Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.
 

Gelisah pada anak bangsa; media tak lagi berpihak

Expand Messages
  • ika septi
    Dear Juned & teman2.. Sedih memang, kalau setiap kali membaca berita kok isinya derita melulu.. mulai dari derita rakyat yang rumahnya digusur di
    Message 1 of 2 , Apr 18, 2010
      Dear Juned & teman2..

      Sedih memang, kalau setiap kali membaca "berita" kok isinya "derita" melulu..
      mulai dari derita rakyat yang rumahnya digusur di sana-sini, derita rakyat yang uang pajaknya dikorupsi petugas pajak,
      derita rakyat yang menuntut keadilan tapi malah mendapat kerancuan akibat ulah mafia hukum, dan masih banyak "derita dalam berita" lainnya..
      Tapi..semoga keadaan negara yang seperti sekarang ini tidak membuat kita kehilangan harapan.. hehehe..klise memang, namun setidaknya dalam menghadapi berita-berita yang memiris hati tersebut, kita semua seharusnya sudah tidak lagi memposisikan diri kita di luar sistem. Karena, memposisikan diri di luar sistem akan membuat sudut negatif, sehingga kita tampak tidak berdaya,takut akan dunia luar dan akhirnya kehilangan harapan.
      Sebaliknya, bila memposisikan diri di dalam sistem maka kita akan percaya bahwa rakyat adalah juga elemen yang dapat menggerakkan sistem saat ini. Rakyat juga punya kekuatan untuk menggerakkan sistem yang masih carut marut ini ke arah perubahan menjadi sistem yang lebih baik.
      Pertanyaan-pertanyaan seperti : Apakah pemerintah mau memikirkan kita?, Apakah kita masih dianggap?,
      sudah saatnya mulai diganti dengan: Apa yang kita dapat lakukan untuk membantu terjadinya perubahan?.
      Membantu sesuai kemampuan yang kita miliki dan terus meningkatkan kemampuan tersebut sehingga dapat membantu lebih banyak. =)

      Tentang bagaimana perubahan itu dapat terjadi, terdapat beragam teori dan opini.
      Saya mendapatkan pencerahan dari tulisan Prof.Mochtar Buchori ( http://cetak.kompas.com/read/xml/2010/01/08/0236470/pudarnya.sebuah.harapan )
      Beliau berpendapat bahwa dalam kondisi negara Indonesia saat ini, yang dibutuhkan adalah bukan hanya reformasi birokrasi , tetapi juga reformasi kultural.
      Nah, dalam reformasi kultural inilah diperlukan partisipasi dari berbagai pihak.

      Dunia tidak akan mengancam keberadaan kita, karena kita dan dunia adalah himpunan semesta dalam diagram venn. Tidak terpisahkan.
      Jadi bila ada bagian dari kita yang rusak ( oknum pemerintah, atau sistem hukum, dsb.), maka himpunan bagian yang lain harus ikut memperbaiki dan bukannya takut keluar. hehe.. =)

      Semoga kita semua tidak akan pernah kehilangan harapan

      Iko



      Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com
    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.