Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

KESALAHAN BESAR MENIRU LANGKAH GAJAH MADA DARI KERAJAAN HINDU-MAJAPAHIT

Expand Messages
  • Ahmad Sudirman
    http://www.dataphone.se/~ahmad ahmad@dataphone.se Stockholm, 1 Juli 2003 Bismillaahirrahmaanirrahiim. Assalamu alaikum wr wbr. KESALAHAN BESAR MENIRU LANGKAH
    Message 1 of 1 , Jun 30, 2003
    • 0 Attachment
      http://www.dataphone.se/~ahmad
      ahmad@...

      Stockholm, 1 Juli 2003

      Bismillaahirrahmaanirrahiim.
      Assalamu'alaikum wr wbr.

      KESALAHAN BESAR MENIRU LANGKAH GAJAH MADA DARI KERAJAAN HINDU-MAJAPAHIT
      Ahmad Sudirman
      Stockholm - SWEDIA.


      KALAU MEGAWATI PUTRI SOEKARNO MENIRU LANGKAH AGRESOR GAJAH MADA DARI
      KERAJAAN HINDU-SYIWA-MAJAPAHIT, MAKA KESUDAHANNYA AKAN SEPERTI KEADAAN
      MAJAPAHIT YANG HANCUR LEBUR

      "Kalau bung Ahmad menulis seperti itu, hanya dikarenakan ketidak puasannya
      terhadap pemerintah atau keputusasaannya karna pemberontakan GAM yang ia
      dukung tidak mendapat simpati/dukungan secara luas. Masalah pemerintahan
      Mega yang dituduh penerus Gajah Mada, kalau memang itu bisa membawa
      kesejahteraan, kemakmuran, keadilan dan keutuhan seluruh bangsa dan negara
      Republik Indonesia, kenapa tidak..!

      Buat bung Ahmad sudahlah berpropokasi, karena itu semua hanya akan
      menyengsarakan dan memperpanjang penderitaan warga Aceh, kasihan mereka
      jadi korban ambisi sekelompok orang yang tidak bertanggung jawab. Soal
      politik GAM menerobos jeruji Senat AS, dan surat untuk Presiden Bush juga
      tak usah anda agung-agungkan, toh semua orang juga bisa menulis surat sesuai
      dengan apa yang dikehendaki ya kannn.."
      (MT-Dharminta, mr_dharminta@... , : Sun, 29 Jun 2003 20:43:47 -0700
      (PDT))

      "Yang bau itu mulut loe Ahmad, cuap nggak karuan, memutar balikkan fakta,
      lor tau nggak? Raden Fatah itu masih keturnan dari Majapahit dan yg membantu
      Aceh juga Mataram. Kalo emang Belanda mau menguasai Nusantara kenapa harus
      memecah belah Nusantara kalau memang Nusantara itu nggak satu
      jawab.....terus siapa yang membangun Aceh hingga sampai seperti sekarang
      ini? apa GAM? bukan, karena putra Aceh sendiri bukan membangun daerahnya
      malah enak enakan diluar negri seperti anda yg cuma mancari untung sendiri
      dan satu lagi mulut anda tambah bauuuuu....."
      (Bhonchos Yanuar, bhonchos@... , Sun, 29 Jun 2003 18:25:23 -0700
      (PDT))

      Nah untuk Bhonchos Yanuar yang pandainya hanya main terka saja, disini perlu
      saya jelaskan bahwa:

      Memang Raden Patah yang meninggal tahun 1519 adalah masih keturunan raja
      Majapahit yaitu Brawijaya. Dimana saat penggempuran Majapahit itu dipimpin
      oleh Sultan Trenggano (1522-1546) di Kesultanan Demak. Alasan Raden Patah
      dan sultan Tenggrano dari Kesultanan Demak menggempur Majapahit tahun 1525
      adalah karena Kerajaan Majapahit akan runtuh. Kemudian pentingnya
      pembentukan satu kesultanan untuk mengkoordinasi perdagangan dan penyebaran
      Islam. Seterusnya adanya keuntungan berhubungan dengan kerajaan-kerajaan
      Islam di daerah lain. (RH Saragih, J Sirait, M Simamora, Sejarah Nasional,
      1987, hal.48-49)

      Nah sekarang mengenai Aceh, ada beberapa faktor yang menyebabkan Aceh
      bangkit dengan Samudra Pasainya, yaitu karena Kerajaan Buddha Sriwijaya yang
      pada saat itu telah menguasai dan menduduki daerah kerajaan Melayu, Tulang
      Bawang, Pulau Bangka, Jambi, Genting Kra dan daerah Jawa Barat di gempur
      oleh raja Rajendrachola dari Cholamandala di India selatan pada tahun 1023.

