Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Re: ¿sueuë? DULU ANAK AYAM SELALU MENJADI M ANGSA ELANG TETAPI SEKARANG DRON-DRON AS DAN ISRAEL MENGGANTIKAN POSISI ELANG UNTUK MENGHA NCURKAN ORANG SIVIL PAKISTAN, SOMALIA, AFGANI STAN, YAMAN DAN MALI, KETIKA DRON ITU MASUK WILAYAH RII, DITURUNKAN, KETIKA COBA KE SURIA H DITEMBAK JATUH

Expand Messages
  • Jasuli Ahmad
    http://indonesian.irib.ir/hidden-1/-/asset_publisher/m7UK/content/lagi-sebuah-pesawat-tanpa-awak-israel-ditembak-jatuh-militer-suriah
    Message 1 of 14 , Feb 21, 2013
    • 0 Attachment


      From: Jasuli Ahmad <ahmad_msia@...>
      To: "Lantak@yahoogroups.com" <Lantak@yahoogroups.com>; "PPDi@yahoogroups.com" <PPDi@yahoogroups.com>; "politikmahasiswa@yahoogroups.com" <politikmahasiswa@yahoogroups.com>; "oposisi-list@yahoogroups.com" <oposisi-list@yahoogroups.com>; "sueue@yahoogroups.com" <sueue@yahoogroups.com>; "kuasa_rakyatmiskin@yahoogroups.com" <kuasa_rakyatmiskin@yahoogroups.com>; "ambon@yahoogroups.com" <ambon@yahoogroups.com>; "Komunitas_Papua@yahoogroups.com" <Komunitas_Papua@yahoogroups.com>; "achehnews@yahoogroups.com" <achehnews@yahoogroups.com>
      Sent: Thursday, February 21, 2013 12:28 PM
      Subject: ¿sueuë? DULU ANAK AYAM SELALU MENJADI MANGSA ELANG TETAPI SEKARANG DRON-DRON AS DAN ISRAEL MENGGANTIKAN POSISI ELANG UNTUK MENGHANCURKAN ORANG SIVIL PAKISTAN, SOMALIA, AFGANISTAN, YAMAN DAN MALI, KETIKA DRON ITU MASUK WILAYAH RII, DITURUNKAN, KETIKA COBA KE SURIAH DITEMBAK JATUH

       
       
      Pesawat-pesawat rezim Zionis Israel Rabu malam (20/2) hingga Kamis pagi (21/2) melanggar zona udara Lebanon dan sejumlah sumber pemberitaan mengkonfirmasikan  jatuhnya dua pesawat tanpa awak Israel di perbatasan antara Lebanon dan Suriah.
       
      Menurut laporan IRNA,  pesawat-pesawat rezim Zionis itu terbang di ketinggian rendah di berbagai wilayah Lebanon selatan.
       
      Sejumlah sumber pemberitaan mengutip keterangan militer Suriah menyebutkan dua pesawat pengintai Israel yang berusaha menyusup ke Suriah melalui pegunungan di timur Lebanon, ditembak oleh pasukan Angkata Udara Suriah dan jatuh di wilayah perbatasan Lebanon.(IRIB Indonesia/MZ)
       
      Baca juga:

      Tags:



    • Ali Al Asytar
      Target Teror Bom Terbaru di Suriah Jumat, 2013 Februari 22 13:47     Iran sangat menyesalkan terjadinya serangan teror terbaru terhadap warga Suriah yang
      Message 2 of 14 , Feb 22, 2013
      • 0 Attachment
        Target Teror Bom Terbaru di Suriah
        Iran sangat menyesalkan terjadinya serangan teror terbaru terhadap warga Suriah yang menewaskan sedikitnya 53 orang dan menciderai lebih dari 250 lainnya di sebuah komplek perumahan Damaskus.
        Kementerian luar negeri Iran dalam sebuah pernyataan Kamis malam (21/2) mengungkapkan belasungkawa dan simpatinya atas tragedi terbaru yang menimpa bangsa Suriah. Tehran memandang rekonsiliasi nasional sebagai tujuan dan keinginan bersama demi memulihkan stabilitas keamanan di negara Arab itu.
        Pernyataan itu lebih lanjut menegaskan bahwa aksi teror masif yang dilancarkan milisi teroris dukungan asing demi menyulut kekacauan serta memblokir realisasi reformasi politik dan menghambat pemulihan keamanan Suriah.
        Pada hari Kamis (21/2), sebuah bom mobil berkekuatan besar meledak di komplek perumahan Mazra'ah yang berdekatan dengan Kedutaan Besar Rusia dan markas besar Partai Baath yang berkuasa. Dilaporkan 53 orang tewas dan 250 orang lainnya cidera akibat serangan yang dilakukan jaringan teroris al-Qaeda yang dipersenjatai dan disponsori dari luar negeri.
        Serangan mematikan ini dilancarkan untuk memukul Damaskus sejak pecahnya kekerasan di Suriah hampir dua tahun yang lalu. Pemerintah Suriah menegaskan bahwa kekacauan diplot dari luar negeri. Sejumlah laporan mengungkapkan bahwa sejumlah besar milisi teroris anti-Damaskus adalah warga negara asing.
        Selain itu, beberapa organisasi HAM internasional menyatakan bahwa para milisi bersenjata anti rezim Assad telah melakukan kejahatan perang di Suriah.(IRIBIndonesia/PH)

        Tags:

        Kebudayaan dan Peradaban Islam; Penerjemahan Karya Ilmuwan Persia

      • Jasuli Ahmad
        Tweet it Digg it Google Menteri Pertahanan Iran, Brigadir Jenderal Ahmad Vahidi mengkonfirmasikan pemameran kemajuan baru di bidang pertahanan dan mengatakan,
        Message 3 of 14 , Feb 22, 2013
        • 0 Attachment
          Menteri Pertahanan Iran, Brigadir Jenderal Ahmad Vahidi mengkonfirmasikan pemameran kemajuan baru di bidang pertahanan dan mengatakan, "Dalam pameran mendatang kami akan menunjukkan sebuah perubahan besar baru di bidang teknologi pertahanan nasional."
          Hal itu dikemukakan Vahidi Kamis petang (21/2) dalam acara peringatan 474 syuhada Organisasi Industri Pertahanan Iran. Ditambahkannya, "Termasuk di antara kemajuan penting tersebut adalah produksi roket dari udara ke udara dan dari udara ke darat serta sejumlah bom baru."
          Menjelaskan keunggulan bom-bom baru tersebut, Brigjen Vahidi mengatakan, "Bom-bom tersebut memiliki kekuatan perusakan yang tinggi dan dapat diluncukan dari berbagai sarana udara serta memiliki pengaruh besar di medan perang."
          Anggota Kabinet Pemerintahan ke-10 Iran ini juga mengkonfirmasikan pengoperasian kapal tempur dan kapal selam baru produksi dalam negeri dalam waktu dekat.
          Menurutnya, seluruh perkembangan yang dicapai industri pertahanan Iran adalah berkat pengorbanan para syuhada dan apapun yang sekarang dimiliki Republik Islam Iran juga berkat darah syuhada.(IRIB Indonesia/MZ)
          Baca juga:

          Tags:

          Related News

          Khatib Shalat Jumat Tehran: PBB Pasif dalam Menghentikan Terorisme

        • Jasuli Ahmad
          http://indonesian.irib.ir/hidden-1/-/asset_publisher/m7UK/content/panglima-pasdaran-kaum-arogan-harus-berhenti-mengancam-iran
          Message 4 of 14 , Feb 22, 2013
          • 0 Attachment

