Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

RE: [SSR-Klub] Investasi di OPTION ???

Expand Messages
  • Kawi Santosa
    Biar saya yang mulai membagi duluan, karena tidak ada gunanya bila kita saling menyimpan keuntungan dan ilmu sendiri2. toh yang penting saling sharing khan?
    Message 1 of 18 , Apr 29, 2006
    • 0 Attachment
      Biar saya yang mulai membagi duluan, karena tidak ada gunanya bila kita saling menyimpan keuntungan dan ilmu sendiri2. toh yang penting saling sharing khan? (jadi inget pepatah 1 lidi terputuskan, banyak lidi tak terpatahkan =p)
       
      tgl 6-7 Mei ini, saya mengikuti pelatihan Peter Sufandri (OSITEK) mengenai OPTION. Biaya nya memang sangat mahal, tapi karena di rekomendasikan ama temen dan saya juga orangnya penasaran, maka saya ikut juga. Belum banyak info yang bisa saya beri, kecuali setelah saya selesai pelatihan ini.
      Salam.......


      Jullie W <gamestime2000@...> wrote:
      Pak Kawi, pengajar lokalnya siapa? Sebenarnya apa yang dijanjikan oleh para
      pengajar dengan income 3-8% per bulan itu bukan hal yang muluk. Karena emang
      daya ungkit dari investasi di option itu sangat tinggi, asal saja seperti
      yang telah di tulis oleh rekan2 SSR yang lain, kalau kita masuk pada saat
      yang tepat, stock option yang tepat, dll, maka profit yang kita dapatkan
      sangatlah luar biasa.

      Dari segi modal untuk investasi di option, tergantung dari strategy apa yang
      akan bp terapkan. Tergantung juga dari broker apa yang akan bp pakai. Krn
      beberapa broker mengenakan minimum account. Tp kita selalu punya alternatif,
      bp bisa sharing pool account dengan beberapa teman, jd dana investasi tidak
      terlalu besar.

      Semuanya pasti ada jalan, kalau kita emang mau berusaha :-)

      Buat rekan2 yang lain yang sudah aktif di option trading, boleh nih bikin
      group sharing. Setuju nga?

      Rgds


      How low will we go? Check out Yahoo! Messenger’s low PC-to-Phone call rates.

    • Jullie W
      Pak Anto, untuk dpt berinvestasi di option, harus membuka rekening di broker USA. Untuk broker optionsxpress, tidak ada minimum account, tp kalau transaksi
      Message 2 of 18 , Apr 29, 2006
      • 0 Attachment
        Pak Anto, untuk dpt berinvestasi di option, harus membuka rekening di broker
        USA. Untuk broker optionsxpress, tidak ada minimum account, tp kalau
        transaksi option, dikenakan biaya komisi yang lumayan besar, min $14.95
        (1-10 lot). Kalau interactivebrokers, untuk membuka account min $2000,
        untuk komisi transaksi option sangat murah $0.75 per lot.

        Untuk trading option, apa perlu ikut traning dulu? Tergantung sejauh apa
        pengetahuan bp terhadap pasar modal. Kalau bp sudah punya basic knowledge
        ttg saham/fx, saya rasa, tidak perlu. Bp bisa membaca buku2 option atau
        browsing di internet, terus sambil simulasi virtual trading, setelah
        hasilnya ok, baru deh go live (alias real trading). Atau kalau mau short
        cut, lgs ambil course option. Tapi dgn mengambil course option, bukan
        jaminan bp bisa lgs trading. Buat saya para pengajar hanya merupakan batu
        loncatan supaya bisa mengerti lebih cepat, sisanya harus dipelajari sendiri
        supaya berhasil di dunia investasi.

        Buat saya pribadi, yang namanya investasi, tetap harus di pelajari dan
        disimulasikan terlebih dahulu, setelah PD baru berinvestasi. Saya sendiri
        dulu setelah mengambil course option, nga lgs trading. Setelah dikutak kutik
        selama 6 bulan, baru berani simulasi, setelah 2 bulan simulasi, baru real
        trading. Untuk getting startednya yang lama. Kurang motivasi kali yaa :0
        Kebetulan dari proses simulasi ke real trading tidak terlalu lama, krn saya
        sudah mempunyai background di stock market. Untuk orang awam, mungkin lebih
        aman kalo simulasi sekitar 3-6 bulan sebelom real trading.

        Kebetulan saya menganut ajaran, "pendidikan adalah hal penting dalam
        berinvestasi". Jd sebelom bertempur lengkapi diri dgn pendidikan. Pendidikan
        bisa di dapat dgn belajar dr pengajar/orang yang sudah terjun dibidangnya
        ato belajar sendiri. Agar resiko bisa diminimalkan. Tanpa pendidikan
        terlebih dahulu, mungkin uang sekolah yang akan dibayarkan bisa lebih besar
        lagi.

        Bukan untuk menakut2i, mungkin pernah dengar orang awam bilang kalo
        investasi di saham/fx beresiko? atau si A jual rumah ato jual mobil ato jual
        apa keq, gara2 investasi di saham/fx? Menurut saya, sebagian dari orang2
        tersebut adalah berinvestasi tp tidak membekali diri mereka dgn pendidikan.
        Di option, resiko itu ada, contoh bp buka account usd2000, kalau mau hilang
        ya paling max usd2000, nga sampe jual ini itu. Kecuali uang yang di setor
        untuk membuka account adalah uang pinjaman. Satu lagi, sudah sering dibahas
        di milis ini, untuk investasi, haruslah uang yang nganggur, tidak akan
        mengganggu arus cashflow bulanan, min 6 bulan. Saya yakin koq banyak rekan
        milis SSR yang sudah pintar dlm financial planning :-) Kita sudah banyak
        dengar dari sharing pengalaman mereka. Kita tinggal memilah milah dan
        memilih yang terbaik yang sesuai dengan karakter investasi kita.

        >From: "yuwono anto" <adriyanto@...>
        >Reply-To: SSR-Klub@yahoogroups.com
        >To: SSR-Klub@yahoogroups.com
        >Subject: Re: [SSR-Klub] Investasi di OPTION ???
        >Date: Fri, 28 Apr 2006 23:01:53 +0700
        >
        >Dear All,
        >Thanks kepada rekan2 yg sudah memberikan sharing dan segala informasi
        >mengenai Options.....
        >Sekarang saya jadi lebih paham dan mengerti produk investasi ini.
        >Untuk Modal pertamanya kira2 berapa yaa?? dimana kita bisa mulai
        >bermain option ini dan apa harus ikut training dulu??? . Sorry
        >kebanyakan nanya nih ...maklum masih awam banget :-)
        >Terimakasih atas pencerahannya....
        >
        >Salam/Anto
        >
        >On 4/27/06, imam muttaqien <moemoet77@...> wrote:
        > > Dear Pak Anto,
        > > Saya sudah mengikuti pelatihan OPTION dengan salah satu pengajar lokal,
        > > satalah saya amati, OPTION lebih baik dari saham, karena saham yang
        >dibeli
        > > dengan kata lain bisa diasuransikan. Bagusnya lagi, kita bisa belajar
        > > Virtual trading dulu tanpa mengeluarkan uang. Jadi kita bisa benar-benar
        > > mempelajari lebih lanjut sebelum terjun dengan menggunakan dana kita
        > > sendiri.
        > >
        > > Kalau masalah Kemanan, saya menganalogikan dengan resiko. Segala bentuk
        > > investasi menurut saya ada resikonya, tergantung bagaimana kita bisa
        > > mempelajari resiko tersebut dan mengambil keuntungan dari situ.
        > >
        > > Jadi saya kembalikan ke pak Anto, saran saya ikuti pesan pak Kawi, toh
        > > pengajar tersebut menjanjikan money back guarantee. Setidaknya pak Anto
        > > mempunyai pandangan yang jelas mengenai OPTION tersebut.
        > >
        > > Mungkin ada tambahan lagi dari rekan-rekan yang lain.........
        > >
        > >
        > > Kawi Santosa <ancoll2001@...> wrote:
        > >
        > > Dear Pak Anto,
        > > Minggu depan saya ikutan pelatihan OPTION di salah satu pengajar lokal,
        > > biayanya 5.5 juta, duhhh memang mahal banget, tapi dia menjanjikan 3 - 8
        >%
        > > untuk saham blue chip, main di New York Trader. Memang saya juga ragu2
        >sih,
        > > dengan uang pelatihan saja sudah habis 5,5 juta belum dengan modal nya.
        >Tapi
        > > bisa minta balik bila hari pertama, kita tidak menyukai ajaran OPTION
        >ini.
        > > Baru 2 minggu lagi saya bisa kasih gambaran lebih jelas...
        > >
        > > Jullie W <gamestime2000@...> wrote:
        > >
        > > Pak Anto, kalo menurut saya, yang namanya investasi pasti ada risk and
        > > reward. Lain dengan menabung. Untuk invest di option, paling liquid
        >memang
        > > di market USA. Indonesia sudah ada option (opsi namanya), tp mungkin
        >masih
        > > kurang liquid dan baru beberapa perusahaan aja yang sudah ada.
        > >
        > > Investasi di option tidak seperti investasi di reksadana/saham.
        >Diperlukan
        > > pengetahuan yang lebih mendalam. Kalau investasi di saham, kita perlu
        > > memahami Technical Analyses (TA). Kalau di option, diperlukan lebih dari
        > > sekedar TA. Ada faktor2 lain yang harus di perhitungkan.
        > >
        > > Kalau bp ingin berinvestasi di option, saran saya, ikuti salah satu
        > > pendidikan yang sudah banyak di tawarkan. Pengajarnya ada yang dari luar
        >dan
        > > lokal. Tentu saja kalau pengajar luar, biayanya lebih mahal :-)
        > >
        > > Sayangnya para pengajar option, setahu saya kayaknya belom ada yang juga
        > > mengajarkan TA sebagai dasar. Mungkin david novav, tp itu sangat basic
        > > sekali. Sisanya, harus dipoles sendiri. Setelah pandai dengan seluk
        >beluk
        > > TA, barulah pelan2 belajar option dan mulai applikasi.
        > >
        > > Bedanya option dengan saham/forex, option relative lebih murah dibanding
        > > saham. Resiko lebih rendah daripada forex, karena tidak diperlukan
        >margin.
        > > Leverage yang tinggi.
        > >
        > > ok, itu input dari saya. Mungkin ada rekan lain yang ingin menambahkan,
        >atau
        > > masih ada yang kurang jelas.
        > >
        > >
        > >
        > >
        > >
        > >
        > > >From: "infico_jkt" <adriyanto@...>
        > > >Reply-To: SSR-Klub@yahoogroups.com
        > > >To: SSR-Klub@yahoogroups.com
        > > >Subject: [SSR-Klub] Investasi di OPTION ???
        > > >Date: Wed, 26 Apr 2006 11:06:42 -0000
        > > >
        > > >Rekan - rekan,
        > > > > Ada yang tahu dan pernah invest di OPTION ngak? Kira2 Aman ngak ya
        > > > > kita berinvestasi disana? Krn Katanya mainnya di saham2 yg ada di
        > > > > bursa Amerika ??? Mohon sharingnya ....
        > > > >
        > > >Thanks/ Anto
        > > >
        > > >
        > > >
        > > >
        > > >
        > > >
        > > >
        > >
        > >
        > >
        > >
        > >
        > >
        > > ________________________________
        > > Love cheap thrills? Enjoy PC-to-Phone calls to 30+ countries for just
        > > 2��?min with Yahoo! Messenger with Voice.
        > >
        > >
        > >
        > > ________________________________
        > > New Yahoo! Messenger with Voice. Call regular phones from your PC and
        >save
        > > big.
        > >
        > >
        > > ________________________________
        > > Yahoo! Messenger with Voice. Make PC-to-Phone Calls to the US (and 30+
        > > countries) for 2?min or less.
        > >
        > >
        > > ____________________________________
        > >
        > > Kunjungi www.perencanakeuangan.com
        > > ____________________________________
        > >
        > >
        > > ________________________________
        > > YAHOO! GROUPS LINKS
        > >
        > > Visit your group "SSR-Klub" on the web.
        > >
        > > To unsubscribe from this group, send an email to:
        > > SSR-Klub-unsubscribe@yahoogroups.com
        > >
        > > Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
        > > To unsubscribe from this group, send an email to:
        > > SSR-Klub-unsubscribe@yahoogroups.com
        > >
        > > Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
        > > Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
        > > ________________________________
        > >
        > >
        > >
        > >
        > >
        > >
        >
        >
      • imam muttaqien
        Yang saya tahu option bisa dilakukan dengan dana mulai us$ 1.000, tapi saya kurang menganjurkan untuk dana segitu, saran saya minimal US$ 3.000, karena untuk
        Message 3 of 18 , May 1, 2006
        • 0 Attachment
          Yang saya tahu option bisa dilakukan dengan dana mulai us$ 1.000, tapi saya kurang menganjurkan untuk dana segitu, saran saya minimal US$ 3.000, karena untuk mengantisipasi kerugian di saham yang lain, dengan dana sebesar itu, Anda dapat membeli 3 Option dari sektor yang berbeda jadi apabila salah satunya jatuh, maka masih ada 2 lagi yang bisa meminimalisir kerugiannya.

