Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.
Skip to search.
 

Kematian David mhs NTU mencurigakan!!!

Expand Messages
  • Faisal Dwiyana
    Dari milis kampus Ganesha. maaf terlambat memforward... guys,,gue mencopy ini,,gue minta tolong kalian untuk bantu menyebarkan ya, ... -- Faisal Dwiyana
    Message 1 of 1 , Mar 11, 2009
      Dari milis kampus Ganesha.
      maaf terlambat memforward...

      guys,,gue mencopy ini,,gue minta tolong kalian untuk bantu menyebarkan ya,
      apalagi, temen2 media, semoga kita bisa membuktikan bahwa memang david ngga
      bersalah,,dia cuma korban guys.. demi membersihkan nanyang dari nama jelek
      tp mengkambinghitamkan seseorang.. semoga ini tidak terjadi diuniversitas
      diindonesia.



      salam,



      Hari ini (5/3-09) saya dan temen2 SD/SMP yang seangkatan sama David Hartanto
      (Ming2) kita sama2 main kerumah keluarga Hartanto, sekedar untuk
      menyampaikan bela sungkawa, serta mencari kebenaran yang sesungguhnya karena
      kami tahu kalau David tidak akan melakukan hal-hal yang seperti diberitakan
      oleh media. Disana kami disambut oleh kakak David, dan orangtuanya,
      kebetulan kami datang bersamaan dengan keluarga besar Hartanto, jadi kami
      lebih banyak mengobrol dengan kakak David, yaitu William Hartanto, atau dulu
      dikenal teman2 seangkatannya dengan panggilan Weha.



      Semakin lama mendalami kasus ini, makin banyak keanehan yang terbuka, dan
      untuk adanya pemberitaan yang mulai menunjukkan kebenaran, kami berterima
      kasih untuk rekan David di NTU yaitu edwin, kami tahu dia mempertaruhkan
      gelar sarjananya demi mengungkap kebenaran, karena itu kami juga mau
      membantu menyebarkan kabar yang sesungguhnya.



      Kejanggalan-kejanggalan yang ada:

      1. Munculnya berita bahwa David menyerang Profesor Chan Kap Luk, lalu bunuh
      diri, padahal tidak ada bekas sayatan di pergelangan tangan seperti yang
      diberitakan, lalu darimana muncul berita tersebut? Untuk apa dimunculkan
      berita palsu bahwa David menyayat pergelangan tangannya?



      2. Saat keluarga tiba disana senin malam setelah kejadian, keluarga ingin
      langsung melihat jenazah David, namun dihalangi oleh pihak2 tertentu, dengan
      alasan sudah peraturan, tentu saja keluarga harus menurut, apalagi saat itu
      keluarga masih syok. Lalu saat diizinkan melihat kondisi jenazah keesokan
      harinya, keluarga hanya diizinkan untuk melihat jenazah bagian leher ke
      atas, sedangkan bagian tubuh yang lain telah ditutupi plastik. Keluarga
      Hartanto juga telah mengkonfirmasikan ke pihak polisi Singapura, tidak ada
      luka di bagian pergelangan tangan. Saat itu keluarga Hartanto juga melihat
      di bagian leher depan (daerah leher dibawah bahu) terdapat banyak plesteran
      luka.



      Pertanyaannya. Untuk apa keluarga Hartanto menunggu 1 hari untuk melihat
      jenazah keluarga kandung mereka sendiri? Mengapa jenazah harus ditutupi oleh
      plastik? Apakah benar ada peraturan seperti itu? Atau hanya karangan pihak2
      tertentu saja untuk menutupi kenyataan? Darimana asal luka di leher? Mengapa
      jenazah David terlihat berdarah cukup parah di bagian bokong?



      3. Saat keluarga tiba di TKP senin malam, karena tidak diizinkan untuk
      melihat jenazah, keluarga datang ke NTU untuk melihat TKP, namun saat
      sampai, polisi tidak menemukan satupun bekas darah ataupun police line.
      Hebat bukan? Hanya dalam waktu sekitar 7 jam sejak waktu kejadian, TKP telah
      bersih total, adakah alasan untuk buru2 membersihkan TKP?



