Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.
 

SUMITRO ITU DAKHWAH ISLAM MODEL SISTEM THAGHUT PANCASILA

Expand Messages
  • Ahmad Sudirman
    http://www.dataphone.se/~ahmad ahmad@dataphone.se ahmad.swaramuslim.net Stockholm, 6 Agustus 2004 Bismillaahirrahmaanirrahiim. Assalamu alaikum wr wbr. SUMITRO
    Message 1 of 1 , Aug 5, 2004
      http://www.dataphone.se/~ahmad
      ahmad@...
      ahmad.swaramuslim.net

      Stockholm, 6 Agustus 2004

      Bismillaahirrahmaanirrahiim.
      Assalamu'alaikum wr wbr.


      SUMITRO ITU DAKHWAH ISLAM MODEL SISTEM THAGHUT PANCASILA
      Ahmad Sudirman
      Stockholm - SWEDIA.


      MEMANG KELIHATAN JELAS ITU SUMITRO SUDAH MAMPU MENERAPKAN DAKHWAH ISLAM
      MODEL SISTEM THAGHUT PANCASILA

      "Seperti hukum Islam misalnya kalaupun dalam suatu negara seperti Indonesia
      tidak menerapkan hukum Islam maka yang dilakukan oleh para ulama, kyai dan
      ustaz adalah menerangkan kepada umatnya tentang hukum Islam berjinah atau
      membunuh misalnya maka hukum dalam Islam adalah ini itu. Jadi walaupun umat
      tersebut tinggal dibawah naungan hukum non Islam tapi hukum Islam mereka
      mengerti jadi mereka tidak akan berani melanggarnya. Nach hal semacam itulah
      yang harus dilakukan oleh para Ulama bukan memaksakan diri merubah aturan
      atau hukum yang berlangsung yang akan berimbas pada pembunuhan dan
      kehancuran umat itu sendiri. Ahmad yang super lugu dan super ngibul. Sebagai
      Ulama tugasnya (bahkan wajib) adalah membimbing umatnya agar senantiasa
      berada dalam lingkaran yang dianjurkan oleh Islam dan tugasnyalah yang
      membimbing umatnya agar senantiasa selalu melaksanakan perintah Allah SWT
      dan menghindari yang dilarang-Nya. Jadi apabila hal tersebut tidak terwujud
      maka yang bertanggung jawab adal ulama tsb termasuk para kyai dan "ustaz"
      seperti anda." (Sumitro mitro@... , Fri, 6 Aug 2004 08:36:29 +0700)

      Baiklah saudara Sumitro di Jakarta, Indonesia.

      Makin kelihatan saja itu Sumitro dalam kepalanya sudah penuh dengan ramuan
      jamu yang telah dicampur dengan cairan dakhwah Islam model dan buatan yang
      mengacu kepada sistem thaghut pancasila.

      Karena itu memang wajar dan masuk akal kalau itu yang namanya syariat Islam
      yang wajid untuk ditegakkan sebagaimana yang telah dicontohkan Rasulullah
      saw tidak akan berdiri dan tegak di Nusantara ini. Karena ya itu, salah
      satunya adanya orang-orang Islam model Sumitro yang dalam kepalanya sudah
      penuh dengan racun-racun thaghut pancasila hasil kutak-katik Soekarno yang
      menjajah Negeri Acheh.

      Memang benar Sumitro, dalam sistem trias politika itu kembaga legislatif
      yang mempunyai tugas dan kewajiban membuat konstitusi atau undang undang
      dasar negara. Diseluruh dunia orang sudah tahu karena mereka-pun belajar itu
      tentang sistem trias politika yang dipakai oleh hampir setiap negara di
      dunia ini.

      Persoalannya bukan karena masalah sistem pemerintahan dan kenegaraan yang
      mengacu kepada sistem trias politika. Tetapi yang menjadi persoalan disini
      adalah manusia atau rakyatnya itu sendiri.

