Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Re: [PeaceGeneration] Re: "April Mop": Artikel menarik tuk Moslem Student

Expand Messages
  • riza hanafi
    Wah...jika si Fickry bicara tentang iman, saya nggak yakin tuh keimanan saya sama dengan beliau. Berikut iman saya: 1. Bahwasanya Barcelona masih sanggup
    Message 1 of 9 , Apr 1, 2008
    • 0 Attachment
      Wah...jika si Fickry bicara tentang iman, saya nggak yakin tuh keimanan saya sama dengan beliau.

      Berikut iman saya:

      1. Bahwasanya Barcelona masih sanggup menjadi juara LA Liga Spanyol dan Getafe jadi juara Piala Raja. Madrid....pulang saja, angon bebek.
      2. Bahwasanya MU sudah tak tertahankan lagi untuk menjadi jaura Liga Primer dan Liverpool sudah nggak ada harapan lagi.
      3. Bahwasanya fans Liverpool ke laut aje
      4. Bahwasanya Intermilan akan tergeser dan Roma menjadi juara Seri A
      5. Bahwasanya AC Milan harus mulai menggali kuburnya sendiri. Fans Milan ikut dikubur juga.
      6. Bahwasanya Bundesliga hanya milik Munich semata dan Luca Toni top scorernya. Padolski hengkang ke Milan
      7. Bahwasanya PSV sudah pesta kemenangan eredivisie pekan depan, saat mereka menang dan ajax kalah.
      8. Bahwasanya Lyon tak terbendung di Ligue 1
      9. Bahwasanya Fenerbahce bakal ke semifinal Liga Champions setelah ngalahin Chelsea. Bahwasanya yang jadi juara entar Liverpool (fans nya mentas lagi dari laut).
      10. Bahwasanya liga Indonesia musim depan masih ada kerusuhan.

      Nah itu dia keimanan saya. Hayo, adakah yang seiman dengan saya???

      salam

      riza

      fransismail <fransismail@...> wrote:
      mas fickry,

      sebuah artikel menarik. serupa dengan artikel tentang valentine yang
      sering disebarkan waktu aku masih di SMA.

      sedikit mengkoreksi, VALENTINE dan juga APRIL MOP bukanlah tradisi
      Kristen. Tidak ada dalam kalender rohani kristen maupun katolik yang
      merayakan VALENTINE atau APRIL MOP. Bahkan kalau gereja katolik ROMA
      sendiri telah menghilangkan perayaan St. Valentinus dalam kalender
      Rohani. St. VAlentinus dianggap sebagai pelopor awal perayaan valentine.

      karena ini milist peace gen, saya tertarik untuk mengangkat diskusi
      tentang multikulturalisme. seringkali pewacanaan tentang ekspansi
      dalam era perang agama selalu dianggap sebagai sebuah pencerahan
      sebuah agama terhadap umat dari agama lain.

      dalam konteks multikultur, proses ekspansi kebudayaan dan agama
      tersebut merupakan proses alami yang seringkali tidak berhubungan
      dengan proses pencerahan tetapi pure konteks politik.

      sebuah kalimat yang sedikit provokatif, tetapi berusaha untuk
      mengangkat suasana diskusi dalam milist ini.

