Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Su Atjèh Meurdéhka (Mohon di copy dan bagi2kan untu k orang aceh yang tidak ada computer dan internet )

Expand Messages
  • Acheh Watch
    http://www.asnlf.org/files/5513/4955/4638/SuAM_02.pdf
    Message 1 of 9 , Oct 12, 2012
    • 1 Attachment
    • 5.8 MB
  • Acheh Watch
    Teungku Matang Lada Wednesday http://www.facebook.com/teungku.lada   Zaini Abdullah: Aceh Berjuang Bukan Untuk Merdeka Aceh Barat – Gubernur Aceh Zaini
    Message 2 of 9 , Oct 13, 2012
    • 0 Attachment
       

      Zaini Abdullah: Aceh Berjuang Bukan Untuk Merdeka




      Aceh Barat – Gubernur Aceh Zaini Abdullah mengatakan Aceh berjuang bukan untuk merdeka atau memisahkan diri dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.

      “Aceh berjuang bukan untuk merdeka, tapi menuntut kejujuran dan keikhlasan dari pemerintah pusat terhadap Aceh,” katanya di Meulaboh, Ahad (8/10/2012) malam.

      Di hadapan tokoh masyarakat, adat, alim ulama, dan Muspida Aceh Barat, gubernur Zaini Abdullah mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk menjaga dan merawat perdamaian yang telah terjalin selama ini.

      Menurut dia, perdamaian sebagai isyarat berakhirnya konflik bersenjata yang terjadi puluhan tahun di Aceh harus dipertahankan, sehingga terwujud kesejahteraan dan kemakmuran bersama di provinsi ini.

      “Perdamaian Aceh di bawah kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wapres Jusuf Kalla ketika itu, sudah sepakat Aceh tetap dalam bingkai NKRI,” kata gubernur.

      Yang penting sekarang, kata dia, menjaga perdamaian, meski beberapa waktu lalu hampir terjadi kericuhan sesama yang dikhawatirkan dapat merusak perdamaian tersebut.

      Di pihak lain, gubernur menyatakan Aceh Berat khususnya merupakan salah satu daerah yang menyimpan cukup banyak potensi seperti sektor perkebunan, kehutanan dan pariwisata.

      “Saya melihat potensi ini akan mampu mendongkrak pendapatan daerah terutama sektor pariwisata jika memang dikelola secara baik dengan memperhatikan pelestarian alam,” kata gubernur Aceh.

      “Indahnya panorama alam Aceh dari Aceh Besar hingga ke Aceh Barat ini. Itu semua menjadi aset bagi kita untuk modal pembangunan dimasa mendatang dan kelestarian alam itu harus dijaga,” kata dia menambahkan.

      Untuk sektor pendidikan Aceh Barat, gubernur berjanji akan terus ditingkatkan dimasa mendatang. Khusus upaya penegerian Universitas Teuku Umar, Insya Allah dalam waktu dekat akan menjadi universitas negeri, kata gubernur Zaini Abdullah.[antarahttp://wartaaceh.com/zaini-abdullah-aceh-berjuang-bukan-untuk-merdeka/


    • Acheh Watch
      Razia Syariat Islam Di Kota Bireuen   Personil polisi Syariat Islam (WH) Bireuen kembali melakukan razia seputar Kota Bireuen, Minggu (3/6/2012). Dalam razia
      Message 3 of 9 , Oct 13, 2012
      • 0 Attachment

        Razia Syariat Islam Di Kota Bireuen

         
        Personil polisi Syariat Islam (WH) Bireuen kembali melakukan razia seputar Kota Bireuen, Minggu (3/6/2012). Dalam razia itu, puluhan wanita berpakaian ketat berhasil terjaring. (Yon Bahari/WartaAceh.com)

        DIBAWAH INI ADALAH FOTO ANAK GUBERNUR ACEH ZAINI ABDULLAH
         
        http://www.facebook.com/teungku.lada

        Photo: MADE IN ATJEH DI LUA NANGGROE
         

        Zaini Abdullah: Aceh Berjuang Bukan Untuk Merdeka




        Aceh Barat – Gubernur Aceh Zaini Abdullah mengatakan Aceh berjuang bukan untuk merdeka atau memisahkan diri dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.

