Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

pendidikan terbaik dunia_guru profesional

Expand Messages
  • sigit andhirahman
    assalamu alaykum, pendidikan terbaik sebagai mana dilakukan finlandia, menurut saya tidak mustahil untuk ditiru bahkan dengan biaya yang tidak harus mahal,
    Message 1 of 1 , May 7 6:04 AM
    • 0 Attachment
      assalamu alaykum,

      pendidikan terbaik sebagai mana dilakukan finlandia,
      menurut saya tidak mustahil untuk ditiru bahkan dengan
      biaya yang tidak harus mahal, tidak perlu dimulai
      dengan kesejahteraan guru, dan tidak harus dimulai
      dengan me-S1-kan semua guru.
      anggaran pendidikan yg lumayan besar sekarang ini
      sepertinya lebih banyak keluar untuk membiayai gurunya
      daripada untuk operasional pendidikan yang lebih
      penting.

      kalau menurut saya penting untuk kita merumuskan ulang
      konsep pendidikan kita.
      untuk kali ini tentang oemar bakri profesional-guru
      profesional.dengan anggapan bahwa semakin profesional
      guru maka semakin baiklah pendidikan. artinya
      profesional selama ini adalah fokus pada pendidikan
      dan dibayar layak (baca:mahal) dengan ini maka makin
      majulah pendidikan.

      menurut saya konsep guru profesional itu berbahaya.
      dalam artian hal itu menisbikan kewajiban bagi setiap
      "orang biasa" untuk mengajar, berbagi ilmu.

      saya sering berpikir bahwa hal-hal yang diajarkan di
      sekolah itu tidak sebegitu sulitnya untuk diajarkan
      oleh orang-orang biasa.
      bukan berarti meremehkan pendidikan guru.hal ini tetap
      diperlukan dan penting. tetapi lumayan besar proporsi
      materi di sekolah itu bisa diajarkan oleh orang biasa.

      saya akan melompat sedikit.saya bertanya pada
      teman-teman yang sudah lulus kuliah. berapa banyak hal
      yang didapat dari kuliah yang bisa sekarang dapat kita
      pelajari dari internet atau buku, atau media lainnya?
      hampir semuanya menurut saya.

      jadi menurut saya isu sebenarnya bukan membelanjakan
      banyak uang untuk kesejahteraan guru tapi bagaimana
      kita memanfaatkan dana sebaik mungkin untuk hal-hal
      yang memang harus dikeluarkan untuk pendidikan.

      kembali ke "orang biasa" yang berbagi ilmu. untuk
      pendidikan yang murah,usul saya:
      1. merampingkan guru profesional;
      tidak perlu banyak guru dengan tinggi kesejahteraan.
      guru profesional tetap diperlukan.guru dalam jumlah
      yang proporsional dengan kesejahteraan yg baik.

      2. dana dipergunakan sebenar-benarnya untuk media
      pembelajaran. (kalau berfikir internet mahal dan hanya
      untuk orang kaya,bisa coba cek ke onno w purbo),
      kurangi biaya untuk gedung dll. banyak orang sukses
      muncul dari garasi mobil (steve jobs misalnya atau
      qaryah thoyibah). mahal karena biaya tender pengadaan
      barang dsb.
      3. mendorong voluntarisme berbagi ilmu.
      coba bayangkan kalau kita mau berbagi 2 jam saja dalam
      seminggu untuk mengajar. berapa banyak anggaran dapat
      dihemat. berapa banyak jika masing-masing 3 jam atau 4
      jam?seberapa sulit to pelajaran SD, SMP, SMA, kuliah?
      sedikit saja sulitnya dan hal ini memang porsinya guru
      profesional. lebih dari itu banyak orang bisa
      mengajar.

      qaryah thoyibah (sebuah smp murah yang dimulai dari
      sebuah garasi)bisa berjalan dengan biaya spp yang
      murah karena spp hanya untuk mengganti biaya transport
      dan sedikit uang saku pengajar, dan sebagian spp untuk
      membayar kredit PC bekas.
      pesantren pun terbukti bisa berjalan selama ini.
      perpus pun tidak harus mahal.dari buku-buku warga
      kampung pun sebenarnya sudah dapat kita buat sebuah
      perpus sederhana untuk sebuah SD kampung.ini juga
      bentuk berbagi ilmu.

      dan mungkin ketika banyak "orang biasa" terlibat di
      pendidikan kita akan mendapat apa yang sebenarnya kita
      butuhkan dari sebuah pendidikan. dan bukan banyak
      sampah seperti sekarang ini.

      diskusi pendidikan sudah selayaknya bergeser dari
      melulu masalah uang. kita perlu berfikir sebenarnya
      apa yang kita butuhkan untuk dipelajari dan dibagi.
      manusia modern terlalu sibuk membuat banyak hal yang
      tidak berguna sehingga anak-anak manusia harus
      menghabiskan sebagian besar umurnya hanya untuk
      belajar bagimana bertahan hidup di dunia modern yang
      rumit ini (dikutip dari God must be crazy edisi coca
      cola). Gandhi mengajarkan hal ini. kehidupan yang
      damai dan tanpa kekerasan saya yakin tidak akan
      tercapai dengan pendidikan yg kita punya saat ini.

      bagaimana?saya pikir sebuah utopi yg tidak sulit untuk
      dilksanakan tapi butuh komitmen yang besar.wajib
      belajar 9 tahun harusnya dijabarkan menjadi:
      berhak dan wajib belajar 9 tahun, serta berhak dan
      wajib mengajar/berbagi ilmu bagi setiap orang"

      saatnya "orang-orang biasa" bergerak

      salam

      sigit


      ____________________________________________________________________________________
      Be a better friend, newshound, and
      know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now. http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ
    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.