Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Pertama Kalinya, Bulutangkis Tak Sumbang Medali

Expand Messages
  • Sunny
    Ref : Kalau tak sumbang berarti tumbang? http://www.analisadaily.com/news/read/2012/08/04/66979/pertama_kalinya_bulutangkis_tak_sumbang_medali/#.UByujaPDMeU
    Message 1 of 1 , Aug 3, 2012
    • 0 Attachment
      Ref : Kalau tak sumbang berarti tumbang?
       
       
       
      Hari ini Pkl. 07:19 WIB
       
      Tontowi/Liliyana Gagal Raih Perunggu

      (int)
      London, (Analisa). Indonesia dipastikan tanpa medali dari cabang bulutangkis di Ompiade 2012 usai Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir kalah dalam laga perebutan medali perunggu kontra Joachim Fischer/Christinna Pedersen.
      Bertanding di Wembley Arena, Jumat (3/8/2012) sore WIB, Tontowi/Liliyana menyerah dua set langsung dengan skor 12-21,

      Tontowi/Liliyana sulit mengimbangi permainan Fischer/Pedersen di awal set pertama. Pasangan Indonesia sempat tertinggal 1-7 sebelum jeda ditutup dalam kedudukan 11-4 untuk keunggulan pasangan Denmark.

      Selisih angka yang lebar terus terjaga. Smash-smash keras lawan dan sejumlah unforced error membuat Tontowi/Liliyana sempat tertinggal sampai sembilan angka 10-19.

      Di poin-poin kritis, Tontowi/Liliyana bisa memperpanjang napas dengan merebut dua poin berikutnya. Tapi dua kali pukulan melebar mengakhiri set pertama 21-12 untuk keunggulan Fischer/Pedersen. Tiga angka pertama didapat oleh Tontowi/Liliyana di set kedua. Fischer/Pedersen gantian merebut empat angka selanjutnya untuk berbalik unggul 4-3.

      Setelah itu pasangan Denmark ini perlahan-lahan mulai menjauh dan menutup jeda dengan keunggulan 11-4 dari Tontowi/Liliyana.

      Setalah itu ituasi bertambah buruk untuk wakil "Merah Putih" karena tak mampu keluar dari tekanan Fischer/Pedersen. Tontowi/Liliyana dan lawan pun tidak pernah dapat mendekati perolehan nilai lawan. Set kedua pun berkesudahan dengan skor 21-12 untuk kemenangan pasangan Denmark.

      Catatan Buruk

      Tradisi emas tak terjaga, mendapatkan medali pun tidak oleh tim bulutangkis Indonesia itu menorehkan catatan terburuk dalam sejarah keikusertaannya di pentas Olimpiade.

      Baru di Olimpiade tahun ini Indonesia tak meraih medali dari cabang andalan bulutangkis. Sejak cabang ini dipertandingkan di Barcelona 1992, lagu kebangsaan "Indonesia Raya" selalu berkumandang.

      Di Olimpiade 92, Indonesia meraih dua emas, dua perak, satu perunggu. Empat tahun kemudian di Atlanta, Indonesia memperoleh satu emas, satu perak, dan dua perunggu.

      Di Sydney 2000, satu emas dan dua perak disumbangkan bulutangkis; di Athena 2004 satu emas, dan dua perunggu. Sedangkan di Olimpiade 2008 di Beijing, Indonesia meraih satu emas, satu perak, satu perunggu dari badminton.

      Tahun ini Indonesia juga gagal total di Piala Thomas dan Uber di Wuhan, China. Tim putra terhenti di babak perempatfinal, dan itu adalah capaian terburuk dalam sejarah Indonesia di turnamen beregu tersebut. (dtc)

    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.