Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Fwd: Diterima di ITB Malah Kebingungan (AFI VS IPA) - Tolong Disebarkan Agar Tayangan TV Tidak Makin Merusak

Expand Messages
  • rima essay
    Note: forwarded message attached. ... Do you Yahoo!? New and Improved Yahoo! Mail - Send 10MB messages! [Non-text portions of this message have been removed]
    Message 1 of 7 , Aug 1, 2004
    • 0 Attachment
      Note: forwarded message attached.


      ---------------------------------
      Do you Yahoo!?
      New and Improved Yahoo! Mail - Send 10MB messages!

      [Non-text portions of this message have been removed]
    • peri_kiki
      ko ga ada isinya ya????
      Message 2 of 7 , Aug 1, 2004
      • 0 Attachment
        ko ga ada isinya ya????

        --- In Pendaki@yahoogroups.com, rima essay <essay_tripad@y...> wrote:
        >
        >
        > Note: forwarded message attached.
        >
        >
        > ---------------------------------
        > Do you Yahoo!?
        > New and Improved Yahoo! Mail - Send 10MB messages!
        >
        > [Non-text portions of this message have been removed]
      • anno_cartensz
        Iya nih yang mo di attachment mana ya ?? On Sun, 01 Aug 2004 11:20:38 -0000 ...
        Message 3 of 7 , Aug 1, 2004
        • 0 Attachment
          Iya nih yang mo di attachment mana ya ??
          On Sun, 01 Aug 2004 11:20:38 -0000
          "peri_kiki" <peri_kiki@...> wrote:
          > ko ga ada isinya ya????
          >
          > --- In Pendaki@yahoogroups.com, rima essay
          ><essay_tripad@y...> wrote:
          >>
          >>
          >> Note: forwarded message attached.
          >>
          >>
          >> ---------------------------------
          >> Do you Yahoo!?
          >> New and Improved Yahoo! Mail - Send 10MB messages!
          >>
          >> [Non-text portions of this message have been removed]
          >
          >
          >
          > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor
          >
          > SAVE OUR PLANET
          > 'global thinking, local action'
          > - Komunitas Pendaki Indonesia -
          > Yahoo! Groups Links
          >
          >
          >
          >
          >

          ===========================================================================================
          Netkuis Instan untuk wilayah Bandung (kode area 022) - SD,SMP,SMA berhadiah total puluhan juta rupiah... periode I dimulai 1 April 2004
          ===========================================================================================
        • andri
          mungin ini ya yang mau di posting aku postingkan deeh , ========================== Diterima di ITB Malah Kebingungan PEMENANG konser Akademi Fantasi Indosiar
          Message 4 of 7 , Aug 1, 2004
          • 0 Attachment
            mungin ini ya yang mau di posting

            aku postingkan deeh ,

            ==========================

            Diterima di ITB Malah Kebingungan


            PEMENANG konser Akademi Fantasi Indosiar (AFI) boleh
            tersenyum lega,
            sebab
            setelah konser usai, mereka segera mendapat tawaran
            rekaman atau nyanyi
            dan
            dapat uang dari berbagai sumber. Tidak demikian
            halnya dengan pemenang
            Olimpiade Biologi Internasional. Usai mendapat
            'penghargaan' dari
            Dirjen
            Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen),
            Departemen Pendidikan
            Nasional
            (Depdiknas) sebesar Rp5 juta per orang, mereka
            tambah miris dengan masa
            depan mereka sendiri. Sebab, bukan tawaran main
            sinetron, hiburan
            ataupun
            tawaran model iklan dari berbagai produk yang
            berarti bakal dapat duit.

            Sang juara Olimpiade itu harus berpikir keras
            bagaimana mencari duit
            untuk
            kelangsungan sekolah mereka. Seperti yang dialami
            Mulyono, pemenang
            medali
            perunggu Olimpiade biologi dari SMAN di daerah Pare,
            Kediri, Jawa Timur
            (Jatim). Mulyono mengaku dirinya telah diterima
            masuk di Institut
            Teknologi
            Bandung(ITB) jurusan mikrobiologi melalui ujian
            saringan masuk yang
            diterapkan oleh ITB sebelum SPMB berjalan. Untuk
            meringankan siswa yang
            orang tuanya petani itu, Mulyono mendapat dispensasi
            tidak harus
            membayar
            uang masuk yang besarnya sekitar Rp45 juta, tetapi
            untuk biaya kuliah
            serta
            biaya hidup selama di Bandung masih tetap menjadi
            pikirannya. "Ya,
            itulah
            yang mengganggu pikiran saya, dari mana saya harus
            mendapatkan uang,"
            katanya lirih.

            Peraih medali perak dalam lomba sains nasional yang
            diselenggarakan di
            Balikpapan belum lama ini, sedang berusaha mencari
            sponsor agar dirinya
            bisa
            memperoleh dana bagi kelangsungan sekolahnya kelak.
            Mulyono sempat
            bingung
            menghadapi uang kuliah yang besarnya Rp1,7 juta per
            semester, belum
            lagi
            biaya hidup di Bandung yang berdasarkan
            pemantauannya lebih dari
            Rp400.000
            sebulan. "Tanpa adanya beasiswa atau sponsor,
            mustahil saya bisa kuliah
            di
            sana," kata Mulyono.

