Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Media Barat Akhirnya Akui Keberhasilan Iran Pecahkan Sandi RQ170

Expand Messages
  • Jasuli Ahmad
    Media Barat Akhirnya Akui Keberhasilan Iran Pecahkan Sandi RQ170 Jumat, 2013 Februari 08 15:21
    Message 1 of 14 , Feb 8, 2013

    Media Barat Akhirnya Akui Keberhasilan Iran Pecahkan Sandi RQ170

    Sejumlah media Barat akhirnya terpaksa mengakui kemampuan Iran untuk memecah sandi data pada pesawat tanpa awak siluman RQ170 atau Sentinel milik Amerika Serikat yang berhasil diciduk oleh militer Iran.
     
     FNA (7/2) melaporkan, muncul berbagai reaksi di media massa Barat pasca perilisan salah satu rekaman video yang berhasil dipecahkan Iran dari memori RQ170. 
     
    John Reid, penulis ternama di Foreign Policy dalam artikelnya mencatat bahwa pada tahap pertama dirinya menyangsikan rekaman video tersebut, namun semakin lama diperhatikan dengan lebih teliti, video itu mengikis keraguannya. Reid lantas mengemukakan berbagai dalih teknis terkait pernyataannya itu.
     
    Dikatakannya bahwa Iran memang telah berhasil mengorek seluruh informasi dari pesawat tanpa awak mutakhir AS yang konon sandinya sulit dipecahkan.
     
    Di lain pihak CNN, mereaksi video tersebut dengan mengemukakan berbagai keraguan dan mengklaim tidak dapat memberikan pendapat dalam hal ini. CNN juga menyatakan tidak berhasil mengorek opini para pakar di Pentagon terkait video tersebut.
     
    Russia Today dalam laporannya menyebutkan, Iran telah memberikan bukti-bukti kongkret soal keberhasilannya memecah sandi pada pesawat RQ170. Pengakuan serupa juga dikemukakan oleh Businnes Insider. (IRIB Indonesia/MZ)

    Tags:

    Related News

    Ayatullah Kermani: AS dan Sekutunya telah Gagal di Suriah

  • Ali Al Asytar
    Kalau kita berpedoman pada kalam Allah swt begini:  Sesungguhnya orang-orang kafir (harbi), sama saja bagi mereka, kamu beri peringatan atau tidak kamu beri
    Message 2 of 14 , Feb 9, 2013
    • 0 Attachment
      Kalau kita berpedoman pada kalam Allah swt begini: 
      Sesungguhnya orang-orang kafir (harbi), sama saja bagi mereka, kamu beri peringatan atau tidak kamu beri peringatan, mereka tetap tidak akan beriman. (QS. 2:6)        Perlu digarisbawahi bahwa RII bersahabat baik dengan kafir Jimmi.

       (Indeed, those who disbelieve - it is all the same for them whether you warn them or do not warn them - they will not believe)

      Rusia Berharap Negosiasi Iran-Kelompok 5+1 Positif
      Sabtu, 2013 Februari 09 16:14
       

      Deputi Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Ryabkov mengatakan, Moskow mempunyai harapan positif terhadap putaran berikutnya pembicaraan antara Republik Islam Iran dan Kelompok 5+1.

      Hal itu dikatakan Ryabkov kepada IRNA pada Jumat (8/2).



      "Situasi tengah dipersiapkan untuk kesepakatan antara Iran dan Kelompok 5+1, dan pihak-pihak yang bernegosiasi harus melakukan upaya terbaik untuk menggunakan kesempatan itu," imbuhnya.

      Sebelumnya, Tehran dan Kelompok 5+1 yang terdiri dari Rusia, Cina, Inggris, Perancis, Amerika Serikat, ditambah Jerman telah sepakat untuk menggelar putaran perundingan berikutnya terkait program nuklir Iran di Kazakhstan pada tanggal 26 Februari.

      Lebih lanjut negosiator teras Rusia itu menekankan bahwa Moskow akan mendukung penyelesaian semua isu berkaitan dengan program nuklir Iran melalui perundingan.

