Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Fw: email dari teman ttg studi di Europe

Expand Messages
  • Retno Widyastuti
    ... From: Zaki Haikal To: Andy Sparingga ; Bayu Edmiralda ; Handyna Idha Prafiska
    Message 1 of 1 , Nov 12, 2008
    • 0 Attachment

      ----- Forwarded Message ----
      From: Zaki Haikal <haikal.zaki@...>
      To: Andy Sparingga <andy_spar@...>; Bayu Edmiralda <bayoe.edmiralda@...>; Handyna Idha Prafiska <dislike_milk@...>; Hidayah Lubis <hidayah_lubis@...>; Ibrahim Caraka Debe <ibe_mail@...>; Lutfi Rakhmawati <el_rahma87@...>; M. Insan C. Pratama <muh.insan@...>; Melati Kurniasari <melatifegama@...>; Mohammad Rizal <campaign477@...>; Musi Samosir <musi_chairman@...>; Ni'am <iam21076@...>; Nurmaditha <adith_lover8@...>; Retno Widiastuti <red_now14@...>; Shakina Dharma <qnounkz@...>; Shakina Dharma <shakina_kinong@...>; UGMNMUN <ugmnmun@yahoogroups.com>; Vinca Perisca <nothatkindabossychic@...>; Yanica Yudha Widata <syalomyudha@...>; Yohana Simamora <orchideeen_van_evenaar@...>; Zakaria <zaka.jogja@...>; Zakaria <zk_jogja@...>
      Sent: Wednesday, November 12, 2008 3:16:51 PM
      Subject: Fwd: email dari teman ttg studi di Europe

      Assalamu'alaiykum Wr Wb.


      Beberapa waktu terakhir ini cukup banyak teman2 yang menanyakan (via chatting) tentang beasiswa S2 ke eropa kpd saya. Nah, sekalian aja disini aku share ke semuanya yah..

      Secara umum beasiswa studi lanjut di eropa (setahuku) ada beberapa sumber:
      1. Beasiswa dari Depdiknas RI: tiap taun diknas menganggarkan untuk mengirim 2000 mahasiswa keluar negeri, tapi yang qualified rata-rata kurang dari 1000 orang (biasanya gara2 TOEFL kurang). setahuku ini diprioritaskan untuk dosen/PNS.
      2. Beasiswa dari depdiknas negara-negara eropa: DAAD (dari depdiknas Jerman), STUNED/ NESO (dr depdiknas Belanda), Quota (Norway), EduFrance, dll.
      3. Beasiswa langsung dari Universitas ybs: langsung apply ke univ yg bersangkutan, atau approach ke professor nya
      4. Beasiswa dari suatu perusahaan di Indonesia: TOTAL Indonesie (ke perancis), Conoco Phillips (ke UK), Statoil (Norway), dll
      5. Beasiswa dari Komisi pendidikan Uni Eropa: Erasmus Mundus Scholarship
      Berhubung yg saya alami adalah beasiswa Erasmus Mundus (EM), maka saya hanya akan share tentang EM saja. Untuk beasiswa2 yang lain silakan tanya Om Google.
      Suatu program studi EM dijalankan oleh minimal 3 universitas sekaligus. Ini berarti, dalam periode studi (2 thn) kita harus berpindah-pindah utk "merasakan" Universitas2 tsb. Kayak program saya, dijalankan oleh 5 universitas, programnya Prima woro kalo gak salah 4 universitas (bener gak prim?)