            Kondisi serupa juga dialami Ni Komang Darmiani yang
            bersama-sama dengan
            Mulyono pergi ke Brisbane, Australia untuk membawa
            nama bangsa dalam
            Olimpiade Biologi tersebut, masih bingung terhadap
            masa depannya. Darmi
            mengaku telah diterima di Fakultas Kedokteran,
            Universitas Udayana
            melalui
            jalur Penelusuran Minat dan Bakat (PMDK). Namun,
            sebelum berangkat ke
            Brisbane untuk membuktikan bahwa bangsa Indonesia
            bukanlah bangsa
            terbelakang dengan cara ikut olimpiade sains, Darmi
            sempat bingung
            karena ia
            diwajibkan membayar uang pangkal dari Universitas
            Udayana sebesar Rp11
            juta.
            >
            Ketika pulang dari Australia dan Dirjen Dikdasmen
            memberikan uang
            'penghargaan' sebesar Rp5 juta dirinya sempat
            bergumam, "Wah, masih
            kurang
            Rp6 juta lagi." Terbayang di hadapannya, orang
            tuanya yang guru SMA,
            harus
            berusaha keras menyediakan kekurangan biaya
            tersebut, belum lagi biaya
            semester yang harus dibayarnya serta biaya hidup di
            Denpasar kelak bila
            ia
            belajar di Universitas Udayana. Letak Denpasar
            sangat jauh dari
            kediaman
            orang tuanya di Desa Bila, Kecamatan Kubutambahan,
            Buleleng, Singaraja. Artinya, selama menuntut ilmu mau tidak mau ia harus
            indekos karena
            tida
            ada famili di sana.

            Anugerah AFI yang hanya diselenggarakan di Indonesia
            begitu besar,
            tetapi
            mengapa anugerah Peraih Medali Perunggu olimpiade
            sains Cuma sebesar
            itu.
            Kapan masyarakat bumi tercinta ini mulai menghargai
            anak bangsanya yang
            telah membawa harum di dunia internasional. Jadi,
            kapan bangsa ini
            mulai
            menghargai orang cerdas dan pintar?

            Sumber Media Indonesia Online (22 Juli 2004).


            ***************************

            AFI Versus IPA
            Oleh : Ade Armando (Dosen UI dan Pengamat Media)

            Pernah dengar nama Yudistira Virgus? Atau, Edbert
            Jarvis Sie? Atau,
            Ardiansyah? Andika Putra? Atau, Ali Sucipto?

            Kalau Anda menganggap nama-nama itu terasa asing di
            telinga, jangan
            berkecil hati. Maklumlah, mereka memang tidak cukup
            diekspos media
            massa.
            Jangankan tampang, nama mereka saja tidak hadir di
            halaman satu surat
            kabar,
            di halaman depan tabloid dan majalah, apalagi di
            prime time siaran
            televisi
            dan radio kita.

            Dibandingkan Veri, Kia, dan Mawar (tiga finalis
            AFI), misalnya,
            pemberitaan soal Yudistira dan kawan-kawan bisa
            dibilang 'cuma seujung
            kuku'.

            Padahal, prestasi mereka sangat membanggakan.
            Mereka berlima semua siswa SMA membawa Indonesia
            menempati peringkat
            lima besar dalam Olimpiade Fisika Internasional di
            Pohang, Korea
            Selatan,
            yang baru berakhir Kamis lalu.

            Dalam ajang prestisius yang diikuti 73 negara ini,
            Indonesia hanya
            berada di bawah Belarusia, Cina, Iran, dan Kanada.
            Negara-negara besar
            seperti AS, Jepang, atau Jerman dilibas.
            Yudistira merebut medali emas untuk kategori total
            ujian teori dan
            praktik (eksperimen), sementara keempat teman
            lainnya merebut medali
            perak
            dan perunggu.

            Tapi, begitulah Indonesia.

            Pencapaian dalam kemampuan menguasai atau
            mengembangkan ilmu
            pengetahuan tidak memperoleh perhatian besar. Remaja
            Indonesia, sejak
            kecil,
            diajarkan untuk justru mengagumi hal-hal tidak
            mendasar.

            Lihat saja bagaimana saat ini ribuan remaja
            Indonesia

            ==============================

            apakah secuek ini kah indonesia dan petinggi petinggi negara yg baru sibuk kampanye . mentri pendidikan nya kemana yaaa?????.yang mikir meres otak pake bendera merah putih di dada nggak dapet perhatian .. cuman dapet imbalan sepantes nya .. hiks ... ???



            anno_cartensz <anno_cartensz@...> wrote:
            Iya nih yang mo di attachment mana ya ??
            On Sun, 01 Aug 2004 11:20:38 -0000
            "peri_kiki" <peri_kiki@...> wrote:
            > ko ga ada isinya ya????
            >
            > --- In Pendaki@yahoogroups.com, rima essay
            ><essay_tripad@y...> wrote:
            >>
            >>
            >> Note: forwarded message attached.
            >>
            >>
            >> ---------------------------------
            >> Do you Yahoo!?
            >> New and Improved Yahoo! Mail - Send 10MB messages!
            >>
            >> [Non-text portions of this message have been removed]
            >
            >
            >
            > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor
            >
            > SAVE OUR PLANET
            > 'global thinking, local action'
            > - Komunitas Pendaki Indonesia -
            > Yahoo! Groups Links
            >
            >
            >
            >
            >

            ===========================================================================================
            Netkuis Instan untuk wilayah Bandung (kode area 022) - SD,SMP,SMA berhadiah total puluhan juta rupiah... periode I dimulai 1 April 2004
            ===========================================================================================


            SAVE OUR PLANET
            'global thinking, local action'
            - Komunitas Pendaki Indonesia -


            Yahoo! Groups SponsorADVERTISEMENT


            ---------------------------------
            Yahoo! Groups Links

            To visit your group on the web, go to:
            http://groups.yahoo.com/group/Pendaki/

            To unsubscribe from this group, send an email to:
            Pendaki-unsubscribe@yahoogroups.com

            Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.



            -= salam =-
            andri

            --------------
            green of earth

            ---------------------------------
            Do you Yahoo!?
            Yahoo! Mail is new and improved - Check it out!

            [Non-text portions of this message have been removed]
          • Confidential
            Itulah kenyataan yang sedang kita hadapi frenz, sumberdaya manusia indonesia itu emang tidak begitu di hargai dengan baik. makanya gak salah bisa ada
            Message 5 of 7 , Aug 2, 2004
            • 0 Attachment
              Itulah kenyataan yang sedang kita hadapi frenz, sumberdaya manusia
              indonesia itu emang tidak begitu di hargai dengan baik. makanya gak
              salah bisa ada orang-orang yang memilih pergi dari indonesia hijrah
              ke negara lain dan berganti kewarganegaraan. Entah mau jadi apa
              nantinya negara ini, terlalu banyak kemubaziran yang terjadi, sayang
              memang.