          Untuk bermain option, bisa coba website www.optionsxpress.com, disitu ada mode virtual tradingnya, lumayan untuk latihan dulu sebelum menggunakan modal sebenarnya.

          Saran saya, pak anto mengikuti trainingnya terlebih dahulu, karena dalam Option ada 27 macam strategi, sehingga pada saat trading nanti pak anto mengetahui apa yang harus dilakukan dalam menghadapi trend marketnya.

          mungkin dari yang lain ada tambahan??

          yuwono anto <adriyanto@...> wrote:
          Dear All,
          > Thanks kepada rekan2 yg sudah memberikan  sharing dan segala informasi
          > mengenai Options.....
          > Sekarang saya jadi lebih paham dan mengerti produk investasi ini.
          > Untuk Modal pertamanya kira2 berapa  yaa?? dimana kita bisa mulai
          > bermain option ini dan apa harus ikut training dulu??? . Sorry
          > kebanyakan nanya nih ...maklum masih awam banget :-)
          > Terimakasih atas pencerahannya....
          > Salam/Anto


          On 4/26/06, infico_jkt <adriyanto@...> wrote:
          > Rekan - rekan,
          > > Ada yang tahu dan pernah  invest di OPTION ngak? Kira2 Aman ngak ya
          > > kita berinvestasi disana? Krn Katanya mainnya di saham2 yg ada di
          > > bursa Amerika ??? Mohon sharingnya ....
          > >
          > Thanks/ Anto
          >
          >
          >
          >
          >
          >
          >
          >
          >
          > ____________________________________
          >
          > Kunjungi www.perencanakeuangan.com
          > ____________________________________
          > Yahoo! Groups Links
          >
          >
          >
          >
          >
          >
          >
          >




          Get amazing travel prices for air and hotel in one click on Yahoo! FareChase


          Yahoo! Messenger with Voice. Make PC-to-Phone Calls to the US (and 30+ countries) for 2¢/min or less.

        • imam muttaqien
          Saya ingin menambahkan, Saya juga pernah ikut training Peter Sufandri, disana banyak ilmu-ilmu mengenai option yang sangat berguna. karena saya pribadi
          Message 4 of 18 , May 2, 2006
          • 0 Attachment
            Saya ingin menambahkan,

            Saya juga pernah ikut training Peter Sufandri, disana banyak ilmu-ilmu mengenai option yang sangat berguna. karena saya pribadi orangnya benar-benar ingin tahu medan dulu sebelum berperang, disana tidak hanya diajarkan mengenai strateginya saja, tetapi cara buka account, transfer uang, dan menikmati hasil dari option tersebut.

            Karena yang saya tahu, apabila mengikuti training di LN, hanya diajarkan strateginya saja, tidak dengan cara buka accountnya.... Maklum, bahasa inggris saya pas-pasan :-)

            Lalu, yang saya tahu lagi Peter Sufandri Mengadakan Live Trading mengenai Options setiap hari rabu, seminggu sekali, jadi walaupun training tersebut sudah selesai, kita bisa terus konsultasi dengan Peter tersebut.

            Mungkin pengalaman saya mengenai training seperti itu, semoga bermanfaat....

            Kawi Santosa <ancoll2001@...> wrote:
            Biar saya yang mulai membagi duluan, karena tidak ada gunanya bila kita saling menyimpan keuntungan dan ilmu sendiri2. toh yang penting saling sharing khan? (jadi inget pepatah 1 lidi terputuskan, banyak lidi tak terpatahkan =p)
             
            tgl 6-7 Mei ini, saya mengikuti pelatihan Peter Sufandri (OSITEK) mengenai OPTION. Biaya nya memang sangat mahal, tapi karena di rekomendasikan ama temen dan saya juga orangnya penasaran, maka saya ikut juga. Belum banyak info yang bisa saya beri, kecuali setelah saya selesai pelatihan ini.
            Salam.......




            Blab-away for as little as 1¢/min. Make PC-to-Phone Calls using Yahoo! Messenger with Voice.

          • Djoni Gunawan
            Ada pepatah: lebih besar pasak daripada tiang.... lebih besar pengeluaran daripada pemasukan.. namun bisa juga berarti lebih besar nafsu daripada kemampuan....
            Message 5 of 18 , May 2, 2006
            • 0 Attachment
              Ada pepatah: lebih besar pasak daripada tiang.... lebih besar
              pengeluaran daripada pemasukan.. namun bisa juga berarti lebih besar
              nafsu daripada kemampuan....
              Di instrumen investasi manapun (harap bedakan investasi dengan tabungan
              seperti: deposito) rugi atau menangnya kita tergantung pada diri kita
              masing masing. Beda dengan option, bila kita bermain saham sesuai dengan
              modal kita maka kekalahan kita tidak akan sebesar modal kita (kecuali
              perusahaannya tutup). Apalagi bila anda bermain di saham blue chip
              seperti Telkom, Indosat maupun Bank Mandiri. Kerugian yang anda derita
              dari penurunan saham tidak akan sampai membuat modal anda menjadi nol.
              Yang perlu dipertimbangkan dalam bermain option adalah:
              1. PENGETAHUAN
              Option belum ada di Indonesia dan belum familiar dipraktekkan di sini.
              Bila anda bermain option, berarti anda harus membuka rekening di luar
              negeri seperti Singapura maupun AS. Sebelum anda menguasai option, anda
              juga perlu mempelajari karakter dari saham-saham yang dicatatkan di luar
              negeri. Jadi ada dua hal yang anda perlu pelajari yaitu: karakter saham
              yang anda ingin beli optionnya, dan karakter dari option itu sendiri. (2
              ways to go in one shot).
              Faktor-faktor yang mempengaruhi turun naiknya harga saham sendiri
              meliputi: faktor internal dan eksternal. Internal seperti laporan
              keuangan perusahaan yang bersangkutan, isu akuisisi atau takeover,
              pergantian pemegang saham dan direksi dll. Faktor eksternal meliputi:
              harga minyak bumi, kenaikan harga bahan baku, konflik sosial dsb.
              Dan ingat, faktor faktor tersebut anda harus selalu pantau sebelum
              memutuskan untuk membeli saham perusahaan tersebut.
              (Oppsss.... saya lupa juga faktor bahwa saham yang anda beli adalah
              saham perusahaan asing, yang mana anda tidak bisa memantaunya setiap waktu)
              Pusing? belum cukup itu saja.. anda juga harus mempelajari 49 taktik
              bermain option. Satu bulan rasanya belum cukup. karena saya pribadi
              sampai sekarang masih belajar bermain saham di DALAM NEGERI walau sudah
              10 tahun bekerja di pasar modal.
              2. NILAI TUKAR
              Anda bermain dengan mata uang USD atau Singapore Dollar. Bila anda
              untung 10% dari permainan option, tapi rupiah menguat 15%, apakah anda
              tetap untung? Selain anda memiliki pengetahuan atas perusahaan asing,
              strategi bermain option, anda juga harus memahami pergerakan nilai tukar.


              Jual beli rumah dan gadai barang untuk bermain saham bersifat kasuistis.
              Jangan digeneralisasi. Kembali ke kontrol diri. Salah bila anda
              mengatakan kalau main option kalau rugi hanya sebatas modal dan tidak
              perlu sampai jual barang (???) Are you sureee???
              Orang yang sudah kalap akan melakukan apa saja untuk mengembalikan
              modalnya yang hilang. Yang salah kontrol diri orang itu, bukan jenis
              investasinya. Sepanjang anda punya kontrol diri dan disiplin, niscaya
              kerugian sebesar modal pun tidak akan pernah alami di bursa saham.

              Beberapa halyang perlu dipertimbangkan dalam bermain saham:
              1. JANGAN PERNAH MEMAKAI MARJIN
              bermain sesuai dengan kemampuan.
              2. BATASI TARGET INVESTASI
              sebelum bermain saham, anda harus mentargetkan return yang ingin anda
              peroleh. Bila saham anda sudah mencapai kenaikan 20%, langsung jual
              tanpa perlu di pikir dua kali. Jangan menjadi serakah akan keuntungan
              yang lebih besar.
              3. BATASI JENIS SAHAM
              untuk pemula, anda beli hanya saham saham blue chip saja untuk membatasi
              resiko. Niscaya, kerugian yang anda alami tidak akan sampai membuaat
              anda kehilangan modal (sungguh, saya tidak pernah hilang modal koq waktu
              main saham.. di option, bisa hilang semua kan modal saya? tinggi sekali
              yah resikonya)

              selamat bagi anda yang mendapat keuntungan dari option. Tapi satu hal
              yang perlu diingat, option adalah produk derivatif dari saham. Anda
              tidak bisa mengatakan produk derivatif itu resikonya lebih rendah dari
              saham. Anda tanya ke pakar keuangan manapun, mereka akan mengatakan
              bahwa produk derivatif itu jauh lebih berisiko dari produk dasarnya.
              Jadi, lucu sekali kalau bila ada orang yang sampai jual rumah untuk
              bermain saham, dia tiidak melakukanhal yang sama juga untuk bermain option.
              Apakah anda pernah berpikir: kenapa orang-orang asing itu datang ke
              Indonesia dan mengajarkan soal option kepada masyarakat kita yang masih
              deposito-minded? Option berkembang di negara dimana masyarakatnya sudah
              capital-market minded. Ibarat sekolah, anda baru masuk SMA, bila sudah
              lulus SMP. Kita ini masih SD (deposito-minded) belum SMP (Capital-market
              minded). So, kenapa kita selalu jadi korban orang-orang asing dengan
              instrumen investasi mereka yang kompleks itu ? Saya bukan xenophobia,
              namun banyak orang kita yang lebih mendengar bila orang asing yang
              berbicara (mental orang jajahan mungkin?) ketimbang orang kita sendiri.
              Jadi, alangkah baiknya bila masyarakat kita diedukasi dulu ttg pasar
              modal ketimbang diajarkan hal-hal yang kompleks seperti option dan
              produk derivatif lainnya.