          • Ali Al Asytar
            Refleks: Bagaimana mungkin Mesir berpikir seperti itu.  Kata  Amr, Menlu Mesir bahwa Mesir menentang intervensi militer di Suriah, dan ia percaya bahwa
            Message 5 of 14 , Feb 22, 2013
            • 0 Attachment
              Refleks: Bagaimana mungkin Mesir berpikir seperti itu.  Kata  Amr, Menlu Mesir bahwa Mesir menentang intervensi militer di Suriah, dan ia percaya bahwa masalah itu hanya akan menimbulkan bertambahnya kerusakan dan pertumpahan darah di Suriah. Dilain sisi ide menteri tersebut hendak mencampurkan "Madu dengan racun" (baca Arab Saudi dan Turki umpama racun bagi Suriah). Bagaimana mungkin dapat dipadukan?
               
              Menlu Mesir: Tak Dapat Dipungkiri, Iran Kekuatan Besar di Kawasan

              Font Size

              Print

              SHARE

              Tweet it Digg it Google
              Menteri Luar Negeri Mesir percaya satu-satunya jalan keluar dari krisis Suriah adalah upaya-upaya politik, dan kenyataan bahwa Republik Islam Iran adalah kekuatan di kawasan tidak dapat dipungkiri.
              Sebagaimana dilaporkan Fars News, Jumat (22/2), Mohamed Kamel Amr, Menlu Mesir dalam wawancaranya dengan surat kabar Al Hayat menegaskan, Mesir tengah berupaya untuk merealisasikan strategi segi empat, Mesir, Iran, Turki dan Arab Saudi.
              Ditambahkannya, "Usulan yang ditawarkan Moaz Al Khatib, pemimpin koalisi oposisi Suriah juga harus menjadi perhatian Liga Arab dan Organisasi Kerjasama Islam (OKI). Dialog antara perwakilan pemerintah Suriah dengan oposisi harus segera dimulai."
              Mesir, kata Amr, menentang intervensi militer di Suriah, dan ia percaya bahwa masalah itu hanya akan menimbulkan bertambahnya kerusakan dan pertumpahan darah di Suriah.
              Terkait peran Iran di kawasan serta tentang hubungan Tehran dan Kairo, Menlu Mesir mengatakan, "Iran merupakan kekuatan di kawasan dan siapapun tidak dapat menutup mata atas kenyataan ini. Kedua negara berhubungan dalam kerangka khusus, dan itu adalah tidak saling mencampuri urusan dalam negeri masing-masing. Mesir tidak akan mengintervensi urusan suatu negara dan tidak mengizinkan negara asing mencampuri urusan dalam negerinya." (IRIB Indonesia/HS)

               
                
               




               

              http://www.livestation.com/en/press-tv




            • Ali Al Asytar
              CHP Kritik Keras Kebijakan Erdogan Sabtu, 2013 Februari 23 12:50 http://www.livestation.com/en/press-tv      Pemimpin partai oposisi utama Turki Kemal
              Message 6 of 14 , Feb 23, 2013
              • 0 Attachment
                CHP Kritik Keras Kebijakan Erdogan
                 
                Pemimpin partai oposisi utama Turki Kemal Kilicdaroglu menggambarkan kebijakan Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan terhadap Suriah sebagai "kesalahan besar".

                "Pemerintah Ankara telah melakukan kekeliruan besar dalam langkahnya terhadap Suriah," kata Kilicdaroglu kepada televisi Sky Turki pada Jumat (22/2).

                Kilicdaroglu menambahkan, banyak warga Suriah yang terus terbunuh akibat dukungan finansial dan militer Turki kepada oposisi negara Arab itu.

                Lebih lanjut, Ketua Partai Rakyat Republik (CHP) itu menyatakan penyesalannya atas pendekatan Turki dan meminta Ankara untuk membantu menyelesaikan krisisdi Suriah dengan cara menyerukan semua pihak untuk negosiasi, bukan mendukung oposisi bersenjata.
                "Saat in ikelompok oposisi Suriah telah menyambut pembicaraan dengan pemerintah Damaskus, namun Turki adalah satu-satunya negara yang menentang pendekatan tersebut," ujarnya.