      maaf jika sekali lagi ada yang tidak berkenan

      salam
      gusmul

      --- In PeaceGeneration@ yahoogroups. com, Coekoep Fickry Sadja
      <ms_fickry@. ..> wrote:
      >
      > Maaf bila tidak berkenan, hanya ingin menyampaikan kepada sesama
      saudara seiman. Hanya ingin memperluas wacana Keislaman. Cheers.
      >
      >
      > Inilah sejarahnya yang disalin kembali
      > sebagiannya dari buku “Valentine Day,
      > Natal, Happy New Year, April Mop,
      > Halloween: So What?” (Rizki Ridyasmara,
      > Pustaka Alkautsar, 2005)
      >
      > SEJARAH APRIL MOP
      > Perayaan April Mop yang selalu diakhiri
      > dengan kegembiraan dan kepuasan itu
      > sesungguhnya berawal dari satu tragedi
      > besar yang sangat menyedihkan dan
      > memilukan. April Mop atau The April’s
      > Fool Day berawal dari satu episode
      > sejarah Muslim Spanyol di tahun 1487
      > atau bertepatan dengan 892 H. Sebelum
      > sampai pada tragedi tersebut, ada
      > baiknya menengok sejarah Spanyol dahulu
      > ketika masih di bawah kekuasaan Islam.
      >
      > Sejak dibebaskan Islam pada abad ke-8 M
      > oleh Panglima Thariq bin Ziyad, Spanyol
      > berangsur-angsur tumbuh menjadi satu
      > negeri yang makmur. Pasukan Islam tidak
      > saja berhenti di Spanyol, namun terus
      > melakukan pembebasan di negeri-negeri
      > sekitar menuju Perancis. Perancis
      > Selatan dengan mudah bisa dibebaskan.
      > Kota Carcassone, Nimes, Bordeaux, Lyon,
      > Poitou, Tours, dan sebagainya jatuh.
      > Walau sangat kuat, pasukan Islam masih
      > memberikan toleransi kepada suku Goth
      > dan Navaro di daerah sebelah Barat yang
      > berupa pegunungan.
      >
      > Islam telah menerangi Spanyol. Karena
      > sikap para penguasa Islam begitu baik
      > dan rendah hati, maka banyak orang-orang
      > Spanyol yang kemudian dengan tulus dan
      > ikhlas memeluk Islam. Muslim Spanyol
      > bukan hanya beragama Islam, namun mereka
      > sungguh-sungguh mempraktekkan kehidupan
      > secara Islami. Mereka tidak hanya
      > membaca Al-Qur'an tapi juga bertingkah
      > laku berdasarkan Al-Qur'an. Mereka
      > selalu berkata tidak untuk musik, bir,
      > pergaulan bebas, dan segala hal yang
      > dilarang Islam. Keadaan tenteram seperti
      > itu berlangsung hampir enam abad lamanya.
      >
      > Selama itu pula kaum kafir yang masih
      > ada di sekeliling Spanyol tanpa kenal
      > lelah terus berupaya membersihkan Islam
      > dari Spanyol, namun mereka selalu gagal.
      > Telah beberapa kali dicoba tapi selalu
      > tidak berhasil. Dikirimlah sejumlah
      > mata-mata untuk mempelajari kelemahan
      > umat Islam di Spanyol. Akhirnya
      > mata-mata itu menemukan cara untuk
      > menaklukkan Islam di Spanyol, yakni
      > pertama-tama harus melemahkan iman
      > mereka dulu dengan jalan serangan
      > pemikiran dan budaya.
      >
      > Maka mulailah secara diam-diam mereka
      > mengirim alkohol dan rokok secara gratis
      > ke dalam wilayah Spanyol. Musik
      > diperdengarkan untuk membujuk kaum
      > mudanya agar lebih suka bernyanyi dan
      > menari ketimbang baca Qur’an. Mereka
      > juga mengirim sejumlah ulama palsu yang
      > kerjanya meniup-niupkan perpecahan di
      > dalam tubuh umat Islam Spanyol.
      > Lama-kelamaan upaya ini membuahkan hasil.
      >
      > Akhirnya Spanyol jatuh dan bisa dikuasai
      > pasukan Salib. Penyerangan oleh pasukan
      > Salib benar-benar dilakukan dengan kejam
      > tanpa mengenal peri kemanusiaan. Tidak
      > hanya pasukan Islam yang idbantai, juga
      > penduduk sipil, wanita, anak-anak kecil,
      > orang-orang tua, semuanya dihabisi
      > dengan sadis.
      >
      > Satu persatu daerah di Spanyol jatuh,
      > Granada adalah daerah terakhir yang
      > ditaklukkan. Penduduk-penduduk Islam di
      > Spanyol (juga disebut orang Moor)
      > terpaksa berlindung di dalam rumah untuk
      > menyelamatkan diri. Tentara-tentara
      > Kristen terus mengejar mereka.
      >
      > Ketika jalan-jalan sudah sepi, tinggal
      > menyisakan ribuan mayat yang
      > bergelimpangan bermandikan genangan
      > darah, tentara Salib mengetahui bahwa
      > banyak Muslim Granada yang masih
      > bersembunyi di rumah-rumah. Dengan
      > lantang tentara Salib itu meneriakkan
      > pengumuman, bahwa para Muslim Granada
      > bisa keluar dari rumah dengan aman dan
      > diperbolehkan berlayar keluar dari
      > Spanyol dengan membawa barang-barang
      > keperluan mereka. “Kapal-kapal yang akan
      > membawa kalian keluar dari Spanyol sudah
      > kami persiapkan di pelabuhan. Kami
      > menjamin keselamatan kalian jika ingin
      > keluar dari Spanyol, setelah ini maka
      > kami tidak lagi memberikan jaminan!”
      > demikian bujuk tentara Salib.
      >
      > Orang-orang Islam masih curiga dengan
      > tawaran ini. Beberapa dari orang Islam
      > diperbolehkan melihat sendiri
      > kapal-kapal penumpang yang sudah
      > dipersiapkan di pelabuhan. Setelah
      > benar-benar melihat ada kapal yang sudah
      > dipersiapkan, maka mereka segera bersiap
      > untuk meninggalkan Granada bersama-sama
      > menuju ke kapal-kapal tersebut. Mereka
      > pun bersiap untuk berlayar.
      >
      > Keesokan harinya, ribuan penduduk Muslim
      > Granada yang keluar dari rumah-rumahnya
      > dengan membawa seluruh barang-barang
      > keperluannya beriringan jalan menuju
      > pelabuhan. Beberapa orang Islam yang
      > tidak mempercayai tentara Salib bertahan
      > dan terus bersembunyi di rumah-rumahnya.
      > Setelah ribuan umat Islam Spanyol
      > berkumpul di pelabuhan, dengan cepat
      > tentara Salib menggeledah rumah-rumah
      > yang telah itinggalkan penghuninya.
      > Lidah api terlihat menjilat-jilat
      > angkasa ketika para tentara Salib itu
      > membakari rumah-rumah tersebut bersama
      > orang-orang Islam yang masih bertahan di
      > dalamnya.
      >
      > Sedang ribuan umat Islam yang tertahan
      > di pelabuhan hanya bisa terpana ketika
      > tentara Salib juga membakari kapal-kapal
      > yang dikatakan akan mengangkut mereka
      > keluar dari Spanyol. Kapal-kapal itu
      > dengan cepat tenggelam. Ribuan umat
      > Islam tidak bisa berbuat apa-apa karena
      > sama sekali tidak bersenjata. Mereka
      > juga kebanyakan terdiri dari para
      > perempuan dan anak-anaknya yang masih
      > kecil-kecil. Sedang tentara Salib itu
      > telah mengepung mereka dengan pedang
      > terhunus.
      >
      > Dengan satu teriakan dari pemimpinnya,
      > ribuan tentara Salib itu segera
      > membantai dan menghabisi umat Islam
      > Spanyol tanpa perasaan belas kasihan.
      > Jerit tangis dan takbir membahana.
      > Dengan buas tentara Salib terus
      > membunuhi warga sipil yang sama sekali
      > tidak berdaya.
      >
      > Seluruh Muslim Spanyol di pelabuhan itu
      > habis dibunuh dengan kejam. Darah
      > menggenang di mana-mana. Laut yang biru
      > telah berubah menjadi merah
      > kehitam-hitaman. Tragedi ini bertepatan
      > dengan tanggal 1 April. Inilah yang
      > kemudian diperingati oleh dunia Kristen
      > setiap tanggal 1 April sebagai April Mop
      > (The Aprils Fool Day).
      >
      > Bagi umat Islam April Mop tentu
      > merupakan tragedi yang sangat
      > menyedihkan. Hari di mana ribuan
      > saudara-saudaranya seiman disembelih dan
      > dibantai oleh tentara Salib di Granada,
      > Spanyol. Sebab itu, adalah sangat tidak
      > pantas jika ada orang Islam yang
      > ikut-ikutan merayakan tradisi ini. Sebab
      > dengan ikut merayakan April Mop,
      > sesungguhnya orang-orang Islam itu ikut
      > bergembira dan tertawa atas tragedi
      > tersebut. Siapa pun orang Islam yang
      > turut merayakan April Mop, maka ia
      > sesungguhnya tengah merayakan ulang
      > tahun pembunuhan massal ribuan
      > saudara-saudaranya di Granada, Spanyol,
      > beberapa abad silam.
      >
      > 1 ApriL = Hari duka bagi Muslim
      > Yu.. kita panjatkan doa!!
      >
      > Sincerely yours,
      >
      > M Solihin Fikri
      > The Peace Scholarship Program 2008
      > University of Canberra
      > ACT - AUSTRALIA
      >
      > http://defickry. wordpress. com
      >
      >
      >
      >
      >
      > ------------ --------- --------- ---
      > Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di
      Yahoo! Answers
      >



      You rock. That's why Blockbuster's offering you one month of Blockbuster Total Access, No Cost.

    • Coekoep Fickry Sadja
      Salam, yep yep..ya menarik sebetulnya.. minimal kita tahu sejarah, setidaknya menambah referensi kita untuk berpikir. karena sebagian org melakukan sesuatu
      Message 2 of 9 , Apr 3, 2008
      • 0 Attachment
        Salam,
         
        yep yep..ya menarik sebetulnya..
        minimal kita tahu sejarah, setidaknya menambah referensi kita untuk berpikir.
        karena sebagian org melakukan sesuatu hanya karena hal itu telah menjadi common sense di masyarakat, tanpa melalui proses critical thinking, terlepas baik atau tidak keputusan yg diambil setelahnya, ia telah melakukan proses critical thinking tadi, tidak hanya dari satu sumber...
         