              demikian penjelasan saya... maaf bila ada perkataan yang menyinggung

              > Pak Anto, untuk dpt berinvestasi di option, harus membuka rekening di broker
              > USA. Untuk broker optionsxpress, tidak ada minimum account, tp kalau
              > transaksi option, dikenakan biaya komisi yang lumayan besar, min $14.95
              > (1-10 lot). Kalau interactivebrokers, untuk membuka account min $2000,
              > untuk komisi transaksi option sangat murah $0.75 per lot.
              >
              > Untuk trading option, apa perlu ikut traning dulu? Tergantung sejauh apa
              > pengetahuan bp terhadap pasar modal. Kalau bp sudah punya basic knowledge
              > ttg saham/fx, saya rasa, tidak perlu. Bp bisa membaca buku2 option atau
              > browsing di internet, terus sambil simulasi virtual trading, setelah
              > hasilnya ok, baru deh go live (alias real trading). Atau kalau mau short
              > cut, lgs ambil course option. Tapi dgn mengambil course option, bukan
              > jaminan bp bisa lgs trading. Buat saya para pengajar hanya merupakan batu
              > loncatan supaya bisa mengerti lebih cepat, sisanya harus dipelajari sendiri
              > supaya berhasil di dunia investasi.
              >
              > Buat saya pribadi, yang namanya investasi, tetap harus di pelajari dan
              > disimulasikan terlebih dahulu, setelah PD baru berinvestasi. Saya sendiri
              > dulu setelah mengambil course option, nga lgs trading. Setelah dikutak kutik
              > selama 6 bulan, baru berani simulasi, setelah 2 bulan simulasi, baru real
              > trading. Untuk getting startednya yang lama. Kurang motivasi kali yaa :0
              > Kebetulan dari proses simulasi ke real trading tidak terlalu lama, krn saya
              > sudah mempunyai background di stock market. Untuk orang awam, mungkin lebih
              > aman kalo simulasi sekitar 3-6 bulan sebelom real trading.
              >
              > Kebetulan saya menganut ajaran, "pendidikan adalah hal penting dalam
              > berinvestasi". Jd sebelom bertempur lengkapi diri dgn pendidikan. Pendidikan
              > bisa di dapat dgn belajar dr pengajar/orang yang sudah terjun dibidangnya
              > ato belajar sendiri. Agar resiko bisa diminimalkan. Tanpa pendidikan
              > terlebih dahulu, mungkin uang sekolah yang akan dibayarkan bisa lebih besar
              > lagi.
              >
              > Bukan untuk menakut2i, mungkin pernah dengar orang awam bilang kalo
              > investasi di saham/fx beresiko? atau si A jual rumah ato jual mobil ato jual
              > apa keq, gara2 investasi di saham/fx? Menurut saya, sebagian dari orang2
              > tersebut adalah berinvestasi tp tidak membekali diri mereka dgn pendidikan.
              > Di option, resiko itu ada, contoh bp buka account usd2000, kalau mau hilang
              > ya paling max usd2000, nga sampe jual ini itu. Kecuali uang yang di setor
              > untuk membuka account adalah uang pinjaman. Satu lagi, sudah sering dibahas
              > di milis ini, untuk investasi, haruslah uang yang nganggur, tidak akan
              > mengganggu arus cashflow bulanan, min 6 bulan. Saya yakin koq banyak rekan
              > milis SSR yang sudah pintar dlm financial planning :-) Kita sudah banyak
              > dengar dari sharing pengalaman mereka. Kita tinggal memilah milah dan
              > memilih yang terbaik yang sesuai dengan karakter investasi kita.
              >
              >
              >> From: "yuwono anto" <adriyanto@...>
              >> Reply-To: SSR-Klub@yahoogroups.com
              >> To: SSR-Klub@yahoogroups.com
              >> Subject: Re: [SSR-Klub] Investasi di OPTION ???
              >> Date: Fri, 28 Apr 2006 23:01:53 +0700
              >>
              >> Dear All,
              >> Thanks kepada rekan2 yg sudah memberikan sharing dan segala informasi
              >> mengenai Options.....
              >> Sekarang saya jadi lebih paham dan mengerti produk investasi ini.
              >> Untuk Modal pertamanya kira2 berapa yaa?? dimana kita bisa mulai
              >> bermain option ini dan apa harus ikut training dulu??? . Sorry
              >> kebanyakan nanya nih ...maklum masih awam banget :-)
              >> Terimakasih atas pencerahannya....
              >>
              >> Salam/Anto
              >>
              >> On 4/27/06, imam muttaqien <moemoet77@...> wrote:
              >>
              >>> Dear Pak Anto,
              >>> Saya sudah mengikuti pelatihan OPTION dengan salah satu pengajar lokal,
              >>> satalah saya amati, OPTION lebih baik dari saham, karena saham yang
              >>>
              >> dibeli
              >>
              >>> dengan kata lain bisa diasuransikan. Bagusnya lagi, kita bisa belajar
              >>> Virtual trading dulu tanpa mengeluarkan uang. Jadi kita bisa benar-benar
              >>> mempelajari lebih lanjut sebelum terjun dengan menggunakan dana kita
              >>> sendiri.
              >>>
              >>> Kalau masalah Kemanan, saya menganalogikan dengan resiko. Segala bentuk
              >>> investasi menurut saya ada resikonya, tergantung bagaimana kita bisa
              >>> mempelajari resiko tersebut dan mengambil keuntungan dari situ.
              >>>
              >>> Jadi saya kembalikan ke pak Anto, saran saya ikuti pesan pak Kawi, toh
              >>> pengajar tersebut menjanjikan money back guarantee. Setidaknya pak Anto
              >>> mempunyai pandangan yang jelas mengenai OPTION tersebut.
              >>>
              >>> Mungkin ada tambahan lagi dari rekan-rekan yang lain.........
              >>>
              >>>
              >>> Kawi Santosa <ancoll2001@...> wrote:
              >>>
              >>> Dear Pak Anto,
              >>> Minggu depan saya ikutan pelatihan OPTION di salah satu pengajar lokal,
              >>> biayanya 5.5 juta, duhhh memang mahal banget, tapi dia menjanjikan 3 - 8
              >>>
              >> %
              >>
              >>> untuk saham blue chip, main di New York Trader. Memang saya juga ragu2
              >>>
              >> sih,
              >>
              >>> dengan uang pelatihan saja sudah habis 5,5 juta belum dengan modal nya.
              >>>
              >> Tapi
              >>
              >>> bisa minta balik bila hari pertama, kita tidak menyukai ajaran OPTION
              >>>
              >> ini.
              >>
              >>> Baru 2 minggu lagi saya bisa kasih gambaran lebih jelas...
              >>>
              >>> Jullie W <gamestime2000@...> wrote:
              >>>
              >>> Pak Anto, kalo menurut saya, yang namanya investasi pasti ada risk and
              >>> reward. Lain dengan menabung. Untuk invest di option, paling liquid
              >>>
              >> memang
              >>
              >>> di market USA. Indonesia sudah ada option (opsi namanya), tp mungkin
              >>>
              >> masih
              >>
              >>> kurang liquid dan baru beberapa perusahaan aja yang sudah ada.
              >>>
              >>> Investasi di option tidak seperti investasi di reksadana/saham.
              >>>
              >> Diperlukan
              >>
              >>> pengetahuan yang lebih mendalam. Kalau investasi di saham, kita perlu
              >>> memahami Technical Analyses (TA). Kalau di option, diperlukan lebih dari
              >>> sekedar TA. Ada faktor2 lain yang harus di perhitungkan.
              >>>
              >>> Kalau bp ingin berinvestasi di option, saran saya, ikuti salah satu
              >>> pendidikan yang sudah banyak di tawarkan. Pengajarnya ada yang dari luar
              >>>
              >> dan
              >>
              >>> lokal. Tentu saja kalau pengajar luar, biayanya lebih mahal :-)
              >>>
              >>> Sayangnya para pengajar option, setahu saya kayaknya belom ada yang juga
              >>> mengajarkan TA sebagai dasar. Mungkin david novav, tp itu sangat basic
              >>> sekali. Sisanya, harus dipoles sendiri. Setelah pandai dengan seluk
              >>>
              >> beluk
              >>
              >>> TA, barulah pelan2 belajar option dan mulai applikasi.
              >>>
              >>> Bedanya option dengan saham/forex, option relative lebih murah dibanding
              >>> saham. Resiko lebih rendah daripada forex, karena tidak diperlukan
              >>>
              >> margin.
              >>
              >>> Leverage yang tinggi.
              >>>
              >>> ok, itu input dari saya. Mungkin ada rekan lain yang ingin menambahkan,
              >>>
              >> atau
              >>
              >>> masih ada yang kurang jelas.
              >>>
              >>>
              >>>
              >>>
              >>>
              >>>
              >>>
              >>>> From: "infico_jkt" <adriyanto@...>
              >>>> Reply-To: SSR-Klub@yahoogroups.com
              >>>> To: SSR-Klub@yahoogroups.com
              >>>> Subject: [SSR-Klub] Investasi di OPTION ???
              >>>> Date: Wed, 26 Apr 2006 11:06:42 -0000
              >>>>
              >>>> Rekan - rekan,
              >>>>
              >>>>> Ada yang tahu dan pernah invest di OPTION ngak? Kira2 Aman ngak ya
              >>>>> kita berinvestasi disana? Krn Katanya mainnya di saham2 yg ada di
              >>>>> bursa Amerika ??? Mohon sharingnya ....
              >>>>>
              >>>>>
              >>>> Thanks/ Anto
              >>>>
              >>>>
              >>>>
              >>>>
              >>>>
              >>>>
              >>>>
              >>>>
              >>>
              >>>
              >>>
              >>>
              >>> ________________________________
              >>> Love cheap thrills? Enjoy PC-to-Phone calls to 30+ countries for just
              >>> 2ï¿?min with Yahoo! Messenger with Voice.
              >>>
              >>>
              >>>
              >>> ________________________________
              >>> New Yahoo! Messenger with Voice. Call regular phones from your PC and
              >>>
              >> save
              >>
              >>> big.
              >>>
              >>>
              >>> ________________________________
              >>> Yahoo! Messenger with Voice. Make PC-to-Phone Calls to the US (and 30+
              >>> countries) for 2?min or less.
              >>>
              >>>
              >>> ____________________________________
              >>>
              >>> Kunjungi www.perencanakeuangan.com
              >>> ____________________________________
              >>>
              >>>
              >>> ________________________________
              >>> YAHOO! GROUPS LINKS
              >>>
              >>> Visit your group "SSR-Klub" on the web.
              >>>
              >>> To unsubscribe from this group, send an email to:
              >>> SSR-Klub-unsubscribe@yahoogroups.com
              >>>
              >>> Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
              >>> To unsubscribe from this group, send an email to:
              >>> SSR-Klub-unsubscribe@yahoogroups.com
              >>>
              >>> Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
              >>> Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
              >>> ________________________________
              >>>
              >>>
              >>>
              >>>
              >>>
              >>>
              >>>
              >>
              >
              >
              >
              >
              >
              >
              > ____________________________________
              >
              > Kunjungi www.perencanakeuangan.com
              > ____________________________________
              > Yahoo! Groups Links
              >
              >
              >
              >
              >
              >
              >
              >
              >
            • Michael Slamet
              Pak Djoni Gunawan, Salut dengan Bapak. Tulisan Bapak berbobot dan menurut saya sangat masuk akal. btw, apakah disini ada member yg aktif bermain saham (selain
              Message 6 of 18 , May 3, 2006
              • 0 Attachment
                Pak Djoni Gunawan,

                Salut dengan Bapak. Tulisan Bapak berbobot dan menurut saya sangat masuk akal.

                btw, apakah disini ada member yg aktif bermain saham (selain Pak Djoni)? Mungkin bisa berbagi pengalaman :-)

                MS.

                On 5/3/06, Djoni Gunawan <djoni.gunawan@...> wrote:
                Ada pepatah: lebih besar pasak daripada tiang.... lebih besar
                pengeluaran daripada pemasukan.. namun bisa juga berarti lebih besar
                nafsu daripada kemampuan....
                Di instrumen investasi manapun (harap bedakan investasi dengan tabungan
                seperti: deposito) rugi atau menangnya kita tergantung pada diri kita
                masing masing. Beda dengan option, bila kita bermain saham sesuai dengan
                modal kita maka kekalahan kita tidak akan sebesar modal kita (kecuali
                perusahaannya tutup). Apalagi bila anda bermain di saham blue chip
                seperti Telkom, Indosat maupun Bank Mandiri. Kerugian yang anda derita
                dari penurunan saham tidak akan sampai membuat modal anda menjadi nol.
                Yang perlu dipertimbangkan dalam bermain option adalah:
                1. PENGETAHUAN
                Option belum ada di Indonesia dan belum familiar dipraktekkan di sini.
                Bila anda bermain option, berarti anda harus membuka rekening di luar
                negeri seperti Singapura maupun AS. Sebelum anda menguasai option, anda
                juga perlu mempelajari karakter dari saham-saham yang dicatatkan di luar
                negeri. Jadi ada dua hal yang anda perlu pelajari yaitu: karakter saham
                yang anda ingin beli optionnya, dan karakter dari option itu sendiri. (2
                ways to go in one shot).
                Faktor-faktor yang mempengaruhi turun naiknya harga saham sendiri
                meliputi: faktor internal dan eksternal. Internal seperti laporan
                keuangan perusahaan yang bersangkutan, isu akuisisi atau takeover,
                pergantian pemegang saham dan direksi dll. Faktor eksternal meliputi:
                harga minyak bumi, kenaikan harga bahan baku, konflik sosial dsb.
                Dan ingat, faktor faktor tersebut anda harus selalu pantau sebelum
                memutuskan untuk membeli saham perusahaan tersebut.
                (Oppsss.... saya lupa juga faktor bahwa saham yang anda beli adalah
                saham perusahaan asing, yang mana anda tidak bisa memantaunya setiap waktu)
                Pusing? belum cukup itu saja.. anda juga harus mempelajari 49 taktik
                bermain option. Satu bulan rasanya belum cukup. karena saya pribadi
                sampai sekarang masih belajar bermain saham di DALAM NEGERI walau sudah
                10 tahun bekerja di pasar modal.
                2. NILAI TUKAR
                Anda bermain dengan mata uang USD atau Singapore Dollar. Bila anda
                untung 10% dari permainan option, tapi rupiah menguat 15%, apakah anda
                tetap untung? Selain anda memiliki pengetahuan atas perusahaan asing,
                strategi bermain option, anda juga harus memahami pergerakan nilai tukar.


