Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Penipuan via hp

Expand Messages
  • Iman Persada
    Message: 2 Date: Sat, 25 Mar 2006 08:15:18 +0700 From: Tomi Setiawan Subject: Nice Shoot ! Temen-temen.. kebetulan di milis perumahanku
    Message 1 of 1 , Mar 26, 2006
    • 0 Attachment
      Message: 2        
         Date: Sat, 25 Mar 2006 08:15:18 +0700
         From: "Tomi Setiawan" <t0mie@...>
      Subject: Nice Shoot !
      Temen-temen.. kebetulan di milis perumahanku yang di Jakarta, ada
      sedikit cerita tentang penjebakan penipuan lewat SMS.
      Ceritanya dikirim oleh salah satu penggemar acara Ida-Krisnashow-nya
      Delta FM di Jakarta (One of my fav. jakarta radio station, hihi..)
      Hahaha.. puas banget gue bacanya, Nice Shoot !. Ini dia ceritanya...
      From: idakrisnashow@yahoogroups.com
      [mailto:idakrisnashow@yahoogroups.com]On Behalf Of sohiebz
      Sent: Friday, March 24, 2006 7:52 AM
        Dear frend,

        Just sharing cerita lucu aja mengenai penipuan lewat SMS yang semakin
      canggih. Kebetulan temen saya beberapa hari yang lalu sempat jadi
      korban
      penipuan, sehingga tabungan yang rencananya untuk biaya pendidikan
      anak2nya
      terkuras habis. Semoga ini tidak menimpa anda.

        Apalagi dengan dikeluarkannya KEPMEN Hub dan Telekomunikasi yang
      berla ku
      mulai April awal mengenai kepemilikan nomor prabayar harus didaftar kan
      dioperator masing-masing, dan kalau nomor prabayar tidak terdaftar akan
      didelete secara otomatis.

        Dengan demikian maka penipu semakin ganas dan menghalalkan segala
      cara
      untuk mendapat hasil dibulan-bulan ini.
        _____________________________________________________________

        Kejadiannya sekitar bulan lalu (February 2006), kebetulan saya
      ngiklanin
      jual mobil lewat internet (www.mobilku.com). Kira-kira 3 hari iklan
      dipasang
      mendadak pagi-pagi sekitar jam 8 saya ditelpon oleh seorang
      laki-laki(No
      HPnya : 0813-822-86473 atau 0813-222-68975). Karena diiklan saya tulis
      harga
      mobil saya 95 juta orang tersebut yang selalu menyebut nama dirinya Ají
      Bambang mengatakan bahwa dia ada di proyek di Surabaya dan dia tertarik
      untuk membelikan mobil tersebut untuk istrinya dan dia bilang sanggup
      bayar
      90 juta rupiah.

        Saya bilang, mending Pak Bambang itu kirim istrinya atau orang yang
      dia
      percaya untuk liat kondisi barang dulu, tapi dia bilang 100% percata
      kondisi
      mobil bagus sesuai diiklankan dan sesuai dengan photo kendaraan
      diinternet
      tersebut.

        Akhirnya saya setuju dengan penawaran dia 90 juta dengan syarat nomor
      saya
      (kebetulan cuma 2 angka dan 1 huruf) sama setir momo saya ambil; dan
      dia
      setuju.

        Abis gitu dia minta saya sms nomor account bank saya karena dia mau
      langsung bayar DP 30% (katanya supaya mobil gak diambil orang lain)
      atau
      Rp.30juta kerekening saya hari itu juga.

        Saya mulai curiga dan mulai menganalisis, kenapa orang demikian mudah
      mau
      beli kucing dalam karung karena belum liat barangnya? Emotional
      mendapat
      duit langsung 30 juta untungnya dikalahkan akal sehat saya. Pasti ada
      yang
      gak bener nich... Cuma begonya saya udah terlanjur kasih nama jelas,
      dan
      kirim SMS nonmor account bank saya kebedebah ini..

        Buru-buru saya cari Bank BCA terdekat dan kuras semua duit saya (Cuma
      tinggalin 50 ribu perak, he,he,he...).

        Bener juga, gak lama kemudian si bedebah yang mengaku bernama Haji
      Bambang
      itu telpon saya lagi, dia bilang karena Bank saya BCA dan dia member
      BCA
      Internet Banking maka dia mau cocokan data saya dengan petugas BCA
      supaya
      gak salah alamat kirim (masuk akal kan alasannya...????).

        Saya diminta segera ke ATM BCA terdekat dan segera hubungi bedebah
      ini
      begitu sampai didepan ATM BCA. Maka buru-buru saya lari ke ATM BCA
      terdekat
      dan telepon dia. Kejadian detailnya kiraa-kira begini :

        Saya : Pak Bambang, saya sudah cek di ATM saya; kenapa kok belum
      masuk 30
      juta dari Bapak???

        Bambang : Oh, pasti belum pak; karena saya harus cocokan dulu nomor
      rekening bapak dengan petugas dari BCA Pusat Jakarta. Oh iya, berapa
      saldo
      rekening bapak saat ini supaya bapak bisa cek apakah sudah masuk atau
      belum
      transfer saya...???

        Saya : langsung masukan ATM dan masuk kemenu saldo. Dengan tegas saya
      bilang : Seratus Sembilan Puluh Lima Juta Tiga Ratus Lima Puluh Ribu
      Rupiah.... (sambil senyum-senyum karena dilayar duit saya cuma 50 ribu
      perak)

        Bambang : Oh. OK Pak, jangan ditutup dulu, saya akan teleconference
      dengan
      petugas BCA. Kemudian dia pencet nomor-nomor dari HPnya dan tersambung
      dengan seseorang yang mengaku petugas BCA (ini real tele conference).