      Putaran terbaru perundingan antara Iran dan Kelompok 5+1 diselenggarakan di Moskow, ibukota Rusia pada Juni 2012.

      Amerika Serikat, rezim Zionis Israel dan beberapa sekutu mereka berulang kali menuding Iran mengalihkan program nuklirnya untuk tujuan militer. Atas dasar itu, mereka memberlakukan berbagai sanksi dan bahkan mengancam akan menyerang fasilitas nuklir Republik Islam.


      Tehran membatah tuduhan tak berdasar itu dan menegaskan bahwa sebagai penandatangan Traktat Non-Proliferasi Nuklir (NPT) dan anggota Badan Energi Atom Internasional (IAEA), Iran berhak mengembangkan teknologi nuklir untuk tujuan damai.


      Selain itu, IAEA telah melakukan berbagai inspeksi terhadap fasilitas nuklir Iran tetapi tidak pernah menemukan bukti yang menunjukkan bahwa program nuklir Tehran telah diselewengkan. (IRIB Indonesia/RA)



      Baca Juga:

      Iran Tidak Mungkin Berunding di Bawah Tekanan

      "Iran Tidak Tergiur Tawaran Perundingan dari Amerika Serikat"

      Tags:
      Related News
      Festival Film Fajr, Even Seni Terbesar Iran

      Read More >> 
    • Ali Al Asytar
      Indonesia (hypocrite) Bergabung dengan Latihan Militer AS   Selasa, 2013 Februari 12 14:28 Sebuah latihan multinasional tahunan, dengan sandi Cobra Gold 2013,
      Message 3 of 14 , Feb 12, 2013
      • 0 Attachment
        Indonesia (hypocrite) Bergabung dengan Latihan Militer AS  
        Selasa, 2013 Februari 12 14:28

        Sebuah latihan multinasional tahunan, dengan sandi Cobra Gold 2013, dibuka di Thailand pada Senin (11/2) dengan partisipasi 13.000 prajurit dari Amerika Serikat, tuan rumah Thailand dan beberapa negara Asia lainnya.



        Deputi Panglima Tertinggi Militer Thailand, Yuthana Fakpon-ngarm dan Duta Besar AS untuk Thailand Kristie Kenney bersama-sama memimpin upacara pembukaan latihan tahunan di kota Chiang Mai, utara Thailand.



        Cobra Gold 2013 dijadwalkan akan diselenggarakan di sejumlah provinsi di Thailand dari Senin sampai tanggal 21 Febuari. Kantor berita Xinhua melaporkan.



        Latihan militer multinasional, yang terbesar di kawasan Asia-Pasifik ini digelar di provinsi-provinsi utara Pitsanulok dan Sukhothai, provinsi pesisir timur Chonburi dan Chantaburi dan provinsi tengah Lopburi.



        Prajurit angkatan darat, laut dan udara dari Singapura, Indonesia, Malaysia, Korea Selatan, Jepang, Amerika Serikat dan Thailand, berpartisipasi dalam program pelatihan tahunan itu.



        Berbagai sistem senjata yang digunakan selama latihan itu antara lain, jet tempur, pesawat pengebom, helikopter tempur, kapal amfibi dan persenjataan lainnya. Tujuan utama latihan ini adalah untuk membekali prajurit dari negara peserta dengan interoperabilitas militer, manuver tempur gabungan, dan manajemen terpadu dalam logistik.



        Perwira militer dari beberapa negara lain juga diundang sebagai pengamat, termasuk dari Cina, Brunei, Uni Emirat Arab, Laos dan Rusia.



        Panglima Komando Militer AS di Kawasan Pasifik (PACOM), Laksamana Samuel J. Locklear III pada upacara pembukaan latihan itu di kota Chiang Mai, mengatakan tujuan digelarnya latihan tahunan ini adalah untuk menunjukkan komitmen negara-negara peserta terhadap perdamaian dan stabilitas di Asia.