                Jual beli rumah dan gadai barang untuk bermain saham bersifat kasuistis.
                Jangan digeneralisasi. Kembali ke kontrol diri. Salah bila anda
                mengatakan kalau main option kalau rugi hanya sebatas modal dan tidak
                perlu sampai jual barang (???) Are you sureee???
                Orang yang sudah kalap akan melakukan apa saja untuk mengembalikan
                modalnya yang hilang. Yang salah kontrol diri orang itu, bukan jenis
                investasinya. Sepanjang anda punya kontrol diri dan disiplin, niscaya
                kerugian sebesar modal pun tidak akan pernah alami di bursa saham.

                Beberapa halyang perlu dipertimbangkan dalam bermain saham:
                1. JANGAN PERNAH MEMAKAI MARJIN
                bermain sesuai dengan kemampuan.
                2. BATASI TARGET INVESTASI
                sebelum bermain saham, anda harus mentargetkan return yang ingin anda
                peroleh. Bila saham anda sudah mencapai kenaikan 20%, langsung jual
                tanpa perlu di pikir dua kali. Jangan menjadi serakah akan keuntungan
                yang lebih besar.
                3. BATASI JENIS SAHAM
                untuk pemula, anda beli hanya saham saham blue chip saja untuk membatasi
                resiko. Niscaya, kerugian yang anda alami tidak akan sampai membuaat
                anda kehilangan modal (sungguh, saya tidak pernah hilang modal koq waktu
                main saham.. di option, bisa hilang semua kan modal saya? tinggi sekali
                yah resikonya)

                selamat bagi anda yang mendapat keuntungan dari option. Tapi satu hal
                yang perlu diingat, option adalah produk derivatif dari saham. Anda
                tidak bisa mengatakan produk derivatif itu resikonya lebih rendah dari
                saham. Anda tanya ke pakar keuangan manapun, mereka akan mengatakan
                bahwa produk derivatif itu jauh lebih berisiko dari produk dasarnya.
                Jadi, lucu sekali kalau bila ada orang yang sampai jual rumah untuk
                bermain saham, dia tiidak melakukanhal yang sama juga untuk bermain option.
                Apakah anda pernah berpikir: kenapa orang-orang asing itu datang ke
                Indonesia dan mengajarkan soal option kepada masyarakat kita yang masih
                deposito-minded? Option berkembang di negara dimana masyarakatnya sudah
                capital-market minded. Ibarat sekolah, anda baru masuk SMA, bila sudah
                lulus SMP. Kita ini masih SD (deposito-minded) belum SMP (Capital-market
                minded). So, kenapa kita selalu jadi korban orang-orang asing dengan
                instrumen investasi mereka yang kompleks itu ? Saya bukan xenophobia,
                namun banyak orang kita yang lebih mendengar bila orang asing yang
                berbicara (mental orang jajahan mungkin?) ketimbang orang kita sendiri.
                Jadi, alangkah baiknya bila masyarakat kita diedukasi dulu ttg pasar
                modal ketimbang diajarkan hal-hal yang kompleks seperti option dan
                produk derivatif lainnya.

                demikian penjelasan saya... maaf bila ada perkataan yang menyinggung


              • Juliana
                Pak Djoni, benar apa yang dikatakan bp, untuk bisa berhasil di dunia investasi, apalagi produk2 saham/fx/option atau apalah, faktor pyschology memegang peranan
                Message 7 of 18 , May 3, 2006
                • 0 Attachment
                  Pak Djoni, benar apa yang dikatakan bp, untuk bisa berhasil di dunia investasi, apalagi produk2 saham/fx/option atau apalah, faktor pyschology memegang peranan yang besar. Kalau trading itu sebegitu mudah, tiap orang nga usah kerja donk, tinggal trading stock/fx/etc, uang mengalir dengan mudah. Semua orang dengan mudah bisa menjadi kaya. Tingkat kemiskinan bisa di perkecil. Tapi karena ada faktor pyschology, namanya juga manusia, ada human errornya, biasanya orang2 sebut dengan faktor greed (keserakahan) and fear (ketakutan). Selain itu, faktor2 lain seperti money management dan disiplin diri, juga ikut pegang peranan. Kalau semua faktor2 tsb sudah bisa di lawan, saya percaya ROI yang dihasilkan pasti memuaskan. Sayangnya, untuk melawan faktor2 tersebut, kita musti berperang dengan diri sendiri. Itu yang berat. Saya akui, sebelom saya menghasilkan profit, saya sudah jatuh bangun, mulai dari yang namanya loss krn kesalahan serakah, atau krn ketakutan ato krn tidak disiplin atau melanggar money management, wah pokoknya komplit deh. Tapi setelah belajar dari pengalaman tsb, skrg saya sudah agak bisa mengkontrol diri, belom 100% sih, namanya juga saya masih manusia :-)  pengennya sih bikin robot :-) biar nga ada emosi yang terlibat.
                   
                  Mungkin di penjelasan saya sebelomnya, ada sedikit misunderstanding. Untuk pemain saham lokal, benar, batas kerugian tidak akan pernah bisa lebih besar dari modal. Krn di indonesia tidak boleh trading saham dengan sistem margin. Tapi kalo di luar negeri, kayaknya bisa beli stock dengan menyetor 50% dari harga saham. Saya juga kurang paham detail, krn saya tidak pernah beli stock di USA. Saya hanya trading stock option.
                   
                  Lebih specifik sebenernya yang bisa rugi lebih dari modal adalah fx/future index. Krn mereka menggunakan margin. Ini mengcover pasar lokal dan luar negeri. Contoh di fx margin yang di perlukan misalnya usd100, kalo ternyata posisi kita berlawanan dengan pergerakan pasar dan kita tidak disiplin cut loss, actual loss bisa lebih dari usd100. Kalau di option, nga usah cut loss pun, batas kerugian hanya usd100. Kalo di saham usd100 akan hilang, hanya jika saham itu menjadi 0.
                   
                  Sebenarnya knp saya lebih suka option dibanding instrumen lain, krn 3 faktor. Modal cukup kecil, dan resiko bisa di batasi, tapi return bisa besar. Contoh perbandingan option dengan saham:
                  dulu wkt saya beli stock option microsoft waktu harga sahamnya masih $24 - option pricenya usd 0.15
                  Dari segi modal, kalau saya beli saham, saya harus mengeluarkan uang sebesar usd2400 ($24 X 100 lembar X 1 lot)
                  Untuk option, saya hanya mengeluarkan uang usd15 ($0.15 X 100 lembar X 1 lot)
                  Saya jual option saya, wkt stock microsoft di harga $27, option saya harganya $0.65
                  Hitung menghitung ROI, dari option lebih besar, dengan wkt investasi yang sama.
                  ROI Saham = 2700-2400 = 300/2400 = 12.5%
                  ROI option = 65-15 = 50/15 = 333%
                  Hasil komparasi ini, option mempunyai leverage yang tinggi. Fx/future juga leveragenya tinggi, tapi harus dibatasi dengan cut loss kalau tidak mau modal sampe habis. Di option, kalau saya sampai lupa saya punya option dan harga ternyata bergerak berlawanan dengan saya, maka kerugian saya di option microsoft di atas hanya sebatas usd15. Oh ya, saya juga suka dengan investasi 2 arah. Alias kalo harga saham sudah tinggi, saya bisa beli put optionnya untuk mendapatkan profit kalau harga bergerak turun. Kalau di saham lokal, kayaknya nga boleh short selling deh. Kecuali bertransaksi di saham luar negeri.
                   
                  Pak Djoni, banyaknya strategy di option, nga usah dipikirin. Saya hanya memakai 2 strategy, dulu sih 4, tp hasilnya nga bagus, jd saya pilih yang paling saya suka. Krn stock di US kan banyak, kalau mau yang bluechip, paling nga ada 500 perusahaan, pilih aja stock yang sesuai dengan strategy yang paling enak buat kita. Masa nga ketemu sih. Kalau mau 500 perusahaan di masukin pd saat yang bersamaan, wah bisa pusing monitorinnya, lagian modal juga musti gede kalii yeee... Saya lebih suka yang simple2 aja. Mau orang lain ribetnya kayak apa, terserah deh. Saya juga nga monitor tiap hari koq, kecuali kalo lagi masuk posisi. Itu juga monitor paling cuma liat 5 menit doank. Abis itu tutup komputer. Kecuali kalo lagi mau pilih stock apa, nah itu bisa 30 menit. Cuma tiap pribadi emang lain sih, tergantung karakter masing2, ada teman saya yang tiap detik musti liatin pergerakan harga. Semalam nga tidur... wualah, yang ada badan jd rusak.
                   
                  Instrumen investasi itu seperti pekerjaan. Kalau saya cocok di investasi stock option, bukan berarti semua orang juga musti cocok. Kasian instrument yang lain donk, jd sepi peminat :-) Begitu juga pekerjaan, kalau saya suka dengan pekerjaan accountant, bukan berarti semua orang musti jd accountant. Yang pasti pilih instrument investasi yang sesuai dengan risk and reward dan karakter personality kita. Semuanya baik koq, mau reksadana/unitlink/fx/stock/etc deh....
                   
                  Oh ya, kabar yang beredar di luaran emang produk derivatif lebih resiko di banding produk asal. Tapi benar apa tidaknya, tergantung dari sudut mana kita melihat. Buat saya, asal resiko loss bisa dibatasi, resiko itu masih bisa di terima. Bbrp teman saya yang bekerja di bank yg kmdn mengikuti course option, pernah berkomentar bahwa bbrp produk yang mereka jual ke nasabah, ternyata di investasikan di option. Mereka menggunakan istilah lain sbg kamuflase.  Kebayang nga sih kalau customer tau dananya di perdagangkan di instrument derivative? Seberapa banyak nasabah yang percaya untuk taro di instrument itu? Mungkin nga bank itu berinvestasi di instrument yang berbahaya? Kalau nti loss, cara gantiin duit nasabahnya gimana? Di USA sendiri, option itu sebenarnya alat hedging terhadap produk asal. Sebelumnya, instrument ini hanya di pakai oleh institusi. Di amerika pamor option baru naik sekitar 10 thn yang lalu. Skrg tiap thnnya volume transaksi option semakin bertambah, dengan terbukanya mata investor. Option bukan lagi exclusive buat institusi. Masyarakat amerika suka sekali berinvestasi di saham, akan ttp pd saat crisis ekonomi di thn 90'an, banyak orang yang bankrupt karena asset saham mereka menjadi negative. Saya lebih suka menggunakan istilah net asset/wealth. Knp net wealth mereka berkurang? Krn mereka tidak melakukan hedging ato proteksi terhadap penurunan harga stock yang dimiliki. Andai mereka melakukan proteksi dengan option, net wealth mereka tidak akan berkurang banyak. Kalau market turun, stock mereka emang berkurang valuenya, tp antisipasi option mereka bertambah in value, jd seimbang. Kalau ternyata market naik, mereka mendapatkan income tambahan tiap bulannya, nga cuma nungguin dividend aja.    
                   
                  Pak Djoni, para pengajar luar negeri berbondong2 ke indonesia, saya liatnya sebagai pasar yang menjanjikan. Knp? bayangin penduduk indonesia berapa ratus juta? Andai 1% aja mau belajar dengan mereka, jumlahnya udah berapa orang?  Terus di kali dengan biaya course, berapa penghasilan dari seminar yang mereka adakan? Kalo di hitung pake kalkulator, pasti mengiurkan. Kadang saya juga berpikir sih, apa benar mereka kaya krn investasi di option ato krn menyelenggarakan seminar? Tp pertanyaan ini hanya tuhan yang bisa menjawab :-)
                   
                  wah, udahan dulu deh sharing saya, nti kepanjangan n bikin bosen lagi.... have a good day.
                   
                  ----- Original Message -----
                  Sent: Wednesday, May 03, 2006 11:43 AM
                  Subject: Re: [SSR-Klub] Investasi di OPTION ???

