Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

HIDAJAT SJARIF HANYA PUNYA ALASAN ZIONIST SIMON PERES KESUKAAN ABDURRAHMAN WAHID

Expand Messages
  • Ahmad Sudirman
    http://www.dataphone.se/~ahmad ahmad@dataphone.se ahmad.swaramuslim.net Stockholm, 10 Mei 2004 Bismillaahirrahmaanirrahiim. Assalamu alaikum wr wbr. HIDAJAT
    Message 1 of 1 , May 9, 2004
    • 0 Attachment
      http://www.dataphone.se/~ahmad
      ahmad@...
      ahmad.swaramuslim.net

      Stockholm, 10 Mei 2004

      Bismillaahirrahmaanirrahiim.
      Assalamu'alaikum wr wbr.


      HIDAJAT SJARIF HANYA PUNYA ALASAN ZIONIST SIMON PERES KESUKAAN ABDURRAHMAN
      WAHID
      Ahmad Sudirman
      Stockholm - SWEDIA.


      JELAS AKHIRNYA ITU HIDAJAT SJARIF HANYA MAMPU PAKAI ALASAN LEMAH ZIONIST
      YAHUDI SIMON PERES KESUKAAN ABDURRAHMAN WAHID MANTAN PRESIDEN NKRI KE-4

      "Ahmad Sudirman hanyalah suatu "kambing conge" yang dibayar oleh Hasan Tiro
      cs dan dijanjikan jabatan mentri luar negeri oleh Hasan Tiro untuk menyebar
      luaskan "kentut busuk"nya kemana mana. Berdirinya negara Aceh merdeka keluar
      dari NKRI adalah mimpi atau hayal yang tidak akan mungkin akan bisa
      direalisasikan untuk menjadi suatu kenyataan. Aceh adalah bagian yang
      integral dari NKRI, ini harus bisa diterima sebagai suatu fakta dan
      kenyataan, jadi dengan membolak balik process bedirinya NKRI 55 tahun yang
      lalu adalah sia sia dan percuma, karena NKRI adalah suatu fakta dan
      kenyataan yang diakui oleh dunia. This is irreversible!. Jalan kekerasan,
      terror dan pemberontakan bersenjata tidak akan mencapai hasil apapun!. GAM
      harus bisa melihat ini dan merubah diri menjadi kekuatan politic,
      berpartisipasi dalam political contest, meng-expressikan political
      aspiration dengan jalan damai untuk mendapatkan konsesi poltic untuk
      mendapatkan autonomy yang seluas mungkin untuk' mentrapkan syariat Islam di
      Aceh, untuk menguasai dan mengelola kekayaan alam Aceh untuk kesejahteraan
      rakyat Aceh." (Hidajat Sjarif, siliwangi27@... , Sun, 09 May 2004
      12:35:56 +0000)

      Baiklah saudara Hidajat Sjarif di Edmonton, Alberta, Canada

      Jelas, itu saudara Hidajat Sjarif dari Edmonton, yang otaknya kosong dimakan
      racun pancasila hasil utak atik Soekarno, akhirnya hanya mampu memegang
      pentungan ala zionist yahudi Simon Peres kesukaan mantan Presiden NKRI ke-4
      Abdurrahman Wahid untuk dipakai mematahkan dan memukul alasan dasar
      penelanan, pencaplokan, pendudukan dan penjajahan Negeri Aceh oleh pihak
      Presiden RIS Soekarno pada tanggal 14 Agustus 1950 yang diteruskan oleh
      pihak NKRI juga dibawah Soekarno yang dimulai pada tanggal 15 Agustus 1950
      dan dipertahankan sampai detik ini oleh Presiden NKRI ke-5 Megawati penerus
      Soekarno dan sekaligus sebagai ayahnya Megawati.

      Saudara Hidajat Sjarif yang otaknya kosong dimakan racun pancasila hasil
      kocekan Soekarno ini, ditambah dengan ilmu yang minim tentang Negeri Aceh,
      begitu juga dengan pengetahuannya tentang ketatanegaraan RI, RIS, NRI,
      RI-Jawa Yogya, maka wajar dan masuk akal apabila disodorkan kehadapannya
      mengenai masalah konflik Negeri Aceh, kemudian langsung ditanggapi
      berdasarkan hasil penipuan dan pemalsuan sejarah Aceh yang dibuat Soekarno
      ketika melaporkan NKRI jelmaan RI ke Dewan Keamanan PBB untuk diberikan
      rekomendasi agar bisa diterima menjadi anggota PBB pada tanggal 26 September
      1950, yaitu 42 hari setelah Negeri Aceh ditelan dan dicaplok Presiden RIS
      Soekarno pada tanggal 14 Agustus 1950.

