Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

PENGUASA TURKI INI CONTOH DARI KEBANYAKAN SEPAKTERJANG KAUM HYPOCRITE MAKANYA RAKYAT PERLU MENGAMBIL KEPUTUSAN UNTUK PEMBEBASAN DARI PERANGKAP HYPOCRITE

Expand Messages
  • Jasuli Ahmad
    http://indonesian.irib.ir/hidden-1/-/asset_publisher/m7UK/content/fakta-sebenarnya-di-balik-permintaan-maaf-israel-kepada-turki? Fakta Sebenarnya di Balik
    Message 1 of 33 , Mar 31 3:23 AM
    • 0 Attachment

      Fakta Sebenarnya di Balik Permintaan Maaf Israel kepada Turki


      Dua pejabat tinggi Partai Republik Rakyat Turki menyangsikan kejujuran permintaan maaf Tel Aviv terhadap Ankara dan menyatakan bahwa pemerintah Turki sebenarnya telah memberikan berbagai macam konsesi kepada Israel sebagai imbalan dari permintaan maaf tersebut.
       
      Para pejabat tinggi Partai Republik Rakyat Turki itu menyangsikan kejujuran permintaan maaf Tel Aviv atas serangan militer Zionis terhadap kapal Mavi Marmara yang berlayar menuju Palestina guna menembus blokade Jalur Gaza. Serangan yang terjadi pada tahun 2010 itu menewaskan sembilan aktivis perdamaian Turki. Menurut mereka, jika Israel benar-benar jujur, maka permintaan maaf tersebut harus disampaikan kepada publik dan kepada masyarakat Turki. Pemerintah Ankara sendiri diyakini telah memberikan berbagai konsesi kepada Tel Aviv atas permintaan maafnya.
       
      Muharem Anja, seorang anggota parlemen Turki dan Wakil Ketua Fraksi Partai Republik Rakyat Turki dalam hal ini mengatakan, "Pemerintahan afiliasi Partai Keadilan dan Pembangunan, telah memberikan banyak konsesi sebagai imbalan permintaan maaf tersebut. Termasuk di antaranya adalah anulir penolakan pemerintah (Recep Tayib Erdogan) terhadap keanggotaan Israel di Organisasi untuk Kerjasama dan Pengembangan Ekonomi (OECD) di satu sisi, dan persetujuan Ankara terkait partisipasi Tel Aviv dalam berbagai manuver NATO (Pakta Pertahanan Atlantik Utara) serta penyerahan wilayah Kurecik di kota Malatiya di sisi lain."
       
      Ditambahkannya, laporan dari berbagai media dan fokus media massa Turki terhadap keberhasilan pemerintah Partai Keadilan dan Pembangunan memaksa Israel meminta maaf, sangat menggelikan karena tanpa memperhatikan berbagai konsesi yang diberikan oleh pemerintah Ankara terhadap Tel Aviv.
       
      "Pemerintah Erdogan menilai serangan militer Israel ke kapal Mavi Marmara sebagai aksi disengaja akan tetapi sekarang mereka menilainya insiden tidak sengaja," tegasnya.
       
      Anja menjelaskan, "Dengan menyampaikan permintaan maaf tersebut, Israel telah mengantongi seluruh tuntutannya. Kenyataan sebenarnya adalah bahwa sebenarnya Erdogan yang meminta maaf kepada Israel dan akibat berbagai pernyataannya tentang rezim Zionis, dia telah menyampaikan permintaan maaf dalam kunjungannya ke Denmark."
       
       Deniz Baykal, mantan ketua Partai Republik Rakyat Turki berpendapat permintaan maaf tersebut tidak seharusnya dilakukan secara tertutup dan eksklusif. Perdana Menteri Israel [Benyamin Netanyahu] harus menyampaikan kepada publik. Rakyat Turki tidak mengetahui apakah Netanyahu benar-benar meminta maaf atau tidak! Mereka tidak mendengar permintaan maaf itu."
       
      Dalam kondisi seperti ini, Erdogan menyatakan para pejabat Turki dan Israel akan berunding pada 12 April  mendatang untuk merundingkan ganti rugi kepada keluarga korban serangan militer Zionis terhadap para aktivis di atas kapal Mavi Marmara. (IRIB Indonesia/MZ)
    • Ali Al Asytar
      Agen-agen Barat Berkeliaran di Jalur Gaza Minggu, 2013 April 07 10:38   Pemerintah Palestina pilihan rakyat (Hamas) di Jalur Gaza menyatakan, berbagai dinas
      Message 33 of 33 , Apr 7, 2013
      • 0 Attachment

        Agen-agen Barat Berkeliaran di Jalur Gaza

        Menurut laporan IRNA mengutip AFP, Departemen Dalam Negeri Hamas menyebutkan, Jalur Gaza menjadi arena aktifitas berbagai dinas rahasia Barat seperti dinas rahasia Amerika, Inggris, Perancis dan Jerman.
        Mohammed Lafi, pejabat keamanan nasional Palestina pemerintahan Hamas Sabtu (6/4) menambahkan, dinas rahasia asing yang aktif di Gaza menarget Hamas dan kelompok muqawama.
        Ia juga membenarkan adanya sejumlah dinas rahasia Arab yang turut meramaikan aktivitas dinas rahasia Barat di Gaza.
        "Dinas keamanan Hamas memiliki data para agen asing dan jika kesempatan bertaubat mereka telah berakhir maka Hamas akan menangkapi mereka," ungkap Lafi.
        Menurutnya, separuh dari mereka yang telah ditangkap mengakui bahwa mereka adalah agen dari berbagai dinas rahasia asing.
        Hamas pada 12 Maret mengumumkan kepada warga Palestina yang bekerja untuk dinas rahasia asing memiliki kesempatan satu bulan untuk menghentikan aktivitasnya. (IRIB Indonesia/MF/RM)

      Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.