      Katanya rakyat di RI adalah mayoritas Islam. Berpeci hitam. Lihat saja itu
      Capres dan Cawapres semuanya berpeci hitam. Itu menunjukkan Islam hanya
      dalam pecinya saja. Atau dengan kata lain Islam itu ditampilkan dengan
      simbol peci hitam.

      Jadi dalam berdakhwah Islam-pun kalau menurut model sistem thaghut pancasila
      harus mengikuti jalur sistem thaghut pancasila. Karena kalau tidak, maka itu
      sistem thaghut pancasila akan berobah menjadi sistem Islam.

      Apa dan bagaimana itu jalur sistem dakhwah Islam menurut model sistem
      thaghut pancasila ?.

      Jawabannya, ya itu, seperti yang dituliskan Sumitro: "Sebagai Ulama tugasnya
      (bahkan wajib) adalah membimbing umatnya agar senantiasa berada dalam
      lingkaran yang dianjurkan oleh Islam dan tugasnyalah yang membimbing umatnya
      agar senantiasa selalu melaksanakan perintah Allah SWT dan menghindari yang
      dilarang-Nya. Seperti hukum Islam misalnya kalaupun dalam suatu negara
      seperti Indonesia tidak menerapkan hukum Islam maka yang dilakukan oleh para
      ulama, kyai dan ustaz adalah menerangkan kepada umatnya tentang hukum Islam
      berjinah atau membunuh misalnya maka hukum dalam Islam adalah ini itu. Jadi
      walaupun umat tersebut tinggal dibawah naungan hukum non Islam tapi hukum
      Islam mereka mengerti jadi mereka tidak akan berani melanggarnya. Jadi
      apabila hal tersebut tidak terwujud maka yang bertanggung jawab adal ulama
      tsb termasuk para kyai dan "ustaz" seperti anda."

      Nah kelihatan jelas, dakhwah Islam menurut acuan sistem thaghut pancasila
      itu kalau menerapkan hukum Islam cukup dengan meberitahukan contoh-contoh
      dan bagaimana bentuk hukumannya saja. Tidak perlu adanya penegakkan dan
      pelaksanaan hukum Islam itu sendiri.

      Jadi misalnya dakhwah Islam menurut model sistem thaghut pancasila itu
      seperti yang dikemukakan Sumitro kalau orang "berjinah atau membunuh
      misalnya maka hukum dalam Islam adalah ini itu. Jadi walaupun umat tersebut
      tinggal dibawah naungan hukum non Islam tapi hukum Islam mereka mengerti
      jadi mereka tidak akan berani melanggarnya."

      Kan hebat itu dakhwah Islam model sistem thaghut pancasila. Cukup dengan
      memberikan penerangan kepada para pemuda-pemudi, orang tua, para pejabat,
      dan para pimpinan RI bahwa itu "berjinah atau membunuh hukumnya menurut
      Islam adalah ini itu, maka mereka yang didakhwahi itu mengerti dan jadilah
      mereka tidak akan berani melanggarnya."

      Itu memang hebat dalam masyarakat Negara kafir RI ini. Dakhwah Islam itu
      bisa disulap, cukup dengan mengatakan hukum berjina dan membunuh adalah ini
      itu, maka jadilah mereka itu tidak berani melanggarnya.

      Tetapi ada konyolnya dari dakhwah Islam model sistem thaghut pancasila ini,
      yakni kalau dakhwah itu tidak berhasil wujud, maka yang disalahkan adalah
      seperti yang dikatakan Sumitro: "Jadi apabila hal tersebut tidak terwujud
      maka yang bertanggung jawab adalah ulama tsb termasuk para kyai dan "ustaz"
      seperti anda."

      Memang betul-betul sistem thaghut pancasila ini penuh dengan akal bulus dan
      tipu muslihat, persis seperti Soekarno penipu licik yang mengkutak-katik
      pancasila dan menjajah Negeri Acheh.