      Nah karena saudara Hidajat Sjarif yang buta mengenai sejarah Negeri Aceh
      dan pengetahuan ketatanegaraan RI, RIS, NKRI dan RI-Jawa-Yogya inilah
      akhirnya kelabakan dan jungkir jumpalik ketika berdebat menghadapi Ahmad
      Sudirman mengenai konflik Aceh yang sudah berlangsung lebih dari 50 tahun
      ini, yaitu sepanjang Negeri Aceh ditelan dan dicaplok oleh Soekarno dengan
      RIS-nya. Paling saudara Hidajat hanya mampu menampilkan: "Aceh adalah bagian
      yang integral dari NKRI, ini harus bisa diterima sebagai suatu fakta dan
      kenyataan, jadi dengan membolak balik process bedirinya NKRI 55 tahun yang
      lalu adalah sia sia dan percuma, karena NKRI adalah suatu fakta dan
      kenyataan yang diakui oleh dunia. This is irreversible!".

      Juga saudara Hidajat hanya mampu memberikan tambahan cara jalan keluar dari
      konflik Aceh dalam bentuk: "GAM harus bisa melihat ini dan merubah diri
      menjadi kekuatan politic, berpartisipasi dalam political contest,
      meng-expressikan political aspiration dengan jalan damai untuk mendapatkan
      konsesi poltic untuk mendapatkan autonomy yang seluas mungkin untuk'
      mentrapkan syariat Islam di Aceh, untuk menguasai dan mengelola kekayaan
      alam Aceh untuk kesejahteraan rakyat Aceh."

      Karena memang saudara Hidajat Sjarif ini otaknya kosong disapu bersih racun
      pancasila hasil komat kamit Soekarno, maka dengan mudah saja mencarikan
      jalan keluar konflik Aceh ini dengan cara, buat kekuatan politik seperti
      Partai Kebangkitan Bangsa punyanya mantan Presiden NKRI ke-4 Abdurrahman
      Wahid pencinta zionist yahudi Simon Peres. Lalu berpartisipasi dalam kontes
      pemilu, expresikan program-program kerja untuk membangun Negara Pancasila
      yang telah menelan Negeri Aceh lewat tangan Soekarno, usahakan agar dapat
      diluluskan Negeri Aceh menjadi Negeri otonomi yang luas.

      Nah, itulah cara dan jalan keluar dari saudara Hidajat Sjarif orang Sunda
      asal Jawa Barat yang pindah ke Canada empat puluh tahun yang lalu dan telah
      menjadi warganegara Canada, yang telah begitu tergiur-giur oleh ide Mahatma
      Gandhi dari India dan ide Martin Luther King dari Negaranya George W. Bush.

      Saudara Hidajat Sjarif ini, yang memang sudah ketularan ide Mahatma Gandhi
      dan ide Martin Luther King ini, tanpa pikir panjang menyatakan bahwa jadikan
      GAM partai politik seperti PKB dan PAN-nya Amien Rais, atau Golkarnya Akbar
      Tandjung, atau PDI-P-nya Mbak Megawati. Tuntut otonomi luas bagi Negeri
      Aceh.

      Saudara Hidajat Sjarif, cara penyelesaian saudara itu adalah caranya
      Soekarno, dan para penerusnya, yang sudah merampok Negeri Aceh dan
      kekayaannya. Karena, kalau menjalankan cara jalan keluar seperti yang
      diajukan oleh saudara Hidajat, memang itu cara yang paling mudah dan sangat
      didambakan oleh Mbak Megawati, Ryamizard Ryacudu, Endriartono Sutarto,
      Susilo Bambang Yudhoyono, Abdurrahman Wahid dan Amien Rais.

      Karena itulah memang benar saudara Hidajat Sjarif ini adalah pengekor
      bayangan Soekarno, Mbak Megawati, Ryamizard Ryacudu, Endriartono Sutarto,
      Susilo Bambang Yudhoyono, Abdurrahman Wahid dan Amien Rais. Artinya, kemana
      kepala dan badan bergerak kesanalah itu ekornya mengikut.

      Jadi, saudara Hidajat Sjarif, karena otak saudara yang kosong termakan racun
      pancasila hasil ramuan Soekarno, dan kurangnya pengetahuan tentang Negeri
      Aceh dan ketatanegaraan RI, RIS, NKRI dan RI-Jawa-Yogya, maka wajar kalau
      saudara akhirnya memegang pentungan zionist internasional ala zionis yahudi
      Simon Peres untuk dijadikan sebagai dasar argumentasi guna mematahkan
      argumentasi Ahmad Sudirman yang menyangkut penelanan, pencaplokan,
      pendudukan dan penjajahan Negeri Aceh oleh Presiden RIS Soekarno pada
      tanggal 14 Agustus 1950.

