Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

PENTING:DHITE (SMU 3) BUTUH BANTUAN KAKAK TERCINTA...YANG CINTA DAMAI

Expand Messages
  • dhite bayu nugroho
    HAi, Gimana Nih Kabarnya PIGEON? Sori bht aku skarang ga bisa aktive soalnya aku dah kelas 3 .. belajar....belajar DST. Langsung aja ya. Aku punya temen dari
    Message 1 of 4 , Oct 14, 2003
    • 0 Attachment
      HAi, Gimana Nih Kabarnya PIGEON? Sori bht aku skarang ga bisa aktive soalnya
      aku dah kelas 3 .. belajar....belajar DST. Langsung aja ya.

      Aku punya temen dari malaisya namanya LInda ( Rozlinda Radzi ) dulu kita
      ketemu di Voice Of Youthnya UNICEF, sekarang dia udak kuliah di malaisya,
      ceirtanya dia ada tugas bikin makalah tentang saudi arabia dan indonesia
      nah, dia minta tolong aku buat ncari informasi sebanyak2nya tentang
      inndonesia, Bendera nasional, Bunga Nasional, tade mark, mode Film Dll tp
      yang paling penting itu masalah2 yang sedang dihadapi oleh indonesia EXP.
      Iraq pasca perang butuh guru dan fasilitas pendidikan dll. Trus nanti bulan
      desember dia bakal presentasiin hasil makalah itu di parade UNGA ( apa itu
      aku juga ga tau ) trus habis parade mereka bakal ngirimin 3 wakilnya ke
      negara2 tsb. Nah gimana Nih ? adakah yang bisa membantu saya ? selain bisa
      dapet sahabat pena kita juga bisa jalin relasi ama LSMnya Malaisya ( LINDA
      aktive juga di LSM) saatnya PIGEON Go internasional Gimana ? Please Help
      me....
      Kirim email aja ke shiro_bizkit@... kalo diantara kal;ian ada yang
      bersedia membantu kami.
      SALAM DAMAI!!!

      _________________________________________________________________
      Protect your PC - get McAfee.com VirusScan Online
      http://clinic.mcafee.com/clinic/ibuy/campaign.asp?cid=3963
    • dhite bayu nugroho
      HAi, Gimana Nih Kabarnya PIGEON? Sori bht aku skarang ga bisa aktive soalnya aku dah kelas 3 .. belajar....belajar DST. Langsung aja ya. Aku punya temen dari
      Message 2 of 4 , Oct 14, 2003
      • 0 Attachment
        HAi, Gimana Nih Kabarnya PIGEON? Sori bht aku skarang ga bisa aktive soalnya
        aku dah kelas 3 .. belajar....belajar DST. Langsung aja ya.

        Aku punya temen dari malaisya namanya LInda ( Rozlinda Radzi ) dulu kita
        ketemu di Voice Of Youthnya UNICEF, sekarang dia udak kuliah di malaisya,
        ceirtanya dia ada tugas bikin makalah tentang saudi arabia dan indonesia
        nah, dia minta tolong aku buat ncari informasi sebanyak2nya tentang
        inndonesia, Bendera nasional, Bunga Nasional, tade mark, mode Film Dll tp
        yang paling penting itu masalah2 yang sedang dihadapi oleh indonesia EXP.
        Iraq pasca perang butuh guru dan fasilitas pendidikan dll. Trus nanti bulan
        desember dia bakal presentasiin hasil makalah itu di parade UNGA ( apa itu
        aku juga ga tau ) trus habis parade mereka bakal ngirimin 3 wakilnya ke
        negara2 tsb. Nah gimana Nih ? adakah yang bisa membantu saya ? selain bisa
        dapet sahabat pena kita juga bisa jalin relasi ama LSMnya Malaisya ( LINDA
        aktive juga di LSM) saatnya PIGEON Go internasional Gimana ? Please Help
        me....
        Kirim email aja ke shiro_bizkit@... kalo diantara kal;ian ada yang
        bersedia membantu kami.
        SALAM DAMAI!!!

