Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

FW: shortcourse on multiculturalism

Expand Messages
  • hani raihana
    Mohon diteruskan, siapa tahu ada rekan dan kolega yang membutuhkan informasi ini. terima kasih. ... From: Impulse Subject: FW:
    Message 1 of 2 , May 13, 2009
    • 0 Attachment


      From: Impulse [mailto:office@...]
      Sent: Tuesday, May 12, 2009 3:23 PM
      To: 'jejaringantariman-indonesia@yahoogroups.com'; 'jurnalisme@yahoogroups.com'
      Subject: shortcourse on multiculturalism

       

      Kagama (Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada) dan IMPULSE (Institute for Multiculturalism and Pluralism Studies) menyelenggarakan :

       

       

      Shortcourse On Multiculturalism

      “Ruang Hukum dalam Ranah Multikulturalisme”

       

       

      Wisma Kagama Bulaksumur Yogyakarta,

       3-5 Juni 2009

       

       

       

       

      Latar Belakang

      Ruang publik menandakan adanya publicness (kepublikan), berbagai orang dengan beragam latar belakang identitas, etnis, agama, kepentingan, golongan, strata sosial, hidup bersama dalam sebuah ruang dan waktu yang mengharuskan mereka untuk menyesuaikan diri satu sama lain untuk bertahan hidup bersama. Seiring waktu, meningkatnya eskalasi politik dan konflik kepentingan, membuat meningkatnya kontestasi identitas. Identitas demi identitas dimunculkan untuk melawan identitas lain yang mengarah pada peruncingan stereotip. Bila tidak ditangani dan dipahami dengan tepat, hal ini bisa mengarahkan pada kekerasan yang pada akhirnya akan saling merusak, baik fisik maupun tatanan sosial masyarakat. Hal ini tentui tidak diinginkan terjadi dalam relasi antar manusia dalam hidup sebagai bangsa dan negara.

      Problem sehari-hari memungkinkan munculnya stereotip antar golongan yang muncul di bawah sadar, bahwa Batak, Dayak, Timor, Madura, dll membawa stereotip negatif. Demikian pula dengan agama dan sistem hidup. Agama, disadari atau tidak, pun masuk dalam ranah hidup dan mempengaruhi pola pikir masyarakat. Di masa ini, agama berpotensi menjadi penguat konflik, karena hal-hal yang mengandung unsur profan menjadi tabu untuk didialogkan dan diinterpretasikan ulang. Keengganan dan ketersinggungan yang muncul membuat cita-cita Bhinneka Tunggal Ika terancam, bahkan mempengaruhi ranah politik dan pemerintahan, titik akhirnya adalah pada kebijakan publik. Bagaimana kebijakan yang menyangkut kehidupan masing-masing kelompok bersinggungan dan mempengaruhi hajat hidup kelompok lain, dan bagaimana aturan-aturan terebut mampu mengakomodasi berbagai kelompok kepentingan? Untuk itu, diperlukan suatu rule yang mengatur kelompok-kelompok yang berbeda tersebut sehingga terjalin hubungan yang saling menguntungkan dan mengarah pada transformasi konflik.

      Shortcourse on Multiculturalism, ”Ruang Hukum dalam Ranah Multikulturalisme” akan membahas multikultur dari ranah konsep, implementasi, penafsiran ulang atas text, hingga strategi untuk membangun masyarakat madani yang kokoh, yang tidak mudah terserang sentimen konflik, yang mengerti hak dan kewajibannya saat hidup bersama dalam ruang publik yang memiliki hukum untuk mengatur kemaslahatan bersama. Shortcourse ini diselenggarakan bersama oleh IMPULSE dan KAGAMA.

      Tujuan

      ·         Memahami konsep multikulturalisme serta wujudnya dalam praktek kehidupan sehari-hari

      ·         Membuat ruang dialog atau mendialogkan kembali realitas dan konsep, atau teori atas multikulturalisme, perbedaan dan kemajemukan

      ·         Mengikis sekat-sekat stereotip untuk kemudian melakukan perubahan sudut pandang antar the others/liyan

      ·         Mendialogkan yang profan-yang riil dalam diskusi yang konstruktif

      Hasil

      ·         Pemahaman dan penghargaan atas keberbedaan

      Materi Pembahasan

      ·  Teori Multikulturalisme

      ·  Negara dan pemerintahan dalam masyarakat multikultur

      ·  Membangun sadar gender dalam diri stake holder masyarakat sipil

      ·  Interpretasi hukum (fiqh) dan problem kekerasan (violence) di ruang publik

      ·  Kajian Filsafat hukum dalam ruang hidup (lebensraum) yang multikultur

      ·  Implementasi multikulturalisme dalam kehidupan sehari-hari (penguatan ruang publik)

      Narasumber

      ·  Prof. Dr. Heddy Shri Ahimsa* (antropolog kebudayaan, UGM)

      ·  AAGN. Dwipayana, M.Si (akademisi Ilmu Pemerintahan UGM)

      ·  Budi Wahyuni, MM, MA (aktivis perempuan, PKBI)

      ·  Siti Ruhaini Dzuhayatin , MA (Pasca Sarjana UIN Sunan Kalijaga)

      ·  Drs. Sindung Tjahyadi, M. Si (filsafat hukum UGM)

      ·  Gutomo Priyatmono, M.Hum (IMPULSE)

       

      Penyelenggara dan Peserta

      Shortcourse on Multiculturalism diselenggarakan bersama oleh Kagama (Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada) dan IMPULSE (Institute from Multiculturalism and Pluralism Studies) pada 3-5 Juni 2009, bertempat di Wisma Kagama Bulaksumur Yogyakarta.

      Biaya shortcourse :        - Rp 850.000,- (tanpa penginapan)

      -          Rp 1.100.000,- (dengan penginapan)

       

      Peserta Short Course :

      1.       Akademisi, mahasiswa S1/S2

      2.      LSM dan pendamping masyarakat yang bergiat dalam advokasi dan pemberdayaan

      3.      Aparat pemerintahan, Departemen dan Dinas terkait

       

      Diharapkan para peserta mampu membuka pengetahuannya dan membuka ruang multikulturalisme di lingkungan kerja/ruang lingkup kegiatannya sehingga isu multikulturalisme tidak hanya terhenti pada satu pihak, namun menyebar di lingkup yang lebih luas.

       

      Fasilitas : diskusi interaktif dan intensif dengan narasumber, sertifikat, makan siang, penginapan, makalah.

       

       

      Kontak dan informasi

      IMPULSE

      Jl Cempaka 9, Deresan, Yogyakarta 55281

      +62274-588783 ext. 245 or +62274-7101997

      contact person : CP : Hani 0274-7808135

      email : office@... atau impulse.yogya@...

      www.impulse.or.id

       

       

       

      Mohon diteruskan, siapa tahu ada rekan dan kolega yang membutuhkan informasi ini. terima kasih.

      --- On Thu, 5/14/09, Impulse <office@...> wrote:

      From: Impulse <office@...>
      Subject: FW: shortcourse on multiculturalism
      To: raihanahani@...
      Date: Thursday, May 14, 2009, 12:11 AM

       

       



      Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.