        Dalam sambutannya, Laksamana Locklear mengatakan, "Hal ini penting untuk membangun koordinasi multinasional kami, interoperabilitas kami dengan semua mitra kami di wilayah ini dan untuk memungkinkan kita secara kolektif merespon krisis dan melindungi perdamaian dan kemakmuran seluruh rakyat kita." (IRIB Indonesia/RM)


      • Ali Al Asytar
        ________________________________ From: Ali Al Asytar To: achehnews@yahoogroups.com ;
        Message 4 of 14 , Feb 12, 2013
        • 0 Attachment


          From: Ali Al Asytar <alasytar_acheh@...>
          To: "achehnews@yahoogroups.com" <achehnews@yahoogroups.com>; "sueue@yahoogroups.com" <sueue@yahoogroups.com>; "PPDi@yahoogroups.com" <PPDi@yahoogroups.com>; "Lantak@yahoogroups.com" <Lantak@yahoogroups.com>; "Komunitas_Papua@yahoogroups.com" <Komunitas_Papua@yahoogroups.com>; "ambon@yahoogroups.com" <ambon@yahoogroups.com>; "politikmahasiswa@yahoogroups.com" <politikmahasiswa@yahoogroups.com>; "oposisi-list@yahoogroups.com" <oposisi-list@yahoogroups.com>; "kuasa_rakyatmiskin@yahoogroups.com" <kuasa_rakyatmiskin@yahoogroups.com>
          Sent: Tuesday, February 12, 2013 11:20 AM
          Subject: [kuasa_rakyatmiskin] Indonesia (hypocrite) Bergabung dengan Latihan Militer AS, bagaimana mungkin RII percaya begitu saja?



          Indonesia (hypocrite) Bergabung dengan Latihan Militer AS  
          Selasa, 2013 Februari 12 14:28

          Sebuah latihan multinasional tahunan, dengan sandi Cobra Gold 2013, dibuka di Thailand pada Senin (11/2) dengan partisipasi 13.000 prajurit dari Amerika Serikat, tuan rumah Thailand dan beberapa negara Asia lainnya.



          Deputi Panglima Tertinggi Militer Thailand, Yuthana Fakpon-ngarm dan Duta Besar AS untuk Thailand Kristie Kenney bersama-sama memimpin upacara pembukaan latihan tahunan di kota Chiang Mai, utara Thailand.



          Cobra Gold 2013 dijadwalkan akan diselenggarakan di sejumlah provinsi di Thailand dari Senin sampai tanggal 21 Febuari. Kantor berita Xinhua melaporkan.



          Latihan militer multinasional, yang terbesar di kawasan Asia-Pasifik ini digelar di provinsi-provinsi utara Pitsanulok dan Sukhothai, provinsi pesisir timur Chonburi dan Chantaburi dan provinsi tengah Lopburi.



          Prajurit angkatan darat, laut dan udara dari Singapura, Indonesia, Malaysia, Korea Selatan, Jepang, Amerika Serikat dan Thailand, berpartisipasi dalam program pelatihan tahunan itu.



          Berbagai sistem senjata yang digunakan selama latihan itu antara lain, jet tempur, pesawat pengebom, helikopter tempur, kapal amfibi dan persenjataan lainnya. Tujuan utama latihan ini adalah untuk membekali prajurit dari negara peserta dengan interoperabilitas militer, manuver tempur gabungan, dan manajemen terpadu dalam logistik.



          Perwira militer dari beberapa negara lain juga diundang sebagai pengamat, termasuk dari Cina, Brunei, Uni Emirat Arab, Laos dan Rusia.



          Panglima Komando Militer AS di Kawasan Pasifik (PACOM), Laksamana Samuel J. Locklear III pada upacara pembukaan latihan itu di kota Chiang Mai, mengatakan tujuan digelarnya latihan tahunan ini adalah untuk menunjukkan komitmen negara-negara peserta terhadap perdamaian dan stabilitas di Asia.



