Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.
 

Perempuan harus bergerak perjuangkan kepemimpinan

Expand Messages
  • Sunny
    Ref: Waktu Nyonya Kiemas menjadi anggota DPR zaman Pak Harto apa saja suara nyonya mengenai pelanggaran HAM dan Tapol, kemudia waktu menjabat presiden, apa
    Message 1 of 1 , Feb 16, 2013
      Ref: Waktu Nyonya Kiemas menjadi anggota DPR zaman Pak Harto apa saja suara nyonya mengenai pelanggaran HAM dan Tapol, kemudia waktu menjabat presiden, apa saja yang nyonya lakukan untuk perlindungan perempuan dan kemajuan, misalnya TKW?
       
       

      Perempuan harus bergerak perjuangkan kepemimpinan

      Sabtu, 16 Februari 2013 19:15 WIB | 824 Views

      Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (ANTARA)

      Banyak tokoh perempuan di Jawa Barat, seperti Dewi Sartika yang dapat membawa perubahan besar. Kapan lagi perempuan akan maju kalau tidak sekarang. Untuk memajukan diri dalam kepemimpinan, perempuan harus bergerak,"
      Bandung (ANTARA News) - Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menyatakan kaum wanita harus bergerak untuk memperjuangkan kepemimpinan perempuan.

      "Banyak tokoh perempuan di Jawa Barat, seperti Dewi Sartika yang dapat membawa perubahan besar. Kapan lagi perempuan akan maju kalau tidak sekarang. Untuk memajukan diri dalam kepemimpinan, perempuan harus bergerak," kata Megawati dalam pidato pada Kampanye Akbar PDIP untuk Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat di Bandung, Sabtu.

      Karena itu, menurut dia, PDIP sengaja mengusung Rieke Diah Pitaloka sebagai calon gubernur dalam pemilu kepala daerah (pilkada) di Jawa Barat.

      "Rieke itu satu-satunya perempuan yang saya majukan untuk saya jadikan gubernur agar dipilih rakyat. Walaupun susah tetap saya perjuangkan sehingga dia bisa memberikan pelayanan bagi masyarakat, khususnya kaum wanita," ujarnya.

      "Jangan remehkan kaum perempuan. Selalu dikatakan oleh Nabi Muhammad bahwa surga di bawah telapak kaki ibu," katanya.

      Pada kesempatan itu, Megawati juga memuji Rieke sebagai wanita yang pandai.

      "Rieke itu memang terkenal sebagai Oneng, tapi dia sebenarnya pandai. Dia bersekolah hingga S2. Artinya, perempuan bisa pandai," tutur Mega.

      Sebagai Ketua Umum PDIP, Mega mengingatkan calon gubernur Jawa Barat yang diusung partainya itu untuk melakukan janji-janjinya dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan memihak kepada rakyat bila terpilih sebagai gubernur Jawa Barat.

      "Saya bilang pada Rieke, saya pilih kamu. Awas kalau kamu korupsi. Kamu harus memperjuangakan gerakan antikorupsi. Itu karena rakyat ingin pemimpin yang ada bisa mengayomi rakyatnya. Sehingga demikian bisa melihat siapa yang sebenarnya bisa dipilih," katanya.

      Megawati juga mengatakan, alasan lainnya bagi PDIP untuk memilih Rieke sebagai calon gubernur Jawa Barat karena dia adalah sosok yang jujur dan bersih dari tindak korupsi.

      "Pilihlah pemimpin yang bersih agar anggaran daerah dapat dikelola dengan baik maka manfaatnya akan bisa dirasakan oleh masyarakat," ujarnya.
      (Y012/S023)

      Editor: Ruslan Burhani

    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.