Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.
 

membaca...Hani

Expand Messages
  • riza hanafi
    Membaca tulisan di kompas tentang bukunya Hani, luar biasa. Bravo Hani! Melihat foto koko di sampul bukunya Hani...mending urungkan niatmu menjadi model
    Message 1 of 25 , Nov 2, 2007
      Membaca tulisan di kompas tentang bukunya Hani, luar biasa. Bravo Hani!

      Melihat foto koko di sampul bukunya Hani...mending urungkan niatmu menjadi model kawanku. Kau , seperti aku, bergelambir di mana-mana. Btw thx koko atas bantuannya, meski kau menyamar jadi Bunga Citra LEstari.


      salam

      riza

      __________________________________________________
      Do You Yahoo!?
      Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
      http://mail.yahoo.com

    • lebah buayawati
      pas-jogja@yahoogroups.com, stelladuce@yahoogroups.com, media-jogja@yahoogroups.com, pasarbuku@yahoogroups.com, indobackpacker@yahoogroups.com,
      Message 2 of 25 , Nov 5, 2007

        pas-jogja@yahoogroups.com, stelladuce@yahoogroups.com, media-jogja@yahoogroups.com, pasarbuku@yahoogroups.com, indobackpacker@yahoogroups.com, beasiswa@yahoogroups.com, greenmapper_jogja@yahoogroups.com
        From:Send an Instant Message "suluhpratita" <suluhpratita@...>  Add to Address BookAdd to Address Book  Add Mobile Alert
        Yahoo! DomainKeys has confirmed that this message was sent by yahoogroups.com. Learn more
        Date: Fri, 2 Nov 2007 22:31:26 -0700 (PDT)
        Subject: [greenmapper_jogja] undangan NGOBROL & NGOPI bareng: "meraih mimpi masa depan: BEASISWA..!"
        Meraih Mimpi Masa Depan: Beasiswa!
        (“Bermimpilah, karena Tuhan akan memeluk mimpi-mimpi itu” –Arai)



        Di saat biaya pendidikan tinggi di negeri ini terasa kian mahal, berburu beasiswa merupakan pilihan terbaik. Kesempatan memenangkan beasiswa sebenarnya terbuka lebar. Siapapun Anda, yang berusia di bawah 40 tahun, sebenarnya berpeluang untuk memenangkan beasiswa ke luar negeri. Hanya saja, minimnya informasi membuat kesempatan ini seolah hanya dimiliki oleh mereka yang berkecimpung di dunia akademik.

        Saat ini informasi beasiswa ke luar negeri sudah dapat dengan mudah diakses melalui internet, baik berupa website maupun milis seperti Milis Beasiswa (http://groups. yahoo.com/ group/beasiswa) atau http://milisbeasisw a.com, http://beasiswa. blogspot. com, http://scholarship- info.org, dan lain sebagainya. Persoalannya adalah, bagaimana mempersiapkan diri agar dapat bersaing dan mememangkan beasiswa tersebut?

        REGOLjogja bekerjasama dengan Penerbit BENTANG dan toko buku-café MP Bookpoint menggelar forum obrolan “Sembari Minum Kopi” yang akan mengulas tentang perjuangan meraih mimpi memenangkan beasiswa ke luar negeri. Obrolan santai ini akan menghadirkan narasumber utama ANDREA HIRATA, penulis tetralogi Laskar Pelangi yang mendapatkan beasiswa dari Uni Eropa untuk studi Master of Science di Universite de Paris, Sorbonne, Prancis dan Sheffield Hallam University, United Kingdom. Ia berhasil lulus dengan predikat graduate with distinction atau cum laude dan tesisnya sudah diadaptasi ke dalam bahasa Indonesia sebagai buku Teori Ekonomi Telekomunikasi pertama yang ditulis oleh orang Indonesia.

        Perjuangan Andrea meraih beasiswa dan bagaimana ia menghadapi gegar budaya tinggal di negeri orang dikisahkan secara menarik dalam “Edensor”, novel ketiganya. “Edensor” adalah salah satu dari banyak mimpi yang berhasil diwujudkan Andrea. Novel yang sangat inspiratif ini bisa menggugah semangat Anda untuk bermimpi meraih pendidikan tinggi di luar negeri.

        Agar mimpi itu segera terwujud, perlu juga menyimak kiat memanangkan beasiswa ke luar negeri yang akan disampaikan oleh PANGESTI WIEDARTI, Ph.D, moderator milis beasiswa.com. Staf pengajar di Fakultas Bahasa & Seni Univ. Negeri Yogyakarta ini menempuh pendidikan Master di Macquarie University, NSW, Australia dan Ph.D di The University of Sydney, Australia. Peraih Satya Lencana Karya Satya dari Presiden R.I pada tahun 2003 ini juga aktif memotivasi studi lanjut ke berbagai universitas, baik di dalam maupun di luar negeri. “Jika orang muda Indonesia mau berusaha, kesempatan menempuh studi pascasarjana dengan beasiswa amatlah banyak,” ujarnya memotivasi.

        Nah, tunggu apalagi. Obrolan santai yang inspiratif ini sangat sayang untuk dilewatkan. Ingat, jika usia Anda di bawah 40 tahun, Anda berpeluang untuk memenangkan biasiswa dan meraih pendidikan tinggi di luar negeri! So, don’t miss it! Bergabunglah bersama dalam forum obrolan kami, Minggu malam 11 November 2007, mulai pukul 18.30 – 21.00 WIB bertempat di MP. Bookpoint, Jl. Kaliurang km 6,8 Kentungan – Yogyakarta. GRATIS, tidak dipungut bayaran.

        Untuk informasi lanjut hubungi REGOL www.regoljogja. com (0274.374006 – 0811258438), Penerbit BENTANG www.klub-sastra- bentang.blogspot .com (0274.517373) , dan toko buku-café MP Bookpoint (0274.885485) .



        -> from the desk of suluh pratitasari <-
        visit my personal blog at http://suluhpratita .multiply. com
        or my mobile-photoblog at http://matatita. blogspot. com
        as an anthropologist i built my journal at http://etnografi. net
        and i dedicated this site http://regoljogja. com for my beloved hometown jogja

        riza hanafi <amrie_saja@...> wrote:
        Membaca tulisan di kompas tentang bukunya Hani, luar biasa. Bravo Hani!

        Melihat foto koko di sampul bukunya Hani...mending urungkan niatmu menjadi model kawanku. Kau , seperti aku, bergelambir di mana-mana. Btw thx koko atas bantuannya, meski kau menyamar jadi Bunga Citra LEstari.


        salam

        riza
        ____________ _________ _________ _________ _________ __
        Do You Yahoo!?
        Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
        http://mail. yahoo.com



        Peace Generation is da Best
        Vokoke Perkapers will alwyyzz be blessed lah
        Joy oh joy
        Of the life adventure I'll find in the next bend of being
        Since knowledge omnivora have I decided to be  
         
        "Aerodynamically a bee can't fly .
        But since a bee don't know the law of aerodynamics , a bee fly."
        Mary Kay Ash
        Don't know who she is but worthy word she does has.

        __________________________________________________
        Do You Yahoo!?
        Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
        http://mail.yahoo.com

      • lebah buayawati
        Subject: [kunci-l] Scholarship: MA (Pasific and Asian Studies at Univ.of Victoria Canada) M.A. in Pacific and Asian Studies at the University of Victoria,
        Message 3 of 25 , Nov 5, 2007
          Subject: [kunci-l] Scholarship: MA (Pasific and Asian Studies at Univ.of Victoria Canada)
              M.A. in Pacific and Asian Studies at the University of
          Victoria, Canada

          from: Daromir Rudnyckyj
          Assistant Professor
          Department of Pacific and Asian Studies
          University of Victoria

          M.A. in Pacific and Asian Studies at the University of
          Victoria, Canada

          The Department of Pacific and Asian Studies is a
          dynamic,
          interdisciplinary department with a strong
          specialization in
          interdisciplinary research in the modern period. We
          now offer a Master
          of Arts degree in two areas of specialization:
          * Area Studies: social, historical, cultural and
          political conditions
          * Literary and Textual Studies: literary, artistic,
          and popular cultural
          forms of expression
          Within these two areas, our particular research
          strengths are:
          Contemporary Asian fiction, cinema and popular
          culture; Social theory;
          Chinese and Japanese linguistics; Indigenous
          identities; Gender;
          Contemporary theatre; Global and local intersections;
          Asian-Canadian
          Studies; Religion.

          Our graduate students have an excellent track record
          of obtaining
          financial support to conduct original, thesis-based
          research in the
          Asia-Pacific region on a topic of their choosing.
          Recent M.A. students
          have studied such diverse topics as contemporary
          Japanese film; sex work
          in Indonesia; contemporary Chinese literature and
          philosophy; Indonesian
          feminist art; the impact of China's One-Child Policy
          and more.

          The department makes every effort to provide strong
          financial support to
          deserving candidates. Students may qualify for Faculty
          of Graduate
          Studies University Fellowships, research and teaching
          assistantships,
          and several internal department scholarships. Graduate
          students have
          also been successful in obtaining funds from external
          sources such as
          the Social Sciences and Humanities Research Council of
          Canada, the
          Department of Foreign Affairs and International Trade,
          UVic's Centre
          for Asia-Pacific Initiatives, and more.

          Students are normally admitted for study in September.
          The deadline for
          students from outside Canada is December 15 for the
          following September.
          The deadline for application within Canada is January
          15. Applicants are
          encouraged to contact faculty members who share their
          interests. A
          two-page statement of research interest must be
          included in the
          application. Application forms for admission, which
          include the
          indication of need for financial assistance, can be
          obtained directly
          from the Graduate Admissions and Records office online
          at:
          http://web.uvic. ca/gradstudies/ prospective/ application. html
          <http://web.uvic. ca/gradstudies/ prospective/ application. html>

          Please direct questions or requests for further
          information to the
          graduate secretary, Joanne Denton, at paciasia@uvic. ca
          <mailto:paciasia@uvic. ca> , or the Graduate Advisor,
          Dr. Leslie Butt, at
          lbutt@... <mailto:lbutt@...> .

          Department website: http://web.uvic. ca/pacificasia/
          <http://web.uvic. ca/pacificasia/>

          Graduate Admissions and Records site:
          http://registrar. uvic.ca/grad/
          <http://registrar. uvic.ca/grad/>

          Graduate Studies: http://web.uvic. ca/gradstudies/
          <http://web.uvic. ca/gradstudies/>

          Faculty
          Martin T. Adam, PhD (McGill)
          Buddhism, with more general teaching interests in
          other Asian religious
          traditions (Hinduism, Jainism, Confucianism, Taoism,
          Shinto).

          Michael H. Bodden, PhD (Wis, Madison)
          Indonesian-Malay; Southeast Asian literature, theatre,
          and popular
          culture.

          Daniel J. Bryant, PhD (UBC)
          Pre-modern Chinese poetry; textual criticism.

          Leslie Butt, PhD (McGill)
          Medical anthropology; HIV/AIDS; gender, sexuality and
          reproduction; West
          Papua.

          Katsuhiko Endo, PhD (NYU)
          Theory of capitalism, history of thought, modern
          Japan.

          Timothy J.F. Iles, PhD (U of Toronto)
          Japanese cinema and contemporary fiction.

          Richard King, PhD (UBC)
          Modern and contemporary Chinese fiction and popular
          culture.

          Vivian Lee, PhD (UBC)
          Modern Chinese literature; Chinese cinema;
          post-colonial literature.

          R. Christopher Morgan, PhD (ANU)
          Oceania; trade and exchange; indigenous economies;
          commoditization; land
          tenure; clan and class structures; ethnography and
          world history.

          Hiroko Noro, PhD (U of Toronto)
          Japanese; sociolinguistics; second language pedagogy;
          language and
          ethnic identity.

          M. Cody Poulton, PhD (U of Toronto)
          Meiji era/contemporary literature; contemporary
          theatre; traditional
          Japanese poetics/theatre.

          Daromir Rudnyckyj, PhD (UC Berkeley)
          Indonesia/Southeast Asia. Globalization, religion,
          transnationalism,
          ethics, development, Islam, the state.

          Yuen-Fong Woon, PhD (UBC)
          Rural South China; Asian Canadian Studies; migration
          studies.

          University of Victoria
          Consistently ranked as one of Canada's top
          comprehensive
          universities, UVic is known for the academic
          excellence and
          accessibility of its faculty, its extensive
          co-operative education and
          professional programs, and for its friendly
          atmosphere. DeleteReplyForwardS pamMove..

          MAGANG NUSANTARA
          Adalah sebuah program tahunan hasil kerja bareng Yayasan Kelola dengan organisasi seni budaya terkemuka di Indonesia yang menjadi tuan rumah magang. Organisasi tersebut ialah Gedung Kesenian Jakarta, Teater Koma, The British Council, Goethe Institut Jakarta, Teater Utan Kayu, Rumah Seni Cemeti, Teater Garasi, LPK Tari Natya Lakhsita “Didik Nini Thowok“, Selasar Sunaryo Art Space, Centre Culturel Francais (CCF) Jakarta, JiFFest, Common Room, Lembaga Indonesia Prancis (LIP), dan Kineforum. Program yang dimulai sejak Mei 2000 ini bertujuan menyediakan kesempatan bagi para penggiat (pelaku dan pekerja) seni Indonesia untuk memperdalam pengetahuan dan mengembangkan keahlian dalam bidang manajemen seni di dalam negeri.
          Program ini terbuka bagi siapa saja yang memiliki minat dan latar belakang di bidang seni dan berpendidikan minimal nongelar dengan pengalaman di bidang seni minimal 2 tahun. Usia pelamar dibatasi antara 23 hingga 40 tahun.
          Seusai program, peserta diharapkan bisa membagi pengalamannya kepada komunitas seni di tempat asalnya dan menjalin kerja sama dengan mitra-mitra dalam jejaringnya agar kehidupan kesenian di tempatnya terus tumbuh dan berkembang.
          KELOLA
          Jl. Cikatomas II no. 33
          Jakarta 12180 Indonesia
          Tel: +62.21.7399311
          Fax: +62.21.7221284
          Email:
          info@kelolaarts. or.id
          www.kelolaarts. or.id
          SMS: 081 180 10 49


          Peace Generation is da Best
          Vokoke Perkapers will alwyyzz be blessed lah
          Joy oh joy
          Of the life adventure I'll find in the next bend of being
          Since knowledge omnivora have I decided to be  
           
          "Aerodynamically a bee can't fly .
          But since a bee don't know the law of aerodynamics , a bee fly."
          Mary Kay Ash
          Don't know who she is but worthy word she does has.

          __________________________________________________
          Do You Yahoo!?
          Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
          http://mail.yahoo.com

        • anti refree
          Selamat Mba Hani berhasil menelurkan buku judulnya apa ya? riza hanafi wrote: Membaca tulisan di kompas tentang bukunya Hani, luar
          Message 4 of 25 , Nov 6, 2007
            Selamat Mba Hani berhasil menelurkan buku 
            judulnya apa ya?

            riza hanafi <amrie_saja@...> wrote:
            Membaca tulisan di kompas tentang bukunya Hani, luar biasa. Bravo Hani!

            Melihat foto koko di sampul bukunya Hani...mending urungkan niatmu menjadi model kawanku. Kau , seperti aku, bergelambir di mana-mana. Btw thx koko atas bantuannya, meski kau menyamar jadi Bunga Citra LEstari.


            salam

            riza
            ____________ _________ _________ _________ _________ __
            Do You Yahoo!?
            Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
            http://mail. yahoo.com

            __________________________________________________
            Do You Yahoo!?
            Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
            http://mail.yahoo.com

          • jenang gulo
            Proud of U my sister... -peace- anti refree wrote: Selamat Mba Hani berhasil menelurkan buku judulnya apa ya? riza hanafi
            Message 5 of 25 , Nov 6, 2007
              Proud of U my sister...
              -peace-

              anti refree <nogoodrefree@...> wrote:
              Selamat Mba Hani berhasil menelurkan buku 
              judulnya apa ya?

              riza hanafi <amrie_saja@yahoo. com> wrote:
              Membaca tulisan di kompas tentang bukunya Hani, luar biasa. Bravo Hani!

              Melihat foto koko di sampul bukunya Hani...mending urungkan niatmu menjadi model kawanku. Kau , seperti aku, bergelambir di mana-mana. Btw thx koko atas bantuannya, meski kau menyamar jadi Bunga Citra LEstari.


              salam

              riza
              ____________ _________ _________ _________ _________ __
              Do You Yahoo!?
              Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
              http://mail. yahoo.com

              ____________ _________ _________ _________ _________ __
              Do You Yahoo!?
              Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
              http://mail. yahoo.com

              __________________________________________________
              Do You Yahoo!?
              Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
              http://mail.yahoo.com

            • sigit andhirahman
              alhamdulillah, semga menjadi berkah bagi hani dan juga orang lain... hebat...kitorang ikut bangga, meski belum lihat buku kumiu (kamu) ,Hani. semoga sampai
              Message 6 of 25 , Nov 7, 2007
                alhamdulillah,
                semga menjadi berkah bagi hani dan juga orang lain...
                hebat...kitorang ikut bangga, meski belum lihat buku
                kumiu (kamu) ,Hani.
                semoga sampai juga distribusinya di palu.

                salam


                --- jenang gulo <jenangguloku@...> wrote:

                > Proud of U my sister...
                > -peace-
                >
                > anti refree <nogoodrefree@...> wrote:
                > Selamat Mba Hani berhasil menelurkan
                > buku
                > judulnya apa ya?
                >
                > riza hanafi <amrie_saja@...> wrote:
                > Membaca tulisan di kompas tentang bukunya
                > Hani, luar biasa. Bravo Hani!
                >
                > Melihat foto koko di sampul bukunya Hani...mending
                > urungkan niatmu menjadi model kawanku. Kau , seperti
                > aku, bergelambir di mana-mana. Btw thx koko atas
                > bantuannya, meski kau menyamar jadi Bunga Citra
                > LEstari.
                >
                >
                > salam
                >
                > riza
                > __________________________________________________
                > Do You Yahoo!?
                > Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam
                > protection around
                > http://mail.yahoo.com
                >
                >
                >
                > __________________________________________________
                > Do You Yahoo!?
                > Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam
                > protection around
                > http://mail.yahoo.com
                >
                >
                >
                > __________________________________________________
                > Do You Yahoo!?
                > Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam
                > protection around
                > http://mail.yahoo.com


                __________________________________________________
                Do You Yahoo!?
                Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
                http://mail.yahoo.com
              • hani raihana
                hehehe... itu belom launching kok, tapi sudah terbit. distribusinya belom tau hehe.. baca ya.... muahmuah sigit andhirahman wrote:
                Message 7 of 25 , Nov 8, 2007
                  hehehe...
                  itu belom launching kok, tapi sudah terbit. distribusinya belom tau hehe..
                  baca ya....
                  muahmuah

                  sigit andhirahman <emsigitar@...> wrote:
                  alhamdulillah,
                  semga menjadi berkah bagi hani dan juga orang lain...
                  hebat...kitorang ikut bangga, meski belum lihat buku
                  kumiu (kamu) ,Hani.
                  semoga sampai juga distribusinya di palu.

                  salam

                  --- jenang gulo <jenangguloku@ yahoo.com> wrote:

                  > Proud of U my sister...
                  > -peace-
                  >
                  > anti refree <nogoodrefree@ yahoo.com> wrote:
                  > Selamat Mba Hani berhasil menelurkan
                  > buku
                  > judulnya apa ya?
                  >
                  > riza hanafi <amrie_saja@yahoo. com> wrote:
                  > Membaca tulisan di kompas tentang bukunya
                  > Hani, luar biasa. Bravo Hani!
                  >
                  > Melihat foto koko di sampul bukunya Hani...mending
                  > urungkan niatmu menjadi model kawanku. Kau , seperti
                  > aku, bergelambir di mana-mana. Btw thx koko atas
                  > bantuannya, meski kau menyamar jadi Bunga Citra
                  > LEstari.
                  >
                  >
                  > salam
                  >
                  > riza
                  > ____________ _________ _________ _________ _________ __
                  > Do You Yahoo!?
                  > Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam
                  > protection around
                  > http://mail. yahoo.com
                  >
                  >
                  >
                  > ____________ _________ _________ _________ _________ __
                  > Do You Yahoo!?
                  > Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam
                  > protection around
                  > http://mail. yahoo.com
                  >
                  >
                  >
                  > ____________ _________ _________ _________ _________ __
                  > Do You Yahoo!?
                  > Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam
                  > protection around
                  > http://mail. yahoo.com

                  ____________ _________ _________ _________ _________ __
                  Do You Yahoo!?
                  Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
                  http://mail. yahoo.com

                  __________________________________________________
                  Do You Yahoo!?
                  Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
                  http://mail.yahoo.com

                • hani raihana
                  hehehe... itu belom launching kok, tapi sudah terbit. distribusinya belom tau hehe.. baca ya.... muahmuah sigit andhirahman wrote:
                  Message 8 of 25 , Nov 8, 2007
                    hehehe...
                    itu belom launching kok, tapi sudah terbit. distribusinya belom tau hehe..
                    baca ya....
                    muahmuah

                    sigit andhirahman <emsigitar@...> wrote:
                    alhamdulillah,
                    semga menjadi berkah bagi hani dan juga orang lain...
                    hebat...kitorang ikut bangga, meski belum lihat buku
                    kumiu (kamu) ,Hani.
                    semoga sampai juga distribusinya di palu.

                    salam

                    --- jenang gulo <jenangguloku@ yahoo.com> wrote:

                    > Proud of U my sister...
                    > -peace-
                    >
                    > anti refree <nogoodrefree@ yahoo.com> wrote:
                    > Selamat Mba Hani berhasil menelurkan
                    > buku
                    > judulnya apa ya?
                    >
                    > riza hanafi <amrie_saja@yahoo. com> wrote:
                    > Membaca tulisan di kompas tentang bukunya
                    > Hani, luar biasa. Bravo Hani!
                    >
                    > Melihat foto koko di sampul bukunya Hani...mending
                    > urungkan niatmu menjadi model kawanku. Kau , seperti
                    > aku, bergelambir di mana-mana. Btw thx koko atas
                    > bantuannya, meski kau menyamar jadi Bunga Citra
                    > LEstari.
                    >
                    >
                    > salam
                    >
                    > riza
                    > ____________ _________ _________ _________ _________ __
                    > Do You Yahoo!?
                    > Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam
                    > protection around
                    > http://mail. yahoo.com
                    >
                    >
                    >
                    > ____________ _________ _________ _________ _________ __
                    > Do You Yahoo!?
                    > Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam
                    > protection around
                    > http://mail. yahoo.com
                    >
                    >
                    >
                    > ____________ _________ _________ _________ _________ __
                    > Do You Yahoo!?
                    > Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam
                    > protection around
                    > http://mail. yahoo.com

                    ____________ _________ _________ _________ _________ __
                    Do You Yahoo!?
                    Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
                    http://mail. yahoo.com

                    __________________________________________________
                    Do You Yahoo!?
                    Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
                    http://mail.yahoo.com

                  • sigit andhirahman
                    biasane kan ada beberapa eksemplar gratis...hheehe.ya kalau tidak sampai di palu..mbok yo dikirimi... ... __________________________________________________ Do
                    Message 9 of 25 , Nov 8, 2007
                      biasane kan ada beberapa eksemplar gratis...hheehe.ya
                      kalau tidak sampai di palu..mbok yo dikirimi...
                      --- hani raihana <raihanahani@...> wrote:

                      > hehehe...
                      > itu belom launching kok, tapi sudah terbit.
                      > distribusinya belom tau hehe..
                      > baca ya....
                      > muahmuah
                      >
                      > sigit andhirahman <emsigitar@...> wrote:
                      > alhamdulillah,
                      > semga menjadi berkah bagi hani dan juga orang
                      > lain...
                      > hebat...kitorang ikut bangga, meski belum lihat buku
                      > kumiu (kamu) ,Hani.
                      > semoga sampai juga distribusinya di palu.
                      >
                      > salam
                      >
                      > --- jenang gulo <jenangguloku@...> wrote:
                      >
                      > > Proud of U my sister...
                      > > -peace-
                      > >
                      > > anti refree <nogoodrefree@...> wrote:
                      > > Selamat Mba Hani berhasil menelurkan
                      > > buku
                      > > judulnya apa ya?
                      > >
                      > > riza hanafi <amrie_saja@...> wrote:
                      > > Membaca tulisan di kompas tentang bukunya
                      > > Hani, luar biasa. Bravo Hani!
                      > >
                      > > Melihat foto koko di sampul bukunya Hani...mending
                      > > urungkan niatmu menjadi model kawanku. Kau ,
                      > seperti
                      > > aku, bergelambir di mana-mana. Btw thx koko atas
                      > > bantuannya, meski kau menyamar jadi Bunga Citra
                      > > LEstari.
                      > >
                      > >
                      > > salam
                      > >
                      > > riza
                      > > __________________________________________________
                      > > Do You Yahoo!?
                      > > Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam
                      > > protection around
                      > > http://mail.yahoo.com
                      > >
                      > >
                      > >
                      > > __________________________________________________
                      > > Do You Yahoo!?
                      > > Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam
                      > > protection around
                      > > http://mail.yahoo.com
                      > >
                      > >
                      > >
                      > > __________________________________________________
                      > > Do You Yahoo!?
                      > > Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam
                      > > protection around
                      > > http://mail.yahoo.com
                      >
                      > __________________________________________________
                      > Do You Yahoo!?
                      > Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam
                      > protection around
                      > http://mail.yahoo.com
                      >
                      >
                      >
                      >
                      > __________________________________________________
                      > Do You Yahoo!?
                      > Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam
                      > protection around
                      > http://mail.yahoo.com


                      __________________________________________________
                      Do You Yahoo!?
                      Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
                      http://mail.yahoo.com
                    • reza hakim
                      iya aku setuju tuh sama mas sigit, mestinya ada eksemplar gratis yang dikirimi. Lagian nih kalo kata orang, demi mencapai target penjualan salah satu
                      Message 10 of 25 , Nov 10, 2007
                        iya aku setuju tuh sama mas sigit, mestinya ada eksemplar gratis yang dikirimi. Lagian nih kalo kata orang, demi mencapai target penjualan salah satu strateginya yah ada yang dibagi gratis (semacam trigger lah). Nah nanti orang-orang yg dapet gratis ini akan merekomendasikan atau mengajak orang lain untuk membeli. Apalagi orang indonesia tuh masih suka banget ama yang namanya word of mouth. bukan begitu mas sigit? hehehe.....
                         
                        Tapi ada juga sih alasan kedua, dan aku yakin hani lebih paham tentang ini, yaitu masak pengetahuan menjadi komoditi sih. haahahahahaa......
                         
                        salam buat semua yah.. dan juga sukses buat hani. semoga terbit buku -buku yang lain. oh ya, gak nyoba buat buku komik, han? banyak loh yang suka.
                         