      Sumitro, jangan mimpi, kalau bicara di mimbar bebas ini, pakai sedikit otak
      itu. Jangan hanya sekedar cuap-cuap tidak menentu.

      Itu kalau dakhwah Islam mengikuti cara yang diterangkan oleh Sumitro sampai
      dunia kiamat tidak akan terwujud itu hukum Islam. Apakah cara dan model
      dakhwah yang diceritakan Sumitro yang dijalankan dan dicontohkan Rasulullah
      saw di Mekkah ?. Jelas tidak. Rasulullah saw tidak menghubungkan dan
      mendasarkan dakhwah Islamnya kepada sistem thaghut kaum musyrik dan kafir
      Mekkah. Justru Rasulullah saw menentang kepada sistem thaghut yang dipakai
      oleh penguasa Mekkah. Sehingga harus berhijrah setelah diperintahkan hijrah
      oleh Allah SWT.

      Tetapi kalau model dakhwah Islam di Negara Pancasila ini, seperti yang
      dikatakan Sumitro, itu bukan menurut apa yang dicontohkan Rasulullah saw,
      melainkan melawan cara atau manhaj dakwah Rasulullah saw.

      Kalau dakhwah Rasulullah saw menentang sistem thaghut penguasa Mekkah,
      sedangkan dakhwah Sumitro mengikut arus sistem thaghut pancasila. Jadi mana
      mungkin akan berhasil dan tegak itu Islam di bumi Nusantara ini.

      Orang muslim memang mayoritas di Negara RI ini. Tetapi ya itu karena telah
      teracuni dengan sistem thaghut pancasila, maka yang muncul orang-orang
      muslim model Sumitro yang mengatakan dakhwa Islam itu cukup dengan
      memberikan penerangan dan contoh-contoh hukum dan akibatnya ini itu, sudah
      cukup. Kalau tidak berhasil wujud hasil dakhwah itu, ya cukup salahkan saja
      ulama, ustaz, atau da'i-nya saja. Bukan yang disalahkan sistem thaghut
      pancasila.

      Karena menurut Sumitro untuk merobah sistem thaghut pancasila harus melalui
      MPR. Karena MPR-lah sebagai lembaga legislatif yang mempunyai kekuasaan
      membuat undang undang dasar dan preambule-nya. Tetapi celakanya itu
      preambule UUD 1945 yang didalamnya berisikan rincian sistem thaghut
      pancasila tidak boleh dirobah sedikitpun.

      Bagaimana itu fungsi lembaga legislatif MPR pembuat UUD 1945 bisa dianggap
      berjalan fungsinya kalau untuk merobah preambule UUD 1945 yang mengandung
      rincian pancasila tidak boleh dilaksanakan dan dijalankan.

      Memang benar-benar salah kaprah fungsi legislatif di Negara kafir RI ini.

      Sebenarnya para anggota MPR kalau merobah preambule yang mengandung rincian
      sila pancasila tidak akan dimasukkan kedalam neraka jahannam oleh Allah SWT.
      Tidak ada dalam Al Qur'an yang menyatakan barang siapa yang merobah dan
      tidak mengikuti sistem pancasila akan dimasukkan kedalam api yang
      menyala-nyala dan kekal didalamnya.

      Yang ada justru ancaman Allah SWT yang berbunyi barang siapa yang tidak
      menetapkan suatu perkara tidak menurut aturan yang diturunkan Allah SWT
      mereka itu kafir, zhalim dan fasik.

      Jadi jelas, vonis hukuman Allah SWT akan dijatuhkan kepada orang-orang atau
      para pimpinan atau para anggota legislatif, judikartif, eksekutif yang tidak
      menentapkan aturan, hukum, undang undang menurut aturan, hukum, undang
      undang yang diturunkan Allah SWT, mereka itu kafir, zhalim, fasik.