        “Aceh berjuang bukan untuk merdeka, tapi menuntut kejujuran dan keikhlasan dari pemerintah pusat terhadap Aceh,” katanya di Meulaboh, Ahad (8/10/2012) malam.

        Di hadapan tokoh masyarakat, adat, alim ulama, dan Muspida Aceh Barat, gubernur Zaini Abdullah mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk menjaga dan merawat perdamaian yang telah terjalin selama ini.

        Menurut dia, perdamaian sebagai isyarat berakhirnya konflik bersenjata yang terjadi puluhan tahun di Aceh harus dipertahankan, sehingga terwujud kesejahteraan dan kemakmuran bersama di provinsi ini.

        “Perdamaian Aceh di bawah kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wapres Jusuf Kalla ketika itu, sudah sepakat Aceh tetap dalam bingkai NKRI,” kata gubernur.

        Yang penting sekarang, kata dia, menjaga perdamaian, meski beberapa waktu lalu hampir terjadi kericuhan sesama yang dikhawatirkan dapat merusak perdamaian tersebut.

        Di pihak lain, gubernur menyatakan Aceh Berat khususnya merupakan salah satu daerah yang menyimpan cukup banyak potensi seperti sektor perkebunan, kehutanan dan pariwisata.

        “Saya melihat potensi ini akan mampu mendongkrak pendapatan daerah terutama sektor pariwisata jika memang dikelola secara baik dengan memperhatikan pelestarian alam,” kata gubernur Aceh.

        “Indahnya panorama alam Aceh dari Aceh Besar hingga ke Aceh Barat ini. Itu semua menjadi aset bagi kita untuk modal pembangunan dimasa mendatang dan kelestarian alam itu harus dijaga,” kata dia menambahkan.

        Untuk sektor pendidikan Aceh Barat, gubernur berjanji akan terus ditingkatkan dimasa mendatang. Khusus upaya penegerian Universitas Teuku Umar, Insya Allah dalam waktu dekat akan menjadi universitas negeri, kata gubernur Zaini Abdullah.[antarahttp://wartaaceh.com/zaini-abdullah-aceh-berjuang-bukan-untuk-merdeka/




      • Acheh Watch
        Wawancara Zaini Abdullah Zaini Abdullah: Saya mengutuk gerakan separatis   Apa ada indikasi gerakan separatis tetap hidup di Aceh? Kami mengutuk keras hal-hal
        Message 4 of 9 , Oct 14, 2012
        • 0 Attachment
          Wawancara Zaini Abdullah

          Zaini Abdullah: Saya mengutuk gerakan separatis

           
          Apa ada indikasi gerakan separatis tetap hidup di Aceh?
          Kami mengutuk keras hal-hal seperti itu. Itu tidak sehat. Semua saya serahkan kepada pihak berwenang.

          Sisa-sisa keriuhan masih terlihat di kediaman gubernur Aceh terpilih Zaini Abdullah di Desa Teureubeu, Kabupaten Pidie. Tenda masih berdiri di halaman, meja prasmanan masih dipenuhi bekas makanan. Kerabat juga masih berkumpul.  

          Maklum saja, Ahad (15/4) sore, sang tuan rumah baru selesai menggelar acara syukuran setelah menang pada pemilihan kepala daerah. Zaini yang berpasangan dengan Muzakkir Manaf berhasil menenggelamkan pesaing terbesar mereka duet Gubernur Irwandi Yusuf dan Muhyan Yunan. 

          Sebagai bekas pentolan Gerakan Aceh Merdeka, banyak orang mengenal di mana rumah Zaini. Rumah yang menempati lahan sekitar 2.500 meter persegi itu terletak di Desa Teureubeu. Persis 50 meter dari Jalan Raya Kota Bakti Km 1. Untuk sampai di sana, butuh sekitar 3-4 jam perjalanan dengan mobil dari Banda Aceh. Lantas menyusuri jalan tanah bebatuan yang cukup dilalui satu mobil saja. 

