Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Kelangkaan Bawang Merah Sudah Tingkat Meresahkan

Expand Messages
  • Sunny
    ref. Bawang merah bawang putih, bikin problem di merah putih. http://www.analisadaily.com/news/2013/2140/kelangkaan-bawang-merah-sudah-tingkat-meresahkan/ Hari
    Message 1 of 1 , Mar 16, 2013
    • 0 Attachment
      ref. Bawang merah bawang putih, bikin problem di merah putih.Rolling on the floor laughing
       
      Hari ini, 17 Mar 2013 02:02 WIB
      Walikota: Daripada Busuk Lebih Baik Dijual ke Masyarakat

      Kelangkaan Bawang Merah Sudah Tingkat Meresahkan


      (Analisa/muhammad arifin) BAWANG SITAAN: Walikota Medan, H Rahudman Harahap didampingi, Wakil Walikota, Dzulmi Eldin, dan Kasi Penindakan BC Sumatera Utara, Ogy Febri Adlha meninjau bawang merah dan putih sitaan di Gudang Tempat Barang Milik BC Wilayah I di kawasan Belawan, Sabtu (16/3).

      Medan, (Analisa). Walikota Medan, H Rahudman Harahap mengatakan kelangkaan bawang merah dan bawang putih sudah pada tingkat meresahkan masyarakat. Buktinya, saat dirinya mengikuti jalan pagi di kawasan Amaliun ibu-ibu berharap walikota segera mengatasi.

      Terkait kondisi ini, Walikota bersama Wakil Walikota Medan, Dzulmi Eldin langsung melakukan peninjauan di Gudang Tempat Barang Milik Bea dan Cukai (BC) Wilayah I di kawasan Belawan, Sabtu (16/3).

      Kedatangan walikota, bersama Kapolresta Pelabuhan Belawan, AKBP Endro Kiswanto, Danyon Marinir Belawan, dan Sekda Medan, Ir Syaiful Bahri untuk melihat bawang merah dan bawang putih selundupan yang berhasil ditangkap petugas patroli BC di kawasan perairan Tanjung Balai Aasahan, Jumat (15/3). Kedatangan rombongan disambut Kasi Penindakan BC Sumatera Utara, Ogy Febri Adlha.

      Ogy selanjutnya menunjukkan tumpukan bawang merah dan bawang putih sebanyak 9 ton di tengah gudang. Bawang sitaan ini sebagai barang bukti selanjutnya diajukan ke proses hukum. Tapi, sebelum diproses hukum sejumlah bawang merah sudah mulai membusuk.

      Melihat hal ini, walikota langsung mengusulkan kepada Ogi agar bawang sitaan ini dijual ke pasaran sesuai dengan harga pasar. “Iya, daripada busuk dan tidak bisa dimanfaatkan lebih baik dijual ke pasar. Apalagi bawang merah sulit ditemui di masyarakat dan harga cukup mahal,” kata walikota.

      Menurutnya, soal siapa yang mau beli pasti ada, tinggal dipanggil 4-5 distributor bawang maka masalah ini sudah selesai. Hanya saja, uang hasil penjualan tersebut dititipkan ke pengadilan sebagai uang negara.

      Walikota yakin, jika 9 ton bawang sitaan ini disebar ke pasaran akan mampu mempengaruhi harga bawang di pasaran yang saat ini harganya sudah cukup tinggi mencapai Rp40.000/kg.

      “Kebutuhan masyarakat akan bawang kan tidak terlalu banyak. Bawang sitaan ini pasti bisa menekan inflasi. Kalau kita mengikuti proses hukum, pasti busuk semua, tentu sangat disayangkan sekali.

      Padahal jika dijual ke pasaran tentunya dapat dimanfaatkan masyarakat,” katanya yang juga diamini Wakil Walikota Medan, Dzulmi Eldin.

      Walikota mengaku, masalah bawang merah dan bawang putih ini sudah menjadi perhatian serius pemerintah, bahkan presiden juga sudah memerintahkan menterinya untuk mencari solusi, makanya Pemko Medan berusaha sekuat tenaga untuk ikut menekan gejolak ini. Jika harga bawang normal dan stabil tidak ada masalah apabila bawang sitaan ini diproses hukum tapi yang terjadi masyarakat kan sudah resah,”ujarnya.

      Mendengar usulan walikota, Kasi Penindakan BC Sumatera Utara, Ogi Febri Adlha tidak langsung menyetujui, dia akan menyampaikan usulan walikota kepada atasan langsung. “Saya akan langsung sampaikan ke pimpinan,” katanya.

      Berkoordinasi

      Atas penjelasan Ogi, Walikota didampingi Kapolresta Pelabuhan Belawan AKBP Endro Kiswanto berencana akan berkoordinasi dengan pimpinan BC Sumatera Utara. “Senin (18/3) diharapkan bisa dilakukan koordinasi sehingga mampu menekan harga serta dapat mengatasi persoalan harga bawang,” kata walikota. (maf)

    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.