      Sumitro, tidak perlu saudara banyak cerita tentang dakhwah Islam. Mengapa ?
      Karena apa yang saudara katakan di mimbar bebas ini merupakan racun
      mematikan bagi penegakkan hukum Islam di muka bumi ini. Sebaiknya saudara
      diam saja. Karena itu sistem thaghut pancasila tidak akan memberikan jaminan
      keselamatan hidup di dunia dan diakherat.

      Jadi Sumitro, janganlah bermimpi untuk memberikan penerangan tentang Islam
      khususnya tentang penegakkan hukum-hukum Islam dengan cara yang saudara
      kemukakan di mimbar bebas ini. Karena hasilnya tidak akan wujud. Sehingga
      akhirnya itu para ulama, kiayi, ustaz yang kena getuk dan getahnya.

      Seharusnya, biarkan itu para ulama, kiayi, ustaz berdakhwah menurut apa yang
      telah dicontohkan Rasulullah saw. Tidak perlu dilarang atau dihambat. Kalau
      mau menghantam sistem thaghut pancasila, hantamlah situ. Kalau mau
      menjungkir balikkan sistem thaghut pancasila, jungkir balikkan situ. Tetapi
      bagi kalian, seperti Sumitro yang mendukung sistem thaghut pancasila harus
      mampu memberikan jawaban, baik dalam bentuk perilaku ala pancasila atau
      dalam bentuk pelaksanaan sistem pancasila.

      Tunjukkan kepada para ulama, ustaz, kiayi, da'i, inilah model sistem
      pancasila yang benar yang akan dijamin masuk surga. Bukan seperti yang
      didakhwahkan oleh para ulama, kiayi, ustaz, da'i yang diambil dari Al-Qur'an
      dan Sunnah Rasulullah saw. Cara dan sistem pancasila lebih baik dibandingkan
      dengan sistem Islam.

      Nah begitu seharusnya yang ditampilkan oleh Sumitro untuk menjawab tantangan
      para ulama, kiayai, ustaz, da'i. Kalau memang Sumitro ingin terus
      mempertahankan sistem thaghut pancasila.

      Ini kan tidak. Sumitro justru berlindung dibalik sistem thaghut pancasila,
      kalau tidak berhasil dakhwah Islam ala sistem thaghut pancasila yang
      disalahkan para ulama, kiayi, ustaz, da'i. Ini memang dakhwah Islam model
      sistem thaghut pancasila yang salah kaprah dan licik seperti pengutak-atik
      pancasila Soekarno penipu licik penjajah Negeri Acheh.

      Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada
      ahmad@... agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu
      untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang
      Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel
      di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

      Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita
      memohon petunjuk, amin *.*

      Wassalam.

      Ahmad Sudirman

      http://www.dataphone.se/~ahmad
      ahmad.swaramuslim.net
      ahmad@...
      ----------

      From: Sumitro mitro@...
      To: Ahmad Sudirman <ahmad@...>, Serambi Indonesia
      <serambi_indonesia@...>, Aceh Kita <redaksi@...>, ahmad
      jibril <ahmad_jibril1423@...>, balipost <balipost@...>,
      waspada <newsletter@...>, PR <redaksi@...>,
      Pontianak <editor@...>, Hudoyo <hudoyo@...>,
      JKT POST <jktpost2@...>, Redaksi Detik <redaksi@...>, Redaksi
      Kompas redaksi@...
      Cc: mazda_ok@..., ahmad@...
      Subject: RE: MAZDA ITU KONFLIK ACHEH, MALUKU, PENEGAKKAN DASAR HUKUM
      AN-NI SA: 92, 93 & DAULAH ISLAM
      Date: Fri, 6 Aug 2004 08:36:29 +0700

      Hallo saudara ahmad yang pintar jenius, lihai dan cerdas ( ngibul).
      Bang di Indonesia yang berhak membuat/mensyahkan Undang-Undang itu adalah
      DPR begitu juga dengan Pancasila sebagai dasar negara RI harus berdasarkan
      persetujuan DPR , dan DPR merupakan perwakilan seluruh rakyat, jadi UUD dan
      Pancasila kalau mau dirubah atau di revisi maka yang berhak adalah Rakyat
      jadi Presiden itu tidak bisa memberikan keputusan.