                        cheers,
                        reza

                        biasane kan ada beberapa eksemplar gratis...hheehe. ya
                        kalau tidak sampai di palu..mbok yo dikirimi...
                        --- hani raihana <raihanahani@ yahoo.com> wrote:

                        > hehehe...
                        > itu belom launching kok, tapi sudah terbit.
                        > distribusinya belom tau hehe..
                        > baca ya....
                        > muahmuah
                        >
                        > sigit andhirahman <emsigitar@yahoo. com> wrote:
                        > alhamdulillah,
                        > semga menjadi berkah bagi hani dan juga orang
                        > lain...
                        > hebat...kitorang ikut bangga, meski belum lihat buku
                        > kumiu (kamu) ,Hani.
                        > semoga sampai juga distribusinya di palu.
                        >
                        > salam
                        >
                        > --- jenang gulo <jenangguloku@ yahoo.com> wrote:
                        >
                        > > Proud of U my sister...
                        > > -peace-
                        > >
                        > > anti refree <nogoodrefree@ yahoo.com> wrote:
                        > > Selamat Mba Hani berhasil menelurkan
                        > > buku
                        > > judulnya apa ya?
                        > >
                        > > riza hanafi <amrie_saja@yahoo. com> wrote:
                        > > Membaca tulisan di kompas tentang bukunya
                        > > Hani, luar biasa. Bravo Hani!
                        > >
                        > > Melihat foto koko di sampul bukunya Hani...mending
                        > > urungkan niatmu menjadi model kawanku. Kau ,
                        > seperti
                        > > aku, bergelambir di mana-mana. Btw thx koko atas
                        > > bantuannya, meski kau menyamar jadi Bunga Citra
                        > > LEstari.
                        > >
                        > >
                        > > salam
                        > >
                        > > riza
                        > > ____________ _________ _________ _________ _________ __
                        > > Do You Yahoo!?
                        > > Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam
                        > > protection around
                        > > http://mail. yahoo.com
                        > >
                        > >
                        > >
                        > > ____________ _________ _________ _________ _________ __
                        > > Do You Yahoo!?
                        > > Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam
                        > > protection around
                        > > http://mail. yahoo.com
                        > >
                        > >
                        > >
                        > > ____________ _________ _________ _________ _________ __
                        > > Do You Yahoo!?
                        > > Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam
                        > > protection around
                        > > http://mail. yahoo.com
                        >
                        > ____________ _________ _________ _________ _________ __
                        > Do You Yahoo!?
                        > Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam
                        > protection around
                        > http://mail. yahoo.com
                        >
                        >
                        >
                        >
                        > ____________ _________ _________ _________ _________ __
                        > Do You Yahoo!?
                        > Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam
                        > protection around
                        > http://mail. yahoo.com

                        ____________ _________ _________ _________ _________ __
                        Do You Yahoo!?
                        Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
                        http://mail. yahoo.com

                        __________________________________________________
                        Do You Yahoo!?
                        Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
                        http://mail.yahoo.com

                      • mayang diantami
                        Wah...lama tak dengar kabarnya...ternyata Hani menelurkan sebuah buku! Hebat tenan Puan yang satu ini (mata berbinar-binar) Selamat ya Hani...kami turut bangga
                        Message 11 of 25 , Nov 12, 2007
                          Wah...lama tak dengar kabarnya...ternyata Hani menelurkan sebuah buku!
                          Hebat tenan Puan yang satu ini (mata berbinar-binar)
                          Selamat ya Hani...kami turut bangga !!!
                          (walau dalam hati juga malu...sekarang udah 2 temanku yang nulis buku, aku kapan ya...hiks...)
                           
                          anyway...dari berbagai postingan email yang masuk, kok ngga ada yang nyebutin judul bukunya ya?
                          kepiye nek arep tuku yen ora ngerti judule?
                          anybody can help???


                          reza hakim <tj_reza@...> wrote:
                          iya aku setuju tuh sama mas sigit, mestinya ada eksemplar gratis yang dikirimi. Lagian nih kalo kata orang, demi mencapai target penjualan salah satu strateginya yah ada yang dibagi gratis (semacam trigger lah). Nah nanti orang-orang yg dapet gratis ini akan merekomendasikan atau mengajak orang lain untuk membeli. Apalagi orang indonesia tuh masih suka banget ama yang namanya word of mouth. bukan begitu mas sigit? hehehe.....
                           
                          Tapi ada juga sih alasan kedua, dan aku yakin hani lebih paham tentang ini, yaitu masak pengetahuan menjadi komoditi sih. haahahahahaa. .....
                           
                          salam buat semua yah.. dan juga sukses buat hani. semoga terbit buku -buku yang lain. oh ya, gak nyoba buat buku komik, han? banyak loh yang suka.
                           
                          cheers,
                          reza

                          biasane kan ada beberapa eksemplar gratis...hheehe. ya
                          kalau tidak sampai di palu..mbok yo dikirimi...
                          --- hani raihana <raihanahani@ yahoo.com> wrote:

                          > hehehe...
                          > itu belom launching kok, tapi sudah terbit.
                          > distribusinya belom tau hehe..
                          > baca ya....
                          > muahmuah
                          >
                          > sigit andhirahman <emsigitar@yahoo. com> wrote:
                          > alhamdulillah,
                          > semga menjadi berkah bagi hani dan juga orang
                          > lain...
                          > hebat...kitorang ikut bangga, meski belum lihat buku
                          > kumiu (kamu) ,Hani.
                          > semoga sampai juga distribusinya di palu.
                          >
                          > salam
                          >
                          > --- jenang gulo <jenangguloku@ yahoo.com> wrote:
                          >
                          > > Proud of U my sister...
                          > > -peace-
                          > >
                          > > anti refree <nogoodrefree@ yahoo.com> wrote:
                          > > Selamat Mba Hani berhasil menelurkan
                          > > buku
                          > > judulnya apa ya?
                          > >
                          > > riza hanafi <amrie_saja@yahoo. com> wrote:
                          > > Membaca tulisan di kompas tentang bukunya
                          > > Hani, luar biasa. Bravo Hani!
                          > >
                          > > Melihat foto koko di sampul bukunya Hani...mending
                          > > urungkan niatmu menjadi model kawanku. Kau ,
                          > seperti
                          > > aku, bergelambir di mana-mana. Btw thx koko atas
                          > > bantuannya, meski kau menyamar jadi Bunga Citra
                          > > LEstari.
                          > >
                          > >
                          > > salam
                          > >
                          > > riza
                          > > ____________ _________ _________ _________ _________ __
                          > > Do You Yahoo!?
                          > > Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam
                          > > protection around
                          > > http://mail. yahoo.com
                          > >
                          > >
                          > >
                          > > ____________ _________ _________ _________ _________ __
                          > > Do You Yahoo!?
                          > > Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam
                          > > protection around
                          > > http://mail. yahoo.com
                          > >
                          > >
                          > >
                          > > ____________ _________ _________ _________ _________ __
                          > > Do You Yahoo!?
                          > > Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam
                          > > protection around
                          > > http://mail. yahoo.com
                          >
                          > ____________ _________ _________ _________ _________ __
                          > Do You Yahoo!?
                          > Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam
                          > protection around
                          > http://mail. yahoo.com
                          >
                          >
                          >
                          >
                          > ____________ _________ _________ _________ _________ __
                          > Do You Yahoo!?
                          > Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam
                          > protection around
                          > http://mail. yahoo.com

                          ____________ _________ _________ _________ _________ __
                          Do You Yahoo!?
                          Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
                          http://mail. yahoo.com

                          ____________ _________ _________ _________ _________ __
                          Do You Yahoo!?
                          Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
                          http://mail. yahoo.com


                          Never miss a thing. Make Yahoo your homepage.

                        • lebah buayawati
                          Ayo ikut . Ini kan perdamaian juga .Masih ada tempat tuh. zz dear all, ini update terbaru dengan susunan seperti biasa, hehehe. bagi yang sudah mendaftar mohon
                          Message 12 of 25 , Nov 15, 2007
                            Ayo ikut .
                            Ini kan perdamaian juga .Masih ada tempat tuh.
                            zz
                             
                            dear all,
                            ini update terbaru dengan susunan seperti biasa,
                            hehehe. bagi yang sudah mendaftar mohon dicek lagi.
                            mungkin ada yang perlu dikoreksi. bagi yang belum
                            mendaftar, segera mendaftar sebelum hari minggu, 18
                            November 2007 ya.
                            regards
                            anggi
                            08175036675
                            ------------ --------- --------- --------- --------- --------- -
                             
                            Daftar Welcome Rider BFEGTB

                            Pembalap Pendamping Part1 (Magelang-Jogja)
                            Senin, 19 November 2007
                            No Nama Nomor Telepon
                            1 Bapak Dwiantoro 08157915666
                            2 Bapak Agus Tq 085228053654
                            3 Mas Andri 085643455397
                            4 Mas Fendi 085868244422
                            5 Mas Dhanang 085648535905
                            6 Bapak Untung 081328047171
                            7 Mas Borne 7887500
                            8 Mas Deny 085959558559
                            9 Mba ZizaGM 081392598617
                            10 Bapak Bambang BR 08122691385
                            11 Bapak Bardo 02749138907
                            12 Bapak Tugiman 081328768023
                            13 Mba Hani Raihana 085228020409
                            14 Mas Bagus 081904079265
                            15 Mba Sita Sari 085628230313
                            16 Mas Deno Hervino 02749107379
                            17 Mas Reza 0817466613
                            18 Bapeda 1
                             
                            19 Bapeda 2
                             
                            20 Bapeda 3
                             
                            21 Mas Anang Saptoto 081578009382
                            22 Mas Yasin 088827608967
                            23 Mas Bimo UY 08156896146
                            24 Bapak Martinus 085241992306
                            25
                             
                             
                            26
                             
                             
                            27
                             
                             
                            28
                             
                             
                            29
                             
                             
                            30
                             
                             
                            31
                             
                             
                            32
                             
                             
                            33
                             
                             
                            34
                             
                             
                            35
                             
                             
                             
                             
                            Solusi perubahan iklim saat ini sama dengan fundamentalisme pasar dimana emisi karbon diperjualbelikan dipasar internasional, artinya sama saja dengan memberikan hak untuk mencemari lingkungan dilegalkan.
                             
                             

                            Membongkar Politik Ekonomi Perubahan iklim
                            oleh
                            Andy armansyah (Eknas WALHI)
                             
                             
                            Pemanasan global berdampak serius pada kehidupan ratusan juta warga di bumi. Dampaknya, seperti laporan 441 pakar Intergovernmental Panel on Climate Change, 10 April 2007, naiknya suhu permukaan bumi lima tahun mendatang plus dampak lanjutan berupa kegagalan panen, kelangkaan air, tenggelamnya daerah pesisir, lenyapnya spesies, banjir, dan kekeringan. Asia terkena dampak paling parah: produksi pertanian Cina dan Bangladesh anjlok 30 persen, India langka air, dan 100 juta rumah warga pesisir tergenang.
                            Laporan itu menyebutkan, permukaan laut akan meningkat 8-29 sentimeter dari saat ini pada 2030. Dampaknya bagi Indonesia, 2.000 pulau tenggelam, garis pantai mundur ke arah daratan ratusan meter, jutaan hektare tambak lenyap, dan air kian langka. Penduduk Jakarta dan kota-kota di pesisir akan kekurangan air bersih. Pada sejumlah daerah aliran sungai akan terjadi perbedaan tingkat air pasang dan surut yang kian tajam. Akibatnya, akan sering terjadi banjir, sekaligus kekeringan yang mencekik kehidupan. "Ancaman itu terlalu riskan diabaikan," kata Achim Steiner, Direktur Eksekutif UNEP.
                            Laporan "menyeramkan" yang menggambarkan bumi di ambang kiamat semacam ini bukan hal baru. Tapi negara-negara industri nan kaya, terutama Amerika Serikat, tak acuh. Padahal merekalah penyumbang terbesar gas rumah kaca yang berdampak pada perubahan iklim. Mereka bisa mencapai kemakmuran seperti sekarang setelah mengkonsumsi energi secara boros dan berlebihan. Simak ketidakadilan itu: penduduk Amerika, Kanada, dan Eropa yang hanya 20,1 persen dari total warga dunia mengkonsumsi 59,1 persen energi dunia, sedangkan warga Afrika dan Amerika Latin yang 21,4 persen dari populasi dunia hanya mengkonsumsi 10,3 persen.
                             
                            Ketidakadilan iklim (unclimate justice)
                            Secara umum 2,8 miliar orang hidup masih dibawah 2 dolar/hari, dan 1,2 miliar orang hidup masih kurang dari 1 dolar perhari sedangkan Pemerintah Uni Eropa telah memberikan subsidi bagi rakyatnya 2 dolar/hari (Bank Dunia,2000; FAO,1999). Jutaan rakyat tidak memiliki akses terhadap energi di Negara selatan, sedang rakyat di Negara utara melampaui batas penggunaan energi dan bergaya hidup yang boros dan dampaknya terlihat jelas yaitu terjadinya pengungsian, masalah kesehatan, bencana alam dll.
                            Contoh ketimpangan lain adalah 20 % dari penduduk di dunia bertanggungjawab atas lebih dari 60% emisi saat ini (80% jika emisi masa lalu dihitung), Rata-rata emisi gas rumah kaca (GRK) orang Amerika Serikat (AS) adalah 4 atau 5 kali dari emisi rata-rata dunia (1 amerika = 9 china atau 18 India). Tetapi miliaran orang termiskin di Negara berkembang yang akan menghadapi dampak paling serius. Mereka yangg paling tidak bertanggung jawab atas perubahan iklim justru membayar paling tinggi. Hingga saat ini Sistem ekonomi di AS berjalan dengan landasan energi murah dari bahan bakar fosil dimana setiap orang AS menggunakan energi 8 kali lebih tinggi dari bahan  bakar fosil yang digunakan rata-rata penduduk negara berkembang. Penduduk AS hanya 4% dari penduduk dunia yg menyumbang emisi lebih besar daripada 136 negara berkembang digabung 24%. Bagi orang AS konsumsi lebih banyak produk dan jasa adalah ukuran penting bagi keberhasilan pribadi dan bangsa, bahkan ukuran dari kebebasan. Orang AS menggunakan pendapatan dan daya beli per kapita 8 kali lebih besar dan melepaskan proporsi CO2 lebih tinggi lagi dibandingkan orang ditempat lain
                            Contoh ekstrem adalah Amerika. Satu dekade terakhir, konsumsi energi Amerika naik menjadi 2,7 juta barel per hari, lebih banyak daripada yang dikonsumsi India dan Pakistan sekaligus, yang keduanya berisi total empat kali lipat penduduk Amerika. Secara total, rata-rata orang Amerika mengkonsumsi lima kali lebih banyak energi daripada rata-rata warga dunia, 10 kali lebih banyak daripada rata-rata orang Cina, dan 20 kali lebih banyak daripada rata-rata orang India. Pada 1990, total emisi gas rumah kaca mencapai 13,7 Gt (gigaton), yang secara berturut-turut disumbang Amerika (36,1 persen), Rusia (17,4 persen), Jepang (8,5 persen), Jerman (7,4 persen), Inggris (4,2 persen), Kanada (3,3 persen), Italia (3,1 persen), Polandia (3 persen), Prancis (2,7 persen), dan Australia (2,1 persen).
                             
                             
                            Konteks Indonesia
                            Dari data Nasional Communication diketahui bahwa pada tahun 1994, konsumsi energi di Indonesia yang terdiri dari pemakaian di Rumah tangga dan bangunan komersial, industri , transportasi, dan pembangkit listrik menimbulkan emisi CO2 sekitar 170 juta ton. Polusi udara yang disumbangkan dari kendaraan bermotor di Indonesiapun mesti dilihat secara jelas produsennya karena produksi kendaraan bermotor seperti Honda dan Suzuki, dan lain-lain merupakan produk dari Jepang yang kedepan mulai dipikirkan alih teknologi disainnya yang lebih ramah terhadap lingkungan.
                            Emisi dari konsumsi energi tersebut merupakan 25% dari emisi keseluruhan Indonesia pada tahun 1994 yang sebesar 748,6 juta ton sedangkan rata-rata emisi karbon perkapita dunia mencapai 1,3 ton per tahun.  Namun demikian,  jumlah emisi yang dihasilkan Indonesia tersebut masih sangat kecil bila dibandingkan negara maju. Data international energi administration menunjukkan bahwa pada tahun 1994, emisi dari CO2 dunia dari penggunaan energi (pembakaran bahan bakar fosil) adalah 21 milyar ton.
                            Dengan demikian emisi CO2 yang dikonsumsi di Indonesia pada tahun 1994 hanya menyumbang sekitar 0,8% terhadap emisi dunia dari konsumsi energi. Sedangkan untuk kondisi hutan, penurunan penutupan lahan paling tinggi terjadi pada periode waktu 1997-2000 seluas 3,5 juta ha (kawasan hutan dan kawasan non hutan) pertahun dengan laju tertinggi dipulau Sumatera 1,15 juta ha, Kalimantan 1,12 juta ha/tahun dan Sulawesi 692 ribu ha/tahun, dan Papua 156 ribu ha pertahun. Sekitar 60% dari emisi rumah kaca berasal dari LULUCF (land use, land use change, forestry (Natcom,1999) . Sedangkan Emisi GRK perkapita 2,5 ton tanpa emisi dari kebakaran hutan. Emisi kebakaran dihitung 15 ton perkapita disisi lain ;20 juta rumah belum terjangkau pelayanan listrik (DJLPE,2007) .
                             
                             
                            Terkait dengan ancaman dari perubahan iklim dimana Indonesia terdiri dari negara kepulauan, pesisir, memiliki resiko tinggi dan  ancaman bagi pulau-pulau kecil tenggelam, erosi,  dan wilayah kesatuan republik Indonesia akan berkurang, selain itu juga pengungsi internal meningkat, penyakit meningkat, banjir dan longsor, perubahan masa tanam, rawan pangan (kekeringan) dan raawan air dan pangan akibat badai tropis meningkat. Sedangkan jumlah penduduk miskin (penduduk yang berada dibawah Garis Kemiskinan) di Indonesia pada bulan Maret 2006 sebesar 39,05 juta (17,75 persen), persentase penduduk miskin antara daerah perkotaan dan perdesaan tidak banyak berubah. Pada bulan Maret 2006, sebagian besar (63,41 persen) penduduk miskin berada di daerah perdesaan. Tentunya angka kemiskinan dan penyakit akan meningkat dari tahun ketahun akibat dampak dari perubahan iklim dan ditambah dengan makin sempitnya akses masyarakat terhadap sumber daya alam.
                             
                             
                            Tawaran PBB (UNFCC) lewat Perdagangan Karbon
                            Di Kyoto, Jepang, pada 1997 dicapai konsensus guna mengurangi emisi negara-negara industri paling sedikit 5 persen dari tingkat emisi pada 1990 menjelang 2008-2012. namun belakangan Australia dan Amerika keluar dari negara-negara yang yang termasuk meratifikasi protokol Kyoto. Tapi negara-negara peratifikasi Protokol Kyoto mengembangkan perdagangan gas rumah kaca via clean development mechanism (CDM) atau mekanisme pembangunan bersih. CDM dirancang sebagai bentuk investasi berbasis pasar dengan sertifikat penurunan emisi (certified emission reduction/CER) sebagai komoditasnya. Negara industri bisa membeli sertifikat dari negara berkembang lewat proyek hijaunya.
                            Sejak Protokol Kyoto berlaku pada 2005, Uni Eropa, Kanada, dan Jepang telah masuk "pasar buangan gas rumah kaca" menawarkan dana pembangunan proyek ramah lingkungan. Bank Dunia telah menghimpun US$ 800 juta Prototype Carbon Fund (PCF) untuk membiayai proyek ramah lingkungan di negara berkembang. India dan Cina menerima sekitar 40 persen dana PCF itu. Indonesia tergolong tertinggal. Padahal potensi karbon yang bisa dijual Indonesia cukup besar. Data Kantor Menteri Negara Lingkungan Hidup menyebutkan, hingga 2012 potensi karbon yang dapat dijual lewat CDM 24 juta ton per tahun dari sektor energi dan 23 juta ton per tahun dari sektor kehutanan.
                            Menurut perhitungan terakhir, kerusakan hutan Indonesia pada 2000-2005 adalah 1,8-2 juta hektare per tahun. Berdasarkan data itu, potensi gas rumah kaca yang dilepaskan Indonesia setiap tahun 93,6-280,7 juta ton karbon. Jika pasar dapat membeli US$ 4 per metrik ton karbon dioksida, kerusakan hutan Indonesia yang dapat dihindarkan akan mendapat kompensasi senilai US$ 374 juta hingga US$ 1.123 miliar per tahun. Nilai tertinggi di pasar untuk menghargai karbon hampir US$ 20 per ton. Jadi deforestasi yang dihindarkan oleh Indonesia dapat memperoleh harga US$ 1.871-5.614 miliar per tahun dan income per kapita Indonesia naik rata-rata 0,14-2,08 persen (Mangunjaya, 2007).
                             
                            Pemerintah Indonesia saat ini juga tertarik dengan mekanisme CDM lewat penanaman pohon tersebut, di luar itu, masih terbuka peluang meraih pendapatan dari penurunan emisi lewat CDM sektor energi. Misalnya, dari budi daya 10 juta hektare jarak pagar diproyeksikan dana CDM US$ 800 juta per tahun. Dana yang diperoleh kian besar apabila kelapa sawit, tebu, singkong, dan tanaman lain penghasil bahan bakar nabati diusahakan dalam luasan signifikan.
                            Konvensi tentang Kerangka-kerja Perubahan Iklim (UN-FCCC) tahun 1992 tidak menegosiasikan reduksi emisi gas rumah kaca sebagai hal utama' tetapi lebih sebagai 'bagian dari tawar menawar yang lebih luas antara negara-negara utara dan selatan, yang berkompetisi pada kepentingan atas energi dan kepemerintahan yang dihadapkan dengan masalah-masalah ekonomi yang bertumbuh, mengembangkan investasi di masa datang akan semakin penting tetapi menjadi lebih sulit.  (Sonja Boehmer-Christianse n, 1994).
                             
                            Ada dua jenis perdagangan karbon. Pertama adalah perdagangan emisi (emission trading). Yang kedua adalah perdagangan kredit berbasis proyek (trading in project based credit). Seringkali dua kategori tersebut disatukan menjadi sistem perdagangan hibrida. Namun dalam bentuknya ada 3 opsi yaitu mengurangi emisi, saling memperdagangkan hak emisi, atau membeli kredit di luar negeri.  Disisi lain lewat lembaga keuangan internasional memberikan bantuan untuk program CDM terutama negara berkembang untuk proyek-proyek penanaman pohon. Tentunya tidak menutup kemungkinan wilayah-wilayah yang telah di cap sebagi proyek CDM itu nantinya akan di perdagangkan di pasar saham internasional yang ditawarkan kepada perusahan-perusahaa n raksasa penyumbang emisi.
                             
                            Namun metode seperti di atas tidak disetujui oleh kelangan yang mendorong penegakan keadilan iklim global karena telah membuat masyarakat lokal terkena dampak dengan dilanggarnya hak-hak mereka untuk mendapatkan akses terhadap sumberdaya alam akibatnya mereka menjadi korban dari diterapkannya metode tersebut, hal ini bisa dibuktikan lewat contoh-contoh proyek di Uganda dan Ecuador yang telah menyingkirkan ribuan komunitas lokal dari hutan akibat privatisasi hutan oleh perusahaan-perusaha an Utara yang dibekingi oleh pemerintah Uganda dan Ecuador. Semua upaya ini berkaitan dengan pengambilalihan skala dunia dengan harga grosir (murah). Logika pengimbangan karbon ini (carbon-offset) menjamin Negara-negara Utara dapat terus mengemisi gas rumah kaca dalam jumlah yang tidak proporsional. Kultur korporasi ini memperbesar jurang ketidaksetaraan antara orang-orang kaya  dan orang-orang tidak punya di mana negara Selatan menjadi wilayah pembuangan karbon akibat konsumsi Utara yang berlebihan.
                            Ancaman terhadap masyarakat asli dan petani amat buruk, penghancuran dan hilangnya akses terhadap hutan akan menghancurkan penghidupan mereka. Forum Internasional Masyarakat Asli yang Pertama (The First International Forum Of Indigenous Peoples on Climate Change) menyatakan “sinks (penyerapan) dalam mekanisme CDM akan mengandung strategi skala dunia dalam rangka pengambilalihan tanah-tanah kami.” (sumber: www.carbontradewatc h.org) Artinya lewat mekanisme carbon trading serta proyek CDM ini kembali tidak  menunjukkan ketidakadilan iklim bagi negara berkembang khususnya masyarakat yang masih dibawah garis kemiskinan, dan kembali negara selatan yang menanggung akibatnya.
                             
                             
                             
                            Mengapa kita butuh keadilan iklim (Climate justice)
                             
                            Perubahan iklim tidak mengenal batas negara namun distribusi dan dampaknya tidak seimbang dan adil, dimana sebagian besar rata-rata warga negara Amerika menghasilkan 6 ton karbon per tahun dan rata-rata seorang warga Eropa menghasilkan hampir 3 ton karbon pertahun, sedangkan di negara berkembang lainnya masih dalam kondisi miskin. Pada tahun-tahun terakhir, bencana iklim telah mengambil nyawa lebih dari 3 juta orang dunia, 800 juta korban dan kerusakan-kerusakan langsung yang melebihi 23 miliar dolar, dan dari semua kerusakan-kerusakan itu 90% terjadi di negara-negara berkembang. Setiap warga negara memilki hak atas kehidupan dan pembangunan.
                             
                            Sejauh ini kelompok capital  yang mengatur prilaku capital (orang kaya), kelompok kapital memikirkan tanggungjawab iklim dimasa depan lewat pertumbuhan ekonomi, pasar bebas,dll. Artinya kepentingan segelintir kelompok (capital) telah merugikan kelompok yang lebih besar (masyarakat golongan miskin).  Dalam konteks perubahan iklim, cara pandang kelompok capital ini melihat bahwa dengan meng-uangkan tanggungjawab kerusakan /pencemaran yang dilakukannya tersebut, sudah dianggap sebagai jawaban dari tanggungjawabnya terhadap proses pemanasan global yang kian hari kian bertambah.  Namun kenyataannya inilah bentuk pengingkaran dari keadilan iklim itu sendiri karenak telah menafikan banyak hal terutama terkait kesejahteraan rakyat dan keberlajutan lingkungan,
                             
                            Pembacaan emisi di negara berkembang (termasuk Indonesia) untuk hidup dan pembangunan sedangkan emisi di negara maju merupakan gaya hidup boros dan penguasaan atas sumberdaya alam. kerugian pertanian, perikanan, kerusakan infrastruktur telah meningkatkan biaya pembangunan dan mengancam kehidupan masyarakat lokal. Sedangkan tujuan dari program MDG’s terancam gagal hal ini terkait karena dampaknya akan  memperburuk kemiskinan, ketidakadilan akses pada sumberdaya, dampak globalisasi ekonomi, konflik dan kerusakan lingkungan
                             
                            ketidakadilan iklim terjadi karena negara dan masyarakat sebagai penyumbang terkecil pada perubahan iklim, akan menghadapi dampak dan resiko terbesar dari perubahan iklim tersebut, yang pada kenyataanya juga paling tidak siap dan tidak mampu beradaptasi terhadap dampak tersebut. Sedangkan Negara dan masyarakat penyebab terbesar perubahan iklim justru paling siap menghadapi resiko dan sulit mengubah gaya hidup dan berupaya untuk berbagi sumberdaya dengan negara dan masyarakat penyumbang terkecil.
                             
                            Perubahan iklim merupakan hasil persamaan yang kompleks dari gagalnya model pembangunan skala global. karena itu setiap upaya untuk menghindari pemanasan global dan perubahan iklim serta upaya-upaya beradaptasi pada kondisi atmosferik yang berubah juga tidak sederhana. Melihat kembali persoalan hubungan antar bangsa, negara, dan individu yang terjadi selama berabad-abad dan tidak kunjung berubah, tidaklah layak menafikan kondisi ketidak adilan yang masih terus menerus terjadi.
                            Tidak bisa dipungkiri, meski dalam kondisi krisis iklim, banyak pihak terutama mereka yang menikmati pertumbuhan dan gaya hidup dari ekstraksi atas sumber daya dan kemanusiaan tidak bersedia bahkan menurunkan batas keuntungannya. Hampir setiap upaya mengatasi perubahan iklim yang berada di dalam kerangka Protokol Kyoto maupun inisiatif di luar Protokol Kyoto tidak secara signifikan mengatasi penyebab utama meningkatnya gas rumah kaca di atmosfer. Dua agenda pokok yang selalu dibicarakan adalah upaya-upaya penyelesaian lewat teknologi dan pengaturan kembali lahan-lahan (terutama wilayah hutan) agar terus dapat menjaga stabilitas atmosfer pada tingkat yang tidak membahayakan bagi kehidupan manusia.
                             
                            Menjadi penting menempatkan prinsip-prinsip dan kriteria utama dalam setiap perubahan iklim agar penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak asasi manusia tetap terjaga dan terpelihara. Kemudian yang tak kalah penting adalah upaya mengatasi perubahan iklim harus dijadikan upaya menggeser paradigma pembangunan yang berlaku saat ini ke arah yang lebih adil, manusiawi, dan menyelematkan manusia pada generasi ini dan generasi mendatang.
                             