          Dalam sambutannya, Laksamana Locklear mengatakan, "Hal ini penting untuk membangun koordinasi multinasional kami, interoperabilitas kami dengan semua mitra kami di wilayah ini dan untuk memungkinkan kita secara kolektif merespon krisis dan melindungi perdamaian dan kemakmuran seluruh rakyat kita." (IRIB Indonesia/RM)






        • Ali Al Asytar
          http://indonesian.irib.ir/hidden-1/-/asset_publisher/m7UK/content/bantuan-kedua-iran-diterima-pengungsi-suriah-di-lebanon?
          Message 5 of 14 , Feb 12, 2013
          • 0 Attachment
          • Ali Al Asytar
            http://indonesian.irib.ir/hidden-1/-/asset_publisher/m7UK/content/gedung-putih-kecam-uji-coba-nuklir-korut? Kenapa kebohongan terus saja merajalela di Dunia
            Message 6 of 14 , Feb 12, 2013
            • 0 Attachment

              Kenapa kebohongan terus saja merajalela di Dunia ini?
              Kapan kebohongan itu berhenti total?
              Sampai diturunkannya Imam Mahdi al Muntazhar dan Nabi 'Isa bin Maryam.
              Sejak dari Habil yang "haq" dibunuh saudaranya sendiri, sampai hari ini senantiasa yang haq terkalahkan dan yang bathil berkuasa secara merajalela.

              Nabi 'Isa akan menanyakan kepada publik yang keliru kepana mereka menuhankannya? Pernahkah Nabi Isa membuat pernyataan bahwa dirinya adalah Tuhan? Kalau nabi 'Isa tidak punya ayah membuat mereka terpikir sebagai anak Tuhan, kenapa Nabi Adam dan Hawa yang tidak punya ayah dan ibu tidak menuhankannya? Bukankah penciptaan Adam lebih rumit lagi dari penciptaan 'Isa bin Maryam?  Sedangkan Imam Mahdi akan menanyakan kepada publik kenapa mereka tidak mengenal 12 Imam utusan Allah paska kenabian?  Kenapa mereka membunuh dan meracuni satu-persatu para Imam hingga Imam Mahdi yang terakhir diselamatkan Allah dengan "Ghaib Kubra" sebagaimana Nabi 'Isa diselamatkan Allah juga saat pasukan tentara menyerbu tempat pengajian Nabi 'Isa hingga muridnya yang hypocrite dimiripkan Allah persis macam nabi 'Isa hingga disalip yang menjadi kepercayaan sebagian orang belakangan. 

              Pengikut nabi Adam, Ibrahim, Musa, 'Isa dan Muhammad sejati mustahil membunuh pihak manapun kecuali membela diri. Kalau ada golongan yang menamakan diri orang Islam tetapi membunuh orang lain tanpa alasan yang haq dari Allah, apakah penduduk Dunia percaya saja bahwa mereka itu "muslim"? Komunitas Islam mustahil jadi teroris. Lihatlah RII dan Hizbullah Libanon yang punya power, adakah mereka menyerang pihak lain? Bukankah justeru pihak lain yang menyerang RII dan Hizbullah? Ironisnya justeru pihak barat menuduh Hizbullah sebagai teroris.

              Ketika Barat menuduh al qaeda, taliban dan semacamnya sebagai teroris memang masuk akal (logis) tetapi sepakterjang barat dan AS dengan menggunakan dronnya menghancurkan alqaeda dan taliban justeru membuat AS dan Barat lebih teroris lagi daripada alqaeda dan taliban. Orang AS sendiri banyak yang ahli pikir dan memahami kekeliruan AS dan Barat lebih membahayakan Dunia pada umumnya.  Di AS sendiri mayoritas penduduk (99 % ) sedang berdemo tiap hari tetapi penguasa AS membohongi Dunia dengan kata "demokrasi", realitanya rakyat yang menuntuthaknya dijawab dengan kekerasan senjata, dimanakah selogan demokrasinya?      "nonsenc"  Di Eropa pada umumnya juga rakyat yang 99 % menuntut haknya via demo hampir tiap hari tetapi penguasa mereka juga menjawab dengan kekerasan. Jadi realitanya selogan demokrasi itu bohong sama sekali.

