Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.
 

Fw: [GELORA45] Bendera GAM Akan Dikibarkan 15 Agustus

Expand Messages
  • Sunny
    From: Sunny Sent: Friday, July 26, 2013 11:34 AM To: GELORA45@yahoogroups.com Subject: Re: [GELORA45] Bendera GAM Akan Dikibarkan 15 Agustus Saya kira kuang
    Message 1 of 2 , Jul 26, 2013
       
       
      From: Sunny
      Sent: Friday, July 26, 2013 11:34 AM
      Subject: Re: [GELORA45] Bendera GAM Akan Dikibarkan 15 Agustus
       
      Saya kira kuang baik  menyamakan sesuatu grup etnik dengan anjing.
       
      From: Y.T.Taher
      Sent: Friday, July 26, 2013 2:44 AM
      Subject: Re: [GELORA45] Bendera GAM Akan Dikibarkan 15 Agustus
       
       

      

      Bung Chalik yb.,
       
      "anjing cari pukul" kalau dalam bahasa Jawa disebut "asu nggolek gebug". Kalau dalam bahasa Aceh bagaimana? Bung kan dari Sumatra Utara, tentu tahu bahasa Aceh.......!
      Salam......salamaik bapuaso......!
       
       
      ----- Original Message -----
      Sent: Friday, July 26, 2013 5:38 AM
      Subject: Trs: [GELORA45] Bendera GAM Akan Dikibarkan 15 Agustus
       
       

      Baru aman 8 tahun, sudah mulai cari gara-gara. Ini namanya anjing cari pukul.
       
      ----- Pesan yang Diteruskan -----
      Dari: Sunny <ambon@...>
      Kepada: Undisclosed-Recipient
      Dikirim: Kamis, 25 Juli 2013 15:11
      Judul: [GELORA45] Bendera GAM Akan Dikibarkan 15 Agustus
       
       
       
      Bendera GAM Akan Dikibarkan 15 Agustus
      Junaidi Hanafia | Kamis, 25 Juli 2013 - 12:04:14 WIB
      : 123
       
      (Foto/Antara)
      ANTI QANUN BENDERA-Puluhan aktivis Gema NKRI menggelar unjuk rasa di depan Gedung Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Selasa (23/7). Mereka mendesak pemerintah untuk mencabut pemberlakuan Qanun bendera
      Kemendagri belum dapat bersikap terkait rencana penaikan bendera GAM secara resmi.
       
      BANDA ACEH – Bendera Bintang Bulan yang hingga saat ini masih menimbulkan polemik antara pemerintah Aceh dan pemerintah pusat akan dikibarkan pada 15 Agustus 2013 saat peringatan delapan tahun penjanjian damai antara Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dan pemerintah Indonesia. Pengibaran bendera Provinsi Aceh tersebut akan dilakukan setelah pengibaran bendera Merah Putih.

      Anggota Komisi A DPRA Abdullah Saleh, Rabu (24/7), mengatakan, rencana pengibaran bendera Aceh saat peringatan delapan tahun perjanjian damai antara GAM dan RI sudah diputuskan dalam rapat antara Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dengan pemerintah Aceh beberapa waktu lalu.

      “Bendera Bintang Bulan akan dikibarkan setelah terlebih dahulu dikibarkan bendera Merah Putih. Tempat pengibaran bendera tersebut, dari hasil rapat, akan dilaksanakan di halaman kantor Gubernur Aceh,” ujar Abdullah setelah mengikuti pertemuan tertutup dengan tim dari Kementerian Dalam Negeri yang dipimpin Dirjen Otonomi Daerah Djohermansyah Djohan di pendopo Gubernur Aceh.

      Abdullah menyebutkan pengibaran bendera Provinsi Aceh yang sama persis dengan bendera Gerakan Aceh Merdeka (GAM) tersebut akan dilakukan sesuai dengan ketentuan Qanun Aceh Nomor 3 tentang Lambang dan Bendera Aceh.
      “Dalam Qanun itu disebutkan bendera Aceh baru akan dikibarkan setelah pengibaran bendera Merah Putih. Saat pengibaran bendera Aceh juga akan diiringi dengan suara azan karena himne Aceh belum ada,” katanya.

      Abdullah mengaku rencana pengibaran bendera Aceh saat peringatan delapan tahun perjanjian damai antara RI dan GAM telah disampaikan kepada Kementerian Dalam Negeri. “Namun, Kemendagri belum memberikan tanggapan terkait rencana tersebut,” ujarnya.

      Djohermansyah setelah pertemuan dengan DPRA dan Gubernur Aceh mengatakan, Kementerian Dalam Negeri belum dapat memberikan tanggapan atau sikap terkait rencana DPRA dan pemerintah Aceh menaikkan bendera Bulan Bintang secara resmi pada 15 Agustus mendatang.

      “Kami masih harus bicara dulu tanggal 31 Juli dalam pertemuan lanjutan antara Mendagri dengan DPRA dan Gubernur Aceh. Kita harus cari kebaikan untuk masyarakat Aceh dan untuk seluruh rakyat Indonesia," ujar Djoharmensyah.

      Djoharmensyah juga mengatakan, pertemuan yang berlangsung di pendopo Gubernur Aceh belum menghasilkan keputusan apa pun, dalam pertemuan tersebut hanya disepakati akan ada pertemuan lanjutan antara Kemendagri dengan DPRA dan pemerintah Aceh pada 31 Juli mendatang di Jakarta.

      ANTi QANUN BENDERA-Puluhan aktivis Gema NKRI menggelar unjuk rasa di depan Gedung Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Selasa (23/7). Mereka mendesak pemerintah untuk mencabut pemberlakuan Qanun bendera, lambang Aceh, dan Qanun Wali Nanggroe.


      I am using the Free version of SPAMfighter.
      SPAMfighter has removed 81 of my spam emails to date.

      Do you have a slow PC? Try a free scan!
    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.