Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Akbar: JK Jangan Dipecat dari Golkar

Expand Messages
  • Sunny
    Ref: Bukankah JK sebagai warganegara mempunyai hak dipilih dan memilih ataukah memang demikian pada demoncrazy NKRI? Ayo silahkan pecat-pecat!!
    Message 1 of 1 , Jul 4, 2012
    • 0 Attachment
      Ref: Bukankah JK sebagai warganegara mempunyai hak dipilih dan memilih ataukah memang demikian pada demoncrazy NKRI? Ayo silahkan pecat-pecat!!
       
       
       
      Jika Jadi Capres
      Akbar: JK Jangan Dipecat dari Golkar
      Politik | Senin, 02 Juli 2012 | 10:50 Dibaca 75 kali Komentar 0
      Oleh : Sonny Undap, manadonews.com
      Pernyataan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie bahwa dia akan memecat kadernya jika ada yang berani nyapres, sebaiknya tidak diberlakukan terhadap Jusuf Kalla.

      "Ya kan begini, hak setiap warga negara untuk mencalonkan diri sebagai presiden. Jusuf Kalla kan juga punya hak untuk itu, apalagi pengalaman dia sebagai wakil presiden, tentunya hal ini akan menjadi pertimbangan juga bagi masyarakat. Saya kira janganlah kalau dipecat, sebaiknya ini jadi bahan pertimbangan," ujar Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar, Akbar Tandjung.

      Walaupun secara eksplisit, dia mengakui pernyataan Ical memang tersirat ke arah pemecatan. Alangkah baiknya semua kader Golkar menghormati keputusan resmi partai pada Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) yang menetapkan Ical sebagai calon tunggal Golkar untuk bertarung di Pilpres 2014.

      "Ya itu kan secara eksplisit memang tersirat, jika ada calon yang sudah ditetapkan secara resmi maka alangkah baiknya menghormati keputusan partai," tandasnya.

      Dalam Aturan Dasar Anggaran Rumah Tangga (AD ART) seorang kader akan dipecat. Pertama mengundurkan diri, kedua meninggal dunia, dan ketiga tidak mematuhi atau melanggar peraturan partai yang sudah ditetapkan dan diputuskan secara resmi.

      Mantan ketua DPR RI ini pun secara tegas menyatakan dukungannya kepada Ical dibanding JK sebagai capres. Pasalnya, Ical sudah resmi ditetapkan dalam Rapimnas. "Ya tentunya Ical karena sudah ditetapkan secara resmi melalui hasil polling suara partai dan ditambah dari hasil resmi rapimnas," tukasnya.
      (mdc)
    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.