              Di Bahrain 99 % rakyat berevolusi tetapi penguasa Saudi mengirim ratusan panser untuk membela kezaliman penguasa Bahrain, kenapa kita tidak membuka mata hingga nampak jelas persekongkolan penguasa Saudi dengan Zionis dan kaum arogan Dunia?

              Di Yaman juga demikian dimana Penguasa Saudi, Zionis dan kaum arogan Dunia membuat konspirasi hingga orang fanatik buta tidak tau kalau kaum arogan Dunia dan sekutunya telah membajak revolusi Yaman 

              Tunisia, Libya dan Mesir juga masih berada dalam permainan konspirasi kaum arogan Dunia. Sepertinya Timur Tengah tetap saja dalam jangka waktu yang masih lama berada dalam permainan kaum arogan Dunia. Akankah mereka mampu melepaskannya?



              http://www.youtube.com/watch?v=7GYSgr6D_YM






            • Jasuli Ahmad
              http://www.presstv.ir/detail/2013/02/12/288631/us-plays-policeman-of-the-world/ Seorang mantan senator AS mengatakan Amerika Serikat memainkan polisi dunia ,
              Message 7 of 14 , Feb 12, 2013
              • 0 Attachment

                Seorang mantan senator AS mengatakan Amerika Serikat memainkan "polisi dunia", peran yang akan menyeret Amerika ke masalah terbesarnya, Tekan laporan TV.


                "Yang Anda harus lakukan adalah hanya untuk perjalanan di seluruh dunia dan Anda menyadari jumlah kebencian bahwa Amerika menimbulkan akibat ceroboh merasa bahwa kita adalah polisi dunia dan kita bisa pergi membunuh, menundukkan dan mengintimidasi orang di dunia, "kata mantan Senator AS Mike Gravel.

                Mantan diplomat menambahkan bahwa Washington telah kehilangan kemampuan untuk "moral berpartisipasi dalam urusan dunia" di tengah kecaman global atas kebijakan agresif asing, khususnya mengenai program drone ilegal.

                "Penggunaan drone dan perubahan moralitas bahwa kepemimpinan Amerika telah mengalami perubahan adalah moralitas yang kita alami dengan menggunakan bom atom," kata Kerikil.

                Perwakilan Kongres mantan memperingatkan Washington untuk apa yang mungkin terbukti menjadi masalah "terbesar bagi Amerika Serikat yang pernah kita miliki karena kita pergi di seluruh dunia membunuh orang secara sewenang-wenang - saya katakan sewenang-wenang karena semua yang harus Anda lakukan adalah memiliki beberapa birokrat di pemerintah membuat tuduhan itu dan bahwa kehidupan seseorang yang kehilangan. "

                "Anda akan menemukan bahwa draf kembali pada apa yang kita lakukan akan menciptakan lebih banyak teror, menempatkan Amerika lebih beresiko daripada jika kita memperhatikan pertahanan kita sendiri, bukannya seluruh dunia dengan 700 kami ditambah basa, bahwa kita merasa terancam oleh orang-orang yang tidak menyukai kita, "kata Kerikil.

                Amerika Serikat harus "menarik diri dari bagian-bagian dunia dan membiarkan orang-orang ini dan ini alamat berbagai negara dan memecahkan masalah mereka sendiri, daripada berpikir bahwa kita bisa mengintimidasi dan membunuh mereka ke tunduk kepada kehendak kita sebagai imperium Amerika," menyimpulkan Kerikil 
              • Ali Al Asytar
                http://indonesian.irib.ir/hidden-1/-/asset_publisher/m7UK/content/kedaulatan-negara-mulai-lenyap?
                Message 8 of 14 , Feb 15, 2013
                • 0 Attachment
                • Jasuli Ahmad
                  Refleksi: Daripada mengikuti hal yang sangat membosankan tidak logis dan bertetletele lebih baik memahami yang satu ini:
                  Message 9 of 14 , Feb 16, 2013
                  • 0 Attachment

                    Refleksi: Daripada mengikuti hal yang sangat membosankan tidak logis dan bertetletele lebih baik memahami yang satu ini: http://www.youtube.com/watch?v=dG_F3X01L6w&feature=relmfu


                    Khazaei Kecam Pernyataan Ban terkait Program Nuklir Iran

                     
                    Duta Besar Republik Islam Iran untuk PBB Mohammad Khazaei mengecam pernyataan terbaru Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon mengenai program nuklir Tehran.
                     
