnya. Mungkin Anda berfikir, mana ada yang mau
                                                  > jual rumahnya dengan harga murah? Percaya atau
                                                  > tidak, itulah kenyataan. Banyak orang yang 'terbelit
                                                  > hutang', bosan atau alasan yang lain, sehingga mau
                                                  > melepas rumahnya dengan cepat dan 'miring harganya'.
                                                  >
                                                  >
                                                  > Bayar Cicilannya?
                                                  >
                                                  > Mungkin Anda mengejar saya,"Nyicilnya pake
                                                  > apa?" Ya pake duitlah, masa pake godong (daun). Uang
                                                  > cicilan bisa didapat dari sewa tempat, kos atau
                                                  > dimanfaatkan untuk usaha. Syukur-syukur ada
                                                  > kelebihan dari selisih sewa dikurang cicilan. Jika
                                                  > impaspun, Anda tetap untung. Karena tahun-tahun
                                                  > kedepan, biasanya nilai sewanya naik, sedangkan
                                                  > cicilan akan tetap.
                                                  >
                                                  >
                                                  >
                                                  > Praktek Praktek Praktek
                                                  >
                                                  > Sebagai latihan, iseng-iseng dapat
                                                  > rumah, di waktu senggang, carilah rumah-rumah (yang
                                                  > sudah jadi) yang terpampang dijual. Hitunglah secara
                                                  > kasar, harga tanahnya ditambah nilai bangunannya.
                                                  > Jika cukup 'miring harganya', cobalah minta copy
                                                  > sertifikatnya. Kemudian minta penilaian dari
                                                  > beberapa bank. Carilah yang memberikan nilai
                                                  > pinjaman tertinggi, dengan bunga yang wajar. Kalo
                                                  > harga rumahnya terlalu murah, jangan ragu berikan
                                                  > sedikit kelebihan uang dari bank kepada si pemilik
                                                  > rumah. Siapa tahu dia sedang sangat membutuhkan.
                                                  >
                                                  > Jangan hanya percaya dengan perkataan
                                                  > penjual tentang harga rumah, percayalah pada
                                                  > penilaian bank, untuk berinvestasi rumah. Selamat
                                                  > berinvestasi!
                                                  >
                                                  >
                                                  >
                                                  > .
                                                  >
                                                  >
                                                  >
                                                  >

                                                  ____________ _________ _________ _________ _________ _________ _
                                                  Choose the right car based on your needs. Check out Yahoo! Autos new Car Finder tool.
                                                  http://autos. yahoo.com/ carfinder/

                                                • erliana halim
                                                  Dear Pak BUdi, PAk, tidak ada salahnya kita mengajukan ke beberapa bank, bahkan setelah di terima kita masih bisa menunggu bank lain yang mempunyai suku bunga
                                                  Message 24 of 27 , Sep 20, 2007
                                                  View Source
                                                  • 0 Attachment
                                                    Dear Pak BUdi,
                                                     
                                                    PAk, tidak ada salahnya kita mengajukan ke beberapa bank, bahkan setelah di terima kita masih bisa menunggu bank lain yang mempunyai suku bunga lebih rendah , permasalahannya, apakah penjual mau menunggu samapi kita dpt bank yg cocok dengan suku bunga terkecil yg menjadi pilihan kita ?
                                                     
                                                    Jadi kita harus take it mana yang paling cepat keluar saja. Oh ya pak, Bank BNI syariah sangat cepat proses dan bisa keluar dgn hasil yg cepat walaupun suku bunga flat sehingga jika di hitung efektif jauh lebih tinggi di bandingkan bunga efektif, tapi ya at least kita bisa KPR dan kalau punya rejeki banyak kan bisa pelunasan dipercepat pak. Oh ya BNI syariah walaupun kita bukan muslim juga bisa lo kpr disana lo.
                                                     