          Sebelum perjanjian damai diteken di Ibu Kota Helsinki, Finlandia, Zaini yang bermukim di Ibu Kota Stockholm, Swedia, menjabat menteri luar negeri. Sedangkan Muzakkir panglima angkatan bersenjata GAM. 

          Wawancara berlangsung sekitar sejam di teras samping rumah. Zaini berkemeja lengan pendek warna hitam dengan corak garis putih tanpa alas kaki ditemani ajudannya. Obrolan berjalan serius, minus cemilan atau segelas air. 

          Kepada Eko Prasetya dan juru foto Arie Basuki dari merdeka.com, Zaini menjelaskan mimpinya membangun Aceh setelah dilantik menjadi orang nomor satu di sana. Berikut penuturannya:  

          Apa arti jabatan gubernur bagi Anda setelah berjuang bertahun-tahun bersama GAM?

          Konflik lama di Aceh berakhir dengan kesepakaan bersama dalam perdamaian. Perjuangan kami capai dengan kesimpulan kita berdamai dengan Negara kesatuan Republik Indonesia dan sebagai kunci, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Sebelumnya, Jusuf Kalla dengan adanya perjanjian. Membenarkan agar boleh dibuat partai lokal. Terpanggil dari hati mengingat kondisi Aceh

          Imbalan apa Anda janjikan dengan memakai tiga purnawirawan TNI dalam tim sukses? 

          Tidak ada. Mereka merasa terpanggil mengingat apa yang di lapangan. Sejak 15 Agustus 2005 - 2012 belum ada hasil signifikan

          Komentar Anda soal rencana Irwandi menggugat hasil pemilihan? 

          Saya tidak pnya penjelasan apa-apa, Sah-sah saja, siapa pun bisa menggugat. Saya harap KIP (Komite Independen Pemilihan) dapat jujur, tidak ada manipulasi.

          Selama kampanye Anda berjani meningkatkan kesejahteraan rakyat Aceh. Bagaimana mewujudkan itu?
           
          Di samping visi dan misi, program 100 hari telah kami siapkan. Kemiskinan, harta benda akbat konflik, dan bencana kita fokuskan. Pendidikan akan gratis. Kesehatan juga tidak kalah penting dan jaminan kesehatan. Di tiap-tiap kabupaten kita perlu tingkatkan pelayanan kesehatan.

          Bagaimana menjaga hubungan harmonis dengan pemerintah pusat?

          Sejak kita memperoleh kemenangan, melakukan konsolidasi supaya menjalin hubungan baik.

          Apa harapan Anda kepada Jakarta?

          Keadilan dan komitmen dalam Undang-undang. Kejujuran, keikhlasan, dan keterbukaan. Semoga tidak ada penghalang bagi perdamaian abadi.

          Apa ada indikasi gerakan separatis tetap hidup di Aceh?

          Kami mengutuk keras hal-hal seperti itu. Itu tidak sehat. Semua saya serahkan kepada pihak berwenang.

          Setelah dilantik, apa Anda bakal meneruskan program gubernur sebelumnya? 

          Dalam program 100 hari kita sudah bikin seksama dan terlalu dini berbicara hal ini.

          Bagaimana mengantasi masalah peredaran ganja di Aceh? 

          Kita akan lihat, di sana-sini banyak menanam ganja. Ini juga tanggung jawab kami dan perlu ditanyakan ke polisi.

          Soal syariat Islam, apa dipertahankan?