              --- In Pendaki@yahoogroups.com, andri <thesimshon@y...> wrote:
              > mungin ini ya yang mau di posting
              >
              > aku postingkan deeh ,
              >
              > ==========================
              >
              > Diterima di ITB Malah Kebingungan
              >
              >
              > PEMENANG konser Akademi Fantasi Indosiar (AFI) boleh
              > tersenyum lega,
              > sebab
              > setelah konser usai, mereka segera mendapat tawaran
              > rekaman atau nyanyi
              > dan
              > dapat uang dari berbagai sumber. Tidak demikian
              > halnya dengan pemenang
              > Olimpiade Biologi Internasional. Usai mendapat
              > 'penghargaan' dari
              > Dirjen
              > Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen),
              > Departemen Pendidikan
              > Nasional
              > (Depdiknas) sebesar Rp5 juta per orang, mereka
              > tambah miris dengan masa
              > depan mereka sendiri. Sebab, bukan tawaran main
              > sinetron, hiburan
              > ataupun
              > tawaran model iklan dari berbagai produk yang
              > berarti bakal dapat duit.
              >
              > Sang juara Olimpiade itu harus berpikir keras
              > bagaimana mencari duit
              > untuk
              > kelangsungan sekolah mereka. Seperti yang dialami
              > Mulyono, pemenang
              > medali
              > perunggu Olimpiade biologi dari SMAN di daerah Pare,
              > Kediri, Jawa Timur
              > (Jatim). Mulyono mengaku dirinya telah diterima
              > masuk di Institut
              > Teknologi
              > Bandung(ITB) jurusan mikrobiologi melalui ujian
              > saringan masuk yang
              > diterapkan oleh ITB sebelum SPMB berjalan. Untuk
              > meringankan siswa yang
              > orang tuanya petani itu, Mulyono mendapat dispensasi
              > tidak harus
              > membayar
              > uang masuk yang besarnya sekitar Rp45 juta, tetapi
              > untuk biaya kuliah
              > serta
              > biaya hidup selama di Bandung masih tetap menjadi
              > pikirannya. "Ya,
              > itulah
              > yang mengganggu pikiran saya, dari mana saya harus
              > mendapatkan uang,"
              > katanya lirih.
              >
              > Peraih medali perak dalam lomba sains nasional yang
              > diselenggarakan di
              > Balikpapan belum lama ini, sedang berusaha mencari
              > sponsor agar dirinya
              > bisa
              > memperoleh dana bagi kelangsungan sekolahnya kelak.
              > Mulyono sempat
              > bingung
              > menghadapi uang kuliah yang besarnya Rp1,7 juta per
              > semester, belum
              > lagi
              > biaya hidup di Bandung yang berdasarkan
              > pemantauannya lebih dari
              > Rp400.000
              > sebulan. "Tanpa adanya beasiswa atau sponsor,
              > mustahil saya bisa kuliah
              > di
              > sana," kata Mulyono.
              >
              > Kondisi serupa juga dialami Ni Komang Darmiani yang
              > bersama-sama dengan
              > Mulyono pergi ke Brisbane, Australia untuk membawa
              > nama bangsa dalam
              > Olimpiade Biologi tersebut, masih bingung terhadap
              > masa depannya. Darmi
              > mengaku telah diterima di Fakultas Kedokteran,
              > Universitas Udayana
              > melalui
              > jalur Penelusuran Minat dan Bakat (PMDK). Namun,
              > sebelum berangkat ke
              > Brisbane untuk membuktikan bahwa bangsa Indonesia
              > bukanlah bangsa
              > terbelakang dengan cara ikut olimpiade sains, Darmi
              > sempat bingung
              > karena ia
              > diwajibkan membayar uang pangkal dari Universitas
              > Udayana sebesar Rp11
              > juta.
              > >
              > Ketika pulang dari Australia dan Dirjen Dikdasmen
              > memberikan uang
              > 'penghargaan' sebesar Rp5 juta dirinya sempat
              > bergumam, "Wah, masih
              > kurang
              > Rp6 juta lagi." Terbayang di hadapannya, orang
              > tuanya yang guru SMA,
              > harus
              > berusaha keras menyediakan kekurangan biaya
              > tersebut, belum lagi biaya
              > semester yang harus dibayarnya serta biaya hidup di
              > Denpasar kelak bila
              > ia
              > belajar di Universitas Udayana. Letak Denpasar
              > sangat jauh dari
              > kediaman
              > orang tuanya di Desa Bila, Kecamatan Kubutambahan,
              > Buleleng, Singaraja. Artinya, selama menuntut ilmu mau tidak mau
              ia harus
              > indekos karena
              > tida
              > ada famili di sana.
              >
              > Anugerah AFI yang hanya diselenggarakan di Indonesia
              > begitu besar,
              > tetapi
              > mengapa anugerah Peraih Medali Perunggu olimpiade
              > sains Cuma sebesar
              > itu.
              > Kapan masyarakat bumi tercinta ini mulai menghargai
              > anak bangsanya yang
              > telah membawa harum di dunia internasional. Jadi,
              > kapan bangsa ini
              > mulai
              > menghargai orang cerdas dan pintar?
              >
              > Sumber Media Indonesia Online (22 Juli 2004).
              >
              >
              > ***************************
              >
              > AFI Versus IPA
              > Oleh : Ade Armando (Dosen UI dan Pengamat Media)
              >
              > Pernah dengar nama Yudistira Virgus? Atau, Edbert
              > Jarvis Sie? Atau,
              > Ardiansyah? Andika Putra? Atau, Ali Sucipto?
              >
              > Kalau Anda menganggap nama-nama itu terasa asing di
              > telinga, jangan
              > berkecil hati. Maklumlah, mereka memang tidak cukup
              > diekspos media
              > massa.
              > Jangankan tampang, nama mereka saja tidak hadir di
              > halaman satu surat
              > kabar,
              > di halaman depan tabloid dan majalah, apalagi di
              > prime time siaran
              > televisi
              > dan radio kita.
              >
              > Dibandingkan Veri, Kia, dan Mawar (tiga finalis
              > AFI), misalnya,
              > pemberitaan soal Yudistira dan kawan-kawan bisa
              > dibilang 'cuma seujung
              > kuku'.
              >
              > Padahal, prestasi mereka sangat membanggakan.
              > Mereka berlima semua siswa SMA membawa Indonesia
              > menempati peringkat
              > lima besar dalam Olimpiade Fisika Internasional di
              > Pohang, Korea
              > Selatan,
              > yang baru berakhir Kamis lalu.
              >
              > Dalam ajang prestisius yang diikuti 73 negara ini,
              > Indonesia hanya
              > berada di bawah Belarusia, Cina, Iran, dan Kanada.
              > Negara-negara besar
              > seperti AS, Jepang, atau Jerman dilibas.
              > Yudistira merebut medali emas untuk kategori total
              > ujian teori dan
              > praktik (eksperimen), sementara keempat teman
              > lainnya merebut medali
              > perak
              > dan perunggu.
              >
              > Tapi, begitulah Indonesia.
              >
              > Pencapaian dalam kemampuan menguasai atau
              > mengembangkan ilmu
              > pengetahuan tidak memperoleh perhatian besar. Remaja
              > Indonesia, sejak
              > kecil,
              > diajarkan untuk justru mengagumi hal-hal tidak
              > mendasar.
              >
              > Lihat saja bagaimana saat ini ribuan remaja
              > Indonesia
              >
              > ==============================
              >
              > apakah secuek ini kah indonesia dan petinggi petinggi negara yg
              baru sibuk kampanye . mentri pendidikan nya kemana yaaa?????.yang
              mikir meres otak pake bendera merah putih di dada nggak dapet
              perhatian .. cuman dapet imbalan sepantes nya .. hiks ... ???
              >
              >
              >
              > anno_cartensz <anno_cartensz@t...> wrote:
              > Iya nih yang mo di attachment mana ya ??
              > On Sun, 01 Aug 2004 11:20:38 -0000
              > "peri_kiki" <peri_kiki@y...> wrote:
              > > ko ga ada isinya ya????
              > >
              > > --- In Pendaki@yahoogroups.com, rima essay
              > ><essay_tripad@y...> wrote:
              > >>
              > >>
              > >> Note: forwarded message attached.
              > >>
              > >>
              > >> ---------------------------------
              > >> Do you Yahoo!?
              > >> New and Improved Yahoo! Mail - Send 10MB messages!
              > >>
              > >> [Non-text portions of this message have been removed]
              > >
              > >
              > >
              > > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor
              > >
              > > SAVE OUR PLANET
              > > 'global thinking, local action'
              > > - Komunitas Pendaki Indonesia -
              > > Yahoo! Groups Links
              > >
              > >
              > >
              > >
              > >
              >
              >
              ======================================================================
              =====================
              > Netkuis Instan untuk wilayah Bandung (kode area 022) - SD,SMP,SMA
              berhadiah total puluhan juta rupiah... periode I dimulai 1 April 2004
              >
              ======================================================================
              =====================
              >
              >
              > SAVE OUR PLANET
              > 'global thinking, local action'
              > - Komunitas Pendaki Indonesia -
              >
              >
              > Yahoo! Groups SponsorADVERTISEMENT
              >
              >
              > ---------------------------------
              > Yahoo! Groups Links
              >
              > To visit your group on the web, go to:
              > http://groups.yahoo.com/group/Pendaki/
              >
              > To unsubscribe from this group, send an email to:
              > Pendaki-unsubscribe@yahoogroups.com
              >
              > Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of
              Service.
              >
              >
              >
              > -= salam =-
              > andri
              >
              > --------------
              > green of earth
              >
              > ---------------------------------
              > Do you Yahoo!?
              > Yahoo! Mail is new and improved - Check it out!
              >
              > [Non-text portions of this message have been removed]
            • ¥anwekÄ
              Itulah Fungsi Hidup Sbg Perjuangan, apalagi seorang pemenang terbaik tentulah akan berbeda dengan kita-kita yang pas-pasan dengan mengandalkan keberuntungan
              Message 6 of 7 , Aug 2, 2004
              • 0 Attachment
                Itulah Fungsi Hidup Sbg Perjuangan, apalagi seorang pemenang terbaik " tentulah akan berbeda dengan kita-kita yang pas-pasan dengan mengandalkan keberuntungan dan kebaikan lainnya sehingga kita bisa bekerja ataupun berkarya.