        WasSalam
         
        Fickry
         

        fransismail <fransismail@...> wrote:
        mas fickry,

        sebuah artikel menarik. serupa dengan artikel tentang valentine yang
        sering disebarkan waktu aku masih di SMA.

        sedikit mengkoreksi, VALENTINE dan juga APRIL MOP bukanlah tradisi
        Kristen. Tidak ada dalam kalender rohani kristen maupun katolik yang
        merayakan VALENTINE atau APRIL MOP. Bahkan kalau gereja katolik ROMA
        sendiri telah menghilangkan perayaan St. Valentinus dalam kalender
        Rohani. St. VAlentinus dianggap sebagai pelopor awal perayaan valentine.

        karena ini milist peace gen, saya tertarik untuk mengangkat diskusi
        tentang multikulturalisme. seringkali pewacanaan tentang ekspansi
        dalam era perang agama selalu dianggap sebagai sebuah pencerahan
        sebuah agama terhadap umat dari agama lain.

        dalam konteks multikultur, proses ekspansi kebudayaan dan agama
        tersebut merupakan proses alami yang seringkali tidak berhubungan
        dengan proses pencerahan tetapi pure konteks politik.

        sebuah kalimat yang sedikit provokatif, tetapi berusaha untuk
        mengangkat suasana diskusi dalam milist ini.

        maaf jika sekali lagi ada yang tidak berkenan

        salam
        gusmul

        --- In PeaceGeneration@ yahoogroups. com, Coekoep Fickry Sadja
        <ms_fickry@. ..> wrote:
        >
        > Maaf bila tidak berkenan, hanya ingin menyampaikan kepada sesama
        saudara seiman. Hanya ingin memperluas wacana Keislaman. Cheers.
        >
        >
        > Inilah sejarahnya yang disalin kembali
        > sebagiannya dari buku “Valentine Day,
        > Natal, Happy New Year, April Mop,
        > Halloween: So What?” (Rizki Ridyasmara,
        > Pustaka Alkautsar, 2005)
        >
        > SEJARAH APRIL MOP
        > Perayaan April Mop yang selalu diakhiri
        > dengan kegembiraan dan kepuasan itu
        > sesungguhnya berawal dari satu tragedi
        > besar yang sangat menyedihkan dan
        > memilukan. April Mop atau The April’s
        > Fool Day berawal dari satu episode
        > sejarah Muslim Spanyol di tahun 1487
        > atau bertepatan dengan 892 H. Sebelum
        > sampai pada tragedi tersebut, ada
        > baiknya menengok sejarah Spanyol dahulu
        > ketika masih di bawah kekuasaan Islam.
        >
        > Sejak dibebaskan Islam pada abad ke-8 M
        > oleh Panglima Thariq bin Ziyad, Spanyol
        > berangsur-angsur tumbuh menjadi satu
        > negeri yang makmur. Pasukan Islam tidak
        > saja berhenti di Spanyol, namun terus
        > melakukan pembebasan di negeri-negeri
        > sekitar menuju Perancis. Perancis
        > Selatan dengan mudah bisa dibebaskan.
        > Kota Carcassone, Nimes, Bordeaux, Lyon,
        > Poitou, Tours, dan sebagainya jatuh.
        > Walau sangat kuat, pasukan Islam masih
        > memberikan toleransi kepada suku Goth
        > dan Navaro di daerah sebelah Barat yang
        > berupa pegunungan.
        >
        > Islam telah menerangi Spanyol. Karena
        > sikap para penguasa Islam begitu baik
        > dan rendah hati, maka banyak orang-orang
        > Spanyol yang kemudian dengan tulus dan
        > ikhlas memeluk Islam. Muslim Spanyol
        > bukan hanya beragama Islam, namun mereka
        > sungguh-sungguh mempraktekkan kehidupan
        > secara Islami. Mereka tidak hanya
        > membaca Al-Qur'an tapi juga bertingkah
        > laku berdasarkan Al-Qur'an. Mereka
        > selalu berkata tidak untuk musik, bir,
        > pergaulan bebas, dan segala hal yang
        > dilarang Islam. Keadaan tenteram seperti
        > itu berlangsung hampir enam abad lamanya.
        >
        > Selama itu pula kaum kafir yang masih
        > ada di sekeliling Spanyol tanpa kenal
        > lelah terus berupaya membersihkan Islam
        > dari Spanyol, namun mereka selalu gagal.
        > Telah beberapa kali dicoba tapi selalu
        > tidak berhasil. Dikirimlah sejumlah
        > mata-mata untuk mempelajari kelemahan
        > umat Islam di Spanyol. Akhirnya
        > mata-mata itu menemukan cara untuk
        > menaklukkan Islam di Spanyol, yakni
        > pertama-tama harus melemahkan iman
        > mereka dulu dengan jalan serangan
        > pemikiran dan budaya.
        >
        > Maka mulailah secara diam-diam mereka
        > mengirim alkohol dan rokok secara gratis
        > ke dalam wilayah Spanyol. Musik
        > diperdengarkan untuk membujuk kaum
        > mudanya agar lebih suka bernyanyi dan
        > menari ketimbang baca Qur’an. Mereka
        > juga mengirim sejumlah ulama palsu yang
        > kerjanya meniup-niupkan perpecahan di
        > dalam tubuh umat Islam Spanyol.
        > Lama-kelamaan upaya ini membuahkan hasil.
        >
        > Akhirnya Spanyol jatuh dan bisa dikuasai
        > pasukan Salib. Penyerangan oleh pasukan
        > Salib benar-benar dilakukan dengan kejam
        > tanpa mengenal peri kemanusiaan. Tidak
        > hanya pasukan Islam yang idbantai, juga
        > penduduk sipil, wanita, anak-anak kecil,
        > orang-orang tua, semuanya dihabisi
        > dengan sadis.
        >
        > Satu persatu daerah di Spanyol jatuh,
        > Granada adalah daerah terakhir yang
        > ditaklukkan. Penduduk-penduduk Islam di
        > Spanyol (juga disebut orang Moor)
        > terpaksa berlindung di dalam rumah untuk
        > menyelamatkan diri. Tentara-tentara
        > Kristen terus mengejar mereka.
        >
        > Ketika jalan-jalan sudah sepi, tinggal
        > menyisakan ribuan mayat yang
        > bergelimpangan bermandikan genangan
        > darah, tentara Salib mengetahui bahwa
        > banyak Muslim Granada yang masih
        > bersembunyi di rumah-rumah. Dengan
        > lantang tentara Salib itu meneriakkan
        > pengumuman, bahwa para Muslim Granada
        > bisa keluar dari rumah dengan aman dan
        > diperbolehkan berlayar keluar dari
        > Spanyol dengan membawa barang-barang
        > keperluan mereka. “Kapal-kapal yang akan
        > membawa kalian keluar dari Spanyol sudah
        > kami persiapkan di pelabuhan. Kami
        > menjamin keselamatan kalian jika ingin
        > keluar dari Spanyol, setelah ini maka
        > kami tidak lagi memberikan jaminan!”
        > demikian bujuk tentara Salib.
        >
        > Orang-orang Islam masih curiga dengan
        > tawaran ini. Beberapa dari orang Islam
        > diperbolehkan melihat sendiri
        > kapal-kapal penumpang yang sudah
        > dipersiapkan di pelabuhan. Setelah
        > benar-benar melihat ada kapal yang sudah
        > dipersiapkan, maka mereka segera bersiap
        > untuk meninggalkan Granada bersama-sama
        > menuju ke kapal-kapal tersebut. Mereka
        > pun bersiap untuk berlayar.
        >
        > Keesokan harinya, ribuan penduduk Muslim
        > Granada yang keluar dari rumah-rumahnya
        > dengan membawa seluruh barang-barang
        > keperluannya beriringan jalan menuju
        > pelabuhan. Beberapa orang Islam yang
        > tidak mempercayai tentara Salib bertahan
        > dan terus bersembunyi di rumah-rumahnya.
        > Setelah ribuan umat Islam Spanyol
        > berkumpul di pelabuhan, dengan cepat
        > tentara Salib menggeledah rumah-rumah
        > yang telah itinggalkan penghuninya.
        > Lidah api terlihat menjilat-jilat
        > angkasa ketika para tentara Salib itu
        > membakari rumah-rumah tersebut bersama
        > orang-orang Islam yang masih bertahan di
        > dalamnya.
        >
        > Sedang ribuan umat Islam yang tertahan
        > di pelabuhan hanya bisa terpana ketika
        > tentara Salib juga membakari kapal-kapal
        > yang dikatakan akan mengangkut mereka
        > keluar dari Spanyol. Kapal-kapal itu
        > dengan cepat tenggelam. Ribuan umat
        > Islam tidak bisa berbuat apa-apa karena
        > sama sekali tidak bersenjata. Mereka
        > juga kebanyakan terdiri dari para
        > perempuan dan anak-anaknya yang masih
        > kecil-kecil. Sedang tentara Salib itu
        > telah mengepung mereka dengan pedang
        > terhunus.
        >
        > Dengan satu teriakan dari pemimpinnya,
        > ribuan tentara Salib itu segera
        > membantai dan menghabisi umat Islam
        > Spanyol tanpa perasaan belas kasihan.
        > Jerit tangis dan takbir membahana.
        > Dengan buas tentara Salib terus
        > membunuhi warga sipil yang sama sekali
        > tidak berdaya.
        >
        > Seluruh Muslim Spanyol di pelabuhan itu
        > habis dibunuh dengan kejam. Darah
        > menggenang di mana-mana. Laut yang biru
        > telah berubah menjadi merah
        > kehitam-hitaman. Tragedi ini bertepatan
        > dengan tanggal 1 April. Inilah yang
        > kemudian diperingati oleh dunia Kristen
        > setiap tanggal 1 April sebagai April Mop
        > (The Aprils Fool Day).
        >
        > Bagi umat Islam April Mop tentu
        > merupakan tragedi yang sangat
        > menyedihkan. Hari di mana ribuan
        > saudara-saudaranya seiman disembelih dan
        > dibantai oleh tentara Salib di Granada,
        > Spanyol. Sebab itu, adalah sangat tidak
        > pantas jika ada orang Islam yang
        > ikut-ikutan merayakan tradisi ini. Sebab
        > dengan ikut merayakan April Mop,
        > sesungguhnya orang-orang Islam itu ikut
        > bergembira dan tertawa atas tragedi
        > tersebut. Siapa pun orang Islam yang
        > turut merayakan April Mop, maka ia
        > sesungguhnya tengah merayakan ulang
        > tahun pembunuhan massal ribuan
        > saudara-saudaranya di Granada, Spanyol,
        > beberapa abad silam.
        >
        > 1 ApriL = Hari duka bagi Muslim
        > Yu.. kita panjatkan doa!!
        >
        > Sincerely yours,
        >
        > M Solihin Fikri
        > The Peace Scholarship Program 2008
        > University of Canberra
        > ACT - AUSTRALIA
        >
        > http://defickry. wordpress. com
        >
        >
        >
        >
        >
        > ------------ --------- --------- ---
        > Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di
        Yahoo! Answers
        >