                                                    Ok pak budy, salam sukses ya untuk investasi investasinya :D
                                                     
                                                    Sincerely,
                                                    Erlin

                                                    budi herlambang <bd_herlambang@...> wrote:
                                                    yth pak yudi h
                                                     
                                                    mohon pencerahan. apakah memungkinkan mengajukan permohonan ke bank dilakukan lebih dari satu bank? apakah tidak ada denda/sanksi, bila salah salah satunya kita batalkan?(apalagi sudah di setujui dua-duanya)

                                                    ----- Original Message ----
                                                    From: Yudi H <lcmlcdproc@casio. co.id>
                                                    To: SSR-Klub@yahoogroup s.com
                                                    Sent: Thursday, August 2, 2007 1:21:25 AM
                                                    Subject: Re: [SSR-Klub] Fwd : BELI RUMAH DAPAT DUIT

                                                    Dear Pak Haris, jawaban dari Bu Erlin mungkin bisa dijadikan acuan,
                                                    meskipun saya sendiri kurang begitu paham, maklum saya juga masih pemula.
                                                    Dan baru akan mempraktekkan ilmu dari Pak Jaya tsb.
                                                     
                                                    Menurut saya sebaiknya kita minta saja pihak Bank yang meng-appraisal harga rumah tersebut.
                                                    Karena pihak Bank lebih tahu berapa harga jual yang pantas.
                                                     
                                                    Teori nya kalau dicontohkan,  gampangannya mungkin seperti ini :
                                                     
                                                    1. Cari rumah yang dijual murah
                                                       Misal ada rumah dijual murah (taruhlah orangnya sangat butuh uang/kepepet) sehingga rumah tipe 36/91
                                                       yang sudah lunas dan lengkap surat2nya dilego dengan harga Rp 35 jt-an.
                                                     
                                                    2. Pinjam sertifikat rumah tsb, lalu difotokopi.
                                                       Kemudian ajukan fotokopian sertifikat rumah untuk diappraisal pihak Bank,
                                                       Ajukan pinjaman ke Bank yang memberikan appraisal tertinggi,
                                                       Kita anggap saja harga pasaran rumah tipe 36/91 std sekitar 50 juta, dan Bank X berani kasih
                                                       harga tsb, maka kita sudah mendapatkan Bank yang dimaksud. Kalau tidak salah pihak Bank hanya akan
                                                       memberikan pinjaman 80% dari harga rumah, jadi kredit yang cair sekitar Rp 40jt-an.
                                                       ( dari sini kita sudah dapat duit lebih 5 juta )
                                                     
                                                    3. Ajukan pinjaman dengan jangka waktu lama dengan tujuan agar angsuran perbulannya kecil
                                                        Hitung dulu cicilan pertahunnya dan hitung2 pula harga pasaran kontrakan rumah tipe tsb,
                                                        Misalkan harga kontrakan rumah sekitar 500rb-an, dengan pinjaman sebesar 40jt, maka
                                                        kalau pinjamannya selama 15 th, anggap saja cicilan perrbulan sekitar 400rb-an saja,
                                                        Nah dari sini kita sudah mendapatkan penghasilan perbulan 100rb-an, dari selisih harga sewa kontrakan
                                                        dikurangi biaya angsuran ke Bank.
                                                      
                                                    Seperti itulah gampangannya Pak, tetapi uraian saya diatas baru sebatas Teori,
                                                    Biar kita lebih tahu tentunya ya harus Praktek. Apalagi Pak Haris bekerja di Bank, jadi Bpk lebih tahu
                                                    dari saya untuk urusan dengan Bank.

                                                    Selamat berPraktek
                                                     
                                                    Salam
                                                     
                                                    Yudi H
                                                    yang lagi cari rumah murah untuk praktek :-)
                                                     
                                                     
                                                     
                                                    ~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~
                                                    www.sni-dt88. com  -- Bisnis Sampingan, Modal Mini, Hasil Maxi --
                                                    ~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~
                                                     
                                                     
                                                    ----- Original Message -----
                                                    Sent: Tuesday, July 31, 2007 9:46 PM
                                                    Subject: RE: [SSR-Klub] Fwd : BELI RUMAH DAPAT DUIT




                                                    Park yourself in front of a world of choices in alternative vehicles.
                                                    Visit the Yahoo! Auto Green Center.


