Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.
 

PENDUDUK DUNIA SEKARANG TIDAK DAPAT DIBOHONGI LAGI KECUALI ORANG YANG FANAYIK BUTA

Expand Messages
  • Ali Al Asytar
    http://indonesian.irib.ir/hidden-12/-/asset_publisher/1jMX/content/tragedi-halabcheh-dan-kebungkaman-barat
    Message 1 of 11 , Apr 25, 2013


      AS dan Inggris Tuding Suriah Menggunakan Senjata Kimia
      Jumat, 2013 April 26 03:45

       

      Amerika Serikat dan Inggris mengklaim bahwa pemerintah Suriah telah menggunakan senjata kimia dalam perang melawan militan dukungan asing di negara itu.

      Menteri Pertahanan AS Chuck Hagel, yang sedang berkunjung ke Uni Emirat Arab, mengatakan kepada wartawan pada hari Kamis (25/4) bahwa Washington memiliki bukti soal penggunaan bahan kimia sarin di Suriah dalam skala kecil.

      Dikatakannya bahwa komunitas intelijen AS belum pasti, namun mengindikasikan penggunaan senjata kimia dalam skala kecil di Suriah, khususnya, bahan kimia sarin.

      "Kita perlu semua fakta. Kita perlu semua informasi," katanya, seraya menambahkan, "Apa yang saya kemukakan kepada Anda adalah apa yang diektahui komunitas intelijen kami. Seperti yang saya juga telah katakan, mereka masih menilai, dan mereka masih melihat apa yang terjadi, siapa yang bertanggung jawab dan spesifikasi lain yang kita perlukan."

      Gedung Putih sebelumnya menengaskan bahwa setiap penggunaan senjata kimia di Suriah sebagai "garis merah", yang bisa memicu kemungkinan aksi militer ke Suriah.

      Mantan Presiden AS George W. Bush menggunakan logika timpang untuk membenarkan invasi ke Irak demi memusnahkan senjata nuklir, kimia dan biologi yang ternyata tidak ada.

      Kementerian Luar Negeri Inggris juga menyatakan memiliki bukti "terbatas tapi persuasif" soal penggunaan senjata kimia di Suriah.

      "Ini sangat memprihatinkan. Penggunaan senjata kimia adalah kejahatan perang. Kami telah menginformasikan kepada sekutu dan mitra kami serta PBB tentang hal ini dan kami berusaha secara aktif untuk mendapatkan informasi lebih lanjut dan lebih baik," kata juru bicara Deplu Inggris.(IRIB Indonesia/MZ)

    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.