        Sincerely yours,

        M Solihin Fikri
        The Peace Scholarship Program 2008
        University of Canberra
        ACT - AUSTRALIA

        http://defickry.wordpress.com




        Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!

      • Luthfi Widagdo Eddyono
        Voila.. ada yang bilang, sejarah memang milik pemenang, dan tak masalah bila kita masing-masing ingin jadi penenang. Yang terpenting, sejarah jangan menjadi
        Message 3 of 9 , Apr 3, 2008
        • 0 Attachment
          Voila..
           
          ada yang bilang, sejarah memang milik pemenang, dan tak masalah bila kita masing-masing ingin jadi penenang. Yang terpenting, sejarah jangan menjadi penghambat usaha menemukan idealitas perdamaian.
           
          Peace..  

          Coekoep Fickry Sadja <ms_fickry@...> wrote:
          Salam,
           
          yep yep..ya menarik sebetulnya..
          minimal kita tahu sejarah, setidaknya menambah referensi kita untuk berpikir.
          karena sebagian org melakukan sesuatu hanya karena hal itu telah menjadi common sense di masyarakat, tanpa melalui proses critical thinking, terlepas baik atau tidak keputusan yg diambil setelahnya, ia telah melakukan proses critical thinking tadi, tidak hanya dari satu sumber...
           
          WasSalam
           
          Fickry
           

          fransismail <fransismail@ yahoo.com> wrote:
          mas fickry,

          sebuah artikel menarik. serupa dengan artikel tentang valentine yang
          sering disebarkan waktu aku masih di SMA.

          sedikit mengkoreksi, VALENTINE dan juga APRIL MOP bukanlah tradisi
          Kristen. Tidak ada dalam kalender rohani kristen maupun katolik yang
          merayakan VALENTINE atau APRIL MOP. Bahkan kalau gereja katolik ROMA
          sendiri telah menghilangkan perayaan St. Valentinus dalam kalender
          Rohani. St. VAlentinus dianggap sebagai pelopor awal perayaan valentine.

          karena ini milist peace gen, saya tertarik untuk mengangkat diskusi
          tentang multikulturalisme. seringkali pewacanaan tentang ekspansi
          dalam era perang agama selalu dianggap sebagai sebuah pencerahan
          sebuah agama terhadap umat dari agama lain.

          dalam konteks multikultur, proses ekspansi kebudayaan dan agama
          tersebut merupakan proses alami yang seringkali tidak berhubungan
          dengan proses pencerahan tetapi pure konteks politik.

          sebuah kalimat yang sedikit provokatif, tetapi berusaha untuk
          mengangkat suasana diskusi dalam milist ini.