                seorang pemenang tak akan pernah menyerah, dan harus membuktikan bahwa dia adalah yang terbaik dari yang terbaik dengan mengandalkan kelebihan yang dimilikinya.....

                dan tentu kita harus bangga dengan negeri ini ....kalo malah lari hanya mengejar materi ....ya terserah lah....tapi negeri ini butuh para pemikir yang hebat dan tak akan patah semangat....salam dan selamat berjuang



                ----- Original Message -----
                From: Confidential
                To: Pendaki@yahoogroups.com
                Sent: Monday, August 02, 2004 5:50 PM
                Subject: [Pendaki] Re: Fwd: Diterima di ITB Malah Kebingungan (AFI VS IPA) - Tolong Disebarkan Agar Tayangan TV Tidak Makin Merusak


                Itulah kenyataan yang sedang kita hadapi frenz, sumberdaya manusia
                indonesia itu emang tidak begitu di hargai dengan baik. makanya gak
                salah bisa ada orang-orang yang memilih pergi dari indonesia hijrah
                ke negara lain dan berganti kewarganegaraan. Entah mau jadi apa
                nantinya negara ini, terlalu banyak kemubaziran yang terjadi, sayang
                memang.

                --- In Pendaki@yahoogroups.com, andri <thesimshon@y...> wrote:
                > mungin ini ya yang mau di posting
                >
                > aku postingkan deeh ,
                >
                > ==========================
                >
                > Diterima di ITB Malah Kebingungan
                >
                >
                > PEMENANG konser Akademi Fantasi Indosiar (AFI) boleh
                > tersenyum lega,
                > sebab
                > setelah konser usai, mereka segera mendapat tawaran
                > rekaman atau nyanyi
                > dan
                > dapat uang dari berbagai sumber. Tidak demikian
                > halnya dengan pemenang
                > Olimpiade Biologi Internasional. Usai mendapat
                > 'penghargaan' dari
                > Dirjen
                > Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen),
                > Departemen Pendidikan
                > Nasional
                > (Depdiknas) sebesar Rp5 juta per orang, mereka
                > tambah miris dengan masa
                > depan mereka sendiri. Sebab, bukan tawaran main
                > sinetron, hiburan
                > ataupun
                > tawaran model iklan dari berbagai produk yang
                > berarti bakal dapat duit.
                >
                > Sang juara Olimpiade itu harus berpikir keras
                > bagaimana mencari duit
                > untuk
                > kelangsungan sekolah mereka. Seperti yang dialami
                > Mulyono, pemenang
                > medali
                > perunggu Olimpiade biologi dari SMAN di daerah Pare,
                > Kediri, Jawa Timur
                > (Jatim). Mulyono mengaku dirinya telah diterima
                > masuk di Institut
                > Teknologi
                > Bandung(ITB) jurusan mikrobiologi melalui ujian
                > saringan masuk yang
                > diterapkan oleh ITB sebelum SPMB berjalan. Untuk
                > meringankan siswa yang
                > orang tuanya petani itu, Mulyono mendapat dispensasi
                > tidak harus
                > membayar
                > uang masuk yang besarnya sekitar Rp45 juta, tetapi
                > untuk biaya kuliah
                > serta
                > biaya hidup selama di Bandung masih tetap menjadi
                > pikirannya. "Ya,
                > itulah
                > yang mengganggu pikiran saya, dari mana saya harus
                > mendapatkan uang,"
                > katanya lirih.
                >
                > Peraih medali perak dalam lomba sains nasional yang
                > diselenggarakan di
                > Balikpapan belum lama ini, sedang berusaha mencari
                > sponsor agar dirinya
                > bisa
                > memperoleh dana bagi kelangsungan sekolahnya kelak.
                > Mulyono sempat
                > bingung
                > menghadapi uang kuliah yang besarnya Rp1,7 juta per
                > semester, belum
                > lagi
                > biaya hidup di Bandung yang berdasarkan
                > pemantauannya lebih dari
                > Rp400.000
                > sebulan. "Tanpa adanya beasiswa atau sponsor,
                > mustahil saya bisa kuliah
                > di
                > sana," kata Mulyono.
                >
                > Kondisi serupa juga dialami Ni Komang Darmiani yang
                > bersama-sama dengan
                > Mulyono pergi ke Brisbane, Australia untuk membawa
                > nama bangsa dalam
                > Olimpiade Biologi tersebut, masih bingung terhadap
                > masa depannya. Darmi
                > mengaku telah diterima di Fakultas Kedokteran,
                > Universitas Udayana
                > melalui
                > jalur Penelusuran Minat dan Bakat (PMDK). Namun,
                > sebelum berangkat ke
                > Brisbane untuk membuktikan bahwa bangsa Indonesia
                > bukanlah bangsa
                > terbelakang dengan cara ikut olimpiade sains, Darmi
                > sempat bingung
                > karena ia
                > diwajibkan membayar uang pangkal dari Universitas
                > Udayana sebesar Rp11
                > juta.
                > >
                > Ketika pulang dari Australia dan Dirjen Dikdasmen
                > memberikan uang
                > 'penghargaan' sebesar Rp5 juta dirinya sempat
                > bergumam, "Wah, masih
                > kurang
                > Rp6 juta lagi." Terbayang di hadapannya, orang
                > tuanya yang guru SMA,
                > harus
                > berusaha keras menyediakan kekurangan biaya
                > tersebut, belum lagi biaya
                > semester yang harus dibayarnya serta biaya hidup di
                > Denpasar kelak bila
                > ia
                > belajar di Universitas Udayana. Letak Denpasar
                > sangat jauh dari
                > kediaman
                > orang tuanya di Desa Bila, Kecamatan Kubutambahan,
                > Buleleng, Singaraja. Artinya, selama menuntut ilmu mau tidak mau
                ia harus
                > indekos karena
                > tida
                > ada famili di sana.
                >
                > Anugerah AFI yang hanya diselenggarakan di Indonesia