                             
                            Upaya mendorong keadilan Iklim (climate justice)
                             
                            Keadilan iklim merupakan  hak untuk mendapatkan keadilan antar generasi atas prinsip-prinsip keselamatan rakyat, pemulihan keberlanjutan layanan alam, dan perlindungan produktifitas rakyat dimana  semua generasi baik sekarang maupun mendatang berhak terselamatkan akibat dampak perubahan iklim dan mampu beradaptasi terhadap perubahan iklim secara berkeadilan. adapun secara rinci antara lain :
                             
                            Prinsip-prinsip Keselamatan Rakyat
                             
                            Seluruh upaya mengatasi perubahan iklim harus menjamin keselamatan manusia untuk hidup secara layak tanpa menafikan hak asasi manusia yang melekat dalam individu dan dijamin dalam deklarasi universal hak asasi manusia.
                            Hak warga atas pembangunan, kehidupan yang layak, lingkungan yang sehat tidak bisa dinafikan atas nama penyelamatan lingkungan global.  
                            Penghormatan terhadap hak-hak warga lokal, minoritas, untuk menentukan nasib sendiri. 
                            Proses belajar kolektif oleh warga, pengurus negara, maupun entitas lain dalam upaya perbaikan lingkungan demi mengatasi dan menghadapi perubahan iklim tidak boleh dibatasi oleh siklus tahun anggaran yang berorientasi pada target-target belanja (spending target) anggaran.
                            Ukuran pokok dalam setiap proses belajar memperbaiki lingkungan harus berorientasi pada penurunan krisis yang menjadi pendorong perubahan iklim, dampak perubahan iklim, maupun pengurangan kerentanan sosio-ekologik warga dengan sepenuhnya menghormati, melindungi, dan memenuhi hak asasi warga.  
                            Prinsip-prinsip Pemulihan Keberlanjutan Layanan Alam
                            Penurunan emisi yang lebih besar di negara-negara utara. 
                            Keadilan  derajat pembangunan antar bangsa dan individu termasuk penggunaan energi adalah kunci utama.
                            upaya pencegahan perombakan kemampuan lingkungan (fragmentasi, penyusutan, hilang) dalam melayani kehidupan  harus dicegah.   
                            pencegahan deforestrasi dan pemulihan fungsi ekosistem hutan diprioritaskan bagi keberlanjutan pelayanan ekologik setempat sesuai dengan fungsi/karakter ekosistem alaminya.  
                            upaya pencegahan deforestrasi dan pemulihan fungsi ekosistem hutan yang telah rusak seiring dengan upaya menjawab faktor-fakor pendorong terjadinya alih fungsi lahan secara besar-besaran.  
                            pencegahan emisi dari penggunaan lahan seperti pencegahan deforestrasi, dan penghutanan kembali, tidak dibenarkan untuk off-set.  
                            pemenuhan hak warga setempat.  
                            Prinsip-prinsip perlindungan Produktifitas Rakyat
                            peningkatan kemampuan warga untuk menjamin keselamatan, produktifitas dalam memenuhi kebutuhan dasar minimum, dan memelihara jasa layanan alam adalah mutlak.  
                            Sektor energi harus dikembalikan sebagai derivatif dari sektor kehidupan lainnya.   
                            Penurunan emisi harus dilakukan dengan mengubah penggunaan ruang.  
                            Kesimpulan
                            Secara umum permasalahan pemanasan global dikarenakan Boros energi, industri kotor, penggundulan hutan, gaya hidup, serta tidak adanya berbagi teknologi bersih dan effisien ke negara berkembang.
                             
                            Solusi perubahan iklim saat ini sama dengan fundamentalisme pasar dimana emisi karbon diperjualbelikan dipasar internasional, artinya sama saja dengan memberikan hak untuk mencemari lingkungan dilegalkan. Negara maju memikul tanggungjawab terbesar, harus menurunkan penggunaan energi, mengubah gaya hidup, tidak sekedar mengalihkan perdagangan dan Negara maju harus membayar atas dampak yang timbul akibat emisi di masa lalu dan masa datang kepada Negara berkembang.
                             
                            Ketidakadilan iklim bisa diakhiri dengan azas tanggung jawab atas kelakuan dimasa lalu negara maju harus menyediakan dana baru untuk negera dan masyarakat yang paling miskin dan rentan yang justru paling tidak bertanggungjawab atas krisis ini. Negara maju harus membantu negara berkembang mengadakan transisisi kearah pembangunan yang lebih berkeadilan, berkelanjutan dengan energi rendah carbón. Perlunya memperkuat hak rakyat untuk mendapatkan keadilan antar generasi atas prinsip-prinsip keselamatan rakyat, pemulihan keberlanjutan layanan alam, dan perlindungan produktifitas rakyat baik generasi sekarang maupun akan datang.
                             
                             

                            Last update : 31-10-2007 10:47


                            Peace Generation is da Best
                            Vokoke Perkapers will alwyyzz be blessed lah
                            Joy oh joy
                            Of the life adventure I'll find in the next bend of being
                            Since knowledge omnivora have I decided to be  
                             
                            "Aerodynamically a bee can't fly .
                            But since a bee don't know the law of aerodynamics , a bee fly."
                            Mary Kay Ash
                            Don't know who she is but worthy word she does has.


                            Be a better sports nut! Let your teams follow you with Yahoo Mobile. Try it now.
                          • lebah buayawati
                            From: Mohammad Iqbal To: daily_crcs@yahoogroups.com Cc: senirakyat@yahoo.com Sent: Wednesday, November 14, 2007 12:21:06 AM Subject:
                            Message 13 of 25 , Nov 15, 2007
                              From: Mohammad Iqbal <ahnafe7@...>
                              To: daily_crcs@yahoogroups.com
                              Cc: senirakyat@...
                              Sent: Wednesday, November 14, 2007 12:21:06 AM
                              Subject: [daily_crcs] Undangan Pemutaran Perdana&Diskusi Film CRCS:
                               "Beragama dalam Keragmaan"
                               
                               
                               
                               
                               

                                 
                                          Mohon undangan ini diforward ke mailist atau teman2 lain!!
                               Tks.
                              Salam,
                               
                              Puji syukur kepada Tuhan, dengan bangga kami mengabarkan bahwa CRCS
                               telah menyelesaiakn produksi film dokuementer berjudul "Beragama dalam
                               Keragaman." Tiga kasus diangkat dalam film ini: Menyatukan yang Terbelah,
                               Menikahi Agama, dan Aku...Anak Sholeh. Ketiga film ini adalah hasil
                               kerja keras mahasiswa CRCS dan staf. Kami bersyukur terutama karena film
                               ini kami kerjakan di tengah kesibukan kelas dan kegaitan-kegiatan lain
                               CRCS yang makin padat.
                               
                              Pembuatan film ini adalah bagian dari komitmen CRCS untuk membangun
                               tradisi keilmuan yang berbasis masyarakat (grounded). Film ini melengkapi
                               kajian teorits mahasiwa di kelas dengan observasi atas praksis
                               keberagamaan masyarakat sehari-hari. Potret praksis keberagamaan masyarakat
                               yang disajikan dalam film ini juga diharapkan memberi kontribusi dalam
                               mencairkan polemik wacana keagamaan di media yang menegagngkan dan penuh
                               polarisasi ideologis.
                               
                              Dan yang penting, film ini diharapkan menjadi awal bagi diskusi lebih
                              lanjut tentang keberagmaan beragama di Indonesia dan sikap idel dalam
                               menghadapai keberagamaan. Film ini dilengkapi dengan buku kecil untuk
                               memperkaya diskusi.
                               
                              Untuk itu, kami mengharap kehadiran teman-teman semua dalam pemutaran
                               perdana dan diskusi film ini, yang akan kemai selenggarkana besok pada:
                               
                              Hari, Tanggal: Kamis, 22 November 2007
                              Waktu        : 10:00-13:00
                              Lokasi       : Ruang Seminar Lt. 5, Gedung Pascasarjana UGM
                              Pembicara    : PM Laksono, Suhadi Cholil, dan Khairussalim
                               
                              Sinopsis
                               
                              BERAGAMA DALAM KERAGAMAN
                               
                              Indonesia menjadi rumah bagi berbagai ragam agama; setiap agama
                               mempunyai beragam pemahaman atau aliran; setiap pemeluk agama menjalani agama
                               secara beragam. Beragama di Indonesia adalah “beragama dalam
                               keragaman.” Film ini adalah dokumentasi atas tiga contoh keberagamaan
                               beragama di Indonesia 
                               
                              Film 1: Menyatukan yang Terbelah
                               
                              Film ini bercerita tentang masyarakat desa Kedunglengkong di Boyolali.
                              Warisan konflik G30/PKI membuat Kedunglengkong terpolarisasi
                               berdasarkan agama menjadi Wetan Sawah dan Kulon Sawah; namun program pembangunan
                               irigasi yang melibatkan masyarakat dari latar belakang yang berbeda
                               mampu menyatukan kembali Kedunglengkong yang sebelumnya terbelah.
                               
                              Film 2: Menikahi Agama
                               
                              Film ini bercerita tentang pasangan berbeda agama yang ingin menempuh
                               hidup baru, berjanji setia seumur hidup, tapi dihadang oleh urusan
                               administratif yang merepotkan.
                               
                              Film 3: Aku…Anak Sholeh
                               
                              Film ini memberi gambaran dilematis tentang pendidikan agama di usia
                               dini, dilemma antara pentingnya mengajarkan anak beragama secara dini,
                               pentingnya mengajarkan keterbukaan dalam beragama dan kekhawatiran atas
                               nuansa intoleransi dalam pengajaran agama pada anak sebagaimana kesan
                               yang muncul dari bagian ahir tepuk anak sholeh: “Islam Islam
                               Yes…Kafir Kafir No.”
                               
                              Demikian, terimakasih
                              Iqbal Ahnaf


                              Peace Generation is da Best
                              Vokoke Perkapers will alwyyzz be blessed lah
                              Joy oh joy
                              Of the life adventure I'll find in the next bend of being
                              Since knowledge omnivora have I decided to be  
                               
                              "Aerodynamically a bee can't fly .
                              But since a bee don't know the law of aerodynamics , a bee fly."
                              Mary Kay Ash
                              Don't know who she is but worthy word she does has.


                              Be a better pen pal. Text or chat with friends inside Yahoo! Mail. See how.
                            • lebah buayawati
                              DevJobsIndo@yahoogroups.com From: silvia adhi Add to Address Book Add Mobile Alert Yahoo! DomainKeys has confirmed that this message
                              Message 14 of 25 , Nov 15, 2007
                                DevJobsIndo@yahoogroups.com
                                From: "silvia adhi" <silviaadhi@...>  Add to Address Book  Add Mobile Alert
                                Yahoo! DomainKeys has confirmed that this message was sent by yahoogroups.com. Learn more
                                Date: Tue, 13 Nov 2007 10:16:13 +0700
                                Subject: [DevJobsIndo] UN FAO Yogyakarta Job Vacancies
                                    Dear Moderator, titip infokan untuk rekan-rekan berkompeten,
                                terima kasih
                                --
                                Silvia Kusuma Adhi (vivi)
                                Admin and Finance Assistant
                                UN FAO Yogyakarta
                                Dinas Pertanian Yogyakarta
                                Gedung B Sub dinas Peternakan Lt 2
                                Jl. Gondosuli No. 6
                                Office phone: (0274) 586 511
                                *UN FAO Yogyakarta Job Vacancy*
                                FAO-Indonesia supports the earthquake affected family in Yogyakarta and
                                Central Java Province through the livelihood project of the
                                agriculture- based home industry.
                                FAO is seeking four young *National Program Officers for FOOD PROCESSING,
                                PROCUREMENT ON FOOD PROCESSING TOOLS AND EQUIPMENTS, MARKETING AND BUSINESS
                                DEVELOPMENT and TRAINING* as contract staff.
                                * The candidate should have qualifications as follow:*
                                - Have University Degree with relevant discipline related to the
                                respective position, with minimum four years experience
                                - Good command in English
                                - Computer literate
                                - Familiarity with UN work, procedures in rehabilitation assistance
                                and working with grass root communication and related government
                                institutions is an asset
                                - Experience in dealing with community development program; and in
                                working with local government and non government organizations would be
                                essential skills.
                                - Good ability work as a team
                                *Application: *
                                Interested candidates should submit an electronic application letter
                                together with a comprehensive CV, a recent photograph, copies and references
                                to
                                *Administrative Officer of UN-FAO Yogyakarta base Office in
                                silviaadhi@gmail. com*
                                Closing date is 2 weeks after this advertisement date
                                Contract Duration: 5 months from January/February 2008
                                Duty Station: Yogyakarta with travel to other project sub-districts
                                Salary is depend on the experiences and negotiable
                                TUHAN : BUZZ!!
                                TUHAN : kamu memanggilKu?
                                AKU : memanggilmu? Tidak..ini siapa ya?
                                TUHAN : ini TUHAN. Aku mendengar doamu, jadi Aku ingin berbincang2 dengan mu.
                                AKU : ya, aku memang sering berdoa, hanya agar aku merasa lebih baik. tapi sekarang aku sibuk.
                                TUHAN : sedang sibuk apa? semut juga sibuk.
                                AKU : gak tau ya. yang pasti aku tidak punya waktu luang sedikit pun. hidup jadi seperti terburu2. setiap waktu telah menjadi waktu sibuk.
                                TUHAN : benar sekali. aktifitas memberimu kesibukan tapi produktifitas memberimu hasil. aktifitas memakan waktu, produktifitas membebaskan waktu.
                                AKU : aku mengerti itu, tapi aku tetap tidak dapat menghindarinya. sebenernya aku tidak mengharapkan Tuhan mengajakku chatting begini.
                                TUHAN : aku ingin memecahkan masalahmu dengan waktu, dengan memberimu beberapa
                                petunjuk. Di era internet ini, Aku ingin menggunakan media yang lebih nyaman untukmu daripada lewat mimpi.
                                AKU : OK. sekarang britau aku mengapa hidup jadi begitu rumit??
                                TUHAN : berhentilah menganalisa hidup, jalani saja. analisalah yang membuatnya jadi rumit.
                                AKU : Tapi mengapa kami tidak pernah senang?
                                TUHAN : Hari ini adalah hari esok yang kamu khawatirkan kemarin. kamu merasa khawatir karen akamu menganalisa. merasa khawatir menjadi kebiasaanmu, karena itulah kamu tidak pernah merasa senang.
                                AKU : Tapi bagaimana mungkin kita tidak khawatir jika ada begitu banyak ketidakpastian???
                                TUHAN : ketidakpastian itu tidak bisadihindari, tapi kekhawatiran adalah sebuah pilihan.
                                AKU : tapi begitu banyak rasa sakit karena ketidakpastian!
                                TUHAN : rasa sakit itu tidak bisa dihindari, tapi penderitaan adalah sebuah pilihan.
                                AKU : jika penderitaan itu pilihan,mengapa orang baik selalu menderita??
                                TUHAN : intan tidak dapat diasah tanpa gesekan, emas tidak dapat dimurnikan tanpa api,dengan pengalaman dan penderitaan hidup orang baik menjadi lebih baik bukan sebaliknya.
                                AKU : maksudnya pengalaman pahit itu berguna?
                                TUHAN : ya. dari segala sisi pengalaman adalah guru yang keras. pengalaman memberi ujian dulu baru pemahamannya.
                                AKU : tapi mengapa kami harus melalui semua ujian? mengapa kami tidak dapat bebas dari masalah??
                                TUHAN : masalah adalah rintangan yang ditujukan untuk meningkatkan kekuatan mental,kekuatan dari dalam diri bisa keluar dari perjuangan dan rintangan bukan dari berleha2.
                                AKU : sejujurnya di tengah segala persoalan ini kami tidak tau harus kemana melangkah...
                                TUHAN : jika kamu melihat keluar maka kamu tidak akan tahu kemana harus melangkah. lihatlah ke dalam maka kamu terjaga. melihat keluar,kamu bermimpi. mata memberimu penglihatan, hati memberimu arah.
                                AKU : kadangkala ketidakberhasilan membuat aku menderita, apa yang dapat aku lakukan?
                                TUHAN : keberhasilan adalah ukuran yang dibuat orang lain. kepuasan adalah ukuran yang dibuat oleh dirimu sendiri. mengetahui tujuan perjalanan terasa lebih memuaskan daripada mengetahui bahwa kamu sedang berjalan. bekerjalah dengan kompas biarkan org lain berkejaran dengan waktu.
                                AKU : bagaimana bisa tetap termotivasi di saat sulit?
                                TUHAN : selalulah melihat sudah berapa jauh kamu berjalan daripada masih berapa jauh kamu harus berjalan.selalu hitung yang harus kamu syukuri jangan hitung yang tidak kamu peroleh.
                                AKU : apa yang menarik dari manusia??
                                TUHAN : jika menderita selalu bertanya:"Mengapa hrs aku??" jika mereka bahagia tidak ada yang pernah bertanya:"Mengapa hrs aku??"
                                AKU : kadang aku bertanya, siapa dan mengapa aku disini??
                                TUHAN : jangan mencari siapa kamu, tapi tentukanlah ingin jadi apa km? Berhentilah mencari tau:"Mengapa aq disini?". Ciptakan tujuan itu. hidup bukanlah proses pencarian, tapi sebuah proses penciptaan.
                                AKU : bagaimana aku bisa mendapat yang terbaik dalam hidup ini?
                                TUHAN : hadapilah masa lalu tanpa penyesalan, peganglah saat ini dgn keyakinan, siapkan masa depan tanpa rasa takut.
                                AKU : seringkali aku merasa doaku tak terjawab..
                                TUHAN : tidak ada doa yang tidak terjawab, seringkali jawabannya adalah TIDAK!
                                AKU : terima kasih Tuhan buat chatting yang indah ini.
                                TUHAN : OK, teguhkan iman dan buanglah rasa takut. Hidup adalah misteri untuk dipecahkan bukan masalah untuk diselesaikan. Percayalah padaKU. Hidup itu indah jika kamu tau cara untuk hidup ^^


                                Peace Generation is da Best
                                Vokoke Perkapers will alwyyzz be blessed lah
                                Joy oh joy
                                Of the life adventure I'll find in the next bend of being
                                Since knowledge omnivora have I decided to be  
                                 
                                "Aerodynamically a bee can't fly .
                                But since a bee don't know the law of aerodynamics , a bee fly."
                                Mary Kay Ash
                                Don't know who she is but worthy word she does has.


                                Never miss a thing. Make Yahoo your homepage.
                              • I Nengah Budi Setiawan
                                Capeee decch kalo naik sepeda hehehee Hai pa kabar semua??? Hanya pingin nyapa teman2 sekalian aja kok lebah buayawati wrote: Ayo
                                Message 15 of 25 , Nov 15, 2007
                                  Capeee decch kalo naik sepeda
                                  hehehee
                                   
                                  Hai pa kabar semua???
                                  Hanya pingin nyapa teman2 sekalian aja kok
                                   


                                  lebah buayawati <aishaza_is_cool@...> wrote:
                                  Ayo ikut .
                                  Ini kan perdamaian juga .Masih ada tempat tuh.
                                  zz
                                   
                                  dear all,
                                  ini update terbaru dengan susunan seperti biasa,
                                  hehehe. bagi yang sudah mendaftar mohon dicek lagi.
                                  mungkin ada yang perlu dikoreksi. bagi yang belum
                                  mendaftar, segera mendaftar sebelum hari minggu, 18
                                  November 2007 ya.
                                  regards
                                  anggi
                                  08175036675
                                  ------------ --------- --------- --------- --------- --------- -
                                   
                                  Daftar Welcome Rider BFEGTB

                                  Pembalap Pendamping Part1 (Magelang-Jogja)
                                  Senin, 19 November 2007
                                  No Nama Nomor Telepon
                                  1 Bapak Dwiantoro 08157915666
                                  2 Bapak Agus Tq 085228053654
                                  3 Mas Andri 085643455397
                                  4 Mas Fendi 085868244422
                                  5 Mas Dhanang 085648535905
                                  6 Bapak Untung 081328047171
                                  7 Mas Borne 7887500
                                  8 Mas Deny 085959558559
                                  9 Mba ZizaGM 081392598617
                                  10 Bapak Bambang BR 08122691385
                                  11 Bapak Bardo 02749138907
                                  12 Bapak Tugiman 081328768023
                                  13 Mba Hani Raihana 085228020409
                                  14 Mas Bagus 081904079265
                                  15 Mba Sita Sari 085628230313
                                  16 Mas Deno Hervino 02749107379
                                  17 Mas Reza 0817466613
                                  18 Bapeda 1
                                   
                                  19 Bapeda 2
                                   
                                  20 Bapeda 3
                                   
                                  21 Mas Anang Saptoto 081578009382
                                  22 Mas Yasin 088827608967
                                  23 Mas Bimo UY 08156896146
                                  24 Bapak Martinus 085241992306
                                  25
                                   
                                   
                                  26
                                   
                                   
                                  27
                                   
                                   
                                  28
                                   
                                   
                                  29
                                   
                                   
                                  30
                                   
                                   
                                  31
                                   
                                   
                                  32
                                   
                                   
                                  33
                                   
                                   
                                  34
                                   
                                   
                                  35
                                   
                                   
                                   
                                   
                                  Solusi perubahan iklim saat ini sama dengan fundamentalisme pasar dimana emisi karbon diperjualbelikan dipasar internasional, artinya sama saja dengan memberikan hak untuk mencemari lingkungan dilegalkan.
                                   
                                   

                                  Membongkar Politik Ekonomi Perubahan iklim
                                  oleh
                                  Andy armansyah (Eknas WALHI)
                                   
                                   
                                  Pemanasan global berdampak serius pada kehidupan ratusan juta warga di bumi. Dampaknya, seperti laporan 441 pakar Intergovernmental Panel on Climate Change, 10 April 2007, naiknya suhu permukaan bumi lima tahun mendatang plus dampak lanjutan berupa kegagalan panen, kelangkaan air, tenggelamnya daerah pesisir, lenyapnya spesies, banjir, dan kekeringan. Asia terkena dampak paling parah: produksi pertanian Cina dan Bangladesh anjlok 30 persen, India langka air, dan 100 juta rumah warga pesisir tergenang.
                                  Laporan itu menyebutkan, permukaan laut akan meningkat 8-29 sentimeter dari saat ini pada 2030. Dampaknya bagi Indonesia, 2.000 pulau tenggelam, garis pantai mundur ke arah daratan ratusan meter, jutaan hektare tambak lenyap, dan air kian langka. Penduduk Jakarta dan kota-kota di pesisir akan kekurangan air bersih. Pada sejumlah daerah aliran sungai akan terjadi perbedaan tingkat air pasang dan surut yang kian tajam. Akibatnya, akan sering terjadi banjir, sekaligus kekeringan yang mencekik kehidupan. "Ancaman itu terlalu riskan diabaikan," kata Achim Steiner, Direktur Eksekutif UNEP.
                                  Laporan "menyeramkan" yang menggambarkan bumi di ambang kiamat semacam ini bukan hal baru. Tapi negara-negara industri nan kaya, terutama Amerika Serikat, tak acuh. Padahal merekalah penyumbang terbesar gas rumah kaca yang berdampak pada perubahan iklim. Mereka bisa mencapai kemakmuran seperti sekarang setelah mengkonsumsi energi secara boros dan berlebihan. Simak ketidakadilan itu: penduduk Amerika, Kanada, dan Eropa yang hanya 20,1 persen dari total warga dunia mengkonsumsi 59,1 persen energi dunia, sedangkan warga Afrika dan Amerika Latin yang 21,4 persen dari populasi dunia hanya mengkonsumsi 10,3 persen.
                                   
                                  Ketidakadilan iklim (unclimate justice)
                                  Secara umum 2,8 miliar orang hidup masih dibawah 2 dolar/hari, dan 1,2 miliar orang hidup masih kurang dari 1 dolar perhari sedangkan Pemerintah Uni Eropa telah memberikan subsidi bagi rakyatnya 2 dolar/hari (Bank Dunia,2000; FAO,1999). Jutaan rakyat tidak memiliki akses terhadap energi di Negara selatan, sedang rakyat di Negara utara melampaui batas penggunaan energi dan bergaya hidup yang boros dan dampaknya terlihat jelas yaitu terjadinya pengungsian, masalah kesehatan, bencana alam dll.
                                  Contoh ketimpangan lain adalah 20 % dari penduduk di dunia bertanggungjawab atas lebih dari 60% emisi saat ini (80% jika emisi masa lalu dihitung), Rata-rata emisi gas rumah kaca (GRK) orang Amerika Serikat (AS) adalah 4 atau 5 kali dari emisi rata-rata dunia (1 amerika = 9 china atau 18 India). Tetapi miliaran orang termiskin di Negara berkembang yang akan menghadapi dampak paling serius. Mereka yangg paling tidak bertanggung jawab atas perubahan iklim justru membayar paling tinggi. Hingga saat ini Sistem ekonomi di AS berjalan dengan landasan energi murah dari bahan bakar fosil dimana setiap orang AS menggunakan energi 8 kali lebih tinggi dari bahan  bakar fosil yang digunakan rata-rata penduduk negara berkembang. Penduduk AS hanya 4% dari penduduk dunia yg menyumbang emisi lebih besar daripada 136 negara berkembang digabung 24%. Bagi orang AS konsumsi lebih banyak produk dan jasa adalah ukuran penting bagi keberhasilan pribadi dan bangsa, bahkan ukuran dari kebebasan. Orang AS menggunakan pendapatan dan daya beli per kapita 8 kali lebih besar dan melepaskan proporsi CO2 lebih tinggi lagi dibandingkan orang ditempat lain
                                  Contoh ekstrem adalah Amerika. Satu dekade terakhir, konsumsi energi Amerika naik menjadi 2,7 juta barel per hari, lebih banyak daripada yang dikonsumsi India dan Pakistan sekaligus, yang keduanya berisi total empat kali lipat penduduk Amerika. Secara total, rata-rata orang Amerika mengkonsumsi lima kali lebih banyak energi daripada rata-rata warga dunia, 10 kali lebih banyak daripada rata-rata orang Cina, dan 20 kali lebih banyak daripada rata-rata orang India. Pada 1990, total emisi gas rumah kaca mencapai 13,7 Gt (gigaton), yang secara berturut-turut disumbang Amerika (36,1 persen), Rusia (17,4 persen), Jepang (8,5 persen), Jerman (7,4 persen), Inggris (4,2 persen), Kanada (3,3 persen), Italia (3,1 persen), Polandia (3 persen), Prancis (2,7 persen), dan Australia (2,1 persen).
                                   
                                   
                                  Konteks Indonesia
                                  Dari data Nasional Communication diketahui bahwa pada tahun 1994, konsumsi energi di Indonesia yang terdiri dari pemakaian di Rumah tangga dan bangunan komersial, industri , transportasi, dan pembangkit listrik menimbulkan emisi CO2 sekitar 170 juta ton. Polusi udara yang disumbangkan dari kendaraan bermotor di Indonesiapun mesti dilihat secara jelas produsennya karena produksi kendaraan bermotor seperti Honda dan Suzuki, dan lain-lain merupakan produk dari Jepang yang kedepan mulai dipikirkan alih teknologi disainnya yang lebih ramah terhadap lingkungan.
                                  Emisi dari konsumsi energi tersebut merupakan 25% dari emisi keseluruhan Indonesia pada tahun 1994 yang sebesar 748,6 juta ton sedangkan rata-rata emisi karbon perkapita dunia mencapai 1,3 ton per tahun.  Namun demikian,  jumlah emisi yang dihasilkan Indonesia tersebut masih sangat kecil bila dibandingkan negara maju. Data international energi administration menunjukkan bahwa pada tahun 1994, emisi dari CO2 dunia dari penggunaan energi (pembakaran bahan bakar fosil) adalah 21 milyar ton.
                                  Dengan demikian emisi CO2 yang dikonsumsi di Indonesia pada tahun 1994 hanya menyumbang sekitar 0,8% terhadap emisi dunia dari konsumsi energi. Sedangkan untuk kondisi hutan, penurunan penutupan lahan paling tinggi terjadi pada periode waktu 1997-2000 seluas 3,5 juta ha (kawasan hutan dan kawasan non hutan) pertahun dengan laju tertinggi dipulau Sumatera 1,15 juta ha, Kalimantan 1,12 juta ha/tahun dan Sulawesi 692 ribu ha/tahun, dan Papua 156 ribu ha pertahun. Sekitar 60% dari emisi rumah kaca berasal dari LULUCF (land use, land use change, forestry (Natcom,1999) . Sedangkan Emisi GRK perkapita 2,5 ton tanpa emisi dari kebakaran hutan. Emisi kebakaran dihitung 15 ton perkapita disisi lain ;20 juta rumah belum terjangkau pelayanan listrik (DJLPE,2007) .
                                   
                                   
                                  Terkait dengan ancaman dari perubahan iklim dimana Indonesia terdiri dari negara kepulauan, pesisir, memiliki resiko tinggi dan  ancaman bagi pulau-pulau kecil tenggelam, erosi,  dan wilayah kesatuan republik Indonesia akan berkurang, selain itu juga pengungsi internal meningkat, penyakit meningkat, banjir dan longsor, perubahan masa tanam, rawan pangan (kekeringan) dan raawan air dan pangan akibat badai tropis meningkat. Sedangkan jumlah penduduk miskin (penduduk yang berada dibawah Garis Kemiskinan) di Indonesia pada bulan Maret 2006 sebesar 39,05 juta (17,75 persen), persentase penduduk miskin antara daerah perkotaan dan perdesaan tidak banyak berubah. Pada bulan Maret 2006, sebagian besar (63,41 persen) penduduk miskin berada di daerah perdesaan. Tentunya angka kemiskinan dan penyakit akan meningkat dari tahun ketahun akibat dampak dari perubahan iklim dan ditambah dengan makin sempitnya akses masyarakat terhadap sumber daya alam.
                                   
