Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Re: [SSR-Klub] Safir Senduk di Malang => what I learn

Expand Messages
  • Iwan Yuswono
    Sebelum membaca buku SIAPA BILANG JADI KARYAWAN TIDAK BISA KAYA, yang ada di benak saya, buku tsb berisi Trik2 atau strategy memanage keuangan / Aset kita
    Message 1 of 3 , Feb 1, 2006
    View Source
    • 0 Attachment
      Sebelum membaca buku SIAPA BILANG JADI KARYAWAN TIDAK BISA KAYA, yang ada di benak saya, buku tsb berisi Trik2 atau strategy memanage keuangan / Aset kita secara mendetail dan terperinci. Tapi setelah saya baca, buku tersebut berisi hal2 yang bersifat umum dan sudah sering kita dengar / baca sebelumnya.
       
      Jujur saja, ekspektasi saya terlalu tinggi terhadap buku ini.
       
      Jadi menurut saya, buku ini adalah semacam kail atau pemicu sehingga setiap yang membaca buku ini akan penasaran untuk mengikuti seminar, talk show, dll yang diselenggarakan oleh Pak Safir Senduk.
       
      Terlepas dari itu semua, salut buat Pak Safir Senduk dengan karya dan metode pemasarannya.
       
      Pak Safir, saya tunggu bedah buku ini diadakan lagi di Surabaya, karena yang di Gramedia Basuki Rahmat kemarin saya tidak sempat mengikuti acara tsb.
       
      Thks,
      Iwan Y
      ----- Original Message -----
      Sent: Tuesday, January 31, 2006 1:54 PM
      Subject: [SSR-Klub] Safir Senduk di Malang => what I learn

      dear rekans,

      hari minggu dan senin kemaren, Safir Senduk mengadakan bedah buku
      barunya: SIAPA BILANG KARYAWAN NGGAK BISA KAYA? (yes, we all know
      this famous-shocking book) di TB Gramedia Matos Malang dan
      Perpustakaan Umum Kota Malang.

      ini beberapa hal yang aku pelajari dari acara itu:

      1. Untuk jadi kaya itu nggak bisa instan
      instan, mungkin udah jadi budaya di negeri ini yah. banyak orang
      yang pengen berhasil dengan cara instan. mereka pikir dengan membaca
      buku-buku ttg cara menjadi kaya, dan mengikuti seminar-seminar
      langsung menyulap seseorang menjadi kaya. the instanis kayak gini
      biasanya kecewa setelah membaca buku2 trik menjadi kaya, "Loh,
      ternyata tetep harus kerja keras juga ya, agar bisa jadi kaya?"
      ya iyalah, no pain no gain.

      2. Yes, karyawan emang bisa kaya
      cuman, karyawan yang bagaimana dulu? jawabnya udah ada di buku itu
      sebenarnya. cuman ada yang salah paham, dia pikir (atau mungkin
      berharap) dengan menjadi karyawan saja (tanpa melakukan apa-apa),
      bisa jadi kaya. loh, mana bisa begitu? lihat poin 1 di atas.
      kan ada banyak hal produktif yang bisa dilakukan TANPA MENINGGALKAN
      PEKERJAAN, seperti bisnis sampingan, memutar uang lewat produk
      keuangan, menyewakan barang dan jasa dan memiliki barang ciptaan.
       
      3. Kebutuhan itu bisa diciptakan
      ketika akan menjaring ide untuk bisnis, kebanyakan orang berpikir,
      apa yah, yang dibutuhkan orang sekarang?
      padahal kebutuhan itu sebenarnya bisa diciptakan, asal kita tahu
      bagaimana cara memasarkannya.
      seperti ketika Safir memulai bisnis perencana keuangannya tahun
      1998, waktu itu orang sama sekali tdk kepikiran dan belum ada
      kebutuhan untuk merencanakan keuangan keluarganya. hasilnya, dia
      jadi pionir untuk bidang satu ini.

      4. Jadilah kepala, jangan jadi ekor
      ide buku Safir yang baru ini benar2 melawan arus. ketika orang lain
      ngomongin bahwa Orang Gajian nggak Bisa Kaya, Kalau Pengen Kaya
      Keluar dari Pekerjaan Anda, Safir kepikiran untuk menelurkan ide
      yang sama sekali berbeda.
      jangan mau cuma jadi ekor, build your own brand, the fresh one.

      5. Promosi itu Penting
      Safir memperlakukan bukunya sebagai bisnis dia (ingat, buku termasuk
      barang ciptaan-harta produktif). kebanyakan penulis buku (seperti
      saya, dulunya), berhenti begitu selesai menulis buku dan
      diterbitkan. mereka diam saja menunggu bukunya beredar."urusan saya
      kan cuma nulis buku, kalok promosi, serahkan ke penerbit dan
      distributor." hohoho, that's a big mistake!
      buku sama dengan bisnis. promosi buku itu penting, kalau perlu maksa
      toko buku dan penerbit untuk mengadakan acara semacam talkshow,
      bedah buku, promosi di radio dll. dengan adanya acara, maka toko
      buku akan 'terpaksa' mengambil stok buku tersebut lebih banyak dari
      biasanya.

      6. Kemasan itu penting
      Tips-tips di buku baru Safir sebenarnya bukan 'ilmu' yang benar-
      benar baru. tips2 itu sebenarnya sudah jadi pengetahuan umum yang
      ada di buku2 dia sebelumnya atau diterangkan di seminar2nya. tapi
      dia bisa mengemas 'ilmu lama' itu dengan bungkus baru dan ide besar
      yang baru. seperti Kiyosaki yang menerbitkan banyak sekali buku
      dengan isi 'yang itu-itu saja', tapi dia menuliskannya dengan sudut
      pandang berbeda.

      well, sebenarnya masih banyak hal2 yang saya pelajari, selain yang
      sedikit itu tadi.
      he inspires me so much. nggak ada salahnya kan 'mencuri ilmu' dari
      orang hebat?

      warm regards,

      malla.

      more about me: www.adekumalasari.com
       












      ____________________________________

      Kunjungi www.perencanakeuangan.com
      ____________________________________
      Yahoo! Groups Links

      <*> To visit your group on the web, go to:
          http://groups.yahoo.com/group/SSR-Klub/

      <*> To unsubscribe from this group, send an email to:
          SSR-Klub-unsubscribe@yahoogroups.com

      <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
          http://docs.yahoo.com/info/terms/
       
    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.