                  Ada pepatah: lebih besar pasak daripada tiang.... lebih besar
                  pengeluaran daripada pemasukan.. namun bisa juga berarti lebih besar
                  nafsu daripada kemampuan....
                  Di instrumen investasi manapun (harap bedakan investasi dengan tabungan
                  seperti: deposito) rugi atau menangnya kita tergantung pada diri kita
                  masing masing. Beda dengan option, bila kita bermain saham sesuai dengan
                  modal kita maka kekalahan kita tidak akan sebesar modal kita (kecuali
                  perusahaannya tutup). Apalagi bila anda bermain di saham blue chip
                  seperti Telkom, Indosat maupun Bank Mandiri. Kerugian yang anda derita
                  dari penurunan saham tidak akan sampai membuat modal anda menjadi nol.
                  Yang perlu dipertimbangkan dalam bermain option adalah:
                  1. PENGETAHUAN
                  Option belum ada di Indonesia dan belum familiar dipraktekkan di sini.
                  Bila anda bermain option, berarti anda harus membuka rekening di luar
                  negeri seperti Singapura maupun AS. Sebelum anda menguasai option, anda
                  juga perlu mempelajari karakter dari saham-saham yang dicatatkan di luar
                  negeri. Jadi ada dua hal yang anda perlu pelajari yaitu: karakter saham
                  yang anda ingin beli optionnya, dan karakter dari option itu sendiri. (2
                  ways to go in one shot).
                  Faktor-faktor yang mempengaruhi turun naiknya harga saham sendiri
                  meliputi: faktor internal dan eksternal. Internal seperti laporan
                  keuangan perusahaan yang bersangkutan, isu akuisisi atau takeover,
                  pergantian pemegang saham dan direksi dll. Faktor eksternal meliputi:
                  harga minyak bumi, kenaikan harga bahan baku, konflik sosial dsb.
                  Dan ingat, faktor faktor tersebut anda harus selalu pantau sebelum
                  memutuskan untuk membeli saham perusahaan tersebut.
                  (Oppsss.... saya lupa juga faktor bahwa saham yang anda beli adalah
                  saham perusahaan asing, yang mana anda tidak bisa memantaunya setiap waktu)
                  Pusing? belum cukup itu saja.. anda juga harus mempelajari 49 taktik
                  bermain option. Satu bulan rasanya belum cukup. karena saya pribadi
                  sampai sekarang masih belajar bermain saham di DALAM NEGERI walau sudah
                  10 tahun bekerja di pasar modal.
                  2. NILAI TUKAR
                  Anda bermain dengan mata uang USD atau Singapore Dollar. Bila anda
                  untung 10% dari permainan option, tapi rupiah menguat 15%, apakah anda
                  tetap untung? Selain anda memiliki pengetahuan atas perusahaan asing,
                  strategi bermain option, anda juga harus memahami pergerakan nilai tukar.


                  Jual beli rumah dan gadai barang untuk bermain saham bersifat kasuistis.
                  Jangan digeneralisasi. Kembali ke kontrol diri. Salah bila anda
                  mengatakan kalau main option kalau rugi hanya sebatas modal dan tidak
                  perlu sampai jual barang (???) Are you sureee???
                  Orang yang sudah kalap akan melakukan apa saja untuk mengembalikan
                  modalnya yang hilang. Yang salah kontrol diri orang itu, bukan jenis
                  investasinya. Sepanjang anda punya kontrol diri dan disiplin, niscaya
                  kerugian sebesar modal pun tidak akan pernah alami di bursa saham.

                  Beberapa halyang perlu dipertimbangkan dalam bermain saham:
                  1. JANGAN PERNAH MEMAKAI MARJIN
                  bermain sesuai dengan kemampuan.
                  2. BATASI TARGET INVESTASI
                  sebelum bermain saham, anda harus mentargetkan return yang ingin anda
                  peroleh. Bila saham anda sudah mencapai kenaikan 20%, langsung jual
                  tanpa perlu di pikir dua kali. Jangan menjadi serakah akan keuntungan
                  yang lebih besar.
                  3. BATASI JENIS SAHAM
                  untuk pemula, anda beli hanya saham saham blue chip saja untuk membatasi
                  resiko. Niscaya, kerugian yang anda alami tidak akan sampai membuaat
                  anda kehilangan modal (sungguh, saya tidak pernah hilang modal koq waktu
                  main saham.. di option, bisa hilang semua kan modal saya? tinggi sekali
                  yah resikonya)

                  selamat bagi anda yang mendapat keuntungan dari option. Tapi satu hal
                  yang perlu diingat, option adalah produk derivatif dari saham. Anda
                  tidak bisa mengatakan produk derivatif itu resikonya lebih rendah dari
                  saham. Anda tanya ke pakar keuangan manapun, mereka akan mengatakan
                  bahwa produk derivatif itu jauh lebih berisiko dari produk dasarnya.
                  Jadi, lucu sekali kalau bila ada orang yang sampai jual rumah untuk
                  bermain saham, dia tiidak melakukanhal yang sama juga untuk bermain option.
                  Apakah anda pernah berpikir: kenapa orang-orang asing itu datang ke
                  Indonesia dan mengajarkan soal option kepada masyarakat kita yang masih
                  deposito-minded? Option berkembang di negara dimana masyarakatnya sudah
                  capital-market minded. Ibarat sekolah, anda baru masuk SMA, bila sudah
                  lulus SMP. Kita ini masih SD (deposito-minded) belum SMP (Capital-market
                  minded). So, kenapa kita selalu jadi korban orang-orang asing dengan
                  instrumen investasi mereka yang kompleks itu ? Saya bukan xenophobia,
                  namun banyak orang kita yang lebih mendengar bila orang asing yang
                  berbicara (mental orang jajahan mungkin?) ketimbang orang kita sendiri.
                  Jadi, alangkah baiknya bila masyarakat kita diedukasi dulu ttg pasar
                  modal ketimbang diajarkan hal-hal yang kompleks seperti option dan
                  produk derivatif lainnya.

                  demikian penjelasan saya... maaf bila ada perkataan yang menyinggung

                  > Pak Anto, untuk dpt berinvestasi di option, harus membuka rekening di broker
                  > USA. Untuk broker optionsxpress, tidak ada minimum account, tp kalau
                  > transaksi option, dikenakan biaya komisi yang lumayan besar, min $14.95
                  > (1-10 lot).  Kalau interactivebrokers, untuk membuka account min $2000,
                  > untuk komisi transaksi option sangat murah $0.75 per lot.
                  >
                  > Untuk trading option, apa perlu ikut traning dulu? Tergantung sejauh apa
                  > pengetahuan bp terhadap pasar modal. Kalau bp sudah punya basic knowledge
                  > ttg saham/fx, saya rasa, tidak perlu. Bp bisa membaca buku2 option atau
                  > browsing di internet, terus sambil simulasi virtual trading, setelah
                  > hasilnya ok, baru deh go live (alias real trading).  Atau kalau mau short
                  > cut, lgs ambil course option. Tapi dgn mengambil course option, bukan
                  > jaminan bp bisa lgs trading. Buat saya para pengajar hanya merupakan batu
                  > loncatan supaya bisa mengerti lebih cepat, sisanya harus dipelajari sendiri
                  > supaya berhasil di dunia investasi.
                  >
                  > Buat saya pribadi, yang namanya investasi, tetap harus di pelajari dan
                  > disimulasikan terlebih dahulu, setelah PD baru berinvestasi. Saya sendiri
                  > dulu setelah mengambil course option, nga lgs trading. Setelah dikutak kutik
                  > selama 6 bulan, baru berani simulasi, setelah 2 bulan simulasi, baru real
                  > trading. Untuk getting startednya yang lama. Kurang motivasi kali yaa :0
                  > Kebetulan dari proses simulasi ke real trading tidak terlalu lama, krn saya
                  > sudah mempunyai background di stock market. Untuk orang awam, mungkin lebih
                  > aman kalo simulasi sekitar 3-6 bulan sebelom real trading.
                  >
                  > Kebetulan saya menganut ajaran, "pendidikan adalah hal penting dalam
                  > berinvestasi". Jd sebelom bertempur lengkapi diri dgn pendidikan. Pendidikan
                  > bisa di dapat dgn belajar dr pengajar/orang yang sudah terjun dibidangnya
                  > ato belajar sendiri. Agar resiko bisa diminimalkan. Tanpa pendidikan
                  > terlebih dahulu, mungkin uang sekolah yang akan dibayarkan bisa lebih besar
                  > lagi.
                  >
                  > Bukan untuk menakut2i, mungkin pernah dengar orang awam bilang kalo
                  > investasi di saham/fx beresiko? atau si A jual rumah ato jual mobil ato jual
                  > apa keq, gara2 investasi di saham/fx? Menurut saya, sebagian dari orang2
                  > tersebut adalah berinvestasi tp tidak membekali diri mereka dgn pendidikan.
                  > Di option, resiko itu ada, contoh bp buka account usd2000, kalau mau hilang
                  > ya paling max usd2000, nga sampe jual ini itu. Kecuali uang yang di setor
                  > untuk membuka account adalah uang pinjaman. Satu lagi, sudah sering dibahas
                  > di milis ini, untuk investasi, haruslah uang yang nganggur, tidak akan
                  > mengganggu arus cashflow bulanan, min 6 bulan. Saya yakin koq banyak rekan
                  > milis SSR yang sudah pintar dlm financial planning :-) Kita sudah banyak
                  > dengar dari sharing pengalaman mereka. Kita tinggal memilah milah dan
                  > memilih yang terbaik yang sesuai dengan karakter investasi kita.
                  >
                  >  
                  >> From: "yuwono anto" <adriyanto@...>
                  >> Reply-To: SSR-Klub@yahoogroups.com
                  >> To: SSR-Klub@yahoogroups.com
                  >> Subject: Re: [SSR-Klub] Investasi di OPTION ???
                  >> Date: Fri, 28 Apr 2006 23:01:53 +0700
                  >>
                  >> Dear All,
                  >> Thanks kepada rekan2 yg sudah memberikan  sharing dan segala informasi
                  >> mengenai Options.....
                  >> Sekarang saya jadi lebih paham dan mengerti produk investasi ini.
                  >> Untuk Modal pertamanya kira2 berapa  yaa?? dimana kita bisa mulai
                  >> bermain option ini dan apa harus ikut training dulu??? . Sorry
                  >> kebanyakan nanya nih ...maklum masih awam banget :-)
                  >> Terimakasih atas pencerahannya....
                  >>
                  >> Salam/Anto
                  >>
                  >> On 4/27/06, imam muttaqien <moemoet77@...> wrote:
                  >>    
                  >>> Dear Pak Anto,
                  >>> Saya sudah mengikuti pelatihan OPTION dengan salah satu pengajar lokal,
                  >>> satalah saya amati, OPTION lebih baik dari saham, karena saham yang
                  >>>      
                  >> dibeli
                  >>    
                  >>> dengan kata lain bisa diasuransikan. Bagusnya lagi, kita bisa belajar
                  >>> Virtual trading dulu tanpa mengeluarkan uang. Jadi kita bisa benar-benar
                  >>> mempelajari lebih lanjut sebelum terjun dengan menggunakan dana kita
                  >>> sendiri.
                  >>>
                  >>> Kalau masalah Kemanan, saya menganalogikan dengan resiko. Segala bentuk
                  >>> investasi menurut saya ada resikonya, tergantung bagaimana kita bisa
                  >>> mempelajari resiko tersebut dan mengambil keuntungan dari situ.
                  >>>
                  >>> Jadi saya kembalikan ke pak Anto, saran saya ikuti pesan pak Kawi, toh
                  >>> pengajar tersebut menjanjikan money back guarantee. Setidaknya pak Anto
                  >>> mempunyai pandangan yang jelas mengenai OPTION tersebut.
                  >>>
                  >>> Mungkin ada tambahan lagi dari rekan-rekan yang lain.........
                  >>>
                  >>>
                  >>> Kawi Santosa <ancoll2001@...> wrote:
                  >>>
                  >>> Dear Pak Anto,
                  >>> Minggu depan saya ikutan pelatihan OPTION di salah satu pengajar lokal,
                  >>> biayanya 5.5 juta, duhhh memang mahal banget, tapi dia menjanjikan 3 - 8
                  >>>      
                  >> %
                  >>    
                  >>> untuk saham blue chip, main di New York Trader. Memang saya juga ragu2
                  >>>      
                  >> sih,
                  >>    
                  >>> dengan uang pelatihan saja sudah habis 5,5 juta belum dengan modal nya.
                  >>>      
                  >> Tapi
                  >>    
                  >>> bisa minta balik bila hari pertama, kita tidak menyukai ajaran OPTION
                  >>>      
                  >> ini.
                  >>    
                  >>> Baru 2 minggu lagi saya bisa kasih gambaran lebih jelas...
                  >>>
                  >>> Jullie W <gamestime2000@...> wrote:
                  >>>
                  >>> Pak Anto, kalo menurut saya, yang namanya investasi pasti ada risk and
                  >>> reward. Lain dengan menabung. Untuk invest di option, paling liquid
                  >>>      
                  >> memang
                  >>    
                  >>> di market USA. Indonesia sudah ada option (opsi namanya), tp mungkin
                  >>>      
                  >> masih
                  >>    
                  >>> kurang liquid dan baru beberapa perusahaan aja yang sudah ada.
                  >>>
                  >>> Investasi di option tidak seperti investasi di reksadana/saham.
                  >>>      
                  >> Diperlukan
                  >>    
                  >>> pengetahuan yang lebih mendalam. Kalau investasi di saham, kita perlu
                  >>> memahami Technical Analyses (TA). Kalau di option, diperlukan lebih dari
                  >>> sekedar TA. Ada faktor2 lain yang harus di perhitungkan.
                  >>>
                  >>> Kalau bp ingin berinvestasi di option, saran saya, ikuti salah satu
                  >>> pendidikan yang sudah banyak di tawarkan. Pengajarnya ada yang dari luar
                  >>>      
                  >> dan
                  >>    
                  >>> lokal. Tentu saja kalau pengajar luar, biayanya lebih mahal :-)
                  >>>
                  >>> Sayangnya para pengajar option, setahu saya kayaknya belom ada yang juga
                  >>> mengajarkan TA sebagai dasar. Mungkin david novav, tp itu sangat basic
                  >>> sekali. Sisanya, harus dipoles sendiri. Setelah pandai dengan seluk
                  >>>      
                  >> beluk
                  >>    
                  >>> TA, barulah pelan2 belajar option dan mulai applikasi.
                  >>>
                  >>> Bedanya option dengan saham/forex, option relative lebih murah dibanding
                  >>> saham. Resiko lebih rendah daripada forex, karena tidak diperlukan
                  >>>      
                  >> margin.
                  >>    
                  >>> Leverage yang tinggi.
                  >>>
                  >>> ok, itu input dari saya. Mungkin ada rekan lain yang ingin menambahkan,
                  >>>      
                  >> atau
                  >>    
                  >>> masih ada yang kurang jelas.
                  >>>
                  >>>
                  >>>
                  >>>
                  >>>
                  >>>
                  >>>      
                  >>>> From: "infico_jkt" <adriyanto@...>
                  >>>> Reply-To: SSR-Klub@yahoogroups.com
                  >>>> To: SSR-Klub@yahoogroups.com
                  >>>> Subject: [SSR-Klub] Investasi di OPTION ???
                  >>>> Date: Wed, 26 Apr 2006 11:06:42 -0000
                  >>>>
                  >>>> Rekan - rekan,
                  >>>>        
                  >>>>> Ada yang tahu dan pernah  invest di OPTION ngak? Kira2 Aman ngak ya
                  >>>>> kita berinvestasi disana? Krn Katanya mainnya di saham2 yg ada di
                  >>>>> bursa Amerika ??? Mohon sharingnya ...
                  >>>>>
                  >>>>>          
                  >>>> Thanks/ Anto
                  >>>>
                  >>>>
                  >>>>
                  >>>>
                  >>>>
                  >>>>
                  >>>>
                  >>>>        
                  >>>
                  >>>
                  >>>
                  >>>
                  >>> ________________________________
                  >>> Love cheap thrills? Enjoy PC-to-Phone calls to 30+ countries for just
                  >>> 2ï¿?min with Yahoo! Messenger with Voice.
                  >>>
                  >>>
                  >>>
                  >>> ________________________________
                  >>> New Yahoo! Messenger with Voice. Call regular phones from your PC and
                  >>>      
                  >> save
                  >>    
                  >>> big.
                  >>>
                  >>>
                  >>> ________________________________
                  >>> Yahoo! Messenger with Voice. Make PC-to-Phone Calls to the US (and 30+
                  >>> countries) for 2?min or less.
                  >>>
                  >>>
                  >>> ____________________________________
                  >>>
                  >>> Kunjungi www.perencanakeuangan.com
                  >>> ____________________________________
                  >>>
                  >>>
                  >>> ________________________________
                  >>> YAHOO! GROUPS LINKS
                  >>>
                  >>>  Visit your group "SSR-Klub" on the web.
                  >>>
                  >>>  To unsubscribe from this group, send an email to:
                  >>>  SSR-Klub-unsubscribe@yahoogroups.com
                  >>>
                  >>>  Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
                  >>>  To unsubscribe from this group, send an email to:
                  >>>  SSR-Klub-unsubscribe@yahoogroups.com
                  >>>
                  >>>  Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
                  >>>  Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
                  >>> ________________________________
                  >>>
                  >>>
                  >>>
                  >>>
                  >>>
                  >>>
                  >>>      
                  >>    
                  >
                  >
                  >
                  >
                  >
                  >
                  > ____________________________________
                  >
                  > Kunjungi www.perencanakeuangan.com
                  > ____________________________________
                  > Yahoo! Groups Links
                  >
                  >
                  >