                                   
                                  Tawaran PBB (UNFCC) lewat Perdagangan Karbon
                                  Di Kyoto, Jepang, pada 1997 dicapai konsensus guna mengurangi emisi negara-negara industri paling sedikit 5 persen dari tingkat emisi pada 1990 menjelang 2008-2012. namun belakangan Australia dan Amerika keluar dari negara-negara yang yang termasuk meratifikasi protokol Kyoto. Tapi negara-negara peratifikasi Protokol Kyoto mengembangkan perdagangan gas rumah kaca via clean development mechanism (CDM) atau mekanisme pembangunan bersih. CDM dirancang sebagai bentuk investasi berbasis pasar dengan sertifikat penurunan emisi (certified emission reduction/CER) sebagai komoditasnya. Negara industri bisa membeli sertifikat dari negara berkembang lewat proyek hijaunya.
                                  Sejak Protokol Kyoto berlaku pada 2005, Uni Eropa, Kanada, dan Jepang telah masuk "pasar buangan gas rumah kaca" menawarkan dana pembangunan proyek ramah lingkungan. Bank Dunia telah menghimpun US$ 800 juta Prototype Carbon Fund (PCF) untuk membiayai proyek ramah lingkungan di negara berkembang. India dan Cina menerima sekitar 40 persen dana PCF itu. Indonesia tergolong tertinggal. Padahal potensi karbon yang bisa dijual Indonesia cukup besar. Data Kantor Menteri Negara Lingkungan Hidup menyebutkan, hingga 2012 potensi karbon yang dapat dijual lewat CDM 24 juta ton per tahun dari sektor energi dan 23 juta ton per tahun dari sektor kehutanan.
                                  Menurut perhitungan terakhir, kerusakan hutan Indonesia pada 2000-2005 adalah 1,8-2 juta hektare per tahun. Berdasarkan data itu, potensi gas rumah kaca yang dilepaskan Indonesia setiap tahun 93,6-280,7 juta ton karbon. Jika pasar dapat membeli US$ 4 per metrik ton karbon dioksida, kerusakan hutan Indonesia yang dapat dihindarkan akan mendapat kompensasi senilai US$ 374 juta hingga US$ 1.123 miliar per tahun. Nilai tertinggi di pasar untuk menghargai karbon hampir US$ 20 per ton. Jadi deforestasi yang dihindarkan oleh Indonesia dapat memperoleh harga US$ 1.871-5.614 miliar per tahun dan income per kapita Indonesia naik rata-rata 0,14-2,08 persen (Mangunjaya, 2007).
                                   
                                  Pemerintah Indonesia saat ini juga tertarik dengan mekanisme CDM lewat penanaman pohon tersebut, di luar itu, masih terbuka peluang meraih pendapatan dari penurunan emisi lewat CDM sektor energi. Misalnya, dari budi daya 10 juta hektare jarak pagar diproyeksikan dana CDM US$ 800 juta per tahun. Dana yang diperoleh kian besar apabila kelapa sawit, tebu, singkong, dan tanaman lain penghasil bahan bakar nabati diusahakan dalam luasan signifikan.
                                  Konvensi tentang Kerangka-kerja Perubahan Iklim (UN-FCCC) tahun 1992 tidak menegosiasikan reduksi emisi gas rumah kaca sebagai hal utama' tetapi lebih sebagai 'bagian dari tawar menawar yang lebih luas antara negara-negara utara dan selatan, yang berkompetisi pada kepentingan atas energi dan kepemerintahan yang dihadapkan dengan masalah-masalah ekonomi yang bertumbuh, mengembangkan investasi di masa datang akan semakin penting tetapi menjadi lebih sulit.  (Sonja Boehmer-Christianse n, 1994).
                                   
                                  Ada dua jenis perdagangan karbon. Pertama adalah perdagangan emisi (emission trading). Yang kedua adalah perdagangan kredit berbasis proyek (trading in project based credit). Seringkali dua kategori tersebut disatukan menjadi sistem perdagangan hibrida. Namun dalam bentuknya ada 3 opsi yaitu mengurangi emisi, saling memperdagangkan hak emisi, atau membeli kredit di luar negeri.  Disisi lain lewat lembaga keuangan internasional memberikan bantuan untuk program CDM terutama negara berkembang untuk proyek-proyek penanaman pohon. Tentunya tidak menutup kemungkinan wilayah-wilayah yang telah di cap sebagi proyek CDM itu nantinya akan di perdagangkan di pasar saham internasional yang ditawarkan kepada perusahan-perusahaa n raksasa penyumbang emisi.
                                   
                                  Namun metode seperti di atas tidak disetujui oleh kelangan yang mendorong penegakan keadilan iklim global karena telah membuat masyarakat lokal terkena dampak dengan dilanggarnya hak-hak mereka untuk mendapatkan akses terhadap sumberdaya alam akibatnya mereka menjadi korban dari diterapkannya metode tersebut, hal ini bisa dibuktikan lewat contoh-contoh proyek di Uganda dan Ecuador yang telah menyingkirkan ribuan komunitas lokal dari hutan akibat privatisasi hutan oleh perusahaan-perusaha an Utara yang dibekingi oleh pemerintah Uganda dan Ecuador. Semua upaya ini berkaitan dengan pengambilalihan skala dunia dengan harga grosir (murah). Logika pengimbangan karbon ini (carbon-offset) menjamin Negara-negara Utara dapat terus mengemisi gas rumah kaca dalam jumlah yang tidak proporsional. Kultur korporasi ini memperbesar jurang ketidaksetaraan antara orang-orang kaya  dan orang-orang tidak punya di mana negara Selatan menjadi wilayah pembuangan karbon akibat konsumsi Utara yang berlebihan.
                                  Ancaman terhadap masyarakat asli dan petani amat buruk, penghancuran dan hilangnya akses terhadap hutan akan menghancurkan penghidupan mereka. Forum Internasional Masyarakat Asli yang Pertama (The First International Forum Of Indigenous Peoples on Climate Change) menyatakan “sinks (penyerapan) dalam mekanisme CDM akan mengandung strategi skala dunia dalam rangka pengambilalihan tanah-tanah kami.” (sumber: www.carbontradewatc h.org) Artinya lewat mekanisme carbon trading serta proyek CDM ini kembali tidak  menunjukkan ketidakadilan iklim bagi negara berkembang khususnya masyarakat yang masih dibawah garis kemiskinan, dan kembali negara selatan yang menanggung akibatnya.
                                   
                                   
                                   
                                  Mengapa kita butuh keadilan iklim (Climate justice)
                                   
                                  Perubahan iklim tidak mengenal batas negara namun distribusi dan dampaknya tidak seimbang dan adil, dimana sebagian besar rata-rata warga negara Amerika menghasilkan 6 ton karbon per tahun dan rata-rata seorang warga Eropa menghasilkan hampir 3 ton karbon pertahun, sedangkan di negara berkembang lainnya masih dalam kondisi miskin. Pada tahun-tahun terakhir, bencana iklim telah mengambil nyawa lebih dari 3 juta orang dunia, 800 juta korban dan kerusakan-kerusakan langsung yang melebihi 23 miliar dolar, dan dari semua kerusakan-kerusakan itu 90% terjadi di negara-negara berkembang. Setiap warga negara memilki hak atas kehidupan dan pembangunan.
                                   
                                  Sejauh ini kelompok capital  yang mengatur prilaku capital (orang kaya), kelompok kapital memikirkan tanggungjawab iklim dimasa depan lewat pertumbuhan ekonomi, pasar bebas,dll. Artinya kepentingan segelintir kelompok (capital) telah merugikan kelompok yang lebih besar (masyarakat golongan miskin).  Dalam konteks perubahan iklim, cara pandang kelompok capital ini melihat bahwa dengan meng-uangkan tanggungjawab kerusakan /pencemaran yang dilakukannya tersebut, sudah dianggap sebagai jawaban dari tanggungjawabnya terhadap proses pemanasan global yang kian hari kian bertambah.  Namun kenyataannya inilah bentuk pengingkaran dari keadilan iklim itu sendiri karenak telah menafikan banyak hal terutama terkait kesejahteraan rakyat dan keberlajutan lingkungan,
                                   
                                  Pembacaan emisi di negara berkembang (termasuk Indonesia) untuk hidup dan pembangunan sedangkan emisi di negara maju merupakan gaya hidup boros dan penguasaan atas sumberdaya alam. kerugian pertanian, perikanan, kerusakan infrastruktur telah meningkatkan biaya pembangunan dan mengancam kehidupan masyarakat lokal. Sedangkan tujuan dari program MDG’s terancam gagal hal ini terkait karena dampaknya akan  memperburuk kemiskinan, ketidakadilan akses pada sumberdaya, dampak globalisasi ekonomi, konflik dan kerusakan lingkungan
                                   
                                  ketidakadilan iklim terjadi karena negara dan masyarakat sebagai penyumbang terkecil pada perubahan iklim, akan menghadapi dampak dan resiko terbesar dari perubahan iklim tersebut, yang pada kenyataanya juga paling tidak siap dan tidak mampu beradaptasi terhadap dampak tersebut. Sedangkan Negara dan masyarakat penyebab terbesar perubahan iklim justru paling siap menghadapi resiko dan sulit mengubah gaya hidup dan berupaya untuk berbagi sumberdaya dengan negara dan masyarakat penyumbang terkecil.
                                   
                                  Perubahan iklim merupakan hasil persamaan yang kompleks dari gagalnya model pembangunan skala global. karena itu setiap upaya untuk menghindari pemanasan global dan perubahan iklim serta upaya-upaya beradaptasi pada kondisi atmosferik yang berubah juga tidak sederhana. Melihat kembali persoalan hubungan antar bangsa, negara, dan individu yang terjadi selama berabad-abad dan tidak kunjung berubah, tidaklah layak menafikan kondisi ketidak adilan yang masih terus menerus terjadi.
                                  Tidak bisa dipungkiri, meski dalam kondisi krisis iklim, banyak pihak terutama mereka yang menikmati pertumbuhan dan gaya hidup dari ekstraksi atas sumber daya dan kemanusiaan tidak bersedia bahkan menurunkan batas keuntungannya. Hampir setiap upaya mengatasi perubahan iklim yang berada di dalam kerangka Protokol Kyoto maupun inisiatif di luar Protokol Kyoto tidak secara signifikan mengatasi penyebab utama meningkatnya gas rumah kaca di atmosfer. Dua agenda pokok yang selalu dibicarakan adalah upaya-upaya penyelesaian lewat teknologi dan pengaturan kembali lahan-lahan (terutama wilayah hutan) agar terus dapat menjaga stabilitas atmosfer pada tingkat yang tidak membahayakan bagi kehidupan manusia.
                                   
                                  Menjadi penting menempatkan prinsip-prinsip dan kriteria utama dalam setiap perubahan iklim agar penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak asasi manusia tetap terjaga dan terpelihara. Kemudian yang tak kalah penting adalah upaya mengatasi perubahan iklim harus dijadikan upaya menggeser paradigma pembangunan yang berlaku saat ini ke arah yang lebih adil, manusiawi, dan menyelematkan manusia pada generasi ini dan generasi mendatang.
                                   
                                   
                                  Upaya mendorong keadilan Iklim (climate justice)
                                   
                                  Keadilan iklim merupakan  hak untuk mendapatkan keadilan antar generasi atas prinsip-prinsip keselamatan rakyat, pemulihan keberlanjutan layanan alam, dan perlindungan produktifitas rakyat dimana  semua generasi baik sekarang maupun mendatang berhak terselamatkan akibat dampak perubahan iklim dan mampu beradaptasi terhadap perubahan iklim secara berkeadilan. adapun secara rinci antara lain :
                                   
                                  Prinsip-prinsip Keselamatan Rakyat
                                   
                                  Seluruh upaya mengatasi perubahan iklim harus menjamin keselamatan manusia untuk hidup secara layak tanpa menafikan hak asasi manusia yang melekat dalam individu dan dijamin dalam deklarasi universal hak asasi manusia.
                                  Hak warga atas pembangunan, kehidupan yang layak, lingkungan yang sehat tidak bisa dinafikan atas nama penyelamatan lingkungan global.  
                                  Penghormatan terhadap hak-hak warga lokal, minoritas, untuk menentukan nasib sendiri. 
                                  Proses belajar kolektif oleh warga, pengurus negara, maupun entitas lain dalam upaya perbaikan lingkungan demi mengatasi dan menghadapi perubahan iklim tidak boleh dibatasi oleh siklus tahun anggaran yang berorientasi pada target-target belanja (spending target) anggaran.
                                  Ukuran pokok dalam setiap proses belajar memperbaiki lingkungan harus berorientasi pada penurunan krisis yang menjadi pendorong perubahan iklim, dampak perubahan iklim, maupun pengurangan kerentanan sosio-ekologik warga dengan sepenuhnya menghormati, melindungi, dan memenuhi hak asasi warga.  
                                  Prinsip-prinsip Pemulihan Keberlanjutan Layanan Alam
                                  Penurunan emisi yang lebih besar di negara-negara utara. 
                                  Keadilan  derajat pembangunan antar bangsa dan individu termasuk penggunaan energi adalah kunci utama.
                                  upaya pencegahan perombakan kemampuan lingkungan (fragmentasi, penyusutan, hilang) dalam melayani kehidupan  harus dicegah.   
                                  pencegahan deforestrasi dan pemulihan fungsi ekosistem hutan diprioritaskan bagi keberlanjutan pelayanan ekologik setempat sesuai dengan fungsi/karakter ekosistem alaminya.  
                                  upaya pencegahan deforestrasi dan pemulihan fungsi ekosistem hutan yang telah rusak seiring dengan upaya menjawab faktor-fakor pendorong terjadinya alih fungsi lahan secara besar-besaran.  
                                  pencegahan emisi dari penggunaan lahan seperti pencegahan deforestrasi, dan penghutanan kembali, tidak dibenarkan untuk off-set.  
                                  pemenuhan hak warga setempat.  
                                  Prinsip-prinsip perlindungan Produktifitas Rakyat
                                  peningkatan kemampuan warga untuk menjamin keselamatan, produktifitas dalam memenuhi kebutuhan dasar minimum, dan memelihara jasa layanan alam adalah mutlak.  
                                  Sektor energi harus dikembalikan sebagai derivatif dari sektor kehidupan lainnya.   
                                  Penurunan emisi harus dilakukan dengan mengubah penggunaan ruang.  
                                  Kesimpulan
                                  Secara umum permasalahan pemanasan global dikarenakan Boros energi, industri kotor, penggundulan hutan, gaya hidup, serta tidak adanya berbagi teknologi bersih dan effisien ke negara berkembang.
                                   
                                  Solusi perubahan iklim saat ini sama dengan fundamentalisme pasar dimana emisi karbon diperjualbelikan dipasar internasional, artinya sama saja dengan memberikan hak untuk mencemari lingkungan dilegalkan. Negara maju memikul tanggungjawab terbesar, harus menurunkan penggunaan energi, mengubah gaya hidup, tidak sekedar mengalihkan perdagangan dan Negara maju harus membayar atas dampak yang timbul akibat emisi di masa lalu dan masa datang kepada Negara berkembang.
                                   
                                  Ketidakadilan iklim bisa diakhiri dengan azas tanggung jawab atas kelakuan dimasa lalu negara maju harus menyediakan dana baru untuk negera dan masyarakat yang paling miskin dan rentan yang justru paling tidak bertanggungjawab atas krisis ini. Negara maju harus membantu negara berkembang mengadakan transisisi kearah pembangunan yang lebih berkeadilan, berkelanjutan dengan energi rendah carbón. Perlunya memperkuat hak rakyat untuk mendapatkan keadilan antar generasi atas prinsip-prinsip keselamatan rakyat, pemulihan keberlanjutan layanan alam, dan perlindungan produktifitas rakyat baik generasi sekarang maupun akan datang.
                                   
                                   

                                  Last update : 31-10-2007 10:47


                                  Peace Generation is da Best
                                  Vokoke Perkapers will alwyyzz be blessed lah
                                  Joy oh joy
                                  Of the life adventure I'll find in the next bend of being
                                  Since knowledge omnivora have I decided to be  
                                   
                                  "Aerodynamically a bee can't fly .
                                  But since a bee don't know the law of aerodynamics , a bee fly."
                                  Mary Kay Ash
                                  Don't know who she is but worthy word she does has.

                                  Be a better sports nut! Let your teams follow you with Yahoo Mobile. Try it now.



                                  budi punya gaweee


                                  Be a better sports nut! Let your teams follow you with Yahoo Mobile. Try it now.

                                • jenang gulo
                                  klo ngomong climate change & global warming emang ga ada hbsnya ini juga slah bahan kuliahku di kelas hehe... apalagi semua sektor di Indonesia dan di dunia
                                  Message 16 of 25 , Nov 15, 2007
                                    klo ngomong climate change & global warming emang ga ada hbsnya
                                    ini juga slah bahan kuliahku di kelas hehe...
                                    apalagi semua sektor di Indonesia dan di dunia dikuasai
                                    dan 'diakal-akali' oleh Amerika.
                                    keep fight for our environment!
                                     
                                    btw ad cerita (attach file) tentang 'tragedi air'

                                    lebah buayawati <aishaza_is_cool@...> wrote:
                                    Ayo ikut .
                                    Ini kan perdamaian juga .Masih ada tempat tuh.
                                    zz
                                     
                                    dear all,
                                    ini update terbaru dengan susunan seperti biasa,
                                    hehehe. bagi yang sudah mendaftar mohon dicek lagi.
                                    mungkin ada yang perlu dikoreksi. bagi yang belum
                                    mendaftar, segera mendaftar sebelum hari minggu, 18
                                    November 2007 ya.
                                    regards
                                    anggi
                                    08175036675
                                    ------------ --------- --------- --------- --------- --------- -
                                     
                                    Daftar Welcome Rider BFEGTB

                                    Pembalap Pendamping Part1 (Magelang-Jogja)
                                    Senin, 19 November 2007
                                    No Nama Nomor Telepon
                                    1 Bapak Dwiantoro 08157915666
                                    2 Bapak Agus Tq 085228053654
                                    3 Mas Andri 085643455397
                                    4 Mas Fendi 085868244422
                                    5 Mas Dhanang 085648535905
                                    6 Bapak Untung 081328047171
                                    7 Mas Borne 7887500
                                    8 Mas Deny 085959558559
                                    9 Mba ZizaGM 081392598617
                                    10 Bapak Bambang BR 08122691385
                                    11 Bapak Bardo 02749138907
                                    12 Bapak Tugiman 081328768023
                                    13 Mba Hani Raihana 085228020409
                                    14 Mas Bagus 081904079265
                                    15 Mba Sita Sari 085628230313
                                    16 Mas Deno Hervino 02749107379
                                    17 Mas Reza 0817466613
                                    18 Bapeda 1
                                     
                                    19 Bapeda 2
                                     
                                    20 Bapeda 3
                                     
                                    21 Mas Anang Saptoto 081578009382
                                    22 Mas Yasin 088827608967
                                    23 Mas Bimo UY 08156896146
                                    24 Bapak Martinus 085241992306
                                    25
                                     
                                     
                                    26
                                     
                                     
                                    27
                                     
                                     
                                    28
                                     
                                     
                                    29
                                     
                                     
                                    30
                                     
                                     
                                    31
                                     
                                     
                                    32
                                     
                                     
                                    33
                                     
                                     
                                    34
                                     
                                     
                                    35
                                     
                                     
                                     
                                     
                                    Solusi perubahan iklim saat ini sama dengan fundamentalisme pasar dimana emisi karbon diperjualbelikan dipasar internasional, artinya sama saja dengan memberikan hak untuk mencemari lingkungan dilegalkan.
                                     
                                     

                                    Membongkar Politik Ekonomi Perubahan iklim
                                    oleh
                                    Andy armansyah (Eknas WALHI)
                                     
                                     
                                    Pemanasan global berdampak serius pada kehidupan ratusan juta warga di bumi. Dampaknya, seperti laporan 441 pakar Intergovernmental Panel on Climate Change, 10 April 2007, naiknya suhu permukaan bumi lima tahun mendatang plus dampak lanjutan berupa kegagalan panen, kelangkaan air, tenggelamnya daerah pesisir, lenyapnya spesies, banjir, dan kekeringan. Asia terkena dampak paling parah: produksi pertanian Cina dan Bangladesh anjlok 30 persen, India langka air, dan 100 juta rumah warga pesisir tergenang.
                                    Laporan itu menyebutkan, permukaan laut akan meningkat 8-29 sentimeter dari saat ini pada 2030. Dampaknya bagi Indonesia, 2.000 pulau tenggelam, garis pantai mundur ke arah daratan ratusan meter, jutaan hektare tambak lenyap, dan air kian langka. Penduduk Jakarta dan kota-kota di pesisir akan kekurangan air bersih. Pada sejumlah daerah aliran sungai akan terjadi perbedaan tingkat air pasang dan surut yang kian tajam. Akibatnya, akan sering terjadi banjir, sekaligus kekeringan yang mencekik kehidupan. "Ancaman itu terlalu riskan diabaikan," kata Achim Steiner, Direktur Eksekutif UNEP.
                                    Laporan "menyeramkan" yang menggambarkan bumi di ambang kiamat semacam ini bukan hal baru. Tapi negara-negara industri nan kaya, terutama Amerika Serikat, tak acuh. Padahal merekalah penyumbang terbesar gas rumah kaca yang berdampak pada perubahan iklim. Mereka bisa mencapai kemakmuran seperti sekarang setelah mengkonsumsi energi secara boros dan berlebihan. Simak ketidakadilan itu: penduduk Amerika, Kanada, dan Eropa yang hanya 20,1 persen dari total warga dunia mengkonsumsi 59,1 persen energi dunia, sedangkan warga Afrika dan Amerika Latin yang 21,4 persen dari populasi dunia hanya mengkonsumsi 10,3 persen.
                                     
                                    Ketidakadilan iklim (unclimate justice)
                                    Secara umum 2,8 miliar orang hidup masih dibawah 2 dolar/hari, dan 1,2 miliar orang hidup masih kurang dari 1 dolar perhari sedangkan Pemerintah Uni Eropa telah memberikan subsidi bagi rakyatnya 2 dolar/hari (Bank Dunia,2000; FAO,1999). Jutaan rakyat tidak memiliki akses terhadap energi di Negara selatan, sedang rakyat di Negara utara melampaui batas penggunaan energi dan bergaya hidup yang boros dan dampaknya terlihat jelas yaitu terjadinya pengungsian, masalah kesehatan, bencana alam dll.
                                    Contoh ketimpangan lain adalah 20 % dari penduduk di dunia bertanggungjawab atas lebih dari 60% emisi saat ini (80% jika emisi masa lalu dihitung), Rata-rata emisi gas rumah kaca (GRK) orang Amerika Serikat (AS) adalah 4 atau 5 kali dari emisi rata-rata dunia (1 amerika = 9 china atau 18 India). Tetapi miliaran orang termiskin di Negara berkembang yang akan menghadapi dampak paling serius. Mereka yangg paling tidak bertanggung jawab atas perubahan iklim justru membayar paling tinggi. Hingga saat ini Sistem ekonomi di AS berjalan dengan landasan energi murah dari bahan bakar fosil dimana setiap orang AS menggunakan energi 8 kali lebih tinggi dari bahan  bakar fosil yang digunakan rata-rata penduduk negara berkembang. Penduduk AS hanya 4% dari penduduk dunia yg menyumbang emisi lebih besar daripada 136 negara berkembang digabung 24%. Bagi orang AS konsumsi lebih banyak produk dan jasa adalah ukuran penting bagi keberhasilan pribadi dan bangsa, bahkan ukuran dari kebebasan. Orang AS menggunakan pendapatan dan daya beli per kapita 8 kali lebih besar dan melepaskan proporsi CO2 lebih tinggi lagi dibandingkan orang ditempat lain
                                    Contoh ekstrem adalah Amerika. Satu dekade terakhir, konsumsi energi Amerika naik menjadi 2,7 juta barel per hari, lebih banyak daripada yang dikonsumsi India dan Pakistan sekaligus, yang keduanya berisi total empat kali lipat penduduk Amerika. Secara total, rata-rata orang Amerika mengkonsumsi lima kali lebih banyak energi daripada rata-rata warga dunia, 10 kali lebih banyak daripada rata-rata orang Cina, dan 20 kali lebih banyak daripada rata-rata orang India. Pada 1990, total emisi gas rumah kaca mencapai 13,7 Gt (gigaton), yang secara berturut-turut disumbang Amerika (36,1 persen), Rusia (17,4 persen), Jepang (8,5 persen), Jerman (7,4 persen), Inggris (4,2 persen), Kanada (3,3 persen), Italia (3,1 persen), Polandia (3 persen), Prancis (2,7 persen), dan Australia (2,1 persen).
                                     
                                     
                                    Konteks Indonesia
                                    Dari data Nasional Communication diketahui bahwa pada tahun 1994, konsumsi energi di Indonesia yang terdiri dari pemakaian di Rumah tangga dan bangunan komersial, industri , transportasi, dan pembangkit listrik menimbulkan emisi CO2 sekitar 170 juta ton. Polusi udara yang disumbangkan dari kendaraan bermotor di Indonesiapun mesti dilihat secara jelas produsennya karena produksi kendaraan bermotor seperti Honda dan Suzuki, dan lain-lain merupakan produk dari Jepang yang kedepan mulai dipikirkan alih teknologi disainnya yang lebih ramah terhadap lingkungan.
                                    Emisi dari konsumsi energi tersebut merupakan 25% dari emisi keseluruhan Indonesia pada tahun 1994 yang sebesar 748,6 juta ton sedangkan rata-rata emisi karbon perkapita dunia mencapai 1,3 ton per tahun.  Namun demikian,  jumlah emisi yang dihasilkan Indonesia tersebut masih sangat kecil bila dibandingkan negara maju. Data international energi administration menunjukkan bahwa pada tahun 1994, emisi dari CO2 dunia dari penggunaan energi (pembakaran bahan bakar fosil) adalah 21 milyar ton.
                                    Dengan demikian emisi CO2 yang dikonsumsi di Indonesia pada tahun 1994 hanya menyumbang sekitar 0,8% terhadap emisi dunia dari konsumsi energi. Sedangkan untuk kondisi hutan, penurunan penutupan lahan paling tinggi terjadi pada periode waktu 1997-2000 seluas 3,5 juta ha (kawasan hutan dan kawasan non hutan) pertahun dengan laju tertinggi dipulau Sumatera 1,15 juta ha, Kalimantan 1,12 juta ha/tahun dan Sulawesi 692 ribu ha/tahun, dan Papua 156 ribu ha pertahun. Sekitar 60% dari emisi rumah kaca berasal dari LULUCF (land use, land use change, forestry (Natcom,1999) . Sedangkan Emisi GRK perkapita 2,5 ton tanpa emisi dari kebakaran hutan. Emisi kebakaran dihitung 15 ton perkapita disisi lain ;20 juta rumah belum terjangkau pelayanan listrik (DJLPE,2007) .
                                     
                                     
                                    Terkait dengan ancaman dari perubahan iklim dimana Indonesia terdiri dari negara kepulauan, pesisir, memiliki resiko tinggi dan  ancaman bagi pulau-pulau kecil tenggelam, erosi,  dan wilayah kesatuan republik Indonesia akan berkurang, selain itu juga pengungsi internal meningkat, penyakit meningkat, banjir dan longsor, perubahan masa tanam, rawan pangan (kekeringan) dan raawan air dan pangan akibat badai tropis meningkat. Sedangkan jumlah penduduk miskin (penduduk yang berada dibawah Garis Kemiskinan) di Indonesia pada bulan Maret 2006 sebesar 39,05 juta (17,75 persen), persentase penduduk miskin antara daerah perkotaan dan perdesaan tidak banyak berubah. Pada bulan Maret 2006, sebagian besar (63,41 persen) penduduk miskin berada di daerah perdesaan. Tentunya angka kemiskinan dan penyakit akan meningkat dari tahun ketahun akibat dampak dari perubahan iklim dan ditambah dengan makin sempitnya akses masyarakat terhadap sumber daya alam.
                                     