          Islam di Aceh sudah mendarah daging, amalan untuk rakyat Aceh, dari lahir sudah mendapat ajaran. Bila pencuri dipotong, sedangkan korupsi dibiarkan, ini tidak seimbang, Insya Allah kita membuat peraturan mendetail. Kita ikutkan semua ulama untuk fokus membahas peraturan ini. Hukum cambuk adanya saat Gus Dur. Mereka menyudutkan Aceh sebagai Islam fanatik sehingga membuat hubungan dengan negara lain putus. Insya Allah kalau saya naik, ini akan kami utamanakan

          Bagaimana Anda melihat Aceh dibanding daerah lain di Indonesia?
          Aceh begitu kaya. Alam Aceh mengandung gas, minyak, dan timah. Semua tinggal sedikit, tanah Aceh banyak hasil bumi tetapi rakyat miskin dan paling miskin dibanding daerah lain. Pascakonflik ada kesepakatan harus dijalankan, kita hanya memantau dari luar.

          Korupsi masalah yang dihadapi semua kepala daerah. Bagaimana Anda mengatasi ini?

          Itu urusan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) menyelidiki, kalau salah harus dihukum. Korupsi merupakan penyakit kanker, kita harus buang

          Apa yang menarik selama proses pemilihan?

          Mereka yang datang ke tempat kami kampanye seperti lautan manusia tanpa mendapat upah, mendengarkan orasi kami, Itu hati yang berbicara. Saya tafsirkan mereka belum mendapat hasil memuaskan. Mereka ingin perubahan, rakyat juga tahu siapa bertanggung jawab.

          Konflik di Aceh dan mendapat perdamaian itu mempunyai makna yang bertanggung jawab GAM dan Partai Aceh bertanggung jawab atas peristiwa itu.

          Sejauh mana popularitas Partai Aceh?
          Pemahaman undang-undang pemerintahan Aceh, saya kira hampir semua orang tahu, menjaga dan melanjutkan perdamaian, sedangkan partai nasional tidak berkewajiban. Inilah tugas pokok Partai Aceh. Di pelosok-pelosok, kami kuat, ini nyata saat kami kampanye. Saya berterima kasih kepada seluruh rakyat Aceh.

          Anda panik saat gempa Rabu lalu?
          Panik sih tidak, waktu itu kami di mess, lima kilometer dari Masjid Baiturahman. Lari ke masjid di lambaru yang jauh dari pantai. Bagi saya tidak sedemikian panik. Saya kasihan kepada rakyat biasa karena trauma. 

          Apa hobi dan kegiatan Anda sehari -hari?
          Saya tidak banyak menjalankan hobi sejak terlibat dalam GAM. Saya suka pimpong.
          Di samping bekerja, saya juga mengurus famili dan menghabiskan waktu dengan keluarga. (http://www.merdeka.com/khas/zaini-abdullah-saya-mengutuk-gerakan-separatis-wawancara-zaini-abdullah.html
          DIBAWAH INI ADALAH FOTO ANAK GUBERNUR ACEH ZAINI ABDULLAH
           
          http://www.facebook.com/teungku.lada

          Photo: MADE IN ATJEH DI LUA NANGGROE
           

          Zaini Abdullah: Aceh Berjuang Bukan Untuk Merdeka




          Aceh Barat – Gubernur Aceh Zaini Abdullah mengatakan Aceh berjuang bukan untuk merdeka atau memisahkan diri dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.

          “Aceh berjuang bukan untuk merdeka, tapi menuntut kejujuran dan keikhlasan dari pemerintah pusat terhadap Aceh,” katanya di Meulaboh, Ahad (8/10/2012) malam.

          Di hadapan tokoh masyarakat, adat, alim ulama, dan Muspida Aceh Barat, gubernur Zaini Abdullah mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk menjaga dan merawat perdamaian yang telah terjalin selama ini.

          Menurut dia, perdamaian sebagai isyarat berakhirnya konflik bersenjata yang terjadi puluhan tahun di Aceh harus dipertahankan, sehingga terwujud kesejahteraan dan kemakmuran bersama di provinsi ini.

          “Perdamaian Aceh di bawah kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wapres Jusuf Kalla ketika itu, sudah sepakat Aceh tetap dalam bingkai NKRI,” kata gubernur.