                > begitu besar,
                > tetapi
                > mengapa anugerah Peraih Medali Perunggu olimpiade
                > sains Cuma sebesar
                > itu.
                > Kapan masyarakat bumi tercinta ini mulai menghargai
                > anak bangsanya yang
                > telah membawa harum di dunia internasional. Jadi,
                > kapan bangsa ini
                > mulai
                > menghargai orang cerdas dan pintar?
                >
                > Sumber Media Indonesia Online (22 Juli 2004).
                >
                >
                > ***************************
                >
                > AFI Versus IPA
                > Oleh : Ade Armando (Dosen UI dan Pengamat Media)
                >
                > Pernah dengar nama Yudistira Virgus? Atau, Edbert
                > Jarvis Sie? Atau,
                > Ardiansyah? Andika Putra? Atau, Ali Sucipto?
                >
                > Kalau Anda menganggap nama-nama itu terasa asing di
                > telinga, jangan
                > berkecil hati. Maklumlah, mereka memang tidak cukup
                > diekspos media
                > massa.
                > Jangankan tampang, nama mereka saja tidak hadir di
                > halaman satu surat
                > kabar,
                > di halaman depan tabloid dan majalah, apalagi di
                > prime time siaran
                > televisi
                > dan radio kita.
                >
                > Dibandingkan Veri, Kia, dan Mawar (tiga finalis
                > AFI), misalnya,
                > pemberitaan soal Yudistira dan kawan-kawan bisa
                > dibilang 'cuma seujung
                > kuku'.
                >
                > Padahal, prestasi mereka sangat membanggakan.
                > Mereka berlima semua siswa SMA membawa Indonesia
                > menempati peringkat
                > lima besar dalam Olimpiade Fisika Internasional di
                > Pohang, Korea
                > Selatan,
                > yang baru berakhir Kamis lalu.
                >
                > Dalam ajang prestisius yang diikuti 73 negara ini,
                > Indonesia hanya
                > berada di bawah Belarusia, Cina, Iran, dan Kanada.
                > Negara-negara besar
                > seperti AS, Jepang, atau Jerman dilibas.
                > Yudistira merebut medali emas untuk kategori total
                > ujian teori dan
                > praktik (eksperimen), sementara keempat teman
                > lainnya merebut medali
                > perak
                > dan perunggu.
                >
                > Tapi, begitulah Indonesia.
                >
                > Pencapaian dalam kemampuan menguasai atau
                > mengembangkan ilmu
                > pengetahuan tidak memperoleh perhatian besar. Remaja
                > Indonesia, sejak
                > kecil,
                > diajarkan untuk justru mengagumi hal-hal tidak
                > mendasar.
                >
                > Lihat saja bagaimana saat ini ribuan remaja
                > Indonesia
                >
                > ==============================
                >
                > apakah secuek ini kah indonesia dan petinggi petinggi negara yg
                baru sibuk kampanye . mentri pendidikan nya kemana yaaa?????.yang
                mikir meres otak pake bendera merah putih di dada nggak dapet
                perhatian .. cuman dapet imbalan sepantes nya .. hiks ... ???
                >
                >
                >
                > anno_cartensz <anno_cartensz@t...> wrote:
                > Iya nih yang mo di attachment mana ya ??
                > On Sun, 01 Aug 2004 11:20:38 -0000
                > "peri_kiki" <peri_kiki@y...> wrote:
                > > ko ga ada isinya ya????
                > >
                > > --- In Pendaki@yahoogroups.com, rima essay
                > ><essay_tripad@y...> wrote:
                > >>
                > >>
                > >> Note: forwarded message attached.
                > >>
                > >>
                > >> ---------------------------------
                > >> Do you Yahoo!?
                > >> New and Improved Yahoo! Mail - Send 10MB messages!
                > >>
                > >> [Non-text portions of this message have been removed]
                > >
                > >
                > >
                > > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor
                > >
                > > SAVE OUR PLANET
                > > 'global thinking, local action'
                > > - Komunitas Pendaki Indonesia -
                > > Yahoo! Groups Links
                > >
                > >
                > >
                > >
                > >
                >
                >
                ======================================================================
                =====================
                > Netkuis Instan untuk wilayah Bandung (kode area 022) - SD,SMP,SMA
                berhadiah total puluhan juta rupiah... periode I dimulai 1 April 2004
                >
                ======================================================================
                =====================
                >
                >
                > SAVE OUR PLANET
                > 'global thinking, local action'
                > - Komunitas Pendaki Indonesia -
                >
                >
                > Yahoo! Groups SponsorADVERTISEMENT
                >
                >
                > ---------------------------------
                > Yahoo! Groups Links
                >
                > To visit your group on the web, go to:
                > http://groups.yahoo.com/group/Pendaki/
                >
                > To unsubscribe from this group, send an email to:
                > Pendaki-unsubscribe@yahoogroups.com
                >
                > Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of
                Service.
                >
                >
                >
                > -= salam =-
                > andri
                >
                > --------------
                > green of earth
                >
                > ---------------------------------
                > Do you Yahoo!?
                > Yahoo! Mail is new and improved - Check it out!
                >
                > [Non-text portions of this message have been removed]