                                     
                                    Tawaran PBB (UNFCC) lewat Perdagangan Karbon
                                    Di Kyoto, Jepang, pada 1997 dicapai konsensus guna mengurangi emisi negara-negara industri paling sedikit 5 persen dari tingkat emisi pada 1990 menjelang 2008-2012. namun belakangan Australia dan Amerika keluar dari negara-negara yang yang termasuk meratifikasi protokol Kyoto. Tapi negara-negara peratifikasi Protokol Kyoto mengembangkan perdagangan gas rumah kaca via clean development mechanism (CDM) atau mekanisme pembangunan bersih. CDM dirancang sebagai bentuk investasi berbasis pasar dengan sertifikat penurunan emisi (certified emission reduction/CER) sebagai komoditasnya. Negara industri bisa membeli sertifikat dari negara berkembang lewat proyek hijaunya.
                                    Sejak Protokol Kyoto berlaku pada 2005, Uni Eropa, Kanada, dan Jepang telah masuk "pasar buangan gas rumah kaca" menawarkan dana pembangunan proyek ramah lingkungan. Bank Dunia telah menghimpun US$ 800 juta Prototype Carbon Fund (PCF) untuk membiayai proyek ramah lingkungan di negara berkembang. India dan Cina menerima sekitar 40 persen dana PCF itu. Indonesia tergolong tertinggal. Padahal potensi karbon yang bisa dijual Indonesia cukup besar. Data Kantor Menteri Negara Lingkungan Hidup menyebutkan, hingga 2012 potensi karbon yang dapat dijual lewat CDM 24 juta ton per tahun dari sektor energi dan 23 juta ton per tahun dari sektor kehutanan.
                                    Menurut perhitungan terakhir, kerusakan hutan Indonesia pada 2000-2005 adalah 1,8-2 juta hektare per tahun. Berdasarkan data itu, potensi gas rumah kaca yang dilepaskan Indonesia setiap tahun 93,6-280,7 juta ton karbon. Jika pasar dapat membeli US$ 4 per metrik ton karbon dioksida, kerusakan hutan Indonesia yang dapat dihindarkan akan mendapat kompensasi senilai US$ 374 juta hingga US$ 1.123 miliar per tahun. Nilai tertinggi di pasar untuk menghargai karbon hampir US$ 20 per ton. Jadi deforestasi yang dihindarkan oleh Indonesia dapat memperoleh harga US$ 1.871-5.614 miliar per tahun dan income per kapita Indonesia naik rata-rata 0,14-2,08 persen (Mangunjaya, 2007).
                                     
                                    Pemerintah Indonesia saat ini juga tertarik dengan mekanisme CDM lewat penanaman pohon tersebut, di luar itu, masih terbuka peluang meraih pendapatan dari penurunan emisi lewat CDM sektor energi. Misalnya, dari budi daya 10 juta hektare jarak pagar diproyeksikan dana CDM US$ 800 juta per tahun. Dana yang diperoleh kian besar apabila kelapa sawit, tebu, singkong, dan tanaman lain penghasil bahan bakar nabati diusahakan dalam luasan signifikan.
                                    Konvensi tentang Kerangka-kerja Perubahan Iklim (UN-FCCC) tahun 1992 tidak menegosiasikan reduksi emisi gas rumah kaca sebagai hal utama' tetapi lebih sebagai 'bagian dari tawar menawar yang lebih luas antara negara-negara utara dan selatan, yang berkompetisi pada kepentingan atas energi dan kepemerintahan yang dihadapkan dengan masalah-masalah ekonomi yang bertumbuh, mengembangkan investasi di masa datang akan semakin penting tetapi menjadi lebih sulit.  (Sonja Boehmer-Christianse n, 1994).
                                     
                                    Ada dua jenis perdagangan karbon. Pertama adalah perdagangan emisi (emission trading). Yang kedua adalah perdagangan kredit berbasis proyek (trading in project based credit). Seringkali dua kategori tersebut disatukan menjadi sistem perdagangan hibrida. Namun dalam bentuknya ada 3 opsi yaitu mengurangi emisi, saling memperdagangkan hak emisi, atau membeli kredit di luar negeri.  Disisi lain lewat lembaga keuangan internasional memberikan bantuan untuk program CDM terutama negara berkembang untuk proyek-proyek penanaman pohon. Tentunya tidak menutup kemungkinan wilayah-wilayah yang telah di cap sebagi proyek CDM itu nantinya akan di perdagangkan di pasar saham internasional yang ditawarkan kepada perusahan-perusahaa n raksasa penyumbang emisi.
                                     
                                    Namun metode seperti di atas tidak disetujui oleh kelangan yang mendorong penegakan keadilan iklim global karena telah membuat masyarakat lokal terkena dampak dengan dilanggarnya hak-hak mereka untuk mendapatkan akses terhadap sumberdaya alam akibatnya mereka menjadi korban dari diterapkannya metode tersebut, hal ini bisa dibuktikan lewat contoh-contoh proyek di Uganda dan Ecuador yang telah menyingkirkan ribuan komunitas lokal dari hutan akibat privatisasi hutan oleh perusahaan-perusaha an Utara yang dibekingi oleh pemerintah Uganda dan Ecuador. Semua upaya ini berkaitan dengan pengambilalihan skala dunia dengan harga grosir (murah). Logika pengimbangan karbon ini (carbon-offset) menjamin Negara-negara Utara dapat terus mengemisi gas rumah kaca dalam jumlah yang tidak proporsional. Kultur korporasi ini memperbesar jurang ketidaksetaraan antara orang-orang kaya  dan orang-orang tidak punya di mana negara Selatan menjadi wilayah pembuangan karbon akibat konsumsi Utara yang berlebihan.
                                    Ancaman terhadap masyarakat asli dan petani amat buruk, penghancuran dan hilangnya akses terhadap hutan akan menghancurkan penghidupan mereka. Forum Internasional Masyarakat Asli yang Pertama (The First International Forum Of Indigenous Peoples on Climate Change) menyatakan “sinks (penyerapan) dalam mekanisme CDM akan mengandung strategi skala dunia dalam rangka pengambilalihan tanah-tanah kami.” (sumber: www.carbontradewatc h.org) Artinya lewat mekanisme carbon trading serta proyek CDM ini kembali tidak  menunjukkan ketidakadilan iklim bagi negara berkembang khususnya masyarakat yang masih dibawah garis kemiskinan, dan kembali negara selatan yang menanggung akibatnya.
                                     
                                     
                                     
                                    Mengapa kita butuh keadilan iklim (Climate justice)
                                     
                                    Perubahan iklim tidak mengenal batas negara namun distribusi dan dampaknya tidak seimbang dan adil, dimana sebagian besar rata-rata warga negara Amerika menghasilkan 6 ton karbon per tahun dan rata-rata seorang warga Eropa menghasilkan hampir 3 ton karbon pertahun, sedangkan di negara berkembang lainnya masih dalam kondisi miskin. Pada tahun-tahun terakhir, bencana iklim telah mengambil nyawa lebih dari 3 juta orang dunia, 800 juta korban dan kerusakan-kerusakan langsung yang melebihi 23 miliar dolar, dan dari semua kerusakan-kerusakan itu 90% terjadi di negara-negara berkembang. Setiap warga negara memilki hak atas kehidupan dan pembangunan.
                                     
                                    Sejauh ini kelompok capital  yang mengatur prilaku capital (orang kaya), kelompok kapital memikirkan tanggungjawab iklim dimasa depan lewat pertumbuhan ekonomi, pasar bebas,dll. Artinya kepentingan segelintir kelompok (capital) telah merugikan kelompok yang lebih besar (masyarakat golongan miskin).  Dalam konteks perubahan iklim, cara pandang kelompok capital ini melihat bahwa dengan meng-uangkan tanggungjawab kerusakan /pencemaran yang dilakukannya tersebut, sudah dianggap sebagai jawaban dari tanggungjawabnya terhadap proses pemanasan global yang kian hari kian bertambah.  Namun kenyataannya inilah bentuk pengingkaran dari keadilan iklim itu sendiri karenak telah menafikan banyak hal terutama terkait kesejahteraan rakyat dan keberlajutan lingkungan,
                                     
                                    Pembacaan emisi di negara berkembang (termasuk Indonesia) untuk hidup dan pembangunan sedangkan emisi di negara maju merupakan gaya hidup boros dan penguasaan atas sumberdaya alam. kerugian pertanian, perikanan, kerusakan infrastruktur telah meningkatkan biaya pembangunan dan mengancam kehidupan masyarakat lokal. Sedangkan tujuan dari program MDG’s terancam gagal hal ini terkait karena dampaknya akan  memperburuk kemiskinan, ketidakadilan akses pada sumberdaya, dampak globalisasi ekonomi, konflik dan kerusakan lingkungan
                                     
                                    ketidakadilan iklim terjadi karena negara dan masyarakat sebagai penyumbang terkecil pada perubahan iklim, akan menghadapi dampak dan resiko terbesar dari perubahan iklim tersebut, yang pada kenyataanya juga paling tidak siap dan tidak mampu beradaptasi terhadap dampak tersebut. Sedangkan Negara dan masyarakat penyebab terbesar perubahan iklim justru paling siap menghadapi resiko dan sulit mengubah gaya hidup dan berupaya untuk berbagi sumberdaya dengan negara dan masyarakat penyumbang terkecil.
                                     
                                    Perubahan iklim merupakan hasil persamaan yang kompleks dari gagalnya model pembangunan skala global. karena itu setiap upaya untuk menghindari pemanasan global dan perubahan iklim serta upaya-upaya beradaptasi pada kondisi atmosferik yang berubah juga tidak sederhana. Melihat kembali persoalan hubungan antar bangsa, negara, dan individu yang terjadi selama berabad-abad dan tidak kunjung berubah, tidaklah layak menafikan kondisi ketidak adilan yang masih terus menerus terjadi.
                                    Tidak bisa dipungkiri, meski dalam kondisi krisis iklim, banyak pihak terutama mereka yang menikmati pertumbuhan dan gaya hidup dari ekstraksi atas sumber daya dan kemanusiaan tidak bersedia bahkan menurunkan batas keuntungannya. Hampir setiap upaya mengatasi perubahan iklim yang berada di dalam kerangka Protokol Kyoto maupun inisiatif di luar Protokol Kyoto tidak secara signifikan mengatasi penyebab utama meningkatnya gas rumah kaca di atmosfer. Dua agenda pokok yang selalu dibicarakan adalah upaya-upaya penyelesaian lewat teknologi dan pengaturan kembali lahan-lahan (terutama wilayah hutan) agar terus dapat menjaga stabilitas atmosfer pada tingkat yang tidak membahayakan bagi kehidupan manusia.
                                     
                                    Menjadi penting menempatkan prinsip-prinsip dan kriteria utama dalam setiap perubahan iklim agar penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak asasi manusia tetap terjaga dan terpelihara. Kemudian yang tak kalah penting adalah upaya mengatasi perubahan iklim harus dijadikan upaya menggeser paradigma pembangunan yang berlaku saat ini ke arah yang lebih adil, manusiawi, dan menyelematkan manusia pada generasi ini dan generasi mendatang.
                                     
                                     
                                    Upaya mendorong keadilan Iklim (climate justice)
                                     
                                    Keadilan iklim merupakan  hak untuk mendapatkan keadilan antar generasi atas prinsip-prinsip keselamatan rakyat, pemulihan keberlanjutan layanan alam, dan perlindungan produktifitas rakyat dimana  semua generasi baik sekarang maupun mendatang berhak terselamatkan akibat dampak perubahan iklim dan mampu beradaptasi terhadap perubahan iklim secara berkeadilan. adapun secara rinci antara lain :
                                     
                                    Prinsip-prinsip Keselamatan Rakyat
                                     
                                    Seluruh upaya mengatasi perubahan iklim harus menjamin keselamatan manusia untuk hidup secara layak tanpa menafikan hak asasi manusia yang melekat dalam individu dan dijamin dalam deklarasi universal hak asasi manusia.
                                    Hak warga atas pembangunan, kehidupan yang layak, lingkungan yang sehat tidak bisa dinafikan atas nama penyelamatan lingkungan global.  
                                    Penghormatan terhadap hak-hak warga lokal, minoritas, untuk menentukan nasib sendiri. 
                                    Proses belajar kolektif oleh warga, pengurus negara, maupun entitas lain dalam upaya perbaikan lingkungan demi mengatasi dan menghadapi perubahan iklim tidak boleh dibatasi oleh siklus tahun anggaran yang berorientasi pada target-target belanja (spending target) anggaran.
                                    Ukuran pokok dalam setiap proses belajar memperbaiki lingkungan harus berorientasi pada penurunan krisis yang menjadi pendorong perubahan iklim, dampak perubahan iklim, maupun pengurangan kerentanan sosio-ekologik warga dengan sepenuhnya menghormati, melindungi, dan memenuhi hak asasi warga.  
                                    Prinsip-prinsip Pemulihan Keberlanjutan Layanan Alam
                                    Penurunan emisi yang lebih besar di negara-negara utara. 
                                    Keadilan  derajat pembangunan antar bangsa dan individu termasuk penggunaan energi adalah kunci utama.
                                    upaya pencegahan perombakan kemampuan lingkungan (fragmentasi, penyusutan, hilang) dalam melayani kehidupan  harus dicegah.   
                                    pencegahan deforestrasi dan pemulihan fungsi ekosistem hutan diprioritaskan bagi keberlanjutan pelayanan ekologik setempat sesuai dengan fungsi/karakter ekosistem alaminya.  
                                    upaya pencegahan deforestrasi dan pemulihan fungsi ekosistem hutan yang telah rusak seiring dengan upaya menjawab faktor-fakor pendorong terjadinya alih fungsi lahan secara besar-besaran.  
                                    pencegahan emisi dari penggunaan lahan seperti pencegahan deforestrasi, dan penghutanan kembali, tidak dibenarkan untuk off-set.  
                                    pemenuhan hak warga setempat.  
                                    Prinsip-prinsip perlindungan Produktifitas Rakyat
                                    peningkatan kemampuan warga untuk menjamin keselamatan, produktifitas dalam memenuhi kebutuhan dasar minimum, dan memelihara jasa layanan alam adalah mutlak.  
                                    Sektor energi harus dikembalikan sebagai derivatif dari sektor kehidupan lainnya.   
                                    Penurunan emisi harus dilakukan dengan mengubah penggunaan ruang.  
                                    Kesimpulan
                                    Secara umum permasalahan pemanasan global dikarenakan Boros energi, industri kotor, penggundulan hutan, gaya hidup, serta tidak adanya berbagi teknologi bersih dan effisien ke negara berkembang.
                                     
                                    Solusi perubahan iklim saat ini sama dengan fundamentalisme pasar dimana emisi karbon diperjualbelikan dipasar internasional, artinya sama saja dengan memberikan hak untuk mencemari lingkungan dilegalkan. Negara maju memikul tanggungjawab terbesar, harus menurunkan penggunaan energi, mengubah gaya hidup, tidak sekedar mengalihkan perdagangan dan Negara maju harus membayar atas dampak yang timbul akibat emisi di masa lalu dan masa datang kepada Negara berkembang.
                                     
                                    Ketidakadilan iklim bisa diakhiri dengan azas tanggung jawab atas kelakuan dimasa lalu negara maju harus menyediakan dana baru untuk negera dan masyarakat yang paling miskin dan rentan yang justru paling tidak bertanggungjawab atas krisis ini. Negara maju harus membantu negara berkembang mengadakan transisisi kearah pembangunan yang lebih berkeadilan, berkelanjutan dengan energi rendah carbón. Perlunya memperkuat hak rakyat untuk mendapatkan keadilan antar generasi atas prinsip-prinsip keselamatan rakyat, pemulihan keberlanjutan layanan alam, dan perlindungan produktifitas rakyat baik generasi sekarang maupun akan datang.
                                     
                                     

                                    Last update : 31-10-2007 10:47


                                    Peace Generation is da Best
                                    Vokoke Perkapers will alwyyzz be blessed lah
                                    Joy oh joy
                                    Of the life adventure I'll find in the next bend of being
                                    Since knowledge omnivora have I decided to be  
                                     
                                    "Aerodynamically a bee can't fly .
                                    But since a bee don't know the law of aerodynamics , a bee fly."
                                    Mary Kay Ash
                                    Don't know who she is but worthy word she does has.

                                    Be a better sports nut! Let your teams follow you with Yahoo Mobile. Try it now.


                                    Be a better sports nut! Let your teams follow you with Yahoo Mobile. Try it now.

                                  • jenang gulo
                                    maksudnya salah 1 bahan kuliahkyu di kelas hoho... jenang gulo wrote: klo ngomong climate change & global warming emang ga
                                    Message 17 of 25 , Nov 15, 2007
                                      maksudnya salah 1 bahan kuliahkyu di kelas hoho...

                                      jenang gulo <jenangguloku@...> wrote:
                                      klo ngomong climate change & global warming emang ga ada hbsnya
                                      ini juga slah bahan kuliahku di kelas hehe...
                                      apalagi semua sektor di Indonesia dan di dunia dikuasai
                                      dan 'diakal-akali' oleh Amerika.
                                      keep fight for our environment!
                                       
                                      btw ad cerita (attach file) tentang 'tragedi air'

                                      lebah buayawati <aishaza_is_cool@ yahoo.com> wrote:
                                      Ayo ikut .
                                      Ini kan perdamaian juga .Masih ada tempat tuh.
                                      zz
                                       
                                      dear all,
                                      ini update terbaru dengan susunan seperti biasa,
                                      hehehe. bagi yang sudah mendaftar mohon dicek lagi.
                                      mungkin ada yang perlu dikoreksi. bagi yang belum
                                      mendaftar, segera mendaftar sebelum hari minggu, 18
                                      November 2007 ya.
                                      regards
                                      anggi
                                      08175036675
                                      ------------ --------- --------- --------- --------- --------- -
                                       
                                      Daftar Welcome Rider BFEGTB

                                      Pembalap Pendamping Part1 (Magelang-Jogja)
                                      Senin, 19 November 2007
                                      No Nama Nomor Telepon
                                      1 Bapak Dwiantoro 08157915666
                                      2 Bapak Agus Tq 085228053654
                                      3 Mas Andri 085643455397
                                      4 Mas Fendi 085868244422
                                      5 Mas Dhanang 085648535905
                                      6 Bapak Untung 081328047171
                                      7 Mas Borne 7887500
                                      8 Mas Deny 085959558559
                                      9 Mba ZizaGM 081392598617
                                      10 Bapak Bambang BR 08122691385
                                      11 Bapak Bardo 02749138907
                                      12 Bapak Tugiman 081328768023
                                      13 Mba Hani Raihana 085228020409
                                      14 Mas Bagus 081904079265
                                      15 Mba Sita Sari 085628230313
                                      16 Mas Deno Hervino 02749107379
                                      17 Mas Reza 0817466613
                                      18 Bapeda 1
                                       
                                      19 Bapeda 2
                                       
                                      20 Bapeda 3
                                       
                                      21 Mas Anang Saptoto 081578009382
                                      22 Mas Yasin 088827608967
                                      23 Mas Bimo UY 08156896146
                                      24 Bapak Martinus 085241992306
                                      25
                                       
                                       
                                      26
                                       
                                       
                                      27
                                       
                                       
                                      28
                                       
                                       
                                      29
                                       
                                       
                                      30
                                       
                                       
                                      31
                                       
                                       
                                      32
                                       
                                       
                                      33
                                       
                                       
                                      34
                                       
                                       
                                      35
                                       
                                       
                                       
                                       
                                      Solusi perubahan iklim saat ini sama dengan fundamentalisme pasar dimana emisi karbon diperjualbelikan dipasar internasional, artinya sama saja dengan memberikan hak untuk mencemari lingkungan dilegalkan.
                                       
                                       

                                      Membongkar Politik Ekonomi Perubahan iklim
                                      oleh
                                      Andy armansyah (Eknas WALHI)
                                       
                                       
                                      Pemanasan global berdampak serius pada kehidupan ratusan juta warga di bumi. Dampaknya, seperti laporan 441 pakar Intergovernmental Panel on Climate Change, 10 April 2007, naiknya suhu permukaan bumi lima tahun mendatang plus dampak lanjutan berupa kegagalan panen, kelangkaan air, tenggelamnya daerah pesisir, lenyapnya spesies, banjir, dan kekeringan. Asia terkena dampak paling parah: produksi pertanian Cina dan Bangladesh anjlok 30 persen, India langka air, dan 100 juta rumah warga pesisir tergenang.
                                      Laporan itu menyebutkan, permukaan laut akan meningkat 8-29 sentimeter dari saat ini pada 2030. Dampaknya bagi Indonesia, 2.000 pulau tenggelam, garis pantai mundur ke arah daratan ratusan meter, jutaan hektare tambak lenyap, dan air kian langka. Penduduk Jakarta dan kota-kota di pesisir akan kekurangan air bersih. Pada sejumlah daerah aliran sungai akan terjadi perbedaan tingkat air pasang dan surut yang kian tajam. Akibatnya, akan sering terjadi banjir, sekaligus kekeringan yang mencekik kehidupan. "Ancaman itu terlalu riskan diabaikan," kata Achim Steiner, Direktur Eksekutif UNEP.
                                      Laporan "menyeramkan" yang menggambarkan bumi di ambang kiamat semacam ini bukan hal baru. Tapi negara-negara industri nan kaya, terutama Amerika Serikat, tak acuh. Padahal merekalah penyumbang terbesar gas rumah kaca yang berdampak pada perubahan iklim. Mereka bisa mencapai kemakmuran seperti sekarang setelah mengkonsumsi energi secara boros dan berlebihan. Simak ketidakadilan itu: penduduk Amerika, Kanada, dan Eropa yang hanya 20,1 persen dari total warga dunia mengkonsumsi 59,1 persen energi dunia, sedangkan warga Afrika dan Amerika Latin yang 21,4 persen dari populasi dunia hanya mengkonsumsi 10,3 persen.
                                       
                                      Ketidakadilan iklim (unclimate justice)
                                      Secara umum 2,8 miliar orang hidup masih dibawah 2 dolar/hari, dan 1,2 miliar orang hidup masih kurang dari 1 dolar perhari sedangkan Pemerintah Uni Eropa telah memberikan subsidi bagi rakyatnya 2 dolar/hari (Bank Dunia,2000; FAO,1999). Jutaan rakyat tidak memiliki akses terhadap energi di Negara selatan, sedang rakyat di Negara utara melampaui batas penggunaan energi dan bergaya hidup yang boros dan dampaknya terlihat jelas yaitu terjadinya pengungsian, masalah kesehatan, bencana alam dll.
                                      Contoh ketimpangan lain adalah 20 % dari penduduk di dunia bertanggungjawab atas lebih dari 60% emisi saat ini (80% jika emisi masa lalu dihitung), Rata-rata emisi gas rumah kaca (GRK) orang Amerika Serikat (AS) adalah 4 atau 5 kali dari emisi rata-rata dunia (1 amerika = 9 china atau 18 India). Tetapi miliaran orang termiskin di Negara berkembang yang akan menghadapi dampak paling serius. Mereka yangg paling tidak bertanggung jawab atas perubahan iklim justru membayar paling tinggi. Hingga saat ini Sistem ekonomi di AS berjalan dengan landasan energi murah dari bahan bakar fosil dimana setiap orang AS menggunakan energi 8 kali lebih tinggi dari bahan  bakar fosil yang digunakan rata-rata penduduk negara berkembang. Penduduk AS hanya 4% dari penduduk dunia yg menyumbang emisi lebih besar daripada 136 negara berkembang digabung 24%. Bagi orang AS konsumsi lebih banyak produk dan jasa adalah ukuran penting bagi keberhasilan pribadi dan bangsa, bahkan ukuran dari kebebasan. Orang AS menggunakan pendapatan dan daya beli per kapita 8 kali lebih besar dan melepaskan proporsi CO2 lebih tinggi lagi dibandingkan orang ditempat lain
                                      Contoh ekstrem adalah Amerika. Satu dekade terakhir, konsumsi energi Amerika naik menjadi 2,7 juta barel per hari, lebih banyak daripada yang dikonsumsi India dan Pakistan sekaligus, yang keduanya berisi total empat kali lipat penduduk Amerika. Secara total, rata-rata orang Amerika mengkonsumsi lima kali lebih banyak energi daripada rata-rata warga dunia, 10 kali lebih banyak daripada rata-rata orang Cina, dan 20 kali lebih banyak daripada rata-rata orang India. Pada 1990, total emisi gas rumah kaca mencapai 13,7 Gt (gigaton), yang secara berturut-turut disumbang Amerika (36,1 persen), Rusia (17,4 persen), Jepang (8,5 persen), Jerman (7,4 persen), Inggris (4,2 persen), Kanada (3,3 persen), Italia (3,1 persen), Polandia (3 persen), Prancis (2,7 persen), dan Australia (2,1 persen).
                                       
                                       
                                      Konteks Indonesia
                                      Dari data Nasional Communication diketahui bahwa pada tahun 1994, konsumsi energi di Indonesia yang terdiri dari pemakaian di Rumah tangga dan bangunan komersial, industri , transportasi, dan pembangkit listrik menimbulkan emisi CO2 sekitar 170 juta ton. Polusi udara yang disumbangkan dari kendaraan bermotor di Indonesiapun mesti dilihat secara jelas produsennya karena produksi kendaraan bermotor seperti Honda dan Suzuki, dan lain-lain merupakan produk dari Jepang yang kedepan mulai dipikirkan alih teknologi disainnya yang lebih ramah terhadap lingkungan.
                                      Emisi dari konsumsi energi tersebut merupakan 25% dari emisi keseluruhan Indonesia pada tahun 1994 yang sebesar 748,6 juta ton sedangkan rata-rata emisi karbon perkapita dunia mencapai 1,3 ton per tahun.  Namun demikian,  jumlah emisi yang dihasilkan Indonesia tersebut masih sangat kecil bila dibandingkan negara maju. Data international energi administration menunjukkan bahwa pada tahun 1994, emisi dari CO2 dunia dari penggunaan energi (pembakaran bahan bakar fosil) adalah 21 milyar ton.
                                      Dengan demikian emisi CO2 yang dikonsumsi di Indonesia pada tahun 1994 hanya menyumbang sekitar 0,8% terhadap emisi dunia dari konsumsi energi. Sedangkan untuk kondisi hutan, penurunan penutupan lahan paling tinggi terjadi pada periode waktu 1997-2000 seluas 3,5 juta ha (kawasan hutan dan kawasan non hutan) pertahun dengan laju tertinggi dipulau Sumatera 1,15 juta ha, Kalimantan 1,12 juta ha/tahun dan Sulawesi 692 ribu ha/tahun, dan Papua 156 ribu ha pertahun. Sekitar 60% dari emisi rumah kaca berasal dari LULUCF (land use, land use change, forestry (Natcom,1999) . Sedangkan Emisi GRK perkapita 2,5 ton tanpa emisi dari kebakaran hutan. Emisi kebakaran dihitung 15 ton perkapita disisi lain ;20 juta rumah belum terjangkau pelayanan listrik (DJLPE,2007) .
                                       
                                       
                                      Terkait dengan ancaman dari perubahan iklim dimana Indonesia terdiri dari negara kepulauan, pesisir, memiliki resiko tinggi dan  ancaman bagi pulau-pulau kecil tenggelam, erosi,  dan wilayah kesatuan republik Indonesia akan berkurang, selain itu juga pengungsi internal meningkat, penyakit meningkat, banjir dan longsor, perubahan masa tanam, rawan pangan (kekeringan) dan raawan air dan pangan akibat badai tropis meningkat. Sedangkan jumlah penduduk miskin (penduduk yang berada dibawah Garis Kemiskinan) di Indonesia pada bulan Maret 2006 sebesar 39,05 juta (17,75 persen), persentase penduduk miskin antara daerah perkotaan dan perdesaan tidak banyak berubah. Pada bulan Maret 2006, sebagian besar (63,41 persen) penduduk miskin berada di daerah perdesaan. Tentunya angka kemiskinan dan penyakit akan meningkat dari tahun ketahun akibat dampak dari perubahan iklim dan ditambah dengan makin sempitnya akses masyarakat terhadap sumber daya alam.
                                       