          Yang penting sekarang, kata dia, menjaga perdamaian, meski beberapa waktu lalu hampir terjadi kericuhan sesama yang dikhawatirkan dapat merusak perdamaian tersebut.

          Di pihak lain, gubernur menyatakan Aceh Berat khususnya merupakan salah satu daerah yang menyimpan cukup banyak potensi seperti sektor perkebunan, kehutanan dan pariwisata.

          “Saya melihat potensi ini akan mampu mendongkrak pendapatan daerah terutama sektor pariwisata jika memang dikelola secara baik dengan memperhatikan pelestarian alam,” kata gubernur Aceh.

          “Indahnya panorama alam Aceh dari Aceh Besar hingga ke Aceh Barat ini. Itu semua menjadi aset bagi kita untuk modal pembangunan dimasa mendatang dan kelestarian alam itu harus dijaga,” kata dia menambahkan.

          Untuk sektor pendidikan Aceh Barat, gubernur berjanji akan terus ditingkatkan dimasa mendatang. Khusus upaya penegerian Universitas Teuku Umar, Insya Allah dalam waktu dekat akan menjadi universitas negeri, kata gubernur Zaini Abdullah.[antarahttp://wartaaceh.com/zaini-abdullah-aceh-berjuang-bukan-untuk-merdeka/






        • Acheh Watch
          Peureulèë kamoë peutrang tjit bahwa geutanjoë Atjèh Meurdéhka, khusus djih njang diluwa nanggroë, hana kepentingan sapeuë pih, soë njang akan djeuët
          Message 5 of 9 , Oct 14, 2012
          • 0 Attachment
            "Peureulèë kamoë peutrang tjit bahwa geutanjoë Atjèh Meurdéhka, khusus djih njang diluwa nanggroë, hana kepentingan sapeuë pih, soë njang akan djeuët keu gubernur, bupati atawa walikota ukeuë njoë. Awaknjan bandum sarông djaroë peundjadjah di Atjèh. Teutapi keu bansa kamoë di nanggroë akan na akibat meunjo salah piléh. Njan keuh sabab, sigohlom piléh peumimpin ukeuë, paréksa beugot. Bèk rôh sagai2 meupiléh peureuté labon Teungku Khatib njang teungoh batja khutbah! Atawa neudjak piléh keu wali nanggroë Tjina2 Akek dari Pulo Batam, njang barô padum uroë tinggai di Atjèh ka peugah droë keuturônan wali Songo, dan juë bôh droë keu "radja Atjèh" -- Na'uzubillahi min zaalik."
          • Ali Al Asytar
            Balasan buat J.H Werinussa: Anda keliru tuan Werinussa. Bukan Palestina yang memulainya tetapi Zionis Israellah yang memulainya. Semoga anda tidak ikut-ikutan
            Message 6 of 9 , Nov 18, 2012
            • 0 Attachment

              Balasan buat J.H Werinussa:

              Anda keliru tuan Werinussa. Bukan Palestina yang memulainya tetapi Zionis

              Israellah yang memulainya. Semoga anda tidak ikut-ikutan macam pak Muskitawati yang terkenal hypocrite itu. Atau boleh jadi andalah Mustikawati itu.


              Pada mulanya Emiran Qatar datang ke Gaza dan menawarkan bantuan via Per

              dana Menteri Ismail Haniah dengan syarat:

              1. Memutuskan Hubungan dengan Iran

              2. Berdamai dengan Israel tanpa syarat

              3. mengakui Israel sebagai sebuah negara

              4. Hentikan perlawanan bersenjata.


              Ismail Haniah, perdama menteri Hamas menolak tawaran tersebut hingga sebahagian saja bantuan yang diberikan. Secara licik Emir Qatar juga memberikan hadiah jam dan alat tulis yang banyak, dimana via alat tersebut Zionis dapat mendeteksi dimana lokasi pejuang Palestina. Ketika Zionis menyerang, berhasil membunuh salah seorang komandan pejuang dari "Izuddin Kassam". Jadi disini jelas kemunafikan Emir Qatar sebagaimana munafiknya Rezim Arab Saudi dan Turki plus Presiden Mursi yanbg tidak menjalankan amanah rakyat Mesir untuk memutuskan hubungan dengan Zionis dan Saudi Arabia yang identik dengan Zionis.

