Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.
 

Re: [PeaceGeneration] Jeda

Expand Messages
  • Faisal Dwiyana
    blek-sek ki opo mas? ... 2009/5/27 dite bayu ... -- Faisal Dwiyana Purnawarman http://www.faisal-dwiyana.blogspot.com
    Message 1 of 4 , May 27, 2009
      blek-sek ki opo mas?
      :p

      2009/5/27 dite bayu <shiro_bizkit@...>


      aku tau jawabannya! kasih zat sedatif dari golongan benzodiazepin dengan merk generik diazepam yang biasa disebut valium , di jamin langsung Blek-Sek! hahaha...

      --- On Tue, 5/26/09, Bje Soejibto <bje_soejibto@...> wrote:

      From: Bje Soejibto <bje_soejibto@...>
      Subject: [PeaceGeneration] Jeda
      To: PeaceGeneration@yahoogroups.com
      Date: Tuesday, May 26, 2009, 12:29 AM

      tebak-tebakan yuk,.....

      kalo ngantuk bagi orang insomnia, obatnya apa coba?


      From: little che <dcute_ema@yahoo. co.id>
      To: peace Gen <peacegeneration@ yahoogroups. com>; miss ana <missanasc@gmail. com>; musdah mulia <m-mulia@indo. net.id>; mimi <meervdiana@yahoo. com>; Ning SAMIN <siterku@yahoo. com>; uwak karyo <wa_karyo@yahoo. com>; speak up girls <speakupgirls@ yahoo.com>; ekah <eka_yulianti2003@ yahoo.com>; Langit Senja <langitsenja@ ymail.com>
      Sent: Monday, May 25, 2009 9:11:17 PM
      Subject: [PeaceGeneration] Trs: Re: [jaringanperempuanj ogja] KUCIUM DIA



      --- Pada Sab, 23/5/09, Ani Himawati <ijogodhong@gmail. com> menulis:

      Dari: Ani Himawati <ijogodhong@gmail. com>
      Topik: Re: [jaringanperempuanj ogja] KUCIUM DIA
      Kepada: jaringanperempuanjo gja@yahoogroups. com
      Tanggal: Sabtu, 23 Mei, 2009, 12:44 PM

      puisi yang apik!
      thanks for sharing.
      A

      2009/5/21 kanthi_asih <kanthi_asih@ yahoo.com>


      KUCIUM DIA

      cup!
      buru-buru kucium sekilas pipi kanannya, sekenanya, eh, mendekati bibirnya. siapa bilang aku tidak bakal cium dia tanpa izinnya?

      spontan dihapusnya bekas ciumanku, cepat-cepat, dengan punggung telapak tangan kirinya, yang lalu dipakainya buat mengusap-usap hidungnya tanpa menatapku, dia lantas memain-mainkan pensil di tangan kanannya, dengan kikuknya

      aku tersenyum
      yes! siapa bilang aku tidak bakal curi-curi cium dia lagi?

      diam-diam dia lalu suka memandangiku, berkali-kali
      sudah pasti aku telah menarik perhatiannya
      lewat punggungku aku merasai dia
      idih! siapa bilang aku tidak sedang mengincarnya pula?

      pelan-pelan kembali kudekati dia
      beruntung dia tanpa curiga
      cup! dia kena kucium lagi, tepat dan pasti dan lembut dan tidak tergesa

      aku nyengir, dia membelalak
      tidak dihapusnya lagi bekas ciumanku, hatiku bersorak
      segera dia menunduk, kembali corat-coret dengan pensilnya, semampunya
      aku pura-pura sibuk, tapi tidak beranjak dari sisinya

      ops! tiba-tiba ada yang menggelitik sisi kiriku
      refleks, kutoleh dia
      bibirnya tersenyum, juga matanya
      tangannya menunjuk-nunjuk pinggangku
      wow! rupanya dia menemukan bolong di oblongku....

      wah! tentu itu lucu dan asyik buatnya
      aku tertawa
      tawaku menular padanya

      sip! dia berserah
      dengan hati-hati kuangkat tubuh lelakinya yang tidak gagah
      sepasang kakinya yang kecil, bengkok, dan invalid berjuntai lemah
      astaga! alangkah ringan bobotnya buat usianya yang telah genap enam
      jelas kurang gizi dan lain-lain karena sangat miskin
      segera kupangku, kupeluk, dan kucium lagi dia ... cup! cup!

      lalu kumulai pelajaran... .
      mula-mula kuajari membaca, meski dengan terbata-bata
      lantas menuliskan huruf-huruf yang pelan-pelan kueja
      duh! betapa sulitnya meski cuma satu kata
      tuhaaan! sepasang tangannya sebengkok kaki-kakinya. ...

      dia nyaris menangis, aku juga
      ingusnya yang kental keluar-masuk lubang hidungnya
      ingusku yang cair diam-diam mulai mengalir
      kusudahi pelajaran... .
      masih cukup waktu
      besok dan besok dan besoknya masih bakal ketemu
      kupeluk lagi, kucium dia ... cup! cup!

      (jakarta, juli 2008: puisi tentang seorang anak bernama riski, bukan rizki atau rizky)




      Firefox 3: Lebih Cepat, Lebih Aman, Dapat Disesuaikan dan Gratis.






      --
      Faisal Dwiyana Purnawarman
      http://www.faisal-dwiyana.blogspot.com
    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.