                                       
                                      Tawaran PBB (UNFCC) lewat Perdagangan Karbon
                                      Di Kyoto, Jepang, pada 1997 dicapai konsensus guna mengurangi emisi negara-negara industri paling sedikit 5 persen dari tingkat emisi pada 1990 menjelang 2008-2012. namun belakangan Australia dan Amerika keluar dari negara-negara yang yang termasuk meratifikasi protokol Kyoto. Tapi negara-negara peratifikasi Protokol Kyoto mengembangkan perdagangan gas rumah kaca via clean development mechanism (CDM) atau mekanisme pembangunan bersih. CDM dirancang sebagai bentuk investasi berbasis pasar dengan sertifikat penurunan emisi (certified emission reduction/CER) sebagai komoditasnya. Negara industri bisa membeli sertifikat dari negara berkembang lewat proyek hijaunya.
                                      Sejak Protokol Kyoto berlaku pada 2005, Uni Eropa, Kanada, dan Jepang telah masuk "pasar buangan gas rumah kaca" menawarkan dana pembangunan proyek ramah lingkungan. Bank Dunia telah menghimpun US$ 800 juta Prototype Carbon Fund (PCF) untuk membiayai proyek ramah lingkungan di negara berkembang. India dan Cina menerima sekitar 40 persen dana PCF itu. Indonesia tergolong tertinggal. Padahal potensi karbon yang bisa dijual Indonesia cukup besar. Data Kantor Menteri Negara Lingkungan Hidup menyebutkan, hingga 2012 potensi karbon yang dapat dijual lewat CDM 24 juta ton per tahun dari sektor energi dan 23 juta ton per tahun dari sektor kehutanan.
                                      Menurut perhitungan terakhir, kerusakan hutan Indonesia pada 2000-2005 adalah 1,8-2 juta hektare per tahun. Berdasarkan data itu, potensi gas rumah kaca yang dilepaskan Indonesia setiap tahun 93,6-280,7 juta ton karbon. Jika pasar dapat membeli US$ 4 per metrik ton karbon dioksida, kerusakan hutan Indonesia yang dapat dihindarkan akan mendapat kompensasi senilai US$ 374 juta hingga US$ 1.123 miliar per tahun. Nilai tertinggi di pasar untuk menghargai karbon hampir US$ 20 per ton. Jadi deforestasi yang dihindarkan oleh Indonesia dapat memperoleh harga US$ 1.871-5.614 miliar per tahun dan income per kapita Indonesia naik rata-rata 0,14-2,08 persen (Mangunjaya, 2007).
                                       
                                      Pemerintah Indonesia saat ini juga tertarik dengan mekanisme CDM lewat penanaman pohon tersebut, di luar itu, masih terbuka peluang meraih pendapatan dari penurunan emisi lewat CDM sektor energi. Misalnya, dari budi daya 10 juta hektare jarak pagar diproyeksikan dana CDM US$ 800 juta per tahun. Dana yang diperoleh kian besar apabila kelapa sawit, tebu, singkong, dan tanaman lain penghasil bahan bakar nabati diusahakan dalam luasan signifikan.
                                      Konvensi tentang Kerangka-kerja Perubahan Iklim (UN-FCCC) tahun 1992 tidak menegosiasikan reduksi emisi gas rumah kaca sebagai hal utama' tetapi lebih sebagai 'bagian dari tawar menawar yang lebih luas antara negara-negara utara dan selatan, yang berkompetisi pada kepentingan atas energi dan kepemerintahan yang dihadapkan dengan masalah-masalah ekonomi yang bertumbuh, mengembangkan investasi di masa datang akan semakin penting tetapi menjadi lebih sulit.  (Sonja Boehmer-Christianse n, 1994).
                                       
                                      Ada dua jenis perdagangan karbon. Pertama adalah perdagangan emisi (emission trading). Yang kedua adalah perdagangan kredit berbasis proyek (trading in project based credit). Seringkali dua kategori tersebut disatukan menjadi sistem perdagangan hibrida. Namun dalam bentuknya ada 3 opsi yaitu mengurangi emisi, saling memperdagangkan hak emisi, atau membeli kredit di luar negeri.  Disisi lain lewat lembaga keuangan internasional memberikan bantuan untuk program CDM terutama negara berkembang untuk proyek-proyek penanaman pohon. Tentunya tidak menutup kemungkinan wilayah-wilayah yang telah di cap sebagi proyek CDM itu nantinya akan di perdagangkan di pasar saham internasional yang ditawarkan kepada perusahan-perusahaa n raksasa penyumbang emisi.
                                       
                                      Namun metode seperti di atas tidak disetujui oleh kelangan yang mendorong penegakan keadilan iklim global karena telah membuat masyarakat lokal terkena dampak dengan dilanggarnya hak-hak mereka untuk mendapatkan akses terhadap sumberdaya alam akibatnya mereka menjadi korban dari diterapkannya metode tersebut, hal ini bisa dibuktikan lewat contoh-contoh proyek di Uganda dan Ecuador yang telah menyingkirkan ribuan komunitas lokal dari hutan akibat privatisasi hutan oleh perusahaan-perusaha an Utara yang dibekingi oleh pemerintah Uganda dan Ecuador. Semua upaya ini berkaitan dengan pengambilalihan skala dunia dengan harga grosir (murah). Logika pengimbangan karbon ini (carbon-offset) menjamin Negara-negara Utara dapat terus mengemisi gas rumah kaca dalam jumlah yang tidak proporsional. Kultur korporasi ini memperbesar jurang ketidaksetaraan antara orang-orang kaya  dan orang-orang tidak punya di mana negara Selatan menjadi wilayah pembuangan karbon akibat konsumsi Utara yang berlebihan.
                                      Ancaman terhadap masyarakat asli dan petani amat buruk, penghancuran dan hilangnya akses terhadap hutan akan menghancurkan penghidupan mereka. Forum Internasional Masyarakat Asli yang Pertama (The First International Forum Of Indigenous Peoples on Climate Change) menyatakan “sinks (penyerapan) dalam mekanisme CDM akan mengandung strategi skala dunia dalam rangka pengambilalihan tanah-tanah kami.” (sumber: www.carbontradewatc h.org) Artinya lewat mekanisme carbon trading serta proyek CDM ini kembali tidak  menunjukkan ketidakadilan iklim bagi negara berkembang khususnya masyarakat yang masih dibawah garis kemiskinan, dan kembali negara selatan yang menanggung akibatnya.
                                       
                                       
                                       
                                      Mengapa kita butuh keadilan iklim (Climate justice)
                                       
                                      Perubahan iklim tidak mengenal batas negara namun distribusi dan dampaknya tidak seimbang dan adil, dimana sebagian besar rata-rata warga negara Amerika menghasilkan 6 ton karbon per tahun dan rata-rata seorang warga Eropa menghasilkan hampir 3 ton karbon pertahun, sedangkan di negara berkembang lainnya masih dalam kondisi miskin. Pada tahun-tahun terakhir, bencana iklim telah mengambil nyawa lebih dari 3 juta orang dunia, 800 juta korban dan kerusakan-kerusakan langsung yang melebihi 23 miliar dolar, dan dari semua kerusakan-kerusakan itu 90% terjadi di negara-negara berkembang. Setiap warga negara memilki hak atas kehidupan dan pembangunan.
                                       
                                      Sejauh ini kelompok capital  yang mengatur prilaku capital (orang kaya), kelompok kapital memikirkan tanggungjawab iklim dimasa depan lewat pertumbuhan ekonomi, pasar bebas,dll. Artinya kepentingan segelintir kelompok (capital) telah merugikan kelompok yang lebih besar (masyarakat golongan miskin).  Dalam konteks perubahan iklim, cara pandang kelompok capital ini melihat bahwa dengan meng-uangkan tanggungjawab kerusakan /pencemaran yang dilakukannya tersebut, sudah dianggap sebagai jawaban dari tanggungjawabnya terhadap proses pemanasan global yang kian hari kian bertambah.  Namun kenyataannya inilah bentuk pengingkaran dari keadilan iklim itu sendiri karenak telah menafikan banyak hal terutama terkait kesejahteraan rakyat dan keberlajutan lingkungan,
                                       
                                      Pembacaan emisi di negara berkembang (termasuk Indonesia) untuk hidup dan pembangunan sedangkan emisi di negara maju merupakan gaya hidup boros dan penguasaan atas sumberdaya alam. kerugian pertanian, perikanan, kerusakan infrastruktur telah meningkatkan biaya pembangunan dan mengancam kehidupan masyarakat lokal. Sedangkan tujuan dari program MDG’s terancam gagal hal ini terkait karena dampaknya akan  memperburuk kemiskinan, ketidakadilan akses pada sumberdaya, dampak globalisasi ekonomi, konflik dan kerusakan lingkungan
                                       
                                      ketidakadilan iklim terjadi karena negara dan masyarakat sebagai penyumbang terkecil pada perubahan iklim, akan menghadapi dampak dan resiko terbesar dari perubahan iklim tersebut, yang pada kenyataanya juga paling tidak siap dan tidak mampu beradaptasi terhadap dampak tersebut. Sedangkan Negara dan masyarakat penyebab terbesar perubahan iklim justru paling siap menghadapi resiko dan sulit mengubah gaya hidup dan berupaya untuk berbagi sumberdaya dengan negara dan masyarakat penyumbang terkecil.
                                       
                                      Perubahan iklim merupakan hasil persamaan yang kompleks dari gagalnya model pembangunan skala global. karena itu setiap upaya untuk menghindari pemanasan global dan perubahan iklim serta upaya-upaya beradaptasi pada kondisi atmosferik yang berubah juga tidak sederhana. Melihat kembali persoalan hubungan antar bangsa, negara, dan individu yang terjadi selama berabad-abad dan tidak kunjung berubah, tidaklah layak menafikan kondisi ketidak adilan yang masih terus menerus terjadi.
                                      Tidak bisa dipungkiri, meski dalam kondisi krisis iklim, banyak pihak terutama mereka yang menikmati pertumbuhan dan gaya hidup dari ekstraksi atas sumber daya dan kemanusiaan tidak bersedia bahkan menurunkan batas keuntungannya. Hampir setiap upaya mengatasi perubahan iklim yang berada di dalam kerangka Protokol Kyoto maupun inisiatif di luar Protokol Kyoto tidak secara signifikan mengatasi penyebab utama meningkatnya gas rumah kaca di atmosfer. Dua agenda pokok yang selalu dibicarakan adalah upaya-upaya penyelesaian lewat teknologi dan pengaturan kembali lahan-lahan (terutama wilayah hutan) agar terus dapat menjaga stabilitas atmosfer pada tingkat yang tidak membahayakan bagi kehidupan manusia.
                                       
                                      Menjadi penting menempatkan prinsip-prinsip dan kriteria utama dalam setiap perubahan iklim agar penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak asasi manusia tetap terjaga dan terpelihara. Kemudian yang tak kalah penting adalah upaya mengatasi perubahan iklim harus dijadikan upaya menggeser paradigma pembangunan yang berlaku saat ini ke arah yang lebih adil, manusiawi, dan menyelematkan manusia pada generasi ini dan generasi mendatang.
                                       
                                       
                                      Upaya mendorong keadilan Iklim (climate justice)
                                       
                                      Keadilan iklim merupakan  hak untuk mendapatkan keadilan antar generasi atas prinsip-prinsip keselamatan rakyat, pemulihan keberlanjutan layanan alam, dan perlindungan produktifitas rakyat dimana  semua generasi baik sekarang maupun mendatang berhak terselamatkan akibat dampak perubahan iklim dan mampu beradaptasi terhadap perubahan iklim secara berkeadilan. adapun secara rinci antara lain :
                                       
                                      Prinsip-prinsip Keselamatan Rakyat
                                       
                                      Seluruh upaya mengatasi perubahan iklim harus menjamin keselamatan manusia untuk hidup secara layak tanpa menafikan hak asasi manusia yang melekat dalam individu dan dijamin dalam deklarasi universal hak asasi manusia.
                                      Hak warga atas pembangunan, kehidupan yang layak, lingkungan yang sehat tidak bisa dinafikan atas nama penyelamatan lingkungan global.  
                                      Penghormatan terhadap hak-hak warga lokal, minoritas, untuk menentukan nasib sendiri. 
                                      Proses belajar kolektif oleh warga, pengurus negara, maupun entitas lain dalam upaya perbaikan lingkungan demi mengatasi dan menghadapi perubahan iklim tidak boleh dibatasi oleh siklus tahun anggaran yang berorientasi pada target-target belanja (spending target) anggaran.
                                      Ukuran pokok dalam setiap proses belajar memperbaiki lingkungan harus berorientasi pada penurunan krisis yang menjadi pendorong perubahan iklim, dampak perubahan iklim, maupun pengurangan kerentanan sosio-ekologik warga dengan sepenuhnya menghormati, melindungi, dan memenuhi hak asasi warga.  
                                      Prinsip-prinsip Pemulihan Keberlanjutan Layanan Alam
                                      Penurunan emisi yang lebih besar di negara-negara utara. 
                                      Keadilan  derajat pembangunan antar bangsa dan individu termasuk penggunaan energi adalah kunci utama.
                                      upaya pencegahan perombakan kemampuan lingkungan (fragmentasi, penyusutan, hilang) dalam melayani kehidupan  harus dicegah.   
                                      pencegahan deforestrasi dan pemulihan fungsi ekosistem hutan diprioritaskan bagi keberlanjutan pelayanan ekologik setempat sesuai dengan fungsi/karakter ekosistem alaminya.  
                                      upaya pencegahan deforestrasi dan pemulihan fungsi ekosistem hutan yang telah rusak seiring dengan upaya menjawab faktor-fakor pendorong terjadinya alih fungsi lahan secara besar-besaran.  
                                      pencegahan emisi dari penggunaan lahan seperti pencegahan deforestrasi, dan penghutanan kembali, tidak dibenarkan untuk off-set.  
                                      pemenuhan hak warga setempat.  
                                      Prinsip-prinsip perlindungan Produktifitas Rakyat
                                      peningkatan kemampuan warga untuk menjamin keselamatan, produktifitas dalam memenuhi kebutuhan dasar minimum, dan memelihara jasa layanan alam adalah mutlak.  
                                      Sektor energi harus dikembalikan sebagai derivatif dari sektor kehidupan lainnya.   
                                      Penurunan emisi harus dilakukan dengan mengubah penggunaan ruang.  
                                      Kesimpulan
                                      Secara umum permasalahan pemanasan global dikarenakan Boros energi, industri kotor, penggundulan hutan, gaya hidup, serta tidak adanya berbagi teknologi bersih dan effisien ke negara berkembang.
                                       
                                      Solusi perubahan iklim saat ini sama dengan fundamentalisme pasar dimana emisi karbon diperjualbelikan dipasar internasional, artinya sama saja dengan memberikan hak untuk mencemari lingkungan dilegalkan. Negara maju memikul tanggungjawab terbesar, harus menurunkan penggunaan energi, mengubah gaya hidup, tidak sekedar mengalihkan perdagangan dan Negara maju harus membayar atas dampak yang timbul akibat emisi di masa lalu dan masa datang kepada Negara berkembang.
                                       
                                      Ketidakadilan iklim bisa diakhiri dengan azas tanggung jawab atas kelakuan dimasa lalu negara maju harus menyediakan dana baru untuk negera dan masyarakat yang paling miskin dan rentan yang justru paling tidak bertanggungjawab atas krisis ini. Negara maju harus membantu negara berkembang mengadakan transisisi kearah pembangunan yang lebih berkeadilan, berkelanjutan dengan energi rendah carbón. Perlunya memperkuat hak rakyat untuk mendapatkan keadilan antar generasi atas prinsip-prinsip keselamatan rakyat, pemulihan keberlanjutan layanan alam, dan perlindungan produktifitas rakyat baik generasi sekarang maupun akan datang.
                                       
                                       

                                      Last update : 31-10-2007 10:47


                                      Peace Generation is da Best
                                      Vokoke Perkapers will alwyyzz be blessed lah
                                      Joy oh joy
                                      Of the life adventure I'll find in the next bend of being
                                      Since knowledge omnivora have I decided to be  
                                       
                                      "Aerodynamically a bee can't fly .
                                      But since a bee don't know the law of aerodynamics , a bee fly."
                                      Mary Kay Ash
                                      Don't know who she is but worthy word she does has.

                                      Be a better sports nut! Let your teams follow you with Yahoo Mobile. Try it now.


                                      Be a better sports nut! Let your teams follow you with Yahoo Mobile. Try it now.


                                      Get easy, one-click access to your favorites. Make Yahoo! your homepage.

                                    • kuncoro sejati
                                      eh jenang gulo emg kamu jurusan apa sih? menarik juga bahas global warming setelah nonton an inconvenient truth nya al gore. jenang gulo
                                      Message 18 of 25 , Nov 16, 2007
                                        eh jenang gulo emg kamu jurusan apa sih? menarik juga bahas global warming setelah nonton "an inconvenient truth" nya al gore.

                                        jenang gulo <jenangguloku@...> wrote:
                                        maksudnya salah 1 bahan kuliahkyu di kelas hoho...

                                        jenang gulo <jenangguloku@ yahoo.com> wrote:
                                        klo ngomong climate change & global warming emang ga ada hbsnya
                                        ini juga slah bahan kuliahku di kelas hehe...
                                        apalagi semua sektor di Indonesia dan di dunia dikuasai
                                        dan 'diakal-akali' oleh Amerika.
                                        keep fight for our environment!
                                         
                                        btw ad cerita (attach file) tentang 'tragedi air'

                                        lebah buayawati <aishaza_is_cool@ yahoo.com> wrote:
                                        Ayo ikut .
                                        Ini kan perdamaian juga .Masih ada tempat tuh.
                                        zz
                                         
                                        dear all,
                                        ini update terbaru dengan susunan seperti biasa,
                                        hehehe. bagi yang sudah mendaftar mohon dicek lagi.
                                        mungkin ada yang perlu dikoreksi. bagi yang belum
                                        mendaftar, segera mendaftar sebelum hari minggu, 18
                                        November 2007 ya.
                                        regards
                                        anggi
                                        08175036675
                                        ------------ --------- --------- --------- --------- --------- -
                                         
                                        Daftar Welcome Rider BFEGTB

                                        Pembalap Pendamping Part1 (Magelang-Jogja)
                                        Senin, 19 November 2007
                                        No Nama Nomor Telepon
                                        1 Bapak Dwiantoro 08157915666
                                        2 Bapak Agus Tq 085228053654
                                        3 Mas Andri 085643455397
                                        4 Mas Fendi 085868244422
                                        5 Mas Dhanang 085648535905
                                        6 Bapak Untung 081328047171
                                        7 Mas Borne 7887500
                                        8 Mas Deny 085959558559
                                        9 Mba ZizaGM 081392598617
                                        10 Bapak Bambang BR 08122691385
                                        11 Bapak Bardo 02749138907
                                        12 Bapak Tugiman 081328768023
                                        13 Mba Hani Raihana 085228020409
                                        14 Mas Bagus 081904079265
                                        15 Mba Sita Sari 085628230313
                                        16 Mas Deno Hervino 02749107379
                                        17 Mas Reza 0817466613
                                        18 Bapeda 1
                                         
                                        19 Bapeda 2
                                         
                                        20 Bapeda 3
                                         
                                        21 Mas Anang Saptoto 081578009382
                                        22 Mas Yasin 088827608967
                                        23 Mas Bimo UY 08156896146
                                        24 Bapak Martinus 085241992306
                                        25
                                         
                                         
                                        26
                                         
                                         
                                        27
                                         
                                         
                                        28
                                         
                                         
                                        29
                                         
                                         
                                        30
                                         
                                         
                                        31
                                         
                                         
                                        32
                                         
                                         
                                        33
                                         
                                         
                                        34
                                         
                                         
                                        35
                                         
                                         
                                         
                                         
                                        Solusi perubahan iklim saat ini sama dengan fundamentalisme pasar dimana emisi karbon diperjualbelikan dipasar internasional, artinya sama saja dengan memberikan hak untuk mencemari lingkungan dilegalkan.
                                         
                                         

                                        Membongkar Politik Ekonomi Perubahan iklim
                                        oleh
                                        Andy armansyah (Eknas WALHI)
                                         
                                         
                                        Pemanasan global berdampak serius pada kehidupan ratusan juta warga di bumi. Dampaknya, seperti laporan 441 pakar Intergovernmental Panel on Climate Change, 10 April 2007, naiknya suhu permukaan bumi lima tahun mendatang plus dampak lanjutan berupa kegagalan panen, kelangkaan air, tenggelamnya daerah pesisir, lenyapnya spesies, banjir, dan kekeringan. Asia terkena dampak paling parah: produksi pertanian Cina dan Bangladesh anjlok 30 persen, India langka air, dan 100 juta rumah warga pesisir tergenang.
                                        Laporan itu menyebutkan, permukaan laut akan meningkat 8-29 sentimeter dari saat ini pada 2030. Dampaknya bagi Indonesia, 2.000 pulau tenggelam, garis pantai mundur ke arah daratan ratusan meter, jutaan hektare tambak lenyap, dan air kian langka. Penduduk Jakarta dan kota-kota di pesisir akan kekurangan air bersih. Pada sejumlah daerah aliran sungai akan terjadi perbedaan tingkat air pasang dan surut yang kian tajam. Akibatnya, akan sering terjadi banjir, sekaligus kekeringan yang mencekik kehidupan. "Ancaman itu terlalu riskan diabaikan," kata Achim Steiner, Direktur Eksekutif UNEP.
                                        Laporan "menyeramkan" yang menggambarkan bumi di ambang kiamat semacam ini bukan hal baru. Tapi negara-negara industri nan kaya, terutama Amerika Serikat, tak acuh. Padahal merekalah penyumbang terbesar gas rumah kaca yang berdampak pada perubahan iklim. Mereka bisa mencapai kemakmuran seperti sekarang setelah mengkonsumsi energi secara boros dan berlebihan. Simak ketidakadilan itu: penduduk Amerika, Kanada, dan Eropa yang hanya 20,1 persen dari total warga dunia mengkonsumsi 59,1 persen energi dunia, sedangkan warga Afrika dan Amerika Latin yang 21,4 persen dari populasi dunia hanya mengkonsumsi 10,3 persen.
                                         
                                        Ketidakadilan iklim (unclimate justice)
                                        Secara umum 2,8 miliar orang hidup masih dibawah 2 dolar/hari, dan 1,2 miliar orang hidup masih kurang dari 1 dolar perhari sedangkan Pemerintah Uni Eropa telah memberikan subsidi bagi rakyatnya 2 dolar/hari (Bank Dunia,2000; FAO,1999). Jutaan rakyat tidak memiliki akses terhadap energi di Negara selatan, sedang rakyat di Negara utara melampaui batas penggunaan energi dan bergaya hidup yang boros dan dampaknya terlihat jelas yaitu terjadinya pengungsian, masalah kesehatan, bencana alam dll.
                                        Contoh ketimpangan lain adalah 20 % dari penduduk di dunia bertanggungjawab atas lebih dari 60% emisi saat ini (80% jika emisi masa lalu dihitung), Rata-rata emisi gas rumah kaca (GRK) orang Amerika Serikat (AS) adalah 4 atau 5 kali dari emisi rata-rata dunia (1 amerika = 9 china atau 18 India). Tetapi miliaran orang termiskin di Negara berkembang yang akan menghadapi dampak paling serius. Mereka yangg paling tidak bertanggung jawab atas perubahan iklim justru membayar paling tinggi. Hingga saat ini Sistem ekonomi di AS berjalan dengan landasan energi murah dari bahan bakar fosil dimana setiap orang AS menggunakan energi 8 kali lebih tinggi dari bahan  bakar fosil yang digunakan rata-rata penduduk negara berkembang. Penduduk AS hanya 4% dari penduduk dunia yg menyumbang emisi lebih besar daripada 136 negara berkembang digabung 24%. Bagi orang AS konsumsi lebih banyak produk dan jasa adalah ukuran penting bagi keberhasilan pribadi dan bangsa, bahkan ukuran dari kebebasan. Orang AS menggunakan pendapatan dan daya beli per kapita 8 kali lebih besar dan melepaskan proporsi CO2 lebih tinggi lagi dibandingkan orang ditempat lain
                                        Contoh ekstrem adalah Amerika. Satu dekade terakhir, konsumsi energi Amerika naik menjadi 2,7 juta barel per hari, lebih banyak daripada yang dikonsumsi India dan Pakistan sekaligus, yang keduanya berisi total empat kali lipat penduduk Amerika. Secara total, rata-rata orang Amerika mengkonsumsi lima kali lebih banyak energi daripada rata-rata warga dunia, 10 kali lebih banyak daripada rata-rata orang Cina, dan 20 kali lebih banyak daripada rata-rata orang India. Pada 1990, total emisi gas rumah kaca mencapai 13,7 Gt (gigaton), yang secara berturut-turut disumbang Amerika (36,1 persen), Rusia (17,4 persen), Jepang (8,5 persen), Jerman (7,4 persen), Inggris (4,2 persen), Kanada (3,3 persen), Italia (3,1 persen), Polandia (3 persen), Prancis (2,7 persen), dan Australia (2,1 persen).
                                         
                                         
                                        Konteks Indonesia
                                        Dari data Nasional Communication diketahui bahwa pada tahun 1994, konsumsi energi di Indonesia yang terdiri dari pemakaian di Rumah tangga dan bangunan komersial, industri , transportasi, dan pembangkit listrik menimbulkan emisi CO2 sekitar 170 juta ton. Polusi udara yang disumbangkan dari kendaraan bermotor di Indonesiapun mesti dilihat secara jelas produsennya karena produksi kendaraan bermotor seperti Honda dan Suzuki, dan lain-lain merupakan produk dari Jepang yang kedepan mulai dipikirkan alih teknologi disainnya yang lebih ramah terhadap lingkungan.
                                        Emisi dari konsumsi energi tersebut merupakan 25% dari emisi keseluruhan Indonesia pada tahun 1994 yang sebesar 748,6 juta ton sedangkan rata-rata emisi karbon perkapita dunia mencapai 1,3 ton per tahun.  Namun demikian,  jumlah emisi yang dihasilkan Indonesia tersebut masih sangat kecil bila dibandingkan negara maju. Data international energi administration menunjukkan bahwa pada tahun 1994, emisi dari CO2 dunia dari penggunaan energi (pembakaran bahan bakar fosil) adalah 21 milyar ton.
                                        Dengan demikian emisi CO2 yang dikonsumsi di Indonesia pada tahun 1994 hanya menyumbang sekitar 0,8% terhadap emisi dunia dari konsumsi energi. Sedangkan untuk kondisi hutan, penurunan penutupan lahan paling tinggi terjadi pada periode waktu 1997-2000 seluas 3,5 juta ha (kawasan hutan dan kawasan non hutan) pertahun dengan laju tertinggi dipulau Sumatera 1,15 juta ha, Kalimantan 1,12 juta ha/tahun dan Sulawesi 692 ribu ha/tahun, dan Papua 156 ribu ha pertahun. Sekitar 60% dari emisi rumah kaca berasal dari LULUCF (land use, land use change, forestry (Natcom,1999) . Sedangkan Emisi GRK perkapita 2,5 ton tanpa emisi dari kebakaran hutan. Emisi kebakaran dihitung 15 ton perkapita disisi lain ;20 juta rumah belum terjangkau pelayanan listrik (DJLPE,2007) .
                                         
                                         
                                        Terkait dengan ancaman dari perubahan iklim dimana Indonesia terdiri dari negara kepulauan, pesisir, memiliki resiko tinggi dan  ancaman bagi pulau-pulau kecil tenggelam, erosi,  dan wilayah kesatuan republik Indonesia akan berkurang, selain itu juga pengungsi internal meningkat, penyakit meningkat, banjir dan longsor, perubahan masa tanam, rawan pangan (kekeringan) dan raawan air dan pangan akibat badai tropis meningkat. Sedangkan jumlah penduduk miskin (penduduk yang berada dibawah Garis Kemiskinan) di Indonesia pada bulan Maret 2006 sebesar 39,05 juta (17,75 persen), persentase penduduk miskin antara daerah perkotaan dan perdesaan tidak banyak berubah. Pada bulan Maret 2006, sebagian besar (63,41 persen) penduduk miskin berada di daerah perdesaan. Tentunya angka kemiskinan dan penyakit akan meningkat dari tahun ketahun akibat dampak dari perubahan iklim dan ditambah dengan makin sempitnya akses masyarakat terhadap sumber daya alam.
                                         