      Ditambah pula saudara Hidajat mencoba utak atik info yang tidak menentu,
      dimana akhirnya menemukan info yang salah kaprah: "Ahmad Sudirman hanyalah
      suatu "kambing conge" yang dibayar oleh Hasan Tiro cs dan dijanjikan jabatan
      mentri luar negeri oleh Hasan Tiro untuk menyebar luaskan "kentut busuk"nya
      kemana mana.".

      Jadi memang begitulah model saudara Hidajat Sjarif yang otaknya kosong
      molongpong termakan racun pancasila ini, tidak sanggup berdebat melawan
      Ahmad Sudirman, maka ambil saja jalan mudah, tuduh saja Ahmad Sudirman
      dengan fakta dan bukti kosong bahwa dibayar oleh Hasan Tiro dan diberi janji
      jabatan mentri luar negeri. Entah dari mana itu info yang diperoleh oleh
      saudara Hidajat ini. Tetapi, yang jelas, itu memang model saudara Hidajat
      Sjarif, hantam saja, biar tidak betul, maju terus, hantam Ahmad Sudirman.
      Nah, itu kan model para penerus Soekarno. Sudah kehabisan akal dan dasar
      argumentasi, akhirnya, mengambil pentungan zionist yahudi ala Simon Peres
      kesukaan Abdurrahman Wahid. Pukul Ahmad Sudirman pakai pentungan zionist
      yahudi ala Simon Peres kesukaan Abdurrahman Wahid. Akhirnya, sibuk juga itu
      Kolonel Ditya yang sudah mulai kecanduan zionist yahudi Simon Peres, yang
      ditebarkan oleh saudara Hidajat Sjarif. Bahkan itu mahasiswa Trisaktipun
      saudara Rusmanto Ismail, ikut-ikutan pula menjadi seorang fanatik buta
      pengekor zionist yahudi Simon Peres kesukaan Abdurrahman Wahid.

      Nah, mengapa itu saudara Hidajat Sjarif pakai pentungan zionist yahudi ala
      Simon Peres kesukaan Abdurrahman Wahid untuk pukul argumentasi Ahmad
      Sudirman ? Karena, menurut saudara Hidajat mudah saja saja untuk jawabannya,
      misalnya: "Ahmad Sudirman di brain wash dan dibayar untuk memicu conflict
      antar agama, etnis dan mengadu domba sesama umat Islam, menciptakan
      kebencian terhadap suatu etnis dengan menciptakan image tentaqng kebiadaban
      dan kebusukan suatu etnis dengan menyeluruh.Tujuan utama dari ini semua
      adalah menciptakan instability, turmoil, chaos via violence conflict,
      sectarian and ethnict violence untuk men-destabilize Indonesia."

      Jadi, dari sini kelihatan bagaimana dangkal dan kurangnya pengetahuan
      tentang Negeri Aceh dan ketatanegaraan RI, RIS, NKRI, RI-Jawa-Yogya yang
      dimiliki oleh saudara Hidajat Sjarif ini. Akhirnya, jalan singkat yang
      ditempuh saudara Hidajat adalah tuduh saja Ahmad Sudirman "di brain wash dan
      dibayar". Karena jalan itu jalan yang paling mudah, tanpa perlu fakta dan
      bukti apalagi dasar hukum. Persis seperti kebiasaan para penerus Soekarno,
      caplok dulu Negeri Aceh, kemudian tuduh saja itu orang Aceh pemberontak,
      teroris dan separatis kalau menuntut negerinya, kan gampang. Sedangkan Ahmad
      Sudirman sendiri entah kapan di brain wash oleh zionist yahudi ala Simon
      Peres kesukaan Abdurrahman Wahid, dan entah kapan dibayar dan dijanjikan
      jabatan menteri luar negeri oleh Teungku Hasan Muhammad di Tiro. Paling para
      petinggi GAM di seluruh dunia geleng-geleng kepala membaca tuduhan saudara
      Hidajat Sjarif terhadap Ahmad Sudirman ini.

      Jadi terakhir saudara Hidajat Sjarif, sampai kapanpun saudara tidak akan
      sanggup mematahkan dan menjatuhkan argumentasi Ahmad Sudirman tentang
      penelanan, pencaplokan, pendudukan, dan penjajahan Negeri Aceh oleh Presiden
      RIS Soekarno pada tanggal 14 Augstus 1950 yang diteruskan oleh pihak NKRI
      dari sejak 15 Agustus 1950 sampai detik sekarang ini.

      Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada
      ahmad@... agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu
      untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang
      Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel
      di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

      Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita
      memohon petunjuk, amin *.*

      Wassalam.