      Kenapa sich anda menyalahkan Soekarno, Soeharto, Megawati , Gus Dur, Amien
      Rais , SBY dll bahkan dikatakan kafir padahal sudah jelas struktur dalam
      pemerintahan Indonesia ? Indonesia itu rakyatnya memiliki agama dan
      kepercayaan bermacam-macam tidak hanya Islam.

      Jadi apa yang menjadi dasar hukum atau Undang-undang itu berdasarkan
      musyawarah dan mufakat. Seandainya di Indonesia diterapkan Hukum Islam
      misalnya, bagaiamana reaksi dari agama Kristen, Hindu , Buddha ? Apakah
      mereka diam saja ? Dan pada akhirnya akan terjadi perang saudara dan
      pembunuhan terjadi dimana-mana dan kemudian akhirnya adalah kehancuran.
      Apakah hal tersebut yang diinginkan oleh anda ?

      Ahmad yang super lugu dan super ngibul. Sebagai Ulama tugasnya (bahkan
      wajib) adalah membimbing umatnya agar senantiasa berada dalam lingkaran yang
      dianjurkan oleh Islam dan tugasnyalah yang membimbing umatnya agar
      senantiasa selalu melaksanakan perintah Allah SWT dan menghindari yang
      dilarang-Nya.

      Jadi apabila hal tersebut tidak terwujud maka yang bertanggung jawab adal
      ulama tsb termasuk para kyai dan "ustaz" seperti anda.

      Seperti hukum Islam misalnya kalaupun dalam suatu negara seperti Indonesia
      tidak menerapkan hukum Islam maka yang dilakukan oleh para ulama, kyai dan
      ustaz adalah menerangkan kepada umatnya tentang hukum Islam berjinah atau
      membunuh misalnya maka hukum dalam Islam adalah ini itu. Jadi walaupun umat
      tersebut tinggal dibawah naungan hukum non Islam tapi hukum Islam mereka
      mengerti jadi mereka tidak akan berani melanggarnya.

      Nach hal semacam itulah yang harus dilakukan oleh para Ulama bukan
      memaksakan diri merubah aturan atau hukum yang berlangsung yang akan
      berimbas pada pembunuhan dan kehancuran umat itu sendiri.

      Dan apabila tugas Ulama tersebut berhasil maka secara pelan dan pasti hukum
      Islam tersebut akan melekat ke hati umat dan syariat Islam pun akan berjalan
      dengan sendirinya.

      Nah dengan cara inilah rokmawan dan kelompoknya lakukan tidak seperti
      saudara Ahmad yang melakukan itu seperti pengecut yang mau merubah sesuatu
      tapi takut berhadapan langsung dengan secara sembunyi-sembunyi kemudian
      kadang2 lari. Itulah bedanya cara Ahmad cs dan Rokhmawan cs.

      Jadi kalau mau hancur maka ikutlah cara Ahmad Sudirman CS karena mereka
      lebih suka menempuh sesuatu dengan kekerasan daripada cara damai
      sebagaiamana yang dianjurkan dalam Islam. Dan kalau mau Islam Hancur lebur
      maka ikutlah saudara Ahmad , Al Qubra CS karena cara2 mereka sama parsis
      seperti gurunya yakni Hasan Tiro.

      Demikian dan terima kasih.

      Sumitro

      mitro@...
      Jakarta, Indonesia
      ----------

      _________________________________________________________________
      Hitta rätt på nätet med MSN Sök http://search.msn.se/
    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.