                Kilicdaroglu juga menolak setiap intervensi asing dalam urusan internal Damaskus dan mengatakan, setiap keputusan untuk mengakhiri krisis di Suriah harus dilakukan oleh orang-orang Suriah sendiri. (IRIB Indonesia/RA)

                Tags:

              • Jasuli Ahmad
                12 Juta Tanda Tangan Terkumpul untuk Cabut Larangan Berjilbab di Turki Sabtu, 2013 Februari 23 18:39 1626 Views Ketua Serikat Pegawai Negeri, Ahmet Gundogdu,
                Message 7 of 14 , Feb 23, 2013
                • 0 Attachment

                  12 Juta Tanda Tangan Terkumpul untuk Cabut Larangan Berjilbab di Turki




                  Ketua Serikat Pegawai Negeri, Ahmet Gundogdu, mengkonfirmasikan pengumpulan 12 juta tanda tangan untuk menentang berlanjutnya larangan pemakaian jilbab di sekolah-sekolah serta larangan merekrut pegawai yang berjilbab di instansi pemerintah.
                   
                  IRNA (23/3) melaporkan, Gundogdu mengatakan sebanyak 12,3 juta tandatangan telah dikumpulkan dari berbagai propinsi negara ini dalam rangka menentang larangan pemakaian jilbab di instansi pemerintahan dan sekolah. Tanda tangan tersebut akan diserahkan kepada kantor Perdana Menteri Turki.
                   
                  Dikatakannya, "Sekarang saatnya kantor perdana menteri dan parlemen Turki mengambil keputusan mengakhiri larangan tersebut."
                   
                  Pemerintah Turki menetapkan berbagai kebijakan sekulerisme di saat mayoritas warganya beragama Islam dan kaum perempuannya mematuhi kewajiban dalam Islam untuk mengenakan jilbab.
                   
                  Telah dilakukan berbagai cara termasuk demonstrasi oleh warga dalam rangka menekan pemerintah untuk mencabut larangan berjilbab terebut.(IRIB Indonesia/MZ)

                  Tags:

                  Related News

                  Iran Pasang 180 Mesin Sentrifugal, IAEA Bocorkan Informasi


                • Jasuli Ahmad
                  Draft itu menyebutkan bahwa perundingan dan dialog adalah solusi mendasar untuk menyelesaikan masalah nuklir Iran, dan mendesak Presiden AS untuk menentukan
                  Message 8 of 14 , Feb 23, 2013
                  • 0 Attachment
                    "Draft itu menyebutkan bahwa perundingan dan dialog adalah solusi mendasar untuk menyelesaikan masalah nuklir Iran, dan mendesak Presiden AS untuk menentukan utusan khusus negara itu untuk menjalin hubungan dengan Iran."

                    Refleksi: Tidak usah komen para ahli, setengah ahli saja sudah memadai bahwa persoalan nuklir sivil Iran bukan masalah bagi manusia yang mau berpikir tetapi dipermasalahkan oleh penguasa AS sementara rakyat AS memahami bahwa itu akal-akalan AS untuk menjustifikasi sanksi sepihak terhadap Iran. Sudah berapakali Iran melayani kelompok 5+ 1 tetapi ternyata mereka tetap berpendapat Iran mau memproduksikan senjata nuclir. Terahir sekali Pemimpin spirituil Iran, Ayatullah Sayyed Ali Khamenei membuat ketegasan bahwa tidak ada perundingan yang dibarengi dengan sanksi. Ironisnya masih saja mereka berbicara masalah nuklir sivil Iran, betapa anehnya mereka itu. 



                    DPR AS Desak Washington Tentukan Utusan Khusus untuk Iran 
                     Minggu, 2013 Februari 24 00:43 
                      

                    Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mengajukan draf permohonan penentuan utusan khusus negara itu untuk menciptakan hubungan langsung dengan Iran dan dialog dengan pemerintah Tehran terkait nuklir.