          maaf jika sekali lagi ada yang tidak berkenan

          salam
          gusmul

          --- In PeaceGeneration@ yahoogroups. com, Coekoep Fickry Sadja
          <ms_fickry@. ..> wrote:
          >
          > Maaf bila tidak berkenan, hanya ingin menyampaikan kepada sesama
          saudara seiman. Hanya ingin memperluas wacana Keislaman. Cheers.
          >
          >
          > Inilah sejarahnya yang disalin kembali
          > sebagiannya dari buku “Valentine Day,
          > Natal, Happy New Year, April Mop,
          > Halloween: So What?” (Rizki Ridyasmara,
          > Pustaka Alkautsar, 2005)
          >
          > SEJARAH APRIL MOP
          > Perayaan April Mop yang selalu diakhiri
          > dengan kegembiraan dan kepuasan itu
          > sesungguhnya berawal dari satu tragedi
          > besar yang sangat menyedihkan dan
          > memilukan. April Mop atau The April’s
          > Fool Day berawal dari satu episode
          > sejarah Muslim Spanyol di tahun 1487
          > atau bertepatan dengan 892 H. Sebelum
          > sampai pada tragedi tersebut, ada
          > baiknya menengok sejarah Spanyol dahulu
          > ketika masih di bawah kekuasaan Islam.
          >
          > Sejak dibebaskan Islam pada abad ke-8 M
          > oleh Panglima Thariq bin Ziyad, Spanyol
          > berangsur-angsur tumbuh menjadi satu
          > negeri yang makmur. Pasukan Islam tidak
          > saja berhenti di Spanyol, namun terus
          > melakukan pembebasan di negeri-negeri
          > sekitar menuju Perancis. Perancis
          > Selatan dengan mudah bisa dibebaskan.
          > Kota Carcassone, Nimes, Bordeaux, Lyon,
          > Poitou, Tours, dan sebagainya jatuh.
          > Walau sangat kuat, pasukan Islam masih
          > memberikan toleransi kepada suku Goth
          > dan Navaro di daerah sebelah Barat yang
          > berupa pegunungan.
          >
          > Islam telah menerangi Spanyol. Karena
          > sikap para penguasa Islam begitu baik
          > dan rendah hati, maka banyak orang-orang
          > Spanyol yang kemudian dengan tulus dan
          > ikhlas memeluk Islam. Muslim Spanyol
          > bukan hanya beragama Islam, namun mereka
          > sungguh-sungguh mempraktekkan kehidupan
          > secara Islami. Mereka tidak hanya
          > membaca Al-Qur'an tapi juga bertingkah
          > laku berdasarkan Al-Qur'an. Mereka
          > selalu berkata tidak untuk musik, bir,
          > pergaulan bebas, dan segala hal yang
          > dilarang Islam. Keadaan tenteram seperti
          > itu berlangsung hampir enam abad lamanya.
          >
          > Selama itu pula kaum kafir yang masih
          > ada di sekeliling Spanyol tanpa kenal
          > lelah terus berupaya membersihkan Islam
          > dari Spanyol, namun mereka selalu gagal.
          > Telah beberapa kali dicoba tapi selalu
          > tidak berhasil. Dikirimlah sejumlah
          > mata-mata untuk mempelajari kelemahan
          > umat Islam di Spanyol. Akhirnya
          > mata-mata itu menemukan cara untuk
          > menaklukkan Islam di Spanyol, yakni
          > pertama-tama harus melemahkan iman
          > mereka dulu dengan jalan serangan
          > pemikiran dan budaya.
          >
          > Maka mulailah secara diam-diam mereka
          > mengirim alkohol dan rokok secara gratis
          > ke dalam wilayah Spanyol. Musik
          > diperdengarkan untuk membujuk kaum
          > mudanya agar lebih suka bernyanyi dan
          > menari ketimbang baca Qur’an. Mereka
          > juga mengirim sejumlah ulama palsu yang
          > kerjanya meniup-niupkan perpecahan di
          > dalam tubuh umat Islam Spanyol.
          > Lama-kelamaan upaya ini membuahkan hasil.
          >
          > Akhirnya Spanyol jatuh dan bisa dikuasai
          > pasukan Salib. Penyerangan oleh pasukan
          > Salib benar-benar dilakukan dengan kejam
          > tanpa mengenal peri kemanusiaan. Tidak
          > hanya pasukan Islam yang idbantai, juga
          > penduduk sipil, wanita, anak-anak kecil,
          > orang-orang tua, semuanya dihabisi
          > dengan sadis.
          >
          > Satu persatu daerah di Spanyol jatuh,
          > Granada adalah daerah terakhir yang
          > ditaklukkan. Penduduk-penduduk Islam di
          > Spanyol (juga disebut orang Moor)
          > terpaksa berlindung di dalam rumah untuk
          > menyelamatkan diri. Tentara-tentara
          > Kristen terus mengejar mereka.
          >
          > Ketika jalan-jalan sudah sepi, tinggal
          > menyisakan ribuan mayat yang
          > bergelimpangan bermandikan genangan
          > darah, tentara Salib mengetahui bahwa
          > banyak Muslim Granada yang masih
          > bersembunyi di rumah-rumah. Dengan
          > lantang tentara Salib itu meneriakkan
          > pengumuman, bahwa para Muslim Granada
          > bisa keluar dari rumah dengan aman dan
          > diperbolehkan berlayar keluar dari
          > Spanyol dengan membawa barang-barang
          > keperluan mereka. “Kapal-kapal yang akan
          > membawa kalian keluar dari Spanyol sudah
          > kami persiapkan di pelabuhan. Kami
          > menjamin keselamatan kalian jika ingin
          > keluar dari Spanyol, setelah ini maka
          > kami tidak lagi memberikan jaminan!”
          > demikian bujuk tentara Salib.
          >
          > Orang-orang Islam masih curiga dengan
          > tawaran ini. Beberapa dari orang Islam
          > diperbolehkan melihat sendiri
          > kapal-kapal penumpang yang sudah
          > dipersiapkan di pelabuhan. Setelah
          > benar-benar melihat ada kapal yang sudah
          > dipersiapkan, maka mereka segera bersiap
          > untuk meninggalkan Granada bersama-sama
          > menuju ke kapal-kapal tersebut. Mereka
          > pun bersiap untuk berlayar.
          >
          > Keesokan harinya, ribuan penduduk Muslim
          > Granada yang keluar dari rumah-rumahnya
          > dengan membawa seluruh barang-barang
          > keperluannya beriringan jalan menuju
          > pelabuhan. Beberapa orang Islam yang
          > tidak mempercayai tentara Salib bertahan
          > dan terus bersembunyi di rumah-rumahnya.
          > Setelah ribuan umat Islam Spanyol
          > berkumpul di pelabuhan, dengan cepat
          > tentara Salib menggeledah rumah-rumah
          > yang telah itinggalkan penghuninya.
          > Lidah api terlihat menjilat-jilat
          > angkasa ketika para tentara Salib itu
          > membakari rumah-rumah tersebut bersama
          > orang-orang Islam yang masih bertahan di
          > dalamnya.
          >
          > Sedang ribuan umat Islam yang tertahan
          > di pelabuhan hanya bisa terpana ketika
          > tentara Salib juga membakari kapal-kapal
          > yang dikatakan akan mengangkut mereka
          > keluar dari Spanyol. Kapal-kapal itu
          > dengan cepat tenggelam. Ribuan umat
          > Islam tidak bisa berbuat apa-apa karena
          > sama sekali tidak bersenjata. Mereka
          > juga kebanyakan terdiri dari para
          > perempuan dan anak-anaknya yang masih
          > kecil-kecil. Sedang tentara Salib itu
          > telah mengepung mereka dengan pedang
          > terhunus.
          >
          > Dengan satu teriakan dari pemimpinnya,
          > ribuan tentara Salib itu segera
          > membantai dan menghabisi umat Islam
          > Spanyol tanpa perasaan belas kasihan.
          > Jerit tangis dan takbir membahana.
          > Dengan buas tentara Salib terus
          > membunuhi warga sipil yang sama sekali
          > tidak berdaya.
          >
          > Seluruh Muslim Spanyol di pelabuhan itu
          > habis dibunuh dengan kejam. Darah
          > menggenang di mana-mana. Laut yang biru
          > telah berubah menjadi merah
          > kehitam-hitaman. Tragedi ini bertepatan
          > dengan tanggal 1 April. Inilah yang
          > kemudian diperingati oleh dunia Kristen
          > setiap tanggal 1 April sebagai April Mop
          > (The Aprils Fool Day).
          >
          > Bagi umat Islam April Mop tentu
          > merupakan tragedi yang sangat
          > menyedihkan. Hari di mana ribuan
          > saudara-saudaranya seiman disembelih dan
          > dibantai oleh tentara Salib di Granada,
          > Spanyol. Sebab itu, adalah sangat tidak
          > pantas jika ada orang Islam yang
          > ikut-ikutan merayakan tradisi ini. Sebab
          > dengan ikut merayakan April Mop,
          > sesungguhnya orang-orang Islam itu ikut
          > bergembira dan tertawa atas tragedi
          > tersebut. Siapa pun orang Islam yang
          > turut merayakan April Mop, maka ia
          > sesungguhnya tengah merayakan ulang
          > tahun pembunuhan massal ribuan
          > saudara-saudaranya di Granada, Spanyol,
          > beberapa abad silam.
          >
          > 1 ApriL = Hari duka bagi Muslim
          > Yu.. kita panjatkan doa!!
          >
          > Sincerely yours,
          >
          > M Solihin Fikri
          > The Peace Scholarship Program 2008
          > University of Canberra
          > ACT - AUSTRALIA
          >
          > http://defickry. wordpress. com
          >
          >
          >
          >
          >
          > ------------ --------- --------- ---
          > Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di
          Yahoo! Answers
          >




