Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

AIC : Kejatahan kemanusiaan di Pasee Acheh, 4-6 Maret 2002

Expand Messages
  • Reyza Zain
    ACHEH INFORMATION CENTRE aic-report@lycos.com LAPORAN INSIDEN 4 Maret 2002 Tanggal 4 Maret 2002 sampai hari ini (5 Maret 2002). Puluhan personil TNI BKO
    Message 1 of 1 , Mar 6 8:10 PM
    • 0 Attachment

      ACHEH INFORMATION CENTRE
      aic-report@...

      LAPORAN INSIDEN

      4

      Maret 2002

      Tanggal 4 Maret 2002 sampai hari ini (5 Maret 2002).

      Puluhan personil TNI BKO Makoramil Tanah Pasir, Acheh Utara, sejak Pagi

      hingga Sore hari melakukan sweeping terhadap masyarakat di Jembatan Teupien Gapeueh-Tanah Pasir, Acheh Utara. Setiap masyarakat yang menggunakan kenderaan melewati jembatan tersebut distop oleh TNI dan dimintakan uang bervariasi menurut kenderaan yang mereka gunakan, TNI mematok Rp 10.000 kalau masyarakat menggunakan kenderaan yang agak tua dan Rp 20.000-Rp 30.000 untuk kenderaan yang masih baru. Sebagian diantara personil TNI tersebut meminta paksa ikan untuk mereka makan pada sejumlah nelayan di Kuala Cangkoi-Tanah Pasir, Acheh Utara, kalau ada nelayan yang tidak memberikan, maka akan dipukul.

      Tanggal 4 Maret 2002 pukul 18:24.

      Pasukan Brimob dengan menggunakan mobil Kijang, menangkap seorang

      masyarakat sipil yang sedang duduk di sebuah warung Kopi di Kampung Uteuen Bayi-Banda Sakti, Acheh Utara, bernama Syarifuddin (45 th), warga Kampung Uteuen Bayi-Banda Sakti, Acheh Utara. Ditangkap, dinaikkan ke mobil Kijang, dibawa ke Lapangan Bola ASIA Kampung Uteuen Bayi-Banda Sakti, Acheh Utara, dan ditembak hingga meninggal di tempat, kemudian diambil oleh pihak keluarganya.

       

      Tanggal 5 Maret 2002 pukul 11:28.

      Puluhan TNI Kopasus dengan menggunakan mobil Taft, Kijang dan Panther,

      melakukan operasi militer ke Meunasah Alue Lhok Kumbang-Muara Dua, Acheh Utara.

      Eksesnya:

      Satu unit rumah masyarakat digrebek, 2 orang dipukul, masing-masing:

      1. Ti Habimah (35 th), warga Meunasah Alue Lhok Kumbang-Muara Dua, Acheh Utara. Rumahnya digrebek, isi rumah diobrak-abrik.

      2. Eryanto (15 th), warga Meunasah Alue Lhok Kumbang-Muara Dua, Acheh

      Utara. Dipukul hingga babak belur.

      3. Tgk. Din (35 th), warga Meunasah Alue Lhok Kumbang-Muara Dua,

      Acheh Utara. Dipukul hingga babak belur.

      Tanggal 5 Maret 2002 pukul 11:56.

      Enam puluh personil TNI BKO PT. AGUNG Syamtalira Bayu, Acheh Utara, melakukan operasi militer ke perkampungan penduduk.

      Eksesnya:

      Satu orang masyarakat sipil ditangkap dan 4 orang dipukul, masing-masing:

      1. Iskandar Sulaiman (27 th), warga Kampung Darussalam-Syamtalira Bayu,

      Acheh Utara. Ditangkap, dipukul hingga babak belur dan dibawa ke posko TNI SP I Syamtalira Bayu, Acheh Utara, puluhan masyarakat kaum ibu mendatangi ke posko TNI tersebut dan meminta agar korban yang tidak bersalah tersebut dilepaskan, namun pihak TNI di sana tidak melepaskan korban.

      2. M. Hasan Ali (27 th), warga Kampung Darussalam-Syamtalira Bayu, Acheh Utara. Dipukul hingga babak belur.

      3. Tarmizi Nurdin (20 th), warga Kampung Darussalam-Syamtalira Bayu, Acheh Utara. Dipukul hingga babak belur.

      4. Sofyan (18 th), warga Kampung Meunasah Dayah Mbang-Syamtalira Bayu,

      Acheh Utara. Dipukul hingga babak belur.

      5. Ridwan (25 th), warga Kampung Meunasah Dayah Mbang-Syamtalira Bayu,

      Acheh Utara. Dipukul hingga babak belur.

      Tanggal 5 Maret 2002 pukul 17:00.

      Pasukan Brimob dengan menggunakan mobil Kijang, menangkap seorang masyarakat sipil bernama: M. Rizal (24 th), warga Mon Geudong-Banda Sakti Acheh Utara,

      ditangkap dan dibawa bersama pasukan Brimob tersebut, sampai saat ini belum diketahui nasib dan keberadaannya.

      Tanggal 5 Maret 2002 pukul 18:00.

      Dua orang masyarakat sipil yang belum diketahui identitasnya ditangkap di Lorong Kl´┐Żng Cunda-Muara Dua, Acheh Utara, oleh Pasukan Brimob, sampai

      saat ini belum diketahui nasib dan keberadaannya.

      Tanggal 6 Maret 2002 pukul 07:45.

      Empat mobil Kijang dan satu Taft pasukan TNI Satuan Gabungan Intel

      (SGI) dari Lhokseumawe masuk ke Kampung Meunasah Manyang Kandang-Muara Dua, Acheh Utara.

      Eksesnya:

      Seorang masyarakat yang lari karena ketakutan tewas ditembak, beberapa

      orang dipukul dan sejumlah rumah digrebek. Munawir Ibrahim (30 th), warga Kampung Meunasah Manyang Kandang-Muara Dua, Acheh Utara, saat keluar dari rumahnya melihat pasukan telah berada di sekitar kawasan rumahnya, korban lari karena ketakutan melihat pasukan TNI, tak jauh dari rumahnya korban tewas ditembak dari jarak dekat 10 meter dan tergeletak ditengah jalan. Kemudian pasukan TNI menginjak-injak kepala korban dan meletakkan sepucuk Pistol pada tubuh korban, lalu TNI mengatakan pada masyarakat di sana bahwa itu Pistol milik korban, padahal pistol milik TNI dan diletakkan pada tubuh korban, sejumlah uang yang ada di Dompet milik korban diambil oleh pasukan TNI tersebut. Setelah TNI pulang, mayat korban diambil oleh para kaum ibu dan diserahkan kepada pihak keluarganya.

      Tanggal 6 Maret 2002 pukul 08:15.

      Amad Blang (55 th), warga Keude Peunteuet-Blang Mangat, Acheh Utara,

      seorang pengusaha, ditangkap di rumahnya oleh puluhan pasukan TNI yang menggunakan 5 unit mobil Taft, dan dibawa bersama mereka ke arah Lhokseumawe, sampai saat ini belum diketahui nasib dan keberadaannya.

      --end report---



      Do You Yahoo!?
      Try FREE Yahoo! Mail - the world's greatest free email!
    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.