Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Fwd: Segar Bugar Sepanjang Masa: Mengapa Vegan? Haruskah? (1)

Expand Messages
  • light 99
    Barangkali berguna bagi yang ingin belajar melakukan pola hidup yang lebih ramah lingkungan .... ... From: light 99 Date: 2013/5/8 Subject: Segar Bugar
    Message 1 of 1 , May 8, 2013
    • 0 Attachment

      Barangkali berguna bagi yang ingin belajar melakukan pola hidup yang lebih ramah lingkungan ....


      ---------- Forwarded message ----------
      From: light 99
      Date: 2013/5/8
      Subject: Segar Bugar Sepanjang Masa: Mengapa Vegan? Haruskah? (1)
      To: segarbugarsepanjangmasa@...

      Mengapa Vegan? Haruskah? (1)

      Akibat istilah “vegetarian” banyak dipelencengkan oleh banyak orang sehingga mempunyai banyak sekali arti dan banyak sekali macamnya maka orang membentuk istilah baru, yaitu “vegan”, untuk mengutarakan sebuah pola hidup yang tidak menggunakan dan mengkonsumsi bahan dari produk hewani, tidak menggunakan atau mengkonsumsi bahan yang melibatkan penyiksaan hewan, termasuk : madu, sarang burung, produksi dari kulit dst.

      Tetapi, apakah haruskah kita menjadi vegan?

      Hehehehe, iya sih, karena sekurangnya kita akan menjadi cenderung lebih sehat dan mestinya menjadi “vegan” sendiri akan membuat kita lebih sederhana, mudah dan ramah. Kalau itu menjadi terlalu kompleks dan membuat kita terpaksa berpikir tentang ilmu nutrisi bahkan harus menambah berbagai suplemen karena menjadi vegan, tentu itu bertentangan dengan prinsip “vegan” itu sendiri.

      Kalau makanan yang dikatakan “vegan” itu diproses sangat panjang dan begitu kompleks serta apalagi mahal, apakah juga masih sesuai dengan filosofi pembentukan istilah “vegan” itu sendiri?

      Tidak mudah bergaul? Hahahaha…, mungkin itu juga menjadi satu hambatan, benar.. Tapi, alih-alih menjadi suatu hambatan, bisa juga menjadi obyek pembicaraan agar kita lebih mudah bersosialisai. Mengapa tidak?

      Lebih lanjut, mari kita buka kembali buku The China Study: Starling Implication for Diet, Weight Loss, and Long-Term Health, oleh Colin T. Campbell

      Pada pengamatan Colin pada 6500 pria yang dilakukan  di 65 daerah di daratan China pada tahun 1983, seperti disebutkan pada bukunya tersebut, terlihat bahwa terdapat hubungan yang sangat erat antara pemakan daging, produk susu dan telur dengan kanker. Collin menyimpulkan bahwa makin banyak produk hewani yang dikonsumsi, makin tinggi resikonya untuk menderita kanker, diabetes dan sakit jantung. Semua penyakit ini berhubungan erat dengan pola makan hewan dan produk yang mengandung hewan yang dimakan oleh mereka.

      Kanker yang dimaksudkan bukan hanya satu jenis kanker saja, tetapi meliputi kanker kolon, kanker paru-paru, kanker payudara, kanker prostat, kanker lambung, kanker hati dst.

      Collin juga mengamati hubungan antara kolesterol dan berbagai penyakit yang terjadi. Begitu kolesterol dalam darah turun dari 170 mg/dL menjadi 90 mg/dL, tingkat kanker hati, kanker kolon, kanker dubur, kanker paru-paru, kanker payudara, leukemia pada anak-anak, leukemia pada orang dewasa. kanker otak pada anak-anak, kanker otak pada orang dewasa, kaker lambung dan kanker tenggorokan berkurang juga dengan tinggi juga.

      Ini berarti, jika kita menjadi “vegan” seperti filosofinya tersebut, yang sederhana dan mudah itu, berarti kita sudah mengurangi resiko untuk menderita kanker dalam jumlah yang sangat tinggi.

      Agaknya vegan memang merupakan pola hidup yang perlu segera kita dalami dan lakukan, sebelum kita meningkat pada pola makan atau pola hidup yang lain yang lebih menarik untuk kita pelajari dan tekuni. Vegan merupakan langkah dasar dari seluruh pola makan yang lebih baik.

      Tidak perlu risau dengan tambahan suplemen atau bahkan khawatir kekurangan vitamin B12 atau buru-buru banyak makan kedelai bukan?

      Tapi, bagaimana dengan daging organik, telur organik, susu organik, ikan organik? Bukankah mereka itu semua tidak mengandung antibiotika, hormon pertumbuhan dan semprotan pestisida?

      Ikuti pembahasan yang akan datang!

      (bersambung)

      - Campbell, C. T., & Campbell, T. M. , “The China Study: Starling Implications for Diet, Weight Loss and Long-Term Health”, TX: Ben Bella Books, Dallas, 2006.

       ___________________________________

       
      Pola Makan Segar merupakan suatu pola makan yang dapat membuat tubuh memiliki kesempatan lebih besar untuk memulihkan diri, memperbaiki diri dan meningkatkan kesehatan. Kita akan menjadi makin kagum dan terkejut bahwa sesungguhnya tubuh ini begitu indah dan hebat.
       
      Sekalipun "Makanan Segar bukanlah Obat" tetapi ...menjadi lebih sehat, lebih bugar, lebih bersemangat, lebih ceria, lebih bahagia dan menjadi sangat-sangat keren hanyalah sekedar efek sampingan kecil setelah kita melakukan pola makan segar dan pola hidup yang baik.
       
      Ulasan 'seputar kesehatan yang sering tidak kita pikirkan' yang lain dapat didapatkan dengan membuka atau join di :
      http://groups.google.com/group/segarbugarsepanjangmasa
       
      ---
      Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "Segar Bugar Sepanjang Masa Tanpa Obat & Tanpa Suplemen" dari Grup Google.
       Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
       
       


    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.