                    ""Sikap bias" Ban bertentangan dengan prinsip internasional," kata Khazaei dalam sebuah surat kepada Sekjen PBB pada Jumat (15/2).
                     
                    Ia menambahkan, amat disayangkan bahwa Ban mengadopsi sikap yang "bertentangan dengan tugasnya dan menentang prinsip-prinsip internasional" menenai aktivitas damai nuklir Iran.

                    Dalam suratnya, wakil tetap Iran untuk PBB menyerukan Sekjen PBB untuk memperhatikan prinsip-prinsip keadilan dan kepercayaan serta menggunakan upayanya untuk menyelesaikan isu-isu internasional melalui diplomasi.
                     
                    Dalam sebuah wawancara dengan Washington Post pada Jumat, Ban menyatakan bahwa Iran akan menggunakan pembicaraan sebagai "penutup"untuk membangun bom dan Dewan Keamanan PBB harus menunjukkan respon tegas dan efektif serta cepat.

                    Lebih lanjut Khazaei menandaskan, Tehran meminta Sekjen PBB untuk menjaga netralitas.
                     
                    "Ketidakberpihakan, transparansi dan keadilan adalah di antara faktor kunci yang harus diperhatikan oleh PBB," tegasnya dalam surat tersebut.
                     
                    Iran dan Kelompok 5+1 (Rusia, Cina, Inggris, Perancis, Amerika Serikat ditambah Jerman) sepakat melanjutkanpembicaraan mengenai program nuklir Tehran di Almaty, ibukota Kazakhstan pada tanggal 26 Februari.

                    Putaran perundingan sebelumnya antara Iran dan Kelompok 5+1 digelar di Moskow, ibukota Rusia pada Juni 2012. (IRIB Indonesia/RA) 
                     
                    Baca Juga:
                  • Jasuli Ahmad
                    http://indonesian.irib.ir/hidden-2/-/asset_publisher/yzR7/content/reaksi-tegas-sekjen-hizbullah-terhadap-ancaman-israel? http://www.livestation.com/en/alalam
                    Message 10 of 14 , Feb 17, 2013
                    • 0 Attachment




                    • Ali Al Asytar
                      Refleks: Semoga Mesir cepat mengejar ketinggalannya untuk menjalankan amanah rakyat agar rakyat terobati Manuver Baru Mesir Seret Israel ke Meja Hijau Minggu,
                      Message 11 of 14 , Feb 17, 2013
                      • 0 Attachment

                        Refleks: Semoga Mesir cepat mengejar ketinggalannya untuk menjalankan amanah rakyat agar rakyat terobati






                        Manuver Baru Mesir Seret Israel ke Meja Hijau
                        Minggu, 2013 Februari 17 15:07
                         
                        Mesir berencana menyeret Israel ke pengadilan kriminal internasional atas ulah rezim Zionis menjarah sumber daya alam negeri Piramida itu. Koran Israel, Calcalist dalam edisi terbarunya menulis, Osamah Kamal, menteri Perminyakan Mesir dalam beberapa hari mendatang akan mengajukan gugatan ke pengadilan pidana internasional terkait penjarahan sumber daya alam Mesir di Bukit Sinai oleh Israel yang dilakukan antara tahun 1967 hingga 1982. Kairo juga menuntut Israel membayar ganti rugi senilai $480 miliar.



                        Tidak hanya itu, menteri perminyakan Mesir juga menyatakan menghentikan ekspor gas negaranya ke Israel. Kamal mengatakan, Mesir tidak akan tinggal diam menyikapi penjarahan satu barel minyak pun yang dilakukan Israel di gurun Sinai.



                        Menteri perminyakan menegaskan pihaknya menempuh langkah diplomatik dan jalur hukum demi menuntut haknya meminta ganti rugi dari Israel melalui pengadilan internasional.