      4. Lalu keluarga datang melihat kamar David, dan apa yang ditemukan?
      Ternyata semua peralatan komputer yang ada di kamar itu semua MENYALA.
      Apakah seorang yang mau bunuh diri akan menyalakan semua peralatan
      komputernya? Bahkan menurut kesaksian seorang teman, account MSN David masih
      menyala. Apakah hal ini terlihat seperti David mau mengakhiri hidupnya?
      Bahkan dia masih bermain game online sampai jam 2 pagi di hari kejadian
      bersama teman yang tadi menjenguk keluarga David.



      5. Pada ruangan profesor tertinggal tas David yang biasa dia bawa, dan tebak
      apa yang dia bawa dalam tasnya? Sebuah handuk dan botol air mineral 1,5 L.
      (Semua yang mengenal Ming2 pasti tahu, dikelas, sejak SD, Ming2 selalu
      membawa handuk, bahkan kadang dikalungkan di leher saat berada di kelas, dia
      juga selalu membawa air minum yang banyak karena mamanya selalu berpesan
      untuk banyak mengkonsumsi air). Apakah seorang yang mau membunuh, lalu bunuh
      diri, akan membawa barang seperti itu? Akan jauh lebih mudah untuk membawa
      sebilah pisau yang besar (lebih besar dari pisau berukuran 10cm yang muncul
      di TKP, yang entah milik siapa).



      6. Keluarga dihalang-halangi saat hendak bertemu dengan Profesor Chan Kap
      Luk, dengan alasan, saat itu dia sedang di ICU, dan kenyataannya? Hari rabu
      sang Profesor telah keluar dari rumah sakit. Apakah ada catatan seorang yang
      menderita luka tusukan parah yang harus masuk ICU, dapat keluar dari rumah
      sakit dalam tidak sampai 2 hari? Benarkan sang Profesor terluka? Atau hanya
      membaca koran sambil bersantai di ICU?



      7. Saat keluarga ingin bertemu dengan "saksi mata" yang melihat David
      melompat dari lantai 4, pihak NTU menghalangi dengan alasan hal itu harus
      dirahasiakan. Oke, kalau begitu, darimana kita tahu kalau benar2 ada orang
      yang melihat kalau David benar2 melompat, bukannya terjatuh ataupun
      dijatuhkan orang?



      8. Data tentang David dan FYP (Final Year Project) nya telah dihapus dari
      database NTU. Hanya dalam 2 hari, NTU langsung menghapus data topik FYP yang
      sedang David kerjakan, adakah alasan khusus dibalik keterburu-buruan pihak
      NTU untuk menghapus data tersebut? Tidakkah ada rasa ingin mengenang salah
      satu mahasiswa berprestasinya, alih-alih langsung menghapus data, seakan
      David tidak pernah kuliah disana?



      9. Polisi Singapura menahan Laptop milik David dan akan dikembalikan setelah
      penyelidikan selesai. Untuk apa?



      10. Pisau yang ada di TKP, dilaporkan berasal dari hall 4, itu hasil
      investigasi? Atau hanya karangan? Seorang teman di NTU berkata bahwa
      biasanya seorang dosen memiliki pisau kecil di ruangannya yang biasa
      digunakan untuk memotong buah. Jadi? Itu pisau milik David Hartanto atau
      Chan Kap Luk?



      11. Waktu kejadian adalah sekitar jam 10.45 waktu Singapura hari Senin,
      apakah tidak terdengar aneh jika hanya sedikit sekali mahasiswa yang ada dan
      menyaksikan kejadian? Adakah tekanan dari pihak NTU untuk tutup mulut?



      12. Senjata yang ditemukan -pisau buah 10cm- ditemukan tanpa gagang,
      dimanakah gagangnya? Mengapa tidak dilakukan analisa sidik jari? Jelas tidak
      mungkin menusuk seseorang tanpa menggunakan gagang pisau, jadi entah
      siapapun yang menusuk siapa, pasti ada gagangnya, namun pemberitaannya belum
      jelas.



      Pemberitaan miring yang disebutkan media pun tidak berdasar, berikut
      klarifikasinya:



      1. David berniat membunuh Profesornya lalu bunuh diri meloncat. Di dalam
      ruangan tersebut hanya ada David dan Profesor, David telah tiada, dan
      kesaksian yang bisa didengarkan hanyalah dari Profesor, darimana kita tahu
      kalau kesaksian tersebut benar? Tanpa bukti2 yang cukup, kesaksian Profesor
      tersebut tidak bisa dijadikan alasan untuk menyalahkan David.