        _________________________________________________________________
        MSN 8 helps eliminate e-mail viruses. Get 2 months FREE*.
        http://join.msn.com/?page=features/virus
      • humamah azizah
        Hi Temen2 ayo kita bantu Dhite . Aku sendiri mau mbantu deh dhite .Yg UTS good luck yah . Mas Riza ampe bab 4 ya. Semangat terus .Han Sorry wartelnya ada
        Message 3 of 4 , Oct 15, 2003
        • 0 Attachment
          Hi Temen2 ayo kita bantu Dhite .
          Aku sendiri mau mbantu deh dhite .Yg UTS good luck yah . Mas Riza ampe bab 4 ya. Semangat terus .Han Sorry wartelnya ada larangan 7 menit untuk Lokal . Atin gimana kamu . Udah itu aja .

          Yg lagi nyari catetan Mekanika Bahan
          Zizah



          Need a new email address that people can remember
          Check out the new EudoraMail at
          http://www.eudoramail.com
        • tri astuti
          hai..aku aning!!! maaf banget sebagai sekretris aku belum ngasih tau dan nggak sempet ngasih tau kalo ada beberapa kegiatan yang udah dilakukan peacegen, yaitu
          Message 4 of 4 , Oct 19, 2003
          • 0 Attachment


            hai..aku aning!!! maaf banget sebagai sekretris aku belum ngasih tau dan nggak sempet ngasih tau kalo ada beberapa kegiatan yang udah dilakukan peacegen, yaitu :

            1. bikin dan nyebarin poster tentang 'himsa : the desire to haarm" yg merupakan respon dari pelaksanaan ospek (inisiasi kampus, khususnya universitas) yang banyak banget ngelibatin kekerasan dalam pelaksanaannya. posternya udah disebar ke univ2 di Yogyakarta dan dikirim ke LSM yang peduli dengan masalah youth dan perdamaian. kalo pengin liat ato tanya2, kirim email kamu ke Hani Raihana (blue_safina@...).

            2. Tanggal 6-8 oktober 2003, PSKP ngebuka stand di Gadjah Mada Explore (Gamex) dan peace gen juga ada di sana (ato lebih tepatnya kita yang banyak nunggu2in dan cerita soal PSK dan peace gen.krn acaranya dadakan jadi nggak sempet ngebilangin temen2. kemarin yang sempet datang ada Ayik dan Sheta (masih ingatkah kalian?). kebanyakan pada nanya gimana biar bisa jd anggota dan nanya soal SCP.

            sempet ada beberapa yang ngajak diskusi dan ada yang ngirim imel ke aku untuk diskusi. ntar dibawah aku paste.

            3. 13 Oktober 2003 jam 14.20 ada semacam wawancara di Swaragama ngebahas tentang Peace Gen juga. tapi lagi2 nggak semapt ngasih tau yang lain jadinya pada nggak tau kali ya.. yan dibahas ya soal peace gen gitu.

            kayaknya ini dulu deh.. makasih dah ngebaca...

            Buat tmn yg mo ujian dan dah kelas 3 met belajar ya...

            -----------------------------------------------------

            Ini emailnya sahal (yang sempet diskusi denganku dan Mas Sigit) bisa ditanggapi lho....

            Apa itu kekerasan? Dari diskusi yang lalu,saya artikan secara luas bahwa kekerasan itu adalah sesuatu yang menyakitkan atau dapat menyakiti,baik secara fisik maupun non fisik. Jika saya bertanya demikian,jika tiba-tiba saya memukul anda tanpa sebab yang jelas,apakah itu bisa disebut kekerasan? Saya yakin bahwa jawabannya adalah �ya�,dengan alasan bahwa pukulan saya menyakiti saya. Namun,bagaimana jika anda membalas saya dengan sebuah pukulan kembali,apa itu bisa disebut juga sebuah kekerasan?

            Jika jawaban anda �ya�,maka saya akan membagi arti kekerasan menjadi dua,yaitu kekerasan dengan keadilan dan kekerasan yang kejam(tidak adil)/kekejaman,sebut saja begitu. Dan pukulan balasan itu bisa dianggap sebagai kekerasan yang cukup adil. Dari ini,kemudian saya bisa mengartikan bahwa hukuman bisa dimasukkan menjadi sebuah kekerasan,karena bagaimanapun juga hukuman akan menimbulkan rasa sakit bagi yang menerimanya walaupun hanya sedikit. Seperti hukuman mati,atau penjara,selain yang merasa sakit(hati dan fisik) adalah penerima, kerabat atau teman entah besar atau kecil juga akan merasakan rasa sakit,sehingga bisa saya katakan itu merupakan sebuah kekerasan.Berdasarkan uraian ini,pertanyaannya �Apakah kekerasan bisa benar-benar tidak ada? Bila hukuman merupakan suatu kekerasan,lalu bagaimana menghukum orang-orang yang melanggar?�

            Jika jawabannya �tidak�,maka saya bisa berkata bahwa peperangan tidak selalu menjadi sebuah kekerasan, karena ada juga peperangan yang didasari keadilan dan sportifitas. Dalam sejarah Islam,perang merupakan sebuah kompetisi strategi dan kekuatan yang sportif dan adil, musuh yang menyerah tidak dibunuh, harta-harta rampasan perang kemudian dikembalikan ke penduduk untuk kemakmuran bersama.

            Setelah ini saya akan membagi kekerasan berdasarkan terjadinya, yaitu kekerasan yang terjadi/muncul dari individu ,serta kekerasan yang terjadi karena keadaan yang diistilahkan oleh Mas Sigit sebagai kekerasan structural.

            Dalam kekerasan individu saya membaginya lagi menjadi kekersan yang dilakukan dengan sadar, dan kekersan yang dilakukan tanpa sadar/dengan emosi/karena sisi non-rasio manusia. Yang menjadi pertanyaan saya,�apakah kekerasan semacam ini bisa benar-benar ditiadakan�. Dalam suatu kasus,jika tiba-tiba anda berada diantara 5 orang perampok,jika anda tidak melawan anda akan mati,jika melawan ,masih ada harapan untuk hidup, �apakah masih ada pilihan untuk meyelesaikan peremasalahan seperti itu tanpa kekerasan dengan hasil yang terbaik?� Mungkin bisa,tapi hasilnya adalah anda mati tanpa ada usaha,padahal masih ada harapan untuk hidup.Begitu juga dengan hukuman, apa mungkin hukuman dihapuskan? Melihat fakta bahwa hukuman bagaimanapun juga berpotensi menjadi kekerasan,sedangkan pelanggaran belum tentu sebuah kekerasan.

            Yang mungkin bisa dihilangkan adalah kekerasan yang timbul akibat sisi non-rasio manusia,yang biasanya menimbulkan kekerasan yang kejam atau kekejaman. Saya pernah mendengar bahwa sisi non-rasio manusia dikendalikan oleh alam bawah sadar manusia, sedang alam bawah sadar kita merupakan hasil dari kebiasan serta keyakinan kita. JIka kebiasaan dan keyakinan kita positif,maka hasil dari non-rasio tersebut akan positif pula. Dan menurut saya, ini sangat erat hubungannya dengan kadar religius seseorang. Sehingga dari teori tersebut,saya memiliki pemikiran bahwa kekerasan seperti ini dapat dikurangi atau bahkan dihilangkan melalui jalan keagamaan yang disertai dengan rasionalisasi ajaran,sehingga lebih mudah diterima oleh setiap orang.

             Sebenarnya yang ingin saya sampaikan dari pengertian kekerasan individu ini adalah bahwa sebuah kekerasan terkadang memang diperlukan,tergantung dari tujuan serta manfaatnya. Seperti kisah Nabi,beliau mengajarkan utnuk menyelesaikan masalah dengan lemah lembut,namun juga mengajarkan mengangkat pedang, yang berarti bagi saya bahwa ada kondisi tertentu bahwa kekerasan(kekerasan yang positif) diperlukan. Sehingga saya artikan,pada prinsipnya dalam menyelesaikan masalah,ketika kita dituntut untuk memilih caranya,bukan jenis/cara teretentu yang menjadi patokan, namun lebih pada manfaat atau tidaknya yang menjadi patokan. Jika jalan kekerasan memilki manfaat yang lebih besar dari madhorotnya,mengapa tidak?

            Sedikit cerita,dalam diklat PA(pecinta alam), sebuah kekerasan(bentakan dan hukuman fisik) masih diperlukan, yaitu sebagai simulasi kondisi terburuk yang mungkin dihadapi di alam,bentakan merupakan simulasi pressure mental dari alam,sedangkan hukuman fisik merupakan simulasi pressure fisik di alam. Dalam hal ini,pelatihan semacam ini lebih efektif dan bermanfaat daripada hanya sebuah teori. Namun,cara seperti ini bagi saya,tidak cocok diterapkan di dalam pendidikan sekolah.