                  >
                  >
                  >
                  >
                  >  




                • santo susanto
                  Bapak Slamet (hehehe...jangan marah ya pak, saya panggil bapak Slamet) dan bapak Djoni, wah, saya salut pada bapak berdua yang sangat bersemangat diskusi
                  Message 8 of 18 , May 6, 2006
                  • 0 Attachment
                    Bapak Slamet (hehehe...jangan marah ya pak, saya
                    panggil bapak Slamet) dan bapak Djoni,

                    wah, saya salut pada bapak berdua yang sangat
                    bersemangat diskusi tentang option.

                    maaf, bapak Djoni...bedanya option sama index
                    berjangka itu gimana ya?
                    apa bener option lebih aman daripada fx?
                    atao gimana?

                    terus kalo di option itu katanya investnya lebih murah
                    dibanding fx bukan?

                    terima kasih untuk pencerahannya.

                    salam,
                    santo

                    --- Michael Slamet <michael.slamet@...> wrote:

                    > Pak Djoni Gunawan,
                    >
                    > Salut dengan Bapak. Tulisan Bapak berbobot dan
                    > menurut saya sangat masuk
                    > akal.
                    >
                    > btw, apakah disini ada member yg aktif bermain saham
                    > (selain Pak Djoni)?
                    > Mungkin bisa berbagi pengalaman :-)
                    >
                    > MS.
                    >
                    > On 5/3/06, Djoni Gunawan <djoni.gunawan@...>
                    > wrote:
                    > >
                    > > Ada pepatah: lebih besar pasak daripada tiang....
                    > lebih besar
                    > > pengeluaran daripada pemasukan.. namun bisa juga
                    > berarti lebih besar
                    > > nafsu daripada kemampuan....
                    > > Di instrumen investasi manapun (harap bedakan
                    > investasi dengan tabungan
                    > > seperti: deposito) rugi atau menangnya kita
                    > tergantung pada diri kita
                    > > masing masing. Beda dengan option, bila kita
                    > bermain saham sesuai dengan
                    > > modal kita maka kekalahan kita tidak akan sebesar
                    > modal kita (kecuali
                    > > perusahaannya tutup). Apalagi bila anda bermain di
                    > saham blue chip
                    > > seperti Telkom, Indosat maupun Bank Mandiri.
                    > Kerugian yang anda derita
                    > > dari penurunan saham tidak akan sampai membuat
                    > modal anda menjadi nol.
                    > > Yang perlu dipertimbangkan dalam bermain option
                    > adalah:
                    > > 1. PENGETAHUAN
                    > > Option belum ada di Indonesia dan belum familiar
                    > dipraktekkan di sini.
                    > > Bila anda bermain option, berarti anda harus
                    > membuka rekening di luar
                    > > negeri seperti Singapura maupun AS. Sebelum anda
                    > menguasai option, anda
                    > > juga perlu mempelajari karakter dari saham-saham
                    > yang dicatatkan di luar
                    > > negeri. Jadi ada dua hal yang anda perlu pelajari
                    > yaitu: karakter saham
                    > > yang anda ingin beli optionnya, dan karakter dari
                    > option itu sendiri. (2
                    > > ways to go in one shot).
                    > > Faktor-faktor yang mempengaruhi turun naiknya
                    > harga saham sendiri
                    > > meliputi: faktor internal dan eksternal. Internal
                    > seperti laporan
                    > > keuangan perusahaan yang bersangkutan, isu
                    > akuisisi atau takeover,
                    > > pergantian pemegang saham dan direksi dll. Faktor
                    > eksternal meliputi:
                    > > harga minyak bumi, kenaikan harga bahan baku,
                    > konflik sosial dsb.
                    > > Dan ingat, faktor faktor tersebut anda harus
                    > selalu pantau sebelum
                    > > memutuskan untuk membeli saham perusahaan
                    > tersebut.
                    > > (Oppsss.... saya lupa juga faktor bahwa saham yang
                    > anda beli adalah
                    > > saham perusahaan asing, yang mana anda tidak bisa
                    > memantaunya setiap
                    > > waktu)
                    > > Pusing? belum cukup itu saja.. anda juga harus
                    > mempelajari 49 taktik
                    > > bermain option. Satu bulan rasanya belum cukup.
                    > karena saya pribadi
                    > > sampai sekarang masih belajar bermain saham di
                    > DALAM NEGERI walau sudah
                    > > 10 tahun bekerja di pasar modal.
                    > > 2. NILAI TUKAR
                    > > Anda bermain dengan mata uang USD atau Singapore
                    > Dollar. Bila anda
                    > > untung 10% dari permainan option, tapi rupiah
                    > menguat 15%, apakah anda
                    > > tetap untung? Selain anda memiliki pengetahuan
                    > atas perusahaan asing,
                    > > strategi bermain option, anda juga harus memahami
                    > pergerakan nilai tukar.
                    > >
                    > >
                    > > Jual beli rumah dan gadai barang untuk bermain
                    > saham bersifat kasuistis.
                    > > Jangan digeneralisasi. Kembali ke kontrol diri.
                    > Salah bila anda
                    > > mengatakan kalau main option kalau rugi hanya
                    > sebatas modal dan tidak
                    > > perlu sampai jual barang (???) Are you sureee???
                    > > Orang yang sudah kalap akan melakukan apa saja
                    > untuk mengembalikan
                    > > modalnya yang hilang. Yang salah kontrol diri
                    > orang itu, bukan jenis
                    > > investasinya. Sepanjang anda punya kontrol diri
                    > dan disiplin, niscaya
                    > > kerugian sebesar modal pun tidak akan pernah alami
                    > di bursa saham.
                    > >
                    > > Beberapa halyang perlu dipertimbangkan dalam
                    > bermain saham:
                    > > 1. JANGAN PERNAH MEMAKAI MARJIN
                    > > bermain sesuai dengan kemampuan.
                    > > 2. BATASI TARGET INVESTASI
                    > > sebelum bermain saham, anda harus mentargetkan
                    > return yang ingin anda
                    > > peroleh. Bila saham anda sudah mencapai kenaikan
                    > 20%, langsung jual
                    > > tanpa perlu di pikir dua kali. Jangan menjadi
                    > serakah akan keuntungan
                    > > yang lebih besar.
                    > > 3. BATASI JENIS SAHAM
                    > > untuk pemula, anda beli hanya saham saham blue
                    > chip saja untuk membatasi
                    > > resiko. Niscaya, kerugian yang anda alami tidak
                    > akan sampai membuaat
                    > > anda kehilangan modal (sungguh, saya tidak pernah
                    > hilang modal koq waktu
                    > > main saham.. di option, bisa hilang semua kan
                    > modal saya? tinggi sekali
                    > > yah resikonya)
                    > >
                    > > selamat bagi anda yang mendapat keuntungan dari
                    > option. Tapi satu hal
                    > > yang perlu diingat, option adalah produk derivatif
                    > dari saham. Anda
                    > > tidak bisa mengatakan produk derivatif itu
                    > resikonya lebih rendah dari
                    > > saham. Anda tanya ke pakar keuangan manapun,
                    > mereka akan mengatakan
                    > > bahwa produk derivatif itu jauh lebih berisiko
                    > dari produk dasarnya.
                    > > Jadi, lucu sekali kalau bila ada orang yang sampai
                    > jual rumah untuk
                    > > bermain saham, dia tiidak melakukanhal yang sama
                    > juga untuk bermain
                    > > option.
                    > > Apakah anda pernah berpikir: kenapa orang-orang
                    > asing itu datang ke
                    > > Indonesia dan mengajarkan soal option kepada
                    > masyarakat kita yang masih
                    > > deposito-minded? Option berkembang di negara
                    > dimana masyarakatnya sudah
                    > > capital-market minded. Ibarat sekolah, anda baru
                    > masuk SMA, bila sudah
                    > > lulus SMP. Kita ini masih SD (deposito-minded)
                    > belum SMP (Capital-market
                    > > minded). So, kenapa kita selalu jadi korban
                    > orang-orang asing dengan
                    > > instrumen investasi mereka yang kompleks itu ?
                    > Saya bukan xenophobia,
                    > > namun banyak orang kita yang lebih mendengar bila
                    > orang asing yang
                    > > berbicara (mental orang jajahan mungkin?)
                    > ketimbang orang kita sendiri.
                    > > Jadi, alangkah baiknya bila masyarakat kita
                    > diedukasi dulu ttg pasar
                    > > modal ketimbang diajarkan hal-hal yang kompleks
                    > seperti option dan
                    > > produk derivatif lainnya.
                    > >
                    > > demikian penjelasan saya... maaf bila ada
                    > perkataan yang menyinggung
                    > >
                    > >
                    >


                    susanto
                    Jl Monjali Gg Plongko No 83D, Nandan, Sleman, Jogjakarta 55581
                    santsuo@...
                    besantsuo@...
                    +62888 271 4706

