Loading ...
Sorry, an error occurred while loading the content.

Mobil Komandan Batalyon Ditembaki .... + Pangdam: Patroli TNI Dihadang OPM + Menko Polhukan Kecam Penghadangan Aparat TNI

Expand Messages
  • Sunny
    http://www.mediaindonesia.com/read/2012/07/07/330110/284/1/Mobil-Komandan-Batalyon-Ditembaki-Tewaskan-Kepala-Kampung-di-Papua Mobil Komandan Batalyon Ditembaki
    Message 1 of 1 , Jul 2 1:47 AM
    • 0 Attachment
       
      Mobil Komandan Batalyon Ditembaki Tewaskan Kepala Kampung di Papua
      Penulis : Rita Ayuningtyas
       
      Minggu, 01 Juli 2012 14:59 WIB
      DEPOK--MICOM: Peringatan ulang tahun ke 66 Bhayangkara, pada Minggu (1/7), diwarnai dengan penembakan di Papua. Pukul 08.05 Waktu Indonesia Timur, terjadi penghadangan dan penembakan oleh sekelompok orang terhadap mobil Komandan Batalyon (Danyon) 431 Kostrad Letkol Inf Indarto beserta iring-iringan.
      "Danyon ditembaki orang yang tidak dikenal berakibat mobil kena peluru kemudian peluru mengenai salah seorang masyarakat inisial YY," ujar Kepala Divisi Humas Polri Irjen Saud Usman Nasution di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Minggu (1/7).
       
      Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Papua Kombes Wachyono menuturkan, peluru mengenai atas bagian kiri tembus tempat duduk sopir dan menghancurkan kaca jendela kanan depan. Sempat terjadi perlawanan dari Danyon. Namun, peluru pelaku penembakan mengenai Kepala Kampung Sawia Tami Yohanes Yanufrom. Yohanes pun meninggal dunia. Wachyono menduga pelaku penembakan itu adalah OPM. "Yang nembak OPM," tulisnya.
       
      Menurut dia, saat ini, petugas kepolisian bersama personel TNI tengah melakukan penyisiran dan olah tempat kejadian perkara.
      Kejadian itu memperpanjang daftar aksi penembakan di Papua. Pada 6 Juni juga terjadi penembakan atas anggota TNI Batalyon 756 Pratu Ahmad Sahlan, dan penganiayaan terhadap Serda Parlo Pardede oleh kelompok orang tidak dikenal. (Bob/OL-16)
       
      ++++
       
      Pangdam: Patroli TNI Dihadang OPM
       
      Minggu, 01 Juli 2012 11:44 WIB
      JAKARTA--MICOM: Menko Polhukam Joko Suyanto mengecam keras aksi penghadangan dan penembakan terhadap iring-iringan rombongan Dan Yon 431 dan Kepala Distrik Wambi Jayapura.
      Kepala Distrik Wambi terkena tembakan, dan pengemudi terluka kena pecahan kaca mobil.
      Menko Polhukam menegaskan aparat Polri dan TNI harus segera mencari dan menangkap pelaku tindak kejahatan ini agar publik mengetahui kelompok siapa yang berbuat dan harus bertanggung jawab.
      Seperti diketahui, kelompok separatis bersenjata tentara pembebasan nasional/organisasi papua merdeka (TPN/OPM) menghadang kendaraan patroli Yon 431 Kostrad, Minggu (1/7), saat hendak melintasi kawasan Sawi Tami, Kecamatan Wembi, Kabupaten Keerom, perbatasan RI-PNG.
      Komandan Yon 431 Kostrad Letkol Inf Indarto yang dihubungi mengatakan, dirinya bersama anggota sedang melakukan patroli rutin ke pos-pos, dan saat melintas kampung Sawi Tami dihadang kelompok OPM yang dipimpin Lambert Pekikir.
      "Anggota saya terluka akibat terkena pecahan kaca mobil, " kata Dan Yon 431 seraya menambahkan selain menghadang kendaraannya, OPM juga menembaki kendaraan lain yang berada di belakangnya.
      Akibatnya satu warga sipil tewas yakni Kepala Desa Sawi Tami Yohannes. (OL-
       
      +++
       
      Menko Polhukan Kecam Penghadangan Aparat TNI
       
      Minggu, 01 Juli 2012 11:50 WIB
      JAKARTA--MICOM: Menko Polhukam Joko Suyanto mengecam keras aksi penghadangan dan penembakan terhadap iring-iringan rombongan Dan Yon 431 dan Kepala Distrik Wambi Jayapura.
      Kepala Distrik Wambi terkena tembakan, dan pengemudi terluka kena pecahan kaca mobil.
       
      Menko Polhukam menegaskan aparat Polri dan TNI harus segera mencari dan menangkap pelaku tindak kejahatan ini agar publik mengetahui kelompok siapa yang berbuat dan harus bertanggung jawab.
       
      Seperti diketahui, kelompok separatis bersenjata tentara pembebasan nasional/organisasi papua merdeka (TPN/OPM) menghadang kendaraan patroli Yon 431 Kostrad, Minggu (1/7), saat hendak melintasi kawasan Sawi Tami, Kecamatan Wembi, Kabupaten Keerom, perbatasan RI-PNG.
      Komandan Yon 431 Kostrad Letkol Inf Indarto yang dihubungi mengatakan, dirinya bersama anggota sedang melakukan patroli rutin ke pos-pos, dan saat melintas kampung Sawi Tami dihadang kelompok OPM yang dipimpin Lambert Pekikir.
       
      "Anggota saya terluka akibat terkena pecahan kaca mobil, " kata Dan Yon 431 seraya menambahkan selain menghadang kendaraannya, OPM juga menembaki kendaraan lain yang berada di belakangnya.
      Akibatnya satu warga sipil tewas yakni Kepala Desa Sawi Tami Yohannes. (OL-
    Your message has been successfully submitted and would be delivered to recipients shortly.