      Secara singkat ttg beasiswa EM adl sbb:
      • Diberikan untuk mempromosikan eropa sbg salah satu pusat pendidikan dunia (baca: Buat nyaingin amerika..)
      • ada lebih dari 70 Program master yang ditawarkan oleh EM, dari prodi pertanian sampai prodi Aeronautics. Mulai tahun 2009 bahkan ada program PhD juga. List lengkap prodi yang ditawarkan bisa klik disini .
      • Beberapa Prodi yang cocok dengan S-1 kita sebagai Civil Engineer diantaranya (Link dalam kurung):
        • European Master in Diagnosis and Repair of Building (EMDIREB)
        • Coastal and Marine Engineering and Management (CoMEM ) --> Programku
        • Master in Strategic Project Management (MSPME )
        • Euro Hydro-Informatics and Water Management (EUROAQUAE ) --> Programnya Prima
        • Masters in Earthquake Engineering and Engineering Seismology (MEEES )
        • Masih ada beberapa Prodi lagi, cek sendiri yah..
      • semua orang bisa daftar beasiswa EM, gak harus dosen ato PNS
      • Tidak ada ikatan dinas, setelah lulus bisa kembali ke negara asal atau kerja di eropa, atau lanjut Ph.D (beda dengan STUNED, DAAD, atau Quota yang mengharuskan mahasiswa utk kembali ke negara asal setelah lulus)
      • Sistem seleksinya sangat professional, mereka gak peduli pendaftar masih fresh graduate, sedang skripsi, atau udah pernah kerja beberapa tahun. Asalkan kualifikasinya dianggap memenuhi, maka bisa diterima.
      • Tahun 2008 ini ada 70 mahasiswa Indonesia yg dpt EM. Untuk negara sebesar Indonesia, angka itu termasuk rendah masih kalah dibanding Pakistan (160-an), India (200-an), dan tentu saja calon penguasa dunia.. China (sekitar 400-an)
      • Nilai nominal beasiswa EM (baca: uang jadup) adalah salah satu yang tertinggi di dunia, setiap tahun EM awardee dijatah 21000 (Euro) dipotong tuition fee. Tuition fee beragam dari 1500 € sampai 12000 € pertahun, tergantung prodi-nya.
      Tertarik??, cek website-nya info lengkap tersedia disana. 
      Syarat-syarat pendaftaran juga beragam untuk tiap2 prodi, berikut beberapa tips2 mengenai dokumen aplikasi yang perlu disiapkan:
      • Browse website nya secara detail sebelum mempersiapkan dokumen pendaftaran, info di web nya lengkap banget kok.
      • Secara umum CV, sertifikat TOEFL, Essay, dan rekomendasi adalah syarat2 yg pasti ada di semua program.
      • Syarat TOEFL minimal umumnya 550 (TOEFL Beneran bukan ITP), beberapa program ada yang mensyaratkan 575. Supaya "aman" usahakan TOEFL nya diatas 575 syukur2 kalo bisa 600.
      • Syarat IPK minimum biasanya cuma 3.00, kalau punya sertifikat dalam bahasa inggris bisa dilampirkan (sertifikat keahlian, software, 20% lulusan terbaik fakultas, dsb)
      • Surat rekomendasi. Biasanya diminta 2-3 buah surat rekomendasi. Saranku, satu surat rekomendasi dari orang yang mengetahui kapasitas akademik kita, satu nya lagi mengenai aktivitas non-akademik kita, seperti aktivitas sosial, lingkungan, sports, kesenian, dll. Dalam kasusku, aku minta surat rekomendasi dari Pak BTA (pembimbing TA) dan dari Pak Fauzie (aktivitas sosial, terkait aktivitas ku di Posyanis). semakin tinggi pangkat pemberi rekomendasi (Prof, Dr,..) semakin sakti surat rekomendasinya. akan lebih baik kalo kita buat draftnya, kemudian pemberi rekomendasi tinggal mengkoreksi+ menanda tanganinya. contoh surat rekomendasi yg baik bisa googling dg keyword: "best academic recommendation letter". Kalau teman2 saat ini bekerja di suatu instansi/perusahaan , bisa tuh minta rekomendasi dari Boss-nya. Oh ya.. kalau surat rekomendasi ada KOP-nya akan lebih sakti.
      • Bikin Essay. ini adalah salah satu elemen terpenting dalam penilaian mereka. essay yg baik bukan bercerita tentang IPK, TOEFL, IQ, kemampuan software kita, betapa hebat nya kita, dll. hal2 kayak gitu bisa dilihat di CV dan surat rekomendasi. Essay yg baik adalah yang bisa memberikan gambaran ke dewan juri mengenai kepribadian dan soft skill kita. Usahakan setelah baca essay kita, dewan juri merasa seolah-olah sudah mengenal kita, dan terkesan dengan kita. Contoh essay yg baik bisa googling dengan keyword: "best university admission essay"
      • Usahakan kirim dokumen aplikasinya jangan mepet2 deadline, satu minggu sebelum deadline lah. Kirimnya pake DHL atau EMS aja, 3 hari nyampe dan bisa di-track perjalanan dokumen kita. Utk 0.5 kg dokumen biayanya sekitar 25$, bilang aja student, mau kirim ke universitas. . biasanya dapet discount. Untuk CoMEM deadline nya tgl 10 Desember 2008, program lain biasanya Januari atau awal Feb 2009.
      • Untuk panduan mengetahui mutu universitas yang bersangkutan bisa cek di daftar peringkat dunia universitas disini 
      Secara akademik aku yakin 100% temen2 semua qualified, pengganjal utama biasanya TOEFL.. ya tho??
      Santai aja, Beasiswa semacam ini sampai dunia berakhir juga akan ada terus.. (yang sering hilang biasanya niat untuk studi lanjut)
      jadi masih ada waktu lah buat les inggris dan upgrade TOEFL. yang kerja bisa nyambi kursus, yang udah nikah juga bisa sambil mempersiapkan diri. Disini rata2 mahasiswa nya juga diatas 25 tahun, sebagian besar malah diatas 30, mereka bawa serta anak+bojo-nya, diriku termasuk "prematur" disini...
      Dari obrolan dg mereka, Senior2 ku tsb (80% Alumni ITB) dulu setelah lulus S1 mereka kerja sambil ningkatin TOEFL (tentunya disambi nikah+nyiap2 in aplikasi S2, dsb), baru kemudian cabut kesini.

      Yaa... inilah bedanya karakter lulusan ITB dan UGM, 
      kita (Lulusan UGM) "nrima ing pandum" banget.. lulus+kerja+ kawin+ayem- tentrem.. (ya gak Cup??... hehehe)
      Kalo lulusan ITB mereka aktif+agresif banget, setelah lulus dari sini pun mereka biasanya nggak langsung pulang ke Indo, cari pengalaman kerja dulu 5-8 tahun diluar negeri baru kemudian balik ke tanah air [kebayang kan beratnya.. mereka ninggalin lothek+burjo+ angkringan loh.. ;p]

      Nah.. sekarang kembali ke diri kita masing2, mau gak kita kerja keras dan keluar dari "zona nyaman" kita (Jogja memang kota ternyaman di dunia).
      kalau memang teman2 punya minat dan niat untuk studi lanjut, apapun rencana kita saat ini (Nikah dulu/kerja dulu/plesir dulu) masih belum terlambat dan masih banyak waktu untuk bersiap.

      Dowo yo.. hehehe.. ya pokoke selamat berjuang lah, apapun rencana teman-teman. . Do the best aja.
      Kalau ada pertanyaan atau tips+trik yang lain, silakan aja.. Jeng prima woro juga mungkin punya tips yang lain
      semoga bermanfaat deh... Aku senang kalo komunitas Gadjah Mada disini meningkat.
      Goodluck..

      Wassalamu'alaiykum wr wb






    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.