Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

MEMANG INDON TIDAK PERNAH BERNIAT BAIK

Expand Messages
  • tawar laut
    Semoga Allah akan melindungi mereka yang benar dan menghancurkan mereka yang murka. Ini satu lagi contoh bahwa indonesia tidak ada niat baik terhadap Achèh.
    Message 1 of 1 , Nov 8, 2002
    • 0 Attachment

      "Semoga Allah akan melindungi mereka yang benar dan menghancurkan mereka yang murka." Ini satu lagi contoh bahwa indonesia tidak ada niat baik terhadap Ach�h. Mereka memang menunggu saat yang tepat untuk menghabisi Bangsa Acheh...di saat TNA menarik pasukan, maka disaat itulah TNI masuk untuk menyerang..ini takti lama yang mereka lakukan.. dialog hanya tinggal dialog, tapi kenyataan di dalam negeri jauh sekali adanya. IsyaAllah akan selamat semua warga dan teuntra Acheh yang sedang dalam kepungan penjajah indon.

      Sofyan Dawood Terkepung

      BANDA ACEH - Jurubicara militer TNA Tgk Sofyan Dawood mengaku sedang terkepung di kawasan Paya Cot Trieng Nisam, Aceh Utara sejak tiga hari lalu. Bukan hanya dirinya terkepung, tapi lebih dua ratusan TNA bersama masyarakat ikut terkepung oleh pasukan TNI yang memblokir daerah itu.

      Satuan Penerangan TNI membenarkan adanya pengepungan itu, namun hal itu dilakukan untuk melindungi masyarakat dari ancaman GAM.

      Sofyan Dawod meminta petinggi militer RI menarik pasukan TNI yang telah dikerahkan dengan senjata beratnya ke Nisam. Jika pasukan tidak ditarik, GAM akan melakukan reaksi di tempat-tempat lain seluruh Aceh. "Kalau pemerintah RI benar-benar ingin masalah Aceh diselesaikan secara dialog, perintahkan mundur pasukan itu, kami siap menantang kalau memang pemerintah RI menghendakinya," kata Sofyan Dawood.

      Penjelasan itu diungkapkan Sofyan Dawood kepada Serambi Rabu (6/11) ke redaksi Serambi melalui telepon. Ia mengaku saat menelpon berada di rawa-rawa Paya Cot Trieng bersama anggotanya. Sofyan juga mengakui dirinya terkepung setelah adanya niat GAM menghentikan aksi bersenjata, sehingga semua angkatannya yang sebelumnya berserakan di berbagai kecamatan diperintah kumpul di Nisam.

      Sofyan Dawood meminta tim indenpenden internasional, LSM Internasional memberikan bantuan logistik pada 200 lebih anggota TNA dan masyarakat yang sedang terperangkap dalam kepungan TNI.

      Kendati telah terkepung, namun pihaknya tidak mungkin menarik pasukan ke tempat lain, karena melindungi masyarakat desa yang telah ikut lari bersama GAM ke rawa-rawa itu. Bahkan sejumlah warga telah tewas ditembak aparat pemerintah. Namun, mayat-mayat korban tidak diperkenankan dievakuasi PMI.

      Menurut Sofyan Dawood, telah pernah terjadi empat kali kontak senjata antara TNA dan TNI. Dalam kontak tembak yang terjadi kemarin, katanya sejumlah anggota TNI tewas dan luka terkena peluru GAM, sementara dari GAM semuanya masih selamat kendati logistiknya semakin berkurang.

      Sebenarnya, pihak GAM sejak 4 November 2002 telah menarik semua pasukan untuk berkumpul di satu tempat dengan tujuan mengamankan suasana bulan Suci Ramadhan. Namun, karena pihak TNI terus mengejarnya, terpaksa mempertahankan diri.

      Sofyan Dawood membantah sinyalemen bahwa Panglima GAM terkepung dalam kelompok tersebut. Muzakir Manaf sekarang berada di tempat paling aman. Sofyan meminta masyarakat Aceh berdoa supaya TNA terlepas dari bahaya.

      Pengepungan itu, kata Sofyan, berarti TNI telah berupaya menutupi pintu dialog antara RI dan GAM. "Kami akan laporkan semua itu ke markas besar GAM di Swedia, kalau memang TNI memaksa dan melakukan aksi terus menerus di Nisam, tidak tertutup kemungkinan GAM menolak penawaran RI dalam dialog," kata Sofyan.

