Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

MERTI PERTIWI (1th gempa)

Expand Messages
  • Rumah Pelangi
    Cermati tulisan di surat kabar jika tertulis Pencinta Alam A telah menaklukkan 3 puncak gunung . Berita lain menyebutkan Kapal B hilang misterius di tengah
    Message 1 of 1 , May 24, 2007
    • 0 Attachment
      Cermati tulisan di surat kabar jika tertulis "Pencinta Alam A telah
      menaklukkan 3 puncak gunung". Berita lain menyebutkan "Kapal B hilang
      misterius di tengah keganasan badai laut".

      Bukankah itu sebuah bahasa yang menyiratkan keangkuhan kita sebagai
      manusia? Bagaimana bisa Pencinta Alam MENAKLUKKAN puncakgunung.
      Bukankah puncak gunung tersebut diam saja ketika didaki tim tersebut
      tanpa melakukan perlawanan? Bandingkan dengan Pemburu bergulat
      MENAKLUKKAN harimau.

      Pada pernyataan kedua, badai di laut ya seperti itu. Berbahaya apabila
      kita belum dapat mencumbunya. Manusia sendiri yang sebenarnya belum
      mampu untuk melewati badai namun saat itu ada di sana.

      Alam dibandingkan (apabila dapat) dengan manusia lebih ganas siapa
      sebenarnya? Manusia lah yang tidak tahu diri. Seringkali merusak alam,
      mengeksploitasi kekayaan yang terkandung di dalamnya untuk kepentingan
      kelompoknya. Namun, seringkali kita yang menyalahkan alam ketika
      terjadi apa-apa dengan kehidupan kita.

      Perumpaan yang mirip terjadi pada saat bencana alam. Kita mengenal
      bahwa ada dua kemungkinan untuk itu. Karena perilaku kita sebagai
      manusia yang tamak, sehingga seringkali alam menghancurkan kehidupan.
      Banjir, tanah longsor bisa terjadi karena ulah manusia. Di lain pihak,
      adakalanya tiba-tiba alam tanpa kita pengaruhi, merubah kehidupan
      juga. Semisal gempa bumi, gunung meletus.

      Apakah kita akan marah dengan alam atas semua itu? Tentu saja tidak.
      Siapa diantara kita yang tidak tergantung pada alam. Siapa diantara
      kita yang hidup tanpa alam? Kita bukan apa-apa di alam ini.

      Sebagai sebuah bentuk penghormatan pada alam, RUMAH PELANGI pada hari
      Minggu, 27 Mei 2007 besok semenjak pagi - sore akan melaksanakan
      ritual untuk bercengkerama dengan alam. Dilaksanakan di sepanjang
      tepian Sungai Opak di wilayah Desa Sitimulyo, Kecamatan Piyungan,
      Kabupaten Bantul dimana sungai Opak bagian bawah dikenal sebagai pusat
      gempa bumi yang terjadi tepat 1 tahun yang lalu dan di sepanjang
      alirannya merupakan jalur gempa.

      Seperti apakah ritual tersebut. Dengan judul MERTI PERTIWI, membangun
      hidup selaras dengan alam, bersama anak-anak kami melakukan kegiatan
      outbound. Sebuah prosesi untuk mengenal alam, menghormati alam,
      mencintai alam, dan memelihara alam. Tentu saja kegiatan yang
      mempunyai dampak sosial juga seperti rasa kesetiakawanan,
      gotongroyong, dan membangun kekompakan tim. Tim yang mengikuti
      berjumlah 9 tim dimana masing-masing berisi 10 anak dari dusun-dusun
      di Desa Sitimulyo.

      Dimulai dengan pembukaan acara oleh Bapak Kepala Desa Sitimulyo,
      anak-anak dari garis start di TPA Kuden membawa pohon untuk ditanam di
      beberapa tempat sepanjang jalur kegiatan. Kemudian melalui beberapa
      pos anak-anak melakukan permainan-permainan tradisi menuju pos
      selanjutnya. Ada pula pos FLYING FOX (meluncur dengan tali dan
      pengamannya) di atas sungai Opak. Tidak tanggung-tanggung untuk
      kegiatan ini kami menggunakan kabel baja sebagai talinya. Setelah itu
      anak-anak dapat mengikuti aliran irigasi tanpa berbicara satu dengan
      yang lain menggunakan ban bekas (TAPA BISU), lalu melakukan RAPPLING
      (menuruni ketinggian dengan tali juga) menuju tempat finish, sebuah
      hutan rakyat di daerah Lemah Abang, Desa Sitimulyo. Di tempat ini
      anak-anak disambut pula dengan alat-alat permainan tradisional karena
      mereka akan melakukan estafet menggunakan: kaki seribu, jangkungan,
      mobil-mobilan,othok-othok dll.

      Di tempat finish disuguhkan pula hiburan / pentas seni persembahan
      anak-anak dusun sekitar dan mengundang bintang tamu permainan JIMBE
      serta TEATER ANAK dari Anak Wayang Indonesia.

      Masih kurang puas? Selama kegiatan, makanan yang disediakan adalah
      makanan tradisi dengan meminimalisir penggunaan plastik. Demikian pula
      permainan outbound nya menggunakan alat-alat yang ramah lingkungan,
      berbahan kayu, bambu, daun-daunan, dll.