      Kemudian karena Kartanegara (1269-1292) Raja Singasari mengirimkan ekspedisi
      Pa-Melayu tahun 1275 dibawah pimpinan Kebo Anabrang yang bertujuan
      membangkitkan Melayu kembali yang sedang diduduki dan dijajah oleh
      Sriwijaya.

      Jadi yang jelas, bukan dinasti Sanjaya dan dinasti Syailendra di Jawa Tengah
      dari Kerajaan Mataram yang bertujuan membangkitkan kerajaan Melayu yang
      diduduki dan dijajah Sriwijaya. Justru sebaliknya, salah seorang keturunan
      dari dinasti Syailendra di Jawa Tengah dari Kerajaan Mataram, yaitu
      Balaputra Dewa yang berhasil lolos masuk ke Sriwijaya di Palembang karena
      kalah perang perang melawan saingannya yang sebenarnya iparnya dari dinasti
      Sanjaya yaitu Pikatan. Dimana Balaputra Dewa ini akhirnya diangkat jadi raja
      Sriwijaya yang akhirnya menjajah dan menduduki kerajaan Melayu, Tulang
      Bawang, Pulau Bangka, Jambi, Genting Kra dan daerah Jawa Barat.

      Sekarang Belanda datang ke negara-negara yang ada di Nusantara setelah
      kerajaan hindu-Majapahit hancur lebur dengan tujuan untuk menduduki dan
      menjajah, sama seperti kelakuan Gajah Mada dari Majapahit. Jadi tujuan
      Belanda itu bukan untuk menyatukan atau untuk memecah belah Nusantara,
      melainkan untuk menjajah. Sampai dunia kiamatpun Belanda itu mau menjajah
      kalau bisa. Tidak ada bedanya dengan Gajah Mada.

      Nah ketika Soekarno naik tahta kepresidenan Negara RI-Jawa-Yogya,
      kelakuannya tidak ada bedanya dengan kelakuan Gajah Mada, negara-negara dan
      daerah-daerah yang dulu dicaplok Gajah Mada mau dicaploknya kembali.
      Termasuk Aceh.

      Setelah Aceh dicaplok Soekarno Cs sampai detik ini, tidak ada itu yang
      namanya pembangunan di Aceh yang boleh disamakan dengan pembangunan yang
      sejahtera, aman, adil dan bijaksana. Yang ada adalah pendudukan, pengisapan
      kekayaan minyak, gas dan sumber alam lainnya. Dan tentu saja yang lebih
      berbahaya adalah penindasan secara militer terhadap rakyat Aceh yang
      menentang kelakukan agresi Soekarno seperti yang dilakukan oleh Gajah Mada
      pada jaman Majapahit dulu.

      Nah sekarang, ayo belajar lagi sejarah yang betul Bhonchos Yanuar, jangan
      hanya ngantuk saja, pergi sana cuci muka.

      Adapun untuk Matius Dharminta, mengenal sejarah itu perlu dan penting.
      Karena kalau tidak, maka itu Soekarno dan penerusnya termasuk Megawati cs
      akan terus membodohi rakyat. Tanpa menggali sejarah yang sebenarnya, dan
      menganalisanya, maka kelicikan, penipuan, penghancuran, pendudukan dan
      penjajahan yang dilakukan Soekarno tidak akan ditemukan dan diketahui
      rakyat.

      Karena sampai kapanpun yang namanya pendudukan, penjajahan yang dilakukan
      oleh Soekarno dan diteruskan oleh Megawati sekarang terhadap Aceh, maka itu
      yang namanya kesejahteraan, kemakmuran, keadilan tidak akan bisa dicapai.

      Perhatikan saja buktinya, dari sejak masa agresor Soekarno, sampai detik
      ini, adakah di Aceh itu benar-benar sejahtera, makmur dan adil.

      Tidak ada itu. Itu orang yang betul-betul sudah kena racun Soekarno dan
      Megawati saja yang mengatakan negara RI-Jawa-Yoga sejahtera, makmur dan adil
      selama masa pendudukan, dan penjajahan Aceh.

      Lihat saja, buktinya sampai detik ini. Ini adalah sejarah. Bagaimana dulu
      Gajah Mada mengganyang dan menduduki serta menjajah negara-negara yang ada
      diluar daerah wilayah kekuasaan Majapahit yang asalnya hanya sekitar Madura
      saja, tempat pelarian Raden Wijaya panglima tentara Singasari ketika
      Jayakatwang keturunan raja Kediri menghancurkan Kartanegara raja Singasari.
      Raden Wijaya inilah pendiri kerajaan hindu Majapahit. Akhirnya Majapahit itu
      hancur juga.

      Nah sekarang giliran negara RI-Jawa-Yogya yang memang dengan sengaja
      mencaplok negara-negara dan daerah-daerah yang ada diluar kekuasaan wilayah
      negara RI-Jawa-Yoga akan juga bernasib seperti kerajaan Majapahit.