                                         
                                        Tawaran PBB (UNFCC) lewat Perdagangan Karbon
                                        Di Kyoto, Jepang, pada 1997 dicapai konsensus guna mengurangi emisi negara-negara industri paling sedikit 5 persen dari tingkat emisi pada 1990 menjelang 2008-2012. namun belakangan Australia dan Amerika keluar dari negara-negara yang yang termasuk meratifikasi protokol Kyoto. Tapi negara-negara peratifikasi Protokol Kyoto mengembangkan perdagangan gas rumah kaca via clean development mechanism (CDM) atau mekanisme pembangunan bersih. CDM dirancang sebagai bentuk investasi berbasis pasar dengan sertifikat penurunan emisi (certified emission reduction/CER) sebagai komoditasnya. Negara industri bisa membeli sertifikat dari negara berkembang lewat proyek hijaunya.
                                        Sejak Protokol Kyoto berlaku pada 2005, Uni Eropa, Kanada, dan Jepang telah masuk "pasar buangan gas rumah kaca" menawarkan dana pembangunan proyek ramah lingkungan. Bank Dunia telah menghimpun US$ 800 juta Prototype Carbon Fund (PCF) untuk membiayai proyek ramah lingkungan di negara berkembang. India dan Cina menerima sekitar 40 persen dana PCF itu. Indonesia tergolong tertinggal. Padahal potensi karbon yang bisa dijual Indonesia cukup besar. Data Kantor Menteri Negara Lingkungan Hidup menyebutkan, hingga 2012 potensi karbon yang dapat dijual lewat CDM 24 juta ton per tahun dari sektor energi dan 23 juta ton per tahun dari sektor kehutanan.
                                        Menurut perhitungan terakhir, kerusakan hutan Indonesia pada 2000-2005 adalah 1,8-2 juta hektare per tahun. Berdasarkan data itu, potensi gas rumah kaca yang dilepaskan Indonesia setiap tahun 93,6-280,7 juta ton karbon. Jika pasar dapat membeli US$ 4 per metrik ton karbon dioksida, kerusakan hutan Indonesia yang dapat dihindarkan akan mendapat kompensasi senilai US$ 374 juta hingga US$ 1.123 miliar per tahun. Nilai tertinggi di pasar untuk menghargai karbon hampir US$ 20 per ton. Jadi deforestasi yang dihindarkan oleh Indonesia dapat memperoleh harga US$ 1.871-5.614 miliar per tahun dan income per kapita Indonesia naik rata-rata 0,14-2,08 persen (Mangunjaya, 2007).
                                         
                                        Pemerintah Indonesia saat ini juga tertarik dengan mekanisme CDM lewat penanaman pohon tersebut, di luar itu, masih terbuka peluang meraih pendapatan dari penurunan emisi lewat CDM sektor energi. Misalnya, dari budi daya 10 juta hektare jarak pagar diproyeksikan dana CDM US$ 800 juta per tahun. Dana yang diperoleh kian besar apabila kelapa sawit, tebu, singkong, dan tanaman lain penghasil bahan bakar nabati diusahakan dalam luasan signifikan.
                                        Konvensi tentang Kerangka-kerja Perubahan Iklim (UN-FCCC) tahun 1992 tidak menegosiasikan reduksi emisi gas rumah kaca sebagai hal utama' tetapi lebih sebagai 'bagian dari tawar menawar yang lebih luas antara negara-negara utara dan selatan, yang berkompetisi pada kepentingan atas energi dan kepemerintahan yang dihadapkan dengan masalah-masalah ekonomi yang bertumbuh, mengembangkan investasi di masa datang akan semakin penting tetapi menjadi lebih sulit.  (Sonja Boehmer-Christianse n, 1994).
                                         
                                        Ada dua jenis perdagangan karbon. Pertama adalah perdagangan emisi (emission trading). Yang kedua adalah perdagangan kredit berbasis proyek (trading in project based credit). Seringkali dua kategori tersebut disatukan menjadi sistem perdagangan hibrida. Namun dalam bentuknya ada 3 opsi yaitu mengurangi emisi, saling memperdagangkan hak emisi, atau membeli kredit di luar negeri.  Disisi lain lewat lembaga keuangan internasional memberikan bantuan untuk program CDM terutama negara berkembang untuk proyek-proyek penanaman pohon. Tentunya tidak menutup kemungkinan wilayah-wilayah yang telah di cap sebagi proyek CDM itu nantinya akan di perdagangkan di pasar saham internasional yang ditawarkan kepada perusahan-perusahaa n raksasa penyumbang emisi.
                                         
                                        Namun metode seperti di atas tidak disetujui oleh kelangan yang mendorong penegakan keadilan iklim global karena telah membuat masyarakat lokal terkena dampak dengan dilanggarnya hak-hak mereka untuk mendapatkan akses terhadap sumberdaya alam akibatnya mereka menjadi korban dari diterapkannya metode tersebut, hal ini bisa dibuktikan lewat contoh-contoh proyek di Uganda dan Ecuador yang telah menyingkirkan ribuan komunitas lokal dari hutan akibat privatisasi hutan oleh perusahaan-perusaha an Utara yang dibekingi oleh pemerintah Uganda dan Ecuador. Semua upaya ini berkaitan dengan pengambilalihan skala dunia dengan harga grosir (murah). Logika pengimbangan karbon ini (carbon-offset) menjamin Negara-negara Utara dapat terus mengemisi gas rumah kaca dalam jumlah yang tidak proporsional. Kultur korporasi ini memperbesar jurang ketidaksetaraan antara orang-orang kaya  dan orang-orang tidak punya di mana negara Selatan menjadi wilayah pembuangan karbon akibat konsumsi Utara yang berlebihan.
                                        Ancaman terhadap masyarakat asli dan petani amat buruk, penghancuran dan hilangnya akses terhadap hutan akan menghancurkan penghidupan mereka. Forum Internasional Masyarakat Asli yang Pertama (The First International Forum Of Indigenous Peoples on Climate Change) menyatakan “sinks (penyerapan) dalam mekanisme CDM akan mengandung strategi skala dunia dalam rangka pengambilalihan tanah-tanah kami.” (sumber: www.carbontradewatc h.org) Artinya lewat mekanisme carbon trading serta proyek CDM ini kembali tidak  menunjukkan ketidakadilan iklim bagi negara berkembang khususnya masyarakat yang masih dibawah garis kemiskinan, dan kembali negara selatan yang menanggung akibatnya.
                                         
                                         
                                         
                                        Mengapa kita butuh keadilan iklim (Climate justice)
                                         
                                        Perubahan iklim tidak mengenal batas negara namun distribusi dan dampaknya tidak seimbang dan adil, dimana sebagian besar rata-rata warga negara Amerika menghasilkan 6 ton karbon per tahun dan rata-rata seorang warga Eropa menghasilkan hampir 3 ton karbon pertahun, sedangkan di negara berkembang lainnya masih dalam kondisi miskin. Pada tahun-tahun terakhir, bencana iklim telah mengambil nyawa lebih dari 3 juta orang dunia, 800 juta korban dan kerusakan-kerusakan langsung yang melebihi 23 miliar dolar, dan dari semua kerusakan-kerusakan itu 90% terjadi di negara-negara berkembang. Setiap warga negara memilki hak atas kehidupan dan pembangunan.
                                         
                                        Sejauh ini kelompok capital  yang mengatur prilaku capital (orang kaya), kelompok kapital memikirkan tanggungjawab iklim dimasa depan lewat pertumbuhan ekonomi, pasar bebas,dll. Artinya kepentingan segelintir kelompok (capital) telah merugikan kelompok yang lebih besar (masyarakat golongan miskin).  Dalam konteks perubahan iklim, cara pandang kelompok capital ini melihat bahwa dengan meng-uangkan tanggungjawab kerusakan /pencemaran yang dilakukannya tersebut, sudah dianggap sebagai jawaban dari tanggungjawabnya terhadap proses pemanasan global yang kian hari kian bertambah.  Namun kenyataannya inilah bentuk pengingkaran dari keadilan iklim itu sendiri karenak telah menafikan banyak hal terutama terkait kesejahteraan rakyat dan keberlajutan lingkungan,
                                         
                                        Pembacaan emisi di negara berkembang (termasuk Indonesia) untuk hidup dan pembangunan sedangkan emisi di negara maju merupakan gaya hidup boros dan penguasaan atas sumberdaya alam. kerugian pertanian, perikanan, kerusakan infrastruktur telah meningkatkan biaya pembangunan dan mengancam kehidupan masyarakat lokal. Sedangkan tujuan dari program MDG’s terancam gagal hal ini terkait karena dampaknya akan  memperburuk kemiskinan, ketidakadilan akses pada sumberdaya, dampak globalisasi ekonomi, konflik dan kerusakan lingkungan
                                         
                                        ketidakadilan iklim terjadi karena negara dan masyarakat sebagai penyumbang terkecil pada perubahan iklim, akan menghadapi dampak dan resiko terbesar dari perubahan iklim tersebut, yang pada kenyataanya juga paling tidak siap dan tidak mampu beradaptasi terhadap dampak tersebut. Sedangkan Negara dan masyarakat penyebab terbesar perubahan iklim justru paling siap menghadapi resiko dan sulit mengubah gaya hidup dan berupaya untuk berbagi sumberdaya dengan negara dan masyarakat penyumbang terkecil.
                                         
                                        Perubahan iklim merupakan hasil persamaan yang kompleks dari gagalnya model pembangunan skala global. karena itu setiap upaya untuk menghindari pemanasan global dan perubahan iklim serta upaya-upaya beradaptasi pada kondisi atmosferik yang berubah juga tidak sederhana. Melihat kembali persoalan hubungan antar bangsa, negara, dan individu yang terjadi selama berabad-abad dan tidak kunjung berubah, tidaklah layak menafikan kondisi ketidak adilan yang masih terus menerus terjadi.
                                        Tidak bisa dipungkiri, meski dalam kondisi krisis iklim, banyak pihak terutama mereka yang menikmati pertumbuhan dan gaya hidup dari ekstraksi atas sumber daya dan kemanusiaan tidak bersedia bahkan menurunkan batas keuntungannya. Hampir setiap upaya mengatasi perubahan iklim yang berada di dalam kerangka Protokol Kyoto maupun inisiatif di luar Protokol Kyoto tidak secara signifikan mengatasi penyebab utama meningkatnya gas rumah kaca di atmosfer. Dua agenda pokok yang selalu dibicarakan adalah upaya-upaya penyelesaian lewat teknologi dan pengaturan kembali lahan-lahan (terutama wilayah hutan) agar terus dapat menjaga stabilitas atmosfer pada tingkat yang tidak membahayakan bagi kehidupan manusia.
                                         
                                        Menjadi penting menempatkan prinsip-prinsip dan kriteria utama dalam setiap perubahan iklim agar penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak asasi manusia tetap terjaga dan terpelihara. Kemudian yang tak kalah penting adalah upaya mengatasi perubahan iklim harus dijadikan upaya menggeser paradigma pembangunan yang berlaku saat ini ke arah yang lebih adil, manusiawi, dan menyelematkan manusia pada generasi ini dan generasi mendatang.
                                         
                                         
                                        Upaya mendorong keadilan Iklim (climate justice)
                                         
                                        Keadilan iklim merupakan  hak untuk mendapatkan keadilan antar generasi atas prinsip-prinsip keselamatan rakyat, pemulihan keberlanjutan layanan alam, dan perlindungan produktifitas rakyat dimana  semua generasi baik sekarang maupun mendatang berhak terselamatkan akibat dampak perubahan iklim dan mampu beradaptasi terhadap perubahan iklim secara berkeadilan. adapun secara rinci antara lain :
                                         
                                        Prinsip-prinsip Keselamatan Rakyat
                                         
                                        Seluruh upaya mengatasi perubahan iklim harus menjamin keselamatan manusia untuk hidup secara layak tanpa menafikan hak asasi manusia yang melekat dalam individu dan dijamin dalam deklarasi universal hak asasi manusia.
                                        Hak warga atas pembangunan, kehidupan yang layak, lingkungan yang sehat tidak bisa dinafikan atas nama penyelamatan lingkungan global.  
                                        Penghormatan terhadap hak-hak warga lokal, minoritas, untuk menentukan nasib sendiri. 
                                        Proses belajar kolektif oleh warga, pengurus negara, maupun entitas lain dalam upaya perbaikan lingkungan demi mengatasi dan menghadapi perubahan iklim tidak boleh dibatasi oleh siklus tahun anggaran yang berorientasi pada target-target belanja (spending target) anggaran.
                                        Ukuran pokok dalam setiap proses belajar memperbaiki lingkungan harus berorientasi pada penurunan krisis yang menjadi pendorong perubahan iklim, dampak perubahan iklim, maupun pengurangan kerentanan sosio-ekologik warga dengan sepenuhnya menghormati, melindungi, dan memenuhi hak asasi warga.  
                                        Prinsip-prinsip Pemulihan Keberlanjutan Layanan Alam
                                        Penurunan emisi yang lebih besar di negara-negara utara. 
                                        Keadilan  derajat pembangunan antar bangsa dan individu termasuk penggunaan energi adalah kunci utama.
                                        upaya pencegahan perombakan kemampuan lingkungan (fragmentasi, penyusutan, hilang) dalam melayani kehidupan  harus dicegah.   
                                        pencegahan deforestrasi dan pemulihan fungsi ekosistem hutan diprioritaskan bagi keberlanjutan pelayanan ekologik setempat sesuai dengan fungsi/karakter ekosistem alaminya.  
                                        upaya pencegahan deforestrasi dan pemulihan fungsi ekosistem hutan yang telah rusak seiring dengan upaya menjawab faktor-fakor pendorong terjadinya alih fungsi lahan secara besar-besaran.  
                                        pencegahan emisi dari penggunaan lahan seperti pencegahan deforestrasi, dan penghutanan kembali, tidak dibenarkan untuk off-set.  
                                        pemenuhan hak warga setempat.  
                                        Prinsip-prinsip perlindungan Produktifitas Rakyat
                                        peningkatan kemampuan warga untuk menjamin keselamatan, produktifitas dalam memenuhi kebutuhan dasar minimum, dan memelihara jasa layanan alam adalah mutlak.  
                                        Sektor energi harus dikembalikan sebagai derivatif dari sektor kehidupan lainnya.   
                                        Penurunan emisi harus dilakukan dengan mengubah penggunaan ruang.  
                                        Kesimpulan
                                        Secara umum permasalahan pemanasan global dikarenakan Boros energi, industri kotor, penggundulan hutan, gaya hidup, serta tidak adanya berbagi teknologi bersih dan effisien ke negara berkembang.
                                         
                                        Solusi perubahan iklim saat ini sama dengan fundamentalisme pasar dimana emisi karbon diperjualbelikan dipasar internasional, artinya sama saja dengan memberikan hak untuk mencemari lingkungan dilegalkan. Negara maju memikul tanggungjawab terbesar, harus menurunkan penggunaan energi, mengubah gaya hidup, tidak sekedar mengalihkan perdagangan dan Negara maju harus membayar atas dampak yang timbul akibat emisi di masa lalu dan masa datang kepada Negara berkembang.
                                         
                                        Ketidakadilan iklim bisa diakhiri dengan azas tanggung jawab atas kelakuan dimasa lalu negara maju harus menyediakan dana baru untuk negera dan masyarakat yang paling miskin dan rentan yang justru paling tidak bertanggungjawab atas krisis ini. Negara maju harus membantu negara berkembang mengadakan transisisi kearah pembangunan yang lebih berkeadilan, berkelanjutan dengan energi rendah carbón. Perlunya memperkuat hak rakyat untuk mendapatkan keadilan antar generasi atas prinsip-prinsip keselamatan rakyat, pemulihan keberlanjutan layanan alam, dan perlindungan produktifitas rakyat baik generasi sekarang maupun akan datang.
                                         
                                         

                                        Last update : 31-10-2007 10:47


                                        Peace Generation is da Best
                                        Vokoke Perkapers will alwyyzz be blessed lah
                                        Joy oh joy
                                        Of the life adventure I'll find in the next bend of being
                                        Since knowledge omnivora have I decided to be  
                                         
                                        "Aerodynamically a bee can't fly .
                                        But since a bee don't know the law of aerodynamics , a bee fly."
                                        Mary Kay Ash
                                        Don't know who she is but worthy word she does has.

                                        Be a better sports nut! Let your teams follow you with Yahoo Mobile. Try it now.


                                        Be a better sports nut! Let your teams follow you with Yahoo Mobile. Try it now.


                                        Get easy, one-click access to your favorites. Make Yahoo! your homepage.


                                        Be a better pen pal. Text or chat with friends inside Yahoo! Mail. See how.

                                      • kiki kiki
                                        Congratulations juga Hani!!! hebat deh kamu, aku jadi ikut senang....mmuah. Seperti Mayang, aku juga pengen tau ni...judule opo? how can i get it? di amazon
                                        Message 19 of 25 , Nov 19, 2007
                                          Congratulations juga Hani!!! hebat deh kamu, aku jadi ikut senang....mmuah.
                                          Seperti Mayang, aku juga pengen tau ni...judule opo?
                                          how can i get it?
                                          di amazon dot com ada gak ya?





                                          ----- Original Message -----
                                          From: "mayang diantami"
                                          To: PeaceGeneration@yahoogroups.com
                                          Subject: [PeaceGeneration] Selamat Hani....judulnya apa ya?
                                          Date: Mon, 12 Nov 2007 19:09:12 -0800 (PST)

                                          Wah...lama tak dengar kabarnya...ternyata Hani menelurkan sebuah buku!
                                          Hebat tenan Puan yang satu ini (mata berbinar-binar)
                                          Selamat ya Hani...kami turut bangga !!!
                                          (walau dalam hati juga malu...sekarang udah 2 temanku yang nulis buku, aku kapan ya...hiks... )
                                           
                                          anyway...dari berbagai postingan email yang masuk, kok ngga ada yang nyebutin judul bukunya ya?
                                          kepiye nek arep tuku yen ora ngerti judule?
                                          anybody can help???


                                          reza hakim <tj_reza@yahoo. com> wrote:
                                          iya aku setuju tuh sama mas sigit, mestinya ada eksemplar gratis yang dikirimi. Lagian nih kalo kata orang, demi mencapai target penjualan salah satu strateginya yah ada yang dibagi gratis (semacam trigger lah). Nah nanti orang-orang yg dapet gratis in i akan merekomendasikan atau mengajak orang lain untuk membeli. Apalagi orang indonesia tuh masih suka banget ama yang namanya word of mouth. bukan begitu mas sigit? hehehe.....
                                           
                                          Tapi ada juga sih alasan kedua, dan aku yakin hani lebih paham tentang ini, yaitu masak pengetahuan menjadi komoditi sih. haahahahahaa. .....
                                           
                                          salam buat semua yah.. dan juga sukses buat hani. semoga terbit buku -buku yang lain. oh ya, gak nyoba buat buku komik, han? banyak loh yang suka.
                                           
                                          cheers,
                                          reza

                                          biasane kan ada beberapa eksemplar gratis...hheehe. ya
                                          kalau tidak sampai di palu..mbok yo dikirimi...
                                          --- hani raihana <raihanahani@ yahoo.com> wrote:

                                          > hehehe...
                                          > itu belom launching kok , tapi sudah terbit.
                                          > distribusinya belom tau hehe..
                                          > baca ya....
                                          > muahmuah
                                          >
                                          > sigit andhirahman <emsigitar@yahoo. com> wrote:
                                          > alhamdulillah,
                                          > semga menjadi berkah bagi hani dan juga orang
                                          > lain...
                                          > hebat...kitorang ikut bangga, meski belum lihat buku
                                          > kumiu (kamu) ,Hani.
                                          > semoga sampai juga distribusinya di palu.
                                          >
                                          > salam
                                          >
                                          > --- jenang gulo <jenangguloku@ yahoo.com> wrote:
                                          >
                                          > > Proud of U my sister...
                                          > > -peace-
                                          > >
                                          > > anti refree <nogoodrefree@ yahoo.com> wrote:
                                          > > Selamat Mba Hani berhasil menelurkan
                                          > > buku
                                          > > judulnya apa ya?
                                          > >
                                          > > riza hanafi <amrie_saja@yahoo. com> wrote:
                                          > > Membaca tulisan di kompas tentang bukunya
                                          > > Hani, luar biasa. Bravo Hani!
                                          > >
                                          > > Melihat foto koko di sampul bukunya Hani...mending
                                          > > urungkan niatmu menjadi model kawanku. Kau ,
                                          > seperti
                                          > > aku, bergelambir di mana-mana. Btw thx koko atas
                                          > > bantuannya, meski kau menyamar jadi Bunga Citra
                                          > > LEstari.
                                          > >
                                          > >
                                          > > salam
                                          > >
                                          > > riza
                                          > > ____________ _________ _________ _________ _________ __
                                          > > Do You Yahoo!?
                                          > > Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam
                                          > > protection around
                                          > > http://mail. yahoo.com
                                          > >
                                          > >
                                          > >
                                          > > ____________ _________ _________ _________ _________ __
                                          > > Do You Yahoo!?
                                          > > Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam
                                          > > protection around
                                          > > http://mail. yahoo.com
                                          > >
                                          > >
                                          > >
                                          > > ____________ _________ _________ _________ _________ __
                                          > > Do You Yahoo!?
                                          > > Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam
                                          > > protection around
                                          > > http://mail. yahoo.com
                                          >
                                          > ____________ _________ _________ _________ _________ __
                                          > Do You Yahoo!?
                                          > Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam
                                          > protection around
                                          > h ttp://mail. yahoo.com
                                          >
                                          >
                                          >
                                          >
                                          > ____________ _________ _________ _________ _________ __
                                          > Do You Yahoo!?
                                          > Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam
                                          > protection around
                                          > http://mail. yahoo.com

                                          ____________ _________ _________ _________ _________ __
                                          Do You Yahoo!?
                                          Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
                                          http://mail. yahoo.com

                                          ____________ _________ _________ _________ _________ __
                                          Do You Yahoo!?
                                          Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
                                          http://mail. yahoo.com


                                          Never miss a thing. Make Yahoo your homepage.


                                          --
                                          Over 2 Million Holiday Gift Ideas - Take a Look!
                                          mail.com Shopping
                                        • Uke Antariksaningrum
                                          thanks banget buat infonya mbak...tapi syarat yang pertama aja aku dah gak lolos...heeee... klo ada lagi kasih tau yaaa.....klo gak salah ajeng berencana ke
                                          Message 20 of 25 , Nov 22, 2007
                                            thanks banget buat infonya mbak...tapi syarat yang pertama aja aku dah gak lolos...heeee...
                                            klo ada lagi kasih tau yaaa.....klo gak salah ajeng berencana ke UN.. (maap jeng, aku beberin...dikit..heee...)

                                            o ya, buat mbak2 n mas2 yang dah lama banget gak ktemu....ada referensi tempat menarik yang ada unsur multikulturnya gak? misal Pe-cina-n or Pe-sunda-n or Pe-sumatra-n etc di Jogja gak?
                                            Buat acara pisgen selanjutnya....
                                            Nuwun sebelumnya.....

                                            Salam Peace!
                                            [uke]

                                            lebah buayawati <aishaza_is_cool@...> wrote:
                                            DevJobsIndo@ yahoogroups. com
                                            From: "silvia adhi" <silviaadhi@gmail. com>  Add to Address Book  Add Mobile Alert
                                            Yahoo! DomainKeys has confirmed that this message was sent by yahoogroups. com. Learn more
                                            Date: Tue, 13 Nov 2007 10:16:13 +0700
                                            Subject: [DevJobsIndo] UN FAO Yogyakarta Job Vacancies
                                                Dear Moderator, titip infokan untuk rekan-rekan berkompeten,
                                            terima kasih
                                            --
                                            Silvia Kusuma Adhi (vivi)
                                            Admin and Finance Assistant
                                            UN FAO Yogyakarta
                                            Dinas Pertanian Yogyakarta
                                            Gedung B Sub dinas Peternakan Lt 2
                                            Jl. Gondosuli No. 6
                                            Office phone: (0274) 586 511
                                            *UN FAO Yogyakarta Job Vacancy*
                                            FAO-Indonesia supports the earthquake affected family in Yogyakarta and
                                            Central Java Province through the livelihood project of the
                                            agriculture- based home industry.
                                            FAO is seeking four young *National Program Officers for FOOD PROCESSING,
                                            PROCUREMENT ON FOOD PROCESSING TOOLS AND EQUIPMENTS, MARKETING AND BUSINESS
                                            DEVELOPMENT and TRAINING* as contract staff.
                                            * The candidate should have qualifications as follow:*
                                            - Have University Degree with relevant discipline related to the
                                            respective position, with minimum four years experience
                                            - Good command in English
                                            - Computer literate
                                            - Familiarity with UN work, procedures in rehabilitation assistance
                                            and working with grass root communication and related government
                                            institutions is an asset
                                            - Experience in dealing with community development program; and in
                                            working with local government and non government organizations would be
                                            essential skills.
                                            - Good ability work as a team
                                            *Application: *
                                            Interested candidates should submit an electronic application letter
                                            together with a comprehensive CV, a recent photograph, copies and references
                                            to
                                            *Administrative Officer of UN-FAO Yogyakarta base Office in
                                            silviaadhi@gmail. com*
                                            Closing date is 2 weeks after this advertisement date
                                            Contract Duration: 5 months from January/February 2008
                                            Duty Station: Yogyakarta with travel to other project sub-districts
                                            Salary is depend on the experiences and negotiable
                                            TUHAN : BUZZ!!
                                            TUHAN : kamu memanggilKu?
                                            AKU : memanggilmu? Tidak..ini siapa ya?
                                            TUHAN : ini TUHAN. Aku mendengar doamu, jadi Aku ingin berbincang2 dengan mu.
                                            AKU : ya, aku memang sering berdoa, hanya agar aku merasa lebih baik. tapi sekarang aku sibuk.
                                            TUHAN : sedang sibuk apa? semut juga sibuk.
                                            AKU : gak tau ya. yang pasti aku tidak punya waktu luang sedikit pun. hidup jadi seperti terburu2. setiap waktu telah menjadi waktu sibuk.
                                            TUHAN : benar sekali. aktifitas memberimu kesibukan tapi produktifitas memberimu hasil. aktifitas memakan waktu, produktifitas membebaskan waktu.
                                            AKU : aku mengerti itu, tapi aku tetap tidak dapat menghindarinya. sebenernya aku tidak mengharapkan Tuhan mengajakku chatting begini.
                                            TUHAN : aku ingin memecahkan masalahmu dengan waktu, dengan memberimu beberapa
                                            petunjuk. Di era internet ini, Aku ingin menggunakan media yang lebih nyaman untukmu daripada lewat mimpi.
                                            AKU : OK. sekarang britau aku mengapa hidup jadi begitu rumit??
                                            TUHAN : berhentilah menganalisa hidup, jalani saja. analisalah yang membuatnya jadi rumit.
                                            AKU : Tapi mengapa kami tidak pernah senang?
                                            TUHAN : Hari ini adalah hari esok yang kamu khawatirkan kemarin. kamu merasa khawatir karen akamu menganalisa. merasa khawatir menjadi kebiasaanmu, karena itulah kamu tidak pernah merasa senang.
                                            AKU : Tapi bagaimana mungkin kita tidak khawatir jika ada begitu banyak ketidakpastian? ??
                                            TUHAN : ketidakpastian itu tidak bisadihindari, tapi kekhawatiran adalah sebuah pilihan.
                                            AKU : tapi begitu banyak rasa sakit karena ketidakpastian!
                                            TUHAN : rasa sakit itu tidak bisa dihindari, tapi penderitaan adalah sebuah pilihan.
                                            AKU : jika penderitaan itu pilihan,mengapa orang baik selalu menderita??
                                            TUHAN : intan tidak dapat diasah tanpa gesekan, emas tidak dapat dimurnikan tanpa api,dengan pengalaman dan penderitaan hidup orang baik menjadi lebih baik bukan sebaliknya.
                                            AKU : maksudnya pengalaman pahit itu berguna?
                                            TUHAN : ya. dari segala sisi pengalaman adalah guru yang keras. pengalaman memberi ujian dulu baru pemahamannya.
                                            AKU : tapi mengapa kami harus melalui semua ujian? mengapa kami tidak dapat bebas dari masalah??
                                            TUHAN : masalah adalah rintangan yang ditujukan untuk meningkatkan kekuatan mental,kekuatan dari dalam diri bisa keluar dari perjuangan dan rintangan bukan dari berleha2.
                                            AKU : sejujurnya di tengah segala persoalan ini kami tidak tau harus kemana melangkah...
                                            TUHAN : jika kamu melihat keluar maka kamu tidak akan tahu kemana harus melangkah. lihatlah ke dalam maka kamu terjaga. melihat keluar,kamu bermimpi. mata memberimu penglihatan, hati memberimu arah.
                                            AKU : kadangkala ketidakberhasilan membuat aku menderita, apa yang dapat aku lakukan?
                                            TUHAN : keberhasilan adalah ukuran yang dibuat orang lain. kepuasan adalah ukuran yang dibuat oleh dirimu sendiri. mengetahui tujuan perjalanan terasa lebih memuaskan daripada mengetahui bahwa kamu sedang berjalan. bekerjalah dengan kompas biarkan org lain berkejaran dengan waktu.
                                            AKU : bagaimana bisa tetap termotivasi di saat sulit?
                                            TUHAN : selalulah melihat sudah berapa jauh kamu berjalan daripada masih berapa jauh kamu harus berjalan.selalu hitung yang harus kamu syukuri jangan hitung yang tidak kamu peroleh.
                                            AKU : apa yang menarik dari manusia??
                                            TUHAN : jika menderita selalu bertanya:"Mengapa hrs aku??" jika mereka bahagia tidak ada yang pernah bertanya:"Mengapa hrs aku??"
                                            AKU : kadang aku bertanya, siapa dan mengapa aku disini??
                                            TUHAN : jangan mencari siapa kamu, tapi tentukanlah ingin jadi apa km? Berhentilah mencari tau:"Mengapa aq disini?". Ciptakan tujuan itu. hidup bukanlah proses pencarian, tapi sebuah proses penciptaan.
                                            AKU : bagaimana aku bisa mendapat yang terbaik dalam hidup ini?
                                            TUHAN : hadapilah masa lalu tanpa penyesalan, peganglah saat ini dgn keyakinan, siapkan masa depan tanpa rasa takut.
                                            AKU : seringkali aku merasa doaku tak terjawab..
                                            TUHAN : tidak ada doa yang tidak terjawab, seringkali jawabannya adalah TIDAK!
                                            AKU : terima kasih Tuhan buat chatting yang indah ini.
                                            TUHAN : OK, teguhkan iman dan buanglah rasa takut. Hidup adalah misteri untuk dipecahkan bukan masalah untuk diselesaikan. Percayalah padaKU. Hidup itu indah jika kamu tau cara untuk hidup ^^


                                            Peace Generation is da Best
                                            Vokoke Perkapers will alwyyzz be blessed lah
                                            Joy oh joy
                                            Of the life adventure I'll find in the next bend of being
                                            Since knowledge omnivora have I decided to be  
                                             
                                            "Aerodynamically a bee can't fly .
                                            But since a bee don't know the law of aerodynamics , a bee fly."
                                            Mary Kay Ash
                                            Don't know who she is but worthy word she does has.