          Sincerely yours,

          M Solihin Fikri
          The Peace Scholarship Program 2008
          University of Canberra
          ACT - AUSTRALIA

          http://defickry. wordpress. com




          Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!



          ======================================================================================
          "Transmisi ini mungkin berisi informasi yang bersifat pribadi, rahasia dan tertutup untuk dipublikasikan berdasarkan hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku di wilayah Republik Indonesia. Jika anda bukanlah penerima yang dituju, bersama ini anda diperingatkan bahwa semua publikasi, penggandaan, pendistribusian, atau penggunaan informasi yang ada disini (berikut semua informasi yang terkait) adalah terlarang. Jika Anda menerima transmisi ini tanpa disengaja, harap segera hubungi pengirim dan hapus material ini seluruhnya, baik dalam bentuk elektronik maupun dokumen cetak.
          Terima kasih."
          ========================================================================================

          Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com

        • Coekoep Fickry Sadja
          Dear, pemenanglah yg punya kuasa menentukan arah sejarah, memutar balik fakta dan semacamnya... kita, sebagai bagian darinya, punya pilihan untuk percaya atau
          Message 4 of 9 , Apr 4, 2008
          • 0 Attachment
            Dear,
             
            pemenanglah yg punya kuasa menentukan arah sejarah, memutar balik fakta dan semacamnya...
             
            kita, sebagai bagian darinya, punya pilihan untuk percaya atau sekedar menganggukkan kepala...
             
            Cheers!!
            Kie

            Luthfi Widagdo Eddyono <luthfi_we@...> wrote:
            Voila..
             
            ada yang bilang, sejarah memang milik pemenang, dan tak masalah bila kita masing-masing ingin jadi penenang. Yang terpenting, sejarah jangan menjadi penghambat usaha menemukan idealitas perdamaian.
             
            Peace..  

            Coekoep Fickry Sadja <ms_fickry@yahoo. co.id> wrote:
            Salam,
             
            yep yep..ya menarik sebetulnya..
            minimal kita tahu sejarah, setidaknya menambah referensi kita untuk berpikir.
            karena sebagian org melakukan sesuatu hanya karena hal itu telah menjadi common sense di masyarakat, tanpa melalui proses critical thinking, terlepas baik atau tidak keputusan yg diambil setelahnya, ia telah melakukan proses critical thinking tadi, tidak hanya dari satu sumber...
             
            WasSalam
             
            Fickry
             

            fransismail <fransismail@ yahoo.com> wrote:
            mas fickry,

            sebuah artikel menarik. serupa dengan artikel tentang valentine yang
            sering disebarkan waktu aku masih di SMA.

            sedikit mengkoreksi, VALENTINE dan juga APRIL MOP bukanlah tradisi
            Kristen. Tidak ada dalam kalender rohani kristen maupun katolik yang
            merayakan VALENTINE atau APRIL MOP. Bahkan kalau gereja katolik ROMA
            sendiri telah menghilangkan perayaan St. Valentinus dalam kalender
            Rohani. St. VAlentinus dianggap sebagai pelopor awal perayaan valentine.

            karena ini milist peace gen, saya tertarik untuk mengangkat diskusi
            tentang multikulturalisme. seringkali pewacanaan tentang ekspansi
            dalam era perang agama selalu dianggap sebagai sebuah pencerahan
            sebuah agama terhadap umat dari agama lain.

            dalam konteks multikultur, proses ekspansi kebudayaan dan agama
            tersebut merupakan proses alami yang seringkali tidak berhubungan
            dengan proses pencerahan tetapi pure konteks politik.

            sebuah kalimat yang sedikit provokatif, tetapi berusaha untuk
            mengangkat suasana diskusi dalam milist ini.