                     Situs resmi DPR AS sebagaimana dikutip Fars News, Sabtu (23/2) melaporkan, Barbara Lee, anggota DPR dari Demokrat mengajukan draf bertema "Mencegah Upaya Iran Memproduksi Senjata Nuklir dan Menghentikan Perang dengan Jalan Diplomasi". Dalam drafnya Lee meminta agar utusan khusus Washington terkait Iran segera ditentukan.

                     Draf itu menyebutkan bahwa perundingan dan dialog adalah solusi mendasar untuk menyelesaikan masalah nuklir Iran, dan mendesak Presiden AS untuk menentukan utusan khusus negara itu untuk menjalin hubungan dengan Iran.

                     Utusan khusus itu nantinya bertanggung jawab untuk menjalin hubungan langsung dan berkelanjutan dengan Iran. Selain itu ia juga bertugas menyelenggarakan negosiasi bilateral atau multilateral dengan pemerintah Tehran terkait program nuklir dan hak asasi manusia.

                     Barbara Lee mengatakan, "Awan hitam yang menyelimuti masalah nuklir Iran akan menimbulkan masalah. Kita harus memanfaatkan setiap kapasitas yang kita miliki termasuk terciptanya hubungan langsung dengan Tehran."

                     Menurutnya untuk merealisasikan rencana ini AS harus menyingkirkan kebijakan "tidak berhubungan" dengan Iran dan memulai perundingan.

                     Draf itu juga mendesak pajabat Kementerian Luar Negeri AS untuk mengesampingkan kebijakan "tidak berhubungan" dengan sejawat mereka dari Iran. Mereka dituntut untuk memanfaatkan peluang-peluang yang ada bagi upaya membangun kepercayaan dan menciptakan dialog yang didasarkan atas niat baik.

                     Selain Barbara Lee, 10 anggota DPR AS lain dari Demokrat juga ikut merancang draf tersebut. (IRIB Indonesia/HS)



                  • Ali Al Asytar
                    Iran Dipaksa Tidak Tergantung dan Akan Sepenuhnya Independen Minggu, 2013 Februari 24 12:44       Mike Gravel, mantan senator Amerika menyebut sanksi
                    Message 9 of 14 , Feb 24, 2013
                    • 0 Attachment
                      Iran Dipaksa Tidak Tergantung dan Akan Sepenuhnya Independen
                         
                       Mike Gravel, mantan senator Amerika menyebut sanksi "ilegal" AS terhadap Iran telah terbukti kontraproduktif dengan membuat Republik Islam "sepenuhnya independen."
                      "Saya mengatakan kepada Anda, tidak ada keraguan bahwa sanksi gagal, bahkan dalam jangka panjang akan menjadi hal terbaik yang pernah terjadi untuk Iran," kata Gravel, mantan senator Alaska dalam wawancaranya dengan Foreign Policy.
                      Gravel, yang berkunjung ke Tehran, ibukota Iran sebelumnya pada bulan Februari untuk ikut dalam Konferensi Internasional Ketiga tentang Hollywoodisme dan Cinema, menjelaskan bahwa sanksi telah membuat Iran "sepenuhnya independen dan memaksa mereka untuk melakukan internalisasi kegiatan ekonomi merekadalam memproduksi mesin."
                      "Kami berkendara 10 mil melalui jantung Iran [Tehran] di mana mereka sedang membangun jalan tol layang. Saya katakan kepada Anda, itu merupakan pemandangan area kerja yang mengesankan. Jadi kota ini seperti sebuah kota yang berkembang secara normal. Memiliki kemakmuran. Anda dapat melihatnya melalui kemacetan lalu lintas… sehingga apa yang terjadi di negara itu adalah sedang dipaksa untuk independen."
                      Ditambahkannya bahwa Iran sedang di jalur menuju pembangunan dan kemajuan. "Anda memaksa perlengkapan domestik untuk memproduksi komoditi, dan kemudian Anda melihat kembali serta menyadari Anda dapat mengekspor produk Anda dengan nilai yang sangat kompetitif ... dan jadi itulah yang sedang terjadi di Iran," tuturnya.
                      Gravel mengecam sanksi yang dipimpin AS terhadap Iran karena Washington tidak punya firasat bahwa "apa yang dilakukannya kontraproduktif."
                      Ditekankannya pula bahwa Iran tidak melanggar peraturan IAEA, dan lembaga nuklir PBB itu telah menempatkan inspektor di setiap situs nuklir Republik Islam.
                      Menyinggung fatwa yang dikeluarkan oleh Rahbar atau Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran Ayatullah Sayid Ali Khamenei tentang hukum haram memproduksi dan menggunakan senjata nuklir, Gravel menambahkan, "Saya pikir ada ketidakjujuran besar dari pihak [Presiden AS Barack] Obama yang sangat disayangkan. Mungkin pendekatan yang terbaik dalam hal ini, Rahbar telah menyatakan dengan sangat jelas mereka [Iran] tidak akan mengacu bom nuklir karena Al-Quran telah melarangnya."(IRIB Indonesia/MZ/PH)
                      Baca juga:
                    • Ali Al Asytar
                        Refleksi: SEHARUSNYA REZIM TURKI. QATAR, SAUDI ARABIA DAN SEMACAMNYA MENGIRIMKAN PASUKANNYA KE PALESTINA UNTUK MEMBELA  KAUM MUSTADHAFIN PALESTIN.   Namun
                      Message 10 of 14 , Feb 24, 2013
                      • 0 Attachment
                         