        Petugas BCA : ada yang saya bisa bantu pak??? Kemudian Pak Bambang
      berbicara dengan sepengetahuan saya agar petugas BCA memandu saya untuk
      mendapatkan transfer uang dari rekening Haji Bambang.

        Petugas BCA : Pak Henry, anda sudah berada di depan ATM BCA??? Coba
      silahkan masukan kartu bapak ke ATM dan masukan kode rahasia/PIN bapak.

        Saya : sudah pak (sambil masukan ATM dan ketik PIN asli saya).
        Petugas BCA : Karena kita mau transfer kerekening bapak maka bapak
      harus
      masuk kemenu transfer (he,he,he..... pinter yach orang ini menggiring
      orang
      lain masuk perangkap. Kalau masuk kesini kan artinya saya yang harus
      transfer kerekening orang lain...????)

        Saya : Sudah pak, saya sudah masuk menu transfer. Apalagi yang saya
      harus
      lakukan??

        Petugas BCA : Bapak ketik kode rahasia : 195 213 474 (saya catet
      angka ini
      yang sebenernya nominal transfer saya kerekening sibedebah). Tapi yang
      saya
      lakukan saya ketik 10 000 (sepuluh ribu perak). Apalagi pak? Kata
      saya...

        Petugas BCA : masukkan nomor rekening klien kami 2291484362 kemudian
      tekan
      oke.

        Saya : sudah saya lakukan pak (terlihat dilayar nama RUDY WIJAYA
      norek BCA
      : 2291484362 dan transfer sejumlah Rp.10,000 (bukan Rp. 194,213,474
      seperti
      yang dia instruksikan)

        Petugas BCA : segera tekan OK pak...

        Saya : Sudah Pak...

        Petugas BCA : bapak segera masuk kemenu pulsa isi ulang dan tekan
      simpati

        Saya : Sudah pak (tapi saya masuk ke menu Indosat untuk isis ulang
      pulsa
      bini saya, he,he,he....)

        Petugas BCA (dengan semangat 45!!!) : Tekan 500,000 pak

        Saya : Sudah pak (padahal saya cuma masuk Rp. 100,000 karena bini gak
      pake
      pulsa banyak sebulan).

        Tiba-tiba telepon terputus....

        Dengan tenang saya ambil bukti transfer untuk bukti saya lapor ke BCA
      atau
      kekepolisian (struk transfer BCA no rek : 2291484362 a/n Rudy Wijaya).

        Saya segera kekantor cabang BCA dan melapor bahwa saya dirugikan
      walaupun
      Cuma Rp. 10,000,- tapi ada bukti transfer ditangan saya...

        Gobloknya petugas BCA belagak pilon dan minta saya biukin laporan
      dulu
      kepolisi karena mereka gak bisa kerja tanpa itu. Ceritanya sama dengan
      operator telepon selular yang belagak pilon kalau ada korban yang
      melapor
      ditipu dari nomor tertentu...
        Cuma karena saya udah tau bakal begini yach udah, saya yakin 1000%
      sibedebah pasti telpon balik lagi kesaya begitu dia liat cuma dapet Rp.
      10,000,--- (ha,ha,ha......)

        Betul juga, hari itu sibedebah telepon saya 20x tanpa saya angkat
      karena
      saya banyak kerjaan.

        Pada hari ketiga baru saya angkat telponnya dan terjadilah kejadian
      lucu
      dibawah ini :

        Saya : Yach Pak Bambang, kenapa terputus waktu kemarin??? Saya sudah
      siapkan kwitansi untuk Bapak sejumlah Rp. 30 juta. Saya harus kirim
      kemana
      yach...???

        Bambang : Wah, salah dikami pak. Rekening saya belum terdebet
      kerekening
      bapak...???

        Saya : Mosok sich Pak...??? Yang saya tau rekening saya sekarang ada
      800juta lebih, saya kira bapak sudah transfer kesaya...

        Bambang : Belum pak (dengan semangat 45....!!!!) Apa bapak bisa
      segera ke
      ATM BCA untuk bisa dapat 30 juta dari saya...???
        Saya : sebenernya bapak ada dimana sich...??? Saya kebetulan ada di
      Surabaya sekarang dan saya bsia ketemu bapak untuk kasih kwitansi...

        Bambang : Saya disurabaya pak... tapi tolong bapak segera ke ATM BCA
      saja
      sekarang.

        Saya (dengan tenang) : Kalau didata kami bapak sich tidak
      kemana-kemana
      satu minggu ini, bapak hanya ada di Jakarta saja.... Jadi silahkan
      bapak
      tunggu kami untuk menjemput bapak dan kawanan bapak untuk bisa menginap
      gratis dikantor kami BARESKRIM POLDA METRO JAYA.........

        Bambang : langsung tutup telpon dan sampai detik ini tidak pernah
      aktif
      lagi telpon selularnya...

        Mungkin bisa share buat yang mau kena tipu, kalau kita tenang maka
      gantian
      kita yang bisa menipu mereka..... Ha,ha,ha............ Rugi 10 ribu
      perak
      tapi saya puas benget bisa menipu para penipu........

        Salam,
        Henry


      Blab-away for as little as 1¢/min. Make PC-to-Phone Calls using Yahoo! Messenger with Voice.
    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.