Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

of dyatmika

Expand Messages
  • dian ina
    dear all (and ziza and hani) maafkan responku yang lambat yaa...perasaan waktu itu aku udah mulai nulis cerita ttg dyatmika, tapi kayaknya gak selesai karena
    Message 1 of 7 , Jul 6, 2005
    • 0 Attachment
      dear all (and ziza and hani)

      maafkan responku yang lambat yaa...perasaan waktu itu
      aku udah mulai nulis cerita ttg dyatmika, tapi
      kayaknya gak selesai karena kebanyakan interupsi.

      sekolah dyatmika itu letaknya di ketewel, di banjar
      (dusun) tangtu di denpasar. tempatnya persis ditengah
      banjar, di daerah pemukiman yang berbatasan langsung
      dengan sawah. jadi kalo berdiri di halaman sekolah,
      pemandangannya tuh langsung sawah... jajaran pohon
      kelapa setelah sawah dan kemudian laut... karena
      setelah sawah itu adalah pantai padanggalak. keren...

      ini sekolah yang didirikan sama beberapa ibu yang
      bikin yayasan untuk sekolah yang standarnya
      internasional. sebagian besar yang sekolah disini
      emang anak dari mixed marriage. dan ini sebenernya
      yang memperkaya kebudayaan dan nilai-nilai di sekolah
      itu...

      muridnya dikit. sekelas maksimal 25 orang. dan setiap
      level cuma ada satu kelas aja. ada TK sampe SMU.
      mereka ini full day school senin-jumat. trus kalo hari
      sabtu ada field trip. dan hari minggu libur.

      murid sekolah ini belajar dengan bahagia. itu sih
      sebenernya yang aku pikir kelebihannya. mereka belajar
      dengan wajar dan pikirannya dibuat terbuka dengan ide
      baru, dengan nilai-nilai yang universal, perbedaan dan
      lain-lain. kayak misalnya di TK, setelah lunch, ada
      waktu untuk mendengarkan lagu-lagu, ato dongeng, dan
      semua anak kecil itu akan rebahan... sambil cekikikan
      dan ngobrol sama temannya...

      kalo soal fasilitas, ya... pasti lengkaplah!
      tapi yang keren menurutku adalah cara guru-guru
      mengajarkan sesuatu, itu bukannya ngasih konsep, tapi
      lewat pengalaman. aku kan liat hasil kerja mereka di
      kelas yang dipasang di majalah dinding dan di kelasnya
      masing-masing juga...
      PR-nya tuh kayak... home reading. itu berarti mereka
      harus baca minimal satu buku tiap minggu. setelah
      weekend, masing-masing cerita apa yang dia baca, dan
      itu bisa ditulis di kartupos... (anaknya bosku nulis
      untuk pengarang buku komik jepang yang dia baca,
      supaya bisa disampaikan ke putri duyung dalam komik
      itu)
      kreatif banget...
      ato juga mereka ramai-ramai bikin pudding karena mau
      belajar perubahan sifat benda-benda... yang kayak gitu
      deh...

      mereka juga belajar budaya bali, mulai dari
      permainannya, lagu-lagu, sampe cerita rakyatnya...dan
      itu masuk pelajaran khusus. makanya nama pelajarannya
      kayak 'budaya bali' ato 'kehidupan sehari-hari' tempat
      mereka belajar hal-hal seperti tentang mata
      pencaharian, dsb...
      trus ada tugas ekstra yang tiap anak harus ambil...
      mulai dari bikin mading, bikin newsletter, jaga
      perpustakaan... macem-macem.

      satu lagi, disekolah ada persatuan orangtua murid yang
      aktif banget. waktu masukin anaknya, para ortu juga
      diinterview. bukan masalah uang... tapi masalah berapa
      banyak waktu yang mereka bisa sediakan, voluntarily,
      untuk kemajuan sekolah dan pendidikan anaknya. bantu
      school drama production, organize field trip, fund
      raising untuk menambah fasilitas di sekolah, ngirim
      guru untuk internship... itu diantaranya hal-hal yang
      dilakukan orangtua murid.

      beberapa orangtua murid yang commited banget, punya
      ide untuk bikin acara art night kemarin. yang paling
      brilliant menurutku, adalah mengikutsertakan anak-anak
      banjar tangtu... yang gak sekolah di dyatmika, untuk
      ikut beberapa kegiatan bersama, seperti main gamelan,
      dolanan dan nari. bikin dan maintain satu community,
      juga jadi perhatian mereka, karena kata pak mark (the
      show director)... we're part of the banjar tangtu...

      itulah sedikit cerita dari sekolah dyatmika.
      trus menjawab pertanyaan ttg dokumentasi acara,
      kayaknya ada dokumentasinya. tapi aku gak tau itu akan
      diperbanyak ato nggak...
      kalo iya, coba nanti aku kopiin deh...
      tapi gak berani janji yaaa... seingetnya aku aja.
      maklum 'kan?

      best,
      dian ina


      Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com
    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.