                SAVE OUR PLANET
                'global thinking, local action'
                - Komunitas Pendaki Indonesia -


                Yahoo! Groups Sponsor
                ADVERTISEMENT





                ------------------------------------------------------------------------------
                Yahoo! Groups Links

                a.. To visit your group on the web, go to:
                http://groups.yahoo.com/group/Pendaki/

                b.. To unsubscribe from this group, send an email to:
                Pendaki-unsubscribe@yahoogroups.com

                c.. Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.



                [Non-text portions of this message have been removed]
              • budi santoso
                Hemm... Saya sendiri nggak tahu harus bilang apa yah... soalnya saya juga kere neh.... Tapi saya pernah denger cerita (dari temen yg di UGM), bagaimana
                Message 7 of 7 , Aug 2, 2004
                • 0 Attachment
                  Hemm...
                  Saya sendiri nggak tahu harus bilang apa yah...
                  soalnya saya juga kere neh....
                  Tapi saya pernah denger cerita (dari temen yg di UGM), bagaimana temennya yg kere tapi cerdas, kuliah di UGM sambil cari makan dari mulung sampah dan barbekas! atau para pendiri PRIMAGAMA yg awalnya para mahasiswa yg cari tambahan doang.
                  Selalu banyak jalan menuju sarjana...
                  utk mas Mulyono dan mbak Dariani ( kali ajah anggota milis) dimanapun kau berada, doa kami dari jauh,
                  Jangan Pernah Patah Semangat yah!

                  Tabik!
                  HarusKere.


                  ¥anwekÄ <gappala14club@...> wrote:
                  Itulah Fungsi Hidup Sbg Perjuangan, apalagi seorang pemenang terbaik " tentulah akan berbeda dengan kita-kita yang pas-pasan dengan mengandalkan keberuntungan dan kebaikan lainnya sehingga kita bisa bekerja ataupun berkarya.

                  seorang pemenang tak akan pernah menyerah, dan harus membuktikan bahwa dia adalah yang terbaik dari yang terbaik dengan mengandalkan kelebihan yang dimilikinya.....

                  dan tentu kita harus bangga dengan negeri ini ....kalo malah lari hanya mengejar materi ....ya terserah lah....tapi negeri ini butuh para pemikir yang hebat dan tak akan patah semangat....salam dan selamat berjuang



                  ----- Original Message -----
                  From: Confidential
                  To: Pendaki@yahoogroups.com
                  Sent: Monday, August 02, 2004 5:50 PM
                  Subject: [Pendaki] Re: Fwd: Diterima di ITB Malah Kebingungan (AFI VS IPA) - Tolong Disebarkan Agar Tayangan TV Tidak Makin Merusak


                  Itulah kenyataan yang sedang kita hadapi frenz, sumberdaya manusia
                  indonesia itu emang tidak begitu di hargai dengan baik. makanya gak
                  salah bisa ada orang-orang yang memilih pergi dari indonesia hijrah
                  ke negara lain dan berganti kewarganegaraan. Entah mau jadi apa
                  nantinya negara ini, terlalu banyak kemubaziran yang terjadi, sayang
                  memang.