            Kemudian, kekerasan yang lebih sulit utnuk diatasi adalah kekerasan structural,karena pada dasarnya kekerasan seperti ini bukan kekerasan secara langsung,sehingga ada salah satu pihak yang mungkin tidak sadar. Sebagai contoh,jika ada orang yang secara tidak sengaja membuat orang lain sakit hati,padahal ia tidak bermaksud, dan ia tidak pernah sadar(karena keterbatasan pandangan dan pengetahuan,serta tidak adanya petunjuk/hidayah) serta tidak ada orang yang pernah menyadarkannya,�bagaimana cara menghilangkan kekerasan seperti ini� Akan sangat sulit,jika anda hanya menyerukan kampanye anti kekerasan,karena hal seperti ini tidak akan tersadarkan begitu saja karena kampanye.

            Dalam pemikiran saya,solusi dari masalah seperti ini,adalah mengajak setiap orang membiasakan diri untuk melihat sesuatu dari berbagai sudut pandang,menghargai setiap pendapat, selalu mencari wawasan/info/pengetahuan baru,serta selalu berpikiran positif. Dalam kondisi setiap orang seperti itu,maka kekerasan structural sedikit demi sedikit akan sirna, sebgai contoh kasus yang terakhir,orang yang disakiti itu kemudian akan berfikir bahwa orang itu tidak bermaksud untuk menyakiti,dia tidak sengaja,maksudnya baik,sehingga orang tersebut tidak merasa tersakiti/dianiaya. Bahkan kekerasan yang lainnya-pun sangat mungkin akan berkurang. Ketika seseorang memukul orang lain tanpa sebab,dan jika orang yang dipukul adalah orang yang berpandangan luas,maka orang itu mungkin hanya berfikir,� Ah,orang ini hanya melakukan sebuah kebodohan,tak perlu kutanggapi� atau �Kasihan orang ini,sampai-sampai dia suka memukul orang lain tanpa sebab,mungkin aku harus menolongnya�.

            Ketika itu terjadi,kekerasan tetaplah tidak hilang,masih ada kekerasan yang disengaja,seperti hukuman,atau pelatihan seperti diklat,namun kedamaian tetap tercapai. Hal seperti ini bukanlah hal yang sangat tidak mungkin,jika anda pernah melihat acara Candid Camera,orang-orang yang dikerjai malah tersenyum(meski belum sadar kalau itu Candid Camera),dia menganggap bahwa orang-orang yang sedang mengerjai mereka itu adalah orang yang aneh,atau orang bodoh,sehingga mereka tidak menanggapi atau tersenyum. Sikap seperti ini mungkin yang disebut sikap dan pemikiran bijak. Ajakan untuk berfkir luas,berfikir positif seperti itu ,kami(mangrove) menyebutnya sebagai �the freedom to think� atau kebebasan untuk berfikir,bebas berfikir dari berbagai sudut pandang dengan konsekuensi,bebas dari pikiran-pikiran negative, dan bebas dari pikiran-pikiran yang sempit.

            Satu lagi yang saya ingin bahas,soal Ahimsa. Jika anda fikir bahwa ahimsa merupakan gerakan perlawanan tanpa kekerasan,saya tidak setuju,menurut saya ,Ahimsa juga merupakan perlawanan kekerasan dengan kekerasan juga.Kenapa? Akan saya jelaskan.

            Sebuah pertanyaan dari saya,�jika anda seorang ayah yang memiliki anak-anak yang masih membutuhkan makanan,namun anda tidak memberikan makanan yang cukup bagi mereka(tidak sesuai kewajiban) atau bahkan sama sekali tidak memberinya sama sekali,apakah itu bisa disebut sebuah kekerasan?� Saya yakin,secara logika maupun ajaran agama,hal seperti itu merupakan kesalahan dan bisa disebut sebagai sebuah kekerasan,karena merampas hak anak-anak dalam mendapat makanan. Begitu juga perut anda,jika perut anda tidak anda isi sama sekali dalam sehari bukan karena anda tidak mampu membeli makan,padahl perut membutuhkan minimal 1 kali makan dalam sehari,maka anda telah merampas hak perut anda untuk memperoleh makanan dari anda. Begitu juga gerakan mogok makan Ahimsa,yang bisa saya sebut kekerasan terhadap perut,melawan kekerasan dengan kekerasan terhadap diri sendiri.