      Ahmad Sudirman

      http://www.dataphone.se/~ahmad
      ahmad.swaramuslim.net
      ahmad@...
      ----------

      Date: Sun, 09 May 2004 12:35:56 +0000
      From: "Hidajat Sjarif" siliwangi27@...
      To: ahmad@...
      Cc: sumatra_merdeka@..., toto_wrks@..., melpone2002@...,
      jkamrasyid@..., nizarwin@..., abupase@...,
      djuli@..., warzain@..., s05029wmuse@...,
      wafi-amna@..., asammameh@..., bambang_hwc@...,
      om_puteh@..., miranda_hnf@..., mr_dharminta@...,
      tang_ce@..., rimueng_acheh@..., zafala@...,
      otra25@..., imahnor@..., sadanas@...,
      karim@..., wpamungk@..., teuku_mirza2000@...,
      dityaacheh_2003@...
      Subject: RE: PENENTUAN NASIB SENDIRI RAKYAT ACEH BUKAN HASIL KONVERSI
      PEMIKIRAN TGK

      Conspiracy dari "ZIONIST INTERNATIONAL" yang mengkontrol ECONOMY DUNIA,
      banking, finance, international monetary dsb, dengan intel networks yang
      sangat sophisticated berhasil mem-brain wash OTAK HASAN TIRO untuk
      mencetuskan ide "ACEH MERDEKA" ,mendirikan GAM /TNA dan memproklamasikan
      berdirinya Aceh merdeka.Hasan Tiro CS dengan KAMBING KAMBING CONGEnya
      seperti Ahmad Sudirman dan WARWICK CS di brain wash dan dibayar untuk memicu
      conflict antar agama , etnis dan mengadu domba sesama umat Islam,
      menciptakan kebencian terhadap suatu etnis dengan menciptakan image tentaqng
      kebiadaban dan kebusukan suatu etnis dengan menyeluruh.Tujuan utama dari ini
      semua adalah menciptakan "INSTABILITY, TURMOIL, CHAOS," via VIOLENCE
      CONFLICT, SECTARIAN AND ETHNICT VIOLENCE untuk MEN-DESTABILIZE Indonesia.

      Ahmad Sudirman hanyalah suatu "KAMBING CONGE" yang dibayar oleh Hasan Tiro
      cs dan dijanjikan jabatan mentri luar negeri oleh Hasan Tiro untuk menyebar
      luaskan "KENTUT BUSUK"nya kemana mana.

      Berdirinya negara Aceh merdeka keluar dari NKRI adalah MIMPI ATAU HAYAL YANG
      TIDAK AKAN MUNGKIN AKAN BISA DIREALISASIKAN UNTUK MENJADI SUATU
      KENYATAAN!!!. Aceh adalah BAGIAN YANG INTEGRAL DARI NKRI, INI HARUS BISA
      DITERIMA SEBAGAI SUATU FAKTA DAN KENYATAAN, jadi dengan membolak balik
      process bedirinya NKRI 55 tahun yang lalu adalah SIA SIA DAN PERCUMA, karena
      NKRI adalah suatu FAKTA DAN KENYATAAN YANG DIAKUI OLEH DUNIA...THIS IS
      IRREVERSIBLE!!!!!!. Jalan kekerasan, terror dan pemberontakan bersenjata
      tidak akan mencapai hasil apapun!!!.

      GAM harus bisa melihat ini dan merubah diri menjadi kekuatan politic,
      berpartisipasi dalam political contest, meng-expressikan political
      aspiration dengan jalan damai untuk mendapatkan konsesi poltic untuk
      mendapatkan autonomy yang seluas mungkin untuk' mentrapkan syariat Islam di
      Aceh, untuk menguasai dan mengelola kekayaan alam Aceh untuk kesejahteraan
      rakyat Aceh.

      DALAM WADAH NKRI.RAKYAT INDONESIA BERHAK UNTUK MENG-KRITIK, MENGUTUK DAN
      MENENTANG KEPINCANGAN , KEBUSUKAN DAN KESALAHAN SUATU REZIM, INI ADALAH
      BAGIAN MUTKLAK DARI SUATU DEMOCRACY.

      DIDALAM DEMOCRACY HAK UNTUK BER-OPPOSSI DAN DISSENSI HARUS ADA DAN HARUS
      DIHORMATI, JADI MENGUTUK DAN MENENTANG KEBUSUKAN SERTA KESALAHAN SERTA
      PENYELEWENGAN SUATU REZIM INI BUKAN BERARTI KITA MEMBENCI NEGERI DAN
      BANGSA!!!. Artinya kita mengkritik untuk MEMPERBAIKI untuk kebaikan bersama.

      Hidajat Sjarif

      siliwangi27@...
      Edmonton, Alberta, Canada.
      ----------

      _________________________________________________________________
      Chat: Ha en fest på Habbo Hotel
      http://habbohotel.msn.se/habbo/sv/channelizer Checka in här!
    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.