      2. David dikatakan stress karena beasiswanya dicabut, bahkan dia salah
      sasaran, yaitu mengamuk ke dosen pembimbingnya. Tidakkah hal itu terdengan
      sangat aneh? David sangat tahu dengan jelas bahwa beasiswanya diberhentikan
      karena prestasinya menurun, bukan salah Profesor itu. Pihak keluarga telah
      diberitahu sejak hari pertama diberitahukan bahwa beasiswanya diberhentikan,
      dan pihak keluarga menerima, dan mampu untuk membayarnya, David juga
      bersikap biasa2 saja tentang pemberhentian beasiswanya. Bagi yang mengenal
      dia, tentu tahu bahwa dia orang yang sangat cuek, hal ini juga dapat dilihat
      dari post edwin.



      3. Dikatakan pula, bahwa David depresi karena tidak mampu menyelesaikan
      FYPnya. Seorang rekan David disana menyatakan bahwa FYP David hampir
      selesai. Dia tidak pulang ke Indonesia pada akhir semester lalu, karena
      ingin berkonsentrasi menyelesaikan FYPnya. Bagi yang mengenal David, apalagi
      kami teman sekolahnya, tentu tahu, David sejak dulu memang ketagihan game,
      tapi 1 hal, dia selalu mengerjakan tugas dan PRnya dengan baik, tanpa
      bantuan orang lain apalagi menyalin hasil pekerjaan orang lain. Jadi, jika
      dikatakan dia menyerang dosen pembimbingnya karena FYPnya tidak selesai, hal
      itu benar2 tidak masuk diakal.



      4. David diberitakan pula menghilang dari pergaulan selama kurang lebih 1
      minggu sebelum kejadian, namun keluarga David tahu yang sebenarnya, David
      sedang berkonsentrasi untuk menyelesaikan FYPnya, jadi pernyataan bahwa
      David menghilang dari pergaulan karena sedang depresi dan ingin membunuh itu
      sangat tidak valid, karena saat itu dia banyak chatting dengan kakaknya,
      bahkan bermain game online bersama temannya di Indonesia. Terlihat seperti
      orang depresi yang mau membunuh dosennya? Tidak sama sekali!


      Saat ini fakta-fakta yang muncul setelah menyingkirkan pemberitaan media
      adalah:

      1. David meninggal jatuh dari lantai 4, tanpa luka sayatan di pergelangan
      tangan, dan dengan luka di bagian leher, serta bagian bokong berlumuran
      darah.

      2. Sang Profesor keluar dari rumah sakit dalam 2 hari, tanpa kejelasan dan
      foto apakah dia terluka atau tidak.

      3. Pisau tidak jelas berasal darimana, dan ditemukan tanpa gagang.

      4. Pihak universitas menutup-nutupi kejadian ini.


      Spekulasi dan kemungkinan-kemungkinan:


      Apakah benar David menyerang profesor saat dia sedang membungkuk menghadap
      ke layar komputer? Jika itu benar, maka tidak mungkin saat ini profesor
      tersebut telah pulang ke rumahnya dalam 2 hari sejak kejadian.


      Apakah sang profesor tersebut yang justru menyerang David?

      Tidak tahu, namun jika ya, apa motifnya?


      Saat ini santer beredar di Singapura kabar bahwa sang Profesor ingin merebut
      FYP milik David. Hal ini didukung oleh kesaksian teman David yang mengatakan
      FYP David hampir selesai. Apakah mungkin seorang dosen dan Profesor dari
      universitas terkemuka di negara maju mau merebut FYP milik mahasiswanya
      sendiri? Apakah ini motif sesungguhnya? Kita tidak tahu!


      Apakah ada orang ketiga dalam kasus ini?

      Kita tidak juga tahu.



      Ming, saat ini lo udah gak ada, gak ada lagi yang bisa kita lakukan buat lo,
      selain pulihin nama baik lo, dan menyatakan kebenaran, lo istirahat yang
      tenang aja disana.

      RIP, ming.


      Kabarkan ini ke teman-teman, saudara, dan copylah tulisan saya ini di
      blog/forum/facebook/friend
      ster anda.


      Salam.

      Klemens A.






      ---kirim ke stasiun TV swasta juga bole gw rasa--

      turut berduka cita atas David..dan semoga keluarga yang ditinggalkan
      mendapat ketabahan..
      dan semoga david hidup dengan tenang dan bahagia di sisi Tuhan..
      dan semoga semua kebenaran terungkap..

      --
      Faisal Dwiyana Purnawarman
      http://www.faisal-dwiyana.blogspot.com
    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.