                        Aksi ini diambil pemerintah Kairo menyusul aksi unjuk rasa warga Mesir selama beberapa bulan lalu yang berlangsung di berbagai kota, termasuk di depan kedutaan Israel di Kairo untuk menuntut pemerintah memutuskan hubungan politik dan ekonomi dengan rezim Zionis.



                        Demonstran Mesir juga menuntut pembatalan perjanjian Camp David antara pemerintah Kairo dengan Israel. Kesepakatan itu ditandatangani oleh Anwar Sadat sebagai presiden Mesir ketika itu dan perdana menteri Israel Menachem Begin pada tanggal 17 September 1978.



                        Meletusnya revolusi rakyat yang mengambil inspirasi dari kebangkitan Islam di kawasan dua tahun lalu berhasil menumbangkan rezim despotik boneka Israel dan AS. Kini rakyat menuntut hak-haknya, termasuk peninjauan ulang kerjasama dengan pihak lain yang merugikan bangsa Mesir. Di bawah rezim Mubarak, Mesir menjual gas dengan harga murah ke Israel. Tidak hanya itu, Israel mendapatkan berbagai kemudahan dari pemerintahan Mubarak yang justru merugikan kepentingan Mesir.



                        Sentimen anti–Israel dan tuntutan pemutusan hubungan bilateral antara Kairo dan Tel Aviv semakin menguat di kalangan masyarakat Mesir. Gelombang baru ini meningkatkan kekhawatiran Israel. Sejatinya, revolusi rakyat Mesir telah mengubah konstelasi kawasan yang menyudutkan Israel di pojokan arena. Dan kini, manuver baru Kairo menyeret Israel ke meja hijau semakin membuat rezim agresor itu kian terkucil melebihi sebelumnya.(IRIB Indonesia/PH)

                      • Jasuli Ahmad
                        http://indonesian.irib.ir/hidden-1/-/asset_publisher/m7UK/content/video-pasukan-teroris-suriah-yang-terluka-dibawa-ke-rumah-sakit-israel? Uni Eropa Tolak
                        Message 12 of 14 , Feb 17, 2013
                        • 0 Attachment




                          Uni Eropa Tolak Desakan Israel Melabel Hizbullah Kelompok Teroris

                           
                          Sebuah sumber di Uni Eropa kepada Radio Israel mengatakan, bahwa Uni Eropa menolak mencantumkan nama Gerakam Muqawama Islam Lebanon (Hizbullah) dalam list kelompok teroris.
                           
                          FNA (17/2) melaporkan, penolakan itu terjadi di saat Israel dalam beberapa bulan lalu telah menekan Uni Eropa untuk mencantumkan nama Hizbullah Lebanon dalam daftar hitam kelompok teroris. Alasan yang dikemukakan Israel adalah ledakan yang terjadi bulan Juli lalu di Bulgaria, yang menewaskan lima warga Israel. Tel Aviv mengklaim bahwa ledakan dalam bus yang membawa para turis Israel itu dilakukan oleh Hizbullah. 
                           
                          Namun pada saat yang sama, sejumlah sumber juga menyinggung gencarnya upaya Israel meyakinkan para pejabat Bulgaria untuk menisbatkan ledakan tersebut dengan Hizbullah Lebanon.
                           
                          Koran Haaretz terbitan Israel beberapa hari lalu menurunkan sebuah laporan terkait pengeboman di Bulgaria itu dan mencatat bahwa rezim Zionis berusaha menggunakan laporan itu sebagai sarana untuk menekan Uni Eropa mencantumkan nama Hizbullah dalam list kelompok teroris.
                           
                          Akan tetapi berbeda dengan berita yang beredar, Uni Eropa enggan memenuhi tuntutan Israel itu dan kemungkinan Uni Eropa hanya akan memboikot sejumlah nama yang dinyatakan terduga dalam insiden ledakan di Bulgaria. (IRIB Indonesia/MZ)

                          Tags:

                          Related News

                          Peradaban dan Kebudayaan Islam; Transfer Pengetahuan ke Islam

                        Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.