                  --- In Pendaki@yahoogroups.com, andri <thesimshon@y...> wrote:
                  > mungin ini ya yang mau di posting
                  >
                  > aku postingkan deeh ,
                  >
                  > ==========================
                  >
                  > Diterima di ITB Malah Kebingungan
                  >
                  >
                  > PEMENANG konser Akademi Fantasi Indosiar (AFI) boleh
                  > tersenyum lega,
                  > sebab
                  > setelah konser usai, mereka segera mendapat tawaran
                  > rekaman atau nyanyi
                  > dan
                  > dapat uang dari berbagai sumber. Tidak demikian
                  > halnya dengan pemenang
                  > Olimpiade Biologi Internasional. Usai mendapat
                  > 'penghargaan' dari
                  > Dirjen
                  > Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen),
                  > Departemen Pendidikan
                  > Nasional
                  > (Depdiknas) sebesar Rp5 juta per orang, mereka
                  > tambah miris dengan masa
                  > depan mereka sendiri. Sebab, bukan tawaran main
                  > sinetron, hiburan
                  > ataupun
                  > tawaran model iklan dari berbagai produk yang
                  > berarti bakal dapat duit.
                  >
                  > Sang juara Olimpiade itu harus berpikir keras
                  > bagaimana mencari duit
                  > untuk
                  > kelangsungan sekolah mereka. Seperti yang dialami
                  > Mulyono, pemenang
                  > medali
                  > perunggu Olimpiade biologi dari SMAN di daerah Pare,
                  > Kediri, Jawa Timur
                  > (Jatim). Mulyono mengaku dirinya telah diterima
                  > masuk di Institut
                  > Teknologi
                  > Bandung(ITB) jurusan mikrobiologi melalui ujian
                  > saringan masuk yang
                  > diterapkan oleh ITB sebelum SPMB berjalan. Untuk
                  > meringankan siswa yang
                  > orang tuanya petani itu, Mulyono mendapat dispensasi
                  > tidak harus
                  > membayar
                  > uang masuk yang besarnya sekitar Rp45 juta, tetapi
                  > untuk biaya kuliah
                  > serta
                  > biaya hidup selama di Bandung masih tetap menjadi
                  > pikirannya. "Ya,
                  > itulah
                  > yang mengganggu pikiran saya, dari mana saya harus
                  > mendapatkan uang,"
                  > katanya lirih.
                  >
                  > Peraih medali perak dalam lomba sains nasional yang
                  > diselenggarakan di
                  > Balikpapan belum lama ini, sedang berusaha mencari
                  > sponsor agar dirinya
                  > bisa
                  > memperoleh dana bagi kelangsungan sekolahnya kelak.
                  > Mulyono sempat
                  > bingung
                  > menghadapi uang kuliah yang besarnya Rp1,7 juta per
                  > semester, belum
                  > lagi
                  > biaya hidup di Bandung yang berdasarkan
                  > pemantauannya lebih dari
                  > Rp400.000
                  > sebulan. "Tanpa adanya beasiswa atau sponsor,
                  > mustahil saya bisa kuliah
                  > di
                  > sana," kata Mulyono.
                  >
                  > Kondisi serupa juga dialami Ni Komang Darmiani yang
                  > bersama-sama dengan
                  > Mulyono pergi ke Brisbane, Australia untuk membawa
                  > nama bangsa dalam
                  > Olimpiade Biologi tersebut, masih bingung terhadap
                  > masa depannya. Darmi
                  > mengaku telah diterima di Fakultas Kedokteran,
                  > Universitas Udayana
                  > melalui
                  > jalur Penelusuran Minat dan Bakat (PMDK). Namun,
                  > sebelum berangkat ke
                  > Brisbane untuk membuktikan bahwa bangsa Indonesia
                  > bukanlah bangsa
                  > terbelakang dengan cara ikut olimpiade sains, Darmi
                  > sempat bingung
                  > karena ia
                  > diwajibkan membayar uang pangkal dari Universitas
                  > Udayana sebesar Rp11
                  > juta.
                  > >
                  > Ketika pulang dari Australia dan Dirjen Dikdasmen
                  > memberikan uang
                  > 'penghargaan' sebesar Rp5 juta dirinya sempat
                  > bergumam, "Wah, masih
                  > kurang
                  > Rp6 juta lagi." Terbayang di hadapannya, orang
                  > tuanya yang guru SMA,
                  > harus
                  > berusaha keras menyediakan kekurangan biaya
                  > tersebut, belum lagi biaya
                  > semester yang harus dibayarnya serta biaya hidup di
                  > Denpasar kelak bila
                  > ia
                  > belajar di Universitas Udayana. Letak Denpasar
                  > sangat jauh dari
                  > kediaman
                  > orang tuanya di Desa Bila, Kecamatan Kubutambahan,
                  > Buleleng, Singaraja. Artinya, selama menuntut ilmu mau tidak mau
                  ia harus
                  > indekos karena
                  > tida
                  > ada famili di sana.
                  >
                  > Anugerah AFI yang hanya diselenggarakan di Indonesia
                  > begitu besar,
                  > tetapi
                  > mengapa anugerah Peraih Medali Perunggu olimpiade
                  > sains Cuma sebesar
                  > itu.
                  > Kapan masyarakat bumi tercinta ini mulai menghargai
                  > anak bangsanya yang
                  > telah membawa harum di dunia internasional. Jadi,
                  > kapan bangsa ini
                  > mulai
                  > menghargai orang cerdas dan pintar?
                  >
                  > Sumber Media Indonesia Online (22 Juli 2004).
                  >
                  >
                  > ***************************
                  >
                  > AFI Versus IPA
                  > Oleh : Ade Armando (Dosen UI dan Pengamat Media)
                  >
                  > Pernah dengar nama Yudistira Virgus? Atau, Edbert
                  > Jarvis Sie? Atau,
                  > Ardiansyah? Andika Putra? Atau, Ali Sucipto?
                  >
                  > Kalau Anda menganggap nama-nama itu terasa asing di
                  > telinga, jangan
                  > berkecil hati. Maklumlah, mereka memang tidak cukup
                  > diekspos media
                  > massa.
                  > Jangankan tampang, nama mereka saja tidak hadir di
                  > halaman satu surat
                  > kabar,
                  > di halaman depan tabloid dan majalah, apalagi di