                        Refleksi:
                        SEHARUSNYA REZIM TURKI. QATAR, SAUDI ARABIA DAN SEMACAMNYA MENGIRIMKAN PASUKANNYA KE PALESTINA UNTUK MEMBELA  KAUM MUSTADHAFIN PALESTIN.
                         
                        Namun realitanya mereka bekerja sama dengan zionis israel, Barat dan AS untuk menghancurkan suriah yang terkenal pembela kuat rakyat palestin setelah RII dan Hizbullah Libanon. Sepertinya mereka  hendak menghancurkan Irak paska kehancuran Suriah. Sebetulnya fokus utama mereka adalah RII Namun sepertinya Allah telah memberikan kekuasaan kepada RII  untuk meluluhlantakkan kaum arogan dunia yang bersatupadu dengan kaum hypocrite.
                         
                        Para teroris yang dibentuk kaum hypocrite itu bukanlah "komando jihad" sebagaimana sangkaan orang yang tertutup mata hatinya. Andaikata mereka komando jihad, Palestilah tempatnya bukan Suriah. Mengapa mereka  bisa masuk perangkap Zionis Israel dan Barat, kalau memang mereka hendak mendirikan negara Islam Suriah? Makanya kita katakan itu adalah "nonsense". Perlu digarisbawahi bahwa rakyat dari semua negara di Timur Tengah, secara mayoritas sadar bahwa mereka yang bersatupadu dengan musuh Islam itu adalah "komando jahat"  Sebaliknya  mereka yang masuk perangkap Zionis itu menuduh RII, Hizbullah dan Suriah yang keliru. Begitulah antara yang haq dan yang bathil memang saling membenarkan diri masing-masing. Justeru itulah Allah perintahkan Rasulnya untuk "bermubahalah".
                         
                         
                        Qalbu diciptakan Tuhan bukan untuk di jadikan musuh yang selalu merintangi dan menentang segala gerak dan tindak kita, kita di perlengkapi dengan hati agar dapat memanfaatkan akal berlandaskan hati, jadikan hati nurani itu penasehat untuk memudahkan segala tindak dan gerak, dan memberi arah bagi segala amal dan usaha.
                        (Jasuli Ahmad)
                        Acheh - Sumatra
                         