            maaf jika sekali lagi ada yang tidak berkenan

            salam
            gusmul

            --- In PeaceGeneration@ yahoogroups. com, Coekoep Fickry Sadja
            <ms_fickry@. ..> wrote:
            >
            > Maaf bila tidak berkenan, hanya ingin menyampaikan kepada sesama
            saudara seiman. Hanya ingin memperluas wacana Keislaman. Cheers.
            >
            >
            > Inilah sejarahnya yang disalin kembali
            > sebagiannya dari buku “Valentine Day,
            > Natal, Happy New Year, April Mop,
            > Halloween: So What?” (Rizki Ridyasmara,
            > Pustaka Alkautsar, 2005)
            >
            > SEJARAH APRIL MOP
            > Perayaan April Mop yang selalu diakhiri
            > dengan kegembiraan dan kepuasan itu
            > sesungguhnya berawal dari satu tragedi
            > besar yang sangat menyedihkan dan
            > memilukan. April Mop atau The April’s
            > Fool Day berawal dari satu episode
            > sejarah Muslim Spanyol di tahun 1487
            > atau bertepatan dengan 892 H. Sebelum
            > sampai pada tragedi tersebut, ada
            > baiknya menengok sejarah Spanyol dahulu
            > ketika masih di bawah kekuasaan Islam.
            >
            > Sejak dibebaskan Islam pada abad ke-8 M
            > oleh Panglima Thariq bin Ziyad, Spanyol
            > berangsur-angsur tumbuh menjadi satu
            > negeri yang makmur. Pasukan Islam tidak
            > saja berhenti di Spanyol, namun terus
            > melakukan pembebasan di negeri-negeri
            > sekitar menuju Perancis. Perancis
            > Selatan dengan mudah bisa dibebaskan.
            > Kota Carcassone, Nimes, Bordeaux, Lyon,
            > Poitou, Tours, dan sebagainya jatuh.
            > Walau sangat kuat, pasukan Islam masih
            > memberikan toleransi kepada suku Goth
            > dan Navaro di daerah sebelah Barat yang
            > berupa pegunungan.
            >
            > Islam telah menerangi Spanyol. Karena
            > sikap para penguasa Islam begitu baik
            > dan rendah hati, maka banyak orang-orang
            > Spanyol yang kemudian dengan tulus dan
            > ikhlas memeluk Islam. Muslim Spanyol
            > bukan hanya beragama Islam, namun mereka
            > sungguh-sungguh mempraktekkan kehidupan
            > secara Islami. Mereka tidak hanya
            > membaca Al-Qur'an tapi juga bertingkah
            > laku berdasarkan Al-Qur'an. Mereka
            > selalu berkata tidak untuk musik, bir,
            > pergaulan bebas, dan segala hal yang
            > dilarang Islam. Keadaan tenteram seperti
            > itu berlangsung hampir enam abad lamanya.
            >
            > Selama itu pula kaum kafir yang masih
            > ada di sekeliling Spanyol tanpa kenal
            > lelah terus berupaya membersihkan Islam
            > dari Spanyol, namun mereka selalu gagal.
            > Telah beberapa kali dicoba tapi selalu
            > tidak berhasil. Dikirimlah sejumlah
            > mata-mata untuk mempelajari kelemahan
            > umat Islam di Spanyol. Akhirnya
            > mata-mata itu menemukan cara untuk
            > menaklukkan Islam di Spanyol, yakni
            > pertama-tama harus melemahkan iman
            > mereka dulu dengan jalan serangan
            > pemikiran dan budaya.
            >
            > Maka mulailah secara diam-diam mereka
            > mengirim alkohol dan rokok secara gratis
            > ke dalam wilayah Spanyol. Musik
            > diperdengarkan untuk membujuk kaum
            > mudanya agar lebih suka bernyanyi dan
            > menari ketimbang baca Qur’an. Mereka
            > juga mengirim sejumlah ulama palsu yang
            > kerjanya meniup-niupkan perpecahan di
            > dalam tubuh umat Islam Spanyol.
            > Lama-kelamaan upaya ini membuahkan hasil.
            >
            > Akhirnya Spanyol jatuh dan bisa dikuasai
            > pasukan Salib. Penyerangan oleh pasukan
            > Salib benar-benar dilakukan dengan kejam
            > tanpa mengenal peri kemanusiaan. Tidak
            > hanya pasukan Islam yang idbantai, juga
            > penduduk sipil, wanita, anak-anak kecil,
            > orang-orang tua, semuanya dihabisi
            > dengan sadis.
            >
            > Satu persatu daerah di Spanyol jatuh,
            > Granada adalah daerah terakhir yang
            > ditaklukkan. Penduduk-penduduk Islam di
            > Spanyol (juga disebut orang Moor)
            > terpaksa berlindung di dalam rumah untuk
            > menyelamatkan diri. Tentara-tentara
            > Kristen terus mengejar mereka.
            >
            > Ketika jalan-jalan sudah sepi, tinggal
            > menyisakan ribuan mayat yang
            > bergelimpangan bermandikan genangan
            > darah, tentara Salib mengetahui bahwa
            > banyak Muslim Granada yang masih
            > bersembunyi di rumah-rumah. Dengan
            > lantang tentara Salib itu meneriakkan
            > pengumuman, bahwa para Muslim Granada
            > bisa keluar dari rumah dengan aman dan
            > diperbolehkan berlayar keluar dari
            > Spanyol dengan membawa barang-barang
            > keperluan mereka. “Kapal-kapal yang akan
            > membawa kalian keluar dari Spanyol sudah
            > kami persiapkan di pelabuhan. Kami
            > menjamin keselamatan kalian jika ingin
            > keluar dari Spanyol, setelah ini maka
            > kami tidak lagi memberikan jaminan!”
            > demikian bujuk tentara Salib.
            >
            > Orang-orang Islam masih curiga dengan
            > tawaran ini. Beberapa dari orang Islam
            > diperbolehkan melihat sendiri
            > kapal-kapal penumpang yang sudah
            > dipersiapkan di pelabuhan. Setelah
            > benar-benar melihat ada kapal yang sudah
            > dipersiapkan, maka mereka segera bersiap
            > untuk meninggalkan Granada bersama-sama
            > menuju ke kapal-kapal tersebut. Mereka
            > pun bersiap untuk berlayar.
            >
            > Keesokan harinya, ribuan penduduk Muslim
            > Granada yang keluar dari rumah-rumahnya
            > dengan membawa seluruh barang-barang
            > keperluannya beriringan jalan menuju
            > pelabuhan. Beberapa orang Islam yang
            > tidak mempercayai tentara Salib bertahan
            > dan terus bersembunyi di rumah-rumahnya.
            > Setelah ribuan umat Islam Spanyol
            > berkumpul di pelabuhan, dengan cepat
            > tentara Salib menggeledah rumah-rumah
            > yang telah itinggalkan penghuninya.
            > Lidah api terlihat menjilat-jilat
            > angkasa ketika para tentara Salib itu
            > membakari rumah-rumah tersebut bersama
            > orang-orang Islam yang masih bertahan di
            > dalamnya.
            >
            > Sedang ribuan umat Islam yang tertahan
            > di pelabuhan hanya bisa terpana ketika
            > tentara Salib juga membakari kapal-kapal
            > yang dikatakan akan mengangkut mereka
            > keluar dari Spanyol. Kapal-kapal itu
            > dengan cepat tenggelam. Ribuan umat
            > Islam tidak bisa berbuat apa-apa karena
            > sama sekali tidak bersenjata. Mereka
            > juga kebanyakan terdiri dari para
            > perempuan dan anak-anaknya yang masih
            > kecil-kecil. Sedang tentara Salib itu
            > telah mengepung mereka dengan pedang
            > terhunus.
            >
            > Dengan satu teriakan dari pemimpinnya,
            > ribuan tentara Salib itu segera
            > membantai dan menghabisi umat Islam
            > Spanyol tanpa perasaan belas kasihan.
            > Jerit tangis dan takbir membahana.
            > Dengan buas tentara Salib terus
            > membunuhi warga sipil yang sama sekali
            > tidak berdaya.
            >
            > Seluruh Muslim Spanyol di pelabuhan itu
            > habis dibunuh dengan kejam. Darah
            > menggenang di mana-mana. Laut yang biru
            > telah berubah menjadi merah
            > kehitam-hitaman. Tragedi ini bertepatan
            > dengan tanggal 1 April. Inilah yang
            > kemudian diperingati oleh dunia Kristen
            > setiap tanggal 1 April sebagai April Mop
            > (The Aprils Fool Day).
            >
            > Bagi umat Islam April Mop tentu
            > merupakan tragedi yang sangat
            > menyedihkan. Hari di mana ribuan
            > saudara-saudaranya seiman disembelih dan
            > dibantai oleh tentara Salib di Granada,
            > Spanyol. Sebab itu, adalah sangat tidak
            > pantas jika ada orang Islam yang
            > ikut-ikutan merayakan tradisi ini. Sebab
            > dengan ikut merayakan April Mop,
            > sesungguhnya orang-orang Islam itu ikut
            > bergembira dan tertawa atas tragedi
            > tersebut. Siapa pun orang Islam yang
            > turut merayakan April Mop, maka ia
            > sesungguhnya tengah merayakan ulang
            > tahun pembunuhan massal ribuan
            > saudara-saudaranya di Granada, Spanyol,
            > beberapa abad silam.
            >
            > 1 ApriL = Hari duka bagi Muslim
            > Yu.. kita panjatkan doa!!
            >
            > Sincerely yours,
            >
            > M Solihin Fikri
            > The Peace Scholarship Program 2008
            > University of Canberra
            > ACT - AUSTRALIA
            >
            > http://defickry. wordpress. com
            >
            >
            >
            >
            >
            > ------------ --------- --------- ---
            > Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di
            Yahoo! Answers
            >