                                            Never miss a thing. Make Yahoo your homepage.


                                            Never miss a thing. Make Yahoo your homepage.

                                          • Uke Antariksaningrum
                                            thanks banget buat infonya mbak...tapi syarat yang pertama aja aku dah gak lolos...heeee... klo ada lagi kasih tau yaaa.....klo gak salah ajeng berencana ke
                                            Message 21 of 25 , Nov 22, 2007
                                              thanks banget buat infonya mbak...tapi syarat yang pertama aja aku dah gak lolos...heeee...
                                              klo ada lagi kasih tau yaaa.....klo gak salah ajeng berencana ke UN.. (maap jeng, aku beberin...dikit..heee...)

                                              o ya, buat mbak2 n mas2 yang dah lama banget gak ktemu....ada referensi tempat menarik yang ada unsur multikulturnya gak? misal Pe-cina-n or Pe-sunda-n or Pe-sumatra-n etc di Jogja gak?
                                              Buat acara pisgen selanjutnya....
                                              Nuwun sebelumnya.....

                                              Salam Peace!
                                              [uke]

                                              lebah buayawati <aishaza_is_cool@...> wrote:
                                              DevJobsIndo@ yahoogroups. com
                                              From: "silvia adhi" <silviaadhi@gmail. com>  Add to Address Book  Add Mobile Alert
                                              Yahoo! DomainKeys has confirmed that this message was sent by yahoogroups. com. Learn more
                                              Date: Tue, 13 Nov 2007 10:16:13 +0700
                                              Subject: [DevJobsIndo] UN FAO Yogyakarta Job Vacancies
                                                  Dear Moderator, titip infokan untuk rekan-rekan berkompeten,
                                              terima kasih
                                              --
                                              Silvia Kusuma Adhi (vivi)
                                              Admin and Finance Assistant
                                              UN FAO Yogyakarta
                                              Dinas Pertanian Yogyakarta
                                              Gedung B Sub dinas Peternakan Lt 2
                                              Jl. Gondosuli No. 6
                                              Office phone: (0274) 586 511
                                              *UN FAO Yogyakarta Job Vacancy*
                                              FAO-Indonesia supports the earthquake affected family in Yogyakarta and
                                              Central Java Province through the livelihood project of the
                                              agriculture- based home industry.
                                              FAO is seeking four young *National Program Officers for FOOD PROCESSING,
                                              PROCUREMENT ON FOOD PROCESSING TOOLS AND EQUIPMENTS, MARKETING AND BUSINESS
                                              DEVELOPMENT and TRAINING* as contract staff.
                                              * The candidate should have qualifications as follow:*
                                              - Have University Degree with relevant discipline related to the
                                              respective position, with minimum four years experience
                                              - Good command in English
                                              - Computer literate
                                              - Familiarity with UN work, procedures in rehabilitation assistance
                                              and working with grass root communication and related government
                                              institutions is an asset
                                              - Experience in dealing with community development program; and in
                                              working with local government and non government organizations would be
                                              essential skills.
                                              - Good ability work as a team
                                              *Application: *
                                              Interested candidates should submit an electronic application letter
                                              together with a comprehensive CV, a recent photograph, copies and references
                                              to
                                              *Administrative Officer of UN-FAO Yogyakarta base Office in
                                              silviaadhi@gmail. com*
                                              Closing date is 2 weeks after this advertisement date
                                              Contract Duration: 5 months from January/February 2008
                                              Duty Station: Yogyakarta with travel to other project sub-districts
                                              Salary is depend on the experiences and negotiable
                                              TUHAN : BUZZ!!
                                              TUHAN : kamu memanggilKu?
                                              AKU : memanggilmu? Tidak..ini siapa ya?
                                              TUHAN : ini TUHAN. Aku mendengar doamu, jadi Aku ingin berbincang2 dengan mu.
                                              AKU : ya, aku memang sering berdoa, hanya agar aku merasa lebih baik. tapi sekarang aku sibuk.
                                              TUHAN : sedang sibuk apa? semut juga sibuk.
                                              AKU : gak tau ya. yang pasti aku tidak punya waktu luang sedikit pun. hidup jadi seperti terburu2. setiap waktu telah menjadi waktu sibuk.
                                              TUHAN : benar sekali. aktifitas memberimu kesibukan tapi produktifitas memberimu hasil. aktifitas memakan waktu, produktifitas membebaskan waktu.
                                              AKU : aku mengerti itu, tapi aku tetap tidak dapat menghindarinya. sebenernya aku tidak mengharapkan Tuhan mengajakku chatting begini.
                                              TUHAN : aku ingin memecahkan masalahmu dengan waktu, dengan memberimu beberapa
                                              petunjuk. Di era internet ini, Aku ingin menggunakan media yang lebih nyaman untukmu daripada lewat mimpi.
                                              AKU : OK. sekarang britau aku mengapa hidup jadi begitu rumit??
                                              TUHAN : berhentilah menganalisa hidup, jalani saja. analisalah yang membuatnya jadi rumit.
                                              AKU : Tapi mengapa kami tidak pernah senang?
                                              TUHAN : Hari ini adalah hari esok yang kamu khawatirkan kemarin. kamu merasa khawatir karen akamu menganalisa. merasa khawatir menjadi kebiasaanmu, karena itulah kamu tidak pernah merasa senang.
                                              AKU : Tapi bagaimana mungkin kita tidak khawatir jika ada begitu banyak ketidakpastian? ??
                                              TUHAN : ketidakpastian itu tidak bisadihindari, tapi kekhawatiran adalah sebuah pilihan.
                                              AKU : tapi begitu banyak rasa sakit karena ketidakpastian!
                                              TUHAN : rasa sakit itu tidak bisa dihindari, tapi penderitaan adalah sebuah pilihan.
                                              AKU : jika penderitaan itu pilihan,mengapa orang baik selalu menderita??
                                              TUHAN : intan tidak dapat diasah tanpa gesekan, emas tidak dapat dimurnikan tanpa api,dengan pengalaman dan penderitaan hidup orang baik menjadi lebih baik bukan sebaliknya.
                                              AKU : maksudnya pengalaman pahit itu berguna?
                                              TUHAN : ya. dari segala sisi pengalaman adalah guru yang keras. pengalaman memberi ujian dulu baru pemahamannya.
                                              AKU : tapi mengapa kami harus melalui semua ujian? mengapa kami tidak dapat bebas dari masalah??
                                              TUHAN : masalah adalah rintangan yang ditujukan untuk meningkatkan kekuatan mental,kekuatan dari dalam diri bisa keluar dari perjuangan dan rintangan bukan dari berleha2.
                                              AKU : sejujurnya di tengah segala persoalan ini kami tidak tau harus kemana melangkah...
                                              TUHAN : jika kamu melihat keluar maka kamu tidak akan tahu kemana harus melangkah. lihatlah ke dalam maka kamu terjaga. melihat keluar,kamu bermimpi. mata memberimu penglihatan, hati memberimu arah.
                                              AKU : kadangkala ketidakberhasilan membuat aku menderita, apa yang dapat aku lakukan?
                                              TUHAN : keberhasilan adalah ukuran yang dibuat orang lain. kepuasan adalah ukuran yang dibuat oleh dirimu sendiri. mengetahui tujuan perjalanan terasa lebih memuaskan daripada mengetahui bahwa kamu sedang berjalan. bekerjalah dengan kompas biarkan org lain berkejaran dengan waktu.
                                              AKU : bagaimana bisa tetap termotivasi di saat sulit?
                                              TUHAN : selalulah melihat sudah berapa jauh kamu berjalan daripada masih berapa jauh kamu harus berjalan.selalu hitung yang harus kamu syukuri jangan hitung yang tidak kamu peroleh.
                                              AKU : apa yang menarik dari manusia??
                                              TUHAN : jika menderita selalu bertanya:"Mengapa hrs aku??" jika mereka bahagia tidak ada yang pernah bertanya:"Mengapa hrs aku??"
                                              AKU : kadang aku bertanya, siapa dan mengapa aku disini??
                                              TUHAN : jangan mencari siapa kamu, tapi tentukanlah ingin jadi apa km? Berhentilah mencari tau:"Mengapa aq disini?". Ciptakan tujuan itu. hidup bukanlah proses pencarian, tapi sebuah proses penciptaan.
                                              AKU : bagaimana aku bisa mendapat yang terbaik dalam hidup ini?
                                              TUHAN : hadapilah masa lalu tanpa penyesalan, peganglah saat ini dgn keyakinan, siapkan masa depan tanpa rasa takut.
                                              AKU : seringkali aku merasa doaku tak terjawab..
                                              TUHAN : tidak ada doa yang tidak terjawab, seringkali jawabannya adalah TIDAK!
                                              AKU : terima kasih Tuhan buat chatting yang indah ini.
                                              TUHAN : OK, teguhkan iman dan buanglah rasa takut. Hidup adalah misteri untuk dipecahkan bukan masalah untuk diselesaikan. Percayalah padaKU. Hidup itu indah jika kamu tau cara untuk hidup ^^


                                              Peace Generation is da Best
                                              Vokoke Perkapers will alwyyzz be blessed lah
                                              Joy oh joy
                                              Of the life adventure I'll find in the next bend of being
                                              Since knowledge omnivora have I decided to be  
                                               
                                              "Aerodynamically a bee can't fly .
                                              But since a bee don't know the law of aerodynamics , a bee fly."
                                              Mary Kay Ash
                                              Don't know who she is but worthy word she does has.

                                              Never miss a thing. Make Yahoo your homepage.


                                              Never miss a thing. Make Yahoo your homepage.

                                            • anti refree
                                              hehe jadi ketahuan, tapi memang pengen sih, kalo ada lowongan lagi tolong kasih tahu ya mba terima kasih -ajeng- Uke Antariksaningrum
                                              Message 22 of 25 , Nov 24, 2007
                                                hehe jadi ketahuan, tapi memang pengen sih, kalo ada lowongan lagi tolong kasih tahu ya mba
                                                terima kasih
                                                -ajeng-

                                                Uke Antariksaningrum <ucrit_maniez@...> wrote:
                                                thanks banget buat infonya mbak...tapi syarat yang pertama aja aku dah gak lolos...heeee. ..
                                                klo ada lagi kasih tau yaaa.....klo gak salah ajeng berencana ke UN.. (maap jeng, aku beberin...dikit. .heee...)

                                                o ya, buat mbak2 n mas2 yang dah lama banget gak ktemu....ada referensi tempat menarik yang ada unsur multikulturnya gak? misal Pe-cina-n or Pe-sunda-n or Pe-sumatra-n etc di Jogja gak?
                                                Buat acara pisgen selanjutnya. ...
                                                Nuwun sebelumnya.. ...

                                                Salam Peace!
                                                [uke]

                                                lebah buayawati <aishaza_is_cool@ yahoo.com> wrote:
                                                DevJobsIndo@ yahoogroups. com
                                                From: "silvia adhi" <silviaadhi@gmail. com>  Add to Address Book  Add Mobile Alert
                                                Yahoo! DomainKeys has confirmed that this message was sent by yahoogroups. com. Learn more
                                                Date: Tue, 13 Nov 2007 10:16:13 +0700
                                                Subject: [DevJobsIndo] UN FAO Yogyakarta Job Vacancies
                                                    Dear Moderator, titip infokan untuk rekan-rekan berkompeten,
                                                terima kasih
                                                --
                                                Silvia Kusuma Adhi (vivi)
                                                Admin and Finance Assistant
                                                UN FAO Yogyakarta
                                                Dinas Pertanian Yogyakarta
                                                Gedung B Sub dinas Peternakan Lt 2
                                                Jl. Gondosuli No. 6
                                                Office phone: (0274) 586 511
                                                *UN FAO Yogyakarta Job Vacancy*
                                                FAO-Indonesia supports the earthquake affected family in Yogyakarta and
                                                Central Java Province through the livelihood project of the
                                                agriculture- based home industry.
                                                FAO is seeking four young *National Program Officers for FOOD PROCESSING,
                                                PROCUREMENT ON FOOD PROCESSING TOOLS AND EQUIPMENTS, MARKETING AND BUSINESS
                                                DEVELOPMENT and TRAINING* as contract staff.
                                                * The candidate should have qualifications as follow:*
                                                - Have University Degree with relevant discipline related to the
                                                respective position, with minimum four years experience
                                                - Good command in English
                                                - Computer literate
                                                - Familiarity with UN work, procedures in rehabilitation assistance
                                                and working with grass root communication and related government
                                                institutions is an asset
                                                - Experience in dealing with community development program; and in
                                                working with local government and non government organizations would be
                                                essential skills.
                                                - Good ability work as a team
                                                *Application: *
                                                Interested candidates should submit an electronic application letter
                                                together with a comprehensive CV, a recent photograph, copies and references
                                                to
                                                *Administrative Officer of UN-FAO Yogyakarta base Office in
                                                silviaadhi@gmail. com*
                                                Closing date is 2 weeks after this advertisement date
                                                Contract Duration: 5 months from January/February 2008
                                                Duty Station: Yogyakarta with travel to other project sub-districts
                                                Salary is depend on the experiences and negotiable
                                                TUHAN : BUZZ!!
                                                TUHAN : kamu memanggilKu?
                                                AKU : memanggilmu? Tidak..ini siapa ya?
                                                TUHAN : ini TUHAN. Aku mendengar doamu, jadi Aku ingin berbincang2 dengan mu.
                                                AKU : ya, aku memang sering berdoa, hanya agar aku merasa lebih baik. tapi sekarang aku sibuk.
                                                TUHAN : sedang sibuk apa? semut juga sibuk.
                                                AKU : gak tau ya. yang pasti aku tidak punya waktu luang sedikit pun. hidup jadi seperti terburu2. setiap waktu telah menjadi waktu sibuk.
                                                TUHAN : benar sekali. aktifitas memberimu kesibukan tapi produktifitas memberimu hasil. aktifitas memakan waktu, produktifitas membebaskan waktu.
                                                AKU : aku mengerti itu, tapi aku tetap tidak dapat menghindarinya. sebenernya aku tidak mengharapkan Tuhan mengajakku chatting begini.
                                                TUHAN : aku ingin memecahkan masalahmu dengan waktu, dengan memberimu beberapa
                                                petunjuk. Di era internet ini, Aku ingin menggunakan media yang lebih nyaman untukmu daripada lewat mimpi.
                                                AKU : OK. sekarang britau aku mengapa hidup jadi begitu rumit??
                                                TUHAN : berhentilah menganalisa hidup, jalani saja. analisalah yang membuatnya jadi rumit.
                                                AKU : Tapi mengapa kami tidak pernah senang?
                                                TUHAN : Hari ini adalah hari esok yang kamu khawatirkan kemarin. kamu merasa khawatir karen akamu menganalisa. merasa khawatir menjadi kebiasaanmu, karena itulah kamu tidak pernah merasa senang.
                                                AKU : Tapi bagaimana mungkin kita tidak khawatir jika ada begitu banyak ketidakpastian? ??
                                                TUHAN : ketidakpastian itu tidak bisadihindari, tapi kekhawatiran adalah sebuah pilihan.
                                                AKU : tapi begitu banyak rasa sakit karena ketidakpastian!
                                                TUHAN : rasa sakit itu tidak bisa dihindari, tapi penderitaan adalah sebuah pilihan.
                                                AKU : jika penderitaan itu pilihan,mengapa orang baik selalu menderita??
                                                TUHAN : intan tidak dapat diasah tanpa gesekan, emas tidak dapat dimurnikan tanpa api,dengan pengalaman dan penderitaan hidup orang baik menjadi lebih baik bukan sebaliknya.
                                                AKU : maksudnya pengalaman pahit itu berguna?
                                                TUHAN : ya. dari segala sisi pengalaman adalah guru yang keras. pengalaman memberi ujian dulu baru pemahamannya.
                                                AKU : tapi mengapa kami harus melalui semua ujian? mengapa kami tidak dapat bebas dari masalah??
                                                TUHAN : masalah adalah rintangan yang ditujukan untuk meningkatkan kekuatan mental,kekuatan dari dalam diri bisa keluar dari perjuangan dan rintangan bukan dari berleha2.
                                                AKU : sejujurnya di tengah segala persoalan ini kami tidak tau harus kemana melangkah...
                                                TUHAN : jika kamu melihat keluar maka kamu tidak akan tahu kemana harus melangkah. lihatlah ke dalam maka kamu terjaga. melihat keluar,kamu bermimpi. mata memberimu penglihatan, hati memberimu arah.
                                                AKU : kadangkala ketidakberhasilan membuat aku menderita, apa yang dapat aku lakukan?
                                                TUHAN : keberhasilan adalah ukuran yang dibuat orang lain. kepuasan adalah ukuran yang dibuat oleh dirimu sendiri. mengetahui tujuan perjalanan terasa lebih memuaskan daripada mengetahui bahwa kamu sedang berjalan. bekerjalah dengan kompas biarkan org lain berkejaran dengan waktu.
                                                AKU : bagaimana bisa tetap termotivasi di saat sulit?
                                                TUHAN : selalulah melihat sudah berapa jauh kamu berjalan daripada masih berapa jauh kamu harus berjalan.selalu hitung yang harus kamu syukuri jangan hitung yang tidak kamu peroleh.
                                                AKU : apa yang menarik dari manusia??
                                                TUHAN : jika menderita selalu bertanya:"Mengapa hrs aku??" jika mereka bahagia tidak ada yang pernah bertanya:"Mengapa hrs aku??"
                                                AKU : kadang aku bertanya, siapa dan mengapa aku disini??
                                                TUHAN : jangan mencari siapa kamu, tapi tentukanlah ingin jadi apa km? Berhentilah mencari tau:"Mengapa aq disini?". Ciptakan tujuan itu. hidup bukanlah proses pencarian, tapi sebuah proses penciptaan.
                                                AKU : bagaimana aku bisa mendapat yang terbaik dalam hidup ini?
                                                TUHAN : hadapilah masa lalu tanpa penyesalan, peganglah saat ini dgn keyakinan, siapkan masa depan tanpa rasa takut.
                                                AKU : seringkali aku merasa doaku tak terjawab..
                                                TUHAN : tidak ada doa yang tidak terjawab, seringkali jawabannya adalah TIDAK!
                                                AKU : terima kasih Tuhan buat chatting yang indah ini.
                                                TUHAN : OK, teguhkan iman dan buanglah rasa takut. Hidup adalah misteri untuk dipecahkan bukan masalah untuk diselesaikan. Percayalah padaKU. Hidup itu indah jika kamu tau cara untuk hidup ^^


                                                Peace Generation is da Best
                                                Vokoke Perkapers will alwyyzz be blessed lah
                                                Joy oh joy
                                                Of the life adventure I'll find in the next bend of being
                                                Since knowledge omnivora have I decided to be  
                                                 
                                                "Aerodynamically a bee can't fly .
                                                But since a bee don't know the law of aerodynamics , a bee fly."
                                                Mary Kay Ash
                                                Don't know who she is but worthy word she does has.

                                                Never miss a thing. Make Yahoo your homepage.


                                                Never miss a thing. Make Yahoo your homepage.


                                                Be a better pen pal. Text or chat with friends inside Yahoo! Mail. See how.

                                              • lebah buayawati
                                                INFO BEASISWA (Full-Funding) INDONESIA ENGLISH LANGUAGE STUDY PROGRAM (IELSP) 1. Apakah IELSP itu? Indonesia English Language Study Program adalah program
                                                Message 23 of 25 , Dec 4, 2007

                                                  INFO BEASISWA (Full-Funding)

                                                  INDONESIA ENGLISH LANGUAGE STUDY PROGRAM (IELSP)

                                                  1. Apakah IELSP itu?
                                                      Indonesia English Language Study Program adalah program beasiswa yang menawarkan kesempatan untuk mengikuti kursus Bahasa Inggris di universitas- universitas di Amerika Serikat selama 8 (delapan) minggu.
                                                      Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris peserta, khususnya dalam English for Academic Purposes. Selain itu, peserta akan memiliki kesempatan untuk mempelajari secara langsung kebudayaan dan masyarakat Amerika Serikat karena peserta akan mengikuti program immersion dalam kelas internasional dimana mereka akan bergabung dengan peserta lain dari berbagai bangsa dan negara. Dalam program ini, peserta tidak hanya akan belajar Bahasa Inggris, namun juga akan mengikuti berbagai program kultural yang akan memberikan pengalaman yang sangat berharga.

                                                  2. Siapa yang berhak mendaftar?
                                                      IELSP terbuka untuk mereka yang berumur 19 – 24 tahun dan masih aktif sebagai mahasiswa S1 minimal tahun ketiga (semester 5 keatas) di perguruan tinggi mana pun di Indonesia dari berbagai jurusan. Pendaftar juga harus memiliki kemampuan Bahasa Inggris yang baik yang ditunjukkan dengan nilai TOEFL® baik International TOEFL® atau TOEFL® ITP minimal 470. Peserta terpilih juga harus bersedia untuk meninggalkan kuliah di tanah air selama 8 minggu karena akan mengikuti kursus intensif di Amerika Serikat selama waktu tersebut.

                                                  3. Apa saja persyaratannya?
                                                  - berumur 19 – 24 tahun, dan
                                                  - aktif sebagai mahasiswa S1 minimal tahun ketiga (semester 5 keatas) di perguruan tinggi manapun di seluruh Indonesia (belum menempuh sidang kelulusan)
                                                  - memiliki kemampuan Bahasa Inggris yang baik yang ditunjukkan dengan nilai TOEFL® baik  International TOEFL® atau TOEFL® ITP minimal 470 (bukan Prediction Test)
                                                  - memiliki prestasi akademik yang baik
                                                  - aktif dalam berbagai kegiatan atau organisasi
                                                  - memiliki komitmen penuh untuk segera kembali ke tanah air segera setelah program ini selesai
                                                  - tidak memiliki pengalaman belajar di Amerika Serikat atau negara lain selain Indonesia
                                                  - memiliki sifat-sifat: aktif, mandiri, bertanggung jawab, percaya diri dan berpikiran luas.

                                                  4. Bagaimana cara mendaftar?
                                                      Untuk mendaftar, dapat mengambil formulir di kantor Indonesian International Education Foundation (IIEF), Menara Imperium Lt. 28 Suite B, Jl. HR Rasuna Said Kav 1, Jakarta 12980. Formulir juga dapat di-download dari website IIEF di www.iief.or. id. Formulir boleh di fotokopi.

                                                  5. Dokumen apa saja yang harus disertakan dalam formulir pendaftaran?
                                                      Pendaftar harus melampirkan dokumen-dokumen berikut dalam formulir pendaftaran yang telah dilengkapi:
                                                  - 1 (satu) buah pasfoto berwarna ukuran 4x6
                                                  - 1 (satu) buah fotokopi Kartu Identitas (KTP)
                                                  - 1 (satu) buah surat keterangan resmi dari universitas bahwa yang bersangkutan masih aktif terdaftar di universitas tersebut
                                                  - transkrip nilai dari semester 1
                                                  - 1 (satu) buah fotokopi Ijazah SMA (tidak perlu diterjemahkan)
                                                  - 1 (satu) buah fotokopi Surat Tanda Tamat Belajar (STTB) SMA (tidak perlu diterjemahkan)
                                                  - 1 (satu) buah Surat Referensi dari dosen di universitas – menggunakan form khusus yang terlampir dalam Formulir Pendaftaran. Form Referensi yang telah dilengkapi harap dimasukkan kedalam amplop tertutup dan disertakan bersama Formulir Pendaftaran yang telah dilengkapi. Surat Referensi dari Dosen Matakuliah Bahasa Inggris lebih baik.
                                                  - 1 (satu) buah fotokopi nilai TOEFL® (International TOEFL® atau TOEFL® ITP)

                                                  6. Formulir ditujukan kemana?
                                                      Formulir yang telah dilengkapi dan disertai oleh dokumen persyaratan dialamatkan ke:
                                                  Indonesian International Education Foundation (IIEF)
                                                  Menara Imperium Lt. 28 Suite B
                                                  Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Kuningan
                                                  Jakarta 12980
                                                  (harap menuliskan IELSP di sudut kiri atas amplop)

                                                  7. Kapan batas waktu pendaftaran?
                                                      Untuk Gelombang III, formulir yang telah dilengkapi dan disertai oleh dokumen persyaratan harus diterima oleh IIEF paling lambat tanggal 4 Januari 2008.

                                                  8. Apakah saya harus sudah memiliki paspor dan visa Amerika Serikat sebelum mendaftar?
                                                      Seseorang tidak perlu sudah memiliki paspor dan visa Amerika Serikat untuk bisa mendaftar. Jika terpilih, peserta akan diberikan waktu untuk mengurus paspor. Visa Amerika Serikat akan diurus oleh IIEF sebelum keberangkatan. Perhatian: Penerima beasiswa dijadualkan untuk berangkat ke Amerika Serikat pada tanggal bulan Maret 2008. (catatan: keputusan hasil seleksi tidak dapat diganggu gugat)

                                                  9. Apakah ada biaya tertentu yang harus saya bayar dalam program beasiswa ini?
                                                  Program ini merupakan beasiswa penuh, dan peserta tidak dipungut biaya apapun. Penerima beasiswa akan ditanggung seluruh biaya kecuali biaya pembuatan paspor.

                                                  10. Kemana saya harus bertanya untuk mendapatkan informasi?
                                                  Untuk informasi dapat menghubungi:

                                                  Indonesian International Education Foundation (IIEF)
                                                  Menara Imperium Lt. 28 Suite B
                                                  Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Kuningan Jakarta 12980
                                                  Telp: 021 – 831 7330,Fax: 021 – 831 7331 (pada jam kerja)
                                                  Email: scholarship@...


                                                  Peace Generation is da Best
                                                  Vokoke Perkapers will alwyyzz be blessed lah
                                                  Joy oh joy
                                                  Of the life adventure I'll find in the next bend of being
                                                  Since knowledge omnivora have I decided to be  
                                                   
                                                  "Aerodynamically a bee can't fly .
                                                  But since a bee don't know the law of aerodynamics , a bee fly."
                                                  Mary Kay Ash
                                                  Don't know who she is but worthy word she does has.


                                                  Looking for last minute shopping deals? Find them fast with Yahoo! Search.
                                                Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.