                         أَفَلَمْ يَسِيرُوا فِي الْأَرْضِ فَتَكُونَ لَهُمْ قُلُوبٌ يَعْقِلُونَ بِهَا أَوْ آَذَانٌ يَسْمَعُونَ بِهَا فَإِنَّهَا لَا تَعْمَى الْأَبْصَارُ وَلَكِنْ تَعْمَى الْقُلُوبُ الَّتِي فِي الصُّدُورِ ( الحج:46)
                         
                         Tidakkah mereka berjalan di muka bumi, agar mereka memiliki hati yang dengannya mereka dapat menggunkan akal, dan mereka memiliki telinga yang dengannya mereka dapat mendengar, karena sesungguhnya bukan mata yang buta, tapi hati yang di dalam dada yang buta.(QS, al Hajj: 46)
                         
                         
                         
                         
                         
                        PM Irak: Negara Arab Paksakan Kehendaknya Kepada Baghdad
                         Perdana Menteri Irak, Nouri Al Maliki menuding sebagian negara Arab sedang berusaha memaksakan kehendaknya kepada pemerintah Baghdad.
                        Sebagaimana dilaporkan Fars News, Ahad (24/2), tanpa menyebutkan nama, Maliki memperingatkan beberapa negara Arab. "Irak sekarang tidak seperti era rezim sebelumnya dan kami tidak akan pernah membiarkan pihak asing mencampuri urusan dalam negeri kami," katanya.
                        Menurut Maliki masyarakat Irak akan bekerjasama bahu membahu membangun negaranya yang terkoyak akibat rezim Saddam dan konflik mazhab
                        Terkait penentangan pemerintah Baghdad atas dibukanya perhimpunan-perhimpunan mahasiswa di universitas mengatakan, "Kami tidak ingin meniru cara-cara yang dilakukan oleh rezim Baats terkait perhimpunan mahasiswa dan merubah proses pendidikan menjadi politis."
                         Irak, katanya, membutuhkan ekonomi, ilmu pengetahuan dan kedaulatan. Masyarakat harus melindungi Irak dari pihak-pihak yang melemparkan isu sektarian dan ingin mengembalikan negara ke masa lalu. (IRIB Indonesia/HS)
                      • Ali Al Asytar
                        Militer Suriah Daratkan Pukulan Telak untuk Teroris Senin, 2013 Februari 25 12:44      Militer Suriah kembali terlibat kelompok bersenjata di pinggiran
                        Message 11 of 14 , Feb 25, 2013
                        Militer Suriah Daratkan Pukulan Telak untuk Teroris
                         Militer Suriah kembali terlibat kelompok bersenjata di pinggiran Damaskus dan merugikan kelompok teroris yang didukung pihak asing tersebut.
                        Kantor berita resmi Suriah SANA melaporkan, sejumlah militan tewas dalam bentrokan sengit Ahad (24/5) dengan militer Suriah di kota Douma, yang terletak sekitar 10 kilometer timur laut dari ibukota.
                        Militer Suriah juga terlibat bentrokan dengan kelompok bersenjata di lahan pertanian antara Douma dan kota Harasta, arah timur laut dari Damaskus. Di Harasta, militer menjinakkan sejumlah bom di dan sekitar sebuah pompa bensin.
                        Sebuah unit militer Suriah juga membunuh sekelompok militan di kota Zamalka, sekitar empat kilometer arah timur dari Damaskus.
                        Sejumlah tempat persembunyian kelompok teroris juga diserbu pasukan Suriah dalam operasi di kota Erbin. Puluhan anasir teroris tewas dalam operasi tersebut.
                        Sebelumnya pada hari yang sama, militer Suriah menyita perangkat komunikasi, senjata peluncur granat, roket anti-baja, granat tangan dan detonator yang digunakan oleh militan di dekat kota al-Nabek, 80 kilometer timur laut dari Damaskus.(IRIB Indonesia/MZ/PH)
                        Baca juga:

                        Tags:

                        Related News

                        Kebudayaan dan Peradaban Islam; Penerjemahan Karya Ilmuwan Persia


                        3Comments

                          Comments

                          Name
                          Mail Address
                          Description
                        Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.