                    __________________________________________________
                    Do You Yahoo!?
                    Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
                    http://mail.yahoo.com
                  • Djoni Gunawan
                    Option itu adalah produk derivatif dari saham. Produk derivatif berarti tidak bisa dijual tersendiri tanpa ada produk dasar yang menyertainya. Sementar index
                    Message 9 of 18 , May 7, 2006
                    • 0 Attachment
                      Option itu adalah produk derivatif dari saham. Produk derivatif berarti
                      tidak bisa dijual tersendiri tanpa ada produk dasar yang menyertainya.
                      Sementar index berjangka sama seperti saham, namun bukannya saham yang
                      anda beli tapi indeks yang anda "beli". Maksudnya, bila anda yakin
                      indeks bursa saham Nikei atau Hangseng naik, anda "membeli". Namun, bila
                      anda yakin indeks bursa saham akan turun, anda "menjual". Indeks
                      berjangka sendiri bersifat harian. Jadi setiap hari, anda harus "close"
                      the transaction: artinya, bila sebelumnya anda menaruh order "beli" pada
                      awal sesi, padaakhir sesi, anda harus menaruh order "jual"; demikian
                      pula sebaliknya. Resiko bermain indeks lebih besar ketimbang option
                      karena sifatnya yang bersifat "harian" itu. Bila anda bermain option,
                      anda dapat membeli hari ini dan menjual dua minggu kemudian. Sementara,
                      bila anda bermain indeks, anda harus membeli dan menjual pada hari yang
                      sama.
                      Demikian pula fx. Fx juga harus selalu dalam posisi "square" setiap
                      harinya. Artinya, harus membeli dan menjual pada hari yang sama. Tidak
                      boleh ada posisi "long" (membeli tanpa menjual) atau posisi "short"
                      (menjual tanpa membeli) setiap harinya. Risikonya memang lebih besar
                      dari option karena sifat "harian" itu lagi.
                      Saya kurang jelas apakah modal untuk berinvestasi di option lebih rendah
                      atau lebih tinggi ketimbang bermain fx. Mungkin ada teman teman lain
                      yang lebih tahu ketimbang saya karena terus terang kedua jenis produk
                      ini tidak pernah saya geluti.

                      Semoga menjawab pertanyaan anda.
                      Wassalam
                      > Bapak Slamet (hehehe...jangan marah ya pak, saya
                      > panggil bapak Slamet) dan bapak Djoni,
                      >
                      > wah, saya salut pada bapak berdua yang sangat
                      > bersemangat diskusi tentang option.
                      >
                      > maaf, bapak Djoni...bedanya option sama index
                      > berjangka itu gimana ya?
                      > apa bener option lebih aman daripada fx?
                      > atao gimana?
                      >
                      > terus kalo di option itu katanya investnya lebih murah
                      > dibanding fx bukan?
                      >
                      > terima kasih untuk pencerahannya.
                      >
                      > salam,
                      > santo
                      >
                      > --- Michael Slamet <michael.slamet@...> wrote:
                      >
                      >> Pak Djoni Gunawan,
                      >>
                      >> Salut dengan Bapak. Tulisan Bapak berbobot dan
                      >> menurut saya sangat masuk
                      >> akal.
                      >>
                      >> btw, apakah disini ada member yg aktif bermain saham
                      >> (selain Pak Djoni)?
                      >> Mungkin bisa berbagi pengalaman :-)
                      >>
                      >> MS.
                      >>
                      >> On 5/3/06, Djoni Gunawan <djoni.gunawan@...>
                      >> wrote:
                      >>
                      >>> Ada pepatah: lebih besar pasak daripada tiang....
                      >>>
                      >> lebih besar
                      >>
                      >>> pengeluaran daripada pemasukan.. namun bisa juga
                      >>>
                      >> berarti lebih besar
                      >>
                      >>> nafsu daripada kemampuan....
                      >>> Di instrumen investasi manapun (harap bedakan
                      >>>
                      >> investasi dengan tabungan
                      >>
                      >>> seperti: deposito) rugi atau menangnya kita
                      >>>
                      >> tergantung pada diri kita
                      >>
                      >>> masing masing. Beda dengan option, bila kita
                      >>>
                      >> bermain saham sesuai dengan
                      >>
                      >>> modal kita maka kekalahan kita tidak akan sebesar
                      >>>
                      >> modal kita (kecuali
                      >>
                      >>> perusahaannya tutup). Apalagi bila anda bermain di
                      >>>
                      >> saham blue chip
                      >>
                      >>> seperti Telkom, Indosat maupun Bank Mandiri.
                      >>>
                      >> Kerugian yang anda derita
                      >>
                      >>> dari penurunan saham tidak akan sampai membuat
                      >>>
                      >> modal anda menjadi nol.
                      >>
                      >>> Yang perlu dipertimbangkan dalam bermain option
                      >>>
                      >> adalah:
                      >>
                      >>> 1. PENGETAHUAN
                      >>> Option belum ada di Indonesia dan belum familiar
                      >>>
                      >> dipraktekkan di sini.
                      >>
                      >>> Bila anda bermain option, berarti anda harus
                      >>>
                      >> membuka rekening di luar
                      >>
                      >>> negeri seperti Singapura maupun AS. Sebelum anda
                      >>>
                      >> menguasai option, anda
                      >>
                      >>> juga perlu mempelajari karakter dari saham-saham
                      >>>
                      >> yang dicatatkan di luar
                      >>
                      >>> negeri. Jadi ada dua hal yang anda perlu pelajari
                      >>>
                      >> yaitu: karakter saham
                      >>
                      >>> yang anda ingin beli optionnya, dan karakter dari
                      >>>
                      >> option itu sendiri. (2
                      >>
                      >>> ways to go in one shot).
                      >>> Faktor-faktor yang mempengaruhi turun naiknya
                      >>>
                      >> harga saham sendiri
                      >>
                      >>> meliputi: faktor internal dan eksternal. Internal
                      >>>
                      >> seperti laporan
                      >>
                      >>> keuangan perusahaan yang bersangkutan, isu
                      >>>
                      >> akuisisi atau takeover,
                      >>
                      >>> pergantian pemegang saham dan direksi dll. Faktor
                      >>>
                      >> eksternal meliputi:
                      >>
                      >>> harga minyak bumi, kenaikan harga bahan baku,
                      >>>
                      >> konflik sosial dsb.
                      >>
                      >>> Dan ingat, faktor faktor tersebut anda harus
                      >>>
                      >> selalu pantau sebelum
                      >>
                      >>> memutuskan untuk membeli saham perusahaan
                      >>>
                      >> tersebut.
                      >>
                      >>> (Oppsss.... saya lupa juga faktor bahwa saham yang
                      >>>
                      >> anda beli adalah
                      >>
                      >>> saham perusahaan asing, yang mana anda tidak bisa
                      >>>
                      >> memantaunya setiap
                      >>
                      >>> waktu)
                      >>> Pusing? belum cukup itu saja.. anda juga harus
                      >>>
                      >> mempelajari 49 taktik
                      >>
                      >>> bermain option. Satu bulan rasanya belum cukup.
                      >>>
                      >> karena saya pribadi
                      >>
                      >>> sampai sekarang masih belajar bermain saham di
                      >>>
                      >> DALAM NEGERI walau sudah
                      >>
                      >>> 10 tahun bekerja di pasar modal.
                      >>> 2. NILAI TUKAR
                      >>> Anda bermain dengan mata uang USD atau Singapore
                      >>>
                      >> Dollar. Bila anda
                      >>
                      >>> untung 10% dari permainan option, tapi rupiah
                      >>>
                      >> menguat 15%, apakah anda
                      >>
                      >>> tetap untung? Selain anda memiliki pengetahuan
                      >>>
                      >> atas perusahaan asing,
                      >>
                      >>> strategi bermain option, anda juga harus memahami
                      >>>
                      >> pergerakan nilai tukar.
                      >>
                      >>> Jual beli rumah dan gadai barang untuk bermain
                      >>>
                      >> saham bersifat kasuistis.
                      >>
                      >>> Jangan digeneralisasi. Kembali ke kontrol diri.
                      >>>
                      >> Salah bila anda
                      >>
                      >>> mengatakan kalau main option kalau rugi hanya
                      >>>
                      >> sebatas modal dan tidak
                      >>
                      >>> perlu sampai jual barang (???) Are you sureee???
                      >>> Orang yang sudah kalap akan melakukan apa saja
                      >>>
                      >> untuk mengembalikan
                      >>
                      >>> modalnya yang hilang. Yang salah kontrol diri
                      >>>
                      >> orang itu, bukan jenis
                      >>
                      >>> investasinya. Sepanjang anda punya kontrol diri
                      >>>
                      >> dan disiplin, niscaya
                      >>
                      >>> kerugian sebesar modal pun tidak akan pernah alami
                      >>>
                      >> di bursa saham.
                      >>
                      >>> Beberapa halyang perlu dipertimbangkan dalam
                      >>>
                      >> bermain saham:
                      >>
                      >>> 1. JANGAN PERNAH MEMAKAI MARJIN
                      >>> bermain sesuai dengan kemampuan.
                      >>> 2. BATASI TARGET INVESTASI
                      >>> sebelum bermain saham, anda harus mentargetkan
                      >>>
                      >> return yang ingin anda
                      >>
                      >>> peroleh. Bila saham anda sudah mencapai kenaikan
                      >>>
                      >> 20%, langsung jual
                      >>
                      >>> tanpa perlu di pikir dua kali. Jangan menjadi
                      >>>
                      >> serakah akan keuntungan
                      >>
                      >>> yang lebih besar.
                      >>> 3. BATASI JENIS SAHAM
                      >>> untuk pemula, anda beli hanya saham saham blue
                      >>>
                      >> chip saja untuk membatasi
                      >>
                      >>> resiko. Niscaya, kerugian yang anda alami tidak
                      >>>
                      >> akan sampai membuaat
                      >>
                      >>> anda kehilangan modal (sungguh, saya tidak pernah
                      >>>
                      >> hilang modal koq waktu
                      >>
                      >>> main saham.. di option, bisa hilang semua kan
                      >>>
                      >> modal saya? tinggi sekali
                      >>
                      >>> yah resikonya)
                      >>>
                      >>> selamat bagi anda yang mendapat keuntungan dari
                      >>>
                      >> option. Tapi satu hal
                      >>
                      >>> yang perlu diingat, option adalah produk derivatif
                      >>>
                      >> dari saham. Anda
                      >>
                      >>> tidak bisa mengatakan produk derivatif itu
                      >>>
                      >> resikonya lebih rendah dari
                      >>
                      >>> saham. Anda tanya ke pakar keuangan manapun,
                      >>>
                      >> mereka akan mengatakan
                      >>
                      >>> bahwa produk derivatif itu jauh lebih berisiko
                      >>>
                      >> dari produk dasarnya.
                      >>
                      >>> Jadi, lucu sekali kalau bila ada orang yang sampai
                      >>>
                      >> jual rumah untuk
                      >>
                      >>> bermain saham, dia tiidak melakukanhal yang sama
                      >>>
                      >> juga untuk bermain
                      >>
                      >>> option.
                      >>> Apakah anda pernah berpikir: kenapa orang-orang
                      >>>
                      >> asing itu datang ke
                      >>
                      >>> Indonesia dan mengajarkan soal option kepada
                      >>>
                      >> masyarakat kita yang masih
                      >>
                      >>> deposito-minded? Option berkembang di negara
                      >>>
                      >> dimana masyarakatnya sudah
                      >>
                      >>> capital-market minded. Ibarat sekolah, anda baru
                      >>>
                      >> masuk SMA, bila sudah
                      >>
                      >>> lulus SMP. Kita ini masih SD (deposito-minded)
                      >>>
                      >> belum SMP (Capital-market
                      >>
                      >>> minded). So, kenapa kita selalu jadi korban
                      >>>
                      >> orang-orang asing dengan
                      >>
                      >>> instrumen investasi mereka yang kompleks itu ?
                      >>>
                      >> Saya bukan xenophobia,
                      >>
                      >>> namun banyak orang kita yang lebih mendengar bila
                      >>>
                      >> orang asing yang
                      >>
                      >>> berbicara (mental orang jajahan mungkin?)
                      >>>
                      >> ketimbang orang kita sendiri.
                      >>
                      >>> Jadi, alangkah baiknya bila masyarakat kita
                      >>>
                      >> diedukasi dulu ttg pasar
                      >>
                      >>> modal ketimbang diajarkan hal-hal yang kompleks
                      >>>
                      >> seperti option dan
                      >>
                      >>> produk derivatif lainnya.
                      >>>
                      >>> demikian penjelasan saya... maaf bila ada
                      >>>
                      >> perkataan yang menyinggung
                      >>
                      >>>
                      >
                      >
                      > susanto
                      > Jl Monjali Gg Plongko No 83D, Nandan, Sleman, Jogjakarta 55581
                      > santsuo@...
                      > besantsuo@...
                      > +62888 271 4706
                      >
                      > __________________________________________________
                      > Do You Yahoo!?
                      > Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
                      > http://mail.yahoo.com
                      >
                      >
                      >
                      >
                      >
                      > ____________________________________
                      >
                      > Kunjungi www.perencanakeuangan.com
                      > ____________________________________
                      > Yahoo! Groups Links
                      >
                      >
                      >
                      >
                      >
                      >
                      >
                      >
                      >
                      >
                    • Michael Slamet
                      Dear Pak Santo. Masa di panggil slamet marah sih ;-) Saya cuman penggembira disini, belum bisa kasih banyak masukkan :-) MS.
                      Message 10 of 18 , May 8, 2006
                      • 0 Attachment
                        Dear Pak Santo.