      Jubir GAM Pasee, Tgk Jamaika, menyebutkan, Rabu (6/11) sekitar pukul 07.00 WIB, seorang warga sipil bernama Mahyudan Yakob (51), warga Kampung Blang Crok-Nisam, ditangkap aparat dan dibawa bersama aparat.

      Dikatakan, TNI/Polri dinilai tidak mengindahkan suasan bulan suci Ramadhan 1423 H. Padahal, TNA sudah menghentikan aksi militer dan menarik semua pasukan ke barak persenjataan yang dimiliki GAM saat ini hanyalah untuk mempertahan diri.

      Jamaika juga menyinggung pengepungan Paya Cot Trieng Nisam seperti disampaikan Sofyan Dawod. Akibat pengepungan itu, kata Jamaika, warga mengungsi ke Masjid Kampung Keutapang dan Kampung Blang Crok- Nisam.

      Penjelasan TNI

      Kapendam IM, Letkol CHB Firdaus yang dihubungi pukul 22.10 Rabu malam membenarkan aparat TNI masih mengepung kawasan Paya Cot Trieng Nisam, Aceh Utara. Pengepungan ini dimaksukan untuk melindungi rakyat dari ancaman GAM yang menurut Firdaus berbaur bersama masyarakat. Hal senada diungkapkan Dansatgaspen Koops TNI Mayor Zaenal Mutaqim.

      Terhadap tudingan GAM bahwa pengepungan itu bertentangan dengan kesepakatan Jenewa, apalagi GAM sudah menyatakan genjatan senjata sepihak, baik Firdaus maupun Zaenal mengatakan GAM salah mengartikannya. "Kalau GAM menyatakan genjata senjata, kita sambut dengan baik. Tapi selaku aparat negara, TNI tetap melakukan pengawasan terhadap masyarakat seperti patroli ke kampung-kampung," ujar Firdaus.

      Dikatakan, jika dalam operasi tersebut tidak bertemu anggota GAM, maka tidak ada masalah. Sebaliknya kalau ketemu GAM, maka di situlah terjadi kontak senjata.

      Firdaus yang menggantikan Zaenal Mutaqim sebagai Dansatgaspen Koops TNI (menurut Zaenal serah terima jabatan berlangsung 9 November mendatang), membenarkan pada Selasa (5/11) aparat TNI melakukan pengumuman khusus melalui pengeras suara agar GAM menyerahkan diri.

      Tapi kalau aktifitas helikopter di kawasan tersebut Rabu kemarin, bukan untuk melakukan penyerangan, melainkan sebagai upaya membantu pasukan di bidang logistik. "Heli bukan untuk menyerang, apalagi medannya terlalu luas," kata Firdaus yang juga dibenarkan Zaenal.

      Sekali lagi, Firdaus mengatakan bahwa pengepungan itu dilakukan semata-mata untuk melindungi rakyat. Meski pasukan GAM ada di situ, TNI tidak akan menyakiti rakyat. "Kalau GAM mau menyerah, TNI akan menerimanya dengan baik," imbau Firdaus.

      Bagi TNI, tidak ada istilah tidak boleh melakukan operasi di bulan Ramadhan. Sebab, operasi tersebut dilakukan untuk mencari orang- orang yang melanggar hukum karena memiliki senjata yang tidak dibenarkan oleh negara. Firdaus mengancam kalau upaya persuasif juga tidak diindahkan, akan dilakukan upaya represif. Sebab upaya penegakan hukum tidak ada pengecualian pada bulan Ramadhan.

      Pada bagian lain, Dansatgaspen Koops TNI Zaenal Mutaqim menambahkan, pengepungan yang dilakukan TNI di kawasan Nisam sebagai bentuk inteligensi melawan GAM seperti melakukan pengendapan, pengepungan di daerah-daerah yang jauh dari masyarakat sipil. Jadi, kata Zaenal, tidak ada istilah menyalahi aturan sebagiamana tudingan pihak GAM.



      Do you Yahoo!?
      U2 on LAUNCH - Exclusive medley & videos from Greatest Hits CD
    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.