                  > prime time siaran
                  > televisi
                  > dan radio kita.
                  >
                  > Dibandingkan Veri, Kia, dan Mawar (tiga finalis
                  > AFI), misalnya,
                  > pemberitaan soal Yudistira dan kawan-kawan bisa
                  > dibilang 'cuma seujung
                  > kuku'.
                  >
                  > Padahal, prestasi mereka sangat membanggakan.
                  > Mereka berlima semua siswa SMA membawa Indonesia
                  > menempati peringkat
                  > lima besar dalam Olimpiade Fisika Internasional di
                  > Pohang, Korea
                  > Selatan,
                  > yang baru berakhir Kamis lalu.
                  >
                  > Dalam ajang prestisius yang diikuti 73 negara ini,
                  > Indonesia hanya
                  > berada di bawah Belarusia, Cina, Iran, dan Kanada.
                  > Negara-negara besar
                  > seperti AS, Jepang, atau Jerman dilibas.
                  > Yudistira merebut medali emas untuk kategori total
                  > ujian teori dan
                  > praktik (eksperimen), sementara keempat teman
                  > lainnya merebut medali
                  > perak
                  > dan perunggu.
                  >
                  > Tapi, begitulah Indonesia.
                  >
                  > Pencapaian dalam kemampuan menguasai atau
                  > mengembangkan ilmu
                  > pengetahuan tidak memperoleh perhatian besar. Remaja
                  > Indonesia, sejak
                  > kecil,
                  > diajarkan untuk justru mengagumi hal-hal tidak
                  > mendasar.
                  >
                  > Lihat saja bagaimana saat ini ribuan remaja
                  > Indonesia
                  >
                  > ==============================
                  >
                  > apakah secuek ini kah indonesia dan petinggi petinggi negara yg
                  baru sibuk kampanye . mentri pendidikan nya kemana yaaa?????.yang
                  mikir meres otak pake bendera merah putih di dada nggak dapet
                  perhatian .. cuman dapet imbalan sepantes nya .. hiks ... ???
                  >
                  >
                  >
                  > anno_cartensz <anno_cartensz@t...> wrote:
                  > Iya nih yang mo di attachment mana ya ??
                  > On Sun, 01 Aug 2004 11:20:38 -0000
                  > "peri_kiki" <peri_kiki@y...> wrote:
                  > > ko ga ada isinya ya????
                  > >
                  > > --- In Pendaki@yahoogroups.com, rima essay
                  > ><essay_tripad@y...> wrote:
                  > >>
                  > >>
                  > >> Note: forwarded message attached.
                  > >>
                  > >>
                  > >> ---------------------------------
                  > >> Do you Yahoo!?
                  > >> New and Improved Yahoo! Mail - Send 10MB messages!
                  > >>
                  > >> [Non-text portions of this message have been removed]
                  > >
                  > >
                  > >
                  > > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor
                  > >
                  > > SAVE OUR PLANET
                  > > 'global thinking, local action'
                  > > - Komunitas Pendaki Indonesia -
                  > > Yahoo! Groups Links
                  > >
                  > >
                  > >
                  > >
                  > >
                  >
                  >
                  ======================================================================
                  =====================
                  > Netkuis Instan untuk wilayah Bandung (kode area 022) - SD,SMP,SMA
                  berhadiah total puluhan juta rupiah... periode I dimulai 1 April 2004
                  >
                  ======================================================================
                  =====================
                  >
                  >
                  > SAVE OUR PLANET
                  > 'global thinking, local action'
                  > - Komunitas Pendaki Indonesia -
                  >
                  >
                  > Yahoo! Groups SponsorADVERTISEMENT
                  >
                  >
                  > ---------------------------------
                  > Yahoo! Groups Links
                  >
                  > To visit your group on the web, go to:
                  > http://groups.yahoo.com/group/Pendaki/
                  >
                  > To unsubscribe from this group, send an email to:
                  > Pendaki-unsubscribe@yahoogroups.com
                  >
                  > Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of
                  Service.
                  >
                  >
                  >
                  > -= salam =-
                  > andri
                  >
                  > --------------
                  > green of earth
                  >
                  > ---------------------------------
                  > Do you Yahoo!?
                  > Yahoo! Mail is new and improved - Check it out!
                  >
                  > [Non-text portions of this message have been removed]



                  SAVE OUR PLANET
                  'global thinking, local action'
                  - Komunitas Pendaki Indonesia -


                  Yahoo! Groups Sponsor
                  ADVERTISEMENT





                  ------------------------------------------------------------------------------
                  Yahoo! Groups Links

                  a.. To visit your group on the web, go to:
                  http://groups.yahoo.com/group/Pendaki/

                  b.. To unsubscribe from this group, send an email to:
                  Pendaki-unsubscribe@yahoogroups.com

                  c.. Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.



                  [Non-text portions of this message have been removed]



                  SAVE OUR PLANET
                  'global thinking, local action'
                  - Komunitas Pendaki Indonesia -


                  Yahoo! Groups SponsorADVERTISEMENT


                  ---------------------------------
                  Yahoo! Groups Links

                  To visit your group on the web, go to:
                  http://groups.yahoo.com/group/Pendaki/

                  To unsubscribe from this group, send an email to:
                  Pendaki-unsubscribe@yahoogroups.com

                  Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.



                  ---------------------------------
                  Yahoo! Messenger - Communicate instantly..."Ping" your friends today! Download Messenger Now

                  [Non-text portions of this message have been removed]
                Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.