                        Masa di panggil slamet marah sih ;-) Saya cuman penggembira disini, belum bisa kasih banyak masukkan :-)

                        MS.

                        On 5/6/06, santo susanto <santsuo@...> wrote:
                        Bapak Slamet (hehehe...jangan marah ya pak, saya
                        panggil bapak Slamet) dan bapak Djoni,

                        wah, saya salut pada bapak berdua yang sangat
                        bersemangat diskusi tentang option.

                        maaf, bapak Djoni...bedanya option sama index
                        berjangka itu gimana ya?
                        apa bener option lebih aman daripada fx?
                        atao gimana?

                        terus kalo di option itu katanya investnya lebih murah
                        dibanding fx bukan?

                        terima kasih untuk pencerahannya.

                        salam,
                        santo

                        --- Michael Slamet <michael.slamet@...> wrote:

                        > Pak Djoni Gunawan,
                        >
                        > Salut dengan Bapak. Tulisan Bapak berbobot dan
                        > menurut saya sangat masuk
                        > akal.
                        >
                        > btw, apakah disini ada member yg aktif bermain saham
                        > (selain Pak Djoni)?
                        > Mungkin bisa berbagi pengalaman :-)
                        >
                        > MS.
                        >
                        > On 5/3/06, Djoni Gunawan <djoni.gunawan@...>
                        > wrote:
                        > >
                        > > Ada pepatah: lebih besar pasak daripada tiang....
                        > lebih besar
                        > > pengeluaran daripada pemasukan.. namun bisa juga
                        > berarti lebih besar
                        > > nafsu daripada kemampuan....
                        > > Di instrumen investasi manapun (harap bedakan
                        > investasi dengan tabungan
                        > > seperti: deposito) rugi atau menangnya kita
                        > tergantung pada diri kita
                        > > masing masing. Beda dengan option, bila kita
                        > bermain saham sesuai dengan
                        > > modal kita maka kekalahan kita tidak akan sebesar
                        > modal kita (kecuali
                        > > perusahaannya tutup). Apalagi bila anda bermain di
                        > saham blue chip
                        > > seperti Telkom, Indosat maupun Bank Mandiri.
                        > Kerugian yang anda derita
                        > > dari penurunan saham tidak akan sampai membuat
                        > modal anda menjadi nol.
                        > > Yang perlu dipertimbangkan dalam bermain option
                        > adalah:
                        > > 1. PENGETAHUAN
                        > > Option belum ada di Indonesia dan belum familiar
                        > dipraktekkan di sini.
                        > > Bila anda bermain option, berarti anda harus
                        > membuka rekening di luar
                        > > negeri seperti Singapura maupun AS. Sebelum anda
                        > menguasai option, anda
                        > > juga perlu mempelajari karakter dari saham-saham
                        > yang dicatatkan di luar
                        > > negeri. Jadi ada dua hal yang anda perlu pelajari
                        > yaitu: karakter saham
                        > > yang anda ingin beli optionnya, dan karakter dari
                        > option itu sendiri. (2
                        > > ways to go in one shot).
                        > > Faktor-faktor yang mempengaruhi turun naiknya
                        > harga saham sendiri
                        > > meliputi: faktor internal dan eksternal. Internal
                        > seperti laporan
                        > > keuangan perusahaan yang bersangkutan, isu
                        > akuisisi atau takeover,
                        > > pergantian pemegang saham dan direksi dll. Faktor
                        > eksternal meliputi:
                        > > harga minyak bumi, kenaikan harga bahan baku,
                        > konflik sosial dsb.
                        > > Dan ingat, faktor faktor tersebut anda harus
                        > selalu pantau sebelum
                        > > memutuskan untuk membeli saham perusahaan
                        > tersebut.
                        > > (Oppsss.... saya lupa juga faktor bahwa saham yang
                        > anda beli adalah
                        > > saham perusahaan asing, yang mana anda tidak bisa
                        > memantaunya setiap
                        > > waktu)
                        > > Pusing? belum cukup itu saja.. anda juga harus
                        > mempelajari 49 taktik
                        > > bermain option. Satu bulan rasanya belum cukup.
                        > karena saya pribadi
                        > > sampai sekarang masih belajar bermain saham di
                        > DALAM NEGERI walau sudah
                        > > 10 tahun bekerja di pasar modal.
                        > > 2. NILAI TUKAR
                        > > Anda bermain dengan mata uang USD atau Singapore
                        > Dollar. Bila anda
                        > > untung 10% dari permainan option, tapi rupiah
                        > menguat 15%, apakah anda
                        > > tetap untung? Selain anda memiliki pengetahuan
                        > atas perusahaan asing,
                        > > strategi bermain option, anda juga harus memahami
                        > pergerakan nilai tukar.
                        > >
                        > >
                        > > Jual beli rumah dan gadai barang untuk bermain
                        > saham bersifat kasuistis.
                        > > Jangan digeneralisasi. Kembali ke kontrol diri.
                        > Salah bila anda
                        > > mengatakan kalau main option kalau rugi hanya
                        > sebatas modal dan tidak
                        > > perlu sampai jual barang (???) Are you sureee???
                        > > Orang yang sudah kalap akan melakukan apa saja
                        > untuk mengembalikan
                        > > modalnya yang hilang. Yang salah kontrol diri
                        > orang itu, bukan jenis
                        > > investasinya. Sepanjang anda punya kontrol diri
                        > dan disiplin, niscaya
                        > > kerugian sebesar modal pun tidak akan pernah alami
                        > di bursa saham.
                        > >
                        > > Beberapa halyang perlu dipertimbangkan dalam
                        > bermain saham:
                        > > 1. JANGAN PERNAH MEMAKAI MARJIN
                        > > bermain sesuai dengan kemampuan.
                        > > 2. BATASI TARGET INVESTASI
                        > > sebelum bermain saham, anda harus mentargetkan
                        > return yang ingin anda
                        > > peroleh. Bila saham anda sudah mencapai kenaikan
                        > 20%, langsung jual
                        > > tanpa perlu di pikir dua kali. Jangan menjadi
                        > serakah akan keuntungan
                        > > yang lebih besar.
                        > > 3. BATASI JENIS SAHAM
                        > > untuk pemula, anda beli hanya saham saham blue
                        > chip saja untuk membatasi
                        > > resiko. Niscaya, kerugian yang anda alami tidak
                        > akan sampai membuaat
                        > > anda kehilangan modal (sungguh, saya tidak pernah
                        > hilang modal koq waktu
                        > > main saham.. di option, bisa hilang semua kan
                        > modal saya? tinggi sekali
                        > > yah resikonya)
                        > >
                        > > selamat bagi anda yang mendapat keuntungan dari
                        > option. Tapi satu hal
                        > > yang perlu diingat, option adalah produk derivatif
                        > dari saham. Anda
                        > > tidak bisa mengatakan produk derivatif itu
                        > resikonya lebih rendah dari
                        > > saham. Anda tanya ke pakar keuangan manapun,
                        > mereka akan mengatakan
                        > > bahwa produk derivatif itu jauh lebih berisiko
                        > dari produk dasarnya.
                        > > Jadi, lucu sekali kalau bila ada orang yang sampai
                        > jual rumah untuk
                        > > bermain saham, dia tiidak melakukanhal yang sama
                        > juga untuk bermain
                        > > option.
                        > > Apakah anda pernah berpikir: kenapa orang-orang
                        > asing itu datang ke
                        > > Indonesia dan mengajarkan soal option kepada
                        > masyarakat kita yang masih
                        > > deposito-minded? Option berkembang di negara
                        > dimana masyarakatnya sudah
                        > > capital-market minded. Ibarat sekolah, anda baru
                        > masuk SMA, bila sudah
                        > > lulus SMP. Kita ini masih SD (deposito-minded)
                        > belum SMP (Capital-market
                        > > minded). So, kenapa kita selalu jadi korban
                        > orang-orang asing dengan
                        > > instrumen investasi mereka yang kompleks itu ?
                        > Saya bukan xenophobia,
                        > > namun banyak orang kita yang lebih mendengar bila
                        > orang asing yang
                        > > berbicara (mental orang jajahan mungkin?)
                        > ketimbang orang kita sendiri.
                        > > Jadi, alangkah baiknya bila masyarakat kita
                        > diedukasi dulu ttg pasar
                        > > modal ketimbang diajarkan hal-hal yang kompleks
                        > seperti option dan
                        > > produk derivatif lainnya.
                        > >
                        > > demikian penjelasan saya... maaf bila ada
                        > perkataan yang menyinggung
                        > >
                        > >
                        >


                        susanto
                        Jl Monjali Gg Plongko No 83D, Nandan, Sleman, Jogjakarta 55581
                        santsuo@...
                        besantsuo@...
                        +62888 271 4706

                        __________________________________________________
                        Do You Yahoo!?
                        Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around
                        http://mail.yahoo.com





                        ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
                        Home is just a click away. Make Yahoo! your home page now.
                        http://us.click.yahoo.com/DHchtC/3FxNAA/yQLSAA/FGnolB/TM
                        --------------------------------------------------------------------~->

                        ____________________________________

                        Kunjungi www.perencanakeuangan.com
                        ____________________________________
                        Yahoo! Groups Links

                        <*> To visit your group on the web, go to:
                            http://groups.yahoo.com/group/SSR-Klub/

                        <*> To unsubscribe from this group, send an email to:
                            SSR-Klub-unsubscribe@yahoogroups.com

                        <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
                            http://docs.yahoo.com/info/terms/





                      Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.