      Sebuah acara yang sayang dilewatkan. Silahkan datang teman-teman...

      Panitia juga membuka kesempatan partisipasi bagi fotografer-fotografer
      untuk terlibat pada acara tersebut karena direncanakan setiap tim anak
      akan diikuti oleh fotografer sepanjang perjalanan.

      Kepanitiaan dikomandoi oleh Kundori, dan melibatkan teman-teman dari 6
      Dusun Di Desa Sitimulyo (Somokaton, Kuden, Ngampon, Nganyang, Banyakan
      3, Ngablak) serta teman-teman relawan dari Rumah Pelangi.

      Tertarik mengetahui lebih lanjut? Hubungi: Gunawan Julianto selaku
      humas acara di 0818 0272 3030.

      =============================================
      T E R M O F R E F E R E N C E

      M E R T I P E R T I W I

      S i t i m u l y o , 2 7 M e i 2 0 0 7


      T E M A
      P E R S A H A B A T A N A L A M d a n S E S A M A

      S A S A R A N
      Peningkatan kesadaran lingkungan dan kekerabatan pada anak

      T U J U A N
      Mengenalkan anak pentingnya air bagi kehidupan
      Mengenalkan anak pentingnya tanaman bagi kehidupan
      Menanamkan kelestarian lingkungan pada anak
      Menanamkan pelestarian seni budaya lokal
      Meningkatkan kerjasama diantara anak
      Meningkatkan kemandirian anak

      K E G I A T A N
      Outbound dan Pentas Seni

      T E M P A T
      Sepanjang pinggiran sungai Opak, Desa Sitimulyo, Kecamatan Piyungan,
      Kabupaten Bantul

      H A R I / T A N G G A L
      Minggu / 27 Mei 2007

      D U R A S I
      9 jam ( 07.00 - 16.00 WIB )

      P E S E R T A
      Outbound
      Anak-anak dari 6 dusun Desa Sitimulyo, Kecamatan Piyungan
      ( Somokaton, Kuden, Ngampon, Nganyang, Banyakan, Ngablak )
      90 anak
      Laki dan perempuan proporsional
      Pentas seni
      TEATER ANAK WAYANG INDONESIA, Yogyakarta
      Partisipan dari Desa Sitimulyo, Kecamatan Piyungan
      Pelaku pentas seni dan kru = 75 anak

      K O N S U M S I
      Jajan Pasar / tradisional
      Tempe bacem, tahu bacem, jadah, permen jahe, arem-arem,
      urap/kluban, camcao, dll.

      A L A T D A N P E R L E N G K A P A N
      Tradisional dan ramah lingkungan
      Mobil-mobilan kayu, kaki seribu, egrang, kendi, dll.

      K A L P A T A R U
      Rangkaian harapan anak terhadap terhadap lingkungan sekitar yang
      digantungkan pada ranting pohon di akhir perjalanan

      C I N D E R A M A T A
      Permainan anak tradisional (gasing, othok-othok, yoyo, dll.)


      K E P A N I T I A A N

      PANITIA PENGARAH
      Iswahyudi
      Herman Wahyaka

      MANAJER PROGRAM
      Kundori

      KOORDINATOR-KOORDINATOR

      KEUANGAN
      Gambir Wismantoko

      OUTBOUND
      Rahmat Nurgianta
      Bambang

      PENTAS SENI
      Cholifatul Ridwan
      Tugiman

      HUBUNGAN MASYARAKAT
      Gunawan Julianto

      PERIJINAN DAN UNDANGAN
      Dyah Ayu Kusumaningsih
      Bagus

      DATA DAN DOKUMENTASI
      Brahms Jati Binawan

      KESEHATAN / P3K
      Sri Ulie Rakhmawati

      KONSUMSI
      Erni Yuniatiningsih
      Suryaningsih

      TRANSPORTASI
      Suryo Purnomo
      Novendi

      PERALATAN PERLENGKAPAN
      Muhammad Bahar Sukoco
      Budi







      K O N T A K

      M E R T I P E R T I W I
      Kundori ( + 62 815 658 8030 )

      R U M A H P E L A N G I
      Gunawan Julianto ( + 62 818 0272 3030 )

      email: RumahPelangi@...






      --
      hormat kami,


      gunawan julianto
      ---------------------------------------------------------
      RUMAH PELANGI merupakan komunitas nirlaba untuk generasi muda dan
      mempunyai aktifitas sosial budaya serta pengelolaan perpustakaan.

      Kontak : Gunawan Julianto
      telp. : 0818 - 0272 3030


      R U M A H P E L A N G I
      KERAGAMAN MEMPERKAYA NURANI

      Apabila imel yang diterima dirasa mengganggu mohon beritahukan kepada
      kami Rumah Pelangi.



      --
      hormat kami,


      gunawan julianto
      ---------------------------------------------------------
      RUMAH PELANGI merupakan komunitas nirlaba untuk generasi muda dan
      mempunyai aktifitas sosial budaya serta pengelolaan perpustakaan.

      Kontak : Gunawan Julianto
      telp. : 0818 - 0272 3030


      R U M A H P E L A N G I
      KERAGAMAN MEMPERKAYA NURANI

      Apabila imel yang diterima dirasa mengganggu mohon beritahukan kepada
      kami Rumah Pelangi.
    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.