      Jadi sebenarnya saya menuliskan sejarah Soekarno dengan Negara
      RI-Jawa-Yogya-nya bukan karena tidak puas terhadap pemerintah atau karena
      GAM tidak mendapat simpati/dukungan secara luas seperti yang diduga oleh
      Matius Dharminta, melainkan saya menuliskan sejarah Soekarno Cs dengan
      Negara RI-Jawa-Yogyanya ini adalah untuk memberikan gambaran kepada seluruh
      rakyat agar paham dan mengerti bahwa sebenarnya itu Soekarno Cs telah banyak
      menipu dan membohongi rakyat yang sekaligus menjerat dan meringkus serta
      menduduki negara-negara dan daerah-daerah lainnya yang ada di luar RIS.
      Persis seperti kelakuan Gajah Mada dari kerajaan hindu-Majapahit.

      Jelas dengan mengerti dan pahamnya rakyat berarti mereka bukan menjadi
      sengsara melainkan menjadi beruntung bahwa dimasa yang akan datang mereka
      tidak akan mudah ditipu dan dibohongi oleh para penerus Soekarno Cs termasuk
      Megawati.

      Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada
      ahmad@... agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu
      untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang
      Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel
      di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

      Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita
      memohon petunjuk, amin *.*

      Wassalam.

      Ahmad Sudirman

      http://www.dataphone.se/~ahmad
      ahmad@...
      ----------

      From: matius dharminta mr_dharminta@...
      Subject: gajah mada, kenapa tidak..
      To: Ahmad Sudirman <ahmad@...>
      Cc: PPDI@yahoogroups.com
      Date: Sun, 29 Jun 2003 20:43:47 -0700 (PDT)

      Haa..haa...haaa.. kenapa pada mengulas sejarah??? Itu semua kan masa lalu,
      namanya aja juga sejarah. Itu semua memang perlu di ketahui di mengerti dan
      di pelajari, tapi tidak harus seluruhnya diterapkan pada masa kini.

      Kalau bung Ahmad menulis seperti itu, hanya dikarenakan ketidak puasannya
      terhadap pemerintah atau keputusasaannya karna pemberontakan GAM yang ia
      dukung tidak mendapat simpati/dukungan secara luas.

      Masalah pemerintahan Mega yang dituduh penerus Gajah Mada, kalau memang itu
      bisa membawa kesejahteraan, kemakmuran, keadilan dan keutuhan seluruh bangsa
      dan negara Republik Indonesia, kenapa tidak..!

      Buat bung Ahmad sudahlah berpropokasi, karena itu semua hanya akan
      menyengsarakan dan memperpanjang penderitaan warga Aceh, kasihan mereka
      jadi korban ambisi sekelompok orang yang tidak bertanggung jawab.

      Soal politik GAM menerobos jeruji Senat AS, dan surat untuk Presiden Bush
      juga tak usah anda agung-agungkan, toh semua orang juga bisa menulis surat
      sesuai dengan apa yang dikehendaki ya kannn..

      MT-Dharminta

      Surabaya, Indonesia
      mr_dharminta@...
      ----------

      Date: Sun, 29 Jun 2003 18:25:23 -0700 (PDT)
      From: bhonchos yanuar bhonchos@...
      Subject: GAJAH MADA DENGAN MAJAPAHIT-HINDU-NUSANTARANYA YANG DITIRU SOEKARNO
      SUDAH DIHANCURLEBURKAN
      To: Ahmad Sudirman <ahmad@...>,rakyat NKA
      <rakyat_nka@...>,Mail2news
      <Mail2news-20030627-soc.culture.indonesia+alt.culture.indonesia@...>,Habe
      Arifin <habearifin@...>,MT Dharminta
      <editor@...>,joko_tingkir_jr <joko_tingkir_jr@...>,...

      Yang bau itu mulut loe Ahmad, cuap nggak karuan, memutar balikkan fakta, lor
      tau nggak? Raden Fatah itu masih keturnan dari Majapahit dan yg membantu
      Aceh juga Mataram. Kalo emang Belanda mau menguasai Nusantara kenapa harus
      memecah belah Nusantara kalau memang Nusantara itu nggak satu
      jawab.....terus siapa yang membangun Aceh hingga sampai seperti sekarang
      ini? apa GAM? bukan, karena putra Aceh sendiri bukan membangun daerahnya
      malah enak enakan diluar negri seperti anda yg cuma mancari untung sendiri
      dan satu lagi mulut anda tambah bauuuuu.....

      Bhonchos Yanuar

      Jakarta, Indonesia
      bhonchos@...
      ----------

      _________________________________________________________________
      Hitta rätt köpare på MSN Köp & Sälj http://www.msn.se/koposalj
    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.