                                                    Be a better Globetrotter. Get better travel answers from someone who knows.
                                                    Yahoo! Answers - Check it out.

                                                  • Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.
                                                      Subject: Re: [SSR-Klub] Fwd : BELI RUMAH DAPAT DUIT 

                                                    Dear Pak Haris, jawaban dari Bu Erlin mungkin bisa dijadikan acuan,
                                                    meskipun saya sendiri kurang begitu paham, maklum saya juga masih pemula.
                                                    Dan baru akan mempraktekkan ilmu dari Pak Jaya tsb.
                                                     
                                                    Menurut saya sebaiknya kita minta saja pihak Bank yang meng-appraisal harga rumah tersebut.
                                                    Karena pihak Bank lebih tahu berapa harga jual yang pantas.
                                                     
                                                    Teori nya kalau dicontohkan,  gampangannya mungkin seperti ini :
                                                     
                                                    1. Cari rumah yang dijual murah
                                                       Misal ada rumah dijual murah (taruhlah orangnya sangat butuh uang/kepepet) sehingga rumah tipe 36/91
                                                       yang sudah lunas dan lengkap surat2nya dilego dengan harga Rp 35 jt-an.
                                                     
                                                    2. Pinjam sertifikat rumah tsb, lalu difotokopi.
                                                       Kemudian ajukan fotokopian sertifikat rumah untuk diappraisal pihak Bank,
                                                       Ajukan pinjaman ke Bank yang memberikan appraisal tertinggi,
                                                       Kita anggap saja harga pasaran rumah tipe 36/91 std sekitar 50 juta, dan Bank X berani kasih
                                                       harga tsb, maka kita sudah mendapatkan Bank yang dimaksud. Kalau tidak salah pihak Bank hanya akan
                                                       memberikan pinjaman 80% dari harga rumah, jadi kredit yang cair sekitar Rp 40jt-an.
                                                       ( dari sini kita sudah dapat duit lebih 5 juta )
                                                     
                                                    3. Ajukan pinjaman dengan jangka waktu lama dengan tujuan agar angsuran perbulannya kecil
                                                        Hitung dulu cicilan pertahunnya dan hitung2 pula harga pasaran kontrakan rumah tipe tsb,
                                                        Misalkan harga kontrakan rumah sekitar 500rb-an, dengan pinjaman sebesar 40jt, maka
                                                        kalau pinjamannya selama 15 th, anggap saja cicilan perrbulan sekitar 400rb-an saja,
                                                        Nah dari sini kita sudah mendapatkan penghasilan perbulan 100rb-an, dari selisih harga sewa kontrakan
                                                        dikurangi biaya angsuran ke Bank.
                                                      
                                                    Seperti itulah gampangannya Pak, tetapi uraian saya diatas baru sebatas Teori,
                                                    Biar kita lebih tahu tentunya ya harus Praktek. Apalagi Pak Haris bekerja di Bank, jadi Bpk lebih tahu
                                                    dari saya untuk urusan dengan Bank.

                                                    Selamat berPraktek
                                                     
                                                    Salam
                                                     
                                                    Yudi H
                                                    yang lagi cari rumah murah untuk praktek :-)
                                                     
                                                     
                                                     
                                                    ~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~
                                                    www.sni-dt88. com  -- Bisnis Sampingan, Modal Mini, Hasil Maxi --
                                                    ~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~
                                                     
                                                     
                                                    ----- Original Message -----
                                                    Sent: Tuesday, July 31, 2007 9:46 PM
                                                    Subject: RE: [SSR-Klub] Fwd : BELI RUMAH DAPAT DUIT