            Sincerely yours,

            M Solihin Fikri
            The Peace Scholarship Program 2008
            University of Canberra
            ACT - AUSTRALIA

            http://defickry. wordpress. com




            Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!



            ============ ========= ========= ========= ========= ========= ========= ========= ========= ==
            "Transmisi ini mungkin berisi informasi yang bersifat pribadi, rahasia dan tertutup untuk dipublikasikan berdasarkan hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku di wilayah Republik Indonesia. Jika anda bukanlah penerima yang dituju, bersama ini anda diperingatkan bahwa semua publikasi, penggandaan, pendistribusian, atau penggunaan informasi yang ada disini (berikut semua informasi yang terkait) adalah terlarang. Jika Anda menerima transmisi ini tanpa disengaja, harap segera hubungi pengirim dan hapus material ini seluruhnya, baik dalam bentuk elektronik maupun dokumen cetak.
            Terima kasih."
            ============ ========= ========= ========= ========= ========= ========= ========= ========= ====
            Send instant messages to your online friends http://uk.messenger .yahoo.com



            Sincerely yours,

            M Solihin Fikri
            The Peace Scholarship Program 2008
            University of Canberra
            ACT - AUSTRALIA

            http://defickry.wordpress.com




            Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo! Answers

          • M. Wijaya Kusuma
            Salam sejahtera Bisa nggak sich dibuat satu forum untuk ketemuan antar pelajar Jogja, ya minimal antara sekolah yang konflik. Siapa tahu bisa dilakukan program
            Message 5 of 9 , Apr 7, 2008
            • 0 Attachment
              Salam sejahtera
              Bisa nggak sich dibuat satu forum untuk ketemuan antar pelajar Jogja, ya minimal antara sekolah yang konflik. Siapa tahu bisa dilakukan program bersama, semacam peace forumlah bagi mereka.

              Mungkin saya bisa memfasilitasi bagi sekolah-sekolah Muhammadiyah? Kalau ada teman yg lain bisa memfasilitasi sekolah mana? mungkin bisa dijajaki pertemuan.

              Masmulyadi
              0817 9408 803
              www.adikusumah.blogspot.com


              You rock. That's why Blockbuster's offering you one month of Blockbuster Total Access, No Cost.
            • dite bayu
              salam damai mas mul, swaktu saya masih duduk di bangku SMA saya masih ingat saat itu kami ,pelajar Jogja berkumpul bersama untuk membentuk sebuah Forum
              Message 6 of 9 , Apr 9, 2008
              • 0 Attachment
                salam damai mas mul,
                swaktu saya masih duduk di bangku SMA saya masih ingat saat itu kami ,pelajar Jogja berkumpul bersama untuk membentuk sebuah Forum  pelajar SMA se-DIY kegiatan ini di fasilitasi oleh pemerintah daerah sebagai respon terhadap pembunuhan siswa sma karena tawuran pelajar tahun 2003. tujuan dari komunitas ini untuk menghindari konflik-kekerasan antar pelajar dan sebagai wadah komunikasi pelajar DIY. mmm... cuma saya ndak tau apa sekarang forum ini masih eksis.

                "M. Wijaya Kusuma" <moelugm@...> wrote:
                Salam sejahtera
                Bisa nggak sich dibuat satu forum untuk ketemuan antar pelajar Jogja, ya minimal antara sekolah yang konflik. Siapa tahu bisa dilakukan program bersama, semacam peace forumlah bagi mereka.

                Mungkin saya bisa memfasilitasi bagi sekolah-sekolah Muhammadiyah? Kalau ada teman yg lain bisa memfasilitasi sekolah mana? mungkin bisa dijajaki pertemuan.

                Masmulyadi
                0817 9408 803
                www.adikusumah. blogspot. com

                You rock. That's why Blockbuster' s offering you one month of Blockbuster Total Access, No Cost.

                __________________________________________________
                Do You Yahoo!?
                Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
                http://mail.yahoo.com

              • Faisal Dwiyana
                sekedar bercerita,,, dulu sih juga ada forum khusus antar sekolah sma,, tapi waktu itu cuma sebatas pecinta alam( kebetulan dulu ikutan) namanya FKPPA, (lupa
                Message 7 of 9 , Apr 9, 2008
                • 0 Attachment
                  sekedar bercerita,,,
                  dulu sih juga ada forum khusus antar sekolah sma,,
                  tapi waktu itu cuma sebatas pecinta alam( kebetulan dulu ikutan)
                  namanya FKPPA, (lupa singkatannya apa)

                  sampai sekarang, forum tsb masih eksis dan kegiatannya pun cukup padat...
                  coba saja melakukan partnership dengan mereka,,mungkin itu bisa menjadi awal...


                  2008/4/9 dite bayu <shiro_bizkit@...>:

                  salam damai mas mul,
                  swaktu saya masih duduk di bangku SMA saya masih ingat saat itu kami ,pelajar Jogja berkumpul bersama untuk membentuk sebuah Forum  pelajar SMA se-DIY kegiatan ini di fasilitasi oleh pemerintah daerah sebagai respon terhadap pembunuhan siswa sma karena tawuran pelajar tahun 2003. tujuan dari komunitas ini untuk menghindari konflik-kekerasan antar pelajar dan sebagai wadah komunikasi pelajar DIY. mmm... cuma saya ndak tau apa sekarang forum ini masih eksis.


                  "M. Wijaya Kusuma" <moelugm@...> wrote:
                  Salam sejahtera
                  Bisa nggak sich dibuat satu forum untuk ketemuan antar pelajar Jogja, ya minimal antara sekolah yang konflik. Siapa tahu bisa dilakukan program bersama, semacam peace forumlah bagi mereka.

                  Mungkin saya bisa memfasilitasi bagi sekolah-sekolah Muhammadiyah? Kalau ada teman yg lain bisa memfasilitasi sekolah mana? mungkin bisa dijajaki pertemuan.

                  Masmulyadi
                  0817 9408 803
                  www.adikusumah.blogspot.com

                  You rock. That's why Blockbuster's offering you one month of Blockbuster Total Access, No Cost.

                  __________________________________________________
                  Do You Yahoo!?
                  Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
                  http://mail.yahoo.com




                  --
                  Faisal Dwiyana
                  Computer Science Student UGM
                  dwiyanafaisal.wordpress.com
                Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.