              Operasi berdarah militer rezim Zionis di Gaza dimulai sejak Rabu (14/11) ketika mereka meneror Komandan Brigade Syahid Izzuddin al-Qassam, Ahmad al-Jabari, sayap militer Gerakan Muqawama Islam Palestina (Hamas). Penembakan lebih dari 100 rudal ke Gaza yang hanya mempunyai luas wilayah 365 kilometer persegi dengan jelas menunjukkan betapa kejamnya kejahatan Israel.




              [ambon.com] COBA TELUSURI DENGAN CERMAT BAHWA ADA YANG "SALAH MAKAN OBAT BERKALI-KALI". SIAPAKAH ITU YANG MEMASUKKAN "BOLA KE GAWANG" SENDIRI?
              Hide Details
              FROM:
              J.H Werinussa
              TO:
              ambon@yahoogroups.com
              Message flagged
              Saturday, November 17, 2012 10:23 PM
              From: Ali Al Asytar <alasytar_acheh@...>
              To: "sueue@yahoogroups.com"
              Sent: Saturday, November 17, 2012 8:14 PM
              Subject: COBA TELUSURI DENGAN CERMAT BAHWA ADA YANG "SALAH MAKAN OBAT BERKALI-KALI". SIAPAKAH ITU YANG MEMASUKKAN "BOLA KE GAWANG" SENDIRI?


              Laporan Perkembangan Agresi Israel ke Gaza, Sabtu (up date)
              Sabtu, 2012 November 17 18:36

              211 roket Palestina menyerang Israel adalah bukti bahwa, Palestina benar benar adalah sarang teroris yang parah. Jadi kalau dibalas oleh Israel, janganlah marah, karena harus ada pembalasan sesuai dengan penyerangannya. Hati semua orang islam bergembira, bila Palestina menyerang Israel, tapi kalau dibalas setimpal dengan perbuatannya, dibilang Zionis, agresif dll, mana yang benar dan adil yang anda maksudkan? kalau jalur Gaza itu hancur lebur menjadi puing puing belaka, janganlah marah dan menyesal, karena itu bukan salahnya Israel melainkan semua Islam yang sengaja membela dan memberikan dorongan kepada Hamas dan teroris di Jalur Gasa untuk menyerang Israel.
              Anjing lagi tidur, diganggu, akibatnya anjing lagi yang disalahin? Lalu yang mengganggu dibenarkan. Ini dunia sudah terbalik. Saya ini militer, setiap hari berjalan dengan pisau komando dan pistol di pinggangku, jadi kalau anda mencoba mengganggu saya, dan kalau saya menghancurkan kepalamu, jangan menyalahi saya bahwa, sayalah yang bersalah. Dimana logikamu? Jadi Hamas dan teroris Palestinalah yang bersalah dan seluruh dunia juga tau itu dengan tepat dan bukan membuat caritra bohong. Tidak perlu diputarbalikan nanti ketahuan bahwa anda adalah seorang pendusta dan pembohong dalam menyampaikan berita yang benar. Israel tidaklah bersalah, yang bersalah itulah Teroris Hamas di Jalur Gaza itu. Teman saya asalnya dari Palestina dan lagi berlibur di Gaza, saya bertanya kepadanya lewat telefoon, jawabannya, saya harus jujur, bahwa, Hamaslah yang bersalah dan menjadi penyebab perang itu. Ratusan roket yang diluncurkan oleh Hamas ke Israel, itu tidak bisa ditoleransi, melankan harus dibalas. Dan itu benar. Hamas pasti bertanggung jawab penuh atas penyerangan itu kata temanku yang kini berada di Gaza.




            Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.