Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.
 

Re: [PeaceGeneration] Menjadi NGO?

Expand Messages
  • vicki dewi
    Hahahahaha ziza bisa aja. Emang aku ngingetin betapa berharganya menit demi menit itu? jadi terharu kalau kamu masih nget. Ok buat aku sendiri, peace gen itu
    Message 1 of 59 , Sep 12 8:48 PM
      Hahahahaha ziza bisa aja. Emang aku ngingetin betapa berharganya menit demi menit itu? jadi terharu kalau kamu masih nget.
       
      Ok buat aku sendiri, peace gen itu adalah impian. Tenu aja pengen banget dan kepikiran juga gmn kalo peace gen jadi NGo biar lebih mapan. AKu dan bbrp temen peace gen yang dulu bahkan sempet ya berangan-angan kalo misalnya kita dah pada kerja kita akan menyisihkan uang gaji kita untuk jadi funding. Untuk apa? tentu saja untuk menjaga idealisme dan cita-cita kita. Ketika ada kepentingan lain yang masuk dengan iming-iming "dana" apakah kita yakin kita masih tetap bisa menjaga idealisme kita. Coba aja deh dari pengalaman yang udah-udah kita rasakan. Baik di peace gen atau di tempat lain, kalau udah menyangkut uang dan ketenaran semuanya langsung dtang mengerubut, rubung-rubung kayak semut. It sucks!!! saling jegal, saling kontra. Udah deh lupa sama tujuan semula dan akhirnya memilih bersikap kompromis yang ah...bagiku sekali lagi itu sucks!
      Entah sudah berapa banyak aku nemuin hal yang kayak gitu dan sekarang aku udah sangat waspada. Mempertahankan idealisme itu sussah dan nggak gampang lho! Harus pinter-pinter bernegosiasi dan berkompromi baik dengan diri sendiri atau dengan yang lain supaya idealisme kita nggak tumbang kayak pohon kena badai.
      Ya, pertimbangannya itu aja. Apa kita akan masih tetap bisa independen dengan semua idealisme kita kalau jadi NGO dan tergantung pada "bantuan" pihak tertentu. Kebetulan aku banyak bergaul dengan orang-orang interntional NGO. Dari direktur CARE, Save The Children, Oxfam, CUSO, Plan dan banyak lagi. AKu banyak sharing sama mereka tentang NGO di Indonesia. Meskipun pada dasarnya mereka baik dan punya duit lumayan, tapi tetep aja di mata internasional, kita ini didiskreditkan lho. Believe it or not!!!! Kita ini cuma jadi bahan tontonan dengan segala kemiskinan kita yang butuh belas kasihan orang lain dan mata duitan. Dengan menjamurnya LSM di Indonesia, mereka dah berpikir kalau "it's all about the money".LSM cuma buat nyari duit.
      Yah, gitu aja sih pendapatku. Jadi NGO nggak pa-pa tapi kuharap temen-temen bisa tetep berpegang teguh dan berkomitmen sepenuhnya pada idealisme dan cita-cita luhur peace generation, jangan sampai ada kepentingan lain yang membelokkannya. Jangan pula gampang tergiur dengan uang. Yang penting itu sebenernya komitmen di dalam hati kita kok. Mungkin aku pergi jauh dari sini, tapi komitmen peace dan nilai-nilai lainnya yang aku dapat dari peace generation akan selalu tinggal di jiwaku sampai mati.
      Yang jelas aku nggak akan rela kalau nantinya Peace generation cuma jadi LSM ecek-ecek yang semrawut dan proyekan. Apalagi kalau orang-orangnya nggak berkompeten dan nggak berkomitmen.
      Inget temen-temen "Idealisme adalah kemewahan terakhir yang dimiliki mahasiswa" !!
       
       
      love
      vicki
       
       
      ziza sang lebah yang imut <aishaza_is_cool@...> wrote:

      Patut dipikirkan juga tentang pengennya jadi kayak apa sih . Kalo NGO definisi NGOnya kayak apa ( di luar masalah hukum dll deh ). Munggkin tidak hanya melihat dari segi bentukan2nya aja tapi juga latar belakang kenapa bentukan itu yang diinginkan.
      Kalo aku sih terserah mo bentuknya apa asal memungkinkan orang untuk berkonflik ria tanpa saling menindas en orang dilihat bukan dari kedudukannya.
      Setauku salah satu hal kenapa nilai yang disebarkan peacegen sangat mengena bukan karena Tri , dhite atau siapapun pas megang kedudukan tapi karena setiap orang bisa merasakan nilai itu dan bisa mentransferkannya dalam kehidupan masing-masing tanpa pewajiban.
      Kuharap itu berlanjut .
      Kalo menanggapi  Gus Mul setauku Peacegen tidak menjadikan dirinya sebagai alasan mbolos kuliah deh dan buktinya ada juga tuh beberapa dari kita yang kuliahnya ndobel en jadi koordinator di tempat lain saat jadi koordinator juga di SCP.
      Pinter-pinter bagi tugas en taat kesepakatan en punya orang kayak Vicky yang ngingetin betapa berharganya menit demi menit itu .
      Ziza
       
      PS : Buat yg punya cemilan bawa ya hari rabu itu.

      cicak biru <fransismail@...> wrote:

      proficiat sebelumnya untuk peacegen.. konsistensi emang akan ada hasilnya...

      usul wiwit untuk mentransformasi menjadi NGO sedikit menggelitik buat saya... sisi positifnya untuk menjadi NGO adalah kita bisa bergerak secara otonom dan memiliki kekuatan hukum untuk membuat kontrak dengan lembaga funding manapun...

      aku kira ada beberapa tuntutan yang mendasar untuk menjadi NGO.

      pertama, peacegen tidak hanya hidup dengan membuat kegiatan insidensial seperti peace camp saja... dia sebagai sebagai sebuah NGO harus punya kegiatan yang memiliki kontinuitas selama setahun misalnya... so... kalau berhubungan dengan funding bukan hanya satu kegiatan saja... tetapi bisa nggak kalau kegiatan tersebut memiliki kontinuitas dengan beberapa kegiatan yang lainnya. misalnya tidak hanya berhenti pada peace camp tetapi juga da follow up yang sudah terencana sejak awal pengajuan proposal proyek...

      kedua, sebagai sebuah NGO saya kira penguatan wacana di peace gen harus semakin diberi tekanan.... sehingga tidak berkesan menjadi EO bagi funding tetapi juga menjadi wacana sendiri.

      ketiga, hendaknya peace gen jangan hanya bergantung pada salah satu funding, tetapi kalau bisa mencari funding yang lain dan kalau bisa membangun sistem pembiayaan yang otonom... nah... untuk yang satu ini perlu kemampuan untuk mendesain program... nah... saya kira ini menjadi tantangan bersama, kalau selama ini cenderung hanya aktivitas epr event...

      keempat, soal komitmen.. masih banyak dari teman-teman aktif kuliah... sedangkan untuk menjadi NGO perlu komitmen yang cukup tinggi... nggak mungkin program ditunda gara-gara ada ujian mid semester misalnya...

      terakhir, ketika menjadi NGO haruslah juga jangan berorientasi pada mencari program tetapi juga tetap memberikan roh pada nilai-nilai perdamaian, keberagaman dan non violence. nah.... yang terakhir ini terkadang sering hilang seiring dengan proses transformasi itu sendiri...

      tetapi untuk mengubah diri menjadi sebuah NGO adalah sebuah ide yang menarik.... silahkan merenung dan mengambil keputusan...

      maaf tidak banyak bisa membantu... di jakarta ternyata memiliki keuntungan untuk lebih dekat dengan akses ke beberapa lembaga atau NGO yang bergerak di berbagai bidang... kalau teman-teman membutuhkan informasi dan bantuan, saya menyediakan diri...

      salam dan sekali lagi proficiat....

      GUS MUL

      masih rindu dengan muslim

       

      __________________________________________________
      Do You Yahoo!?
      Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
      http://mail.yahoo.com

      __________________________________________________
      Do You Yahoo!?
      Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
      http://mail.yahoo.com

      __________________________________________________
      Do You Yahoo!?
      Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
      http://mail.yahoo.com

    • rirush amirush
      eh, denger2 kalian kemarin pada kumpul2 u/ konsep peace camp 2006 ya?! gmn kelanjutannya, n kapan da pertemuan lagi? ... Yahoo! Music Unlimited - Access over
      Message 59 of 59 , Oct 9, 2005

        eh, denger2 kalian kemarin pada kumpul2 u/ konsep peace camp 2006 ya?!

        gmn kelanjutannya, n' kapan da pertemuan lagi?


        Yahoo! Music Unlimited - Access over 1 million songs. Try it free.
      Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.