Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Re: Akhirnya Israel Minta Gencatan Senjata Minggu, 2012 November 18 16:56

Expand Messages
  • Jasuli Ahmad
    Pasukan Muqawama “Menghitung Detik” Menanti Serangan Darat Israel   Senin, 2012 November 19 08:06 http://www.presstv.ir/live.html Panglima tinggi
    Message 1 of 7 , Nov 18, 2012
    • 0 Attachment
      Pasukan Muqawama “Menghitung Detik” Menanti Serangan Darat Israel 
       Senin, 2012 November 19 08:06

      Panglima tinggi muqawama Palestina menyatakan ribuan pejuang Palestina "menghitung detik" menanti serangan darat militer Israel.

      Alalam (19/11) melaporkan, panglima muqawama itu mengatakan, "Para pejuang operasi mati syahid kami berebut untuk dimasukkan dalam barisan pertama operasi menghadapi militer Israel."

      Menyinggung fakta bahwa para pejuang Palestina memiliki metode khusus dalam pertempuran di darat, pejabat muqawama yang berbicara secara anonim ini mengatakan, "Para pejuang muqawama tidak sabar menunggu pasukan darat Israel. Mereka telah mengambil banyak pelajaran dari Perang 22 Hari dengan Israel dan mereka akan membuat pasukan Zionis sedemikian kebingungan dan tidak pernah mereka bayangkan sebelumnya."

      Ia memperkirakan bahwa pasukan darat Israel akan terjebak pasukan muqawama dan Jalur Gaza akan menjadi kuburan massal bagi mereka.(IRIB Indonesia/MZ/RM)


      From: Jasuli Ahmad <ahmad_msia@...>
      To: "Lantak@yahoogroups.com" <Lantak@yahoogroups.com>; "sueue@yahoogroups.com" <sueue@yahoogroups.com>; "Komunitas_Papua@yahoogroups.com" <Komunitas_Papua@yahoogroups.com>; "ambon@yahoogroups.com" <ambon@yahoogroups.com>; "politikmahasiswa@yahoogroups.com" <politikmahasiswa@yahoogroups.com>; "oposisi-list@yahoogroups.com" <oposisi-list@yahoogroups.com>; "PPDI@yahoogroups.com" <PPDI@yahoogroups.com>; "kuasa_rakyatmiskin@yahoogroups.com" <kuasa_rakyatmiskin@yahoogroups.com>; "achehnews@yahoogroups.com" <achehnews@yahoogroups.com>
      Sent: Sunday, November 18, 2012 7:18 PM
      Subject: Akhirnya Israel Minta Gencatan Senjata Minggu, 2012 November 18 16:56

      KAPAN SAJA KITA BERNIAT UNTUK BERUNDING DENGAN MUSUH SAAT ITU JUGA DAPAT BERSIAP-SIAP UNTUK MENERIMA KEKALAHAN

      Saat  Saddam Hussein intervensi Iran dimana perkiraannya bahwa Iran mudah ditaklukkan, paska tergulingnya penguasa despotik Iran. Akan tetapi realitanya, bukan lagi tentara Irak berada di Iran, melainkan tentara pejuang Iran berada di Irak. Sepertinya andaikata bukan
       seluruh Dunia termasuk Saudi Arabia, Inggeris dan Amerika memihak Saddam Irak, sudah tumbang penguasa despotik Irak kala itu dan berdirinya Republik Islam Irak. 

      Disaat itu setiap serangan mig-mig Irak tidak lagi memuntahkan peluru tetapi kertas-kertas dimana padanya tertera pesan untuk berda mai. Disebabkan Iran sendirian kecuali Suriah, Imam Khomaini terepaksa menerima perda maian. Sepeertinya sama kondisinya ketika Imam Ali menggempur Muawiyah dimana panglima perang Imam Ali, Malik al Asytar memintakan waktu hanya setengah jam lagi untuk menumbangkan pasukan Muawiyah. Namun apa yanbg teerjadi?  Mayoritas pasukan Imam Ali yang baru saja masuk Islam, terpengaruh politik jahat Amr bin Ask, menggunakan lembaran-lembaran Qur-an untuk berdamai. Andaikata Imam tidak menyetujuinya, 50 pedang siap mengeksekusi Imam sendirian di dalam tendanya. Apakah setelam berunding atau berdamai akan selkesai persoalkannya? Apakah pihak Imam Ali akan merasakan keamanan paska perundingan yang kerap terjadi penipuan?

      Jawabannya "Tidak". Betapa sering musuh tidak jujur, menggunakan taktik strategi perdamaian untuk mengatur barisan pasukannya untuk menggempur baik hingga pihak yang benar dapat dikalahkan.

      Sudah berapa lama perjuangan bangsa Moro di Pilipina? Adakah pihak yang adil dan jujur untuk menyelesaikannya?  Sudah berapa lama perjuangan bangsa West Papua, Ambon dan Acheh - Sumatra berjuang? adakah pihak yang adil dan jujur untuk menyelesaikannya? Sudah berapa lama perjuangan rakyat Argentina di Malvinas? adakah pihak yang adil dan jujur untuk menyelesaikannya via perundingan? 

      Masih banyak bangsa-.bangsa yang lain tetapi saja menjadi permainan politikus jahat Dunia hingga mereka yang teranianya tetap saja menderita. Demikian juga bangsa Palestina yang sedang diserang sejak dulu hingga kini tidak pernah selesai lewat meja perundingan, kenapa? Pihak penjajah senantiasa menggunakan istilah "berunding" saat merasakan gempuran pasukan jihad mencapai klimaksnya hingga membuktikan "Sesungguhnya jeratan pasukan labalaba itu adalah rapuh" (QS An Nisaa', 4: 71-78)


      http://www.presstv.ir/live.html
      Lima hari pasca serangan pertama rezim Israel ke Gaza, kelompok-kelompok pejuang Palestina menunjukkan perlawanan luar biasa dan mampu menjadikan posisi-posisi strategis Israel di bawah tanah, khususnya Tel Aviv, sebagai sasaran roket-roket mereka.

        Kondisi ini memaksa petinggi rezim Israel untuk mengupayakan terciptanya gencatan senjata tanpa syarat dengan Hamas. Qodsna (18/11) melaporkan.

       Deputi Perdana Menteri rezim Israel, Moshe Yaalon dalam wawancaranya dengan kanal 2 TV Israel mengatakan, "Demi terciptanya stabilitas di wilayah pemukiman Zionis, Israel menyepakati gencatan senjata dengan Hamas yang dimediasi Mesir." 

       Ia menambahkan, "Israel mengajukan empat syarat untuk gencatan senjata.

       Tembakan roket dari Gaza ke sejumlah posisi penting Zionis harus dihentikan, unit-unit militer Israel di perbatasan Gaza tidak boleh diserang, operasi militer anti-Israel harus dihentikan dan Hamas harus menerima tanggungjawab terkait Jalur Gaza, serta mauver militer yang dilakukan kelompok selain gerakan perlawanan kepada Israel, ditentukan sendiri oleh rezim Israel. (IRIB Indonesia/HS)



    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.