            Dari semua uraian diatas,saya hanya ingin menyampaikan pemikiran saya tentang kekerasan,bahwasannya keberadan kekerasan di dunia ini sudah merupakan hokum alam,berdampingan dengan kelembutan,menjadi sebuah keseimbangan alam. Anda tidak bisa mengubah hukum alam. Seperti gravitasi,grvitasi akan selalu ada dan tidak dapat diubah,namun manusia berfikir dengan cara lain,bahwa gravitasi memiliki ambang batas,sehingga pesawat bisa terbang. Kekerasan akan selalu ada, namun kekerasan juga memilki ambang batas,sehingga kekerasan bisa disebut bukan kekerasan dengan merubah cara pandang,bahkan kekerasan bisa menjadi suatu titik balik,bisa menjadi suatu pelajaran.

            Sadar atau tidak sadar,manusia lahir dan mati diiringi kekerasan dan kelembutan. Ibu melahirkan kita dengan rasa sakit yang dahsyat,(Pernah dengar kata-kata� Sudah susah payah aku melahirkanmu,malah jadi anak durhaka� yang bisa diartikan bahwa melahirkan memiliki potensi menimbulkan sakit hati(kekerasan hati))kemudian disertai pelukan kasih sayang dan kebahagiaan(kelembutan). Ketika manusia meninggal,manusia meninggal dengan rasa sakit pula,yang kemudian diiringi doa para kerabat dengan penuh kelembutan dan kasih sayang.

            Dari cerita itu,saya memiliki teori tentang manusia.Jika manusia itu dapat diberikan kebenaran dengan jalan kelembutan,maka tidak perlu kekerasan.Jika dengan kelembutan tidak berhasil,maka kita harus menjadi orang yang lebih keras darinya,kita pukul hingga dia jatuh/berada dibawah(pressure),kemudian dengan kelembutan kita masukkan kebenaran kepadanya dengan kelembutan sambil memapahnya berdiri kembali(follow up).

            Perdamaian,jika itu tujuan anda,mungkin akan tercapai,namun yang menjadi pertanyaan saya,�Jika kondisi damai tercapai apakah berarti pula kebenaran telah ditegakkan�. Saya membayangkan suatu kondisi damai tanpa kekerasan,namun bisa jadi ketika sex bebas,pornografi,atau narkoba menjadi hal yang biasa sehingga orang tidak mempermasalahkan lagi,maka kondisi damaipun bisa tercapai,namun dalam hal itu kebenaran belum tercapai.

            Dalam perdamaian,peran seorang pemimpin sangat besar,pemimpin yang berkharisma selalu ditunggu-tunggu, Namun jika seorang pemimpin telah tiada,maka pergerakan akan sangat terpengaruh dengan ketiadaan itu,sehingga harus menunggu. Mengapa kita tidak menggunakan system? Dunia telah diberikan sebuah system,sebuah petunjuk,dimana jika kita mengikuti system/petunjuk itu,maka pemimpin-pemimpin akan lahir dengan sendirinya,dan perjuangan tidak akan pernah berakhir,karena system tetap akan selalu ada,system itu disebut�AL-Qur'an�.

            Jika saya mengatakan keadilan dan kebenaran,mungkin anda akan mengatakan bahwa ketidak adilan dan kebatilan juga akan selalu ada.memang benar,namun dalam sejarah Islam,ketika Islam diperintah berdasarkan Qur'an,ketidak adilan dan kebatilan tidak bertahan lama,karena begitu terdengar,segera diberantas,sehingga masyarakat tidak perlu risau akan adanya kebatilan yang akan muncul,dan petunjuk untuk mewujudakn masyarakat yang adil dan benar telah ada di dalam Qur'an, berbeda dengan kekerasan, tidak ada tanda-tanda atau sejarah yang menyebutkan bahwa kekerasan bisa sama sekali tidak ada.

            Saya menyukai perdamaian dan tindakan tanpa kekerasan,tapi saya lebih suka ketika keadilan dan kebenaran selalu ditegakkan.Kekerasan akan selalu ada,karena merupakan hukum alam,sehingga bukan kekerasannya yang dipermasalahkan,namun bagaimana kekerasan itu menjadi sebuah manfaat atau menjadi sebuah pandangan dimana kekerasan bukan lagi menjadi kekerasan atau masalah.

             


            Do you Yahoo!?
            The New Yahoo! Shopping - with improved product search
          Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.